cover
Contact Name
Busro
Contact Email
busro@uinsgd.ac.id
Phone
+628986143832
Journal Mail Official
hanifiya@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Gedung Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalan Cimencrang, Cimenerang, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
ISSN : 20898835     EISSN : 27222772     DOI : 10.15575/hanifiya
Core Subject : Religion,
The journal aims to explore religious studies and cross-culture, especially in Indonesia. This journal can relate to Religion and Gender, Religion and Radicalism, Religion and Economic, Religion and Social Conflict, Religion and Tourism, Indigenous Religion, World Religion, etc, and using Religious Studies method.
Articles 221 Documents
Muhammad Sayyid Tantawi's Interpretation of the Verses of Riba Alamsyah, Maulana Yusuf; Al-Obaidi, Khaleel
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.17821

Abstract

The pattern of people's life has changed occasionally, encouraging people to follow this development, especially in matters related to mu’amalah. However, the problem here is that banking is synonymous with bank interest or rent, whereas most people in the community think that bank interest or rent is the same as usury. This paper is based on the results of a study that describes and classifies usury verses in the Qur’an, then analyzes them with the methodology used by Muhammad Sayyid Tantawi inTafsir al-Wasith, which was later linked to his fatwa regarding bank interest law. This study concluded that internal and external factors greatly influenced Tantawi's interpretation of bank interest in Islamic law, among which he used the opinions of modernist scholars such as Al-Alusy, Fazlur Rahman, etc. In addition, the pattern of interpretation of interpretation al-Wasith to the usury verse consists of four patterns consisting of sura al-Rum verse 39 explaining that transactions with usury will not develop and will even lose money. Surah al-Nisa' verses 160-161 demonstrate that their tyranny caused some of the painful sanctions Allah has ever bestowed upon the Jews as perpetrators of usury transactions.
Realitas Keagamaan Amanat Keagungan Ilahi dalam Perspektif Ninian Smart Nurdiana, Rina; Kahmad, Dadang; Syukur, Abdul; Huriani, Yeni
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.25266

Abstract

Penulisan artikel ini dilatarbelakangi fenomena bermunculannya kelompok keagamaan di Indonesia saat ini, salah satunya yaitu kelompok Amanat Keagungan Ilahi (AKI) yang berada di Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Kelompok ini mempunyai aspek esoteric dan eksoterik yang khas dan berbeda terutama pada aspek ritual dan ekeperensial sehingga kelompok ini di sorot cukup tajam oleh masyarakat setempat. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan fenomena kelompok Amanat Keagungan Ilahi yang berkaitan dengan  7 dimensi keagamaan Ninian Smart mencakup dimensi ritual, ajaran, expernsial, mitos dan sosial kelembagaan dan dimensi material   para penganutnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa AKI merupakan gerakan keagamaan di mana pengikutnya harus melewati ritual berupa pewarisan, mandi tobat, khalwat guha dan khalwat alam menjadi tahapan yang sangat sacral yang harus dilalui oleh anggota AKI yang bersungguh sungguh dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Prinsip dasar tujuan ajaran AKI adalah untuk mencapai suci hati, suci ucap, dan suci akhlaq. Melalui penelitian lapangan, wawancara mendalam serta obervasi menyimpulkan bahwa corak keagamaan kelompok AKI mengandung unsur percaya kepada alam ghaib, tradisi nenek moyang, mengandalakan olah pikir dan olah rasa serta mengutamakan urusan batin dari pada amalan lahir. Meyakini adanya wahyu berupa wangsit yang turun bagi pengikut yang terpilih.
The Construction of Habib Rizieq Shihab's Political Islamic Thought in the Post-Reform Indonesian Context Hidayat, Dede; Truna, Dody S.; Rahman, Mohammad Taufiq; Muhyidin, Asep
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.19966

Abstract

This article describes a religious movement figure in post-Reformation Indonesia (1998), namely Habib Rizieq Shihab, who had a mass organization considered radical, namely the Islamic Defenders Front. This article answers the accusation that Shihab was anti-state politics, anti-Pancasila, anti-the Republic of Indonesia, and was intolerant of anyone different from the movement he had led. This study uses the content analysis method, namely analyzing the ideas in Shihab's writings and lectures to reveal his Islamic political ideology. This study found that Shihab's theology was Ashary and Shafiy Sunni with Alawiy Tareqat order. The Muslim Brotherhood influenced Shihab's thoughts and Al-Maududi's ideas, namely, aspiring to an Islamic state or formalizing religious constitutional law into a condition known as Islamic law. At the local level, Shihab was influenced by the local scholar M. Natsir. However, Shihab's political Islamic thought results gave distinctive features and differed from the existing typology. Shihab accepted Pancasila as the basis of the state. However, the "Shari'ated Indonesia" concept was a theistic concept perceived as implementing the Islamic caliphate vision and mission and the reincarnation of the 1945 Jakarta Charter Pancasila.
Hubungan Semenda dalam Hukum Perkawinan Katolik dan Islam Putra Amuna, Yohanes Candra Sekar Bayu; Manik, Iman Jaya
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.23961

Abstract

Penelitian ini berfokus pada persoalan hubungan semenda dalam hukum perkawinan Katolik dan Islam. Peneliti mencoba melakukan studi komparatif antara hukum perkawinan Katolik dan Islam dalam menyikapi hubungan semenda. Peneliti akan menggambarkan bagaimana pemaknaan hukum perkawinan agama Katolik dan agama Islam terhadap hubungan semenda, lalu memberikan analisis mengenai persamaan dan perbedaannya. Adapun penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif. Peneliti akan mengandalkan buku-buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik ini sebagai sumber data primer. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan semenda dalam hukum perkawinan agama Katolik dan Islam sama-sama dikategorikan sebagai halangan yang dapat membatalkan perkawinan. Kedua hukum tersebut memiliki pemaknaan dan tujuannya masing-masing. Dengan menelusuri persoalan-persoalan tersebut, peneliti berargumentasi bahwa dalam hukum perkawinan, baik Katolik dan Islam, pada dasarnya menolak adanya hubungan semenda sampai pada tingkatan-tingkatan tertentu.
Mereaktualisasi Kebebasan Beragama dalam Al-Qur’an Surah Al-Kafirun Ayat 6 dalam Konteks Pluralitas Indonesia Saifullah, Saifullah; Hidayat, Arif
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.15504

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendalami makna kebebasan beragama dalam pandangan ayat suci Al-Qur’an dijelaskan setiap manusia tidak boleh memaksa orang lain untuk memeluk suatu agama khususnya yang sudah beragama. Meskipun Al-Qur’an sudah menjelaskan hal tersebut tetapi masih ada saja pemaksaan dalam memilih agama. Dalam kajian ini penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca tentang kebebasan beragama dalam Al-Qur’an. Implikasi dari jurnal ini memberikan pengertian yang lebih komprehenshif tentang agama kepada masyarakat awam sebagai sebuah pengetahuan secara umum tentang makna hakiki dari sebuah agama yang mempengaruhi pola pertemuan hubungan manusia dengan tuhan ataupun hubungan dengan sesamanya. Mampu menyempurnakan agama sebagai bentuk yang harus diterima sebagai keyakinan individu yang tidak bisa dipaksakan, akan tetapi tetap menghargai perbedaan keyakinan kepada Tuhan. Manusia diciptakan dalam berbagai macam suku bangsa, ras, serta adat dan kebiasaan yang berbeda terutama di Indonesia yang mana kata toleransi harus ditetapkan pada individu masing-masing. agamapun merupakan suatu institusi sosial yang menciptakan ketergantungan akan pemenuhan kebutuhan rohani bagi umatnya, sampailah agama tersebut menjadi suatu bagian dari kehidupan manusia. Agama berada dalam kehidupan masyarakat meciptakan alat pengikat kehidupan dalam berbangsa dan bernegara terutama di negara Indonesia. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan toleransi berkeyakinan memeluk suatu agama serta menelusuri bagaimana Al-Qur’an pada ayat keenam dalam surah al-kafirun menerangkan toleransi dalam beragama.
Komunitas Samin: Agama Adam dan Ajarannya Rosyid, Moh.
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.16620

Abstract

Artikel ini mendedahkan agama Adam bagi komunitas Samin di Kudus Jawa Tengah. Tujuan terpublikasikannya agama Adam agar tidak lagi distigma publik pada warga Samin sebagai ateis, pembangkang, kolot, dsb karena publik memahami ajaran agama Adam sehingga terwujud toleransi. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan mengkaji referensi. Hasil riset, Adam bagi warga Samin sebagai makhluk Tuhan (Yai) terlahir pertama di dunia agar ada kehidupan di alam raya. Agama Adam ajarannya yakni doa, semedi, berpuasa, dan berperilaku baik. Bersemedi tempatnya di rumahnya (sanggar pamujan), yang terbaik untuk berdoa pada tengah malam (tengah latri). Ajarannya diwariskan secara regenerasi dengan bahasa tutur. Kepatuhan atau ketidakpatuhan diri warga Samin atas ajaran agama Adam tergantung kualitas diri. Pemerintah mengategorikan agama Adam sebagai penghayat kepercayaan.
An Analysis of Repetition Style in the Qur'an According to Al-Tabari's Commentary Laelani, Lilih; Komarudin, Edi
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.17795

Abstract

Repetition (al-Tikrar) is one of the language styles used in the Qur'an. Currently, many hufadz of the Qur'an start memorizing from surah 30. The problem is that as a Muslim, he must increase his interaction with the Qur'an from reading, memorizing, understanding and practicing it. The purpose of this research is to know and understand the meaning of repetition style in the Qur'an based on the theory of qawa'id at Tafsir by Uthman al Sabt, to identify and know the letters in chapter 30 which contains At Tikrar's rules, to understand the analysis of At Tikrar's rules. Researchers conducted this research through library research with a qualitative descriptive analysis research type. The researcher used the main source of the book Qawa'id at Tafsir, Jam'an wa Dirasatan by Khalid bin 'Utsman Al-Sabt. Secondary sources are the Al-Qur'an Juz 'Amma (juz 30) and the Book of Tafsir Jami' al Bayan 'an Ta'wil Ay al-Qur'an by Imam Al-Tabari. This study found that the language style of At Tikrar in Al Qur'an Juz 30 is found in 35 of the 37 surahs al mufashalat (short). In almost all surahs there are verses, sentences, or words that are repeated, either in pronunciation or editorial or repetition of meaning, except for two surahs that do not have repetition of meaning or lafazh, namely the 105th Surah Al-Fil and the 108th Surah Al-Kauthar.
Symbolism in Wafak Containing Al-Quran Roland Barthes's Semiotic Perspective Al-Banna, Muhammad Rif'at; Al-Fikri Ys, Irsyad
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.18591

Abstract

This article discusses research on symbolism in wafak containing the Koran in Muslim communities. Wafak has other derivations such as hizb, ruqyah, and amulet is the practice of prayer which is used as a means of endeavor for a servant to be more taqarrub to Allah SWT. The research method used is qualitative, with the type of research being library research. The results of this study are that the wafak of the Qur'an as a symbol of the form of a servant's endeavor to get closer to Allah SWT. In addition, wafak al-Quran can be justified in Islam by following several provisions, one of which is to believe that wafak cannot give any effect, but that can be realized only because of Allah's destiny alone and wafak is only one of the reasons.
Narasi Konflik Antar Agama-Agama Besar Dunia Syah, Yoshy Hendra Hardiyan; Winarti, Rinni
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.20722

Abstract

Artikel ini membahas tentang narasi-narasi konflik yang pernah terjadi antar agama-agama besar dunia. Narasi konflik adalah suatu kejadian yang menceritakan secara runtut terhadap permasalahan konflik diantara kedua belah pihak agama tertentu, guna dapat mempertahakan suatu ideologi, kekuasaan, keagamaan, dan mendapat sesuatu hal yang memuaskan dalam lingkup sosial-keagamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami, menyikapi, dan memberikan jalan keluar terhadap konflik-konflik apa saja yang pernah terjadi pada agama-agama besar dunia. Pada penelitian ini, bersumber pada kajian literatur yang berasal dari buku-buku, artikel ilmiah, dan artikel popular dan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah tinjauan pustaka (literature review) untuk menjelaskan secara deskriptif serta membahas konflik antar agama-agama besar dunia yang pernah terjadi. Artikel ini menawarkan konsep cinta. Dengan menempuh jalan cinta, manusia bisa menciptakan hidup yang harmonis, hidup yang damai tanpa ada perselisihan diantara pihak umat beragama lainnya. Sehingga dengan adanya keanekaragaman warna masyarakat, agama, ras, suku, dan kebudayaan hendaknya kita menyikapinya dengan bijak. Sikap toleransi dan saling menghormati antar sesama masyarakat harus dijunjung tinggi.
Penggunaan Variasi Media Pembelajaran dalam Pengajaran Agama Katolik Seva, Kristining; Siga, Wilfridus Demetrius; Sirait, Asnita
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.29518

Abstract

Pengajaran mata pelajaran Agama Katolik di tingkat menengah seringkali dihadapi oleh tantangan untuk menjadikan pembelajaran yang menarik dan relevan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dengan menganalisis penerapan variasi media pembelajaran dan metode pengajaran yang inovatif terutama media ajar flashcards dalam pengajaran Agama Katolik di Biara Pratista Kumara Warabarata, OSC Sultan Agung Kota Bandung. Metode kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali pengalaman dan pandangan frater-frater pengajar serta siswa-siswa yang menjadi peserta pengajaran Agama Katolik di biara tersebut. Studi ini juga akan melibatkan program pelatihan bagi frater-frater pengajar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan media dan metode pengajaran yang lebih interaktif. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam upaya meningkatkan pembelajaran mata pelajaran Agama Katolik di kalangan siswa tingkat menengah, penerapan media ajar berupa flashcards telah menjadi alternatif yang efektif. Metode pengajaran ini memanfaatkan kartu-kartu dengan informasi singkat, pertanyaan, kata kunci, atau gambar di satu sisi dan jawaban atau penjelasan di sisi lainnya. Dalam konteks pembelajaran Agama Katolik, penggunaan flashcards dapat memberikan sejumlah manfaat yang signifikan seperti membantu siswa memahami dan menginternalisasi nilai-nilai dan konsep agama dengan lebih baik, meningkatkan kemampuan hafalan ayat Kitab Suci, meningkatkan keterlibatan siswa, memberikan pengulangan yang efektif, memungkinkan pembelajaran mandiri, dan membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam mengembangkan pendidikan Agama Katolik yang lebih dinamis dan menarik bagi generasi siswa masa depan, serta merespons kekhawatiran masyarakat akan kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran ini dan dampaknya terhadap karakter siswa dan perkembangan mereka di lingkungan sekolah.

Page 7 of 23 | Total Record : 221


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 8 No. 2 (2025): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 8, No 1 (2025): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 8 No. 1 (2025): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 7, No 2 (2024): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 7 No. 2 (2024): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 7, No 1 (2024): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 7 No. 1 (2024): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 6, No 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 5, No 2 (2022): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 5 No. 2 (2022): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 5, No 1 (2022): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 5 No. 1 (2022): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 4 No. 2 (2021): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 4, No 2 (2021): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 4 No. 1 (2021): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 4, No 1 (2021) Vol 4, No 1 (2021): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 3, No 2 (2020): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 3 No. 2 (2020): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 3, No 1 (2020): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 3 No. 1 (2020): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 2, No 2 (2019): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 2 No. 2 (2019): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 2, No 1 (2019): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 2 No. 1 (2019): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 1 No. 1 (2018): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 1, No 1 (2018): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama More Issue