Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles
5,523 Documents
SOSIALISASI MEREK KEPADA KELOMPOK WANITA TANI BAROKAH SEBAGAI NILAI TAMBAH PRODUK
Faranita Ratih Listiasari;
Ani Nuraeni;
Dwi Yuni Hastati;
Wien Kuntari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2597
Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) adalah salah satu bentuk usaha yang memiliki peran penting pada perekonomian Indonesia. Salah satu aset yang dimiliki oleh badan usaha adalah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang terdiri dari Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri terdiri atas paten, merek, desain industri, rahasia dagang dan desain tata letak sirkuit terpadu. Sebagai suatu aset maka perlu adanya perlindungan hukum atas HKI yang dimiliki oleh badan usaha. Pada kenyataannya masih sedikit UMKM yang paham dan telah mendaftarkan HKI yang dimilikinya.Untuk membantu meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi produk olahan singkong maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Benteng Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor dengan sasaran Kelompok Wanita Tani Barokah dengan salah satu topiknya adalah sosialiasi merek sebagai salah satu HKI. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode demonstrasi pembentukan Cassava Strip Pastry sosialisasi tentang merek sebagai usaha untuk meningkatkan nilai tambah produk olahan singkong. Dari kegiatan ini Kelompok Wanita Tani Barokah mendapatkan pengetahuan baru tentang pembuatan Cassava Strip Pastry dan pentingnya merek bagi produk yang telah dihasilkan. Dengan kegiatan ini diharapkan meningkatkan nilai tambah dari produk olahan singkong yang telah dihasilkan dan menjadi usaha yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi warga Desa Benteng.
KONSELING TENTANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK
Nurbaity Nurbaity;
Dona Tri Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2604
Masa usia prasekolah merupakan masa emas, dimana perkembangan seorang anak akan banyak mengalami perubahan yang sangat berarti.(Sugeng,Tarigan,&Sari, 2019). Pada masa usia prasekolah anak akan banyak mengalami masa peka, yang diartikan sebagai suatu masa dimana suatu fungsi berkembang demikian baiknya dan karena harus dilayani serta diberi kesempatan sebaik-baiknya. Agar masa usia prasekolah dapat optimal maka stimulasi pendidikan diperlukan guna memberikan rangsangan terhadap seluruh aspek perkembangan anak (Hidayat,2018). Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan konseling tentang pertumbuhan dan perkembangan anak. Penyampaian konseling menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh sasaran objek konseling sehingga dapat mempermudah sasaran objek konseling untuk mendapatkan informasi mengenai tumbuh kembang anak. Media yang digunakan dalam konseling seperti lembar penilaian KPSP, timbangan berat badan, pengukur tinggi badan, dan PPT sedangkan metode yang digunakan adalah metode diskusi dan metode tanya jawab (Syahailatua & Kartini, 2020). Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu sasaran objek konseling mampu mendeteksi dini tumbuh kembang anaknya. Berdasarkan hasil dari kegiatan diatas diharapkan seluruh orangtua mampu mengembangkan pengetahuan tentang pentingnya`memeriksakan pertumbuhan dan perkembangan anak sedini mungkin sehingga tidak terdapat penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan  anak.
PEMBERDAYAAN OSPI DAN POSKESTREN DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES
Muh Fauzar Al Hijrah;
Nurgadima Achmad Djalaluddin;
Heriyati Heriyati;
Abd Hamid
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2608
Hingga saat ini skabies masih sering terabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan yang umum di seluruh dunia. Cepatnya proses penularan dan ketidakpahaman masyarakat akan penyakit ini menimbulkan sulitnya pemberantasan scabies. OSPI (Organisasi Santri Pesantren Al-Ikhlas) dan Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) merupakan unit organisasi yang berada dibawah naungan Pesantren Modern Al-Ikhlas, kedua unit tersebut memiliki peran pada upaya peningkatan kesehatan santri. Penyakit yang sering menyerang santri ialah skabies, penyakit tersebut berkaitan kebersihan pribadi perorangan dan penyakit scabies merupakan penyakit yang dapat dicegah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan santri terkait scabies dan pencegahannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan melalui penyuluhan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diketahui melalui evaluasi pre dan post test. Setelah dilakukan  pre test, penyuluhan dan post test, terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan dan terdapat hubungan yang signifikan. Pihak OSPI dan Poskestren kini telah memiliki pengetahuan terkait scabies dan pencegahannya sehingga telah dapat menyebarkan informasi lebih luas lagi kepada seluruh santri untuk melakukan pencegahan terjadinya skabies.
BAJU TARI BERBAHAN PELASTIK DAUR ULANG
Ayu Dwi Putri Rusman;
Wisti Mutiara;
Indarti R;
Andi Yusrianti Khadijah;
Fitriani Fitriani;
Emilia Irviani Giul;
Muh Rijal;
Ananda Anugrah Ramadhan;
Suhardin Suhardin;
Nur Rachmat AS;
Asty Nurzamzani Samad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2610
Kurangnya kreatifitas dan minat masyarakat dalam berkreasi menggunakan bahan sederhana atau daur ulang bahan bekas untuk berkreasi memunculkan ide bagi kami untuk mengenalkan masyarakat mengenai satu kreatifitas sederhana namun sangat bermakna dan menarik serta unik. Tujuan kami mengenalkan kreasi Daur Ulang Baju Tari dari Plastik, Bando dari karton, dan Kalung dari Tali Rapiah karena selain mudah dalam mendapatkan bahan dan alat dalam pembuatannya, juga dengan itu dapat memunculkan ide-ide lain dalam kreatifitas khususnya daur ulang dan meningkatkan minat masyarakat dalam pemamnfaatan barang bekas di sekitar lingkungannya serta dengan begitu masyarakat dapat mengenal atau kembali mengingat tarian tradisioanal. Adapun metode yang kami gunakan yaitu dengan melakuakan pementasan tari tradisiaonal dalam acara penutupan yang di rangkaikan dengan penerimaan hadiah lomba 17-an di depan umum, Sebelumnya kami telah melakukan pelatihan tari pada anak-anak sekitar dan melakukan penyeleksian untuk memilih anak-anak yang layak ikut dalam pementasan tersebut, Tahap akhir dari metode ini ialah pembuatan Baju Tari Daur Ulang memenafaatkan kantongan, karton bekas dan tali rapiah untuk di jadikan kostum anak-anak penari dalam pementasan tersebut sehingga masyarakat dapat melihat contoh kreasi daur ulang dan dapat memunculkan semangat berkreasis masyarakat serta memunculkan ide-ide kreatif dalam pemanfaatan kembali barang tidak terpakai dan menambah semangat masyarakat dalam memanfaatkan barang tidak terpakai. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kelompok kami: menanmbah wawasan anak-anak sekitar khusunya adik-adik yang berpartisipasi dalam pentas tari,menambah semangat anak-anak dalam pelestarian budaya,memberikan pengetahuan pada masyarakat sekitar tentang salah satu daur ulang sampah yang dapat kita buat,kami berharap mampu membangkitkan kreatifitas anak-anak dan masyarakat setempat,memperkenalkan tarian tradisional dan hasil daur ulang plastic,menjalin kedekatan dan keakraban antara masyarakat sekitar.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI DIGITAL QRIS SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN PADA UMKM
Tri Yuliati;
Tri Handayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2612
Penggunaan alat pembayaran telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Perbahan tersebut berupa alat pembayaran digital yang sangat membantu dan mempercepat proses pembayaran dan membantu mengurangi kontak fisik sebagai bentuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang bisa saja menempel di uang kertas sebagai alat pembayaran. QRIS adalah Quick Response Code Indonesian Standard merupakan standar kode QR Nasional sebagai media pembayaran kode QR di Indonesia yang diluncurkan oleh Bank Indonesia. Dengan penggunaan satu E-Wallet sebagai alat pembayaran untuk beberapa merchant seperti Link Aja, Gopay, OVO, DANA, ShopeePay dan lainnya sangat membantu sebagai alat transaksi pembayaran. Dimana alat pembayaran fisik ke digital dengan mudah, efektif dan efisien mudah dimplementasikan serta mampu berintegrasi dengan software yang menggunakan InterActive QRIS Open API Platform. Kegiatan pengadian masyarakat yang dilakukan STT Dumai menggunakan metode sosialisasi mengenai manfaat menggunakan QRIS dimana para pelaku UMKM masih banyak yang belum mengetahui informasi dan manfaat dari QRIS sehingga diharapkan pengadian masyarakat ini mampu membantu memberikan energi positif kepada masyarakat dalam transformasi menuju cashless society dan hasil kegiatan ini langsung dipraktekkan oleh pelaku UMKM untuk melakukan instalasi dan penggunaan aplikasi QRIS dalam transaksi pembayaran. Sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah) untuk dapat bersaing di dunia global sehingga dapat bertransformasi di era digital bisa tercapai.
KKN TEMATIK : PENCEGAHAN DAN PENANGANAN COVID-19 UNTUK MENGEDUKASI MASYARAKAT
Ayu Lestari Perdana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2613
Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada kehidupan sosial masyarakat. Universitas Islam Makassar, yang menjadi bagian dari masyarakat akademis, juga berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 terutama mengedukasi masyarakat dalam bentuk KKN Tematik. KKN Tematik Universitas Islam Makassar (UIM) tahun 2021 ini, selama 40 hari dalam bentuk berkelompok. Jumlah mahasiswa yang terlibat adalah 11 orang. Salah satu tempat yang menjadi objek penelitian adalah di Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Tujuan kegiatan ini adalah mendukung dan menguatkan program pencegahan dan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah yang paling utama mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 serta menjalani kehidupan baru di era new normal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan promotif, preventif, dan tambahan. Promotif yaitu promosi prilaku hidup bersih dan sehat, serta mematuhi protokol kesehatan. Preventif yaitu tindakan pencegahan penularan dengan meminimalisasi kontak dan menghindari kerumunan massa, sedangkan kegiatan tambahan yaitu program yang dianggap perlu dan relevan seperti pembinaan dan pengajaran santri TPA, pembersihan sekitar masjid dan bakti sosial di wilayah RT 01, 02 dan 03. Hasil kegiatan pengabdian ini mendapat respon positif baik dari pemerintah maupun masyarakat setempat yang ditunjukkan dengan respon warga yang merasa sangat puas dengan diadakannya KKN tematik ini.Â
MEMBANTU NAGARI MEMBANGUN MELALUI PENYUSUNAN RENCANA PENGUATAN KELEMBAGAAN
Desna Aromatica;
Zulkifli Harza;
Diego Diego
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2618
Membantu Nagari (Desa) Membangun melalui penyusunan rencana penguatan kelembagaan dilakukan di Nagari Labuah Panjang yang berada di Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk membantu Pemerintah Nagari menyusun Rencana Penguatan Kelembagaan. Tercatat sejak Tahun 2016, Nagari Labuah Panjang berada pada level Indek Desa Membangun (IDM) yaitu pada level Nagari sangat tertinggal. Selanjutnya pada Tahun 2019 sampai Tahun 2020, Nagari Labuah Panjang mengalami kenaikan IDM yaitu mencapai level Nagari Tertinggal. Lambatnya perkembangan Nagari Labuah Panjang disebabkan oleh Lemahnya kemampuan Pemerintah Nagari dalam merumuskan rencana pembangunan yang berbasis pada kondisi lingkungan baik internal dan eksternal. Rencana penguatan kelembagaan perlu disusun dengan baik sebagai salah satu solusi. Melalui pengabdian dengan metode pendampingan tentang penyusunan rencana penguatan kelembagaan telah dihasilkan dokumen rencana penguatan kelembagaan multi tahun sebagai langkah awal peningkatan indeks desa membangun di Nagari Labuah Panjang dari tahun 2021 sampai 2023. Kegiatan dimulai dengan melakukan analisis SOAR melalui rembuk bersama antar lembaga yang terlibat dalam pembangunan di Nagari. Dari analisis tersebut dirumuskan rencana-rencana penguatan kelembagaan. Perumusan bersama ini menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antar lembaga yang ada di Nagari baik Badan Musyawarah Nagari, Kerapatan Adat Nagari, PKK, Pemuda dan Pemerintah Nagari. Melalui kegiatan ini dihasilkan dokumen rencana kerja Pemerintah Nagari untuk penguatan kelembagaan Pemerintah Nagari selama 3 tahun kedepan.
PENINGKATAN PRODUKSI BAHAN PANGAN SINGKONG DENGAN MEMANFAATKAN LAHAN GAMBUT DI GAMPONG KUALA BARO, KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA
Yusya Abubakar;
Ashabul Anhar;
Ahmad Humam Hamid;
Aswin Nasution;
Rusdi Faizin;
Yuliatul Muslimah;
Akhmad Baihaqi;
Zulkarnain Zulkarnain;
T Saiful Bahri;
Bagio Bagio;
Iwandikasyah Putra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2620
Singkong (Ubi Kayu) merupakan salah satu makanan produk yang ada di Indonesia penghasil energi setelah padi. Tanaman singkong penting sebagai sumber bahan pangan karbohidrat dan bahan baku industri makanan, kimia dan ternak banyaknya olahan makanan dan manfaat dari singkong sehingga menjadikan singkong menjadi makanan yang sangat disukai dikalangan masyarakat. Tanaman singkong tidak hanya dapat tumbuh di lahan mineral, naumun dpat tumguh juga di lahan gambut. Namun demikian lahan gambut yang dimanfaatkan sebagai lahan budidaya, harus dikelola dengan cara tertentu secara tepat dan benar, guna memanfaatkan lahan gambut untuk bercocok tanam singkong, serta mengedukasi petani bahwa singkong memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga dapat menambah pendapatan petani. Metode yang digunakan adalah diskusi (penyuluhan) dengan perangkat gampung serta beberapa petani, kunjungan ke lapangan serta tanya jawab (konsultasi). Hasil penelitian, usaha untuk meningkatkan produksi singkong pada lahan gambut perlu adannya penerapan teknik budidaya yang baik seperti analisis tanah, pengaturan air, pengolahan lahan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta penanganan pasca panen yang baik, Sehingga akan didapat hasil yang optimal.
MEMPERLUAS PEMASARAN USAHA TELUR PUYUH ERA MILENIAL DI BARINGIN KAMPUNG JUA KECAMATAN LUBUK KILANGAN PADANG DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI
Elva Susanti;
Silvia Iskandar;
Desi Permata Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2621
Menjalankan usaha dibidang ternak sampai saat ini masih terbuka lebar untuk dicoba, sebab kebutuhan hewani akan semakin tinggi dan meningkat seiring waktu. Salah satu hewan ternak yang banyak dibutuhkan ialah burung puyuh. Permintaan pasar akan burung puyuh dimasyarakat bisa dipenuhi dengan mudah bila menjalankan bisnis peternakan puyuh. Mencermati usaha telur puyuh yang dilakukan oleh salah satu pemilik usaha telur puyuh yang beralamat di Baringin Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Kilangan Padang bahwa, pemasarannya masih belum memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. Dengan demikian keuntungan yang diperoleh oleh pemilik usaha telur puyuh tidak mengalami peningkatan yang seharusnya.Berdasarkan permasalahan tersebut, alasan memilih topik dan tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bagaimana memperluas pemasaran, bagaimana meningkatkan pendapatan, dan bagaimana mengubah mindset pemilik usaha telur puyuh dalam mengembangkan dan memperluas usahanya dengan menggunakan teknologi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan mengadakan sosialisasi kepada pemilik usaha telur puyuh. Sehingga dengan penerapan terhadap ilmu yang diberikan, dapat membuat semangat pemilik usaha dalam mengembangkan usahanya. Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkan strategi yang bisa digunakan untuk memperluas pemasaran telur puyuh adalah dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.Â
RINTISAN KELOMPOK BELAJAR ANAK DISABILITAS DI DESA KROMENGAN KABUPATEN MALANG
Prayogi Dwina Angga;
Deddy Whinata Kardiyanto;
Sugiharto Sugiharto;
Desiana Merawati;
Angga Wahyu Setya Budi;
Firly Imaniar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2629
Perluasan kesempatan belajar dan persepsi keliru serta kecenderungan mendiskriminasikan anak penyandang disabilitas merupakan persoalan serius yang dihadapi oleh Desa Kromengan. Tujuan kegiatan ini adalah mewujudkan aksesibilitas dan kesetaraan hak untuk memperoleh pendidikan yang layak bagi anak disabiltas dalam bentuk rintisan kelompok belajar di Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan diantaranya melakukan pendataan dan verifikasi data anak disabilitas usia sekolah yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pentingnya pendidikan bagi anak disabilitas serta memberikan pendampingan langsung dalam bentuk kelompok belajar kepada anak-anak disabilitas. Hasil kegiatan ini adalah teridentifikasinya sejumlah anak disabilitas usia sekolah; berhasil memberikan edukasi tentang pentingnya pendidikan bagi anak disabilitas bagi orang tua dan seluruh komponen masyarakat; dan terwujudnya rintisan kelompok belajar bagi anak usia sekolah di Desa Kromengan. Kegiatan ini berdampak sangat besar dalam mewujudkan kepedulian masyarakat Desa Kromengan terhadap layanan pendidikan anak disabilitas usia sekolah dan mewujudkan kesempatan serta wadah belajar bagi anak disabilitas, sehingga diharapkan mampu meningkatkan taraf pendidikan dan kesejahteraan bagi anak disabilitas di Desa Kromengan.