cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 680 Documents
Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Kahoot! Untuk Guru SD di Kabupaten Tanah Bumbu Mitra Pramita; R Ati Sukmawati; Muhammad Hifdzi Adini; Ilahidah Fah Ngestu; Thari Maulida Noorsafitri
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.3854

Abstract

Permasalahan yang dialami guru-guru di sekolah mitra yaitu kurangnya pengetahuan terhadap teknologi dalam pembelajaran yang dapat membantu pekerjaan guru menjadi lebih mudah dan menarik. Hal ini menjadi catatan untuk guru agar bisa membuat pembelajaran yang menarik dan lebih kreatif. Pada pembelajaran maupun latihan evaluasi guru bisa memberikan pembelajaran yang menarik dan kreatif dengan menggunakan aplikasi. Aplikasi yang memungkinkan untuk guru salah satunya adalah Aplikasi Kahoot!. Penggunaan aplikasi Kahoot! yang memanfaatkan teknologi dirasa akan lebih menarik dan efisien dibandingkan peserta didik harus menuliskan jawabannya dikertas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Aplikasi Kahoot! sebagai media evaluasi yang dapat digunakan oleh guru-guru SD di Kabupaten Tanah Bumbu dalam pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Juni 2021 secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan dihadiri oleh 29 orang guru SD di Kabupaten Tanah Bumbu. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan untuk guru-guru SD di Kabupaten Tanah Bumbu yaitu pelatihan dapat memberikan manfaat, pemahaman dan kemampuan guru dalam membuat media evalusi menggunakan aplikasi Kahoot! melalui keterlibatan secara aktif dan rata-rata peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan yang diberikan.The problem experienced by teachers in partner schools is the lack of knowledge of technology in learning that can help teachers' work become more accessible and more interesting. This is a record for teachers to be able to make learning exciting and more creative. In learning and evaluation exercises, teachers can provide interesting and creative learning by using applications. The application that allows for teachers of them is the Kahoot! Application. Kahoot Applications that utilize technology are felt to be more attractive and efficient than learners must write the answers on the thread. This devotional activity aims to provide knowledge about Kahoot Application as an evaluation medium that elementary teachers can use in Tanah Bumbu Regency in learning. On Wednesday, June 23, 2021, the training was face-to-face by complying with health protocols attended by 29 elementary school teachers in Tanah Bumbu Regency. The methods used are lecture methods, demonstration methods, discussions and Q&A. The results of activities that have been carried out for elementary school teachers in Tanah Bumbu Regency, namely training, can provide benefits, understanding and ability of teachers in making evalusion media using kahoot application through active involvement and the average participant gives a positive response to the training provided. 
Pelatihan Pembuatan E-Modul Menggunakan eXe-Learning di Lingkungan Lahan Basah Rusmansyah Rusmansyah; Abdul Hamid; Misbah Misbah; Lili Rahmawati; Rima Sugianti; Ahmad Baihaqi; Eka Parida; Mahda Mahda; Galuh Fitri Ari Kirana
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.4334

Abstract

Masih banyak guru yang belum memahami tentang pembuatan e-modul. Selain itu juga belum banyak yang mengetahui mengenai aplikasi yang dapat digunakan dalam pembuatan e-modul. Hal ini melatarbelakangi dilakukan pelatihan pembuatan e-modul menggunakan eXe-learning di lingkungan lahan basah. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para guru dalam membuat e-modul menggunakan eXe-learning di lingkungan lahan basah. Selain itu juga untuk mengetahui respon guru dalam mengikuti pelatihan. Peserta pelatihan ini ialah 23 orang guru kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik secara langsung dalam membuat e-modul dengan menggunakan eXe-learning. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru tentang pembuatan e-modul menggunakan eXe-learnig dan respon guru terhadap kegiatan pelatihan minimal memiiki kategori baik. Pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman guru tentang pembuatan e-modul menggunakan eXe-learning. Produk e-modul yang dihasilkan dapat digunakan dalam membantu proses pembelajaran.  There are still many teachers who do not understand about making e-modules. In addition, not many people know about applications that can be used in making e-modules. So that training on making e-modules using eXe-learning is carried out in a wetland environment. This training activity aims to improve teachers' understanding of making e-modules using eXe-learning in a wetland environment. In addition, to find out the teacher's response in participating in the training. The training participants were 23 teachers of the Chemistry Subject Teacher Consultation Group (MGMP) in Hulu Sungai Utara (HSU) District. Training activities are carried out through lectures, discussions and direct practice in e-modules using eXe-learning. Based on the training results, it was found that there was an increase in teachers' understanding of making e-modules using eXe-learning, and the teacher's response to training activities had at least a good category. This training can improve teachers' understanding of making e-modules using eXe-learning. The resulting e-module product can be used to assist the learning process. 
Pendampingan Pembuatan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasiskan Keterampilan (Skill-Based) dengan Menggunakan Teknologi Rina Listia; Noor Eka Chandra; Elsa Rosalina; Eka Puteri Elyani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2742

Abstract

Pendidikan tak bisa lepas dari proses belajar mengajar karena sejatinya pendidikan adalah wadah resmi untuk mendapat ilmu. Revolusi Industri 4.0 dan tren pengajaran Abad 21 membuat semua guru dan para pendidik harus memperbaharui cara mengajar mereka. Proses pengajaran yang erat kaitannya dengan subjek pengajaran membuat para pendidik harus senantiasa belajar lebih dalam tentang teknologi dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran dalam jaringan (online) datang sebagai solusi, dan teknologi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tren pembelajaran baru ini. Pembelajaran dalam jaringan (online) ini menjadi sangat dibutukan dalam beberapa waktu terakhir dikarenakan adanya wabah COVID-19. Pendidikan terdampak dengan adanya peraturan LFH (learning from home) dan WFH (work from home). Dampaknya, keadaan ini memaksa para guru melakukan pengajaran jarak jauh/online yang tentu saja tidak bisa lepas dari penggunaan teknologi. Pembelajaran dalam jaringan (online) memerlukan bahan ajar yang cocok serta bahan ajar yang dapat dibuat melalui bantuan teknologi. Guru-guru Bahasa Inggris yang mengajar di SMK Banjarbaru masih kekurangan informasi mengenai penyusunan bahan ajar Bahasa Inggris berbasiskan keterampilan (skill-based) yang menggunakan teknologi sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan langkah untuk melakukan pendampingan pada para guru untuk dapat mendesain bahan ajar yang sesuai dengan subjek pelajaran pada siswa SMK yang berbasis keterampilan dengan bantuan teknologi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu berupa penyampaian tentang materi bahan ajar, kemudian praktik pembuatan bahan ajar dan evaluasi dari bahan ajar yang dihasilkan para peserta selama pelatihan oleh narasumber. Sasaran dari kegiatan ini yaitu para guru Bahasa Inggris yang mengajar di SMK se-kota Banjarbaru yang berjumlah 35 peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa bahan ajar bahasa Inggris yang mengintegrasikan teknologi didalamnya yang dibuat oleh para peserta. Education cannot be separated from the teaching and learning process because education is an official place to gain knowledge. The Industrial Revolution 4.0 and the 21st Century teaching trends make all teachers and educators have to update their teaching methods. The teaching process which is closely related to the teaching subject makes teachers and educators constantly learn more about technology in the teaching and learning process. Online learning is coming as a solution, and technology is an integral part of this new learning trend. Online learning has become very necessary in recent times due to the COVID-19 outbreak. Education is impacted by the existence of LFH (learning from home) and WFH (work from home) regulations. As a result, this situation forces teachers to conduct distance/online teaching which of course cannot be separated from the use of technology. Online learning requires suitable teaching materials and teaching materials that can be made through technology assistance. English teachers who teach at SMK Banjarbaru still lack information about the preparation of skill-based English teaching materials that use technology so that the existence of this community service activity is a step to provide assistance to teachers to be able to design appropriate teaching materials with the subject of skills-based vocational school students with the help of technology. The methods used for this training are first explaining about teaching material, second, practice to make teaching material which integrated with technology, and last, evaluation from the speaker to fix the teaching materials which is made by the participants. The participants for this community service are 35 English vocational high school teachers in Banjarbaru. The result of this community service was teaching materials which integrated with technology designed by the participants.
Bimbingan Teknis RPP Bermuatan Karakter Rasa Ingin Tahu, Kreatif, dan Komunikatif Bagi Guru SMPN 1 Paramasan Chairil Faif Pasani; Mella Mutika Sari; Ratna Yulinda
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2571

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan bimbingan dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bermuatan karakter rasa ingin tahu, kreatif, dan komunikatif bagi guru SMPN 1 Paramasan. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hasil diskusi bersama 15 orang guru diperoleh informasi bahwa para guru belum pernah menyusun RPP bermuatan kemampuan karakter rasa ingin tahu, kreatif, dan komunikatif. Guru-guru masih dominan terfokus pada kemampuan kognitif dalam menyusun RPP. Metode Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan pada beberapa langkah kegiatan observasi, persiapan, penyusunan panduan bimbingan teknis penyusunan RPP, pelaksanaan bimbingan teknis, dan evaluasi kegiatan. RPP yang disusun pada kegiatan ini menyesuaikan dengan kemampuan peserta didik dan kondisi lingkungan sekolah. Setelah dilakukan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini, guru-guru mendapatkan informasi karakter rasa ingin tahu, kreatif dan komunikatif; guru-guru mampu mendeskripsikan indikator dari karakter rasa ingin tahu, kreatif dan komunikatif sebagai amanat dari kurikulum 2013; dan guru-guru mampu menyusun lembar penilaian karakter peserta didik dalam proses pembelajaran. The purpose of this activity is to provide information and guidance in preparing a Learning Implementation Plan (RPP) filled with curiosity, creative, and communicative characters for teachers of SMPN 1 Paramasan. This activity was carried out based on the results of discussions with 15 teachers, it was obtained information that the teachers had never prepared lesson plans containing the character abilities of curiosity, creativity, and communicativeness. Teachers are still dominantly focused on cognitive abilities in preparing lesson plans. Methods The implementation of this activity is based on several steps of observation, preparation, preparation of technical guidance guidelines for preparing RPP, implementation of technical guidance, and evaluation of activities. The lesson plans prepared in this activity are adjusted to the abilities of students and the conditions of the school environment. After carrying out this technical guidance (bimtek) activity, teachers get information on the character of curiosity, creativity and communicativeness; teachers are able to describe indicators of the character of curiosity, creative and communicative as the mandate of the 2013 curriculum; and teachers are able to compile student character assessment sheets in the learning process.
Pembinaan Teknik Dasar Latihan Cabang Olahraga Atletik National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan Akhmad Amirudin; Sarmidi Sarmidi; M.Rafi'i M.Rafi'i
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2659

Abstract

NPC (National Paralimpic Committe) kalimantan selatan merupakan salah satu kontingen yang akan berlaga pada Pekan Paralympian Nasional XVI (PEPARNAS) XVI Papua. Atlet yang sering latihan di lapangan masih banyak yang tidak sesuai dengan teknik yang benar dalam melakukan teknik gerakan seperti berlari, melompat dan melempar, sehingga pelaksana pengabdian masyarakat bermaksud membimbing dan memperbaiki teknik dasar gerakan menjadi benar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan atlet dalam melakukan gerakan teknik berlari, melompat dan melempar. Metode yang digunakan berupa bimbingan dan latihan teknik dasar gerakan nomor atletik. Peserta kegiatan adalah atlet cabang olahraga Atletik NPC (National Paralimpic Committe) atau Paralympian Pelatprov Kalimantan Selatan berjumlah 29 orang. Instrumen yang digunakan sebelum memberikan bimbingan teknis yaitu melalui tes.  Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif terhadap para atlet yaitu meningkatnya keterampilan dalam melakukan gerakan nomor atletik, Atlet berlari, melompat dan melempar sudah sesuai dengan teknik yang diharapkan, sehingga gerakan yang dilakukan lebih efektif dan efisien. The South Kalimantan NPC (National Paralympic Committee) is one of the contingents that will compete in the XVI National Paralympian Week (PEPARNAS) XVI Papua. Athletes who often practice in the field are still not following the correct technique in performing movement techniques such as running, jumping and throwing, so that community service implementers intend to guide and improve the basic techniques of movement to be correct. This activity aims to improve the athlete's skills in running, jumping, and throwing techniques. The method used is in the form of guidance and training in basic techniques of athletic number movement. Participants in the activity were athletes from the NPC Athletic (National Paralympic Committee) or Paralympian Pelatprov South Kalimantan, totalling 29 people. The instrument used before providing technical guidance is through a test. The results of this community service activity positively impact athletes, namely increasing skills in performing athletic number movements, athletes running, jumping, and throwing according to the standard technique so that the movements carried out are more effective and efficient. 
Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor melalui Konsep Fisika Terpadu di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Amiruddin Hatibe; Muslimin Muslimin; Muhammad Syarif; Haeruddin Haeruddin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2748

Abstract

Bencana longsor merupakan salah satu peristiwa alam yang paling umum terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya penambahan wawasan masyarakat tentang mitigasi bencana alam melalui kegiatan sosialisasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menambah wawasan pengetahuan fisika, teknik peringatan dini, dan mengenalkan faktor-faktor pendorong dan penghambat terjadinya bencana alam pada masyarakat Kecamatan Palolo. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang.  Metode yang digunakan adalah sosialisasi bencana alam tanah longsor. Hasil pengabdian ini adalah bertambahnya wawasan pemahaman masyarakat terhadap konsep fisika terpadu terhadap kondisi topografi Kecamatan Palolo, teknik peringatan dini dalam mitigasi terhadap ancaman bencana alam tanah longsor, dan menemukan faktor pendorong berupa sifat gotong royong dalam menangani bencana alam tanah secara tradisional yang sudah tumbuh dalam masyarakat sebagai suatu kearifan lokal dan menjadi perhatian dalam sosialisasi. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pentingnya konsep fisika yang sederhana pada masyarakat dalam menangani bencana tanah longsor, diperlukannya peringatan dini yang bersifat mitigasi dari tanda-tanda alam, dan tetap melestarikan kearifan lokal gotong royong untuk menyelesaikan masalah masyarakat desa, serta pentingnya perangkat desa memotivasi masyarakat pada setiap kali kegiatan sosialisasi atau pertemuan desa secara melembaga.  Landslides are one of the most common natural events in Indonesia. Therefore it is necessary to increase public knowledge about natural disaster mitigation through socialization activity. This community service aimed to broaden the knowledge of physics, early warning techniques and recognize the driving and inhibiting factors of natural disasters in the people of Palolo Subdistrict. Fifty people attended this community service. The method used was the socialization of landslide natural disasters. The results of this community service were increasing community understanding of integrated physics concept of the topographic conditions of Palolo District, early warning techniques in mitigating the threat of landslides, and finding driving factors in the form of cooperation in dealing with traditional land disasters that have grown in society as local wisdom and concern in socialization. Based on the community service that has been carried out, it can be concluded that the importance of simple physics concepts for the community in dealing with landslide disasters, the need for early warning that is mitigating natural signs, and still preserving the local wisdom of cooperation which has been in solving problems of the village community, as well as the importance of village officials motivating the community at every socialization activity or institutionalized village meeting.
Pendampingan Wirausaha Pengrajin Musik Panting P.I.X Musik Kota Banjarmasin di Masa Covid 19 Muhammad Najamudin; Benny Mahendra
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2386

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada mayarakat ini yaitu:  untuk memberikan pemahaman mengenai kewirausahaan pengrajin alat tradisional musik panting (P.I.X) musik Kota Banjarmasin tentang wawasan kewirausahaan, cara mempromosikan dimasa pandemi covid 19, yang dimana penurunan omset pengrajin menurun sejak bulan Februari sampai Juni 2020. Hal ini dikarenakan menurunya produktivitas pertunjukan musik. Kegiatan dilakukan melalui pendampingan wirausaha pengrajin musik panting P.I.X musik di Kota Banjarmasin dari produksi, pemasaran hingga pengurusan hak merek dagang Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Metode program pengabdian kepada masyarakat berbasis kemitraan. Bentuk kegiatan pendampingan meliputi tahapan-tahan sebagai berikut; memberikan materi konsep wirausaha, melakukan pendampingan pemanfaatan media promosi dalam pemasaran produk, dan terdaftar di Hak Kekayaan Intelektul (HKI) sebagai merek dagang dengan merek P.I.X musik. Simpulan dalam pengabdian kepada masyarakat ialah proses pendampingan kewirausahaan pengrajin musik panting P.I.X musik berjalan dengan lancar dan meningkat omset penjualannya hingga mendapatkan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) merek dagang.The purpose of this community service assistance activity is to understand the entrepreneurship of the PIX music craftsmen in Banjarmasin regarding entrepreneurial insight, how to promote during the Covid 19 pandemic, in which the decline in artisans turnover decreased from February to June 2020. This is due to decreased productivity—music show. The activity's objective is to provide entrepreneurship assistance for P.I.X music artisans in Banjarmasin from production, marketing and IPR. Partnership-based community service program methods. Mentoring activities include the following stages; providing material on entrepreneurial concepts, assisting in promotional media in product marketing, and intellectual property rights (IPR). The conclusion in community service is the process of entrepreneurship assistance for P.I.X music artisans to run smoothly, and their sales turnover increases until they get IPR (Intellectual Property Rights). 
Pengaplikasian Pompa Air Otomatis di Pasar Sudimampir sebagai Bentuk Dukungan Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 Qamariah Qamariah; Wardiani Hiliadi; Setia Graha; Zuraidah Zuraidah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2492

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah pengaplikasian pompa air otomatis di pasar Sudimampir sebagai bentuk dukungan pencegahan penyebaran virus covid-19 di daerah Banjarmasin serta mengedukasi masyarakat/ pengunjung pasar mengenai tata cara cuci tangan yang benar melalui papan informasi yang dipasang pada tempat yang ditentukan. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah dinas perhubungan wilayah pasar lima (sudimampir) dikarenakan tempat pengaplikasian pompa tersebut ada di depan dermaga/ pelabuhan yang termasuk tempat dengan aktivitas yang cukup tinggi di wilayah tersebut. Metode kegiatan yang digunakan meliputi: 1) observasi awal, 2) pengaplikasian kegiatan, 3) evaluasi, dan 4) refleksi. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif menggunakan instrumen angket respon mitra dan pengunjung pasar terhadap kegiatan yang dilakukan. Adapun hasil kegiatan pengabdian ini berupa: 1) terpasangnya pompa air otomatis dan papan informasi tata cara mencuci tangan yang baik dan benar di daerah pasar serta 2) respon mitra dan pengunjung pasar terhadap kegiatan yang dilakukan 88,88% termasuk dalam kategori sangat baik dengan skor rata-rata sebesar 3,56 dari skor maksimal rata-rata 4. Indikator respon ini dilihat dari: 1) 86,67% termasuk dalam kategori sangat baik dalam keahlian dan kesiapan dari tim dalam kegiatan, 2) 92,50% termasuk dalam kategori sangat baik dari segi kegunaan dari alat yang diaplikasikan, 3) 97,50% termasuk dalam kategori sangat baik dalam kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat, dan 4) 78,75% termasuk dalam kategori baik dalam hal kesesuaian kegiatan dengan harapan masyarakat (mitra dan pengunjung). This activity aims to apply an automatic water pump in the Sudimampir market to prevent the spread of the Covid-19 virus in the Banjarmasin and educate the public/market visitors about washing hand procedures through information on a board installed someplace. The partner of this service activity is the Department of Transportation of the Pasar Lima area (Sudimampir) because the pump application location is in front of the pier/port, a place with quite high activity in the area. The activity methods used include 1) initial observation, 2) application of activities, 3) evaluation, and 4) reflection. The evaluation is used quantitatively using a questionnaire instrument of the responses of partners and market visitors to the activities carried out. The results of this service include 1) the installation of an automatic water pump and an information board for proper and correct handwashing procedures in the market area and 2) the response of partners and market visitors to the activities carried out by 88.88% including in the very good category with a score an average of 3.56 from the average maximum score 4. This response indicator is seen from: 1) 86.67% is included in the very good category that showed the expertise and readiness of the team in activities, 2) 92.50% is included in the category very good that showed terms of the usefulness of the tools applied, 3) 97.50% is included in the very good category that showed accordance with community needs, and 4) 78.75% is in the good category that showed terms of the suitability of activities with community expectations (partners and visitors).  
Penguatan Mental dalam Bertanding Pada Pemain Sepakbola Desa Mandiangin Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Nurdiansyah Nurdiansyah; Ramadhan Arifin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.2788

Abstract

Permasalah pada tim sepakbola Desa Mandiangin Kabupaten Banjar adalah sering merasa cemas saat memulai untuk bertanding, hal ini lah yang menjadi dasar untuk melaksanakan pengabdian masyarakat ini. Tujuan pengabdian msyarakat ini adalah penguatan mental dalam bertanding serta faktor-faktor yang mempengaruhi psikologis dalam pertandingan serta membentuk mental. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini yaitu metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Alat ukur yang digunakan dalam pengabdian ini berupa wawancara. Sasaran pengabdian masyarakat ini ada pemain sepakbola Desa Mandiangin Kabupaten Banjar yang berjumlah 18 orang. Hasil yang diperoleh yaitu diperolehnya pengetahuan dan cara untuk meningkatkan kepercayaan diri saat bertanding. Melalui kegiatan ini diperolehnya penguatan mental dalam bertanding serta faktor-faktor yang mempengaruhi psikologis dalam pertandingan serta membentuk mental.  The problem with the Mandiangin Village football team, Banjar Regency, is that they often feel anxious when competing; this is the basis for carrying out this community service. The purpose of this community service is mental strengthening in competing and the factors that psychologically affect the match and form mentality. The method used in implementing this service is the lecture, discussion and question and answer method. The measuring instrument used in this service is in the form of interviews. This community service is 18 people from Mandiangin Village, Banjar Regency. The results obtained are acquiring knowledge and ways to increase self-confidence when competing. Through this activity, mental strengthening in competition is obtained and factors that psychologically affect the match and form mentality.
Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat Pada Anak-anak di Masa Pandemi Dwimei Ayudewandari Pranatami; Hafidha Asni Akmalia; Ndzani Latifatur Rofiah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i4.3643

Abstract

Kemunculan virus Corona yang diawali dari tahun 2020 lalu membuat semua segi kehidupan terdampak. Penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk menekan angka kasus covid-19 di Indonesia. Tujuan dilaksanakan edukasi pola hidup bersih dan sehat pada anak-anak adalah untuk membimbing agar anak-anak lebih sadar dan berhati-hati dalam melakukan kegiatan di tengah pandemi sebagai bentuk pencegahan terhadap virus Corona. Pada kegiatan ini dilakukan edukasi terhadap anak-anak dengan metode pemberian materi, games dan praktik mencuci tangan dengan benar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anak dapat menjawab pertanyaan dan menyusun kata terkait pola hidup bersih dan sehat sehingga anak-anak mengetahui cara cuci tangan dengan baik, memilah sampah dan menjaga perilaku hidup sehat di rumah, di lingkungan serta di sekolah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat secara umum untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat demi meminimasilasi dan mencegah penularan virus Corona; membantu pemerintah dalam menggalakkan program pola hidup bersih dan sehat di masa pandemi; dan menginisiasi keberlanjutan program pola hidup bersih dan sehat di masyarakat. The emergence of the Coronavirus, which began in 2020, has affected all aspects of life. Implementing health protocols is one of the most effective ways to reduce the number of COVID-19 cases in Indonesia. The purpose of implementing clean and healthy lifestyle education for children is to guide them so that they are more aware and careful in carrying out activities during a pandemic as a form of prevention against the Coronavirus. In this activity, education was carried out for children to provide materials, games, and direct practice. After attending the education, the children become aware of washing their hands, sorting waste, and maintaining a healthy lifestyle at home, in the neighbourhood, and at school. This activity is also expected to encourage public awareness, in general, to implement a Clean and Healthy Lifestyle to minimize and prevent the transmission of the Coronavirus; assist the government in promoting the Clean and Healthy Lifestyle program during the pandemic, and initiate the sustainability of the Clean and Healthy Lifestyle program in the community. 

Page 9 of 68 | Total Record : 680