cover
Contact Name
Nyoman Pasek Nugraha
Contact Email
paseknugraha@gmail.com
Phone
+6281999131789
Journal Mail Official
paseknugraha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha
ISSN : 26141876     EISSN : 26141884     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjtm.v7i1.18616
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknik. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan teknik mesin bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 292 Documents
Analisis dan Optimalisasi Aliran Fluida pada Prototype Kendaraan Ganesha Surface Water dengan Menggunakan Software Solidworks Sastrawan, Dewa Gede Oka; Elisa, Edi; Dantes, Kadek Rihendra
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i1.33122

Abstract

Aerodinamika adalah aspek yang memperhitungkan gaya yang disebabkan oleh aliran fluida yang ditunjukan dengan nilai (Coeficient Of Drag) hal ini akan berpengaruh pada optimalisasi kinerja dan konsumsi energi yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memodifikasi desain standar Ganesha Surface Water sehingga diperoleh desain yang memiliki nilai Coeficient Of Drag minimum. Untuk mengetahui nilai Coeficient Of Drag diperlukannya sebuah simulasi analisis aliran fluida, salah satunya adalah menggunakan software Solidwork, software Solidworks dikenal dengan software yang memiliki kecepatan dan ketepatan dalam menganalisis. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian R2D2. Setelah dilakukannya proses simulasi analisis aliran fluida diketahui bahwa desain hasil modifikasi kendaraan Ganesha Surface Water memiliki nilai Coeficient Of Drag 0,038 (28%) lebih rendah dibandingkan dengan desain kendaraan standar, sedangkan pada desain hasil modifikasi cadik kendaraan Ganesha Surface Water memiliki nilai Coeficient Of Drag 0,139 (38%) lebih rendah dibandingkan dengan desain cadik standar. Melalui penilaian ahli, desain modifikasi Ganesha Surface Water telah mendapat persentase nilai 86% dengan kualifikasi layak.Kata Kunci: aerodinamika; coeficient of drag; ganesha surface water; sofware solidworks.Aerodynamic aspects take into account the drag caused by fluid flow, which is indicated by the value (Coefficient of Drag). It will affect the optimization of performance and energy consumption used. This research aims to modify the standard design of Ganesha Surface Water to obtain a design that has a value Coefficient of Drag minimum. In order to find out the value of the Coefficient of Drag, a fluid flow analysis simulation is needed, one of which is using Solidworks software. Solidworks software is known as software that has speed and accuracy in analyzing. This type of research is a Research and Development (R&D) using the R2D2 research model. After conducting the simulation process of fluid flow analysis. It is known that the modified design of the Ganesha Vehicle Surface Water has a value Coefficient of Drag 0.038 (28%) lower than the standard vehicle design. In comparison, the Ganesha Vehicle Surface Water's modified design has a value Coefficient of Drag 0.139 (38%) lower compared to standard worry designs. The modified Ganesha Surface Water design has received a score percentage of 86% with proper qualifications through expert judgment.Keywords: Aerodynamics; Coefficient of drag; Ganesha surface water; Solidworks software.DAFTAR RUJUKANAbdulah, M. (2016). Analisis Aerodinamis pada Permukaan Urban Concept Car SEM UI: “Kalabiya” dengan CFD. https://mahdiy.wordpress.com/2011/12/26/analisis-aerodinamis-pada-permukaan-urban-concept-car-sem-ui-kalabiya-dengan-cfd/Blocken, B., van Druenen, T., Toparlar, Y., Malizia, F., Mannion, P., Andrianne, T., Marchal, T., Maas, G. J., & Diepens, J. (2018). Aerodynamic drag in cycling pelotons: New insights by CFD simulation and wind tunnel testing. Journal of Wind Engineering and Industrial Aerodynamics, 179(June), 319–337. https://doi.org/10.1016/j.jweia.2018.06.011Daruwedho, H., Sasmito, B., & Amarrohman, F. (2016). Analisis Pola Arus Laut Permukaan Perairan Indonesia Dengan Menggunakan Satelit Altimetri Jason-2 Tahun 2010-2014. Jurnal Geodesi Undip, 5(2), 147–158.Hakim, R., & Nugroho, C. B. (2018). Desain dan Analisa Aerodimanika Dengan menggunakan Pendekatan CFD Desain dan Analisa Aerodimanika Dengan menggunakan Pendekatan CFD Pada Model 3D Untuk Mobil Prototype “ Engku Putri .” Jurnal Integrasi, 8(1 April 2016), 6–11. https://www.researchgate.net/publication/328899414_Desain_dan_Analisa_Aerodimanika_Dengan_menggunakan_Pendekatan_CFD_Pada_Model_3D_Untuk_Mobil_Prototype_Engku_PutriIskandar, A. (2018). Validitas isi menggunakan rumus Gregory. http://akbar-iskandar.blogspot.com/2018/01/validitas-isi-menggunakan-rumus-gregory.htmlMulia, H. (2019). Indonesia Menempati Posisi Ke-2 Penyumbang Sampah Plastik ke Laut. https://asumsi.co/post/indonesia-tempati-peringkat-dua-penyumbang-sampah-plastik-terbanyak-di-lautanPrihadnyana, Y., Widayana, G., & Dantes, K. R. (2017). Analisis Aerodinamika Pada Permukaan Bodi Kendaraan Mobil Listrik Gaski (Ganesha Sakti) Dengan Perangkat Lunak Ansys 14.5. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 5(2). https://doi.org/10.23887/jjtm.v5i2.11246Putra Krisnanandha, V., Dantes, K. R., & Nugraha, I. N. P. (2018). Analisis Aliran Fluida Pada Permukaan Bodi Kendaraan Listrik Ganesha Scooter Underwater Berbasis Software Solidworks. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 6(3), 121. https://doi.org/10.23887/jjtm.v6i3.18583Serana Jaya, G., Dantes, K. R., & Dantes, K. R. (2018). Analisa Pembebanan Statik Pada Rancangan Steering Knuckle Mobil Listrik Ganesha Sakti (Gaski). Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 6(2), 88. https://doi.org/10.23887/jjtm.v6i2.14704Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif. Dan R&D. Alfabeta.Tegeh, I. M. & I. M. K. (2010). Metode Penelitian Pengembangan Pendidikan. Undiksha.Tuakia, F. (2008). Dasar-dasar CFD Menggunakan FLUENT. INFORMATIKA.Willis, J. (1995). A recursive, reflective Instructional design model based on constructivist-interpretivist theory. Educational Technology Publications, Inc. Technology, 35(6), 5–23. https://www.jstor.org/stable/44428302?seq=1&cid=pdf-reference#references_tab_contents
Pengaruh Kalium Hidroksida Terhadap Emisi Gas Buang Motor Bensin Berbahan Bakar Biogas Firdaus, Ahmad Hanif; Monasari, Ratna; Qosim, Nanang; Astuti, Fina Andika Frida
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i1.31545

Abstract

Kebutuhan alat transportasi menjadi sesuatu hal yang sangat penting untuk mendukung peningkatan mobilitas orang, barang, dan jasa di era globalisasi seperti saat ini. Penggunaan alat transportasi berbasis motor bakar dengan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama memberi dampak yang sangat serius jika dibiarkan. Bahan bakar fosil adalah energi tak terbarukan yang jumlahnya di alam pun semakin menipis yang suatu saat akan habis dan jika digunakan dapat menghasilkan emisi gas buang yang dapat merugikan kesehatan dan lingkungan. Saat ini terdapat perkembangan yang cukup signifikan dalam usaha menciptakan dan menemukan bahan bakar alternatif, biogas menjadi salah satunya. Namun, biogas murni yang dihasilkan masih banyak mengandung zat pengotor yang menganggu dalam proses pembakaran sehingga perlu dilakukan pemurnian. Salah satu teknik pemurnian biogas adalah dengan menggunakan larutan Kalium Hidroksida (KOH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kalium hidroksida terhadap emisi gas buang mesin bensin berbahan bakar biogas. Metode yang digunakan dengan eksperimen secara langsung. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi Kalium Hidroksida (KOH) sebesar 5 M, 10 M, dan 15 M pada putaran mesin 5500, 5700, 5900, 6100, 6300 dan 6500 rpm. Variabel terkontrolnya bukaan throttle 100%, waktu pengapian 39° sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan laju alir KOH 1 ml/s, variable terikatnya adalah emisi gas buang CO dan HC. Dari hasil penelitian diketahui bahwa semakin besar konsentrasi KOH yang ditambahkan akan menghasilkan emisi gas buang yang minimal, yaitu pada penambahan KOH dengan konsentrasi 15 M yang menghasilkan emisi gas buang CO sebesar 0,237 (% vol) dan HC 84 (ppm vol).Kata kunci: Biogas; Emisi; Kalium Hidroksida; Mesin Bensin.The use of engine-fuel-based transportation with fossil fuels as the main energy source has a very serious impact. Fossil fuels are non-renewable energy whose numbers in nature are depleting which one day it will run out and if used can produce exhaust gas emissions that can harm health and the environment. Currently there are significant developments in the effort to create and find alternative fuels, biogas being one of them. However, the pure biogas produced still contains many impurities that interfere with the combustion process so that it needs to be purified. One of the biogas purification techniques is by using a solution of potassium hydroxide (KOH). This study aims to determine the effect of KOH on the exhaust gas emissions of biogas fueled otto engines. The method using direct experimentation, independent variable were the variation in the concentration KOH of 5 M, 10 M, and 15 M at engine speed of 5500, 5700, 5900, 6100, 6300 and 6500 rpm. The controlled variables were 100% throttle opening, the ignition time was 39 ° before TDC (Top Dead Centre) and the KOH flow rate was 1 ml / s, the dependent variables were the exhaust emissions of CO and HC. From the results, it is known that the greater the KOH concentration added will produce minimal exhaust gas emissions, namely the addition of KOH with a concentration of 15 M which results in CO exhaust emissions of 0.237 (vol%) and HC 84 (ppm vol). Keywords : Biogas; Emission; Potassium Hydroxide, Otto Engine. DAFTAR RUJUKANAbdussalam., Fernandez, D., & Lapisa, R. (2018). Penggunaan biogas sebagai bahan bakar alternatif pada mesin generator set multi equipment (Me) 1800. Automotive Engineering Education Journals, 2(2), 1-7.Ardhiany, S. (2018). Proses absorbsi gas CO2 dalam biogas menggunakan alat absorber tipe packing dengan analisa pengaruh laju alir absorben NaOH. Jurnal Teknik Patra Akademika, 9(2), 55-65.Fahmayanti, Y., & Abtokhi, A. (2018). The addition effect of NaOH and KOH toward biogas purification. Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 10(2), 40-44.Hardianto, A., & Hermawan, D. (2019). Pengaruh filterisasi bertingkat larutan KOH, NaOH dan TEA terhadap penurunan prosentase CO2 pada biogas. Jurnal Flywheel, 10(1), 43-54.Hermawan, D., Hamidi, N., & Sasongko, M. N. (2016). Performansi purifikasi biogas dengan KOH based absorbent. Jurnal Rekayasa Mesin, 7(2), 65-73.Hery, A. F., Septiropa, Z., Riansyah, S., & Romadhi, F. (2011). Pemanfaatan biogas/landfillgas sebagai bahan bakar mesin bensin 1 silinder 4 langkah. Jurnal Teknik Industri, 12(2) 162-168.Nurdin, A., & Aries, D. (2018). Review aplikasi bahan bakar biogas pada motor bakar SI (spark ignition). Jurnal SIMETRIS, 9(2), 797-802.Prastya, R., Susilo, B., & Lutfi, M. (2013). Pengaruh penggunaan bahan bakar biogas terhadap emisi gas buang mesin generator set. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 1(2), 77-84.Prihutama, F. A., Firmansyah, D. N., Siahaan, K. S. H., & Fahmi, B. (2017). Pemanfaatan biogas sebagai energi alternatif ramah lingkungan daerah Desa Monggol, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. SNITT-Politeknik Negeri Balikpapan, 87-95.Rao, A. B. & Rubin, E. S. (2002). A technical, economic and environmental assessment of amine based carbon capture technology for power plant greenhouse gas control. Environmental Science & Technology, 36(20), 4467-4475Ritonga, A. M., & Masrukhi. (2017). Optimasi kandungan metana (CH4) biogas kotoran sapi menggunakan berbagai jenis adsorben. Jurnal Rona Teknik Pertanian, 10(2), 8-17.Ritonga, A. M., Masrukhi., & Kusmayadi, R. P. (2020). Pemurnian biogas metode adsorpsi menggunakan down-up purifier dengan arang aktif dan silika gel sebagai adsorben. Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research, 1(1), 72-80.Sunaryo. (2014). Uji eksperimen pemurnian biogas sebagai pengganti bahan bakar motor bensin. Jurnal PPKM II, 123-130.Suputra, I. M. T., Nindhia, T. T., & Surata, W. (2017). Pemurnian biogas dari gas pengotor CO2 menggunakan campuran kalium hidroksida padat dengan sekam padi. Jurnal Ilmiah Teknik Desain Mekanika, 6(3), 272-275.Sutanto, R., Alit, I. B., & Rezeki, G. (2016). Pengaruh absorsi gas CO2 dan H2S dalam biogas menggunakan pasta batu apung terhadap peningkatan unjuk kerja motor bakar. Jurnal Dinamika Teknik Mesin, 6(1), 31-37.Suyatno A., & Hermawan, D. (2016). Analisis campuran KOH dan H2O terhadap proses penyerapan CO2 pada biogas hasil ternak dan biogas hasil tempat pembuangan sampah (TPS). Jurnal Widya Teknika, 24(1), 1-5.Van Bhat, R. D., Kuipers, J.A M. & Versteeg, G. F. (2000). Mass transfer with complex chemical reactions in gas-liquid system: two step reversible reactions with unit stoichiometric and kinetic order. Chemical Engineering Journal, 76(2), 127-152.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Pekerjaan Dasar Otomotif Siswa Kelas X TKRO SMK Negeri 1 Denpasar Suandika, I Komang Adi; Nugraha, I Nyoman Pasek; Dewi, L.J.E.
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan keaktifan belajar pekerjaan dasar otomotif antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (2) perbedaan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (3) perbedaan keaktifan dan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif secara simultan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif pada mata pelajaran pekerjaan dasar otomotif, siswa kelas X TKRO di SMK Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan, keaktifan dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, angket dan tes. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan MANOVA. Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) rata-rata keaktifan belajar siswa pada kelas eksperimen (82,25), pada kelompok kontrol (73,28) (2) rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (76,81), pada kelompok kontrol (63,47). Kata kunci: 1; TGT 2; Keaktifan Belajar 3; Hasil Belajar.Daftar RujukanA.M. Sardiman. 2001. Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Emzir. 2012. Metodelogi penelitian pendidikan kuantitatif dan kualitatif. Bandung : Rajagrafindo Persada.Isjoni. 2013. Cooperative learning efektivitas pembelajaran kelompok. Bandung  : Alfabeta.Istarani. 2011. Model pembelajaran inovatif. Medan : Media Persada.Kamdi. 2007. Strategi pembelajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.Moh. Uzer Usman. 2006. Menjadi guru profesional. Bandung :  PT. Mancama  Jaya CemerlangSanjaya, Wina. 2008. Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.Shoimin, Aris. 2014. Model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media. Vol. 203.Slavin, Robert E. 2015. Cooperative learning: Teori, riset dan praktik. Bandung : Nusa Media. Vol. 163.Sudjana, Nana. 2005. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algensindo.Sugiyono. 2004. Metodologi penelitian. Bandung :  Alfabeta.Suprijono, Agus. 2009. Cooperative learning ; Teori dan aplikasi PAIKEM Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Wendra. 2016. Penulis karya ilmiah. Singaraja : Universitas Pendidikan Ganesha.
Pengaruh Variasi Penyetelan Katup Terhadap Putaran Pada Engine Stand Motor Bensin Van Harling, Vina N; Urbata, Adirianus
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.26637

Abstract

Pada mesin 4 langkah terdapat sistim mekanisme katup masuk dan katup buang, tujuannya untuk pengaturan pemasukan campuran bahan bakar dengan udara dan pengaturan pengeluaran gas bekas pembakaran. Pada mekanisme katup ini diberi celah katup atau jarak diujung batang katup masuk dan katup buang tujuanya untuk mencegah pemuaian diwaktu mesin bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari dan menganalisa variasi celah katup masuk dan celah katup buang terhadap performa motor bensin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan eksperimen. Studi Pustaka dilakukan untuk mempelajari data sekunder dari referensi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Sementara metode eksperimen dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi penyetelan katup terhadap putaran mesin. Pengujian dilakukan untuk posisi throttle standar (2,24 cm), posisi throttle sedang (2,11 cm) dan posisi throttle tinggi (1,82). Pengukuran putaran mesin dilakukan untuk katup 0,2 mm, 0,25 mm, dan 0,3 mm dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi throttle (1,82 cm) dengan celah katup yang diperbesar maka semakin naik putaran yang dihasilkan. Sebaliknya dengan posisi throttle yang standar (2,24 cm) dengan celah katup yang standar akan menghasilkan putaran yang lebih lambat. Kata kunci: engine; katup; motor bensin. Daftar RujukanArimbawa, I. K. S., Nugraha, I. N. P., & Dantes, K. R. (2019). Analisis pengaruh campuran bahan bakar pertalite dengan naphthalene terhadap konsumsi bahan bakar, torsi dan daya pada sepeda motor 4 langkah. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 7(1), 1-6.Barenschot BPM, Arensd H. (1997). Motor bensin. Jakarta: ErlanggaJatnika, D., & Sujana, S. (2018). Pengaruh penyetelan celah katup terhadap kinerja mesin sepeda 4 langkah 100 cc. Jurnal Online Sekolah Tinggi Teknologi Mandala, 13(2), 15-22.Majedi, F., & Puspitasari, I. (2017). Optimasi daya dan torsi pada motor 4 tak dengan modifikasi crankshaft dan porting pada cylinder head. JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 5(1), 82-89.Pakpahan, Abigain, (1999). Motor Otomotif 1. BandungRahman, M. D., Wigraha, N. A., & Widayana, G. (2019). Pengaruh ukuran katup terhadap torsi dan daya pada sepeda motor honda supra fit. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 5(3).Sarjono, S., & Saputro, D. W. (2016). Pengaruh perubahan celah katup hisap dan katup buang terhadap performance motor jupiter z 2004 menggunakan bahan bakar biopremium e10. Wahana Ilmuwan, 1(1).Sianturi, T. A. (2018). Pengaruh variasi kerenggangan celah platina terhadap komsumsi bahan bakar pada engine stand 7k 1800 cc. Jurnal Ilmiah Research Sains Vol, 4(1).Sucahyo, Bagyo. Darmanto, Soemarsono. (1999). Otomotif Mesin Tenaga. SOLO: Tiga SerangkaiSurbhati BM, Koesnadi. (1977). Motor Bakar 1. Penerbit Departemen Pendidikan     dan KebudayaanSutrisno, S., & Hidayat, T. (2018). Karakteristik sifat mekanik dan struktur mikro valve (katup) sepeda motor roda dua tipe ori dan tipe kw. Journal of Mechanical Engineering, 2(1), 29-36.VAN HARLING, V. I. N. A. (2018). pengaruh jumlah katalisator pada hydrocarbon crack system (hcs) dan jenis busi terhadap daya mesin sepeda motor honda supra x 125. Jurnal Voering, 3(1), 5-18.Van Harling, V. N. (2019). Pengaruh variasi campuran bahan bakar solar dan minyak kelapa sawit terhadap putaran motor diesel tipe rino 115ps. Soscied, 2(1), 26-34.Wijayanti, F., & Irwan, D. (2014). Analisis pengaruh bentuk permukaan piston terhadap kinerja motor bensin. Jurnal ilmiah teknik mesin unisma" 45" Bekasi, 2(1), 98156.Yahya, W. (2016). Pengaruh variasi celah katup dan busi terhadap konsumsi bahan bakar pertalite pada mesin bensin 4 tak. Jurnal sainstech, 3(6), 58-61.
Pengaruh Jarak Dan Waktu Electroplating Terhadap Laju Deposit dan Korosi Aluminium Alloy Machfuroh, Talifatim; Pradani, Yayi Febdia; Ghufron, Wildanul
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i1.32217

Abstract

Aluminium alloy lebih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan aluminium murni dikarenakan sifat aluminium murni yang lunak dan tidak kuat terhadap beban berat. Pada velg mobil aluminium yang digunakan yaitu aluminium yang dicampur dengan mangan lalu dikeraskan agar kuat menahan beban yang diterima. Penggunaan aluminium alloy diperlukan proses electroplating untuk menambah ketahanan korosi, nilai decorative, dan daya tahan gesek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak katoda-anoda dan waktu pelapisan pada electroplating terhadap laju deposit dan laju korosi aluminium alloy. Penelitian ini menggunakan eksperimen kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terhadap laju deposit dan laju korosi aluminium alloy meskipun hasilnya tidak signifikan. Nilai laju deposit tertinggi pada kelompok electroplating dengan waktu pelapisan 30 menit dan jarak anoda-katoda 5 cm sebesar 65,1 x 10-5 gr/s, dan nilai laju deposit terendah pada kelompok electroplating dengan waktu pelapisan 60 menit dan jarak anoda-katoda 15 cm sebesar 24,1 x 10-5 gr/s. Nilai laju korosi tertinggi pada kelompok electroplating waktu pelapisan 60 menit dengan jarak anoda-katoda 5 cm sebesar 0,549 mm/year, kemudian nilai laju korosi terendah pada kelompok electroplating waktu pelapisan 30 menit dengan jarak anoda-katoda 15 cm sebesar 0,334 mm/year. Jarak katoda anoda secara parsial berpengaruh terhadap laju deposit dan laju korosi electroplating aluminium alloy.Kata kunci: Aluminium alloy; electroplating; jarak katoda-anoda;Aluminium alloy is more often used in daily life, than pure aluminium because of the soft, lightweight nature of pure aluminium. The aluminium used in the rims of cars mixed with manganese and then hardened to the weight received. Aluminium alloy required an electroplating process to enchane the durability of corrosion, structural value, dan propulsion. This study devoted to seing how distance of an anode catode and the time of extraction on electroplating the deposits and corrosion rates aluminium alloy. The study uses quantitative experiments. The results of these studies indicate an effect on deposits and corrosion rates of aluminium alloy eventhough the results are insignificants. The higher deposit rate on the electroplating with  coating 30 minutes and distance catoda anoda 5 cm is 65,1 x 10-5 gr/s, and the lowest deposit rates on the electroplating with coating 60 minutes and distance catoda anoda 15 cm is 24,1 x 10-5 gr/s. The higher corrosion rate on the electroplating with time coating 60 minutes and distance catoda anoda 5 cm is 0,549 mm/year, and the lowest corrosion rate on the elctroplating with coating 30 minutes and distance catoda anoda 15 cm is 0,334 mm/year. Distance from catoda anoda partial affects of deposit rates and corrosion rates electroplating aluminium alloy.Keywords : Aluminium alloy; distance of catoda anoda; electroplating;  DAFTAR RUJUKANDjunaidi, R., N, S. Z., & Yakub, H. (2018). Analisa Pengaruh Jarak Katoda Anoda Pada Elektroplating Aluminium Terhadap Laju Korosi. TEKNIKA, 145-159.Gunawan, S. (2017). Efek Perlakuan Panas Aging Terhadap Kekerasan Dan Ketangguhan Impak Paduan Aluminium Aa 514.0. TRaKSi 16(1), 42-50.Jamaluddin. (2019). Pengaruh Ketebalan Elektroplating Menggunakan Nikel dan Krom pada Aluminium Alloy 2024 terhadap Laju Korosi. 42-49.Mulyadi, A. T. (2018). Pengaruh Variasi Waktu Elektroplating Tembaga , Nikel Dan Tembaga – Nikel – Ferro Terhadap Laju Korosi Pada Baja Karbon Rendah. Skripsi, 1-37.Randhiko, A. H., & Umardani, Y. (2018). Pengaruh Post Welding Heat Treatment (PWHT) T6 pada Aluminium Alloy 6061-O dan Pengelasan Longitudinal Tungsten Inert Gas terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro. Jurnal Teknik Mesin 2(3), 167-174.Saefulloh, Iman, dkk. (2017). Studi Analisa Kuat Arus Proses Elektroplanting Dengan Pelapis Nikel Cobalt Terhadap Kekerasan, Keahanan Korosi, dan Penambahan Tebal Baja Karbon Rendah ST 41. Jurnal Teknik Mesin Untirta, 3 (2).Utomo, R. B., & Alva, S. (2017). Sudi dan Karakterisasi Laju Korosi Logam Aluminium dengan Pelapisan Membran Sol-Gel. Teknik Mesin, 191-198..
Simulasi Pengaruh Waktu dan Gerak Terhadap Desain Implan Sendi Pinggul Putra, Agus Dwi; Rohman, Mojibur; Sulaiman, Mochamad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i1.28885

Abstract

Simulasi desain implan sendi pinggul bertujuan untuk menganalisis total deformasi maksimum, tegangan prinsipal maksimum, dan tegangan geser maksimum dengan kombinasi variasi waktu, gerakan, dan pembebanan. Simulasi memungkinkan suatu objek diujicobakan secara visual sebelum diproduksi sebagai purwarupa. Fungsi dari simulasi adalah untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dan untuk memangkas biaya produksi. Sebelum memulai simulasi suatu objek perlu dibuatkan desain. Desain dalam penelitian ini menggunakan software CAD yakni Inventor 2014, sedangkan analisis metode elemen hingga dalam desain implan memanfaatkan simulasi ANSYS 18.1. Analisis metode elemen hingga didasarkan pada aktivitas berjalan, melompat, dan menuruni tangga selama kurun waktu 0 detik hingga 4,5 detik. Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain implan sendi pinggul menghasilkan 4079 nodal, 2157 Elemen, dan total deformasi maksimum sebesar 0,097 mm (berjalan), 0,2 mm (melompat), dan 0,11 mm (menuruni tangga). Tegangan prinsipal maksimum adalah 32 MPa (berjalan), 66,96 MPa (melompat), dan 73,93 MPa (menuruni tangga). Tegangan geser maksimum adalah 19,74 MPa (berjalan), 41,28 MPa (melompat), dan 45,58 MPa (menuruni tangga).Kata kunci: simulasi; implan sendi pinggul; metode elemen hingga; Mg Alloy.The simulation of the hip joint implant design aims to analyze maximum total deformation, maximum principal stress, and maximum shear stress with a combination of variations in time, motion and loading. Simulation allows an object to be tested visually before being produced as a prototype. Function of simulation is to minimize the occurrence of failures and to cut production costs. Before starting to simulate an object a design needs to be made. The design in this study used CAD software, namely Inventor 2014, while the finite element method analysis in implant design used ANSYS 18.1 simulation. Finite element method analysis is based on walking, jumping and descending stairs over a period of 0 seconds to 4.5 seconds. Simulation results show that hip joint implant design produces 4079 nodals, 2157 elements, and a maximum total deformation of 0.097 mm (walking), 0.2 mm (jumping), and 0.11 mm (descending stairs). Maximum principal stresses are 32 MPa (walking), 66.96 MPa (jumping), and 73.93 MPa (descending stairs). Maximum shear stresses are 19.74 MPa (walking), 41.28 MPa (jumping), and 45.58 MPa (descending stairs).Keywords : Simulation; Hip Joint Implants; Finite Element Method; Mg AlloyDAFTAR RUJUKANAhmed, A., Hameed, P., Shaikh, F., Hussain, Z., Hussain, N., & Aslam, M. (2017). Simulation tools application for arti fi cial lighting in buildings. Renewable and Sustainable Energy Reviews, August, 0–1. https://doi.org/10.1016/j.rser.2017.10.035Boyd, D. D. (2016). General aviation accidents related to exceedance of airplane weight/center of gravity limits. Accident Analysis and Prevention, 91, 19–23. https://doi.org/10.1016/j.aap.2016.02.019Conlisk, N., Howie, C. R., & Pankaj, P. (2017). Computational modelling of motion at the bone–implant interface after total knee arthroplasty: The role of implant design and surgical fit. The Knee, 24(5), 994–1005. https://doi.org/10.1016/j.knee.2017.07.003Constantinou, M., Loureiro, A., Carty, C., Mills, P., & Barrett, R. (2017). Hip joint mechanics during walking in individuals with mild-to-moderate hip osteoarthritis. Gait and Posture, 53, 162–167. https://doi.org/10.1016/j.gaitpost.2017.01.017Gu, X., Shiflet, G. J., Guo, F. Q., & Poon, S. J. (2005). Mg–Ca–Zn Bulk Metallic Glasses with High Strength and Significant Ductility. Journal of Materials Research, 20(08), 1935–1938. https://doi.org/10.1557/JMR.2005.0245Guo, W., Cui, W., Shi, Y., Liu, J., & Song, B. (2016). Function failure and failure boundary analysis for an aircraft lock mechanism. Engineering Failure Analysis, 70, 428–442. https://doi.org/10.1016/j.engfailanal.2016.10.003Hagihara, K., Shakudo, S., Fujii, K., & Nakano, T. (2014). Degradation behavior of Ca – Mg – Zn intermetallic compounds for use as biodegradable implant materials. Materials Science & Engineering C, 44, 285–292. https://doi.org/10.1016/j.msec.2014.08.037Hutař, P., Poduška, J., Šmíd, M., Kuběna, I., Chlupová, A., Náhlík, L., Polák, J., & Kruml, T. (2017). Short fatigue crack behaviour under low cycle fatigue regime. International Journal of Fatigue, 103, 207–215. https://doi.org/10.1016/j.ijfatigue.2017.06.002Kiani Khouzani, M., Bahrami, A., & Eslami, A. (2018). Metallurgical aspects of failure in a broken femoral HIP prosthesis. Engineering Failure Analysis, 90(November 2017), 168–178. https://doi.org/10.1016/j.engfailanal.2018.03.018Lestari, F. P., Kartika, I., Sriyono, B., Puspiptek, K., Tangerang, S., & Banten, S. (2013). Pengaruh Waktu Milling Pada Paduan Mg-Ca-Zn-CaH 2 Untuk Aplikasi Implan.Liu, X., Guo, J., Bai, C., Sun, X., & Mou, R. (2015). Drop test and crash simulation of a civil airplane fuselage section. Chinese Journal of Aeronautics, 28(2), 447–456. https://doi.org/10.1016/j.cja.2015.01.007Longman, J., Veres, D., & Wennrich, V. (2018). Utilisation of XRF core scanning on peat and other highly organic sediments. Quaternary International, January, 0–1. https://doi.org/10.1016/j.quaint.2018.10.015Meischel, M., Hörmann, D., Draxler, J., Tschegg, E. K., Eichler, J., Prohaska, T., & Stanzl-Tschegg, S. E. (2017). Bone-implant degradation and mechanical response of bone surrounding Mg-alloy implants. Journal of the Mechanical Behavior of Biomedical Materials, 71, 307–313. https://doi.org/10.1016/j.jmbbm.2017.03.025Mutlu, I. (2018). Production and fluoride treatment of Mg-Ca-Zn-Co alloy foam for tissue engineering applications. Transactions of Nonferrous Metals Society of China (English Edition), 28(1), 1–8. https://doi.org/10.1016/S1003-6326(18)64644-8Riccio, A., Cristiano, R., Saputo, S., & Sellitto, A. (2018). Numerical methodologies for simulating bird-strike on composite wings. Composite Structures. https://doi.org/10.1016/j.compstruct.2018.03.018Saini, M. (2015). Implant biomaterials: A comprehensive review. World Journal of Clinical Cases, 3(1), 52. https://doi.org/10.12998/wjcc.v3.i1.52Šamec, B., Potrč, I., & Šraml, M. (2011). Low cycle fatigue of nodular cast iron used for railway brake discs. Engineering Failure Analysis, 18(6), 1424–1434. https://doi.org/10.1016/j.engfailanal.2011.04.002Saulacic, N., Bosshardt, D. D., Bornstein, M. M., Berner, S., & Buser, D. (2012). BONE Apposition To A Titanium-Zirconium Alloy Implant , As Compared To Two Other Titanium-Containing Implants. 273–288.Seguin, C., Blaquière, G., Loundou, A., Michelet, P., & Markarian, T. (2018). Unmanned aerial vehicles ( drones ) to prevent drowning ☆. Resuscitation, 127(January), 63–67. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2018.04.005Shi, K. K., Cai, L. X., Chen, L., Wu, S. C., & Bao, C. (2014). Prediction of fatigue crack growth based on low cycle fatigue properties. International Journal of Fatigue, 61, 220–225. https://doi.org/10.1016/j.ijfatigue.2013.11.007Yatim, F. (2006). Penyakit Tulang dan Persendian (Arthristis atau Arthralgia). Pustaka Populer Obor.Zameer, S., & Haneef, M. (2015). Fatigue Life Estimation of Artificial Hip Joint Model Using Finite Element Method. Materials Today: Proceedings, 2(4–5), 2137–2145. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2015.07.220Zander, D., & Zumdick, N. A. (2015). Influence of Ca and Zn on the microstructure and corrosion of biodegradable Mg-Ca-Zn alloys. Corrosion Science, 93(January), 222–233. https://doi.org/10.1016/j.corsci.2015.01.027 
ST41 Tensile Strength Analysis of Spiral Groove Welding with Three Current Variations Rohman, Mojibur; Saepuddin, Ahmad; Fardana, Mochamad Adhi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27590

Abstract

Welding is one of the important aspects in the process of joining metal, iron or steel. This study aims to determine the effect of SMAW welding techniques in spiral grooves with variations in currents of 100 Amperes, 110 Amperes and 120 Amperes to the tensile strength of St 41 steel. This research is an experimental study conducted in two places namely BLKI Singosari, Malang and Faculty of Engineering, ITN Malang, East Java. The results showed that the current strength and electrode flow in welding have an influence on the tensile strength even though the results are not significant. Average tensile strength at 100 Amperes current is 46.75 Kgf / mm², at 110 Amperes current is 44.87 Kgf / mm², and at 120 Amperes current is 43.80 Kgf / mm². The results of this test indicate that the variation of the current in SMAW welding with the spiral groove method influences the tensile strength of St 41 steel. Based on the findings in this study it can be concluded that the highest tensile strength value of 46.75 Kgf / mm² occurs in welding spiral grooves with strong currents of 100 Ampere. Keywords : SMAW welding; spiral groove, strong current, tensile strength; ST41.ReferencesAnwar, B. (2017). Analisis kekuatan tarik hasil pengelasan posisi bawah tangan dengan perbedaan variasi kuat arus listrik pada baja st 42. Teknologi, 16 (1), 18-24.Budiman, H. (2016). Analisis pengujian tarik (tensile test) pada baja st37 dengan alat bantu ukur load cell teknik mesin. J-Ensitec, 3(1), 9-13.Daryanto. (2012). Teknik Las. Bandung: AlfabetaGunawan, Y. Endriatno, N. Anggara, B, H. (2017). Analisa pengaruh pengelasan listrik terhadap sifat mekanik baja karbon rendah dan baja karbon tinggi. Enthalpy Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, 2(1), 2502-8944.Imam, P, M. dan Sarjito, J, S. (2012). Analisis kekuatan sambungan las smaw (shielded metal arc welding) pada marine plate st 42 akibat faktor cacat porositas dan incomplete penetration. KAPAL, 5(2), 102-113.Kolo, J.M., Nugraha, I.N.P. & Widayana, G. (2017). Pengaruh variasi arus terhadap kekuatan impact dan kekerasan material st 37 menggunakan proses pengelasn gas tungsten arc welding (GTAW). Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 8(2), 1-10.Kurniawan, S, A., Solichin & Puspitasari, P. (2014). Analisis kekuatan tarik dan struktur mikro pada baja st.41 akibat perbedaan ayunan elektroda pengelasan SMAW. Jurnal Teknik Mesin, 22(2), 1-12.Mohruni, A, S. dan Kembaren, B, H. (2013). Pengaruh variasi kecepatan dan kua arus terhadap kekerasan, tegangan tarik, strukturmikro baja karbon rendah dengan elektroda e6013. Jurnal Rekayasa Mesin, 13(1), 1-8.Pranawan, D, F, B. dan Suwito, D. (2016). Pengaruh teknik pengelasan alur spiral, alur zig – zag, dan lurus pada arus 85 a terhadap kekuatan tarik baja st 41. Jurnal Teknik Mesin. 4(2), 29 – 32.Siswanto & Amri, S. (2011). Konsep dasar teknik las. Edisi 1. Jakarta : PT. Prestasi Pustakaraya.Weman, K. (2003). Welding processes handbook. Woodhead Publishing Limited, Cambride.Widharto, S. (1996). Petunjuk kerja las. Jakarta: Pradnya ParamitaWiryosumarto. 2000. Teknologi pengelasan logam. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.
Rancang Bangun Mesin Vertical Screw Molding Dengan Penggerak Dinamo Starter Sebagai Pencair Limbah Plastik Suryantara, Putu Agus; Dantes, Kadek Rihendra; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i1.27293

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan rancangan mesin vertical screw molding dengan penggerak dinamo starter sebagai pencair limbah plastik sesuai dengan permintaan dan keinginan customer dengan menggunakan metode yaitu, Quality Function Deployement (QFD). Data kelayakan desain dan data kelayakan produk mesin vertical screw molding didapatkan dari hasil penyebaran angket. Kelayakan rancang bangun mesin vertical screw molding dengan penggerak dinamo starter sebagai pencair limbah plastik melalui beberapa tahap pengembilan data uji angket melalui uji ahli manufaktur, kelompok kecil, dan kelompok besar. Pada uji manufaktur diuji oleh Dosen Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Ganesha, dan Guru SMK 3 Singaraja dengan mendapakan hasil sangat layak. Pada pengujiian kelompok kecil yang menyasar lima mahasiswa pendidikan teknik mesin, mendapatkan hasil 95,00% dan dinyatakan sangat layak. Selanjutnya penyebaran angket kelompok besar dengan menyasar mahasiswa dan masyarakat mendapatkan hasil sebesar 90,32%, dapat dinyatakan bahwa rancangan ini sagat layak. Jadi, berdasarkan hasil penyebaran angket maka rancangan mesin vertical screw molding sangat layak untuk di terapkan.Kata kunci : Limbah Plastik, Mesin Vertical Screw Molding, Quality Function DeploymentDaftar RujukanAgus (2003). Pemeliharaan kelistrikan pada sepeda motor. halaman: 65 Diakses Pada 18 April 2017.Devi, K .H. (2011). Simbol untuk menunjang system informasi desain kemasan makanan dan minuman plastik. halaman:6 Diakses Pada Tanggal 14 Juli 2018.Dikshon, K. (2015). Pengertian relay. halaman: 1 Diakses pada tanggal 13 juli 2018.Herman, D. S. (2007). Elekronika Teori dan Penerapan. Jawa Timur.Imam, M. (2005). Sifat dan karakteristik material plastik dan bahan aditif. SemarangEanita, Q. Q. (2013). Gear adalah pengertian dan definisi roda gigi. Tersedia Pada http: kamusq.com. diaskes pada tanggal 18 April 2017.Lutfiana, A (2015). Mikrokontroller arduino nano. Diaskes Pada Tanggal 13 Juli 2018.Muhamad, S. (2017). Racaang bangun plastic injection moulding pada pemamfaatan limbah plastik untuk gagang pisau. halaman: 35 diaskes pada tanggal  20 Februari 2020.Olivian, M. S., dkk. (2015). Perancangan alat ukur krcepatan kendaraan menggunakan ATMEGA 16. Manado: halaman 4.Rochman, R., dkk. (2018). Pengaruh perlakuan panas terhadap kekerasan dan struktur mikro baja AISI 310 S. halaman:3 diaskes pada tanggal 15 juli 2018Samujizaki, (2016). Dinamo starter dan fungsinya. tersedia pada utomotif123.blogspot.com diaskes pada tanggal 18 April 2019Sugiono. (2010). Metoda penelitian pendidikan (pendekatan kualitatif kuantitatif dan R&D. Bandung : Alfabert Halaman: 312Wildann. (2019). Dampak sampah plastik terhadap lingkungan. tersedia pada http:www.kompasiana.com diaskes tanggal 1 Januari 2020
Jig and Fixture Redesign for Making Reamer on Head Cylinder Tjiptady, Bella Cornelia; Rahman, Rifki Zainur; Meditama, Ratna Fajarwati; Widayana, Gede
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v9i1.32597

Abstract

Proses produksi telah banyak berevolusi dengan diperkenalkannya konsep manufaktur inovatif yang handal. Salah satu komponen mesin yang banyak diproduksi adalah cylinder head. Cylinder head harus tahan terhadap temperatur dan tekanan yang tinggi selama engine bekerja. Oleh sebab itu umumnya cylinder head dibuat dari besi tuang. Kendala yang ada saat ini yaitu proses pembuatan cylinder head kurang efektif dan efisien karena ketika menetapkan sudut untuk membuat reamer berbasis manual, selain itu setting benda kerja tidak otomatis sehingga membutuhkan waktu yang terlalu lama. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan adanya jig dan fixture. Metode penelitian yang digunakan adalah metodologi perancangan fixture (Society of Manufacturing Engineers). Berdasarkan hasil analisis, terdapat kelebihan dari jig dan fixture yang telah dirancang ulang yaitu: 1) memiliki stoper yang berfungsi untuk memberhentikan benda kerja, dengan sudut yang sudah ditentukan sehingga tidak perlu mensetting sudut kembali; 2) tidak mudah bergeser apabila fixture dipasang dan sejajar di meja frais; 3) terdapat dua engsel sehingga lebih balance; 4) pemasangan tidak rumit sehingga tidak memakan banyak waktu dalam pembuatan produk.Kata kunci: Jig and fixture; redesign; head cylinder The production process has evolved a lot with the introduction of innovative reliable manufacturing concepts. One of the engine components that are widely produced is the cylinder head. The cylinder head must withstand high temperatures and pressures while the engine is running. Therefore, generally the cylinder head is made of cast iron. The current constraint is that the cylinder head manufacturing process is less effective and efficient because when setting the angle to make the reamer a manual basis, besides that the workpiece setting is not automatic so it takes too long. The solution to this problem is the presence of jigs and fixtures. The research method used is the fixture design methodology (Society of Manufacturing Engineers). Based on the results of the analysis, there are advantages to the redesigned jig and fixture, namely: 1) it has a stoper which functions to stop the workpiece, at a predetermined angle so that there is no need to set the angle again; 2) it does not move easily when the fixture is installed and parallel to the milling table; 3) there are two hinges so that it is more balanced; 4) installation is not complicated so it does not take much time to manufacture the product.Keywords : Jig and fixture; redesign; head cylinder.  DAFTAR RUJUKAN Basuki, B., Yoto., Suyetno A., & Tjiptady, B. C. (2020). Management Model of Manufacturing Workshop/Laboratory of Vocational Education in the Industry 4.0. 4th International Conference on Vocational Education and Training (ICOVET), Malang, Indonesia, 2020, pp. 127-130, doi: 10.1109/ICOVET50258.2020.9230188. Choong, G. Y. H., Canciani, A., & Defocatiis, D. S. A. (2020). An Adaptable Flexural Test Fixture for Miniaturised Polymer Specimens. Polymer Testing, 85, 106430. doi:10.1016/j.polymertesting.2020.106430 Craig, O., Picavea, J., Gameros, A., Axinte, D., & Lowth, S. (2020). Conformable Fixture Systems With Flexure Pins For Improved Workpiece Damping. Journal of Manufacturing Processes, 50, 638–652. doi:10.1016/j.jmapro.2019.12.045  Fonte, M., Reis, L., Infante, V., & Freitas, M. (2019). Failure Analysis of Cylinder Head Studs of a Four Stroke Marine Diesel Engine. Engineering Failure Analysis. doi:10.1016/j.engfailanal.2019.03.026  Gameros, A., Lowth, S., Axinte, D., Nagy-Sochacki, A., Craig, O., & Siller, H. R. (2017). State-Of-The-Art In Fixture Systems For The Manufacture And Assembly Of Rigid Components: A Review. International Journal of Machine Tools and Manufacture, 123, 1–21. doi:10.1016/j.ijmachtools.2017.07.004 Jing, G. X., Zhang, M. X., Qu, S., Pang, J. C., Fu, C. M., Dong, C., Zhang, Z. F. (2018). Investigation into diesel engine cylinder head failure. Engineering Failure Analysis, 90, 36–46. doi:10.1016/j.engfailanal.2018.03.008  Kamble, V. D., & Mathew, A. T. (2020). Brief Review of Methodologies for Creation of Cohesive Fixture Design. Materials Today: Proceedings, 22, 3353–3363. doi:10.1016/j.matpr.2020.04.285  Kampker, A., Bergweiler, G., Hollah, A., Lichtenthäler, K., & Leimbrink, S. (2019). Design and Testing of The Different Interfaces In A 3D Printed Welding Jig. Procedia CIRP, 81, 45–50. doi:10.1016/j.procir.2019.03.009  Krznar, N., Pilipović, A., & Šercer, M. (2016). Additive Manufacturing of Fixture for Automated 3D Scanning–Case Study. Procedia Engineering, 149, 197–202. doi:10.1016/j.proeng.2016.06.656  Kumar, S., Campilho, R. D. S. G., & Silva, F. J. G. (2019). Rethinking Modular Jigs’ Design Regarding the Optimization of Machining Times. Procedia Manufacturing, 38, 876–883. doi:10.1016/j.promfg.2020.01.169 Lu, R., Li, Y.-C., Li, Y., Jiang, J., & Ding, Y. (2020). Multi-agent Deep Reinforcement Learning Based Demand Response for Discrete Manufacturing Systems Energy Management. Applied Energy, 276, 115473. doi:10.1016/j.apenergy.2020.115473  Ma, S., Zhang, Y., Yang, H., Lv, J., Ren, S., & Liu, Y. (2020). Data-driven Sustainable Intelligent Manufacturing Based on Demand Response for Energy-Intensive Industries. Journal of Cleaner Production, 123155. doi:10.1016/j.jclepro.2020. 123155 Marsono, Yoto, Sutadji E., & Tjiptady, B. C. (2020). Career Development and Self-Efficacy Through Industrial Working Practice in Vocational Education," 4th International Conference on Vocational Education and Training (ICOVET), Malang, Indonesia, 2020, pp. 1-4, doi: 10.1109/ICOVET50258.2020.9230111 Nee, A. Y. C., Bhattacharyya, N., & Poo, A. N. (1987). Applying AI in Jigs and Fixtures Design. Robotics and Computer-Integrated Manufacturing, 3(2), 195–200. doi:10.1016/0736-5845(87)90102-5 Qolik, A., Nurmalasari, R., Yoto., & Tjiptady, B. C. (2020). The Role of Special Job Fair in Distributing Competitive Graduates in the 21st Century. 4th International Conference on Vocational Education and Training (ICOVET), Malang, Indonesia, 2020, pp. 115-118, doi: 10.1109/ICOVET50258.2020.9230064 Schuh, G., Bergweiler, G., Lichtenthäler, K., Fiedler, F., & Puente, R. S. (2020). Topology Optimisation and Metal Based Additive Manufacturing of Welding Jig Elements. Procedia CIRP, 93, 62–67. doi:10.1016/j.procir.2020.04.066  Seloane, W. T., Mpofu, K., Ramatsetse, B. I., & Modungwa, D. (2020). Conceptual Design of Intelligent Reconfigurable Welding Fixture for Rail Car Manufacturing Industry. Procedia CIRP, 91, 583–593. doi:10.1016/j.procir.2020.02.217 Siva, R., Siddardha, B., Yuvaraja, S., & Karthikeyan, P. (2020). Improving the productivity and tool life by fixture modification and renishaw probe technique. Materials Today: Proceedings, 24, 782–787. doi:10.1016/j.matpr.2020.04.386  Tjiptady, B. C., Rohman, M., Sudjimat, D. A., Ratnawati, D. (2020). Analisis Tegangan, Deformasi, dan Retak Pada Gas Turbine Blade dengan Metode Elemen Hingga. Jurnal Taman Vokasi. Vol 8, (2). doi : 10.30738/jtv.v8i2.8425 Tjiptady, B. C., Yoto., & Marsono. (2020). Entrepreneurship Development Design based on Teaching Factory to Improve the Vocational Education Quality in Singapore and Indonesia, 4th International Conference on Vocational Education and Training (ICOVET), Malang, Indonesia, pp. 130-134, doi: 10.1109/ICOVET50258.2020.9230222 Tohidi, H., & Algeddawy, T. (2016). Planning of Modular Fixtures in a Robotic Assembly System. Procedia CIRP, 41, 252–257. doi:10.1016/j.procir.2015.12.090 Vijaya, R. B., Elanchezhian, C., Rajesh, S., Jaya, P. S., Kumaar, B. M., & Rajeshkannan, K. (2018). Design and Development of Milling Fixture for Friction Stir Welding. Materials Today: Proceedings, 5(1), 1832–1838. doi:10.1016/j.matpr.2017.11.282  
Analisa Kekasaran Permukaan Titanium Grade 2 pada Proses Frais Mufarrih, AM.; Hariyanto, Moh. Nasir; Qosim, Nanang
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27766

Abstract

 Titanium Grade 2 termasuk jenis bahan yang sering dipergunakan di industri, utamanya pada bahan untuk implan biomedis. Titanium Grade 2 mempunyai sifat perbandingan kekakuan terhadap berat yang baik, tahan terhadap korosi dan memiliki sifat biokompatibel yang baik di dalam tubuh. Namun memiliki konduktifitas panas yang rendah, sehingga perlu memilih perameter pemesinan yang tepat untuk menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Titanium Grade 2 yaitu kekasaran permukaan hasil pemesinan frais. Desain penelitian menggunakan metode Taguchi L9, dengan 2 faktor dan 3 level. Parameter pemesinan yang digunakan ialah putaran spindel 500; 700; 900 rpm dan kecepatan pemakanan 25; 50; 75 mm/menit. Variabel respon yang diteliti ialah kekasaran permukaan. Proses frais dilakukan menggunakan Mesin CNC Dahlih. Kekasaran permukaan diukur menggunakan Mitutoyo surface roughess tester. Analisis data menggunakan analisis ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh variasi parameter pemesinan terhadap respon kekasaran permukaan. Variabel putaran spindel mempunyai p-value sebesar 0,039 dan variabel gerak makan memiliki p-value sebesar 0,025. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respon kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan terendah dapat dicapai dengan pengaturan putaran spindel sebesar 700 rpm dan kecepatan pemakanan sebesar 25 mm/menit. Kata kunci: titanium grade 2, kekasaran permukaan, frais, anova Daftar RujukanBagno, A., & Di Bello, C. (2004). Surface treatments and roughness properties of Ti-based biomaterials. Journal of Materials Science: Materials in Medicine. https://doi.org/10.1023/B:JMSM.0000042679.28493.7fBruce, 2011. (2013). Analisis Kekasaran Permukaan Dan Getaran Pada Pemesinan Bubut Menggunakan Pahat Putar Modular (Modular Rotary Tools) Untuk Material Titanium 6Al-4V Eli. Journal of Chemical Information and Modeling. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004Davim, J. P. (2011). Machining of hard materials. Machining of Hard Materials. https://doi.org/10.1007/978-1-84996-450-0Ganguli, S., & Kapoor, S. G. (2016). Improving the performance of milling of titanium alloys using the atomization-based cutting fluid application system. Journal of Manufacturing Processes. https://doi.org/10.1016/j.jmapro.2016.05.011Karkalos, N. E., Galanis, N. I., & Markopoulos, A. P. (2016). Surface roughness prediction for the milling of Ti-6Al-4V ELI alloy with the use of statistical and soft computing techniques. Measurement: Journal of the International Measurement Confederation. https://doi.org/10.1016/j.measurement.2016.04.039Kiswanto, G., Mandala, A., Azmi, M., & Ko, T. J. (2020). The effects of cutting parameters to the surface roughness in high speed cutting of micro-milling titanium alloy ti-6al-4v. Key Engineering Materials, 846 KEM, 133–138. https://doi.org/10.4028/www.scientific.net/KEM.846.133Mufarrih, A., Istiqlaliyah, H., & Ilha, M. M. (2019). Optimization of Roundness, MRR and Surface Roughness on Turning Process using Taguchi-GRA. In Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1179/1/012099Nithyanandam, J., Das, S. L., & Palanikumar, K. (2015). Inluence of Cutting Parameters in Machining of Titanium Alloy. Indian Journal of Science and Technology, 8(8), 556–562. https://doi.org/10.17485/ijst/2015/v8i/71291Oshida, Y. (2012). Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. https://doi.org/10.1016/C2011-0-07805-5Setyowidodo, I., Sutanto, S., Mufarrih, A., & Sholehah, I. M. (2020). Exhaust temperature and peltier element optimization of thermoelectric generator output. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. https://doi.org/10.1088/1757-899X/850/1/012007Shucai, Y., Chunsheng, H., & Minli, Z. (2019). A prediction model for titanium alloy surface roughness when milling with micro-textured ball-end cutters at different workpiece inclination angles. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-018-2852-6Soepangkat, B. O. P., Pramujati, B., Effendi, M. K., Norcahyo, R., & Mufarrih, A. M. (2019). Multi-objective Optimization in Drilling Kevlar Fiber Reinforced Polymer Using Grey Fuzzy Analysis and Backpropagation Neural Network–Genetic Algorithm (BPNN–GA) Approaches. International Journal of Precision Engineering and Manufacturing. https://doi.org/10.1007/s12541-019-00017-zTapiero, H., Townsend, D. M., & Tew, K. D. (2003). Trace elements in human physiology and pathology. Copper. Biomedicine and Pharmacotherapy. https://doi.org/10.1016/S0753-3322(03)00012-XThepsonthi, T., & Özel, T. (2012). Multi-objective process optimization for micro-end milling of Ti-6Al-4V titanium alloy. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-012-3980-zWennerberg, A., & Albrektsson, T. (2009). Effects of titanium surface topography on bone integration: A systematic review. Clinical Oral Implants Research. https://doi.org/10.1111/j.1600-0501.2009.01775.x 

Page 8 of 30 | Total Record : 292