cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 680 Documents
Upaya Peningkatan Interaksi Sosial Pada Penerima Manfaat di Panti Sosial Bina Laras Budi Luhur Laila Azkia; Reski P; Alfisyah Alfisyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i2.3432

Abstract

Tujuan dari pengabdiaan masyarakat ini adalah meningkatkan interaksi sosial pada penerima manfaat dan sebagai upaya rehabilitasi sosial penyandang disabilitas mental melalui komunikasi dua arah. Pengabdian ini dilaksanakan oleh tim pengabdi yang terdiri atas 3 orang dosen dan juga beberapa orang mahasiswa. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan cara partisipatoris. Sasaran pengabdian ini adalah penerima maanfaat atau disebut juga klien atau penghuni Panti di Panti Sosial Bina Laras Budi Luhur. Tim pengabdi melakukan komunikasi dua arah dengan penerima manfaat. Komunikasi yang dilakukan merupakan upaya peningkatan interaksi sosial penerima manfaat. Setelah dilakukan komunikasi dua arah, beberapa penerima menjadi lebih mudah dalam mengutarakan apa yang dipikirkan dan apa yang dirasakan. Melalui kegiatan ini diperoleh bahwa penerima manfaat mampu berinteraksi dengan baik dengan orang di luar Panti. Selanjutnya penerima manfaat diharapkan dapat bersosialisasi dengan masyarakat luas nantinya setelah keluar dari Panti. This community service aims to increase social interaction with beneficiaries and as an effort to social rehabilitation of persons with mental disabilities through two-way communication. This service was carried out by a service team consisting of 3 lecturers and also several students. The method of implementing this service is participatory. The target of this service is the beneficiaries or also known as clients or residents of the orphanage at the Bina Laras Budi Luhur Social Home. The service team communicates in two ways with the beneficiaries. The communication carried out to increase the social interaction of the beneficiaries. After two-way communication, some recipients find it easier to express what they think and what they feel. Through this activity, it was found that the beneficiaries were able to interact well with people outside the orphanage. Furthermore, beneficiaries are expected to be able to socialize with the wider community after leaving the orphanage. 
Pelatihan Blended Learning Berbantuan Webex Meeting dan Mentimeter untuk Mengefektifkan Kegiatan Belajar Mengajar Pri Ariadi Cahya Dinata; Sakman Sakman; Syarpin Syarpin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v2i2.2146

Abstract

Kompleksitas permasalahan pembelajaran 4.0 dapat diatasi dengan penggunaan teknologi. Akan tetapi, tidak semua guru mahir memanfaatkan teknologi untuk membantu proses pembelajaran. Untuk itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru-guru di SMA Negeri 4 Palangka Raya tentang blended learning dan aplikasi-aplikasi pendukungnya. Metode yang diberikan adalah ceramah, tanya jawab, tutorial, dan demonstrasi. Konsep blended learning dan variasi model terapannya dikenalkan kepada para peserta pelatihan. Kemudian, aplikasi cisco webex dan mentimeter dilatihkan penggunaannya melalui tutorial dan demonstrasi sebagai aplikasi pendukung blended learning. Cisco webex meeting dapat digunakan guru untuk terhubung dengan peserta didik dari jarak jauh melalui video conference, sedangkan mentimeter dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dari pelatihan ini dihasilkan lima Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dikerjakan secara berkelompok oleh peserta pelatihan dengan menerapkan media cisco webex dan mentimeter. Hasil dari pelatihan ini dapat mendorong guru untuk mulai mengaplikasikan teknologi pada pembelajaran agar efektif dan efisien. The problem complexities in learning 4.0 can be solved by using technologies. However, there is a lack of teacher skills in applying technology to enhance the learning process. Therefore, this dedication to society program aims to train teachers in SMAN 4 Palangka Raya about blended learning and its supporting media. The given method was the lecture, question and answer, tutorial, and demonstration. The blended learning concept and its model variations were introduced to trainees. Then, the Cisco Webex meeting and Mentimeter were trained to them by tutorials and demonstrations as supporting media of blended learning. The Cisco Webex meeting can be used by teachers to stay connected to students by video conference, while the Mentimeter can be used to improve students' engagement in the learning process. From this training, five lesson plans were produced in groups by the trainees using cisco Webex and Mentimeter. Hopefully, this training can encourage teachers to start applying technology to learning to be effective and efficient.
Sosialisasi Pembelajaran Inovatif Abad 21 yang Berorientasi Keterampilan Metakognisi pada MGMP Kimia se-Kalimantan Selatan Syahmani - Syahmani; Rusmansyah Rusmansyah; Leny Leny; Rilia Iriani; Mahdian Mahdian; Iriani Bakti
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i2.2869

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang implementasi model pembelajaran inovatif abad 21 berbasis keterampilan metakognisi pada pembelajaran kimia. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru MGMP Kimia yang berada pada wilayah Kalimantan Selatan, yang berjumlah 132 orang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, presentasi, dan diskusi/tanya jawab. Data diperoleh melalui kuesioner dan angket. Materi sosialisasi terdiri dari: (1) pembelajaran abad 21, (2) model pembelajaran yang berorientasi keterampilan metakognisi, (3) desain perangkat pembelajaran meliputi silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan alat evaluasi, dan (4) contoh video implementasi pembelajaran yang berorientasi keterampilan metakognisi. Berdasarkan hasil sosialisasi yang dilaksanakan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang model pembelajaran inovatif abad 21 berorientasi keterampilan metakognisi, dan implementasinya. Selain itu kegiatan berjalan lancar dan besarnya antusias peserta terhadap kegiatan ini. Melalui kegiatan sosialisasi ini peserta dapat menggunakan model pembelajaran inovatif berorientasi metakognisi sebagai alternatif pembelajaran kimia di kelas. This community service activity aims to increase teachers' understanding of the application of innovative 21st-century learning models based on metacognition skills in chemistry learning. The target of this activity is 132 MGMP Chemistry teachers throughout South Kalimantan. This activity is carried out through lectures, presentations, discussions, and questions and answers. The socialization material consists of: (1) 21st-century learning, (2) learning models oriented towards metacognition skills, (3) design of learning tools which include syllabus, lesson plans, student worksheets, and evaluation tools, (4) video examples of learning applications metacognition skills. Based on the socialization results, it showed an increase in students' knowledge and understanding of the learning model, the design of chemistry learning tools oriented to metacognition skills, and examples of its application. Besides that, the activity went well, and the participants were very enthusiastic about participating in this activity. Through this socialization activity, participants can use an innovative learning model oriented towards metacognition as an alternative to learning chemistry in the classroom. 
Pemanfaatan Limbah Tani, Ternak dan Konsorsium kapang selulolitik Pada Produksi Biogas Di Desa Puntukdoro Magetan Melalui Program Pengembangan Desa Mitra Pujiati Pujiati; Nurul Kusuma Dewi; Dimas Setiawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i1.2455

Abstract

Desa Puntukdoro merupakan desa mitra dan binaan Universitas PGRI Madiun. Desa ini memiliki beberapa permasalahan diantaranya limbah ternak yang digunakan tanpa diolah dan hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan, minimnya suplay pupuk yang menyebabkan mahalnya harga pupuk di daerah ini, Hal tersebut menyebabkan petani yang sering merugi. Produksi biogas merupakan salah satu solusi dari permasalahan yang ada, selain menghasilkan energi terbarukan produksi biogas menghasilkan limbah outlet/slurry yang potensial dimanfaatkan untuk pupuk organic yang dapat memperbaiki struktur tanah. Tim pelaksan ajuga memiliki konsorsium kapang selulolitik hasil riset yang dapat digunakan untuk optimalisasi produksi biogas jika menggunakan limbah pertanian. Pelaksanaan Program Pengembangan Desa Mitra/PPDM ini dimulai dari survey, koordinasi, sosialisasi, aplikasi program yang meliputi instalasi reactor biogas, monitoring dan evaluasi. Setelah pelaksanaan PPDM ini banyak sekali dampak positif yang dihasilkan antara lain meliputi 1) Peningkatan pemahaman masyakat terkait pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan untuk produksi biogas; 2) Peningkatan pemahaman masyarakat terkait dampak negatif pembuangan limbah peternakan ke sungai; 3) Ketersediaan energi alternative yang ramah lingkungan; 4) ketersediaan pupuk organic berkualitas; 5) Peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian; 6) peningkatan kesejahteraan masyarakat. Puntukdoro is a partner village and fostered by the Universitas PGRI Madiun. This village has several problems, including livestock waste, which is used without being processed, and this can cause environmental pollution and health impacts; the lack of fertilizer supply causes the high price of fertilizers, which is also causing the farmer to suffer losses. Biogas production is one of the solutions to the existing problems; in addition to producing renewable energy, biogas production produces slurry waste that can be used as organic fertilizers. This slurry also can improve the soil structure. The community services team also has a consortium of cellulolytic moulds from their research that can be used to optimize biogas production when using agricultural waste. The implementation of PPDM starts from surveys, coordination, socialization, application of the program, which includes the installation of a biogas reactor, monitoring and evaluation. After the implementation of PPDM, many positive impacts resulted, including 1) Increasing public understanding regarding the use of agricultural and livestock waste for biogas production; 2) Increasing public understanding regarding the negative impact of dumping livestock waste into rivers; 3) Availability of environmentally friendly alternative energy; 4) availability of quality organic fertilizers; 5) Increasing the quality and quantity of agricultural products, and 6) increasing community welfare.
Improvement of Scientific Attitudes Through Training of Social Science Scientific Writing in MAN 2 Model Banjarmasin Mutiani Mutiani; Heri Susanto; Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Helmi Akmal; Jumriani Jumariani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v2i2.2230

Abstract

Scientific works are essays containing scientific ideas that are presented scientifically and use scientific forms and language. Scientific writing brings up scientific problems that are focused on one particular discipline. This article aims to describe the implementation of scientific paper writing training for students in MAN 2 Model Banjarmasin. So that led to the scientific attitude of the writing team. The lecture and assignment methods were carried out during the training from 24 February to 09 March 2020. The results of the service were presented that writing scientific papers, writers must understand the stages of work; first, make ideas in thought. This idea emerged from the reference book, as well as the results of discussions with colleagues. Second, the writer must express his ideas in narrative form (writing). The work process between stages one and two varies greatly for each author. This matter is influenced by experience and habits. However, the second process has an integrated and systemic stage, so that it can provide clarity on the subject of scientific writing for the writer. The next activity is expected to focus on what social themes are relevant to be written in the form of scientific papers.
Integrasi Konsep Multi Representasi dengan Gaya Belajar sebagai Penguatan & Rekonstruksi Pengetahuan dalam Pembelajaran Kimia Rusmansyah Rusmansyah; Atiek Winarti; Almubarak Almubarak
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i2.2740

Abstract

Kimia representasi merupakan konsep yang sangat penting dalam memahami ilmu kimia. Dampak terbesar yang mungkin diperoleh dari tindakan pengadopsian konsep pembelajaran kimia berbasis representasi adalah kadar miskonsepsi yang cukup menjamur dalam pembelajaran kimia mampu direduksi secara bertahap sehingga paradigma bahwa materi kimia merupakan materi yang sulit dipahami dihilangkan. Indikator keberhasilan pembelajaran kimia tentu berhubungan dengan sejauh mana progres perkembangan pemahaman dan gaya belajar siswa di kelas. Tujuan kegiatan ini yakni untuk mendesiminasikan bagaimana peran konsep representasi kimia dan gaya belajar (kecerdasan ganda & self-efficacy) dalam pembelajaran kimia. Metode kegiatan yang digunakan yaitu metode sosialisasi formal. Peserta kegiatan ini ialah 66 guru SMA Se-Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara agar memeproleh informasi yang jelas dari para responden. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih banya guru yang belum mengetahui pentingnya menganalisis kebutuhan dan gaya belajar siswa sebelum pembelajaran terjadi sehingga kegiatan ini memberi dampak besar khususnya bagaimana membuat pembaharuan dalam pembelajaran kimia. Artinya, Multi Representasi kimia & Learning Style (Kecerdasan Ganda-Self Efficacy) adalah jembatan sebagai penguatan & rekonstruksi pengetahuan dalam pengajaran dan pembelajaran kimia. Terkhusus bagi guru bahwa menganalisis kebutuhan belajar peserta didik adalah acuan awal dalam mendesain suatu model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karakter peserta didik. Representative chemistry is an essential concept in understanding chemistry. The most significant impact of using the idea of representation-based chemistry learning is that it can reduce the level of misconceptions that are mushrooming in chemistry learning gradually so that the negative paradigm about chemistry can be lost. Besides, indicators of the success of learning chemistry are positively related to the development of students' understanding and learning styles in the classroom. This activity aims to disseminate the concept of chemical representation and learning styles (multiple intelligence & self-efficacy) in chemistry learning. The method used is the formal socialization method. Data collection techniques are documentation, observation, and interview techniques to obtain precise information from the respondents. The activity results show that teachers still do not know the importance of analyzing students' needs and learning styles before learning occurs. This activity has a significant impact, especially on how to make changes in learning chemistry. This means that the Multi Representation of Chemistry & Learning Style (Multiple Intelligence-Self Efficacy) is a bridge as strengthening & reconstruction of knowledge in teaching and learning chemistry. Especially for teachers, analyzing students' learning needs is an initial reference in designing an appropriate learning model and following students' character. 
Film 5 Elang Sebagai Media Pembelajaran untuk Menggiatkan Gerakan Pramuka di Sekolah Menengah Pertama Sigit Ruswinarsih; Syahlan Mattiro; Alfisyah Alfisyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v2i2.1799

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah memberi penguatan kepada anggota pramuka MTsN 4 Batola agar termotivasi untuk giat berlatih pramuka. Sasaran kegiatan adalah anggota pramuka MTsN 4 Batola Lokal 2 Desa Sungai Kali yang berjumlah 32 orang. Kegiatan pengabdian dilakukan oleh tim pelaksana bersama dengan guru pembina pramuka. Kegiatan dilakukan dengan tahapan dimulai dari tahap persiapan, tahap sosialisasi dan pemutaran film 5 Elang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pemberian materi melalui metode ceramah, demonstrasi (pemutaran film 5 Elang), dan tanya jawab (pemberian kuis). Hasil yang diperoleh adalah bahwa pelaksanaan pengabdian berlangsung dengan lancar. Peserta anggota pramuka dapat menyimak dengan seksama dan mengikuti kegiatan dengan gembira. Kegiatan  pengabdian kepada masyarakat oleh tim pelaksana berhasil mencapai tujuan yaitu anggota pramuka yang memahami pentingnya mengikuti kegiatan pramuka melalui pemaknaan film 5 Elang yang disaksikan bersama-sama.  This service aims to reinforce members of the MTsN 4 Batola scout to be motivated to practise scouting actively. The target activity was 32 scout members of MTsN 4 Batola Local 2 Sungai Kali Village. Service activities are carried out by the implementation team together with the scout coaches. The activity was carried out with stages starting from the preparation stage, the socialization stage and the screening of the 5 Elang movie. The service was carried out by providing material through lectures, demonstrations (screening of the 5 Elang film), and question and answer (giving quizzes). The results obtained are that the implementation of service takes place smoothly. Scout member participants can listen carefully and join in the activity happily. Community service activities by the implementation team succeeded in achieving the goal of scout members who can understand the importance of participating in scouting activities through the interpretation of the 5 Elang movie, which was witnessed together. 
Profil Keterampilan Merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Blended Learning Guru Fisika Ismet Ismet; Ketang Wiyono; Nely Andriani; Saparini Saparini; Anggia Novaliza; Widya Rahmatika Rizaldi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i2.2487

Abstract

Kegiatan pendampingan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) blended learning bagi guru Fisika MGMP Ogan Ilir bertujuan meningkatkan keterampilan guru menyusun rencana pembelajaran berbasis daring. Kegiatan dikemas dalam konsep penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 3 siklus. Siklus I membahas materi rencana pembelajaran blended learning menggunakan zoom meeting. Siklus 2 pembimbingan secara online dan tugas mandiri secara asinkronis. Siklus 3 pembimbingan secara kolaboratif dengan menggunakan zoom meeting dan pada tahapan akhir dilaksanakan seminar hasil kegiatan. Teknik pengumpulan data teknik nontes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang dilaksanakan secara asinkronis. Data yang terkumpul berbentuk RPP blended learning dan kemudian diobservasi sesuai indikator kelengkapan RPP. Teknik analisa menggunakan deksriptif dengan menentukan presentase. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam membuat RPP hal ini ditunjukkan dengan persentase sebesar 94%.  Dapat disimpulkan terdapat peningkatan keterampilan Guru MGMP Fisika Ogan Ilir dalam menyusun Rencana Pembelajaran Blended Learning pada mata pelajaran Fisika.  Assistance activities have been carried out to prepare Blended learning implementation plans for Physics teacher MGMP Ogan Ilir. This activity aims to improve the skills of teachers in preparing online-based learning plans. Activities are packaged in the concept of classroom action research which is carried out in 3 cycles. Cycle I discusses the material of the blended learning plan using zoom meetings. Cycle 2 online guidance and asynchronous independent assignment. Cycle 3 Collaborative guidance using zoom meetings, and in the final stage, a seminar on the results of the activities are held. Non-test technique data collection techniques. The data collection instrument used an observation sheet which was carried out asynchronously and synchronously through a zoom meeting. The analysis technique uses a percentage, and then it is described. The results showed an increase in the skills of teachers in making lesson plans, which was indicated by the percentage of validity of 94%. It can be concluded that there is an increase in the skills of the Physics MGMP Teachers of Ogan Ilir in compiling Blended Learning Plans on Physics subjects. 
Sosialisasi Penggunaan Handphone dan Media Sosial yang Bijak pada Siswa SMPN 3 Belimbing Baru Kabupaten Banjar Yusuf Hidayat; Syahlan Mattiro
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i1.1805

Abstract

Penggunaan handphone dan media sosial sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bagi para remaja yang secara emosional masih labil, penggunaan media ini secara tidak bijak dapat berakibat negatif terhadap kehidupan sosialnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja tentang dampak positif dan negatif penggunaan handphone dan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tiga bentuk kegiatan yaitu (1) menonton video, (2) ceramah, dan (3) diskusi tentang dampak negatif penggunaan handphone dan media sosial serta pentingnya perilaku bijak dalam penggunaannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di sekolah SMPN 13 Belimbing Baru, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Banjar.  Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa siswa SMPN 13 Belimbing Baru antusias mengikuti kegiatan sosialisasi ini dan ada peningkatan pengetahuan tentang dampak positif dan negatif penggunaan handphone dan media sosial serta memahami tentang pentingnya penggunaan handphone dan media sosial dengan bijak. The use of cell phones and social media is beneficial in everyday life. However, for adolescents who are still emotionally unstable, the use of this media unwise can have a negative impact on their social life. This service activity aims to provide an understanding to teenagers about the positive and negative impacts of using cellphones and social media. This community service activity is carried out in three forms, namely (1) watching videos, (2) lecturing, and (3) discussion about the negative impact of using cellphones and social media and the importance of wise behaviour in their use. This service activity was carried out at the school of SMPN 13 Belimbing Baru, Sungai Pinang District, Banjar Regency. The results of the implementation of the activity showed that students of SMPN 13 Belimbing Baru were enthusiastic about participating in this socialization activity, and there was an increase in knowledge about the positive and negative impacts of using cellphones and social media as well as understanding the importance of using cellphones and social media wisely. 
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik (E-Book) di SMKN 1 Banjarmasin Rafiudin Rafiudin; Hamsi Mansur; Mastur Mastur; Agus Hadi Utama; Adrie Satrio
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i1.1803

Abstract

Permasaalahan yang di hadapi oleh mitra/guru-guru SMKN 1 Banjarmasin adalah masih banyak guru yang belum memiliki pengetahuan mengenai cara mengembangkan bahan ajar, minimnya keterampilan guru dalam menulis bahan ajar, dan rendahnya motivasi guru untuk menulis bahan ajar. Oleh karena itu tim pengabdian masyarakat Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP ULM membantu guru-guru SMKN 1 Banjarmasin dalam mengembangkan bahan ajar elektronik (digital), melalui kegiatan pelatihan. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam menulis bahan ajar baik dalam bentuk fisik maupun elektronik (e-book). Metode pelaksanaan yang diterapkan dalam pelatihan ini meliputi ceramah, diskusi-informasi, pendampingan, demonstrasi, dan percontohan, serta desiminasi terbatas atau hanya sebatas uji kelayakan e-book. Hasil pelatihan ini adalah peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam mengembangkan bahan ajar elektronik (e-book) yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Peserta pelatihan dapat menerapkan proses pengembangan bahan ajar melalui proses yang sistematis meliputi analisis kebutuhan dan telaah kurikulum, merancang layout dan tupoksi bahan ajar, menulis bahan ajar dengan menguraikan konsepnya, produksi dan konversi bahan ajar dalam bentuk elektronik (e-book), serta menguji kelayakan bahan ajarnya.The problems faced by the partners/teachers of SMKN 1 Banjarmasin are that many teachers do not know how to develop teaching materials, the lack of teacher skills in writing teaching materials, and the low motivation of teachers to write teaching materials. Therefore, the FKIP ULM Educational Technology Study Program's community service team helps the teachers of SMKN 1 Banjarmasin in developing electronic (digital) teaching materials through training activities. This training aims to increase teachers' knowledge and skills in writing teaching materials in both physical and electronic form (e-books). This training's implementation methods include lectures, discussion-information, mentoring, demonstrations, demonstrations, and limited dissemination or only limited to e-book feasibility testing. The result of this training is that the training participants have increased their knowledge and understanding in developing electronic teaching materials (e-books) according to students' needs. Training participants can apply the process of developing teaching materials through a systematic process including needs analysis and curriculum study, designing layouts and principal tasks and functions of teaching materials, writing teaching materials by describing the concept, producing and converting teaching materials in electronic form (e-book), and testing feasibility teaching materials.  

Page 4 of 68 | Total Record : 680