cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 680 Documents
Pelatihan Penggunaan Learning Management System (LMS) untuk Peningkatan Kompetensi Pengajar dalam Pengelolaan Kelas Online saat Pandemi Covid-19 Delsika Pramata Sari; R Ati Sukmawati; Nuruddin Wiranda; Harja Santana Purba; Imron Rosyadi; Merina Merina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i3.2472

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat aktivitas normal pada masyarakat mengalami beberapa perubahan. Perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan adalah dengan diterapkannya pembelajaran jarak jauh atau dengan kelas online. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan Learning Management System LMS untuk peningkatan kompetensi pengajar dalam pengelolaan kelas online saat pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, antara lain (1) penyusunan modul panduan dan pelatihan penggunaan LMS, (2) memberikan pelatihan pengetahuan mendasar mengenai penggunaan LMS, (3) memberikan gambaran pengalaman bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan LMS, dan (4) diskusi dan tanya jawab. Sasaran kegiatan ini adalah para akademisi, baik itu guru, dosen, calon guru/mahasiswa, maupun umum di seluruh Indonesia. Peserta kegiatan sebanyak 435 orang. Berdasarkan survei dengan Google Form mengenai manfaat pelatihan, sebagian besar peserta menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat dan berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru atau pengajar dalam penggunaan LMS sebagai media pembelajaran online yang interaktif dan menyenangkan dalam proses belajar mengajar.  The Covid-19 pandemic that has hit the world has made some changes to normal activities in society. Changes that occur in the world of education are the implementation of distance learning or online classes. The purpose of this community service is to provide training on the use of the LMS Learning Management System to improve teacher competence in managing online classes during the Covid-19 pandemic. The methods used in this activity include (1) preparation of guide modules and training on the use of LMS, (2) providing training in basic knowledge regarding the use of LMS, (3) providing an overview of the experience of how the process of implementing learning using LMS, and (4) discussion and question and answer. The target of this activity is academics, be it teachers, lecturers, prospective teachers/students, and the general public throughout Indonesia. The participants of the activity were 435 people. Based on a survey using Google Forms regarding the benefits of the training, most of the participants stated that this training was very useful and contributed to improving the knowledge and abilities of teachers or instructors in using LMS as an interactive and fun online learning medium in the teaching and learning process. 
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Sebagai Upaya Peningkatan Budaya Literasi di Kalangan Guru Matematika SMP Kabupaten Banjar Mayang Gadih Ranti; Dina Huriaty; Muhammad Rizki Zulkarnain
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i3.2511

Abstract

Budaya Literasi di kalangan guru cenderung masih rendah. Hal ini terlihat dari rendahnya jumlah publikasi artikel ilmiah guru pada jurnal. Kendala utama yang dihadapi guru dalam menulis artikel adalah kurangnya wawasan dan keterampilan guru dalam mengungkapkan ide-ide yang merka miliki ke dalam bentuk artikel. Hal yang sama juga terjadi pada guru matematika SMP Kabupaten Banjar. Tujuan kegitan pengabdian ini adalah membantu para guru matematika SMP di Kabupaten Banjar untuk dapat menghasilkan artikel ilmiah yang dipublikasi di jurnal. Metode pengabdian yang digunakan adalah workshop dan pendampingan. Workshop dan pendampingan dilakukan mulai dari menulis artikel ilmiah, mensubmit artikel ke jurnal, merevisi artikel berdasalkan haril review dan mempubikasikannya di jurnal. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 13 orang. Bersadarkan hasil kegiatan, diperoleh adanya peningkatan persentase kemampuan pemahaman penulisan artikel ilmiah guru sebesar 16,2%, yaitu dari 52% menjadi 68,2%. Selain itu 82% guru merespon positif kegiatan. Produk yang dihasilkan yaitu 3 (tiga) artikel yang dihasilkan para guru yang dapat dipublikasi pada jurnal nasioanal terakreditasi Sinta 3 dan Sinta 5, maupun yang tidak terakreditasi. Teacher’s literacy culture is still low. There is a lack number of the article produced by teachers. The main obstacle for teachers in writing articles is the lack of knowledge and skill in writing articles in a journal. Teachers have a research result, but they have difficulties expressing their idea in an article. It also happens to the mathematics teacher of Junior High School of Banjar Regency. This activity aimed to help junior high school teachers of Banjar Regency write an article and publish it in a journal.  The methods of this activity were workshop and guidance. Workshop and guidance are given to the teacher from writing the article, submitting it to the journal, revising it based on the reviewer result, and publishing it to the journal. There were 13 participants. Based on activity results, there was an enhancement of the percentage of teacher’s understanding about writing articles in a journal as much 16,2% from 52% to 68,2%. Besides that, there is a good response of teachers to activity as much 82%. Several teacher’s articles were published in accredited national journals Sinta 3 and Sinta 5 and non-accredited journals. 
Pelatihan Penggunaan Google Classroom dan Edmodo di Lingkungan Lahan Basah Pada Guru MGMP IPA Kabupaten Barito Kuala Zainuddin Zainuddin; Misbah Misbah; Muhammad Rizki; Fauzia Dwi Sasmita; Faisal Rahman; Erlena Noviyani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i3.3368

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis respon peserta PkM dalam mengikuti pelatihan penggunaan e-learning melalui Google Classroom dan Edmodo di lingkungan lahan basah. Pelatihan dilaksanakan secara daring yang diikuti 23 orang peserta, yakni guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Batola. Pelaksanaan pelatihan melalui media daring dilaksanakan sebanyak dua pertemuan, masing-masing untuk pelatihan menggunakan Google Classroom dan Edmodo. Adapun hasil kegiatan pengabdian ini adalah: 1) dihasilkannya bahan ajar yang diintegrasikan melalui Google Classroom dan Edmodo di  lingkungan lahan basah, dan 2) kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik pada aspek bagian keahlian dan kesiapan, kegunaan materi, dan kesesuaian pelaksanaan pelatihan (pertemuan pertama). Sedangkan pada aspek kesesuaian pelaksanaan pelatihan (pertemuan kedua), materi yang disampaikan, dan fasilitas yang diberikan mendapatkan respon yang baik dari peserta. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari peserta kegiatan. Melalui PkM ini dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru MGMP IPA Kabupaten Barito Kula dalam hal penggunaan e-learning melalui Google Classroom dan Edmodo di lingkungan lahan basah.This Community Service activity aims to analyze the response of the community service participants in participating in training on the use of e-learning through Google Classroom and Edmodo in a wetland environment. The training was conducted online by 23 participants, namely teachers from the IPA MGMP in Batola Regency. The training through online media was held in two meetings, one each for training using Google Classroom and Edmodo. The results of this service activity are 1) the production of teaching materials that are integrated through Google Classroom and Edmodo in a wetland environment, and 2) This activity received a very good response on the aspects of the expertise and readiness section, the usefulness of the material, and the suitability of the training implementation (first meeting). Meanwhile, in the suitability of the training implementation (second meeting), the material presented and the facilities provided received a good response from the participants. Thus it can be concluded that this activity received a good response from the activity participants. Through this community service, it is possible to improve the pedagogic competence of MGMP IPA teachers in Barito Kula Regency in terms of using e-learning through Google Classroom and Edmodo in a wetland environment.
Upaya Penghematan BBM dan Pengurangan Emisi Gas Buangan Kendaraan Bermotor dengan Minyak Atsiri di Fakultas Ilmu Sosial UNNES Ariyani Indrayati; Aprillia Findayani; Anggi Septia Purnama; M. Usman Zakaria
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i3.3328

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan keterampilan cara menghemat BBM, mengurangi emisi gas buangan kendaraan bermotor dan menumbuhkannya sebagai perilaku peduli lingkungan. Metode pengabdian menggunakan prosedur kegiatan, didahului dengan menghubungi kelompok mahasiswa di FIS UNNES melalui tautan (link) pendaftaran (goole form). Langkah kedua membuat kesepakatan tempat dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Ketiga, menjaring dan mengkader tutor sebaya (peer tutor) mahasiswa yang mewakili masing-masing kelompok kegiatan. Teknik pengabdian masyarakat menggunakan pembelajaran atau kuliah di wa (whatsapp) disingkat kulwa. Kulwa diisi oleh tim pengabdi dibantu tutor sebaya. Sasaran pembelajaran adalah civitas akademika FIS UNNES yang diundang melalui undangan khusus pada saat pelatihan dan pada saat praktek (implementasi). Keberlanjutan program dilakukan dengan melakukan monitoring dan evaluasi efektifitas hasil penghematan BBM dan penurunan emisi gas buang kendaraan menggunakan minyak atsiri, dengan menggunakan survey on line. Survei ini dilakukan seminggu setelah implementasi selasai dijalankan. This community dedication has objectives to provide skills on saving fuel, reducing motor vehicle exhaust emissions, and growing it as a caring environment behaviour. The community dedication method uses the activity procedure, preceded by contacting the student group in the FIS UNNES through the registration link (google form). The second step is to make an agreement on the place and schedule for the implementation of the activity—third, capturing several students representing each activity group to be peer tutors. The community dedication technique used WhatsApp lecturing (Kulwa). Whatsapp lecturing delivery by the team whom do community dedication dan helped by peer tutor. The target people are the academic community of FIS UNNES, who will be invited by special invitation during the coaching and practice implementation. Program sustainability is carried out by monitoring and evaluating the effectiveness of fuel savings and reduction of vehicle exhaust emissions with atsiri oil by using an online survey (from data analysis by online survey). This monitoring survey will do in one week after the practice finish to implement.  
Pelatihan E-learning Google Classroom Bagi Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Banjarmasin Utara Agus Hadi Utama; Hamsi Mansur; Sulistyo Rini; Adrie Satrio
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.3722

Abstract

Berdasarkan hasil inisiasi pengamatan lembaga mitra yang dilakukan oleh tim Pengabdian Masyarakat Prodi Teknologi Pendidikan FKIP ULM, terungkap bahwa banyak guru yang masih minim dalam melaksanakan pembelajaran daring/jarak-jauh atau E-learning di masa pandemi COVID-19. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru untuk mengembangkan dan mengoptimalkan konten dan fitur-fitur E-learning platform Google classroom. Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui kondisi faktual pelaksanaan pembelajaran daring/pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis Google classroom di lembaga mitra. 2) melaksanakan program pelatihan mengembangkan konten dan optimalisasi penggunaan fitur-fitur Google classroom pada lembaga mitra. 3) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam pengembangan konten dan optimalisasi penggunaan fitur-fitur Google classroom melalui desiminasi E-book praktis bagi lembaga mitra. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan mengadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi tiga tahapan, yaitu: perencanaan program, pelaksanaan program, observasi dan evaluasi program/refleksi. Hasil penelitian menunujukkan kondisi faktual pembelajaran daring/ PJJ atau penggunaan E-learning Google classroom di SDN Kec. Banjarmasin Utara adalah sebagai berikut: 1) kondisi faktual pelaksanaan pembelajaran daring/PJJ menggunakan E-learning terungkap bahwa guru-guru SDN Kec. Banjarmasin Utara sudah terbiasa mengembangkan konten pembelajaran Google classroom, seperti: Power point, Youtube, dan Portable document format, sehingga program pelatihan difokuskan kepada optimalisasi penggunaan fitur-fitur Google classroom dan desiminasi produk E-book praktis penggunaan Google classroom bagi lembaga mitra. Pelatihan pengembangkan konten dan optimalisasi fitur-fitur Google classroom dibagi kedalam lima sesi, yaitu: 1) pengantar Google classroom, 2) mengakses Google classroom dan membuat kelas, 3) Video streaming, 4) Classwork material: Assignment, Quiz, Question, 5) People: Grade & Grading.     Based on the results observations of partner institutions conducted by the researcher team of the education technology study program, Universitas Lambung Mangkurat, it was revealed that teachers are still lacking in carrying out online/distance learning during the COVID-19 pandemic because the teacher's lack of knowledge and skills to develop and optimize the content and features by using google classroom. This research activity aims 1) to know the actual condition of implementing online/distance learning using google classroom. 2) implement a training program to develop content and optimize the use of google classroom features. 3) to improve teachers' knowledge and skills in content development and optimization the use of google classroom features using e-books usage guides for partner institutions. Implementing the training program uses three stages: 1) program planning, 2) program implementation and 3) program evaluating/reflections. The results of the study showed the factual condition of online/distance learning using google classroom at elementary school North Banjarmasin district is as follows: 1) the implementation of online/distance learning revealed that teachers at elementary school North Banjarmasin district is accustomed to developing google classroom learning content, such as PowerPoint, YouTube, and portable document formats so that the training program is focused on optimizing the use of google classroom features using e-books usage guides for partner institutions. The content development training and optimization of google classroom features are divided into five sessions: 1) introduction to google classroom, 2) access google classroom and create classes, 3) video streaming, 4) classwork material: assignment, quiz, question, 5) people: grade & grading. 
Workshop Penulisan Skripsi bagi Mahasiswa Calon Sarjana Lutfiyanti Fitriah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.3594

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswa calon sarjana dalam menulis skripsi melalui kegiatan workshop. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Peserta pengabdian adalah 82 orang mahasiswa. Kegiatan workshop berjalan dengan berhasil dan lancar. Berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan peserta sangat puas dengan kegiatan ini yang ditandai dengan skor rata-rata kepuasan sebesar 4,56 dengan kategori sangat baik.  Hasil dari kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi serta melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswa menulis skripsi.  Community service aimed to train and develop the competence of undergraduate students to write a thesis through a workshop. The methods used in this service were lectures, questions, and assignments. The service participant were 82 students. The workshop went successful and smoothly. Based on those activities, participants were satisfied with this workshop with an average satisfaction of 4.46 with a very good category. This service can help motivate students to finish their thesis and train and develop their competence to write a thesis. 
Pelatihan Pembelajaran STEAM bagi Guru IPA SMP di Kalimantan Timur Shelly Efwinda; Riskan Qadar; Nita Rananda; Fanzuruni Fauhatun Mabrurah; Rahman Setiyawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.4074

Abstract

Tujuan Pelatihan Pembelajaran STEAM bagi Guru IPA SMP di Kalimantan Timur adalah agar guru dapat memiliki keterampilan membuat proyek pembelajaran IPA jenjang SMP dan sederajat dengan mengintegrasikan bidang Science, Technology, Engineering, Art. dan Mathematics. Pelatihan diselenggarakan selama lima hari, mulai tanggal 22 hingga 26 Juni 2021 dan diikuti oleh 10 guru IPA SMP dan sederajat di Kalimantan Timur. Indikator keberhasilan kegiatan dirumuskan: 1) 80% peserta atau sebanyak 8 peserta hadir dalam pelatihan, 2) terlaksananya seluruh kegiatan pelatihan, 3) 70% peserta atau sebanyak 7 peserta mampu membuat proyek STEAM dan menyusun laporan; serta 4) respon positif dari peserta kegiatan. Instrumen yang digunakan antara lain soal pre-test dan post-test pemahaman pembelajaran berbasis STEAM serta angket respon peserta. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan meliputi: 1) Tahap persiapan; 2) Tahap pelaksanaan; 3) Tahap monitoring, evaluasi dan pelaporan. Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan pelatihan mencapai seluruh indikator keberhasilan kegiatan yaitu: 1) seluruh peserta yang diundang hadir dalam pelatihan yaitu sebanyak 10 orang, 2) seluruh kegiatan pelatihan dapat terlaksana sesuai jadwal, 3) 80% peserta mampu membuat proyek dan menyusun laporan yaitu sebanyak 8 orang, serta 4) diperoleh respon positif dari peserta kegiatan, hasil angket respon berada pada kategori sangat baik dengan persentase sebesar 95%. The purpose of the STEAM Learning Training for Junior High School Science Teachers in East Kalimantan is to have the skills to create science learning projects by integrating the fields of Science, Technology, Engineering, Art. and Mathematics. The training was held for five days, from 22 to 26 June 2021 and was attended by ten junior high school science teachers in East Kalimantan. The indicators for the success of the activities were formulated: 1) 80% of participants or as many as 8 participants attended the training, 2) the implementation of all training activities, 3) 70% of participants or as many as 7 participants were able to do STEAM projects and compile reports, and 4) positive response from activity participants. The instruments used include pre-test and post-test questions on understanding STEAM-based learning and participant response questionnaires. Implementing the training activities includes 1) Preparation stage; 2) Implementation stage; 3) Monitoring, evaluation and reporting stages. The results of the evaluation show that the training activities achieved all indicators of activity success, namely: 1) all participants invited to attend the training were 10 participants, 2) all training activities were carried out according to schedule, 3) 80% of participants were able to do projects and compile reports, which amounted to 8 participants, and 4) a positive response was obtained from the activity participants, the results of the response questionnaire were in the very good category with a percentage of 95%. 
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Powtoon Bagi Guru Madrasyah Aliyah Amuntai Harja Santana Purba; Novan Alkaff Bahraini Saputra; Muhammad Hifdzi Adini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.3907

Abstract

: Pandemi Covid-19 menyebabkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi pilihan yang harus diambil oleh para guru. Kekurangan pada PJJ ini salah satunya adalah terbatasnya cara penyampaian materi yang menarik kepada siswa oleh guru. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dikembangan media pembelajaran yang menarik. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah Powtoon. Powtoon adalah aplikasi berbasis web yang dapat menghasilkan media pembelajaran berbentuk video animasi. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan pengembangan media pembelajaran yang menarik menggunakan Powtoon. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, antara lain (1) penyusunan modul panduan dan pelatihan penggunaan Powtoon, (2) memberikan pelatihan pengetahuan mendasar mengenai penggunaan Powtoon, (3) memberikan gambaran cara menerbitkan media pembelajaran yang dihasilkan Powtoon, dan (4) diskusi dan tanya jawab. Sasaran kegiatan ini adalah para guru pengampu mata pelajaran yang berbeda-beda dan tersebar di 4 sekolah Madrasyah Aliyah di Amuntai berjumlah 27 orang. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, sebagian besar peserta menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat dan berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam menggunakan aplikasi Powtoon. Powtoon dinilai mampu digunakan sebagai alat untuk mengembangkan media pembelakaran yang menarik dan menyenangkan.The Covid-19 pandemic has made Distance Learning a choice that teachers must take. One of the shortcomings of this distance learning is the teacher's limited way of delivering interesting material to students. To overcome this, it is necessary to develop interesting learning media. One application that can be used is Powtoon. Powtoon is a web-based application that can produce learning media in the form of animated videos. The purpose of this service is to provide training in the development of interesting learning media using Powtoon. The methods used in this activity include (1) preparation of guide modules and training on the use of Powtoon, (2) providing training in basic knowledge on the use of Powtoon, (3) providing an overview of how to publish learning media produced by Powtoon, and (4) discussion and question and answer. This activity targets teachers who support different subjects and are spread across 4 Madrasah Aliyah schools in Amuntai, totalling 27 people. Based on the survey results, most of the participants stated that this training was very useful and contributed to improving the knowledge and skills of teachers in using the Powtoon application. Powtoon is considered capable of being used as a tool to develop interesting and fun learning media. 
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Guru untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Pembelajaran Kimia Bagi Guru Kimia Se-Kalimantan Selatan Almubarak Almubarak; Mahdian Mahdian; Muhammad Kusasi; Bambang Suharto; Parham Saadi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2757

Abstract

Pembelajaran kimia sangat sensitif terhadap perspektif peserta didik. Ketika peserta didik tidak diarahkan dengan tepat maka akan berpeluang munculnya miskonsepsi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah 1) mendeskripsikan cara meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik, dan 2) efektivitas pelatihan yang dilakukan terhadap peningkatan kemampuan guru dalam mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik. Pelatihan ini diikuti oleh guru SMA yang tergabung dalam MGMP guru kimia. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara agar memeproleh informasi yang jelas dari para responden. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi selama proses kegiatan. Hasil kegiatan PkM diperoleh bahwa cara untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik yakni, 1) mengembangkan suatu tes diagnostik berbasis pilihan ganda/essai, 2) melakukan tes diagnostik kepada peserta didik baik sebelum ataupun sesudah proses pembelajaran, dan 3) menyajikan materi kimia dengan mengintegrasi fenomena atau kehidupan sehari-hari. Kemudian, efektivitas pelatihan yang dilakukan terhadap peningkatan kemampuan guru dalam mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik yakni dengan menyajikan konsep belajar kimia berbasis kimia representasi. Kegiatan ini menjadi salah satu strategi dalam mereduksi miskonsepsi peserta didik. Chemistry learning is very sensitive to students' perspectives. When students are not appropriately directed, there will be opportunities for misconceptions to arise. The objectives of this Community Service activity are 1) to describe how to improve the teacher's ability to identify student misconceptions, and 2) the effectiveness of the training carried out to increase the teacher's ability to identify student misconceptions. This training was attended by high school teachers who are members of the chemistry teacher MGMP. Data collection techniques are documentation, observation, and interview techniques to obtain clear information from the respondents. The data analysis technique uses qualitative analysis to describe the phenomena that occur during the activation process. The results of the community service activity showed that the ways to improve the teacher's ability to identify students' misconceptions were, 1) developing a multiple-choice/essay-based diagnostic test, 2) conducting diagnostic tests to students both before and after the learning process, and 3) presenting chemistry material by integrating phenomena of everyday life. Then, the effectiveness of the training carried out on improving the ability of teachers to identify students' misconceptions is by presenting the concept of learning chemistry based on representational chemistry. This activity is one of the strategies in reducing students' misconceptions.  
Pelatihan Pembuatan Media Articulate Storyline di Lingkungan Lahan Basah Bagi Guru MGMP IPA Kabupaten Barito Kuala Zainuddin Zainuddin; Mastuang Mastuang; Misbah Misbah; Sulastri Wulan Dari; Aulia Agustina; Amirul Azis Anshari Mudha; Nana Sophia Lazuardi; Syahwarunna Dwipa Andiantosa
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.4331

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru MGMP IPA Kabupaten Batola dalam hal pembuatan media pembelajaran melalui Articulate Storyline di lingkungan lahan basah. Pelatihan dilaksanakan secara daring yang diikuti 24 orang peserta, yakni guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Batola. Metode kegiatan pengabdian ini  meliputi: perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Pelaksanaan pelatihan secara luring dilaksanakan sebanyak dua pertemuan, yang terdiri dari konseptual dan praktik pembuatan media menggunakan Articulate Storyline. Angket digunakan untuk mengukur respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan. Adapun hasil kegiatan pengabdian ini adalah: 1) dihasilkannya media pembelajaran melalui Articulate Storyline di  lingkungan lahan basah, dan 2) kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik pada bagian keahlian dan kesiapan 94,00%, pada kegunaan materi yang disampaikan mendapatkan respon sangat baik 91,33%, dan kesesuaian pelaksanaan pelatihan mendapatkan respon baik 89,50%,materi yang disampaikan 90,00%, dan fasilitas yang diberikan 92,00%mendapatkan respon yang sangat baik.This service activity aims to improve the pedagogic competence of the IPA MGMP teachers in Batola Regency to make learning media through Articulate Storyline in a wetland environment. The training was conducted online by 24 participants, namely teachers from the IPA MGMP in Batola Regency. The method of this service activity includes planning, action, observation, evaluation, and reflection. The offline training was carried out in two meetings, consisting of conceptual and practical media creation using Articulate Storyline. Questionnaires are used to measure participants' responses to the implementation of activities.The results of this service activity are: 1) the production of learning media through Articulate Storyline in a wetland environment, and 2) this activity gets a very good response in the expertise and readiness section of 94.00%, on the usefulness of the material presented gets a very good response 91 .33%, and the suitability of the training implementation got a good response 89.50%, the material delivered 90.00%, and the facilities provided 92.00% got a very good response. 

Page 8 of 68 | Total Record : 680