cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 681 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay Terhadap Hasil Belajar IPA Baiq Ririn Amalia; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2850

Abstract

Hasil belajar IPA masih tergolong rendah, salah satu penyebabnya ialah pemilihan model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih konvensional dan kurang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran course review horay terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 1 Bagik Polak Barat pasca pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis quasi eksperimental research tipe nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Bagik Polak Barat yang berjumlah 51 orang siswa. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan sampel sebanyak 26 siswa  kelas V/A dan 25 siswa kelas V/B SDN 1 Bagik Polak Barat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi aktivitas siswa serta tes hasil belajar menggunakan tes berupa pilihan ganda (pre-test dan post-test). Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS versi 21. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan perhitungan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai thitung> ttabel yaitu 45.440 > 21.356 pada taraf signifikasn 5% dengan df = 51 dengan hasil observasi aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran mendapatkan skor 37 dengan persentase 61.66% berkategori sangat aktif. Hipotesis penelitian diterima berbunyi ada pengaruh model pembelajaran course review horay terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V pasca pandemi covid-19 di SDN 1 Bagik Polak Barat Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model course review horay lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan media.
Layanan Orientasi Tentang Tata Tertib Dan Perilaku Disiplin Siswa Baiq Nopi Rosiani; Ida Bagus Kade Gunayasa; Heri Hadi Saputra
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2869

Abstract

Layanan orientasi adalah bimbingan yang diberikan oleh guru kelas kepada siswa yang baru memasuki lingkungan baru dalam rangka mempermudah dan memperlancar peserta didik di lingikungannya. Seperti sekolah, kelas baru, dan tata tertib sekolah yang isinya dalam bentuk tata tertib atau peraturan yang di tetapkan oleh sekolah agar siswa menaati dan melaksakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana layanan orientasi tentang tata tertib dan perilaku disiplin siswa kelas VI SDN 1 Wanasaba Daya. Penelitian ini merupakan jenis deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas VI SDN 1 Wanasaba Daya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Layanan orientasi diberikan kepada siswa baru d SDN 1 Wanasaba Daya siwa mampu menesesuaikan diri dengan kelas baru, mengetahui tata tertib dan aturan sekolah, paham mengenai cara belajar, peraturan kelas menekan terjadinya kesalahan baik itu dari sisi guru maupun siswa pada saat proses pembelajaran. Keselahan dapat terjadi pada saat belajar seperti hal yang berhubugan dengan perilaku, gaya belajar, dan kemampuan akademik siswa. (2) siswa perlu diberi informasi mengenai cara belajar, disiplin sekolah dan bagaimana memanfaatkan waktu belajar baik disekolah maupun dirumah agar nantinya siswa memiliki kedisiplinan yang tinggi. Ada  siswa yang yang selalu sering berjajalan-jalan pada saat jam pelajaran, tidak pemperhatikan guru saat pembelajaran, lupa tentang sesuatu yang telah di pelajari dan sering menggangu teman saat di dalam kelas.(3) Cara guru menanamkan disiplin pada siswa melalui peraturan dan pemberian hukuman. Bentuk peraturan yang dilakukan guru siswa tidak boleh datang terlambaat dan siswa berpakaian rapi. Bentuk hukuman ang dilakukan guru di dalam kelas, saat siswa melanggar peraturan sekolah siswa akan diberi hukuman membersihkan kelas sampai bersih.
Validitas Modul Elektronik Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Ilmiah Dan Pemahaman Konsep IPA Ayudya Lestari; Agus Ramdani; Imam Bachtiar
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronik materi zat aditif dan zat adiktif berbasis socio-scientific issues (SSI) yang layak digunakan pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah dan pemahaman konsep IPA. Pengembangan modul elektronik mengadopsi model pengembangan ADDIE (Analyse, Design, Develop, Implementation, And Evaluation) yang dibatasi sampai tahap develop.Uji validitas melibatkan validator ahli materi dan media, validator ahli bahasa, dan validator praktisi. Modul elektronik dikembangkan menggunakan aplikasi Flip PDF Corporate Edition. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar angket validasi. Teknik analisis data menggunakan persamaan persentase. Data hasil analisis diinterpretasikan berdasarkan kriteria validasi. Hasil validasi modul elektronik memperoleh rata-rata persentase sebesar 87,14% pada aspek materi dan 86,00% pada aspek media dengan kriteria sangat layak. Aspek bahasa memperoleh rata-rata persentase sebesar 93,33% dengan kriteria sangat layak. Hasil validasi guru menunjukkan bahwa modul elektronik yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase sebesar 85,71% pada aspek materi dan 86,00% pada aspek media dengan kriteria sangat layak. Dengan demikian, modul elektronik materi zat aditif dan zat adiktif berbasis SSI sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas
Peningkatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Bahan Ajar IPA Berbantuan Media Game Widia Nurma Rizanti; A. Wahab Jufri; Jamaluddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.2931

Abstract

Perkembangan teknologi terus memberikan solusi bagi dunia salah satunya adalah sistem pembelajaran berbasis mobile atau yang dikenal dengan mobile learning. Sesuai dengan perkembangan abad 21 guru dituntut untuk memanfaatkan teknologi pada setiap pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar IPA berbantuan media game. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Selain mengembangkan bahan ajar IPA, penelitian ini juga mengembangkan silabus, RPP, dan instrumen pendidikan karakter. Validasi produk pembelajaran dilakukan oleh tiga orang validator yaitu ahli media dan ahli materi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket kelayakan untuk setiap produk yang dikembangkan. Analisis data validasi ahli dilakukan dengan menggunakan rumus validasi Pearson. Hasil studi kelayakan bahan ajar IPA berbantuan media game memperoleh nilai rata-rata 88% dengan kriteria valid. Silabus mendapat skor rata-rata 84%, RPP mendapat skor rata-rata 89%, dan instrumen pendidikan karakter mendapat skor rata-rata 85%. Kesimpulannya, produk bahan ajar IPA berbasis media game layak untuk diimplementasikan dalam proses pembelajaran.
Increasing Activeness and Learning Outcomes of Islamic Religious Education Through Strategy Everyone is A Teacher Here Tugimin
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2980

Abstract

This is a classroom action research conducted through 2 cycles or more with each cycle. The stages are planning, action, observation, and reflection. Data collection is done through observation in the classroom and documentation of the results of the actions taken. This classroom action research procedure consists of 4 stages: planning, action, observation, and reflection. The subject material is commendable behavior class XI RPL 1 SMK Negeri 1 Buntok. Results study show strategy of everyone being a teacher here in PAI learning can increase student learning activeness. It can be seen in the increase in student test results in each cycle where in the pre-cycle, the level of completeness is six students or 15.8%, rising to 10 students or 26.3%, increased again in cycle II, namely 17 students or 44.8% and at the end of cycle III to 34 students or 89.5%. This increase was due to improvements in the actions taken by the teacher in each cycle. Strategy everyone is a teacher here in PAI learning can improve student learning outcomes in Class XI RPL 1 SMK Negeri 1 Buntok. This can be seen from the increase in student activity in each cycle. In the first cycle, student activity was in the good and very good categories, there were nine students or 23.6%, rising to 22 students or 57.9%, and at the end of cycle III there were 36 students or 94.7 %. It shows the tendency of students to be active in the learning process. It is proven that students actively listen carefully to the teacher's explanation, is very active in the learning process, have high enthusiasm in exploring material, and are actively involved in group work when given motivation by the teacher in every lesson that is done.
Analisis Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa Menggunakan ServQual: Ke Arah Perbaikan Kualitas Pembelajaran Kewirausahaan Sukardi Sukardi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i1.3052

Abstract

Penguatan kompetensi kewirausahaan menjadi salah satu instrument penting untuk memperbaiki kualitas lulusan Perguruan Tinggi (PT). Penekanan pada kompetensi, karena hal itu yang menjadikan mahasiswa atau individu unggul dalam melaksankan seluruh proses bisnis. Karena maksud tersebut, maka kajian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Kajian ini penting sebagai salah satu input dalam merancang pembelajaran kewirausahaan yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode ServQual, melalui perbandingan kompetensi kewirausahaan antara ‘harapan” dengan ‘kenyataan”. Sampel penelitian sebanyak 310 mahasiswa, yang diambil secara stratified accidental sampling pada 6 (enam) PT di Indonesia, dengan memperhatikan kelompok bidang ilmu sosial humaniora (Soshum) dengan sains dan teknologi (Saintek). Instrumen pengumpulan data kompetensi kewirausahaan menggunakan kuesioner dalam bentuk skala likert. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan analisis comparative. Hasil kajian menyimpulkan bahwa kompetensi kewirausahaan mahasiswa masih rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan antara dimensi harapan dengan kenyataan, dimana nilai kenyataan lebih rendah. Implikasinya bahwa temuan ini menjadi acuan penting dalam merancang dan mengelola pembelajaran kewirausahaan di PT.
Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas IVA SDN 32 Cakranegara Yusrin; I. Nyoman Karma; Mansur Hakim
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar bahasa indonesia peserta didik kelas IVA SDN 32 Cakranegara, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar bahasa indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IVA dan walim kelas IVA SDN 32 Cakranegara. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik wawacara semi terstruktur dan dokumentasi. Analisis menggunakana, model miles dan humberman, kondesasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian 1. di lihat dari 6 peserta didik yang menggalami kesulitan belajar bahasa indonesia 2. Jenis keulitan belajar bahasa Indonesia, pertama dilihat keterampilan menulis terdapat 1 orang peserta didik yang memiliki kesulitan belajar bahasa Indonesia, kedua dilihat dalam keterampilan membaca terdapat 1 orang peserta didik yang memiliki kesulitan belajar bahasa Indonesia, ketiga dilihat dalam keterampilan menyimak terdapat 2 orang peserta didik yang memiliki kesulitan belajar bahasa indonesia dan yang terakhir berbicara terapat 2 orang peserta didik yang memiliki kesulitan belajar bahasa Indonesia. 3. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar bahasa indonesia peserta didik kelas IVA SDN 32 Cakranegara yaitu: 1. faktor internal adalah faktor yang berasal dari diri peserta didik yang mencakup kurangnya minat peserta didik terhadap mata pelajaran bahasa indonesia, motivasi belajar yang rendah, acuh ta acuh saat belajar dan dan kondisi kesehatan peserta didik, 2. Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri peserta didik yang mencakup kurangnya perhatian orang terhadap perkembanggan belajar peserta didik, lingkungan tempat tingal, teman sebaya dan suasana rumah yang ribut sehingga peserta didik tidak bisa menggfokuskan saat belajar.
Layanan Bimbingan Belajar Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Sri Sopiati; Hari Witono; Husniati
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.2908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan belajar anak berkebutuhan khusus di MI Riadusshalihin NW Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian adalah peserta didik yang berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi/pengamatan dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, analisis dan pembahasan didapatkan bahwa bentuk layanan bimbingan belajar yang diberikan kepada anak berkebutuhan khusus di MI Riadusshalihin NW Lombok Tengah adalah 1) Memberikan perhatian lebih ke peserta didik ABK, 2) Melatih komunikasi yang lebih sering kepada ABK, 3) Media pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan ABK, 4) Melatih Sikap ABK, 5) Tambahan alokasi waktu khusus untuk ABK dan 6) Menyesuaikan isi Materi sesuai kompetensi dasar. Kendala yang dihadapi guru dalam memberikan layanan bimbingan belajar yaitu tidak ada GPK, minimnya pengetahuan guru terhadap ABK, tidak ada fasilitas seperti sarana dan prasana yang memadai, dan kemampuan guru yang kurang menguasai pembelajaran.
Kesalahan Menyelesaikan Soal Cerita Bentuk Aljabar Ditinjau Dari Gaya Belajar Fifin Asmaliyah; Sripatmi; Nilza Humaira Salsabila; Arjudin
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei (First Online)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.2937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan, tingkat kesalahan dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita bentuk aljabar. Analisis kesalahan dilakukan berdasarkan prosedur Newman dan ditinjau dari gaya belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMPN 17 Mataram tahun ajaran 2022/2023 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dipilih masing-masing 2 siswa dari setiap tipe gaya belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, tes, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (i) siswa gaya belajar visual cenderung melakukan kesalahan pada tahap transformasi dan penulisan kesimpulan dengan persentase kesalahan berturut-turut sebesar 80,56% dan 83,33% kategori sangat tinggi dan siswa gaya belajar visual memperoleh persentase kesalahan sebesar 48,33 ketegori sedang, (ii) siswa gaya belajar auditorial cenderung melakukan kesalahan tahap transformasi, keterampilan proses dan penulisan kesimpulan dengan persentase kesalahan berturut-turut sebesar 67,47%, 67,47% dan 66,67% kategori tinggi dan siswa gaya belajar auditorial memperoleh persentase kesalahan sebesar 47,46% kategori sedang, (iii) siswa tipe gaya belajar kinestetik cenderung melakukan kesalahan pada tahap memahami sebesar 46,67% kategori rendah, kesalahan transformasi sebesar 73,33% kategori tinggi, keterampilan proses sebesar 70% kategori tinggi dan penulisan kesimpulan sebesar 70% kategori tinggi dan siswa gaya belajar kinestetik memperoleh persentase kesalahan sebesar 60% kategori tinggi. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa gaya belajar visual yaitu kurang memahami materi bentuk aljabar, tidak mengetahui cara mengubah informasi pada soal ke dalam bentuk matematika, lupa rumus, ingin mempersingkat waktu dan kesalahan pada tahap sebelumnya. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa gaya belajar auditorial yaitu tidak terbiasa menuliskan informasi yang terdapat pada soal, tidak mengetahui rumus, terburu-buru dan kurang teliti. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa gaya belajar kinestetik yaitu siswa kurang memahami maksud dari soal, tidak terbiasa menuliskan informasi pada soal, kurang fokus sehingga kurang teliti saat mengerjakan soal, dan kurang memahami materi.
Implementasi Model Pembelajaran Treffinger Pada Materi Keanekaragaman Hayati Dengan Bantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar Siswa Ni Nyoman Sugiartini; Mahrus; Kusmiyati; Khairuddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.2938

Abstract

Model treffinger memberikan kegiatan belajar dengan tiga tahapan yaitu basic tools, practice with process, dan working with real problem. Ketiga tahapan tersebut dapat membuat siswa terlibat secara aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran treffinger pada materi keanekaragaman hayati dengan bantuan media gambar terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMAN 8 Mataram. Jenis penelitian menggunakan Quasi Exsperimrntal Design dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada siswa X MIPA SMAN 8 Mataram yang terdiri dari 56 orang yakni siswa X MIA 3 (kelas eksperimen) dan kelas X MIA 5 (kelas control). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar kognitif siswa yang terdiri dari  pretest dan posttest yang diberikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Lembar observasi afektif dan psikomotorik digunakan untuk mengukur aktivitas belajar siswa.  Hasil analisis dilakukan dengan uji –t dengan taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung  4,976  lebih besar dari tTabel 2,048. Hasil analisis tersebut dapat dinyatakan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa berpengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran treffinger  terhadap hasil belajar  Biologi siswa di SMAN 8 Mataram.