Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Kesehatan Masyarakat dalam Pertolongan Pertama dengan Kasus Luka Bakar
Barkah Waladani;
Ernawati Ernawati;
Putra Agina Widyaswara Suwaryo
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Juni 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i2.558
Pertolongan pertama dan penanganan luka bakar yang kurang tepat dapat menimbulkan dampak yang akan merugikan penderita. Luka bakar sering terjadi di masyarakat namun belum dilakukan tindakan dengan tepat. Pertolongan pertama yang cepat dan tepat dapat menyelamatkan kehidupan, mencegah kesakitan makin parah, dan meningkatkan pemulihan. Peserta dalam kegiatan ini yaitu kader Kesehatan yang berjumlah 25 orang. Rata-rata peningkatan pengetahuan kader Kesehatan yaitu 1.8 kali dari sebelumnya, sedangkan rata-rata keterampilan yaitu 3.42 kali. Edukasi dilakukan dengan pemberian materi tentang pertolongan pertama dengan luka bakar. Simulasi dilakukan dengan memberikan instruksi kerja sesuai dengan tahapan pertolongan pertama pada kasus luka bakar. Evaluasi edukasi tentang luka bakar dilakukan dengan membandingkan nilai pre test dan post test menggunakan kuesioner yang berisi materi pelatihan. Observasi dilakukan oleh fasilitator untuk mengetahui standar tata laksana pertolongan pertama pada luka bakar. Edukasi dan simulasi yang diberikan terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama dengan luka bakar, sehingga korban bisa ditangani terlebih dahulu dengan baik sebelum dibawa ke Rumah Sakit.
Optimalisasi Reproduksi Sehat bagi Remaja
Luluk Khusnul Dwihestie;
Menik Sri Daryanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.570
Remaja merupakan aset luar biasa untuk kemajuan negara. Pandemi Covid-19 telah berdampak pada sebagian besar aktifitas di semua kalangan masyarakat, karena terjadinya perubahan kondisi dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga perlu adaptasi kebiasaan sehari-hari yang terarah. Perubahan aktifitas khususnya bagi remaja, tidak hanya berdampak pada aspek fisik, namun juga pada aspek kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi yang benar dan tepat bagi remaja, khususnya di bidang kesehatan. Metode yang digunakan yaitu tahap persiapan dan koordinasi, pelaksanaan edukasi kesehatan mengenai optimalisasi reproduksi sehat bagi remaja, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dihadiri 30 remaja putri, diawali dengan pembagian masker dan booklet, dilanjutkan penyampaian materi reproduksi sehat bagi remaja, tanya jawab dan evaluasi. Monitoring dilaksanakan 1 minggu setelah penyampaian edukasi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa remaja putri di panti asuhan yatim ‘Aisyiyah mengalami peningkatan pengetahuan dan kesadaran diri tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri.
Penyuluhan Makanan Sehat dan Bimbingan Teknis Pengujian Formalin pada Makanan di Gapoktan Sumber Makmur
Khalimatus Sa'diyah;
Heny Dewajani;
Nanik Hendrawati;
Mutia Devi Hidayati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.584
Salah satu upaya untuk memperpanjang umur makanan adalah dengan memberikan bahan tambahan pengawet. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 033 tahun 2012 menyebutkan tentang bahan aditif atau tambahan pangan yang dilarang digunakan dalam makanan, khususnya formalin. Penggunaan formalin sebagai zat aditif makanan memmberikan efek samping yang kurang baik bagi tubuh manusia. Sehingga diperlukan cara untuk mendeteksi atau mengidentifikasi makanan berfomalin dan mensosialisasikannya kepada masyarakat. Masyarakat daerah pesisir seperti di Desa Kedung Bandeng – Sumbermanjing Wetan berpotensi sebagai mitra karena akses geografis dan aksestibilitas yang sulit terjangkau informasi, tingkat pendidikan masyarakat yang rendah serta ekonomi yang masih lemah. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk memberikan penyuluhan terkait bahaya penggunaan formalin dan cara mendeteksi formalin pada makanan untuk kelompok tani (Gapoktan) Sumber Makmur – Desa Kedung Banteng. Kegiatan PPM ini dilakukan dalam bentuk pelatihan meliputi presentasi, diskusi dan simulasi penggunaan testkit formalin pada makanan. Pelatihan PPM ini diikuti oleh 30 peserta. Materi disampaikan oleh perwakilan Tim PPM dan simulasi pendeteksian formalin pada makanan dipandu oleh mahasiswa. Kegiatan PPM berjalan lancar dan peserta sangat antusias mengikutinya. Kegiatan PPM berjalan dengan lancar dan peserta sangat antusias mengikutinya. Respon peserta menunjukkan bahwa kegiatan PpM ini memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan mitra. Tim PpM memaparkan solusi terkait edukasi bahaya formalin dengan jelas sehingga peserta merasa pendampingan yang diberikan sudah sesuai dan memuaskan.
Optimalisasi Aspek Pengetahuan Keluarga dan Kader Kesehatan Jiwa tentang Penatalaksanaan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Psikiatri di Masyarakat pada ODGJ
Ike Mardiati Agustin;
Tri Sumarsih;
Sawiji Sawiji;
Hendrik Hermawan;
Makis Mufakad
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.591
Orang dengan gangguan jiwa di masyarakat mengalami peningkatan, salah satu masalah yang sering ditemukan pada orang dengan gangguan jiwa adalah potensi bunuh diri, agitasi dan agresi, yang dikategorikan dalam kegawatdaruratan psikiatri, keluarga dan kader kesehatan terdekat dan terlibat langsung dengan kejadian kegawatan psikiatri di masyarakat pada ODGJ tersebut. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengoptimalkan tingkat pengetahuan mereka. dari kegiatan ini adalah meningkatkan dan mengoptimalisasi pengetahuan keluarga dan kader kesehatan jiwa tentang pertolongan pertama kegawatdaruratan psikiatri di masyarakat pada ODGJ. Metode Program ini diberikan kepada 10 orang anggota keluarga yang memiliki ODGJ dan 10 Orang Kader Kesehatan Jiwa, Kegiatan yang dilakukan selama 1 bulan meliputi 3 (Tiga) tahap yaitu tahap persiapan dimulai dengan melakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum diberikan pelatihan, tahap pertolongan pertama pada kegawatdaruaratan psikiatri, yang terakhir tahap evaluasi pengukuran pengetahuan setelah diberikan pelatihan, Hasil dari gambaran yang terjadi peningkatan pengetahuan pada 20 orang dari tingkat pengetahuan kurang dengan nilai rerata (40) menjadi baik dengan nilai rerata (75). Kesimpulan melalui kegiatan yang terjadi optimalisasi peningkatan tingkat tentang pertolongan pertama pada kegawatdaruratan psikiatri, Kegiatan ini direkomendasikan untuk program berkelanjutan bagi keluarga maupun kader kesehatan jiwa di masyarakat.
Upaya Peningkatan Kemampuan Perawatan Keluarga Paliatif melalui Pendidikan Kesehatan
Emilia Puspitasari Sugiyanto;
Candra Hadi Prasetyo;
Wijanarko Heru Pramono
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.592
Upaya peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat pasien paliatif perlu ditingkatkan, sebagian besar keluarga mengalami hambatan dalam perawatan salah satunya adalah karena kurang pengetahuan dan pemahaman tentang cara perawatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 keluarga yang mempunyai pasien paliatif. Analisis yang digunakan adalah anallisis deskriptif dengan menilai prosentase perubahan pengetahuan keluarga dan kemampuan merawat klien. Hasil dari kegiatan pendampingan keluarga juga didapatkan peningkatan pengetahuan keluarga tentang penyakit Hipertensi, Stroke dan Hipertensi sebanyak 58,8 % dan 100% keluarga mampu mempraktekan cara melakukan ROM dan senam Kaki Untuk Pasien DM.
Peningkatan Pengetahuan Siswa terhadap Vaksinasi Covid-19 melalui Edukasi di SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya
Richa Noprianty;
Aiyi Asnawi;
Jundiah Jundiah;
Linda Widyastuti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.594
Program vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19 yang menjadi pandemic di Indonesia. Program vaksinasi ini masih menimbulkan keraguan dari masyarakat umum terkait dengan efikasi dan keamanannya sehingga dibutuhkan pemberian edukasi yang baik agar masyarakat memahami peran penting dari program vaksinasi. Salah satu yang sasaran yang dapat diberikan penyuluhan adalah remaja yang memiliki mobilitas dan pergerakan yang tinggi. Metode pelaksanaan yang dilakukan kepada siswa SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya berupa pemberian edukasi melalui talkshow. Jumlah peserta yang mengikuti berjumlah 179 orang. Pelaksanaan dilakukan melalui online dengan platform zoom meeting. Metode yang digunakan adalah dengan pemberian edukasi berupa talkshow yang dilakukan secara online via aplikasi zoom. Peserta yang hadir berjumlah 179 orang. Pelaksanaan dimulai dengan pemberian pre test kepada siswa melalui platform google form. Kemudian menayangkan video dari tenaga kesehatan, dari masyarakat yang sudah dilakukan vaksin dan yang belum dilakukan vaksin. Setelah itu, dilakukan talkshow dan diskusi. Di akhir kegiatan, siswa diberikan post test untuk mengevaluasi pemahaman tentang vaksinasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan pemberian edukasi adalah 48.636 dan rata-rata setelah nya adalah 52.262. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan terhadap vaksinasi sebesar 3,626.
Intervensi Berbasis Suportive Educative Nursing Intervention terhadap Pengetahuan dan Praktik Pemberian Makan pada Ibu Balita Gizi Kurang
Yosefina Nelista;
Yosephina Maria Hawa Keytimu;
Evodius Marianto Toto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.595
Kegiatan pengabdian masyarakat pada ibu balita gizi kurang penting untuk dilakukan agar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa terpantau dan optimal. Peran orang tua sangat penting dalam tumbuh kembang anak karena dengan memberikan perhatian yang benar terhadap gizi anak, maka anak akan terhindar dari berbagai macam penyakit dan akan tumbuh dengan sehat.. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu dalam pemberian makan pada balita gizi kurang adalah dengan cara Supportive Educative Nursing Intervention (SEMI). Tujuan dari pendampingan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu dalam makan pada balita gizi kurang. Metode kegiatan pendampingan pada ibu balita yang memiliki balita gizi kurang dilakukan melalui 4 tahap yaitu teaching, guiding, supporting and providing environment. Responden yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah semua ibu balita gizi kurang di wilayah kerja puskesmas Bola sebanyak 30 orang. Evaluasi dilakukan dengan cara memberikan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi tentang praktik pemberian makan di awal dan akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan praktik pemberian makan pada balita gizi kurang.
Sosialisasi Efek Samping Vaksin terhadap Pengetahuan Penerima Vaksin di Puskesmas Kewapante
Yosephina Maria Hawa Keytimu;
Yosefina Nelista;
Maria Claudia Djiona;
Theresia Didang Parera;
Fransiska Funan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.598
Vaksin merupakan produk biologis yang dapat meningkatkan imunitas spesifik untuk penyakit tertentu.Vaksin juga merupakan salah satu intervensi terbaik yang dikembangkan untuk memberantas COVID-19, menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahunnya. Vaksinasi covid dilakukan dengan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari usia 12 tahun sampai dengan 60 tahun yang menyasar masyarakat sehat tanpa penyakit penyerta. Ada sebagian masyarakat yang ragu-ragu bahkan menghindari vaksinasi karena mendapat informasi terkait efek samping yang membahayakan keselamatan mereka.Pengetahuan yang kurang up to date tentang efek samping pemberian vaksinasi ini perlu disosialisasikan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat.Bentuk sosialisasi yang dilakukan pada saat itu yakni ceramah, diskusi dan Tanya jawab menggunakan media laptop dan LCD serta leaflet terkait efek samping vaksin. Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi sebanyak 50 orang, peserta di bagi dalam 5 kelompok yang masing-masing anggota berjumlah 10 orang. Hasil sosialisasi ini mesyarakat yang didominasi usia-usia muda sangat antusias mendengarkan dan banyak memberikan pertanyaan tentang efek samping pemberian vaksin. Langkah evaluasi program dan keberlanjutan program setelah kegiatan PKM selesai dilaksanakan pada setiap bulan dengan melibatkan petugas kesehatan di puskesmas.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Kesehatan Jiwa pada Situasi Pandemi Covid-19
Syenshie Virgini Wetik;
Cyntia Theresia Lumintang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.630
Kesehatan jiwa menjadi isu utama yang dihadapi sebagian besar masyarakat Indonesia sebagai dampak dari situasi pandemi covid-19. Gangguan psikologis yang dirasakan antara lain perasaan takut dan khawatir berlebihan, depresi, stress, frustasi, insomnia, putus asa dan keinginan bunuh diri. Berbagai kondisi gangguan psikologis ini memberi dampak terhadap kondisi fisiologis dan mempengaruhi kualitas hidup manusia. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan jiwa di masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan berupa ceramah dan demonstrasi latihan relaksasi. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat usia dewasa 20-60 tahun dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 100%. Kesimpulannya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan penting sekali untuk dilakukan di lingkungan masyarakat luas pada situasi pandemi covid-19 ini.
Peningkatan Pengatahuan Masyarakat tentang TBC dan Penatalaksanaannya bagi Penderita TBC melalui Peran Kader
Ernawati Ernawati;
Nurlaila Nurlaila;
Isma Yuniar;
Herniyatun Herniyatun
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.587
Isu strategis yang dihadapi masyarakat Kabupaten Kebumen adalah angka kesakitan dan kematian penyakit menular dan tidak menular masih tinggi. Penyakit-penyakit menular/infeksi sampai saat ini belum semua dapat diatasi. Permasalahan pencegahan dan penanggulangan penyakit TB pada umumnya berkaitan dengan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap TB masih rendah, pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan sangat penting guna meningkatkan partisipasi masyarakat dan keluarga dalam penanganan penyakit TBC. Peningkatan pengatahuan tentang peran dan penatalaksanaan penderita TBC di masyarakat sangat diperlukan di masyarakat. Metode program ini diberikan kepada 25 peserta. Kegiatan ini dilakukan selama 4 minggu, tahap persiapan awal dengan melakukan pengukuran tingkat pengatahuan kader tentang peran kader TBC, dan pengetahuan tentang penatalaksanaan TBC di masyarakat. Tahap pelaksaan dilakukan dengan memberikan sosialisasi tentang peran dan penalaksanaan TBC, tahap akhir dilakukan evaluasi tentang proses yang telah dilakukan dan pengukuran pengetahuan Kembali. Kesimpulan kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan kader dan msayarakat tentang peran kader dan panatalaksanaan TBC dimasyarakat. Program kegiatan ini direkomendasikan bagi pemegang program dan kader TBC dalam pemberdayaan keluarga dengan TBC.