cover
Contact Name
Hadi Rianto
Contact Email
hdrianto@yahoo.com
Phone
+6281256972279
Journal Mail Official
hdrianto@yahoo.com
Editorial Address
IKIP PGRI Pontianak, Lantai Dasar Gedung B Jl Ampera No. 88 Kota Baru Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : 23378891     EISSN : 25989510     DOI : http://dx.doi.org/10.31571/pkn.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan berisikan tentang hasil penelitian pada bidang ke-PKN-an meliputi kajian tentang pendidikan, politik, HAM, startegi dan metode pembelajaran PKn
Articles 425 Documents
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 9 MATARAM Muhammad Ilham; Rispa Wati; Ahmad Fauzan; Edy Herianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembang pesatnya teknologi dan ilmu pengetahuan yang sangat terlihat pada abad 21 ini. Perkembangan tersebut juga mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan, yang ditandai dengan adanya model blended learning. Tujuan penelitian ini antara lain: 1) Untuk mengetahui pengaruh model campuran terhadap motivasi belajar kewarganegaraan murid dikelas VII di SMPN 9 Mataram, 2) Untuk mengetahui motivasi siswa kelas VII belajar kewarganegaraan di SMPN 9 Mataram. SMPN 9 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitiankuantitatif asosiatif dengan desain pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Mataram yang terdiri dari 9 kelas,dan sampelnya menggunakan 1 kelas menjadi 2 kelompok berdasarkan sesi perkenalan yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan survei. Teknik surve menggunakan pretest dan posttest, analisis data dengan pre-test yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas serta uji pengaruh dengan uji hipotesis menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan blended learning dilaksanakan dalam sesi dan disesuaikan dengan komponen utama blended learning. Bahwa motivasi belajar di kelas eksperimen lebih tinggi daripada di kelas control yaitu nilai pengaruh eksperimen (0,383) atau 38,8 persen pengaruh blanded terhadap motivasi belajar siswa. Dan didapat pengaruh dan dikelas kontrol (0,305) atau 30,5 persen pengaruh blanded terhadap motivasi belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa blended learningberpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.Kata Kunci : Model Blended Learning, Motivasi Belajar, dan Pembelajaran PPKn
MENGEMBANGKAN KARAKTER POSITIF SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA Dada Suhaida; Fenny Bardaningsih
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.3604

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan karakter positif siswa, dan hambatan dalam mengembangkan karakter positif siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sungai Raya. Metode yang digunakan adalah deskriptif pendekatan kualitatif dengan narasumber dua orang guru dan enam orang siswa, dengan alat pengumpul data panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa program kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan karakter positif siswa dapat dilakukan dengan latihan ketangkasan baris berbaris (LKBB), kegiatan perkemahan di alam terbuka, dan kegiatan penjelajahan, kegiatan tersebut dapat mengembangkan karakter positif siswa yakni mental yang kuat, mandiri, disiplin, tanggung jawab, gotong royong. Hambatan yang dihadapi yakni, masih rendahnya minat siswa untuk serius mengikuti kegiatan ektrakurikuler pramuka, dan masih lemah pula peran orang tua dalam memberikan motivasi kepada siswa agar aktif mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS VII DI SMP NEGERI 1 PETIR (PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SUB BAB PERAN DAERAH DALAM KERANGKA NKRI) Laela Chayarani; Ratna Sari Dewi; Wika Hardika Legiani
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.3227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis video dan mengetahui pengembangan, kelayakan serta kefektifan media pembelajaran berbasis video mata pelajaran PPKn kelas VII Sub Bab Peran Daerah Dalam Kerangka NKRI di SMP Negeri 1 Petir. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Petir pada tahun ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan adalah metode reseach and development (RD) yang dikembangkan oleh Sugiono, mengambil teori menurut Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahapan yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Petir tahun ajaran 2020/202. Kelayakan produk media pembelajaran berbasis video ini didasarkan pada hasil penilaian validasi oleh tiga ahli, dapat disimpulkan kualitas media pembelajaran berbasis video yang dikembangkan termasuk kategori sangat layak 88,33% dari ahli media, 84,21% dari ahli materi, 86,6% dari ahli bahasa, dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran berbasis video pada uji coba 32 responden sebesar 88,81% dengan kategori sangat layak. Dengan ini dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis video untuk peserta didik kelas VII layak digunakan.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI LESSON STUDY DENGAN METODE STORYTELLING Khristoforus Palli Ngongo; Geterudis Kerans
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5522

Abstract

Korupsi menjadi salah satu masalah yang sering diperbincangkan dan menjadi topic dalam berita utama di Indonesia. Korupsi dirasa sebagai karakter yangtelah berakar dibangsa ini dan pada tahun 2020 saja dalam semester pertama telah tercatat 169 kasus korupsi dan hal ini menunjukan begitu maraknya kasus ini di Indonesia. Pendidikan sebagai salah satu lembaga yang bertujuan mempersiapkan generasi penerus bangsa dituntut untuk dapat mengambil peran penting dalam membina anak bangsa sejak dini. Bertolak dari masalah tersebut penelitian ini Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) Mengembangkan cerita melalui Lesson Study untuk kemudian dapat digunakan dalam metode Stroritelling 2) Mengetahui validitas dan keterbacaan cerita yang dikembangkan melalui metode strotelling pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and development) dengan mengikuti 3 tahap Lesson Study yaitu tahap 1) tahap plan 2) tahap do. 3) tahap see.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cerita yang dikembangkan valid dan layak digunakan. Cerita yang dikembangkan dalam metode storitellyng sangat menarik dan mudah dipahami oleh siswa Sekolah dasar kelas IV.
Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023 Hadi Rianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5821

Abstract

EKSPLOITASI PEREMPUAN: STUDI DI DESA BANGKET PARAK Indah Ayuni; Lalu Sumardi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4768

Abstract

Eksploitasi merupakan kegiatan atau perbuatan yang dilakukan dengan tujuan agar bisa memperoleh suatu keuntungan. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana, (1) bentuk eksploitasi perempuan; (2) faktor-faktor apa saja yang menyebabkan banyaknya eksploitasi perempuan. Jenis penelitian ini termasuk kedalam jenis studi kasus.  Sumber data dari penelitian ini yaitu ibu-ibu rumah tangga yang pernah mengalami eksploitasi dan bapak-bapak yang pernah ditinggalkan istrinya menjadi TKW. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi (pengamatan. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model interaktif yang dikembangkan Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup tiga tahapan yaitu; kondensasi data ,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan metode tersebut diketahui bahwa ; (1) bentuk-bentuk eksploitasi perempuan tidak hanya dilihat dalam usaha memenuhi kebutuhan rumah tangga yang dilakukan dengan cara bekerja disawah, tetapi juga menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri dan penjual sayur keliling; (2) faktor-faktor penyebab terjadinya eksploitasi perempuan yaitu faktor ekonomi, broken home dan ajakan teman.
PENGGUNAAN MODUL BELAJAR OLEH GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN Dada Suhaida; Muhammad Mona Adha; Rycka Rycka
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5790

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin memperoleh gambaran maupun informasi tentang Penggunaan Modul Belajar oleh guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam proses pembelajaran, metode penelitian yang dipakai adalah metode diskriptif dengan bentuk penelitian survey, teknik pengumpulan data menggunakan teknik komunikasi tidak langsung, teknik komunikasi langsung, dan teknik observasi langsung, alat pengumpul data yang dipakai yakni angket, panduan wawancara, dan observasi, dan untuk teknik pengolahan data dipakai rumus persentase. Hasil penelitian yang diperoleh mengatakan bahwa, penggunaan modul belajar oleh guru PPKn dalam proses pembelajaran dilaksaakan dnegan baik dengan persentase sebesar 74, 49 % dalam kategori Baik.
ANALISIS PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM BUKU TEKS PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KURIKULUM MERDEKA Shofia Nurun Alanur; Jamaludin Jamaludin; Sunarto Amus
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5787

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis isi (content analysis). Melalui penelitian ini peneliti bermaksud memperoleh gambaran apakah terdapat kandungan nilai dalam profil pelajar Pancasila dan bagaimana bentuk nilai profil pelajar pancasila dalam buku teks PPKn kelas VII Kurikulum Merdeka. Sumber data primer adalah buku teks kurikulum merdeka PPKn kelas VII terbitan Puskurbuk Kemendikbud. Unit analisis penelitian memuat nilai-nilai Profil pelajar Pancasila yang termuat diberbagai bagian buku. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi dan analisis kerangka isi dan muatan nilai Profil Pelajar Pancasila yang terdapat pada buku teks PPKn kelas VII. Nilai-nilai profil pelajar Pancasila dapat dilihat dalam struktur buku tersebut, salah satunya dalam kegiatan siswa aktif. Penyusunan buku teks siswa ini mengacu pada pedoman penyusunan buku yang telah ditetapkan oleh Puskurbuk Kemendikbud. Buku teks siswa PPKn disusun berdasarkan tiga aspek, yaitu isi profil pelajarPancasila, hasil belajar dan prinsip penilaian. Buku teks siswa dikembangkan untuk memuat nilai-nilai profil pelajar Pancasila yaitu Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, Berkebhinekaan global, mandiri, kreatif, bernalar kritis dan bergotong royong
PERAN KEGIATAN UNHAN MENGAJAR DALAM MENANAMKAN SIKAP BELA NEGARA PADA SISWA-SISWI SMAN 67 JAKARTA Gathut Imam Gunadi; Waskito Dwiwicaksoputro; George Royke Deksino
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4656

Abstract

State defense, especially the Unitary State of the Republic of Indonesia, which is based on the philosophy of Pancasila and the 1945 Constitution, is the determination, attitude, and behavior of citizens, both individually and collectively, to uphold a state sovereignty, as well as territorial integrity, as well as for the safety of the nation and state. This study tries to explain how the activities of the Defense University help students at SMAN 67 Jakarta adopt a State Defense mentality. To provide descriptive data, the research methodology combines a literature study approach with a qualitative methodology. The conclusion of this study emphasizes the importance of instilling the attitude of Defending the State in the younger generation including a sense of love for the homeland, knowledge of the state and nation, acceptance of Pancasila as the official state ideology, willingness to sacrifice individual and group interests for the state and nation, and initial ability to defend the state.
EKSISTENSI MOTIF BATIK KHAS DAERAH DIKALANGAN MASYARAKAT KOTA SERANG SEBAGAI CIVIC CULTURE Sukmawati Sukmawati; Damanhuri Damanhuri; Ria Yuni Lestari
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi motif batik khas Daerah dikalangan masyarakat Kota Serang sebagai civic culture. Penelitian dilakukan di Kota Serang menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber adalah DINKOPUKMPERINDAG Kota Serang, produsen batik pusaka Banten, dan masyarakat Kota Serang. Hasil penelitian menunjukan batik khas Kota Serang sudah eksis dikalangan masyarakat Kota Serang, walaupun terdapat beberapa masyarakat belum mengetahui dan menggunakan batik khas Kota Serang, namun keberadaannya sudah diketahui oleh masyarakat. Pemerintah Kota Serang sudah melakukan upaya dengan promosi serta memberikan dukungan kepada produsen batik pada kegiatan pameran dan acara kebudayaan yang diselenggarakan, meskipun dalam proses sosialisasinya belum dilaksanakan secara menyeluruh disemua kalangan masyarakat. Pada proses produksi batik khas Kota Serang terdapat hambatan di skill para pengrajin dan harga bahan baku yang tidak stabil serta awamnya masyarakat terhadap pengetahuan jenis-jenis batik sehingga berdampak masyarakat masih memilih menggunakan batik khas dari Kota lain.