cover
Contact Name
Theodorus Pangalila
Contact Email
theopangalila@unima.ac.id
Phone
+6281320593135
Journal Mail Official
theopangalila@unima.ac.id
Editorial Address
Jln. Kampus Unima Tondano Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
ISSN : 25991833     EISSN : 26213567     DOI : https://doi.org/10.36412/ce.v2i1.430
Core Subject : Education, Social,
Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Manado. Jurnal diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini mempublikasikan Karya Ilmiah/Hasil penelitian di bidang Pancasila dan Kewarganegaraan.
Articles 92 Documents
Kajian hukum tentang perdagangan berjangka di Indonesia Lumenta, Henry Noch
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.886 KB) | DOI: 10.36412/ce.v3i2.1098

Abstract

Krisis ekonomi tahun 1998 yang melanda kawasan asia membawa pelajaran yang sangat penting bagi manajer perusahaan multinasional, maupun akademisi di perguruan tinggi. Pengambil kebijakan keuangan di negara-negara Asia tidak menyangka bahwa jatuhnya satu mata uang akan berdampak pada mata uang Negara lain. Di dalam situasi yang sulit itu perdagangan berjangka lahir menjadi penyelamat dalam nilai tukar mata uang secara implicit dalam dunia investasi.Tapi dalam perkembangannya transaksi di bursa berjangka banyak terdapat masalah maupun sengketa hukum yang sangat kompleks dalam hal perumusan regulasi baru menyangkut perdagangan berjangka sebagai akibat dari masalah yang ada dalam transaksi dalam bursa berjangka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, dimana peneliti menggunakan sumber bacaan serta sumbersumber hukum yang ada untuk menjawab permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini ternyata perdagangan berjangka terdapat masalah hukum yang krusial menyangkut kewenangan pasar modal dan pasar berjangka karena pasar modal sendiri dapat ikut dalam transaksi yang sebenarnya merupakan kewenangan dari pasar berjangka, serta pada prakteknya banyak perusahaan pialang berjangka yang masih saja melakukan pelanggaran hukum kepada nasabah tapi tindakan tegas sangat sulit diambil disebabkan sulitnya pembuktian yang disebabkan karena mekanisme pasar yang begitu rumit dan flexibel
Konstruk Persepsi dan Transformasi Anak Didik Pemasyarakatan dalam Program Pendidikan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIB Tomohon Simbar, Novhendra Christian; Umaternate, Abdul Rasyid; Kerebungu, Ferdinand
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.394 KB) | DOI: 10.36412/ce.v4i1.1870

Abstract

Tujuan dari penelitian ini pertama-tama untuk mendeskripsikan konstruk persepsi yang dibangun oleh Anak Didik Pemasyarakatan (ADP) mengenai program pendidikan di LPKA; dan kemudian untuk menjelaskan transformasi anak-anak itu berkenaan dengan keikutsertaan mereka dalam program tersebut selama menjalani masa pidana. Penelitian kualitatif ini didasarkan terutama pada konstruktivisme-sosiologis. Pengumpulan data primer mengandalkan teknik in-depth interview. Data yang terkumpul dianalisis menurut setiap fokus atau domain pada sebuah skema taksonomik, melalui pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa konstruk persepsi ADP mengenai program pendidikan sering terkait erat dengan kesan mereka tentang LPKA, yang secara umum dipahami sebagai ‘penjara’. Kurangnya dasar kontekstual dalam treatment pendidikan, dan ketiadaan significant others di lembaga tersebut, menghambat pemahaman narapidana tentang tujuan akhir dari pendidikan berbasis pemasyarakatan. Pengalaman ini mempengaruhi taraf konformitas mereka pada aktivitas belajar dalam batas tertentu. Hal tersebut juga menjelaskan mengapa cukup sulit bagi ADP entah untuk mempertahankan upaya yang konsisten dalam resosialisasi, ataupun untuk mencapai suatu transformasi pada taraf yang lebih tinggi.
Upaya guru PKn dalam membentuk karakter religius siswa SMA Negeri 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tiba, Andri; Pangalila, Theodorus; Umar, Mardan
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.141 KB) | DOI: 10.36412/ce.v4i1.1875

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya guru PKn dalam pembentukan karakter religius siswa SMA N 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 1 Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini ditujukan kepada Guru PKn dan siswa SMA N 1 Kotabunan. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari guru PKn yang melihat dan menangani masalah pembentukan karakter religius siswa SMA N 1 Kotabunan. Di samping data primer dikumpulkan data sekunder segala sumber informasi yang dapat menunjang data primer. Data sekunder masih bersifat umum dan masih berhubungan dengan fenomena yang diteliti. Data sekunder antara lain tentang data sekolah, keadaan sekolah, jumlah guru dan pegawai/karyawan, sarana dan prasarana di sekolah. Data ini melalui wakil kepala sekolah dan sumber data yang ada di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneliti dapat menyimpulkan beberapa hal yaitu: (1). Guru PKn sudah mengupayakan proses pembentukkan karakter religius siswa tapi belum maksimal. (2). Guru PKn mengalami kendala dalam pelaksanaan pembentukan karakter religius pada siswa. (3). Guru PKn belum mampu membentuk karakter religius siswa sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Penelitian ini merekomendasi penelitian lanjut tentang nilai-nilai religious yang mempengaruhi perkembangan siswa..
STUDI KAUSUALITAS GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA-KOTAMOBAGU Siwij, Devie S R
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.051 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i1.438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivsi Kerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kotamobagu. Untuk menjawab tujuan dari penelitian ini, maka peneliti melakukan penelitian berdasarkan metode Kuantitatif Asosiatif dengan teknik analisis data Regeresi dan korelasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa Berdasarkan hasil perhitungan uji signifikansi dan uji linearitas regresi di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivsi Kerja pegawai signifikan dan linier. Hal ini dibuktikan karena Fhitung  35.120 > α (0,05), dengan persamaan regresi Ŷ = 9.413+ 0.435X  yang menunjukan bahwa setiap kenaikan satu skor Gaya kepemimpinan akan menyebabkan kenaikan skor Motivasi Kerja Pegawai sebsar 0,435 pada konstanta 9.413.Selanjutnya dilakukan Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui ada atau tidak hubungan antara dua variabel dan juga untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara variable Gaya Kepemimpinan (X) dan variable Motivasi Kerja (Y). Berdasarkan hasil anaslisis meneujukan bahwa koefisien korelasi r (ryx) sebesar 0.806. Artinya korelasi Gaya Kepemimpinan terhadap Motivasi Kerja tergolong tinggi Selanjutnya untuk mengetahui signifikansi koefisien korelasi r yang telah diperoleh, dilakukan uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji t.  Dari hasil uji t di atas diperoleh perbandingan nilai thitung 5.926 > ttabel (α 0.05) 1.725. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya koefisien korelasi ryx signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kepemimpinan (X) terhadap Motivasi Kerja Pegawai (Y).Dari hasil penelitian dan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan analisis hasil penelitian menunjukan bahwa Gaya Kepemimpinan memiliki hubungan kausual;itas yang tinggi dengan Motivasi Kerja Pegawai di di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kotamobagu. Gaya Kepemimipinan juga memiliki berpengaruh secara signifikan dan linier terhadap Motivasi Kerja. Artinya jika nilai kepemipinannya baik maka nilai Motivasi kerja akan naik juga. Kata Kunci: Motivasi Kerja  dan Gaya Kepemimpinan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN BERAS SEJAHTERA (RASTRA) DI DESA LALUMPE KECAMATAN MOTOLING KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sengkey, Niky; Sendouw, Recky H; Mantiri, Jeane
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.06 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menginterpretasikan dan menganalisis tentang Implementasi Kebijakan bantuan Beras Sejahtera (Rastra)di Desa Lalumpe Kecamatan Motoling beserta Faktor-Faktor Penghambat dalam Implementasi Kebijakan bantuan Beras Sejahtera (Rastra)di Desa Lalumpe Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisa data, model analisis dari Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian mengenai Implementasi Kebijakan bantuan Beras Sejahtera (Rastra) di Desa Lalumpe, yaitu: Pemerintah yang ada melaksanakan program ini tidak sesuai dengan aturan yang ada,yaitu UU No No.13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, keberhasilan program inidiukur melalui 6 indikator, yaitu: tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas tepat waktu dan tepat administrasi. Diperjelas melalui Perpres No 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan. Karena penyaluran beras yang tidak tepat sasaran, waktu pendistribusian yang tidak menentu, harga tebus yang diberikan tidak sesuai dengan jumlah beras yang diterima dan seringkali kualitas beras berkutu, berbaur, pecah-pecah dan berwarna kuning. Ada beberapa faktor yang mengakibatkan pelaksanaan program ini terimplementasi tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, yaitu: (1) Tidak pernah disosialisasikan oleh pemerintah setempat, (2) kurangnya pemahaman dari pemerintah mengenai ketentuan-ketentuan dalam program ini, (3) sikap yang cenderung lebih mengarah kepada apa yang telah dipikirkan dan(4) tidak adanya SOP yang di pergunakan. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Beras Sejahtera dan Faktor Penghambat
PEMBELAJARAN PPKn MELALUI MODEL SIMULASI SOSIAL DI SMA NEGERI 1 TONDANO Lonto, Apeles Lexi
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.483 KB) | DOI: 10.36412/ce.v1i1.493

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menemukan model simulasi sosial dalam pembelajaran PKn di SMA.  Melalui model ini sasaran yang hendak dicapai ialah: (1) memperkuat pencapaian ranah afektif terutama ranah nilai-nilai sosial, (2) peningkatan suasana dan mutu proses pembelajaran, (3) dampak baik instructional effect maupun nurturant effect, seperti kepekaan terhadap masalah nilai yang terjadi di lingkungan ataupun di masyarakat, kemampuan menganalisis nilai, dan mengambil keputusan terhadap setiap pilihan nilai.Urgensi penelitian ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: 1). Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan nilai dengan penekanan pada pembentukan afeksi di dalam diri siswa. 2). Praktik pembelajaran PKn di sekolah-sekolah sangat menekankan pada pembentukan aspek kognitif atau ranah kognitif daripada ranah afektif. 3). Proses pembelajaran  nilai yang dikembangkan oleh guru-guru lebih banyak dilakukan melalui metode ceramah. Pembewntukan nilai tidak efektif melalui ceramah, tetapi melalui  perbuatan atau melalui apa yang dilakukan siswa, dan apa yang dialami oleh siswa itu sendiri. 4). Pembelajaran model simulasi sosial merupakan dalam satu model dalam pembelajaran Kurikulum berbasis kompetensi di sekolah-sekolah. 5). Memperkuat kemampuan atau kompetensi professional guru-guru dalam mengembangkan proses pembelajaran PKn yang lebih varuatif dan inovatif.Untuk mencapai tujuan-tujuan di atas, maka penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Analisis data dilakukan secara deskriptif dalam satuan hitung prosentase terhadap ketercapaian indiktor-indikator  setiap fokus masalah. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagia berikut: (1). Desain model pembelajaran simulasi sosial dalam mata pelajaran PKn di SMA, yang mencakup: analisis kompetensi, asumsi dan tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan sistem pendukung belum berjalan dengan baik.  (2). Dampak instruksional pembelajaran terutama dalam pembentukan nilai seperti: kompetisi, kooperasi, empati, sistem sosial, konsep, keterampilan, dan kemampuan berpikir kritis belum berjalan dengan baik. (3). Perbaikan dan peningkatan mutu proses pembelajaran PKn di sekolah-sekolah sangat dibutuhkan. Kata Kunci: Pembelajaran PKn, Model Simulasi Sosial
ANALISIS PENGARUH PELAKSANAAN PENILAIAN PORTOFOLIO TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWARGANEGARAAN PEMBAHASAN HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA SISWA KELAS IX – A SMP NEGERI 2 BANGKALAN Noerwiyati, Wiwik
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.388 KB) | DOI: 10.36412/ce.v1i2.498

Abstract

Pembelajaran Kewarganegaraan yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Bangkalan, Kabupaten Bangkalan telah berlangsung sesuai dengan tuntutan kurikulum. Namun dalam pelaksanaan dirasa masih belum memenuhi harapan yang diinginkan. Hal ini didasarkan pada pengamatan tentang pelaksaan pembelajaran, di mana guru masih menerapkan metode konvensional yaitu metode ceramah yang kadang-kadang diselingi tanya jawab. Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan bentuk perubahan pola piker tersebut, yaitu suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami teori secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik. Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, yaitu untuk memperoleh gambaran tentang pengaruh pelaksanaan penelitian portofolio terhadap prestasi belajar pada bidang studi Kewarganeegaraan dalam pembahasan Hakikat Bangsa dan Nagara, maka metode penelitian yang sesuai dengan penelitian ini adalah metode statistik korelasional. Simpulan yang dapat ditarik yaitu bahwa pelaksanaan penilaian portofolio akan mempengaruhi prestasi pembelajaran pada bidang studi Kewarganegaraan dalam pembahasan Hakikat Bangsa dan Negara siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Bangkalan tahun pembelajaran 2013/2014: Kata Kunci: Prestasi Belajar PKn, Portofolio
KAJIAN MASYARAKAT PULUTAN SEBAGAI PERAJIN KERAMIK UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus Ibu Rumah Tangga Sebagai Perajin Keramik Tradisional Di Desa Pulutan Kecamatan Remboken) Laloan, Jovelien J N
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.844 KB) | DOI: 10.36412/ce.v1i2.503

Abstract

This study is comprised of housewives who are in the Village Pulutan in SubDistrict Remboken who jumped on the small industries or home industries that are working in addition to their regular job as a housewife, which are taking care their husband and children, cooking, washing clothes etc. as the core power in the house. Based on the obtained data show that the highest incomes above , then the above three million of 11 respondents or 61,1 percent, then the above Rp 2 million of 5 responder or 27,7percent , then at over 1,000 .000 a respondent stayed 2 or 11,1 per cent. Looking at the distribution of income is the highest number of respondents 11 or 61,1 percent are on incomes above Rp 3,000,000, while the distribution of income while the lowest in over one million is a number 2 or 11,1 percent of the respondents is the lowest income of the respondent. It turned out that the above data show that with no additional work for housewives there was an increase in revenue. Conclusions through the research found that respondents family income has increased because most income is through the work of the husbands of various professions coupled with the work of housewives. As a suggestion to the community artisans to maintain quality and enhance the creative and innovate to be ready to compete to further develop the marketing area for both national and international level.Government be expected to pay attention to the industry in order to the needs of craftsmen, especially the need of capital for developing businesses and increasing skills through training in accordance with technological advances. Keywords: Community Craft, Ceramics.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAPALUS KAMTIBMAS DI DESA LALUMPE KECAMATAN MOTOLING KABUPATEN MINAHASA SELATAN Muyu, Elkana; Langkai, Jeane E.; Tangkau, Ch. H. S.
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.796 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i2.768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Implementasi kebijakan dan faktor-faktor determinan implementasi kebijakan Mapalus Kamtibmas Di Desa Lalumpe Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Selatan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas belum melakukan komunikasi dan sosialisasi secara intensif tentang kebijakan Mapalus Kamtibmas, 2) Belum tersedia sumberdana yang memadai untuk menunjang implementasi kebijakan Mapalus Kamtibmas, 3) Implementer belum secara sungguh-sungguh memiliki komitmen mengimplementasikan kebijakan Mapalus Kamtibmas di desa Lalumpe, 4) implementer belum memahami dengan tepat tentang kebijakan Forum Mapalus Kamtibmas. Determinan implementasi kebijakan Mapalus Kamtibmas adalah: 1) Komitmen, 2).Sumberdaya dan sumberdana, 3) komunikasi dan sosialisasi. Untuk itu disarankan sebaiknya: 1) Pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas melakukan komunikasi dan sosialisasi secara intensif tentang kebijakan Mapalus Kamtibmas, 2) tersedia sumberdana yang memadai untuk menunjang implementasi kebijakan Mapalus Kamtibmas, 3) Implementer secara sungguh-sungguh memiliki komitmen mengimplementasikan kebijakan Mapalus Kamtibmas, 4) implementer memahami dengan tepat tentang kebijakan Forum Mapalus Kamtibmas.Kata Kunci: Implementasi, Determinan, Kebijakan Mapalus KAMTIBMAS
PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN SISWA SMA NEGERI 1 KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Nafrin, Izan; Kaunang, N. F.; Santie, Y. D. A.
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.142 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i2.773

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini tentang” Bagaimana Peran Guru PKn Dalam Meningkatkan Disiplin Siswa SMA Negeri 1 Kulisusu Kab. Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara?”. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru PKn Dalam Meningkatkan Disiplin Siswa SMA Negeri 1 Kulisusu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian desktiptif kualitatif merupakan penelitian yang termasuk jenis penelitian kualitatif. penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran atau menceritakan tentang peran guru dalam meningkatkan disiplin siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan, sebagai seorang pendidik guru telah berusaha menjalankan perannya dengan baik yaitu menjadi panutan bagi para siswanya. Cara berperilaku yang baik dan berbicara sopan dengan para siswa menjadikan sosok seorang guru yang patut diteladani oleh para siswa. Pemberian motivasi dan nasehat yang baik kepada siswa akan dapat menjadikan siswa memilki karakter yang baik dalam hal ini karakter disiplin. Guru juga harus selalu memberikan contoh perilaku yang baik kepada siswa.Kata Kunci : Peran Guru, Disiplin Siswa

Page 5 of 10 | Total Record : 92