cover
Contact Name
Puji Anto
Contact Email
pujianto210579@yahoo.co.id
Phone
+6281383972448
Journal Mail Official
jurnal.visualheritage@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58c Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 26230305     DOI : https://doi.org/10.30998/vh.v2i01
Core Subject : Humanities,
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel hasil karya mahasiswa baik dalam bentuk penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek meliputi laporan penelitian terbaru, ide-ide konseptual, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya Visual serta bidang keilmuan seni dan humaniora lainnya. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kajian tipografi, branding, fotografi, media, desain komunikasi visual, periklanan, animasi, ilustrasi, budaya visual, nirmana, film, videografi, dll.
Articles 308 Documents
Eksplorasi nilai Sawen Sebagai SUmber Ide Cenderamata Desa Wisata Adat Kampung Naga Amzy, Nurulfatmi; Sunarmi, Sunarmi; Santosa, Santosa
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13176

Abstract

Kampung Naga adalah salah satu desa wisata adat di Indonesia. Sebagai desa wisata adat, Kampung Naga telah memiliki beberapa fasilitas pendukung, di antaranya kios cenderamata. Hanya saja, cenderamata yang dijual tidak spesifik mencitrakan Kampung Naga. Cendermata yang ditemui di Kampung Naga dengan mudahnya ditemui di tempat wisata khas Sunda lainnya. Padahal, Kampung Naga punya sawen, gantungan penolak bala berupa rangkaian dedaunan pilihan, yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai cenderamata. Artikel ini bertujuan untuk menelusuri nilai yang ada pada sawen sebagai sumber ide cenderamata desa wisata adat Kampung Naga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan eksplorasi. Penelitian ini memaparkan bahwa sawen memiliki nilai religius keislaman sebagai identitas masyarakat Kampung Naga yang memeluk Islam. Makna religius tersebut dapat menjadi landasan bagi sawen untuk dijadikan cenderamata khas Kampung Naga.
Konsep Sedulur Papat Limo Pancer Dalam Karya Kidung Amben Setyawan, Andhi; Pramasheilla, Dinda Assalia Avero; Akbar, Faisal
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13132

Abstract

Karya tari berjudulKidung Ambenterinspirasi dari konsepsedulur papat limo pancer. Sebuah konsep ajaran Jawa yang mengajarkan pengendalian nafsu dan diri dalam kehidupan sehari-hari. Turut menghadirkan sosok ibu dalam karya ini, dimaksudkan memberikan visualisasi pengiring perjalanan hidup. Berdasarkan konsepsedulur papat limo pancerdan peran ibu,terdapat rangsang gagasan atas korelasi kedua fenomena. Dramatik dalam karya ini mengkomunikasikansuasana haru, sedih, meditasi, dan ketegangan. Koreografi kelompok diwujudkan dengan metode eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Mengusung temasuatu usaha dalam menyelaraskan ataupun mengendalikansedulur papatuntuk menemukan keseimbangan dan keselarasan dalamhidup. Karya ini terdiri dari 5 segmen dan disajikan dalam format tari video. Beberapa teknik kamera digunakan untuk mengambil detail tertentu.
Desain Stillomatic Konten 1001 Indonesia Bagi Perluasan Daya Jangkau Penyampaian Pesan Keindonesiaan Moersid, Rambo Anzhar; Satriyo, Rio Satriyo; Rachman, Vicky Septian; Arif, Aditya Nur; Naufal, Daffa Dzakwan
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13424

Abstract

Keberagaman alam, sejarah, dan budaya Indonesia merupakan kekayaan yang penting untuk dipahami oleh masyarakat luas. Pendidikan berperan sebagai faktor utama dalam mendistribusikan pengetahuan tersebut. Penggunaan video animasi sebagai media pembelajaran dinilai efektif dalam menyampaikan materi kepada siswa, mempermudah pemahaman, dan memperkuat penyampaian pendidikan multikultural yang telah diintegrasikan dalam Kurikulum Merdeka. Berdasarkan data APJII 2023, mayoritas pengguna internet di Indonesia adalah Gen Z yang cenderung mengakses konten video online, sehingga hal ini menjadi tantangan dan peluang bagi dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi tentang keberagaman Indonesia. Metode yang digunakan melibatkan transformasi konten ke dalam bentuk visual berupa animatic storyboard atau stillomatic. Peneliti mengembangkan artikel Kain Tenun Endek, Kain Tradisional Bali yang Sarat Makna dari web "1001 Indonesia". Melalui visual stillomatic dan cerita yang mendalam tentang kain Tenun Endek membuktikan bahwa penelitian mampu mempengaruhi persepsi orang terhadap warisan budaya. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian budaya Indonesia, penelitian ini telah menciptakan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan di sekolah-sekolah untuk mengajarkan sejarah dan makna di balik kain tenun tradisional, sekaligus memperkuat identitas budaya di kalangan generasi muda. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada topik Prioritas Riset Nasional terkait inovasi, pengkayaan seni, dan industri kreatif.
Penerapan Ui/Ux Design Pada PR Package Sebagai Alata Untuk Mempromosikan Minuman Asal Cirebon Sirup Tjampolay Fakhira, Putu Ghina; Azhiima, Faaza Fauzan; Wahyudi, Abdurrouf Hanif; Alfarras, Sayyidi Afdhal; Yunidar, Dandi; Putri, Sheilla Andita
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.11137

Abstract

Maraknya minuman sirup yang beredar di pasaran, membuat sirup jadul yang pernah berjaya pada masanya mulai dilupakan masyarakat, seperti sirup Tjampolay khas Cirebon. Sirup Tjampolay terbuat dari olahan buah buahan alami yang telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Dibandingkan dengan produk yang banyak beredar di pasaran sirup Tjampolay memiliki desain yang ketinggalan zaman sehingga kurang menarik perhatian kalangan muda. Kamipun merancang ulang desain kemasan yang dimiliki Tjampolay tanpa menghilangkan identitas asli yang Tjampolay miliki. Dari sini juga kami merancang sebuah pengalaman yang dapat pengguna rasakan melalui kemasan PR Package yang dapat menambah value dan mempopulerkan kembali sirup Tjampolay yang mulai dilupakan dengan penerapan UI/UX. Perancangan desain PR Package memanfaatkan sosial media yang menjangkau masyarakat luas yang bertujuan membangun tren dan menarik pengguna dengan menggunakan. Hasil dari perancangan berupa redesign logo Tjampolay dan PR Package dengan konsep tradisional modern dengan elemen khas Kota Cirebon.
Budaya Minangkabau Dalam cerpen "Si Padang" Karya Harris Effendi Thahar: Analisis Wacana Kritis harahap, Fitri Rosalina; Br. Perangin-angin, Alemina
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13384

Abstract

Sastra mencerminkan nilai-nilai budaya dan sosial masyarakat tempat karya itu lahir. Artikel ini menganalisis cerpen "Si Padang" karya Harris Effendi Thahar menggunakan pendekatan analisis wacana kritis (AWK) yang dikembangkan oleh Fairclough. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana bahasa dalam cerpen merepresentasikan hubungan kekuasaan, dominasi, dan identitas budaya, khususnya dalam konteks budaya Minangkabau. Metode analisis terdiri dari tiga dimensi: analisis teks, praktik diskursif, dan konteks sosiokultural. Melalui analisis teks, kami menemukan penggunaan bahasa yang menciptakan nuansa emosional dan menunjukkan ketidakadilan yang dialami tokoh utama, Mansur. Praktik diskursif menggambarkan interaksi antara pembaca dan teks, sedangkan dimensi sosiokultural mengungkap pergeseran nilai yang terjadi antara kehidupan di desa dan kota. Perspektif penulis yang netral, positif, dan negatif membentuk narasi yang kompleks, memungkinkan pembaca merenungkan isu-isu sosial yang lebih luas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa cerpen "Si Padang" tidak hanya merepresentasikan pengalaman individu, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial yang relevan dalam konteks budaya Minangkabau dan masyarakat Indonesia secara umum.
Pola Komunikasi Interpersonal Antara Guru Dengan Santriwati Tuna Rungu Dalam Proses belajar Mengajar DI Pesantren Tahfidz Difabel Aripani, Ahmad; Ronda, Mirza
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13325

Abstract

Pola komunikasi sebagai salah satu komponen proses komunikasi sangat mirip dengan proses komunikasi itu sendiri. Proses komunikasi melibatkan serangkaian tindakan yang mengomunikasikan sinyal hingga pihak lain memberikan respons yang sama. Komunikasi interpersonal hanya dapat terjadi jika kedua belah pihak saling memperhatikan kebutuhan masing-masing dan memberikan respons yang tepat. Jika hal ini terjadi, maka hubungan yang terjalin ditandai dengan adanya semangat saling memperhatikan, pengertian, keakraban, dan pemahaman. Menurut Devito, keterbukaan, empati, dukungan, emosi positif, dan kesamaan merupakan ciri-ciri komunikasi interpersonal yang baik. Guru dan santri pondok pesantren tahfidz bagi difabel memiliki kemampuan komunikasi yang terbilang baik. Hal ini terlihat dari indikator komunikasi satu arah (aktivitas), dua arah (interaksi), dan multi arah (transaksi). Perilaku belajar santri dalam mata pelajaran agama dan umum tergolong sedang. Kemampuan santri dalam menggunakan isyarat nonverbal untuk mengekspresikan diri secara kreatif, belajar dengan cepat, dan memiliki kapasitas mental yang tinggi merupakan tanda-tanda tersebut.
Indonesia Timur Dalam Budaya Populer: Mengurai Makna "Indonesia Timur" Di era Kontemporer Febriansyah, Febriansyah
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13579

Abstract

Riset ini mengekplorasi makna Indonesia Timur di dalam budaya populer. Apa yang ditengarai dalam studi ini utamanya adalah bahwa Indonesia Timur merupakan sebuah fenemone kebudayaan yang berkembang di tengah masyarakat kontemporer. Dengan memakai metode kualitatif, studi ini menganalisa teks berupa perdebatan yang dipicu oleh produk budaya pop seperti film, beberapa program tv, musik, selebriti, hingga karya sastra. Hasil studi ini mengetengahkan tentang karakteristik pemaknaan Indonesia Timur dalam budaya populer yang didominasi oleh ciri resistensi terhadap persoalan yang selama ini dilekatkan. Konsekuensi dari sana melahirkan cara pandang atau memakai istilah Hall sebagai style (gaya) budaya populer Indonesia Timur. Gaya Indonesia Timur mempertontonkan, menampilkan perlawanan terhadap ketidakadilan. Lebih lanjut, di sini Indonesia Timur di era kontemporer bukan saja sebagai perlawanan terhadap ketidakadilan dan berbagai stigma negatif yang selama ini melekat padanya, melainkan Indonesia Timur merupakan identitas budaya yang terus mempertanyakan kemapanan.
Kajian elemen Desain Pada Poster Etika Berinteraksi Dengan Penyandang Disabilitas Intelektual Putri, Diana Prasinta; Nurhablisyah, Nurhablisyah; Sukarwo, Wirawan
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.11580

Abstract

Poster ini selain menjadi cara untuk mengedukasi masyarakat tentang Disabilitas Intelektual, juga sebagai memeriahkan Acara Asian Para Games Tahun 2018 yang dilaksanakan di Indonesia. Poster Etika Berinteraksi Dengan Penyandang Disabilitas Intelektual ini menjadi salah satu cara untuk mewujudkan Indonesia yang ramah pada disabilitas, penting juga menjaga sikap dan etika masyarakat dalam berinteraksi. Informasi yang disebarkan dalam poster kurang lengkap dan kurang tepat. Pada sumber yang ditulis yaitu UU No. 8 Tahun 2016, menjelaskan hak-hak penyandang disabilitas secara keseluruhan. Ilustrasi yang digunakan kurang tepat karena para penyandang disabilitas intelektual tidak selalu mengeluarkan ekspresi seperti yang digambarkan dalam karakter. Dalam poster menggunakan elemen desain yang menarik, tetapi dapat membingungkan masyarakat dalam arti pada setiap elemen desain. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, alat bantu yang digunakan peneliti berupa catatan hasil wawancara dengan para narasumber, foto dan video arsip Sekolah Luar Biasa, dokumen pribadi, rekaman suara hasil dari wawancara yang kemudian peneliti paparkan sesuai data, peristiwa dan informasi yang ada. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti membuat tulisan ini untuk mengatasi permasalahan yang ada berdasarkan beberapa sumber yang jelas dan narasumber sesuai bidangnya. Dalam penelitian ini, akan membahas media yang digunakan, pesan yang disampaikan dan arti dalam setiap elemen desain yang digunakan.
Documentary Film Video Games as A Learning Medium to Increase Awareness of Climate Change Khoesasi, Winsen; Wibowo, Tony; Suwarlan, Stivani Ayuning
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13396

Abstract

Climate change is a serious problem that poses a serious threat to all people on earth. As is well known, the increasing phenomenon of global warming has led to climate change, which negatively affects all aspects of human life. As a response to these global threats, in 2015, world leaders agreed on the 2030 Agenda for Sustainable Development, which includes 17 Sustainable Development Goals (SDGs). The SDGs cover many aspects of life, especially education, health, gender equality and combating climate change. traditional education approaches tend to fail in engaging diverse audiences, leaving the individuals feeling disconnected from climate change realities. Video games have become effective learning tools in a variety of educational contexts.The use of games in education, known as game-based learning, leverages the engaging and interactive nature of games to enhance the educational experience. Documentary films about video games can be used to teach different aspects of sustainability and climate change in an interactive and fun way. The method employed in this research is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC). This method was selected and utilized in the design process of the documentary video film because it involves multimedia elements such as text, images, videos, and animations, making it suitable for processing using this approach. The video provided allows people to develop their understanding deeper from various learning resources. When people provided various resources, especially students, they are able to enrich their understanding. However, ongoing research into the long-term impacts of multimedia on learning outcomes is crucial. Understanding how multimedia influences attitudes and behaviors over time can inform future educational strategies and game designs. Through the act of examining the effectiveness of different multimedia elements, educators and developers can create increasingly effective tools that resonate with learners and drive positive change.
Relasi Gramatikal Subjek Dalam bahasa Minangkabau Hidayat, Farah Oktavia; Mulyadi, Mulyadi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13359

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat penentuan subjek dalam Bahasa Minangkabau (BM) dengan mengintegrasikan sintaksis dan tipologi melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan terhadap berbagai aspek sintaksis, termasuk proses pengeatasan, penjangka kambang, struktur kontrol, fenomena perelatifan, pola urutan kalimat, dan pembentukan kalimat interogatif. Hasilnya menunjukkan bahwa penentuan subjek dalam BM melibatkan kompleksitas dalam interaksi antara argumen praverbal dan posverbal, dengan argumen praverbal cenderung menjadi subjek gramatikal. Pola urutan kalimat BM menunjukkan variasi dalam susunan kata dengan pola SVO dan VSO. Kajian ini memberikan wawasan mendalam tentang penentuan subjek dalam BM dan relevansinya dalam analisis sintaksis lintas bahasa, meningkatkan pemahaman tentang struktur bahasa Minangkabau dan kontribusinya terhadap kajian linguistik yang lebih luas.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 3 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 3 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 3 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 2 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 03 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 02 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 01 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 03 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 02 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 01 (2018): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya More Issue