cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Peningkatan pendapatan kelompok nelayan Liniarti, Sri; Nasution, Rizky Surya Andhayani; Sihombing, Panangian Mahadi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.20551

Abstract

Nelayan adalah penduduk yang tinggal di pesisir Pantai dengan sumber pendapatan ekonomi bergantung pada sumber daya laut.Sehingga tingkat pendapatan nelayan relative rendah.Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada mitra UKM yaitu kelompok nelayan agar terjadi peningkatan dalam pendapatan mitra. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Perlis Kabupaten Langkat. Adapun metode dan tahapan pengabdian yang digunakan adalah Tahap desk study, tahap memberikan sosialilasi atau pelatihan dan penyuluhan langsung terkait manajemen bisnis tambak udang,pembukuan laporan penjualan hasil tangkap dan tambak,tahap penerapan teknologi pemasaran hasil tangkap dan tambak lewat E-Commerce dan pendampingan kepada mitra selama tambak udang berjalan tahap Evaluasi.Pengabdian berjalan selama 8 bulan terhitung April sampai November 2023.Peserta dari pengabdian ini yaitu Komunitas Nelayan yang berjumlah 10 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam penerapan manajemen bisnis yang baik serta tata kelola usaha,meningkatnya pengetahuan tentang teknik pemasaran ikan,udang baik dari hasil tangkap laut maupun tambak, tertibnya pengadministrasi keuangan  usaha mitra, sehingga pembukuan usaha mitra sudah tercatat dengan baik dan benar dan pengetahuan tentang regulasi pemerintah tentang perdagangan bisnis lewat branding dan ecommerce.
Edukasi “DAGUSIBU” (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat) dalam meningkatkan kepedulian penggunaan obat secara rasional di masyarakat Wahyunita, Sari; Nazarudin, Muhammad; Sidiq, Nur Muhammad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i3.20555

Abstract

Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) merupakan program gerakan keluarga sadar yang diprakarsai oleh Ikatan Apoteker Indonesia dalam mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat dengan benar. Obat merupakan produk yang diperlukan untuk pemeliharaan dan meningkatkan kesehatan,jika penggunaanya tidak tepat, tidak sesuai dengan takaran dan indikasinya akan membahayakan. Perlakuan kesalahan terhadap obat dapat menyebabkan obat tersebut tidak dapat digunakan, berpotensi merugikan orang lain dan lingkungan. Komponen penting dari pelayanan kesehatan, obat merupakan kebutuhan masyarakat yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dapat dipastikan di setiap rumah tangga pasti tersedia obat. Obat sisa dalam hal ini adalah obat sisa resep dokter atau obat sisa dari penggunaan sebelumnya yang tidak dihabiskan. Seharusnya obat sisa resep secara umum tidak boleh disimpan dapat menyebabkan penggunaan salah (misused), obat rusak/kadaluarsa. Demikian juga cara pembuangan obat yang tersedia di rumah belum tentu dilakukan dengan benar. Selain itu, kasus penjualan obat dari limbah rumah tangga yang pernah terjadi disebabkan karena masyarakat belum memahami cara menyimpan dan membuang obat secara benar di rumah tangga. Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) merupakan program Gerakan Keluarga Sadar Obat yang diprakarsai oleh Ikatan Apoteker Indonesia dalam mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat dengan benar.
Gemar makan ikan (GEMARIKAN) mendorong pola makan sehat dan pemberdayaan perempuan nelayan Kurniawan, Agus; Putri, Harmin Adijaya; Purnamasari, Fitry
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.20604

Abstract

Potensi  sumberdaya dan wisata rumah apung lawase danau tempe dapat dioptimalkan oleh kegiatan Tim Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) Universitas Puangrimaggalatung. Sasaran utama adalah kesadaran masyarakat akan pentingnya Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) sebagai bahan pangan berprotein tinggi sangat penting. Hal ini juga merupakan upaya peningkatan konsumsi ikan secara benar, baik dari segi memilih jenis ikan dan pengolahannya dapat mendatangkan banyak manfaat dan mencegah beberapa penyakit khususnya Stunting di Kabupaten Wajo.  Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemula ini untuk mengoptimalkan pemberdayaan perempuan nelayan lawase dalam pengelolaan rumah apung yaitu Meningkatkan pengetahuan ibu-ibu nelayan untuk menyediakan produk yang tepat melalui penerapan inovasi diversifikasi, nowledge-Based digital dan pengolahan hasil perikanan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pendekatan RRA (Rapid Rural Appresial) dan PRA (Partisipatori Rural Appresial) dilakukan proses belajar yang intensif untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan keterampilan mitra rumah apung lawase Danau Tempe. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam tiga tahap yakni tahap awal, pelaksanaan, dan akhir. Hasil kepuasan kegiatan pengabdian ini dari tingkat kebutuhan, pengetahuan, keterampilan, kualitas/kuantitas yang telah dirasakan oleh mitra rumah apung lawase dengan nilai persentase yang memuaskan.
Edukasi pencegahan hipertensi, diabetes melitus dan stunting Fakhriyyah, Dewi Diah; Fawwaz, Naufal; Karisma, Raka Yudha; Murid, Yanuar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.20620

Abstract

Tingginya angka penderita hipertensi dan diabetes mellitus di Indonesia menyebabkan pemerintah menaruh perhatian pada penyakit tersebut. Bahkan Indonesia menempati posisi 5 di dunia pada penderita diabetes mellitus. Kedua penyakit tersebut mayoritas diderita oleh orang dewasa dan lansia. Selain itu, terdapat masalah kesehatan lain berupa stunting yang diderita oleh bayi maupun balita. Prevelansi stunting di Indonesia berada diangka 21,6% pada tahun 2022, masih jauh dari target yang sebesar 14%.  Tingginya angka stunting tersebut tentunya akan mengganggu pertumbuhan dan pada jangka panjang akan menyebabkan penurunan kualitas manusia di masa depan. Maka dari itu perlu dilakukan penanganan stunting yang tepat. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu dilakukan penyuluhan kesehatan di daerah agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan. Pengabdian berupa penyuluhan dilakukan melalui tahap persiapan agar acara sukses, kemudian penyuluhan inti yang menyasar dewasa dan lansia, serta menyasar ibu-ibu pemilik bayi dan balita. Materi penyuluhan adalah mengenai definisi penyakit, penyebab, dampak dari penyakit, dan pencegahan penyakit tersebut. Pada tahap akhir dilakukan tes kesehatan berupa tes hipertensi dan diabetes mellitus. Dari pelaksanaan pengabdian diharapkan dapat mencegah peningkatan jumlah penderita serta melakukan pengobatan secara dini.
Social education anti bullying: Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman Rahmawati; Fajarrudin, Mohamad; Janan, Muhammad Fathul; Shafaroh, Thiyah Windiari; Aryawicaksana, Nauvrenaldo; Akbar, Fahrul; Isnaini, Rizkia Nur Intan Dewi; Halimah, Faridatul; Ramalda, Nauval; Sholekha, Imroatus; Cahyani, Farsya Aprilia Eka; Saputra, Fany Wahyu
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.20623

Abstract

Bullying, tindakan agresif yang meresahkan, memiliki ciri berulang dan dilakukan dengan tujuan jahat. Ini merupakan perilaku yang dapat menyakiti, merendahkan, atau mendiskriminasi individu lain, baik secara fisik, verbal, maupun emosional. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi anti bullying pada anak-anak sekolah dasar untuk mencegah tindakan bullying yang terjadi. Sehingga suasana belajar dapat kondusif dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman. Hasilnya adalah anak-anak semakin paham apa itu bullying setelah diputarkan film pendek tentang bullying yang tampak sangat realistis dan betapa merusak mental bullying tersebut. Selain itu, kampanye kesadaran, intervensi dini, teknologi yang digunakan dengan bijak, pembelajaran tentang empati, dan penanganan akar masalah pelaku perundungan juga menjadi aspek penting dalam upaya melawan perundungan.
Optimalisasi potensi bisnis briket berbahan dasar ampas tebu Bastomi, Mohamad; Sugiarto, Syahwa Ladysta; Vanesa, Bibit; Ulhaq, Jihan Talidah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i3.20626

Abstract

Desa kalipare merupakan desa yang terletak di kecamatan Kalipare, mayoritas masyarakat kalipare bekerja di sektor pertanian, tanaman tebu adalah salah satu komidti utama desa kalipare termasuk dusun Sumber kombang, namun tebu di dusun Sumber Kombang hanya dikirim ke pabrik gula atau dibuat kandang ayam. Tapi saat selesai panen sisa tebu atau yang disebut ampas tebu tidak dimanfaatkan oleh masyarakat tetapi langsung dibakar, hal ini dapat mencemari udara dan mencemari tanah yang dapat berakibat buruk bagi Kesehatan dan lingkungan. Dari permasalahan tersebut KSM-T kelompok 71 berinovasi untuk memanfaatkan ampas tebu menjadi briket sebagai pengganti arang kayu, tujuannya untuk memperdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan. Metode yaitu sosialisai, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, evaluasi dan monitoring. Kegiatan ini dihadiri 25 orang dilaksanakan disalah satu rumah warga dan diadakan di salah satu rumah warga Dusun Sumber Kombang. Acara berjalan lancar dan sukses walaupun ada sedikit kendala tetapi peserta antusiasme dengan briket ampas tebu. Hasilnya peserta sangat puas dan antusias ingin membuat briket untuk dijual atau digunakan sendiri, untuk hasil pelatihan briket yang sudah kering bisa dibawa pulang oleh peserta.
Tingkatkan branding UMKM desa dengan optimalisasi sistem informasi desa menggunakan google maps Hardaningtyas, Ratna Tri; Maharani, Selvia Putri Anggun; Santika, Hardini Risma`; Maharani, Adinda Puspita; Alamhudy, Mochammad Ridho; Nabila, Puteri Armilah; Wulandari, Aprilia Indah; Pramada, Pupung; Salim, Gunawan; Aulia, Mahadewi Annisa; Farhan, Juned; Afrizal, Ananda; Rivniansyah, Imanda
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i3.20632

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di beberapa titik desa masih kurangnya nama jalan keluar masuk Dusun Dempok dari pusat Kecamatan Jabung. Dalam rangka mempermudah akses jalan dalam menuju Dusun Dempok, kami KSM-T bersama masyarakat melakukan pembuatan papan nama jalan sebagai alat bantu untuk menunjukan arah ke beberapa tempat di Dusun Dempok serta penambahan nama jalan pada google maps terutama menuju ke UMKM dan pengolahan susu. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk membantu dalam petunjukan kearah jalan tempat Dusun Dempok, dan juga membantu bagi warga luar Dusun Dempok dalam menemukan UMKM. Dalam melakukan kegiatan dilakukan tahapan –tahapan survey lokasi untuk menentukan tempat – tempat yang dibutuhkan dan yang akan dipasang papan/pelakat nama jalan setelah itu penambahan nama jalan di google maps. Setelah menemukan tempat lokasi yang akan dipasang papan petunjuk jalan, selanjutnya adalah melakukan persiapan pembuatan desain yang akan disiapkan dalam pembuatan papan/pelakat nama jalan. Setelah selesai mendesain papan/pelakat nama jalan. Maka melakukan perakitan papan/pelakat nama jalan. Sesudah melakukan perakitan papan/pelakat nama jalan. Lalu melakukan tahap pengecatan pada papan/pelakat nama jalan. Sesudah melakukan tahap pengecatan papan/pelakat nama jalan di lakukan pemasangan pada titik lokasi yang sudah di tentukan. Hasil Progam kegiataan bertujuan untuk melengkapi prasarana petunjuk arah menuju Dusun Dempok Desa Gading Kembar Kabupaten Malang.
Scale up kreativitas siswa sekolah dasar dengan edukasi pembuatan ecoprint Sholikah, Nisa'us; Dyatmika, Nadya; Wardah, Ma’unah Widya; Nata, Wishnu Sajiwa; Riswanda, Diana
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i3.20637

Abstract

Pengembangan kreativitas pada anak merupakan aspek penting dalam era saat ini, salah satu cara mengembangkannya adalah dengan memberikan pelatian mengenai ecoprine. Ecoprint adalah salah satu teknik mewarnai kain yang melibatkan kontak langsung dengan cara mencetak. Istilah ecoprint terdiri dari eco yang merujuk pada arti alam sementara print yng mengaku pada proses mencetak. Dalam membuat ecoprint menggunakan proses yang sederhana dan mudah dilakukan dimana tidak perlu menggunakan mesin dan ramah akan lingkungan. Teknik pewarnaan ecoprint melibatkan pemakaian bahan-bahan alami misalnya daun, bunga, dan kulit kayu yang memiliki kandungan pewarna alami. Bahan – bahan tersebut digunakan sebagai pengganti cap atau cetakan seperti batik tulis tradisional yamg dapt dilakukn dengn berbgi teknik. Metode pelaksanan ini menggunakan metetode persiapan, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Tujuan dari pembuatan kerajinan eco print adalah meningkatkan kreativitas dan keterampilan anak. Hasil dari kegitan ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi siswa sekolah dasar dan berdampak bagi lingkungan sekitar yang berupa tumbuhan yang dijadikan sebuah produk yang bernilai ekonomis.
Pengolahan ampas tahu menjadi produk inovasi bernilai jual Bastomi, Mohamad; Fitria, Erni Wijiatul; Setyowati, Nia Ardhana; Wahyudi, Rochman
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.20638

Abstract

Dusun Pitrang merupakan salah satu Dusun yang terletak di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Dusun Pitrang memiliki penduduk dengan mayoritas pekerja sebagai pedagang pasar dan petani tebu dan sebagian penduduk memiliki usaha rumahan salah satunya produksi tahu. Permasalahan yang ada di Dusun Pitrang dalam hal produksi tahu adalah limbah ampas tahu yang hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan jarang digunakan sebagai olahan produk pangan. Padahal ampas tahu masih mengandung banyak unsur gizi seperti protein nabati dan karbohidrat. Oleh karena itu, tim pengabdian mengadakan penyuluhan dan pelatihan terkait manfaat dan cara pengolahan ampas tahu menjadi olahan camilan kerupuk kepada masyarakat Dusun Pitrang dengan cara mengembangkan kreasi limbah ampas tahu menjadi produk yang lebih inovatif, memiliki nilai jual tinggi, serta dengan penyajian yang lebih menarik. Dalam kegiatan ini tim pengabdi menggunakan metode sosialisai, penyuluhan, metode pelatihan dan evaluasi. Dan kegiatan pengabdian ini dianggap sangat penting bagi masyarakat Dusun Pitrang karena mampu menghasilkan inovasi baru yang dapat meningkatkan nilai ekonomis serta dapat menambah keanekaragaman kuliner di Dusun Pitrang. Sehingga masyarakatnya juga sangat puas dengan hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini.
Upaya pengelolaan sampah lingkungan melalui bank sampah Yazirin, Cepi; Robbi, Nur; Sari, Mita Rovita; Ghayatri, Niken Arum; Apriiliyanto, Tito Dwi; Prawiro, Bimo Anggoro; Mardiani, Eki; Azizah, Siti Nur; Aziz, Achmad Ridwan Abdul; Kusuma, Tris Tiyo Arinda; Putri, Vera Eselia; Al-Fattah, Muhammad Kurnia Gusti; Naufal, Maulana Igo Athief; Mahdi, Riadlus Al
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.20639

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah perilaku mengupayakan kebersihan dan kesehatan dari kemauan diri sendiri dan menularkannya kepada orang lain. Perilaku ini meliputi menjaga kebersihan dan kesehatan diri sehingga berdampak pada kesehatan orang lain dan lingkungan sekitar. Untuk mengetahui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat Dusun Sukosari Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, di lakukan beberapa tahapan kegiatan yang di perlukan, antara lain pendataan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Upaya yang dapat dilakukan yaitu edukasi kesadaran dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola sampah dengan menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle, dan replant (4R). Bank sampah berbasis masyarakat merupakan modal sosial yang menjadi kunci keberhasilan dalam mengubah paradigma masyarakat terhadap sampah. Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, edukasi, pelatihan dengan metode partisipasi emansipatoris (interaksi dan komunikasi), serta dialog dengan warga di komunitas. Selain itu diperlukan dukungan kemitraan dengan membangun jejaring dan mekanisme kerja sama kelembagaan antara warga pengelola bank sampah dengan stakeholder terkait. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ini yaitu untuk mengubah paradigma masyarakat mengenai sampah serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama manfaat secara langsung yaitu berkurangnya timbunan sampah di lingkungan, lingkungan menjadi lebih bersih dan asri. Pengelolaan sampah terintegrasi dapat menstimulasi kreativitas dan inovasi dari masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan warga.