cover
Contact Name
Rustam Hasyim
Contact Email
geocivicunkhair@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
geocivic@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Baabullah Kampus I FKIP Kelurahan Akehuda, Kecamatan Kota Ternate Utara, 97728
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Geocivic
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23014334     EISSN : 27223698     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/geocivic.v1i1
Jurnal Geocivic dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun yang terbit 2 kali dalam setahun, memuat tulisan dosen, praktisi, dan mahasiswa bidang ilmu pendidikan sosial. Setiap terbitan memuat sebanyak 6-15 naskah artikel dengan fokus kajian meliputi: Pendidikan Kewarganegaraan, Sejarah, Pembelajaran Geografi, Pembelajaran Hukum, Pembelajaran Ekonomi, pembelajaran Bidang ilmu sosial dan humaniora, serta Studi literatur bidang ilmu Humaniora
Articles 241 Documents
KEBUTUHAN TENAGA PENGAWAS SMK DI KOTA TERNATE Yanto Yusuf; Rustam Hasyim
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.262 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1465

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana manajemen supervisi pengawas dalam meningkatkan kualitas guru dan siswa pada pelaksanaan pembelajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Nasional Kota Ternate. Selain itu juga dilihat dari kinerja pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Nasional Kota Ternate dan pelaksanaannya dalam mengelola sumber daya pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik untuk menggambarkan pengawas SMK pada Dinas Kota Ternate secara alami, lengkap, mendalam, dan utuh. Pendekatan kualitatif naturalistik digunakan untuk memperoleh informasi dan penafsiran mendalam mengenai makna manajemen sumberdaya manusia sesuai dengan realitas yang ada di lapangan. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data secara wawancara digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah disediakan. Informan terdiri dari kepala dinas pendidikan, pengawas, kepala sekolah, guru dan komite sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rekruitmen tenaga pengawas Dinas Pendidikan Kota Ternate belum optimal dalam melihat aspek pemerataan penempatan guru, administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Di samping itu, masih terdapat kesenjangan pengawas mata pelajaran di setiap sekolah. Selain itu masih banyak tenaga pendidik belum maksimal dalam melaksanakan kewajiban sebagai guru yang profesional.Kata Kunci: Pengawas, tenaga pendidik, dan Dinas Pendidikan Kota Ternate
MANAJEMEN KOMPETENSI GURU NEGERI OLEH DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Subhan Hayun; Rustam Hasyim
Jurnal Geocivic Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.122 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i1.857

Abstract

Abstract. This research was conducted to describe teachers’ competence,the teachers’ competence is one of the influence factor in education success, teacher’s competence to cover: (1) pedagogic competence, (2) personal competence, (3) professional competence and (4) social competence.This research also studied the concepts of the teachers’ competence, the factors influence in teacher’s competence, the strategy of teachers’ competence, and  good management in teachers’ competence. These researches were used qualitative approach. The data sources were consist of the head master, teacher and parents. The data were collected by observation, in-depth interview, and documentation. The obtained data were verified and analyzed through data verified, data reduction continued to take conclusion.The findings of the research are: (1) the distribution of teacher inthe environment of Provincial Office of Education, Youth and Sport of East Halmahera Regency is not good and, (2) The competences of teachers in the elementary schools must be upgraded to fulfill the standard of competence and (3) The development programs of teacher’ competence in the elementaryschools were also not good. Key Word: teachers’ distribution, the developing teacher’s competence, the systematization of management teacher’s competence
PENERAPAN PERMAINAN TIGA POS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SENAM LANTAI KELAS IV SD NEGERI 43 KOTA TERNATE TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Nur Abdullatif
Jurnal Geocivic Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.599 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i2.1476

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PENJASORKES) ditemukan beberapa masalah yang kompleks, khususnya pada pembelajaran senam lantai. Dalam kegiatan pembelajaran, banyak siswa yang mengalami kesulitan. Faktor tersebut menyebabkan minat dan motivasi belajar siswa berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dalam mengikuti pembelajaran senam lantai guling depan pada siswa kelas IV SDN 43 Kota Ternate melalui permainan tiga pos. Tipe penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menggunakan 2 siklus, dimana masing-masing siklus terdiri atas tahapan; (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) Pengamatan; dan (4) refleksi. Penelitian yang dilakukan mencakup 3 ranah yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran senam lantai guling depan melalui permainan tiga pos di kelas IV SDN 43  Kota Ternate berdampak positif, hal ini terlihat pada siklus I ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 32,5% sementara pada siklus II ketuntasan belajar siswa mencapai 93,33%. Hasil ketuntasan belajar siswa pada siklus II telah mencapai KKM yang telah ditetapkan yaitu 75, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran senam lantai guling depan melalui permainan tiga pos dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan selisih 60,83%.Kata kunci: Hasil belajar, senam lantai, permainan tiga pos
SEBARAN AIR TANAH DANGKAL DI PERMUKAAN SEKITAR PANTAI KECAMATAN TERNATE UTARA KOTA TERNATE Kusrini Kusrini
Jurnal Geocivic Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.828 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i2.1102

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi kebutuhan air bersih di permukiman Kecamatan Ternate Utara, dan sebagian masyarakat tetap mengandalkan air tanah dari akuifer dangkal melalui sumur gali atau pun air tanah dari akuifer dalam. Kebutuhan air tanah yang terus berlangsung dan semakin meningkat dari waktu ke waktu dapat berdampak terhadap penyusupan air laut pada akuifer tersebut di sekitar pantai Kecamatan Ternate Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sample, sampel yang dipilih secara cermat dengan mengambil objek penelitian yang selektif dan mempunyai ciri-ciri yang spesifik. Pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan sampel diantaranya adalah sampel berada di dataran dengan kemiringan lereng 2-3%, dekat saluran atau sungai dan lebih diutamakan diambil pada daerah pemukiman.Bahan pendukung dalam pelaksanaan penelitian ini, antara lain:  Citra Landsat 8 OLI/TIRS liputan Kota Ternate tahun 2014; Peta Administrasi Kecamatan Ternate Utara; dan Peta Geologi Kota Ternate. Peralatan penelitian yang digunakan antara lain peralatan laboratorium dan peralatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan sebaran tingkat intrusi air laut di lahan permukiman yang diklasifikasikan dalam empat kategori yaitu tawar, agak payau, payau, dan asin. Interpretasi dari peta ke dalaman muka air tanah, menunjukkan beberapa kelurahan merupakan daerah lepasan air tanah antara lain; Kelurahan Dufa dufa, Kelurahan Sangaji, Kelurahan Sangaji Utara, Kelurahan Kasturian, Kelurahan Salero, dan Kelurahan Soasio. Di kelurahan yang merupakan daerah lepasan (discharge area) air tanah ini umumnya memiliki kedalaman muka air tanah kurang dari 4 (empat) meter dan berdekatan langsung dengan garis pantai. Sementara penyusupan air laut telah berlangsung di permukiman dengan kepadatan penduduk yang tinggi serta berbatasan langsung dengan garis pantai pada lima kelurahan, yaitu Kelurahan Dufa dufa, Sangaji, Sangaji Utara, Kasturian dan Salero dan umumnya memiliki kedalaman muka air tanah kurang dari empat meter. Luas area permukiman yang mengalami intrusi air laut telah melampaui sekitar 95 % dari luas lahan permukimannya pada enam kelurahan di Kecamatan Ternate Utara, dengan salinitas berkat egori payau tertinggi yaitu Kelurahan Dufa dufa, Kelurahan Sangaji, selanjutnya Kelurahan Sangaji  Utara, Kasturian serta Kelurahan Salero.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA HIDROSFER KELAS X SMA NEGERI 10 KOTA TERNATE Eva Marthinu; Rusdin Nurdin
Jurnal Geocivic Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.016 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i2.1471

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 10 Kota Ternate. Pada pokok bahasan Dinamika Hidrosfer melalui penerapan model pembelajaran Example Non Example dengan menggunakan lembara kerja (kuisioner) adapun teknik analisis data yang di gunakan adalah Observasi, dan angket. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripti kualitatif  Dengan mengacu pada model pembelajaran Example Non Example. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tempat penelitian adalah SMA Negeri 10 Kota Ternate. Ketuntasan hasil belajat siswa secara keseluruhan dapat dilihat pada siklus I sebanyak 33 orang yang belum tuntas atau sebanyak 8%. Yang belum mencapai ketuntasan belajar atau belum mencapai kkm. Sedangkan pada siklus II sudah mengalami peningkatan hasil belajar siswa sebanyak 32 orang yang tuntas atau sebanyak 89%  siswa yang mencapai ketuntasan belajar, sehingga dapat dikatakan bahwa pada siklus II siswa dapat dikatakan telah berhasil atau mencapai KKM.
PERANAN GURU PPKn DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SMAN 1 KOTA TERNATE Jainudin Abdullah
Jurnal Geocivic Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.034 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i2.1097

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1). Peran guru PPKn dalam membentuk karakter siswa SMAN I Kota Ternate, 2) Kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membentuk karakter siswa SMAN I Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research dimana peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data dan informasi terkait dengan penelitian yang dilakukan. Penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan suatu proses yang terjadi di lapangan. Sedangkan pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan Model Miles and Huberman, yang terdiri dari: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan verifikasi (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PKn berbasis karakter di SMA N 1 Kota Ternate perencanaan pembelajaran baik, hanya guru masih sedikit kesulitan dalam menetapkan nilai-nilai karakter dan pengembangan bahan ajar tetapi kondisi seperti ini masih bisa diatasi. Pelaksanaan pembelajaran berbasis karakter sudah sesuai dengan tahap perkembangan kognitif dengan pembelajaran dibagi dalam tiga tahapan, eksplorasi, elaborasi dan Konfirmasi menurut pendapat guru, peserta didik, orang tua peserta didik dan stakeholders bahwa nilai karakter yang sudah membudaya adalah nilai religius dan nilai disiplin.
PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM SEKOLAH SEHAT DAN RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 7 KOTA TERNATE Sitirahia Hi Umar; Mirnawati Umawaitina
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.323 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1464

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh hubungan sosial antara peserta didik dengan masyarakat lingkungan sekolah dilihat dari pola pembentukan karakter peserta didik melalui sekolah sehat dan ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter melalui sekolah sehat dan ramah anak, sikap kedisiplinan peserta didik, serta keramahan di lingkungan sekolah SMP Negeri 7 Kota Ternate dengan titik tekan kajian yaitu untuk mengetahui pembentukan karakter peserta didik melalui program sekolah sehat dan ramah anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe kualitatif deskriktif. Penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriktif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang berperilaku yang dapat diamati. Kepala sekolah, guru dan peserta didik. Subyek penelitian menggunakan teknik ‘’Purposive Sampling’’. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembentukan karakter peserta didik melalui sekolah sehat dan ramah anak di SMP Negeri 7 Kota Ternate telah terlaksana dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan sikap kedisiplinan dan selalu bersikap ramah di lingkungan sekolah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter melalui sekolah sehat dan ramah anak di SMP Negeri 7 Kota Ternate adalah telah terjalin sikap kerjasama dan bersikap ramah di lingkungan sekolah.Kata Kunci: Pembentukan karakter, peserta didik, sekolah sehat, ramah anak
STUDI PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN (BAHAN AJAR) DI MTS AL-KHAIRAT KOTA TERNATE Dahlan Usia; Jainudin Abdullah
Jurnal Geocivic Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.464 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i1.858

Abstract

The development of learning devices and teaching materials is essentially the development of short-term learning tools to estimate or project what will be done in learning activities. The development of learning tools and teaching materials are translated from syllabus or RPP to direct students' learning activities in an effort to achieve Basic Competency. This research is descriptive qualitative researchers with data collection techniques, namely: (1). Observation Technique; (2). Interview technique; and (3). Documentation techniques. As for the purpose of this study to find out the development of learning devices and teaching materials at MTs Al-Khairat.  Kota Ternate and to find out the factors that influence the development of learning devices and teaching materials. The results of this study indicate that the development of learning devices and teaching materials at MTs Al-Khairat. Kota Ternate are as follows: (1). learning devices and teaching materials at MTs Al-Khairat Kota Ternate in using educational unit level curriculum. But in the study of compost and its substance there are some teachers who have not understood substantially. Without formulation and indicators that have been set in the development of learning devices; and (2) In the development of learning devices and teaching materials at MTs Al-Khairat.  Kota Ternate begins with an analysis of subject matter in accordance with standards and compotency expected in the formulation of the development of learning tools namely (RPP) and syllabus, where teachers are still experiencing difficulties. This is due to the lack of involvement of teachers in developing their competence or training in developing teaching materials / learning devices. Keywords: Development, Teaching Materials, MTs Al-Khairat  Kota Ternate
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII-4 SMP NEGERI 5 KOTA TERNATE PADA MATERI DINAMIKA KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL Imron Ibrahim; Tamrin Robo; Vrita Tri Aryuni
Jurnal Geocivic Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.193 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i2.1103

Abstract

Membiasakan hidup belajar yang nyaman dan menyenangkan dalam proses timbal balik antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dibutuhkan strategi dan model pembelajaran yang efektif yakni model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization ini akan terjadi interaksi yang aktif antara siswa dan siswa, serta siswa dengan guru sebagai pembimbing. Model pembelajaran Team Assisted Individualization ini juga merupakan tehnik untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individu dalam suatu kelompok. Tujuan Penelitian adalah agar dapat mengetahui hasil belajar siswa memelaui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization pada materi dinamika kependudukan dan pembangunan nasional di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengikuti taha-tahap penelitian sebagai berikut: (1) perencanan tindakan (planning), (2) penerapan tindakan (action), (3) observasi (observation) (4) refleksi (reflecting). Hasil penelitian ini menunjukan model pembelajaran Team Assisted Individualizatio, berhasil meningkatkan hasil belajar siswa serta penguasan materi mengenai Dinamika Kependudukan dan Pembangunan Nasional. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya aktivitas siswa, siswa memiliki keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi dan bekerjasama dengan sesama anggota kelompok. hasil observasi aktivitas guru pada siklus I skor yang diperoleh 64,4% pada siklus II mengalami peningkatan hasil observasi aktivitas guru pada siklus II skor yang diperoleh 87%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan pada penguasaan materi dinamika kependudukan dan pembangunan nasional yang dapat dilihat dari perolehan nilai siswa, yakni terdapat 18 siswa (81,8%) yang belum mencapai KKM dan hanya terdapat 4 siswa (18,2%) yang mencapai KKM pada siklus I. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu terdapat 13 siswa (59%) sehingga jumlah ketuntasan siswa secara klasikal menjadi 17 siswa (77,3%) dan hanya 5 siswa (22,7%) yang belum mencapai KKM. Pembelajaran dengan Team Assisted Indivudalization dapat menciptakan suasana pembelajaran kreatif, aktif dan menyenangkan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MELALUI SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH DI SD NEGERI 43 KOTA TERNATE TAHUN PELAJARAN 2017–2018 Rusni Hi Ali
Jurnal Geocivic Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.622 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i2.1477

Abstract

Pendidikan adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sumber daya manusia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sumberdaya manusia adalah dengan memperbaiki proses pembelajaran di sekolah. Proses pembelajaran dikelas dilaksanakan harus berdasarkan rencana yang telah disusun yang disebut Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP dari guru harusnya diperiksa oleh kepala sekolah. Karena salah satu tugas kepala sekolah adalah Supervisi akademik yang merupakan kegiatan terencana yang ditujukan pada aspek kualitatif sekolah dengan membantu guru melalui dukungan dan evaluasi pada proses belajar dan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar. Salah satu materi yang disupervisi adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) . bagian dari perencanaan pembelajaran yang sangat penting dibuat oleh guru sebagai pengarah pembelajaran adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah instrumen perencanaan yang lebih spesifik dari silabus. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ini dibuat untuk memandu guru dalam mengajar agar tidak melebar jauh dari tujuan pembelajaran. Hasil supervisi akademik terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP di SD Negeri 43 Kota Ternate. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah RPP guru yang baik dari dari siklus 1 ke siklus 2 , dengan peningkatan  31% menjadi 83% setelah supervisi akademik.Kata Kunci: Peningkatan kemampuan guru, supervisi akademik, RPP

Page 2 of 25 | Total Record : 241