cover
Contact Name
maya masyita suherman
Contact Email
mayasuherman@ikipsiliwangi.ac.id
Phone
+6285203044354
Journal Mail Official
jurnalfokus@gmail.com
Editorial Address
Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi 40526
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan
Published by IKIP Siliwangi
ISSN : v2614413     EISSN : 26144123     DOI : -
Fokus publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Guidance and Counseling study program of IKIP Siliwangi Bandung on current science issues, namely: Guidance and Counseling educator in elementary, secondary and high school level. Guidance and Counseling observers and researchers. Educational decisions maker on regional and national level. We recommend classroom action research, qualitative, descriptive, or quantitative. We may process manuscript of didactic development research (DDR) or research and development (RnD). Our publication could be research on teaching method, an experiment of teaching aid or media, and even effectiveness of lesson study. We accepted any manuscript derived from research of Guidance and Counseling in Indonesia. We will not process manuscript from research approach of school management.
Articles 394 Documents
PERAN DAN APLIKASI ASSESSMENT DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Nurul Wahidah; Cucu Cuntini; Siti Fatimah
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 2, No 2 (2019): Vol 2, No. 2 Maret 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.488 KB)

Abstract

Orientasi baru layanan bimbingan dan konseling didasarkan pada fungsi pengembangan, sering disebut bimbingan dan konseling perkembangan atau bimbingan dan konseling komprehensif karena mencakup semua aspek dalam perkembangan peserta didik. Proses pemerolehan data untuk memahami individu terdiri dari teknik tes dan non tes. Teknik non tes pada umumnya dilakukan dengan wawancara (interview), observasi, dokumentasi, sosiometri dan sebagainya. Sedangkan teknik tes diberikan dengan menyelenggarakan program testing untuk mengetahui potensi atau kemampuan klien. Dalam kode etik profesi BK disebutkan bahwa dalam BK terdapat layanan informasi, testing dan riset. Dengan demikian, program testing merupakan program yang dipandang urgen dan perlu untuk dilakukan dengan dasar pemikiran bahwa hasil testing dapat melengkapi hasil non testing. Kata Kunci: Asesmen, bimbingan dan konseling.
LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR PADA SISWA YANG MEMILIKI AGRESIVITAS DI KELAS rizky salma, Septiani; Hatta, Nadishabani
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 1, No 5 (2018): Vol 1 No. 5 September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.449 KB)

Abstract

Layanan bimbingan belajar merupakan proses bantuan yang diberikan kepada siswa yang memiliki kesulitan dalam proses belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara guru pembimbing dalam memberikan bantuan terhadap anak yang memiliki perilaku agresif baik fisik maupun verbal seperti memukul, menendang, dan mengejek. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif  deskriptif. Subjek penelitian ini adalah dua orang anak dan pembimbingnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cara yang dilakukan pembimbing dalam memberikan bantuan belajar terhadap anak dengan perilaku agresif adalah jika anak sudah mulai susah untuk diatur untuk belajar, pembimbing harus bisa mengalihkan perhatian mereka misalnya dengan memberikan reward permen jika mereka mau belajar. Kata Kunci: Layanan bimbingan belajar, Agresivitas
GAMBARAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA YANG MENGALAMI KECANDUAN GAME ONLINE Cahyana Cahyana; Euis Eti Rohaeti; Maya Masyita Suherman
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 3, No 2 (2020): Vol 3, No 2 Maret 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.367 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui gambaran siswa SMP yang mengalami kecanduan game online di salah satu sekolah SMP yang berada di  Kecamatan  Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan, dengan fenomena yang terjadi saat ini yaitu banyaknya siswa yang bermain game online. Metode yang digunakan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan cara  wawancara dan observasi. Subjek penelitian yaitu 3 siswa yang mengalami kecanduan game online dan guru BK. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa tersebut mengalami kecanduan game online mobile legends karena mereka setiap harinya bermain sehingga menghabiskan waktu sepulang sekolah 4 sampai  6 jam lebih mereka bermain game tersebut. Akibatnya 3 siswa yang kecanduan tersebut sering bolos sekolah, motivasi belajar kurang, sering mengantuk bahkan tidur di kelas saat belajar berlangsung. Kata Kunci: Game online, Siswa SMP
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PENYESUAIAN DIRI ISTRI YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA SUAMI Novi Fajriyanti; Rizky Lazuardi Nuz’amidhan
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 1, No 5 (2018): Vol 1 No. 5 September 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.31 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara konsep diri dan kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada istri yang tinggal bersama keluarga suami Penyesuaian terhadap istri dalam keluarga suami adalah salah satu hal penting dalam penyesuaian pernikahan. Keberhasilan istri dalam proses penyesuaian menjadi bagian keluarga suami akan memberikan rasa kepuasan, kebahagiaan, dan stabilitas dalam kehidupan istri dan jiwanya untuk menciptakan harmoni, baik kepada suami maupun keluarga suami. Penyesuaian istri itu sendiri dipengaruhi oleh konsep kematangan diri dan emosional. Dalam artikel ini juga di bahas mengenai fungsi dari : (1) Penyesuaian Diri (2) Konsep Diri dan, (3) Kematangan Emosi.Kata Kunci : Penyesuaian diri, Konsep diri, Kematangan emosi.
HUBUNGAN PSIKOSOSIAL DENGAN KEMATANGAN REMAJA AKHIR HINGGA DEWASA AWAL (16-25 TAHUN) TERHADAP ORIENTASI SEKSUALNYA Aripan Nugraha Muhamad Ramdan
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 1, No 4 (2018): Vol 1 No. 4 Juli 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.117 KB) | DOI: 10.22460/fokus.v1i4.2677

Abstract

Dewasa ini individu dihadapkan pada kebebasan dalam memilih jalan hidupnya, peran-peran sosial, kematangan proses berpikir untuk memutuskan dalam bertindak, hingga ketertarika seksualnya merupakan beberapa hal yang menjadi salah satu pengaruh dalam bersikap. Penelitian ini merupakan pra-peninjauan yang mungkin akan diteliti lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari informasi terkait hal-hal yang mempengaruhi orientasi seksual seorang individu diusia remaja akhir hingga dewasa awal (16–25 Tahun). Metode dalam peneitian adalah metode survey dengan menggunakan alat ukur Kinsey Scale (Skala Kinsey) yang menggambarkan orientasi seksual sesuai dengan alat ukur aslinya; Mulai angka ) hingga 6 dengan menunjukkan 0; Heteroseksual Murni, 1-2; Kecenderungan Heteroseksual, 3; Biseksual, 4-5; Kecenderungan Homoseksual, dan 6; Homoseksual Murni. Skala Kinsey menunjukkan instrumen yang valid dan tepat, khususnya untuk mencari informasi terkait penyimpangan-penyimpangan perilaku individu.Kata Kunci: Orientasi seksual, kematangan, seksualitas, psikososial
GAMBARAN SELF EFFICACY SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN Andri Ferdyansyah; Euis Eti Rohaeti; Maya Masyita Suherman
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3, No 1 Januari 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.303 KB)

Abstract

Self efficacy adalah suatu bentuk rasa keyakinan dalam kemampuan diri dalam untuk mencapai tujuan tertentu. Self efficacy yang rendah pada siswa akan sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaranya. Hal ini akan berdampak pada siswa menjadi malas untuk belajar, rasa cemas yang tinggi dalam mengerjakan tugas, kemampuan diri yang rendah terhadap pembelajaran, dan rasa cepat menyerah terhadap pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self efficacy siswa terhadap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiga siswa SMK Taruna Lembang memiliki self efficacy yang rendah terhadap pembelajaran di sekolah.Kata Kunci: Pembelajaran, Self efficacy
PENERAPAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENGURANGI PERILAKU BULLYING PADA PESERTA DIDIK MTs Artyarini Artyarini; Eva Oktapiani; Siti Fatimah
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 1, No 3 (2018): Vol 1, No. 3 Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.066 KB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari data awal yang diperoleh oleh peneliti mengenai adanya perilaku bullying yang terjadi di MTsS YPMI Wanayasa. Perilaku bullying ini terjadi dalam jenis bullying fisik, verbal, relasional, maupun cyber bullying. Salah satu layanan bimbingan dan konseling yang dapat dilakukan adalah bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik role playing. Role playing dianggap dapat mereduksi perilaku bullying karena melalui bermain peran, peserta didik dapat lebih rileks untuk berinteraksi dan memainkan peran sebagai orang lain sehingga pemaknaan peran akan lebih cepat untuk dipahami peserta diduk, sehingga secara perlahan peserta didik akan mengetahui dampak negatif yang terjadi pada korban bullying dan dapat mereduksi perilaku bullying ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan pelaksanaan penelitian secara kolaboratif dengan guru BK MTsS YPMI Wanayasa selaku guru pamong sebagai praktikan dan peneliti sebagai observer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menenunjukkan bahwa terjadi penurunan perilaku bullying terlihat dari perbandingan frekuensi perilaku bullying peserta didik. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknik role playing efektif untuk mereduksi perilaku bullying di MTsS YPMI Wanayasa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FILM PENDEK UNTUK MENGURANGI TINDAKAN BULLYING PADA SISWA KELAS V SDN 1 SUKARAJA KABUPATEN SUKABUMI Umay Kusmini; Zuniar Zulyanti
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 2, No 6 (2019): Vol 2, No 6 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.413 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Film Pendek Untuk Mengurangi Tindakan Bullying Pada Siswa Kelas V SDN 1 Sukaraja Kabupaten Sukabumi dilatar belakangi oleh banyaknya tindakan bully di jenjang Sekolah Dasar. Tindakan bully ini termasuk dalam katagori bully verbal dan bully fisik. Banyak sekali anak-anak usia Sekolah Dasar yang saling mengejek kondisi fisik temannya, bahkan saling mengejek nama orang tua masing-masing. Selain itu, tindakan bully fisik pun sering kali terjadi seperti tindakan pemukulan pada siswa yang dianggap lemah dan tidak berdaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan model pembelajaran berbasis film pendek dalam mengurangi tindakan bully di Sekolah Dasar. Adapun metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan model one shoot case. Penelitian ini dilakukan di kelas 5 SDN 1 Sukaraja Kabupaten Sukabumi dengan jumlah siswa sebanyak 37 siswa. Hasil dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa model pembelajaran berbasis film pendek dapat mengurangi tindakan bully sebanyak 83% sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran berbasis film pendek memiliki efektivitas yang signifikan dalam mengurangi tindakan bully di Sekolah Dasar.Kata Kunci: Model pembelajaran berbasis film pendek, tindakan bully, siswa sekolah dasar
PENERAPAN PENDEKATAN REBT (RASIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPHY) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Laras Melinda Yanti; Salsabila Maharani Saputra
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 1, No 6 (2018): Vol 1 No. 6 November 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.799 KB)

Abstract

The Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) approach is a view based on humans, which explains that individuals have a tendency to think irrationally, one of which is obtained through social learning. Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) aims to eliminate emotional disorders that can damage the individual's self such as anxiety, hate, fear, feeling troubled, angry, and so on. One factor that influences student / student achievement is motivation. With the motivation, students / students will study harder, resilient, persevering and have full concentration in the learning or learning process. Motivation to learn is one of the things that needs to be raised in the learning effort at school. Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) approach to increase learning motivation is an effort in providing assistance to students / students to be able to optimize and develop the potential possessed by students / students. Thus, conclusions can be drawn about the "Application of the REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) Approach to Increase Student Learning Motivation". The results of several previous studies can be concluded that when students have low learning motivation, then using the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) approach can make these students / students become highly motivated to learnKeywords: Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), Learning Motivation
GAMBARAN SISWA YANG MENGALAMI KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER (UNBK) DI SMP NEGERI 3 PADALARANG Sugiarto Sugiarto; Heris Hendriana
FOKUS (Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan) Vol 3, No 2 (2020): Vol 3, No 2 Maret 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.409 KB)

Abstract

The Computer-Based National Examination (UNBK), also called the Computer-Based Test (CBT), is a system of conducting national examinations using computer media that is connected to the internet network. Anxiety students in dealing with UNBK caused by pressure from parents who target high grades, students' disregard in operating computers and the density of learning in schools in preparation for UNBK. Anxiety can cause students to often lose concentration when they work on UNBK training questions held by schools. The purpose of this research is to find out the description or profile of anxiety facing UNBK. The method used in this study is a qualitative method with the type of descriptive research. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the study revealed that the two students had an excessive anxiety in facing UNBK, resulting in cold sweat when the lessons were tested, difficulty concentrating so the material given by the teacher was difficult to understand, often permission to go to the toilet to defecate / not have enough energy / helpless, worried, low self-esteem, tense, unable to concentrate, narrowness of the soul, fear, anxiety, lamentation, panic, sleep soundly, threatened, and confusion / dazed and lazy to leave for school. Keywords: Computer Based National Examination (UNBK), Anxiety

Page 4 of 40 | Total Record : 394


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Vol 8, No 5 September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Vol 8, No 4 Juli 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Vol 8, No 3 Mei 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Vol 8, No 2 Maret 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Vol 8, No 1 Januari 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Vol 7, No 6 November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Vol 7, No 5 September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Vol 7, No 4 Juli 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Vol 7, No 3 Mei 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Vol 7, No 2 Maret 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Vol 7, No 1 Januari 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Vol 6, No 6 November 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): Vol 6, No 5 September 2023 Vol 6, No 4 (2023): Vol 6, No 4 Juli 2023 Vol 6, No 3 (2023): Vol 6, No 3 Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Vol 6, No 1 Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Vol 5, No 6 November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Vol 5, No 5 September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Vol 5, No 4 Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Vol 5, No 3 Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Vol 5, No 2 Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Vol 4, No 6 November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Vol 4, No 5 September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Vol 4, No 4 Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Vol 4, No 3 Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Vol 4, No 1 Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Vol 3, No 6 November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Vol 3, No 5 September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Vol 3, No 4 Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Vol 3, No 3 Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Vol 3, No 2 Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Vol 3, No 1 Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Vol 2, No 6 November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Vol 2, No 5 September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Vol 2, No. 4 Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Vol 2, No. 3 Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Vol 2, No. 2 Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Vol 2, No. 1 Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Vol 1 No. 6 November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Vol 1 No. 5 September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Vol 1 No. 4 Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Vol 1, No. 3 Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Vol. 1, No. 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): vol. 1, no.1, Januari 2018 More Issue