Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KUE SAGU BAGEA KHAS MANADO DI DESA LOPANA KECAMATAN AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN SULAWESI UTARA Supriati, Arie; Lonto, Apeles Lexi; Rattu, Jan A.
PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.448 KB) | DOI: 10.37303/peduli.v3i1.139

Abstract

Abstract: This activity is a Community Partnership Program (PKM) which aims to develop small and medium-sized businesses (UKM) located in Lopana Village, East Amurang District, South Minahasa Regency, which develop businesses in the culinary field, typical Manado cakes, Bagea sago cakes. The UKM is UD.Minahasa which produces Manado typical Bagea Sago Cakes. The target achieved in this activity is to improve the quality and quantity of UD products. Minahasa was given an Electric Oven which previously used traditional combustion as well as local marketing and how to make packaging more attractive, so that it could be marketed better. In achieving this target, the result is a typical Manado bagea sago cake has a greater turnover because of the burning speed, packaging is more attractive and dares to enter the modern otlet and super market, thus the Manado bagea sago cake produced is expected to be of higher quality and increase.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN PINASUNGKULAN KECAMATAN RANOWULU KOTA BITUNG Emor, Anggreiny C. J.; Lonto, Apeles Lexi; Pangalila, Theodorus
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.714 KB) | DOI: 10.36412/ce.v3i1.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap pendidikan anak di kelurahan Pinasungkulan kecamatan Ranowulu kota Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu metode yang diarahkan untuk memecahkan masalah dengan cara memaparkan atau menggambarkan apa adanya hasil penelitian. Ketepatan penentuan metode ini didasarkan pada pendapat Winarno Surachmat (1982:139), bahwa aplikasi metode ini dimaksudkan untuk penelitan yang tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini dilihat dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment. Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh rxy = 0,753. Kemudian dilanjutkan mengukur keberartian koefisien dengan menggunkan uji-t, dengan memperoleh hasil thitung = 7,323. Dengan membandingkan thitung dengan ttabel atau 7,323 dengan 1,683. Karena thitung lebih besar dari ttabel atau 7,323 > 1,683 maka menerima Ha artinya Terdapat pengaruh yang signifikan antara Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Pendidikan anak di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung dan menolak H0 yaitu Tidak Terdapat Pengaruh Yang Signifikan Antara Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Pendidikan Anak.Kata Kunci: Tingkat Pendidikan Orang Tua, Pendidikan Anak
KREATIVITAS GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP KATOLIK SANTA ROSA SIAU TIMUR KABUPATEN SITARO Merpati, Temiks; Lonto, Apeles Lexi; Biringan, Julien
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.947 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i2.772

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh nilai dari siswa SMP Katolik Santa Rosa Siau Timur Kabupaten Sitaro terlebih khusus Kls VIII A yang sebagian besar belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), guru belum kreatif dalam menerapkan keterampilan mengajar yang menyenangkan dimana umumnya siswa pasif dan tidak serius belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk naratif. Sumber data penelitian ini adalah guru yang ada di SMP Katolik Santa Rosa Siau Timur. Berdasarkan hasil penelitian tentang kreativitas guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn di SMP Katolik Santa Rosa Siau Timur Kabupaten Sitaro. Guru di SMP Katolik Santa Rosa Siau Timur masih belum maksimal karena dalam proses pembelajaran guru masih kurang kreativ dalam menerapkan suasana belajar yang memyenangkan. Sikap Fleksibiltas yang belum maksimal dan Sikap elaborasi yang belum maksimal diterapakan oleh Guru.Kata Kunci: Kreativitas Guru, dan Hasil Belajar
PEMBELAJARAN PPKn MELALUI MODEL SIMULASI SOSIAL DI SMA NEGERI 1 TONDANO Lonto, Apeles Lexi
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.483 KB) | DOI: 10.36412/ce.v1i1.493

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menemukan model simulasi sosial dalam pembelajaran PKn di SMA.  Melalui model ini sasaran yang hendak dicapai ialah: (1) memperkuat pencapaian ranah afektif terutama ranah nilai-nilai sosial, (2) peningkatan suasana dan mutu proses pembelajaran, (3) dampak baik instructional effect maupun nurturant effect, seperti kepekaan terhadap masalah nilai yang terjadi di lingkungan ataupun di masyarakat, kemampuan menganalisis nilai, dan mengambil keputusan terhadap setiap pilihan nilai.Urgensi penelitian ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: 1). Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan nilai dengan penekanan pada pembentukan afeksi di dalam diri siswa. 2). Praktik pembelajaran PKn di sekolah-sekolah sangat menekankan pada pembentukan aspek kognitif atau ranah kognitif daripada ranah afektif. 3). Proses pembelajaran  nilai yang dikembangkan oleh guru-guru lebih banyak dilakukan melalui metode ceramah. Pembewntukan nilai tidak efektif melalui ceramah, tetapi melalui  perbuatan atau melalui apa yang dilakukan siswa, dan apa yang dialami oleh siswa itu sendiri. 4). Pembelajaran model simulasi sosial merupakan dalam satu model dalam pembelajaran Kurikulum berbasis kompetensi di sekolah-sekolah. 5). Memperkuat kemampuan atau kompetensi professional guru-guru dalam mengembangkan proses pembelajaran PKn yang lebih varuatif dan inovatif.Untuk mencapai tujuan-tujuan di atas, maka penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Analisis data dilakukan secara deskriptif dalam satuan hitung prosentase terhadap ketercapaian indiktor-indikator  setiap fokus masalah. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagia berikut: (1). Desain model pembelajaran simulasi sosial dalam mata pelajaran PKn di SMA, yang mencakup: analisis kompetensi, asumsi dan tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan sistem pendukung belum berjalan dengan baik.  (2). Dampak instruksional pembelajaran terutama dalam pembentukan nilai seperti: kompetisi, kooperasi, empati, sistem sosial, konsep, keterampilan, dan kemampuan berpikir kritis belum berjalan dengan baik. (3). Perbaikan dan peningkatan mutu proses pembelajaran PKn di sekolah-sekolah sangat dibutuhkan. Kata Kunci: Pembelajaran PKn, Model Simulasi Sosial
Implementasi pendidikan karakter melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon Sampul, Alfarani Sindi; Kerebungu, Ferdinand; Lonto, Apeles Lexi
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36412/ce.v5i1.2652

Abstract

This Study aimed to describe the implementation of character education through Pancasila and Civics Education subject at SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, its driving and inhibiting factors. The implementation was done based on Pancasila Student Profile, school motto, and curriculum guidelines document. Character education through Pancasila and Civics Education subject was implemented in three stages: 1) Preparation stage: lesson plan and learning contract. 2) Implementation stage: curricular and extracurricular acitivies. 3) Evaluation stage: documentation and assesment. There were some driving and inhibiting factors. Driving factors of the implementations were boarding school system, teachers engagement, values of character were integrated with the subject’s content, method, learning environtment, and teacher’s creativity to help students solve their difficulties. Meanwhile, the inhibiting factors were some students lack of motivation to learn and teacher was lack of ability to use real life experience as a learning media. This study provided several recommendations: 1) Teacher needed to improve the planning of character education through Pancasila and Civics Education subject, such as prioritizing character’s values, describing each value’s indicators practically and measurable, choosing assesment method and its instrument. 2) Teacher and students needed to follow the learning contract they made together consistently. 3) All school stakeholders needed to cooperate regularly and consistently, 4) Teacher needed to improve her/his teaching skills by following training or worskhop organized by school management or by other institution.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kinerja Guru Pendidikan Kewarganegaraan Lonto, Apeles Lexi; Umbase, Ruth Sriana; Sanjaya, Dewa Bagus; Wua, Telly D.
Academy of Education Journal Vol. 15 No. 1 (2024): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v15i1.2343

Abstract

This research aims to analyze the relationship between Emotional Intelligence and Teacher Performance. The method used is the Survey Method. The research results show a positive and significant relationship of 0.89 between Emotional Intelligence and the Performance of Civics Teachers in Bitung City. Emotional intelligence includes awareness of self-control, a high sense of empathy, and harmonization in social relationships; where these factors have caused teacher performance in managing and mastering learning, student guidance, and fun and innovative interactive abilities to increase. The implication is that both emotional intelligence and teacher performance can be improved through increasing knowledge and habituation and continuous training in schools with the spirit of being a learning and driving organization.
Peran Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di SMP Alkhairaat Manado Mawu, Jenet Kessya Eklefin; Lonto, Apeles Lexi; Wua, Telly Delly
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/d7p6t680

Abstract

Implementation of problem-based learning model in increasing student learning participation in Civics subject at SMP Alkhairaat Manado. The problem in this study is the use of conventional learning, namely teachers who teach still use the lecture method and only focus on teachers, not students, which makes students not given the opportunity to ask questions. Based on these problems, the main objective of this study is to determine whether the application of problem-based learning model can increase student learning participation in Civics subject at SMP Alkhairaat Manado and how it is implemented. The approach used in this study is Classroom Action Research (CAR) using 2 cycles. Data collection was obtained from observation sheets based on problem-based learning syntax and documentation. Each cycle has 4 stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Based on the results of the study, it shows that the application of problem-based learning model at SMP Alkairaat Manado can increase student learning participation in Civics subject as seen from the increase in cycle II.
Peran Guru PPKn Dalam Menanamkan Sikap Disiplin Siswa SMP Negeri 5 Tondano Utara Mareray, Yulhans; Lonto, Apeles Lexi; Biringan, Julien
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/pg1g6p60

Abstract

The purpose of this study was to determine how PPKn teachers help students at SMP Negeri 5 Tondano Utara in fostering discipline. The approach used was qualitative, with data collection procedures in the form of documentation, interviews, and observations. Based on the results of the study, teachers play an important role in helping each student at school to have and instill a disciplined attitude. In addition, teachers at SMP Negeri 5 Tondano Utara have an obligation to provide instructions, inspiration, and even be a catalyst for students' enthusiasm for learning. Lack of parental involvement in children, students' attitudes that do not obey school rules, and the influence of social groups that often violate the rules are the main factors that cause students to be less disciplined at SMP Negeri 5 Tondano Utara.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn di SMK Negeri 1 Tomohon Passa, Friam Julika; Biringan, Julien; Lonto, Apeles Lexi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/swe3tk80

Abstract

The purpose of this study was to improve students' learning motivation through the methods used by teachers and to evaluate the role of teachers. This study used a qualitative descriptive research method that focused on investigating problems. The results showed that teachers are important in improving students' learning motivation by building students' interest in learning. The factors that influence students' learning motivation are: Lack of interest in the subject, difficulty understanding abstract ideas, and the belief that PPKn is a subject that requires memorization are examples of internal causes. Peer pressure, family environment, and less creative teaching strategies are examples of external forces.
Pengaruh Kreativitas Guru dan Fasilitas Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS pada Murid di SMPN 2 Touluaan Rondonuwu, Arter; Lonto, Apeles Lexi; Tuerah, Paulus R.
Abdurrauf Science and Society Vol. 1 No. 4 (2025): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v1i4.319

Abstract

This study aims to explore the influence of teacher creativity and learning media on students' academic achievement in social studies. The core concept of this study emphasizes the essential role of teacher creativity in maximizing the use of existing learning media to improve student learning outcomes. This study uses a quantitative method with a survey involving the entire student population. Teacher creativity and learning media are identified as independent variables, while student learning outcomes function as dependent variables. The data analysis process was carried out using a descriptive statistical approach and hypothesis testing using the coefficient of determination and linear regression. Before conducting the main analysis, the prerequisites were tested consisting of normality, linearity, and multicollinearity. The research findings indicate a significant partial influence: teacher creativity contributes 90.1% and learning media 91.4% to learning outcomes. Simultaneous analysis shows a significance value of 0.001 Abstrak: Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kreativitas guru dan sarana pembelajaran terhadap pencapaian akademik siswa dalam pelajaran IPS. Konsep inti dari penelitian ini menekankan peranan esensial kreativitas guru dalam memaksimalkan pemanfaatan sarana pembelajaran yang ada untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini memanfaatkan metode kuantitatif dengan survei yang melibatkan keseluruhan populasi siswa. Kreativitas guru dan sarana pembelajaran diidentifikasi sebagai variabel bebas, sedangkan hasil belajar siswa berfungsi sebagai variabel terikat. Proses analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta pengujian hipotesis menggunakan koefisien determinasi dan regresi linier. Sebelum melakukan analisis utama, diuji prasyarat yang terdiri dari normalitas, linieritas, dan multikolinieritas. Temuan penelitian mengindikasikan adanya pengaruh signifikan secara parsial: kreativitas guru memberikan kontribusi sebesar 90,1% dan sarana pembelajaran sebesar 91,4% terhadap hasil belajar. Analisis secara bersamaan menunjukkan nilai signifikansi 0,001. Kata kunci: Pengaruh, Kreativitas Guru, Fasilitas Pembelajaran, Hasil Belajar, Mata Pelajaran IPS