cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PENGGUNAAN SOCIAL LEARNING NETWORK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Novrita Mulya Rosa; Ahmad Suryadi; Robiatul Adawiyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7536

Abstract

Penerapan e-learning pada pembelajaran jarak jauh menjadi solusi bagi sekolah dalam menyelenggarakan proses pembelajaran di masa pandemi saat ini. Learning Management System (LMS) adalah perangkat lunak berbasis daring yang memberikan fasilitas pembelajaran jarak jauh (Widiastuti, 2021). Penggabungan fitur Learning Management System (LMS) dan Social Network (SN) menjadi Social Learning Network (SLN) yang khusus dibuat untuk keperluan Pendidikan. SLN mendukung pembelajaran kolaboratif dan mendukung proses sharing pengetahuan melalui jejaring sosial (Huang et al., 2010). Guru dan peserta didik dapat berembuk untuk memilih jenis SLN yang dapat melancarkan interaksi pembelajaran secara daring. Mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru pada SMK Mandala Tiara Bangsa, Cipinang Pulogadung, Jakarta Timur. Permasalahan yang ditemukan di SMK Mandala Tiara Bangsa adalah kurangnya pengetahuan dan kemampuan guru dalam penggunaan dan pemanfaatan berbagai aplikasi media pembelajaran daring. Solusi dari permasalahan tersebut adalah memberikan sosialisasi untuk menambah pengetahuan guru tentang berbagai macam media pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran daring, kemudian memberikan pelatihan Google classroom, Edmodo, dan Schoology sebagai media pembelajaran. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan persiapan diawali dengan survei ke mitra untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh mitra dilanjutkan dengan perijinan dan pembuatan proposal. Menyiapkan alat dan bahan untuk pelaksanaan abdimas serta materi yang akan disampaikan. Tahap pelaksanaan abdimas dilakukan secara daring dengan aplikasi zoom untuk menyampaikan materi pelatihan dan demo penggunaan google classroom, Edmodo dan Schoology. Pada akhir tahapan adalah evaluasi dari kegiatan yang dilakukan peserta dalam mengelola google classroom, Edmodo, dan Schoology.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT GOTONG ROYONG SEJAHTERA DALAM PENGEMBANGAN PRODUKSI KERIPIK UBI DAN KACANG GORENG DI DESA KROMENGAN Merinda Lestandy; Lailis Syafaah; M. Irfan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7540

Abstract

Berdasarkan sumber Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang, Kecamatan Kromengan memiliki kelompok PKK sebanyak 16 kelompok. Kelompok PKK tersebut mayoritas berisi ibu rumah tangga meskipun ada beberapa ibu yang bekerja. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada penduduk Kecamatan Kromengan yang belum bekerja. Sehingga ibu-ibu rumah tangga adalah kelompok yang memungkinkan untuk diberdayakan dengan baik, maka diharapakan ibu-ibu rumah tangga ini mampu menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai ekonomis sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarganya. Keberadaan ibu-ibu ini merupakan salah satu potensi untuk bisa mengembangkan Kelompok Masyarakat “Gotong Royong Sejahtera”. Kelompok masyarakat Gotong Royong Sejahtera memproduksi makanan ringan seperti keripik talas dan kacang goreng. Kelompok masyarakat ini memiliki kendala dalam proses pembuatan talas dan gorengan kacang, kemasan dan pemasaran yang kurang menarik, namun masih menyerahkan penjualan kepada pengusaha lokal. Oleh karena itu, layanan ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut dengan memberikan bantuan peralatan gorengan atau alat sangrai makanan khususnya kacang dan keripik talas. Pengabdi telah melakukan pengabdian dan memberikan alat yang membantu meningkatkan hasil produksi yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan pendapatan mitra.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU TK ABA 16 MALANG MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DI BIDANG TIK (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER) Merinda Lestandy; Lailis Syafaah; Amrul Faruq
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7543

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari tidak dapat dihindari. Perkembangan teknologi pada era globalisasi saat ini sangat pesat. Untuk itu, masyarakat dituntut untuk melakukan suatu perubahan di setiap kegiatannya. Terutama bagi para guru diharapkan dapat mengikuti perubahan tersebut dalam meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia. Hal ini mendorong era baru peradaban manusia dari era industri ke era informasi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi pada TK ABA 16 Malang kami melihat masih ada guru yang beranggapan tidak menggunakan komputer dan IT (Teknologi Informasi) dalam proses pembelajaran bukan hal mengganggu jalannnya pelajaran karena guru merasa tidak mendapatkan fasilitas komputer saat mengajar, jadi inilah yang membuat guru merasa tidak perlu untuk tahu cara menggunakan komputer. Jika dilihat dari kenyataannya ini terjadi pada guru-guru yang sudah berusia tua, walaupun yang guru junior pun masih ada yang gagap pada kemajuan IT. Dari permasalahan tersebut, maka perlu diadakan kegiatan pelatihan dan pemahaman bagi guru untuk mengoptimalkan fasilitas TIK yang ada untuk menunjang keefektifan pembelajaran dan kompetensi guru. Setelah pelaksanaan pelatihan, tim pengusul akan memonitoring dan mengevaluasi pemahaman guru-guru tentang TIK yang ditentukan dengan standar keberhasilan pemahaman yaitu pencapaian skor harapan senilai 7 dari jumlah skor hasil observasi. Dari skor tersebut maka dapat disimpulkan bahwa guru sudah meningkat kompetensinya atau belum setelah mengikuti pelatihan IT mengenai penggunaan TIK sebagai media mengajar. Pelaksanaan evaluasi dilakukan dengan mengamati peningkatan kompetensi guru setelah satu minggu mengajar menggunakan IT melalui lembar observasi.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP 19 BINTAN Nurniati Tianastia Rullyni; Vina Jayanti; Neny San Agustina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7575

Abstract

semua kelompok umur mulai dari balita sampai usia lanjut. Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada perempuan usia ?15 tahun sebesar 22,7%. Remaja putri (rematri) rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi. Sesuai dengan rekomendasi WHO tahun 2011, upaya penanggulangan anemia pada rematri, difokuskan pada kegiatan promosi dan pencegahan, yaitu peningkatan komsumsi makanan kaya zat besi, suplemen TTD, serta peningkatan fortifikasi bahan pangan dengan dengan zat besi dan asam folat. Tujuan dari pengabmas ini adalah remaja putri siswi kelas 8 dan 9 SMP 19 Bintan dapat memanfaatkan media pendidikan kesehatan leaflet dan video sebagai bentuk upaya pencegahan anemia pada remaja. Metode kegiatan pengabmas dalam bentuk pendidikan kesehatan melalui pemberian media leaflet dan video Tempat pelaksanaan di SMP 19 Bintan. Waktu pelaksanaan pengabmas, pada tanggal 9 Maret 2022.Hasil : terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi dalam upaya pencegahan anemia remaja. Saran : diharapkan masyarakat khususnya remaja putri agar senantiasa menerapkan upaya pencegahan penanggulangan anemia pada remaja.
KEGIATAN SOSIALISASI STUNTING YANG DILAKSANAKAN OLEH KKM TEMATIK 2 UNTIRTA DI DESA PENGANDIKAN KECAMATAN LEBAK WANGI KABUPATEN SERANG Irwanto Irwanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7577

Abstract

Dalam visi Indonesia 2020-2024 adalah berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang dimulai dengan pembangunan di bidang Kesehatan. Program prioritas bidang Kesehatan antara lain adalah kesehatan ibu dan balita/anak. Stunting menjadi isu yang hangat serta mendesak untuk diselesaikan karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Sumber daya manusia adalah salah satu faktor paling utama dalam penentu kesuksesan sebuah negara dan bangsa. Adapun tujuan dalam penulisan artikel adalah sosialisasi stunting yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKM UNTIRTA lokasi 78 di desa pegandikan kecamatan lebak wangi serang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisa deskriptif. Sumber data berupa analisis dokumen kebijakan. Stunting didefinisikan sebagai indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari persentil ke-3. Lokasi 78 KKM tematik 2 UNTIRTA melalui kegiatan ini berinisiatif melaksanakan kegiatan sosialisasi stunting dengan tujuan meningkatkan ilmu dan pengetahuan masyarakat mengenai stunting tersebut. Pelaksanaan sosialisasi stunting melalui 3 tahap yaitu persiapan sarana dan prasarana, tahap sosialisasi dan evaluasi. Adapun hasil dari pelaksanaan sosialisasi stunting yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat pegandikan kecamatan lebak wangi serang setelah diberikan penyuluhan yang berbentuk sosialisasi dari BKKBN.
STRATEGI PENGUATAN LITERASI, NUMERASI DAN TEKNOLOGI DI UPT SDN 84 GRESIK Tri Kristianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7608

Abstract

Peranan guru atau pendidik sebagai fasilitator sangatlah mutlak diperlukan dalam setiap proses belajar mengajar khususnya di tingkat Pendidikan Sekolah Dasar (SD). Para pendidik memerlukan berbagai macam bentuk strategi dalam meningkatkan pemahaman siswa akan numerasi, literasi dan teknologi. Ada beberapa metode yang dapat diterapkan sebagai upaya untuk memfasilitasi guru, siswa maupun orang tua akan pengetahuan terkait numerasi, literasi, dan teknologi khususnya ketika pandemi COVID 19 berlangsung. Pada tahun 2021, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan  Teknologi (Mendikbudristek) meluncurkan beberapa jenis program terkait pendidikan dan pelayanan masyarakat, salah satunya adalah Program Kampus Mengajar II (KM). Kampus Mengajar merupakan suatu terobosan dalam dunia pendidikan yang berdampak pada pengangkatan kualitas sekolah-sekolah yang berada di daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) yang salah satunya adalah SDN 84 Gresik. Tujuan utama dari penulisan artikel pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan ini adalah untuk menjabarkan kegiatan yang telah di implementasikan oleh mahasiswa bimbingan dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam mengembangkan pengetahuan akan numerasi,literasi dan teknologi bagi siswa, guru maupun orang tua wali murid di SDN 84 Gresik selama progam Kampus Mengajar II berlangsung. Pengambilan data dilakukan melalui proses teknik pencatatan selama observasi, tanya jawab, diskusi serta dokumentasi di setiap kegiatan selama kurang lebih dua puluh minggu. Dari program tersebut dapat disimpulkan jika kurangnya pengetahuan akan numerasi, literasi dan teknologi bagi siswa, guru, maupun orang tua/wali murid di SDN 84 Gresik memberikan dampak yang signifikan pada akreditasi sekolah. Sehingga diharapkan agar Kepala Diknas Pendidikan Dasar (Kadin Didkas) Kabupaten Gresik ikut berperan dan memberikan dukungan demi kemajuan SDN 84 Gresik.
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MASKER SATU KALI PAKAI PADA ANAK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 KOTA TANJUNGPINANG Kholilah Samosir; Rinaldi Daswito; Annisa Pratiwi Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7639

Abstract

Wabah Covid-19 saat ini telah menjadi perhatian di dunia termasuk di Indonesia, salah satu pencegahan penularan covid-19 yang dapat dilakukan adalah menggunakan masker dan mencuci tangan menggunakan sabun. Penggunaan masker dapat menurunkan resiko penularan dari orang sakit, resiko penularan yang bisa ditimbulkan hanya 5%. Penggunaan masker satu kali pakai, selain dapat memberikan manfaat memutus penularan Covid-19 terdapat juga dampak negatif yang ditimbulkan. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari penggunaan masker satu kali pakai yaitu meningkatnya jumlah timbulan sampah masker di lingkungan masyarakat. Sampah masker satu kali pakai harus dikelola dengan baik. guna untuk menghindari penularan berlanjut dan juga menghindari penyalahgunaan masker yang sudah terpakai. Berdasarkan keadaan dilapangan masih banyak masyarakat yang membuang sampah masker tanpa diolah terlebih dahulu dan belum mengetahui tata cara pengolahan Sampah masker satu kali pakai. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran siswa serta mempraktekkan cara pengolahan sampah masker satu kali pakai. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa SMKN 4 terhadap materi kegiatan yang diberikan yaitu mengenai cara pengelolaan sampah masker satu kali pakai, dimana peserta mengalami rata-rata peningkatan sebesar 13.69%, dengan hasil pre-test awal diperoleh dari 30 peserta yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 10 siswa (33,3%) dengan nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 40. Setelah diberikan edukasi dan sosialisasi, hasil post-test peserta mengalami peningkatan yang signifikan, yakni dari 30 peserta yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 28 siswa (93,3%) dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 60.
PENYEDIAAN JAMBAN SEHAT MENUJU MASYARAKAT STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI RT 06 DESA PENGUDANG KABUPATEN BINTAN TAHUN 2022 Iwan Iskandar; Hevi Horiza; Mutia Yuhesti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7640

Abstract

Kabupaten Bintan menduduki peringkat ke-3 kasus stunting di Provinsi Kepulauan Riau dengan prevalensi 20% berdasarkan data SSGI Tahun 2021. Untuk Desa Pengudang sendiri memiliki angka kejadian stunting sebanyak 7 kasus. Untuk menurunkan angka stunting dilakukan pendekatan melalui intervensi Gizi sensitf melalui program Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Desa Pengudang termasuk salah satu desa yang sebagian masyarakatnya masih belum Stop Buang Air Besar Sembarangan. Masih ada masyarakatnya yang memanfaatkan kebun, semak dan parit sebagai tempat buang air besar. Selain karena kebiasaan, pengetahuan dan ekonomi menjadi faktor yang menyebabkan masyarakat Desa Pengudang masih belum stop Buang Air Besar Sembarangan. Selain itu persepsi masyarakat terhadap program adalah mereka menerima sesuatu dari pemerintah. Sedikit kesulitan ketika program tersebut mengharapkan partisipasi masyarakat. Karenanya kegiatan yang dilakukan untuk merubah perilaku masyarakat dalam buang air besar sembarangan dilakukan dengan penyediaan jamban sehat, sehingga diharapkan masyarakat dapat berubah perilakunya dari buang air besar sembarangan menjadi stop Buang Air Besar Sembarangan dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Tersedianya jamban sehat bagi masyarakat di RT. 06 Dusun 2 diharapkan dapat mempercepat proses Desa Pengudang Stop Buang Air Besar Sembarangan.
SOSIALISASI STRATEGI AMAN BERTRANSAKSI DIGITAL BAGI KOMUNITAS DIGITAL MARKETER PURWOKERTO Adam Prayogo Kuncoro; Andrianto Andrianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7642

Abstract

Sosialisasi tentang keamanan bertransaksi digital ini dilakukan terhadap Komunitas Digital Marketer Purwokerto sebagai UMKM yang memiliki anggota dari beragam kalangan, antara lain pelajar, baik level SMK/SMA sederajat, level mahasiswa, dan juga dari kalangan umum. Komunitas ini yang rutin melakukan sharing pengalaman dan mendatangkan pembicara berkaitan dengan strategi pemasaran produk secara umum maupun tentang tips & trik bertransaksi digital. Komunitas Digital Marketer Purwokerto memiliki beberapa tantangan dalam hal transaksi melalui media digital, salah satunya adalah kepahaman dan kesadaran pentingnya keamanan transaksi digital. Hal ini karena terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki keahlian dalam bidang teknologi. Metode sosialisasi yang dilaksanakan yaitu dengan cara seminar daring, dengan tujuan memberikan edukasi tentang pentingnya keamanan bertransaksi khususnya melalui media digital online. Sosialisasi sharing knowledge pada kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan sehingga Komunitas Digital Marketer Purwokerto dapat menyadari pentingnya kewaspadaan dan menerapkan keamanan langkah-langkah bertransaksi digital. Tingkat keberhasilan kegiatan sosialisasi pemahaman tentang aman bertransaksi digital ini dilandasi dari capaian angka kuesioner pre-test dan post-test kepada para peserta dengan peningkatan pemahaman sebesar 24%.
PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI TERHADAP ANAK PADA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II AMBON Erwin Ubwarin; John Dirk Pasalbessy; Iqbal Taufik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7646

Abstract

Anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Anak yang beradapan dengan hukum untuk pelaku kejahatan dibina pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ambon, disini yang dirampas hanyalah hak untuk kebebasan, namun hak untuk mengenyam bangku pendidikan tetap diperhatika oleh negara. Pada tahun 2045 Negara Indonesia akan mengalami bonus demografi, untuk itu persiapan generasi bangsa yang bebas korupsi harus juga dilakukan pada anak yang dibina pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak, untuk itu kami melakukan pengabdian masyarakat kepada anak yang dibina dengan melakukan di design thinking, ceramah dan role play. Kami berharap agar semua lembaga pemasyarakatan yang khusus anak juga dapat membuat pojok kejujuran agar penanaman nilai kejujuran itu terus ada dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dari hasil evaluasi kami, jalannya kegiatan ini berdampak bagi anak di dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak.

Page 57 of 553 | Total Record : 5523