cover
Contact Name
Rustam Hasyim
Contact Email
geocivicunkhair@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
geocivic@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Baabullah Kampus I FKIP Kelurahan Akehuda, Kecamatan Kota Ternate Utara, 97728
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Geocivic
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23014334     EISSN : 27223698     DOI : http://dx.doi.org/10.33387/geocivic.v1i1
Jurnal Geocivic dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun yang terbit 2 kali dalam setahun, memuat tulisan dosen, praktisi, dan mahasiswa bidang ilmu pendidikan sosial. Setiap terbitan memuat sebanyak 6-15 naskah artikel dengan fokus kajian meliputi: Pendidikan Kewarganegaraan, Sejarah, Pembelajaran Geografi, Pembelajaran Hukum, Pembelajaran Ekonomi, pembelajaran Bidang ilmu sosial dan humaniora, serta Studi literatur bidang ilmu Humaniora
Articles 241 Documents
PERILAKU PENYIMPANGAN SOSIAL PADA KALANGAN REMAJA KELURAHAN AKEHUDA KOTA TERNATE UTARA Syahril Muhammad; Mhd. Asikin Kaimudin
Jurnal Geocivic Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.416 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i2.1472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku menyimpang sosial pada kalang remaja di Kelurahan Akehuda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek penelitian meliputi pimpinan kelurahan (Lurah), Tokoh Masyarakat, Ketua Pemuda, Guru, RT, Ibu/bapak pemilik rumah sewa (indekos). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian direduksi, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penyimpangan sosial ialah bentuk tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai adat dan norma yang berlaku di masyarakat, seperti miras, tawuran, judi, dan narkoba. Adapun faktor penyebab terjadinya perilaku penyimpangan sosial yang di lakukan oleh para remaja di kelurahan Akehuda yaitu Faktor keluarga, pergaulan,  lingkungan, dan pendidikan. Perilaku menyimpang ini telah membawa dampak negatif pada keluarga dan diri sendiri, seperti orang tua di mata masyarakat sangat buruk dan terhina. Dampak dalam diri sendiri pun sangat besar seperti gangguan psikologi dan bahkan ada yang mengalami cacat fisik.
PEMETAAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI PULAU MAITARA KOTA TIDORE KEPULAUAN PROVINSI MALUKU UTARA Asnita Ode Samili
Jurnal Geocivic Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.506 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i2.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui karakteristik kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Pulau Maitara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara (2) Mengetahui strategi bertahan hidup masyarakat nelayan di Pulau Maitara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara.Analisis data secara deskriptif kualitatif untuk mengungkapkan fakta mengenai Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Pulau Maitara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara.Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu oleh peneliti, ditentukan dengan memilih responden yang tinggal di wilayah Pulau Maitara dengan berprofesi sebagai nelayan. Metode pengumpulan data yaitu angket atau kusioner dalam bentuk pertanyaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu; (1) Karakteristik kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Pulau Maitara dari segi sosial khususnya pada pendidikan yang tidak tamat SD 56,33 persen selebihnya tamat SD 30,98%, SMP 9,85% dan SMA 2,81%. Ini terlihat jelas bahwa rendahnya pendidikan masyarakat nelayan dan dari segi ekonomi pendapatan nelayan perbulan terdapat 76,05 persen dengan besaran 1.500.000-2.500.000 dan yang selebihnya skala pendapatannya dari diatas 2.500.000 sampai bahkan ada yang mendapatkan dibawah 1.500.000.ini disebabkan rendahnya sumberdaya manusia yang dapat mempengaruhi pendapatan mereka, begitupun sebaliknya jika pendapatan mereka rendah akan mengakibatkan masyarakat nelayan miskin yang dapat mempengaruhi sumberdaya manusia yaitu pendidikan mereka rendah, ini terlihat bahwa hasil tangkapan banyak tetapi tidak dapat dikelola dengan baik karena rendahnya sumberdaya manusia. (2) Strategi bertahan hidup masyarakat nelayan mereka melakukan kerja sampingan atau diversifikasi pekerjaandan memberdayakan keluarga yaitu istri dan anak dalam pasar guna memenuhi kebutuhan hidupnya.
UPAYA GURU PPKN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI DEMOKRASI PANCASILA PADA PESERTA DIDIK KELAS VII -11 DI SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE Oktosiyanti MT. Abdullah; Natalia Umawaitina
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.309 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang faktor-faktor apa yang menghambat guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang meneliti terkait dengan upaya guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila pada peserta didik kelas VII-11 SMP Negeri 2 Kota Ternate.. Subyek penelitian adalah guru dan peserta didik. Sumber data yang diguankan dalam penelitian ini adalah  data primer dan data sekunder. Tekhnik pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitia menujukan bahwa upaya guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila pada peserta didik kelas VII-11 SMP Negeri 2 Kota Ternate telah terlaksana dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan sikap respon peserta didik terhadap praktek nilai- nilai demokrasi Pancasila. Faktor-faktor penghambat guru PPKn dalam mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi Pancasila pada peserta didik kelas VII-11 SMP negeri 2 Kota Ternate bisa diatasi dan pengimplementasian terlaksana dengan baik.
MOTIVASI BELAJAR MANDIRI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PKN SMP NEGERI 2 PULAU MAKIAN (Studi Kasus Desa Malapat Kec. Makian Barat Kabupaten Halmahera Selatan) Risno Rusdi; Mukhtar Yusuf
Jurnal Geocivic Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.373 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i1.859

Abstract

The formulation of the problem in this study is how the role of the teacher in motivating students' learning in VIII grade SMP Negeri 2 Pulau Makian. The purpose of this study was to determine the role of teachers in fostering learning motivation of eighth grade students of SMP Negeri 2 Pulau Makian Regency of South Halmahera in 2015/2016. The research approach used is qualitative. The research location was SMP Negeri 2 Pulau Makian, Malapat Village, West Makian Subdistrict, South Halmahera Regency, which was held from February to April 2017. The subjects of this study were teachers and students of class VIII of SMP Negeri 2 Pulau Makian with a technique of collecting data through observation, interviews, documentation. The results of this study are then processed and analyzed qualitatively using the theories or opinions of relevant experts. Based on the results of research on the motivation of independent learning of students in Civics education in SMP Negeri 2 Pulau Makian, it was concluded that motivation for independent learning in PKn subjects was to arouse students to learn, give teachings on achievement which students reach later on and form good learning habits. The forms of motivation for independent learning include determining the atmosphere of fun teaching and learning, providing interesting learning material giving gifts to those who excel, giving punishment, to those who commit violations, and giving praise. Factors that influence the motivation of independent learning, namely the lack of attention from parents (father and mother): Parents tend to let their children take care of themselves, and the influence of friends or peers. Friends like to invite negative things, such as skipping and not going to school. Keywords: Motivation, for Independent, Learning Students, PKn Subjects
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 KOTA TERNATE Sukarni Hi Kadir
Jurnal Geocivic Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.338 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i2.1104

Abstract

In the process of teaching and learning in succeeds when students are able to understand and master the subjects taught. This study aims to determine student learning outcomes before and after using the learning model of Discovery Learning. The population in this study is all students of class X. Sampling is done using purposive sampling technique with the subject of the class. Methods of data collection research conducted using tests that include pretest and posttest.Teknik data analysis used to test the hypothesis is t test (independent sample t-test) dengantarafsignifikansi5 percent. The results of this study note that the initial ability of students, which is shown by having an average of 51.50 for the experimental class and 50.58 for the control class from the pretest and after the two classes were given different treatment had an average increase was 70.83 for experimental class and 62,25 for control class from result of posttest. From the t-test the average difference with the significant level of 0.05 is calculated> ttable, then Ho is rejected, it means that the average of student learning result using discovery learning learning model is better than the average of learning result that use conventional learning model. This means the use of discovery leraning learning model is more effective in order to improve student learning outcomes.
PENINGKATAN KUALITAS GURU SDN 49 TERNATE DALAM PENGEMBANGAN INDIKATOR PENCAPAIAN KEBERHASILAN PADA SILABUS MELALUI POS PELATIHAN SEDERHANA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Sofyan M Nur
Jurnal Geocivic Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.526 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i2.1478

Abstract

Pada saat peneliti mengadakan supervisi akademik, ada beberapa hal  yang peneliti temui, diantaranya guru belum mampu mengembangkan Indikator Pencapaian Keberhasilan pada silabus, jika indikator pencapaian keberhasilannya belum mampu dibuat oleh guru, maka akan berdampak pada proses pembelajaran di kelas. Untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pembuatan indikator pencapaian keberhasilan dengan benar, maka melalui pos pelatihan sederhana dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) menjadi salah satu alternatif dan bisa menjadi solusi untuk perbaikan-perbaikannya. Prosedur pelaksanaan penelitian tindakan yang dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting), dan dilaksanakan dalam 2 siklus. Hasil pada sikulus I rata-rata pemahaman guru tentang KKO dan penggunaannya dalam pengembangan indikator masih kurang (36%). Demikian juga rata-rata kemampuan guru kelas dalam pengembangan indikator masih kurang (38,50%). Penelitian dilanjutkan ke siklus II, hasilnya terlihat ada rata-rata peningkatan pemahaman mereka (guru) tentang KKO dan penggunaanya dalam pengembangan indikator tersebut, dari 36% menjadi 81%, dan pengembangan indikator dalam penyusunan silabus meningkat, yakni dari rata-rata  38,50% (Siklus I) menjadi 76%. Dan rata rata prosentase aktivitas guru dalam kegiatan pengembangan indikator juga meningkat dari 81,60% (siklus I) menjadi 94% (siklus II). Para guru menyambut baik program kegiatan pengembangan indikator ini dan menyatakan kepuasan dengan kegiatan di forum ini.Kata Kunci: Peningkatan kualitas Guru, indikator pencapaian keberhasilah, Kelompok Kerja Guru (KKG)
TANGGAPAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP PENERAPAN FULL DAY SCHOOL DI SMA NEGERI 4 KOTA TERNATE Nani I Rajaloa; Rustam Hasyim; M. Akbar Hajuan
Jurnal Geocivic Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.597 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i2.1473

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi alam yang tidak mendukung seperti panasnya matahari, kemudian dengan fasilitas sarana prasarananya maka tenaga pendidik dan peserta didik selalu merasa bosan pada penerapan full day school di SMAN 4 Kota Ternate. Pemerintah daerah juga hanya menghimbau kepada sekolah-sekolah yang berada di Kota Ternate untuk menerapkan full day school akan tetapi belum ada kajian yang efektif untuk penerapannya sehingga terjadi kontrovesi di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang tanggapan-tanggapan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua tentang penerapan full day school di SMAN 4 Kota Ternate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang perilakunya dapat diamati, meliputi Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, Peserta didik, dan Orang Tua Wali. Subyek penelitian ini menggunakan teknik “Purpose Sampling”. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan full day school di SMA N 4 Kota Ternate belum terlaksana dengan baik atau tidak efektif. Hal ini dibuktikan dengan adanya kendala berupa prasarana yang belum mendukung, lingkungan sekolah serta aktivitas pembelajaran yang belum efektif, sehingga mempengaruhi potensi serta karakter peserta didik dan warga sekolah.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA POKOK BAHASAN KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 4 KOTA TERNATE Fadel Suleman
Jurnal Geocivic Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.456 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i2.1099

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemilihan model pembelajaran PPKn yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran karena tidak semua materi dapat diajarkan dengan hanya satu model pembelajaran saja. Guru hendaknya dapat memilih model pembelajaran yang dianggap sesuai dengan materi yang hendak diajarkan. Hal ini dimaksudkan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan tidak membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran PPKn d e n g a n materi “ Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat” di SMA 4 Kota Ternate. Teknik penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu setiap siklus pembelajaran model ini terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu; Perencanaan, Aksi/tindakan, Observasi, dan Refleksi. Teknik penentuan Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 4 Kota Ternate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Talking Stick pada Pokok Bahasan Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil belajar siswa pada siklus satu masih dikategorikan belum berhasil karena ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 32%. Hasil tes siklus 1 hanya 7 orang siswa yang tuntas dan yang tidak tuntas 21 siswa, dari total 28 siswa. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus II dikategorikan berhasil karena ketuntasan klasikalnya 86%. Dari 28 siswa, yang tuntas bel aj ar sebanyak 23 siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 5 orang siswa. Jadi, pembelajaran hanya sampai pada siklus II karena ketuntasan klasikalnya sudah tercapai dengan baik dan sangat memuaskan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN AKTIFITAS SISWA PADA MATERI PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA TERNATE KELAS XI IPS TAHUN AJARAN 2018/2019 Jainudin Hasim
Jurnal Geocivic Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.795 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v2i1.1468

Abstract

Penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui bagaimana  penerapan model pembelajara siklus belajar learning cycle untuk meningkatkan pemahaman dan aktifitas siswa pada materi pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup di madrasah aliyah negeri 1 kota ternate kelas XI IPS tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan model Robert Karplus yang dilaksanakan dalam dua siklus Setiap akhir siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran geografi dan penguasaan siswa terhadap materi lingkungan hidup dan komponen ekosistem, Tindakan yang diberikan berupa penerapan model learning cycle sebagai upaya memperbaiki pembelajaran geografi dan meningkatkan partisipasi siswa dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran learning cycle, berhasil meningkatkan partisipasi belajar siswa dan guru serta penguasaan materi lingkungan hidup dan komponen ekosistem. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya aktivitas siswa dan guru, Siswa memiliki keberanian untuk bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi dan bekerjasama dengan sesama anggota kelompok. Peningkatan penguasaan materi lingkungan hidup dan komponen ekosistem dapat dilihat dari perolehan nilai siswa sebelum diberikan tindakan, yakni nilai rata-rata 60 pada siklus I. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 75 dan siswa yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 14 siswa (66,66%). pembelajaran dengan model learning cycle dapat menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.Kata Kunci:  Learning Cycle, pemahaman, aktivitas, lingkungan hidup, penelitian tindakan kelas 
KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMK NEGERI 2 KOTA TERNATE Rusdi Hasan; Faisal Faisal
Jurnal Geocivic Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.797 KB) | DOI: 10.33387/geocivic.v1i1.860

Abstract

This study aims to determine the legal traffic awareness of first grade students of SMK Negeri 2 Kota Ternate. To find out the understanding or knowledge of students as an effort the traffic police can improve the discipline of motorized traffic. This research was conducted at SMK Negeri 2 Kota Ternate. This study used a qualitative approach with descriptive methods, with the number of respondents is15 students, among them the principal, vice principal of student affairs, vice principal of curriculum, PKN teachers and students. Data collection techniques use observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis in research using data reduction, data presentation, and conclusions. Based on the results of the study, there was a decrease in traffic law awareness. The results of the study showed that traffic legal legal awareness of class XI students of SMK Negeri 2 Ternate is still very low, this was caused because there were several inhibiting factors, among which it indicated that motorists in particular two wheels the whole has started in traffic discipline, is one of the alternative ways to increase legal awareness of traffic discipline of motorized motorbike traffic, especially two-wheeled riders. But in its implementation there are still obstacles faced by the Satlantas Ternate. Among other things, originating from the quality of students (community driving behavior) road arrangement and inadequate traffic signs. Keywords: Legal awareness, student traffic, and SMK Negeri 2 Kota Ternate

Page 3 of 25 | Total Record : 241