Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles
5,523 Documents
PERILAKU MASYARAKAT DESA LAPPA ANGIN DALAM MEMANFAATKAN SUNGAI SEBAGAI SARANA KEBUTUHAN SEHARI-HARI
Andi Fitriani Djollong;
Zafar Zafar;
Sriwahyuni Sriwahyuni;
Amal Nuzul Mahendra;
Abdul Hasan;
Muhammad Ainun Anwar;
Syarifuddin Syarifuddin;
Sri Ayu Asnita;
Esa Nugraha;
Nurcaya Nurcaya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2548
Sebagian besar masyarakat sekitar di Desa Lappa Angin, Kelurahan Wattang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare menggunakan sungai sebagai sarana dalam menjalankan kehidupan sehari hari seperti mandi dan mencuci pakaian sehingga penting mengupayakan agar sungai tersebut tetap terjaga dan wisatawan tidak membuang sampah sembarangan di sungai. Untuk mencapai tujuan tersebut maka mahasiswa kuliah kerja nyata bekerjasama dengan pemerintah desa setempat untuk membantu masyarakat desa lappa angin dalam menjaga kebersihan sungai. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dapat memberikan informasi yang dibutuhkan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini pertama-tama perilaku masyarakat di Desa Lappa Angin dalam melakukan aktivitas sehari-hari sudah menjadi kebiasaan, bahkan menjadi budaya keseharian masyarakat. Kedua, pengaruh penggunaan sungai sebagai sarana aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci dapat menimbulkan berbagai penyakit kulit seperti panu, kudis, gatal-gatal dan daphnia. Melalui rencana kerja yang dilaksanakan pada tahun 2021 angkatan ke-18 XXIII mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), kami berharap pemerintah lebih memperhatikan sarana dan prasarana yang mendukung pola hidup sehat, dan agar dinas kesehatan bekerjasama dengan instansi terkait untuk mempromosikan kehidupan yang sehat, bersih dan nyaman.
PELATIHAN PENGGUNAAN METODE JARIMATIKA BAGI SISWA KELAS IV SD INPRES SERINGGU MERAUKE
Dewi Puji Rahayu;
Karlina Wong Lieung;
Umar Yampap
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2553
Pelatihan ini bermaksud melatih siswa kelas IV SD Inpres Seringgu Merauke dalam menggunakan metode jarimatika. Pelatihan ini dilakukan karena dilatarbelakangi siswa memiliki kebiasaan menghafal perkalian. Hal tersebut mengakibatkan siswa bosa dan kurang tertantang dalam menguasai konsep perkalian. Pengetahuan siswa tentang metode jarimatika dapat membantu siswa menyelesaikan soal-soal perkalian dengan lebih cepat dan tepat. Oleh karena itu diperlukan pelatihan penggunaan metode jarimatika bagi siswa kelas IV SD Inpres Seringgu Merauke agar siswa lebih mudah dalam menyelesaikan soal-soal perkalian. Pelatihan ini dilaksanakan dalam 1 hari pada tanggal 15 Maret 2019 di kelas IV SD Inpres Seringgu Merauke. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yakni metode demonstrasi, tanya jawab dan praktik menggunakan metode jarimatika. Siswa sangat antusias selama pelatihan berlangsung. Siswa tertarik untuk menggunakan metode jarimatika. Siswa aktif bertanya jawab tentang metode jarimatika. Setiap siswa mempraktikkan metode jarimatikadi depan kelas. Siswa yang mampu menggunakan metode jarimatikadengan benar memperoleh reward/hadiah. Hasil dari kagiatan pelatihan ini adalah siswa mampu memakai metode jarimatikadalam penyelesaian soal-soal Matematika dengan waktu yang lebih cepat.
PENDAMPINGAN USAHA KUE KERING MELALUI PENGEMASAN PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL
Kusuma Indawati Halim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2568
Seiring dengan Kemajuan teknologi menyebabkan masyarakat cenderung mencari produk yang diinginkan melalui media sosial. Saat ini media sosial adalah platform yang paling efektif untuk berinteraksi dengan pelanggan. Salah satu cara menarik pelanggan melalui media sosial adalah dengan menampilkan foto produk dengan kemasan yang cantik. Kegiatan PKM Pengembangan usaha kue kering bertujuan untuk membantu meningkatkan penghasilan masyarakat yang masih menggantungkan hidupnya pada industri rumah tangga ini.Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dapat meningkat sehingga dapat memunculkan kreativitas dalam menjalankan usahanya. Pelaku usaha dibekali pengetahuan mengenai cara pengemasan produk agar terlihat menarik dan pemasaran online agar pelanggan dapat mengakses informasi mengenai produk kue kering. Kegiatan ini menunjukkan hasil adanya peningkatan dari aspek pengemasan produk dan pemasaran digital melalui Instagram marketing.
MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI DAN WORK-LIFE BALANCE PADA SITUASI COVID-19
Evi Syafrida Nasution
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2573
Pada masa pandemi Covid-19 ini, dampak yang cukup signifikan yaitu terjadinya pemutusan hubungan kerja besar-besaran sehingga tingkat pengangguran semakin meningkat. Selain itu, mahasiswa tingkat akhir yang akan lulus juga membutuhkan pekerjaan, dikarenakan terbatasnya lowongan kerja yang ada maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan kompetensi diri agar nantinya dapat bersaing dengan orang lain dan perlu meningkatkan pengetahuan bagaimana menyeimbangkan kehidupan kerja/belajar dan pribadi di masa pandemi ini. Adapun solusi yang ditawarkan yaitu penyuluhan secara daring terkait peningkatan kemampuan/potensi diri dan teknik menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kerja/belajar. Metode transfer IPTEK dilakukan dengan penyuluhan secara daring. Peserta penyuluhan ini adalah mahasiswa dan alumni Universitas Borobudur dan peserta umum (alumni dari universitas lain). Adapun materi yang disampaikan yaitu tentang pengembangan diri dan work-life balance. Berdasarkan instrumen evaluasi kegiatan yang diisi oleh seluruh peserta dapat disimpulkan bahwa dengan adanya penyuluhan mengembangkan potensi diri dan work-life balance pada situasi Covid-19 ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dan alumni tentang work-life balance dapat dilakukan ketika pekerja dapat mengatur secara mandiri akan aktivitas pekerjaan dan kehidupannya sehari-hari di rumah. Hal ini membutuhkan manajemen waktu yang baik dan tetap termotivasi untuk bekerja di masa pandemi ini. Selain itu, dalam upaya mendapatkan pekerjaan atau meningkatkan pekerjaan yang lebih baik maka diharapkan calon karyawan dapat meningkatkan kemampuan/potensi diri sesuai dengan pekerjaan yang ingin dituju. Melalui kegiatan penyuluhan ini peserta dapat mengetahui langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan dalam mengembangkan potensi diri.Â
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PANTI SOSIAL BINA NETRA (PSBN) TUAH SAKATO PADANG
Fitria Ariani;
Nur Syahadani Putri;
Ananda Maha Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2577
Remaja tuna netra mengalami perkembangan fisik dan psikologis yang sama dengan remaja normal lainnya. Sementara pengetahuan dan tuntunan memasuki usia remaja seperti yang didapatkan anak-anak normal di sekolah tidak mereka peroleh. Hal ini disebabkan masih ada orang tua yang berpendapat bahwa tidak ada gunanya menyekolahkan tuna netra pada pendidikan formal. Kondisi ini membuat mereka tabu terhadap hal –hal yang seharusnya menajdi perhatian ketika memasuki usia remaja. Karena di usia remaja, mereka telah mencapai kematangan alat reproduksi dan harus dijaga kesehatannya.   Berdasarkan data tersebut, perlu ada upaya untuk membantu penyandang tuna netra dalam memperoleh informasi kesehatan reproduksi, melalui pemberian penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Kelayan tuna netra antusias mengikuti penyuluhan ini. Di hari pelaksanaan kegiatan tidak seorangpun kelayan yang datang terlambat. Hal ini menandakan adanya keinginan untuk memperoleh pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi. Antusias mereka juga tercermin dari keseriusan peserta dalam mendengarkan materi dan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Diakhir kegiatan beberapa orang peserta diminta menyampaikan pesan dan kesan. Mereka sangat senang mendapatkan informasi mengenai kesehatan reproduksi dan akan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.Â
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CEREAL-C (CENTRAL LEARNING ENGLISH AND LEARNING CHARACTER)
Rosi Kumala Sari;
Desi Andriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2578
Pandemi Covid-19 telah merubah proses pendidikan dunia. Guru tidak dapat bertatap muka langsung dengan anak didik. Dibatasinya ruang tatap muka antara siswa dan guru, membuat proses pendidikan hanya fokus terhadap transfer ilmu, dan sulit melakukan pendidikan karakter kepada siwa. Hal ini mengakibatkan munculnya karakter negatif siswa. Fenomena ini menuntut adanya pendidikan berkarakter secara konsisten yang dapat membina karakter siswa. Hal ini menjadi latarbelakang diadakannya pusat latihan Bahasa Inggris yang diintegrasikan dengan pendidikan karakter CEREAL-C(Central Reading English and Learning  Character). Pelatihan ini dilaksanakan secara rutin 2 kali dalam seminggu selama 4 bulan. Disamping tatap muka,  siswa dibekali dengan buku kontrol karakter. Dalam pengisian buku ini, siswa dibimbing orang tua setiap harinya. Buku ini berisi tentang latihan sikap seperti disipin, bertanggung jawab, menghormati orang disekitar dan peduli lingkungan.  Terlibatkan orang tua dalam pengisian buku kontrol karakter agar dapat memonitor perkembangan karakter anak ketika melakukan aktivitas di rumah. Kemudian tim PKM juga memberikan poster-poster karakter kepada masing-masing siswa unuk memotivasi perubahan karakter positif siswa. Selanjutnya reward yang konsisten diberikan oleh tim PKM agar siswa mendapat penguatan untuk selalu mempertahankan karakter positif yang siswa lakukan. Pengabdian ini sangat mendapat sambutan baik dari orang tua. Para orang tua juga menyatakan program ini dapat membimbing siswa menguasai bahasa Inggris dasar dengan baik dan memperbaiki karakter siswa perlahan-lahan. Dari pelaksanaaan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa siswa sangat membutuhkan tatap muka dengan guru untuk  dalam proses pembelajran. Baik dari segi transfer ilmu maupun dalam mendidik karakter siswa. Kemudian kerja sama antara guru dengan orang tua sangat dibutuhkan untuk mendorong keberhasilan siswa, baik dari segi keilmuan dan segi karakter. Selanjutnya, kemajuan keterampilan siswa selama mengikuti PKM melalui program CEREAL-C dari dosen UPI (YPTK) adalah bervariasi, dari 27 orang siswa, sebanyak 7 orang dapat meningkatkan skill bahasa Ingggris dengan sangat baik, 12 orang baik dan 8 orang cukup baik.Â
PEMBERDAYAAN PERAN KADER MELALUI KIE PLUS KESEHATAN REPRODUKSI DI POSYANDU REMAJA
Veradilla Veradilla;
Rohani Rohani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2585
Masa remaja merupakan masa storm dan stress karena remaja mengalami banyak tantangan baik dari diri mereka sendiri (biopsychosocial factors) ataupun lingkungan (environmental factors). Permasalahan yang terjadi pada remaja antara lain anemia pada remaja, kenakalan remaja, susah berkonsentrasi, kurang percaya diri, penyalahgunaan obat dan narkotika, merokok. Sasaran kegiatan adalah 20 remaja di RT 21 Kel Bukit Sangkal Palembang bulan Oktober 2021. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui tahapan kegiatan yaitu tahap praimplementasi menentukan dan mendapatkan surat tanggapan dari mitra, menyusun kerjasama dan menentukan tujuan kegiatan, menentukan metode yang menyenangkan dan fleksibel, menentukan kegiatan yang meliputi kuliah, diskusi tentang metode Buzz Group dan praktik KIE. Tahap implementasi meliputi pemberian informasi tentang Kesehatan Reproduksi melalui diskusi menggunakan Buzz Group dan praktik KIE. Tahap pasca implementasi mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan KIE. Hasil uji pengetahuan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah menggunakan Buzz Group. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah yaitu terlaksananya sosialisasi program posyandu remaja plus KIE kesehatan reproduksi, remaja memiliki rasa percaya diri dalam menjalankan tugasnya sebagai kader posyandu yang dapat menjadi konselor bagi teman teman sebayanya, Kesimpulannya adalah tingkat pencapaian target baik, dan remaja merasakan banyak manfaat yang diterima bertambahnya pengetahuan dan keterampilan memberikan KIE kepada teman sebayanya. Disarankan kepada Puskesmas dapat mengembangkan kegiatan ini di Puskesmas Terpadu Remaja lainnya.Â
PENDAMPINGAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN BERBASIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA ADAPTASI DESA DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN PUBLIK DI ERA NEW NORMAL
Deby Febriyan Eprilianto;
Yuni Lestari;
Suci Megawati;
Trenda Aktiva Oktariyanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2587
Bencana pandemi Covid-19 memberikan dampak perubahan yang luar biasa disemua sektor, termasuk sektor publik. Nyatanya pandemic Covid-19 ini menjadi momentum yang tepat dalam percepatan digitalisasi sektor publik. Tetapi realitas dilapangan menunjukkan bahwa banyak pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) kesulitan dalam mendukung penerapan e-government ini. Bukan hanya pemerintah pusat dan pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang harus beradaptasi dengan digital, melainkan pemerintah desa juga diharuskan untuk menyesuaikan perkembangan dan kebutuhan akan digital ini. Salah satu pemerintah desa yang mengalami keterbatasan dalam melakukan pengembangan e-government yaitu Pemerintah Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Kegiatan pendampingan tata kelola pemerintahan berbasis digital sebagai upaya adaptasi desa dalam penyelenggaraan pelayanan publik di era new normal sangat perlu dilakukan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pengembangan platform sistem informasi desa dan pelatihan pengelolaannya. Pengembangan sistem informasi desa melalui tahap pembuatan website desa dengan platform desatlemang.org. Sedangkan dalam pelatihan yaitu melalui penyampaian materi tentang sistem informasi desa dan pengenalan website desa yang telah dikembangkan, selain itu juga dilakukan metode pre-test dan post-test untuk evaluasi kegiatan pelatihan yang telah dilakukan. Hasil dari kegiatan ini tim berhasil mengembangkan platform sistem informasi Desa Tlemang dengan url desatlemang.org yang disesuaikan dengan kebutuhan yaitu fitur pelayanan publik, fitur informasi desa dan fitur pengelolaan data desa. Selanjutnya pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman perangkat desa dan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan platform tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan perubahan pada Pemerintag Desa Tlemang yang sebelumnya belum memiliki website desa menjadi memiliki website desa. Sedangkan dalam kegiatan pelatihan dari hasil pre-test dan post-test disimpulkan bahawa terjadi peningkatan pemahaman perangkat desa terkait dengan website desa dan kegunaannya. Besar harapan dengan pengembangan yang dilakukan dapat memberikan kebermanfaatan bagi pemerintah desa alam penyelenggaraan pelayanan publik di era new normal ini kepada masyarakat.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DOKUMEN KTSP PENDIDIKAN KEBENCANAAN DALAM TEMA PEMBELAJARAN DI SATUAN PAUD KABUPATEN NGANJUK
Gunarti Dwi Lestari;
Wiwin Yulianingsih;
Widodo Widodo;
Ali Yusuf;
Monica Widyaswari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2588
Pendidikan kebencanaan menjadi salah satu tema pembelajaran bagi anak usia dini dalam rangka mengenalkan berbagai macam bencana dan cara mengantisipasi bencana. Pada dasarnya pembelajaran pada anak usia dini bersifat student centered, maka diharapkan pendidik dapat mengoptimalkan potensi anak melalui  model pembelajaran berbasis alam dan lingkungan sekitar. Berdasarkan analisis situasi tersebut, diperlukan pendampingan penyusunan dokumen KTSP pendidikan kebencanaan pada satuan PAUD. Lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Metode yang dilaksanakan untuk kegiatan pengabdian adalah identifikasi, curah pendapat, FGD (Focus Group Disscusion), serta evaluasi dan refleksi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaksanaan pendampingan pendidikan kebencanaan bagi pendidik PAUD dapat dikatakan sangat efektif bagi sasaran. Ketercapaian pelaksanaan kegiatan didasarkan pada beberapa komponen yakni: (a) target jumlah peserta pendampingan; (b) tujuan pendampingan; (c) target materi yang telah direncanakan; dan (d) kemampuan peserta pendampingan dalam penguasaan materi. Beberapa pendampingan yang diikuti oleh peserta, yaitu berupa integrasi RPP Pendidikan Kebencanaan ke dalam dokumen KTSP di tingkat satuan pendidikan seperti , rencana program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran mingguan ( RPPM ) serta rencana pelaksanaan pembelajaran harian ( RPPH ) yang disusun oleh pendidik. Tema yang ada diintegrasikan dengan materi pendidikan kebencanaan yang telah dipilih dan disesuaikan dengan kondisi di masing-masing satuan PAUD. Dalam implementasinya, pendidik diwajibkan untuk menyampaikan dan menyisipkan materi kesiapsiagaan terhadap bencana di dalam pembelajaran di pembelajaran.
PELATIHAN MENGGAMBAR TEKNIK DENGAN SOLIDWORK GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA SMK NEGERI 3 DUMAI
Juni S;
Surya Indrwan;
Nur Budi Nugraha;
Sirlyana Sirlyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2595
Sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi siswa/i dalam menggunakan software-software yang digunakan dalam menggambar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan (1) mengembangkan modul pembelajaran menggambar teknik dengan solidwork di SMK Negeri 3 Dumai. (2) mengetahui hasil dan tingkat kelayakan yang diperoleh dari pengujian validasi modul sebagai sumber belajar menggambar teknik oleh ahli media, ahli materi, dan guru mata pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development (R&D) yang mengacu model penelitian dan pengembangan 2 dimensi dan 3 dimensi terdiri empat tahap utama, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Salah satunya software solidwork yang digunakan dalam menggambar teknik. Tingginya jumlah siswa yang belum memahami software ini tentunya menjadi tantangan bagi SMK Negeri 3 Dumai dalam meningkatkan kompetensi siswanya. Selain itu masih banyak ditemukan siswa masih belum mengenal software ini dalam penerapan menggambar. Materi ini sangat dibutuhkan siswa dalam memahami dan menerapkan menggambar teknik, dan tentunya juga berdampak pada peningkatan kompetensi siswa dalam menggambar. Namun untuk siswa SMK Negeri 3 masih banyak yang belum mengenal dan memahami software ini sehingga perlu perhatian terhadap siswa SMK Negeri 3 Dumai. Software solidwork adalah salah satu media menggambar yang sangat bagus untuk diterapkan karena terdiri gambar yang disajikan 2 Dimensi dan 3 Dimensi dalam sekali menggambar. Hasil pengabdian ini diharapkan siswa dapat memahami dan mampu membuat gambar salah satu produk.