Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemikiran A Cornelius Benjamin Tentang Kedudukan Ilmu Kecerdasan Manusia: Tinjauan Filsafat Ilmu: A Cornelius Benjamin's Thoughts on the Position of Human Intelligence: A Review of the Philosophy of Science Alhail, Hadi
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v7i1.69483

Abstract

Debates are still going on in rural areas regarding the presence of knowledge of the 3 intelligences Intellectual Quotient (IQ), Emotional Quotion (EQ), and Spiritual Quotion (SQ), because they are considered to have no concrete evidence, because the benchmark for these three intelligences is basically taste. subjective. Qualitative research using library methods. Writing this article applies a literature review to critically review knowledge, ideas or findings contained in literature related to research problems and objectives. Focuses on explaining the nature and existence of the measurement parameters of human intelligence IQ, EQ, and SQ. The analysis technique in this research uses a literature review which is dissected through 4 indicators of philosophy of science, namely: methods, concepts, pre-suppositions and position of science. The research results prove (1) the essence of IQ is figurative ability, verbal ability and numerical ability which are controlled by the work of the left brain; (2) the essence of EQ is self-awareness, self-management, motivation, empathy, and social skills; (3) the essence of SQ is responsibility, humanity and happiness. The three human intelligences IQ, EQ, and SQ are included in the scientific branch of cognitive psychology which discusses human intelligence. SQ is still in theory and cannot be generalized, although research has attempted to formulate SQ measurement indicators, this happens because there is still debate about the god spot as a sign of the existence of SQ in the human brain.
Kajian Semiotika Roland Barthes Penciptaan Kaligrafi Kontemporer Tutur Achmad Syidik Sebagai Roe Model Kaligrafer Dolok Masihul Alhail, Hadi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.8559

Abstract

Kaligrafer kontemporer Kec. Dolok Masihul hingga tahun 2023 belum pernah mencetak prestasi di ajang MTQ Provinsi bahkan Nasional. Keluhan yang ditemukan adalah kurangnya kemampuan dalam menciptakan imajinasi berkarya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ideologi penciptaan kaligrafi kontemporer Tutur Achmad Syidik dan untuk meningkatkan kualitas karya kaligrafer kontemporer Dolok Masihul melalui pengetahuan tentang kajian semiotika Roland Barthes pada kaligrafi kontemporer Tutur Achmad Syidik. Penelitian ini dilakukan di Jl. Bersama, Gg. Keluarga, No. 2C, Kec. Medan Tembung, Sumatera Utara. Waktu penelitian berlangsung sejak 09 Mei-20 Juni 2023. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan menafsirkan makna denotasi, konotasi serta ideologi dari kaligrafi kontemporer Tutur. Populasi sebanyak 29 karya selama 5 tahun, sejak 2018-2023 dan sample yang dipilih sebanyak 5 karya dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini mencakup penjelasan ideologi setiap karya yakni: 1) Karya 1 memiliki ideologi peringatan hari akhir kepada manusia yang hidup di zaman modern. 2) Karya 2 memiliki ideologi hidup rukun seperti etnis Melayu dan taat kepada Allah. 3) Karya 3 memiliki ideologi ayat-ayat Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk. 4) Karya 4 memiliki ideologi petunjuk yang datang dari langit dan 5) Karya 5 memiliki ideologi kehadiran agama Islam dan Al-Qur’an sebagai penyempurnaan kehidupan yang lebih terang.
Kosa Rupa: Pedoman Media Dan Metode Menggambar Interaktif Berbasis Gaya Belajar Bagi Guru Sd Menuju Sdgs Alhail, Hadi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.10389

Abstract

Guru kelas 3 MIN 3 Serdang Bedagai, Sumatera Utara memiliki kendala dalam mendemontrasikan pembelajaran yang berkaitan dengan menggambar, kewalahan dalam menemukan potensi peserta didik, serta adanya tuntutan implementasi dimensi kreatif pada kurikulum merdeka yang harus dipenuhi guru dengan mandiri, tanpa dibekali pelatihan dan media pendukung implementasi. Penelitian ini menjawab keresahan yang dialami oleh guru dengan melakukan pengembangan pada buku kosa rupa, menggunakan metode R&D di MIN 3 Serdang Bedagai melalui 5 tahapan yaitu: analysis, design, development, implementation and evaluation. Aspek yang dikembangkan adalah visual, isi/konten/materi, IPTEK. Pengembangan ini memberikan 9 pembaharuan yakni: 1) Tampilan visual, 2) Penambahan 2 tema (kemerdekaan dan bawah laut), 3) Pemisahan video tutorial menggambar kosa rupa dengan mewarnai kosa rupa, 4) Penambahan literatur pada penggunaan kosa rupa, 5) Penambahan literasi gaya belajar, 6) Penambahan literasi penerapan kosa rupa di dalam kelas, 7) Keterkaitan pada penyelesaian masalah pendidikan yang berkualitas pada SDGs, 8) Kode QR, dan 9) Penambahan musik klasik.
ASESMEN BULANAN MATERI SENI RUPA PADA BIDANG STUDI SENI BUDAYA KELAS X DI SMK KARYA UTAMA DOLOK MASIHUL DALAM MEDIA QUIZIZZ Alhail, Hadi; Lestari, Wahyu; Utomo, Udi
Serupa The Journal of Art Education Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v13i2.128615

Abstract

SMK Karya Utama Dolok Masihul sebagai institusi pendidikan menengah kejuruan memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seni budaya, termasuk seni rupa, guna mendukung pengembangan potensi siswa dalam bidang tersebut. Dalam konteks ini, penilaian berkala terhadap pemahaman sub materi menjadi penting untuk memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Penerapan asesmen bulanan melalui media Quizizz dipilih karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain kemudahan akses, fleksibelitas waktu, dan interaktivitas yang tinggi. Dengan menggunakan platfrom digital seperti Quizizz, diharapkan proses asesmen menjadi lebih menarik bagi siswa dan memungkinkan guru untuk memantau perkembangan pemahaman mereka secara lebih efektif. Bagaimana upaya dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran seni rupa, serta kebutuhan akan evaluasi terhadap efektivitas penggunaannya dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran? Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Desain dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi empat tahapan yaitu: define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran) (Trianto, 2018: 65). Penelitian ini diadaptasi hanya sampai pada tahap develop (pengembangan). Model ini dipilih karena tahapannya jelas, runtut, dan sesuai dengan kebutuhan perancangan media asesmen bulanan sub materi seni rupa pada bidang studi seni budaya kelas X menggunakan Quizizz. Pengembangan ini menghasilkan asesmen bulanan sebanyak 6 soal pilihan berganda yang berorientasi pada hierarki level kognitif taksonomi bloom yang melalui 3 prosedur pengembangan yaitu: 1) define: membuat dan menentukan sub materi yang diangkat pada pengembangan media asesmen, 2) design: membuat rancangan materi dengan menggunakan teori taksonomi bloom dalam 6 soal, 3) develop: pemindahan dan pengembangan media ke Quizizz dalam soal yang berbentuk multiple choice.
Potensi dan Optimalisasi Pemanfaatan Tangkai Cengkeh sebagai Obat Kumur di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali Tricahya, Krishna; Purnama, Della; Alhail, Hadi; Rubijanto, Vincencius Jovan; Zahrah, Aprilia Sadatul; Musthafa, Akram
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2254

Abstract

Cengkeh merupakan tanaman rempah tradisional yang memiliki aroma khas dan sudah digunakan ribuan tahun sebelum masehi. Tangkai cengkeh memiliki kandungan senyawa eugenol yang bersifat antibakteri dapat mencegah pembentukan plak atau karies gigi. Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai pencegahan bau mulut dengan obat kumur alami dan cara pembuatannya secara sederhana kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan pilar kesehatan secara mandiri. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif (terjun lapang untuk pengambilan data), studi kasus, dan partisipatif tunggal (tanaman cengkeh). Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali selama 6 hari. Target yang dicapai yaitu 17 ibu-ibu PKK Desa Pegayaman. Profil masyarakat ini tepat untuk mendapatkan peningkatan pengetahuan dan penguatan keterampilan yang berguna untuk peningkatan kualitas hidup. Data hasil penelitian menunjukkan sangat mudah dalam pembuatan obat kumur, 41,2% merasa sangat baik dan baik dapat diterima oleh warga, dan 70,2% merasa baik setelah menggunakan obat kumur. Meskipun telah banyak diketahui khasiat cengkeh, pemanfaatan dan pembuatan obat kumur dari tangkai cengkeh perlu disosialisasikan kepada warga untuk kesehatan mulut.
Development of Teaching Materials for Dual Visual Work Assessment Parameters : P-Books and E-Books in the Department of Fine Arts Azis, Adek Cerah Kurnia; Sugito, Sugito; Kartono, Gamal; Mesra, Mesra; Tarigan, Nelson; Alhail, Hadi; Yumielda, Vivi Destri
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i4.12969

Abstract

This study aims to develop assessment-focused teaching materials for dual-dimensional visual works in the form of valid, practical, and effective p-books and e-books for the Department of Fine Arts. Employing the R&D method with the 4D model (define, design, develop, and disseminate), the research used a Likert scale questionnaire as the instrument, with data analysis techniques covering validity, practicality, and effectiveness assessments. The study results indicated that the teaching materials, both p-books and e-books, were highly valid with an average score of 87.8%. Furthermore, these materials proved to be highly practical for students in Shape Drawing, Illustration Drawing, Visual Communication Design (DKV), Graphic Arts, and Sketching courses, with a practicality score of 84.16%. They were also deemed effective, as students’ activities (such as reading modules, asking and answering questions, and completing assignments) resulted in an effectiveness score of 85.41%. Thus, the teaching materials are confirmed to be valid, practical, and effective for application in the specified Fine Arts courses.
Pengembangan Desain Kemasan Bubuk Bandrek Betalana Di Desa Pohan Tonga Kecamatan Siborong-borong Alhail, Hadi; Simarmata, Johan Gabriel; Azis, Adek Cerah Kurnia
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.11500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha Betalana Bandrek dalam mengembangkan Desain Kemasan bubuk bandrek di Desa Pohan Tonga Kecamatan Siborong borong Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode R&D (Level3). Pada penelitian ini, populasi yang dipilih adalah kemasan bubuk bandrek Betalana yang memiliki 3 varian rasa yaitu original, ekstra pedas, dan diabet. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 sampel, serta menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan apresiator. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengembangan desain kemasan 1 baik dari penggunaan bentuk, warna, dan tipografi dinyatakan layak sesuai validasi dan mencapai nilai yang diharapkan oleh peneliti dengan jumlah nilai = 2.480 dan nilai rata-rata keseluruhan = 91,85. Kemudian desain dengan nilai terendah adalah desain 3 dengan perolehan jumlah nilai = 2.415 dan nilai rata-rata keseluruhan = 89,44. Artinya, dapat disimpulkan oleh peneliti bahwa desain kemasan yang terpilih dan memenuhi indikator adalah desain kemasan 1. Sehingga peneliti memutuskan bahwa pengembangan desain kemasan 1 terlihat lebih menarik, higienis, mewah, rapih, bersih dan memiliki nilai ekonomis.
Digital Lighting Innovation-Dupi Indonesia: Studi Pengaruh Estetika, Manajemen Wahana, Dan Framework Marketing Terhadap Apresiasi Seni Pengunjung Alhail, Hadi; Haryono, Slamet
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya apresiasi terhadap karya seni visual di kota Medan menjadi urgensi dan tantangan yang dihadapi oleh para seniman. Penyelidikan terdahulu menemukan adanya pergeseran pada ketertarikan publik terhadap karya seni visual tradisional, kebutuhan publik sekarang adalah seni visual modern yang melibatkan peran teknologi, selain itu kurangnya integrasi antara seni dengan bisnis menyebabkan harga karya seni rendah dan beberapa kondisi tidak tersampaikan keruang publik. Strategi pemasaran dan efektifitas manajemen yang belum dioptimalkan, juga menjadi faktor yang menyebabkan karya seni kurang dikenal serta diapresiasi oleh publik dan fenomena tersebut terjadi tahun 2023. Berbeda dengan tahun 2024, karya seni di kota Medan telah memiliki pesona baru yang lebih modern dan terintegrasi dengan bisnis yaitu DUPI Indonesia yang berhasil viral dan menarik lebih dari 1.500 pengunjung pada acara soft opening. Penelitian bertujuan untuk menganalisis estetika, manajemen wahana, dan framework marketing serta pengaruhnya terhadap apresiasi seni dan kepuasan pengunjung. Metode kualitatif dengan kajian interdisiplin melalui pendekatan disiplin ilmu estetika, manajemen pertunjukan, dan bisnis. Desain penelitian menggunakan studi kasus eksploratif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan teori estetika objektif, teori manajemen, teori marketing, dan teori kepuasan pelanggan, dengan langkah analisis model interaktif yang dimulai sejak data dikumpulkan, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian membuktikan DUPI Indonesia memiliki 6 wahana dengan tingkat estetika yang tinggi, secara fungsional dari manajemen pertunjukan wahana digital lighting DUPI Indonesia telah dapat menjalankan 4 fungsi manajemen yaitu POAC dengan efektif dan efisien. Framework marketing yang digunakan DUPI Indonesia adalah STEPPS. Pada aspek estetika, manajemen wahana, dan framework marketing memberikan pengaruh yang besar terhadap tingginya tingkat apresiasi masyarakat terhadap seni dan kepuasan pengunjung sesuai dengan target market.
Characteristics of Students’ Work as a Result of Calligraphy Art Education at Lemka Sukabumi Alhail, Hadi; Sugiarto, Eko; Syakir
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 14 No. 1 (2025): Gorga: Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v14i1.64573

Abstract

This research examines the characteristics of students' calligraphy artwork at the LEMKA Arabic Calligraphy Islamic Boarding School, Sukabumi, as a result of applied art education. The gap phenomenon found is that there are differences in approaches to calligraphy art education, where some teachers adhere to traditional rules, while others open up space for exploration of contemporary styles. This causes variations in the characteristics of students' work, which have not been widely investigated in previous studies. This research fills the research gap by specifically examining how the curriculum at the LEMKA Islamic Boarding School is reflected in the students' work. Previous studies focused more on aspects of learning management and Islamic boarding school existence strategies, without exploring the relationship between education and the aesthetic characteristics of students' work. The research method used is a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation of the students' works. The analysis technique is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions based on aesthetic patterns and Islamic values. The research results show that the work of students at the LEMKA Islamic Boarding School can be classified into four main categories: manuscript calligraphy, manuscript decoration, decoration, and contemporary. Each category reflects the integration of Islamic aesthetics and freedom of expression with variations in the use of khat, colors and decorative elements. This research proves that the characteristics of LEMKA students' calligraphy artwork are based on 2 inseparable aesthetic concepts, namely essential aesthetics and material aesthetics.
Grow Strategy: Training-Development of Drawing Competencies of Mis Al-Hilal Dender Banda Neira Teachers with Kosa Rupa Alhail, Hadi; Rahmawati, Layung; Gardila, Bunga; Raisyabilla, Rangga Octava; Hayundaka, Anandam; Sasea, Sanita Carolina; Muhladin, Hildan; Kilwarani, Sigit
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 14 No. 1 (2025): Gorga: Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v14i1.64624

Abstract

Difficulties in demonstrating drawing-related learning pose a challenge for teachers at Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Hilal Dender. This study aims to develop teachers' competencies in drawing and Colouring at MIS Al-Hilal Dender, Banda Neira, using kosa rupa as a visual aid. This medium serves as a teaching tool to enhance teachers' creativity and skills in delivering visual arts education at the elementary school level. The research adopts a qualitative case study approach, involving three teachers as primary participants. The training was conducted using the GROW Coaching Model strategy, which consists of four stages: goal, reality, options, and will. In the goal stage, teachers formulate their learning objectives for drawing and Colouring. The reality stage identifies the teachers’ initial drawing skills before training. The options stage explores alternative solutions through mentoring and training using kosa rupa. The final stage, will, focuses on implementing the training outcomes in classroom instruction. The findings indicate a significant improvement in teachers’ drawing and Colouring abilities after the training. Evaluation was conducted based on composition, perspective, and Colouring aspects, showing an increase in scores from the initial to the final stage. Teachers’ responses to kosa rupa as a teaching medium were overwhelmingly positive, with increased confidence in delivering visual arts lessons. This study affirms that incorporating kosa rupa within the GROW Coaching Model strategy can be an effective method for enhancing elementary school teachers’ visual arts competencies. It is hoped that this approach can be widely implemented to support teacher development across various regions.