cover
Contact Name
Sari Melati
Contact Email
sari@ulm.ac.id
Phone
+62082155601967
Journal Mail Official
jtam.himasapta@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Himasapta PS Teknik Pertambangan, Lab. LTP Lt.2 Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ach. Yani KM. 36,5 Banjarbaru 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Himasapta
ISSN : 25797816     EISSN : 25274619     DOI : 10.20257
Jurnal Himasapta merupakan berkala ilmiah yang terbit setiap bulan April, Agustus dan Desember serta memuat artikel ilmiah tentang Geosains untuk Aplikasi Pertambangan mulai dari Eksplorasi & Geologi, Geomekanika, Pengolahan Minerba, Ekonomi Mineral, dan Lingkungan Tambang. Artikel yang dimuat dari hasil penelitian tugas akhir/skripsi mahasiswa Program Studi atau Jurusan Teknik Pertambangan. Jurnal Himasapta terbit secara online sejak April 2016 di www.mining-unlam.ac.id Terdaftar sebagai jurnal elektronik nasional dengan ISSN 2527-4619 pada berdasarkan SK no. 0005.25274619/JI.3.1/SK.ISSN/2016.05 - 19 Mei 2016. Bergabung dan dialihkan penerbitan online sejak November 2017 dalam rangka penerbitan jurnal tugas akhir mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ke http://ft.jtam.unlam.ac.id/index.php/himasapta Mendapatkan ISSN (cetak) dengan nomor 2579-7816 berdasarkan SK no. 0005.25797816/JI.3.1/SK.ISSN/2017.05 - 4 Mei 2017. Karena alasan keselamatan arsip dan data, dialihkan lagi ke laman https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jhs/index pada awal tahun 2019.
Articles 226 Documents
PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DALAM PERENCANAAN JANGKA PANJANG PENAMBANGAN PIT CENDANA PT BHUMI RANTAU ENERGI Sigit Prasetyo; Agus Triantoro; Adip Mustofa
Jurnal Himasapta Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i02.945

Abstract

Untuk mengetahui keberadaan potensi endapan batubara disuatu daerah, terlebih dahulu perlu dilakukan eksplorasi. Dari data-data hasil eksplorasi yang didapatkan, kita dapat menghitung sumberdaya batubara. Sumberdaya batubara akan menjadi cadangan batubara jika pada saat studi kelayakan dinyatakan layak untuk ditambang. Berdasarkan hasil eksplorasi yang dilakukan oleh tim eksplorasi PT Bhumi Rantau Energi, kajian geologi awal menunjukkan bahwa deposit batubara tersebut bernilai potensial.Penelitian ini dikerjakan dengan bantuan software tambang, daerah pengaruh pemboran dan geometri lereng yang menjadi acuan dalam penentuan batas penambangan. Jumlah cadangan didapat dari intersection topografi dengan desain final pit. Batas penambangan dan perancangan pit mengacu pada rekomendasi geoteknik lereng yang telah ditentukan oleh perusahaan.Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu mendapatkan permodelan batubara yang dapat dilihat pada gambar-gambar yang ada di peta di dalam laporan tugas akhir, setelah mendapatkan rancangan pit, maka dilakukan perhitungan cadangan dengan cara intersection topografi dengan desain final pit, cadangan pit tersebut sebesar 7.274.572,50 ton dengan nilai SR 2,6.
EVALUASI SISTEM PENIRISAN AIR TAMBANG BATUBARA PIT 2 BLOK E PT USAHA BARATAMA JESINDO, KECAMATAN SATUI, KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN I Putu Sugiarta; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i02.964

Abstract

Pada Pit 2 Blok E PT Usaha Baratama Jesindo terdapat genangan air dengan volume yang cukup besar yang diakibatkan karena terhentinya kegiatan penambangan sementara pada awal tahun 2015 akibat dari harga batubara turun dan SR pada blok tersebut yang cukup tinggi, sehingga Penambangan pada blok tersebut tidak bernilai ekonomis lagi. Pada awal tahun 2016 PT Usaha Baratama Jesindo kembali melakukan kegiatan Penambangan Pada Pit 2 Blok E. Sehingga perlu adanya Evaluasi sistem pemompaan dan sistem penirisan tambang yang ada di pit 2 Blok E, hal ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan pompa yang sesuai agar kegiatan penambangan dapat berjalan sesuai yang direncanakan dan sistem penirisan yang ada dapat mengatasi debit air yang masuk, sehingga memperlancar kegiatan penambangan selanjutnya.Metode perhitungan curah hujan rencana dengan metode Gumbel, penentuan luas catchment area menggunakan Software, perhitungan intensitas hujan menggunakan metode Mononobe, perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, dan perhitungan debit pompa aktual dengan metode discharge.Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan satu buah pompa Himax HH160i waktu pemompaan untuk mengeluarkan volume air di pit 2 Blok E yaitu 2 bulan 18 hari sesuai dengan batas waktu yang di targetkan perusahaan. Hasil rekomendasi sesuai dengan perhitungan water balance yaitu menambah satu buah pompa Himax HH160i dan membuat sump kembali dengan ukuran 4.186 m3, sehingga air limpasan tidak akan menggenangi front penambangan
ANALISIS PENGARUH FLY ASH DAN KAPUR TOHOR PADA NETRALISASI AIR SKALA LABORATORIUM DI PT JORONG BARUTAMA GRESTON Noor Wahidatul Jannah; Agus Triantoro; Riswan Riswan
Jurnal Himasapta Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.421 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v5i1.2044

Abstract

Air asam tambang sering menjadi masalah yang besar dalam setiap pertambangan karena sangat berdampat negatif bagi lingkungan di wilayah tambang tersebut. Oleh sebab itu, untuk mengatasi air asam dilakukanlah proses penetralan secara aktif terhadap air asam. Material yang digunakan dalam proses penetralan menggunakan fly ash dan kapur tohor karena kedua material mengandung CaO.Pada penelitian ini, proses netralisasi dilakukan dalam skala laboratorium dimana air asam tambang diambil dari void M23_C. Dari hasil penelitian, hasil uji coba fly ash untuk penetralan menunjukkan hasil yang positif yaitu dengan dosis 1,6 gr/l mampu menaikkan nilai pH dari pH 3 menjadi pH 7 dalam waktu 125 menit dengan penurunan logam Fe dari 0,52 mg/l menjadi 0,50 mg/l, penurunan logam Mn dari 5,3 mg/l menjadi 5,2 mg/l serta nilai TSS dari 9 mg/l menjadi 71 mg/l.Hasil uji coba penetralan menggunakan kapur ternyata lebih efektif dari fly ash yaitu dengan dosis 0,04 gr/l mampu menaikkan nilai pH dari pH 3 menjadi pH 7 dalam waktu 60 menit dengan penurunan logam Fe dari 0,52 mg/l menjadi 0,32 mg/l, penurunan logam Mn dari 5,3 mg/l menjadi 3,6 mg/l serta nilai TSS dari 9 mg/l menjadi 10 mg/l.  Kata-kata kunci: Air asam tambang, fly ash, kapur tohor, pH, Fe, Mn, TSS.
EVALUASI KEDALAMAN LUBANG BOR DENGAN SOUNDING DAN LASER DISTANCE METER PADA QUARRY BATUGAMPING Muhammad Fawzi; Nurhakim Nurhakim; Agus Triantoro; Suryadi Suryadi
Jurnal Himasapta Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i02.919

Abstract

PT Pama Indo Mining merupakan perusahaan kontraktor dari PT Indocement Tunggal Prakarsa dimana melakukan kegiatan penambangan untuk bahan galian berupa limestone, claystone serta laterite. Pada waktu melakukan pemboran terkadang alat bor sering mengalami breakdown dan juga terkadang alat bor sering menganggur dikarenakan lamanya prepare lokasi area pemboran. Saat observasi lapangan setelah alat bor selesai membuat lubang bor sering kali terlihat adanya material dinding lubang bor yang jatuh kembali ke dalam lubang dan biasanya cutting hasil pemboran masuk ke lubang saat alat bor melakukan manuver dari satu titik lubang bor ke lubang bor yang lain sehingga harus dilakukan pengukuran kedalaman ulang (sounding) terhadap lubang bor yang telah direncanakan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan observasi langsung dan pengukuran di lapangan dengan menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan ketidaktercapaian kedalaman lubang bor hasil sounding dengan aktual di lapangan.Pemboran lubang ledak berfokus kepada Quarry Elevasi 76 PT Pama Indo Mining dan didapatkan data cycle time alat bor selama 14 hari dengan rata-rata sebesar 24.60 menit dan kecepatan pemboran rata-ratanya sebesar 0.45 meter/menit atau 27.08 meter/jam. Untuk nilai cycle time terkecil sebesar 21.15 menit dan terbesar 29.80 menit. Data riwayat penggunaan alat bor didapatkan nilai mechanical availability rata-rata untuk bulan april 2015 sebesar 78.89 %, physical availability rata-rata untuk bulan april 2015 sebesar 95.07 %, use of availability rata-rata sebesar 36.91 % dan effective utilization rata-rata sebesar 35.14 %. Pengukuran kedalaman lubang bor menggunakan meteran dan laser distance meter. Hasil yang didapatkan saat diukur dengan meteran didapatkan kedalaman lubang bor rata-rata sedalam 10.84 meter dan dengan menggunakan laser distance meter kedalaman lubang bor rata-rata sedalam 10.96 meter. Dari hasil pengukuran didapatkan hal penyebab ketidaktercapaian kedalaman lubang bor aktual dan hasil sounding diantaranya adanya cutting hasil pemboran yang masuk ke dalam lubang bor, material yang runtuh di dinding lubang bor dan masuk lagi ke dalam lubang bor serta flushing material dari alat bor yang kurang maksimal. Kata-kata kunci: Alat Bor, Cycle time, Evaluasi, Kedalaman Lubang Bor, Sounding
EVALUASI SISTEM PENYALIRAN PADA LOKASI PENAMBANGAN PIT PANEL 1 DI PT CIPTA KRIDATAMA JOBSITE PT KALTIM JAYA BARA DESA LONG LANUK KABUPATEN BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Mamman, Tira Nirwana; Triantoro, Agus; Hakim, Romla Noor; Putri, Karina Shella; Kartini, Kartini
Jurnal Himasapta Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i01.938

Abstract

PT Cipta Kridatama memiliki curah hujan rencana sebesar 167.55 mm/hari dengan intensitas curah hujan sebesar 23.05 mm/jam, daerah tangkapan hujan PIT Panel 1 sebesar 160.95 Ha, Volume debit air limpasan permukaan sebesar 33,394.36 m3. PT Cipta Kridatama memiliki 2 unit pompa Multiflow 360 yang digunakan untuk sisitem pemompaan dengan kapasitas 1 pompa sebesar 6,479.08 m3/hari, kapasitas 2 pompa 12,958.17 m3/hari, volume akumulasi air sebesar 20,436.18 m3/hari (menggunakan 2 pompa) serta memiliki dimensi sump dengan luas permukaan sump sebesar 9,162.72 m2 (Elevasi 5), luas dasar sump sebesar 419.44 m2 (Elevasi 1), kedalaman sebesar 4 m dan volume maksimum sump sebesar 19,164.32 m3 (tidak dapat menampung volume akumulasi air limpasan).Pada penelitian ini, metode perhitungan curah hujan rencana dengan menggunakan Distribusi Gumbel, penentuan Catchment Area menggunakan software, perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, perhitungan sump rencana menggunakan metode water balance. Setelah dilakukan penelitian untuk evaluasi sistem penyaliran pada lokasi penambangan PIT Panel 1 di PT Cipta Kridatama Jobsite PT Kaltim Jaya Bara Desa Long Lanuk Berau, Kalimantan Timur diperoleh beberapa perancangan untuk mencegah air limpasan masuk ke dalam lokasi penambangan. Perencanaan tersebut adalah dengan melakukan pelebaran sump dengan menaikkan elevasi permukaan sump pada Elevasi 6 dengan luas sebesar 10,600 m2 dan untuk dasar sump tetap menggunakan Elevasi 1 sehingga volume maksimum sump sebesar 27,548.60 m3 sehingga volume akumulasi air limpasan permukaan aktual sebesar 20,436.18 m3 dapat tertampung.
EVALUASI KONDISI JALAN ANGKUT OVERBURDEN PIT 1 BLOK 15 PT RIMAU ENERGY MINING SITE PUTUT TAWULUH KECAMATAN KAROSEN JANANG Uyu Saismana; Raf'an Hidayatullah; Andi Fadly
Jurnal Himasapta Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i01.959

Abstract

Pada kegiatan pemindahan material overburden, jalan tambang merupakan parameter penting untuk menunjang kinerja alat angkut. Proses pemindahan material overburden pada Pit 1 blok 15 menggunakan alat angkut ADT Volvo A40F dengan jarak angkut sebesar 550 meter. Setelah melakukan pengamatan kegiatan pemindahan overburden diperoleh bahwa transportasi dari alat angkut tidak dapat bekerja seoptimal mungkin sehingga berpengaruh pada ketidaktercapaian produktivitas alat angkut dikarenakan geometri jalan yang belum ideal serta kemiringan jalan yang cukup besar pada beberapa segmen, maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui keefektifan jalan angkut yang dilalui alat angkut ADT Volvo A40F dalam mencapai target produktivitas dari alat angkut pada Pit 1 blok 15.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis geometri jalan aktual di lapangan, seperti kondisi loading point, kondisi disposal dan kondisi jalan angkut serta faktor-faktor produktivitas seperti cycle time, efisiensi kerja, kecepatan alat angkut, grade resistance, dan rolling resistance.Berdasarkan data aktual selama penelitian didapatkan data produktivitas alat angkut ADT Volvo A40F sebesar 76,86 BCM/Jam dengan target produktivitasnya 86,45 BCM/Jam untuk perunit dan tingkat ketercapaiannya 88,90%. Berdasarkan data aktual produktivitas alat angkut ADT Volvo A40F belum tercapai sehingga perlu dilakukan evaluasi agar target tercapai. Melalui simulasi perbaikan geometri jalan dan peningkatan kecepatan alat angkut maka produktivitas ADT Volvo A40F sebesar 141,63 BCM/Jam ketercapaian sebesar 163,83%.
PERENCANAAN PENAMBANGAN LIMESTONE JANGKA PENDEK TAHUN 2017 PADA BLOK B BUKIT 2 PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, TBK Rahmanudin Rahmanudin; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim; Wisnu Adi Patria
Jurnal Himasapta Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.887 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i3.1357

Abstract

Pada daerah produksi yaitu Bukit 2 terdapat empat jenis bahan galian berdasarkan kadar CaO yaitu limestone high-grade, medium-grade, low-grade dan marl, dalam produksi untuk pembuatan semen diperlukan limestone dengan kadar CaO minimal 45 %. Hal ini menyebabkan limestone low-grade tidak bisa dimanfaatkan karena kadar CaO yang dimiliki kurang dari 40 %, sehingga diperlukan blending antara limestone high-grade dan low-grade untuk meningkatkan kadar CaO limestone low-grade agar dapat mencapai 45 % dan perencanaan yang sistematis agar desain tambang dapat memaksimalkan pemanfaatan low-grade sehingga umur tambang dapat lebih panjang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey topografi eksisting pada lokasi penelitian dengan menggunakan metode komputasi menggunakan bantuan software, serta metode analisa dengan memakai data-data berupa peta, gambar, dan tabel untuk membantu dalam penyampaian hasil penelitian.Dari penelitian ini didapatkan bahwa cadangan  yang terdapat pada bukit 2 adalah 1.280.000 m3 high-grade, 280.000 m3 medium-grade dan 120.000 m3 low-grade. Produksi Limestone pada Bukit 2 dilakukan selama 12 bulan dengan penambangan sistematis menggunakan proses blending. Dimensi single slope quarry adalah 70°, safety berm 0,8 m dan tinggi 10 m. Elevasi terendah 40 mpdl. Geometri jalan pada perancangan minimal 15 m untuk lebar jalan lurus dengan grade maksimum 10%. Kata-kata kunci: Cadangan, Limestone, Pemanfaatan low-grade,  Perencanaan
EVALUASI PENCAPAIAN TARGET PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA AKTIVITAS PEMINDAHAN OVERBURDEN DI PIT1 BLOK15 PT RIMAU ENERGY MINING, SITE PUTUT TAWULUH Abdul Khair; Agus Triantoro; Riswan Riswan; Wahyu Nur Hidayat
Jurnal Himasapta Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.62 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i01.474

Abstract

Dalam kegiatan penambangan batubara, peralatan mekanis seperti alat gali muat digunakan untuk pembongkaran overburden. Ketidaktercapaian produktivitas alat gali muat dan alat angkut sangat berpengaruh terhadap biaya pembongkaran overburden. Ada beberapa parameter yang menyebabkan ketidaktercapaian produktivitas alat gali muat dan alat angkut tersebut. Oleh karena itu, objek penelitian ini ditekankan untuk dapat mengetahui faktor-faktor penyebab ketidaktercapaian produktivitas alat gali muat dan alat angkut pada Pit. 1 Blok 15 PT Rimau Energy Mining untuk pencapaian target produktivitas berdasarkan analisis nilai waktu edar (cycle time), kondisi front kerja, tinggi jenjang, pola pemuatan, efisiensi kerja, geometri jalan angkut, grade resistance dan rolling resistance.Metode yang digunakan dalam penelitian ini didasarkanpada metode pengukuran actual dilapangan yang bertujuan mendapatkan hasil pada waktu sekarang. Proses pemecahan masalah menggunakan metode komputasi dan analisis disertai data-data berupa peta, gambar, grafik dan table yang dapat membantu dalam penyampaian informasi hasil penelitian.Dari Target Produktivitas alat gali muat PC 800 SE-7 Komatsu sebesar 265 BCM/Jam dan alat angkut ADT 40F Volvo sebesar 65 BCM/Jam pada blok 15 bulan Desember 2016. Produktivitas aktual alat gali muat PC 800 SE-7 Komatsu sebesar 247,25 BCM/Jam dengan tingkat ketercapaian 93,30% dan produktivitas aktual alat angkut ADT 40F Volvo sebesar 49,36 BCM/Jam (perunit) dengan tingkat ketercapaian 75,92%  pada Blok 15 bulan Desember 2016. Upaya peningkatan produktivitas alat gali muat dan alat angkut dilakukan dengan simulasi yaitu: a. Simulasi peningkatan produktivitas dengan cara mengganti kapasitas bucket aktual sebesar 4,6m3 menjadi sebesar 4,95 m3 pada alat gali muat PC 800 SE-7 sehingga produktivitas alat gali muat menjadi 266,06 BCM/Jam dengan pencapaian terhadap target sebesar 100,04%. b. Simulasi peningkatan produktivitas alat angkut dengan cara simulasi penambahan jumlah alat angkut, sehingga produktivitas alat angkut menjadi 76,05 BCM/Jam perunit pencapaian terhadap target produktivitas 117. Kata-kata kunci : cycle time, pemindahan overburden, produktivitas
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PELAYANAN JALAN TERHADAP KESELAMATAN KERJA PADA TAMBANG BATUBARA Adip Mustofa; Balya Muhammad Akbar; Nurhakim Nurhakim; Sariffudin Sariffudin
Jurnal Himasapta Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i03.933

Abstract

PT Tanjung Alam Jaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. PT TAJ mulai melakukan kegiatan penambangan pada tahun 1999. Umumnya jalan tambang PT TAJ cukup bagus namun ada beberapa kondisi yang memungkinkan bisa terjadi kecelakaan kerja misalnya kurangnya perhatian terhadap rambu-rambu, kondisi jalan yang sempit dibeberapa belokan sehingga memungkinkan kecelakaan.Metode penelitian yang dilakukan di lapangan berupa observasi langsung dan wawancara dengan pihak perusahaan terkait masalah yang terjadi di jalan angkut tambang sehingga bisa dilakukan evaluasi tentang keselamatan kerjanya.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa volume tersibuk terjadi pada tanggal 17 Januari pukul 09.00 – 10.00 dengan volume 23.4 SMP/Jam dan yang terendah volume lalu lintasnya 14.3 SMP/Jam pada pukul 11.00 – 12.00. Tingkat pelayanan jalan tambangnya termasuk dalam kategori A yang artinya kondisi jalan berada di zona bebas tanpa hambatan.
KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT LIEBHERR 9400 DALAM KEGIATAN PEMINDAHAN OVERBURDEN DI PT RAHMAN ABDIJAYA JOB SITE PT ADARO INDONESIA Saipul Rahman; Uyu Saismana
Jurnal Himasapta Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i03.951

Abstract

Tidak tercapainya produktivitas disebabkan oleh faktor-faktor Bucket Fill Factor yang kurang dari 100%, efisiensi kerja alat gali muat tidak maksimal dan Kondisi front loading yang baik akan mendukung kinerja alat gali muat terutama pada tinggi jenjang yang tidak sesuai pada alat gali muat. Oleh karena itu perlu adanya analisa bucket fill factor, efisiensi kerja dan koefisien angle of swing.Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis faktor-faktor pendukung produktivitas alat gali muat seperti cycle time alat gali muat, Bucket fill factor, efisiensi kerja, kondisi aktual lapangan seperti kondisi tinggi jenjang pada front loading dan sudut putar pada alat gali muat pada Bulan Agustus Tahun 2015.Setelah dilakukan penelitian dan pengambilan data pada alat gali muat  di dapat cycle time  pada Liebherr 9400-01 layer 1 sebesar 35.28 detik dan layer 2 sebesar 35.13 detik sedangkan untuk Liebherr 9400-02 didapat cycle time  pada layer 1 sebesar 35.93 detik dan untuk layer 2  36.30 detik. Untuk nilai BFF didapat 0.69 (69%), SF sebesar 0.83 (83%), sudut putar bervariasi 45o – 180o dan tinggi jenjang 3.5-4 meter sehingga didapat koefisien angle of swing 1.02, 0.93 dan 0.68 dan efisiensi kerja  rata-rata 75%. Untuk produktivitas pada Liebherr 9400-01 yaitu 1075.13 bcm/jam untuk layer 1 dan 970.19 bcmjam untuk layer 2. Sedangkan pada Liebherr 9400-02 didapat produkitivitas 1055.57 bcm/jam untuk layer 1 dan 985.71 bcm/jam pada layer 2. Pentingnya penelitian ini untuk meningkatkan produktivitas alat gali muat Liebherr-9400.

Page 6 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 9, No 3 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 03 Desember 2024 Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 02 Agustus 2024 Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024 Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023 Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023 Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023 Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 02 Agustus 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021 Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021 Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 2 Agustus 2021 Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020 Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 02 Agustus 2020 Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020 Vol 4, No 01 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 01 April 2019 Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019 Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 02 Agustus 2019 Vol 3, No 03 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 03 Desember 2018 Vol 3, No 02 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 02 Agustus 2018 Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018 Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017 Vol 2, No 02 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 02 Agustus 2017 Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017 Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016 Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016 Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016 More Issue