cover
Contact Name
Fadli
Contact Email
fadlietri@gmail.com
Phone
+6285342707077
Journal Mail Official
lppm.stkms@gmail.com
Editorial Address
Rektorat: Jln. Syarif Al-Qadri No. 11 Pangkajene, Sidrap, Sulawesi Selatan
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra
ISSN : 20899408     EISSN : 26565471     DOI : 10.12345/jikp.v9i01
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Iqra (JIKI) published since 2014 with ISSN Print: 2089-9408 and published since 2018 with ISSN Online: 2656-8004, by STIKES Muhammadiyah Sidrap. Since July 2014 Jurnal Kesehatan Ilmiah Iqra (JIKI) publish by LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap. JKIP Published 2 times a year in July and December. Contains writings raised from research results in the field of health. The fields of health science published in JIKP include:Midwifery, Pharmacy, Dental health, and Public health.
Articles 83 Documents
Uji Antibakteri Ekstrak Etanol Herba Calincing (Oxalis corniculata L) Terhadap Escherichia Coli dan Staphylococcus Auresus Wijaya, Ayu
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i1.170

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji efek antibakteri ekstrak etanol herba calincing terhadap E. coli dan S. aureus yang bertujuan untuk menentukan konsentrasi yang memiliki daya hambat terbesar dari ekstrak etanol herba calincing terhadap bakteri uji. Pengujian menggunakan metode difusi agar pada medium GNA dengan masa inkubasi 24 jam dan 48 jam pada suhu 37o C. Ekstrak etanol herba calincing pada konsentrasi 1%, 5%, 10% dan 15% b/v bersifat bakteriostatik terhadap E. coli Dan S. aureus. Diameter daerah hambatan terbesar pada E. coli yaitu 16,65 mm dan S. aureus yaitu 15,15 mm, pada konsentrasi 15% b/v masa inkubasi 24 jam.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 0-36 Bulan Suparta, Suparta
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i1.171

Abstract

Anak merupakan bagian dari keluarga dan masyarakat, asuhan kesehatan anak berpusat pada keluarga. Anak yang sakit dapat menimbulkan suatu stress bagi anak itu sendiri maupun pada keluarga. Perubahan masalah kesehatan pada anak dapat disebabkan oleh masalah gizi, dimana gizi merupakan salah satu masalah yang masih aktual dan belum dapat diselesaikan sepenuhnya serta menjadi prioritas untuk diperhatikan. Keadaan ini jika berlangsung secara terus menerus dapat mengakibatkan stunting. Faktor sosial ekonomi keluarga yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan orangtua, karena jika pendidikan tinggi semakin besar peluangnya untuk mendapatkan penghasilan yang cukup sehingga bisa hidup dalam lingkungan yang baik dan sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada anak usia 0-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidenreng Rappang. Jenis penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 responden dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji chi square, diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan ayah dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,937(p>α=0,05), tidak ada hubungan pekerjaan ayah dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,433(p>α=0,05), tidak ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,355(p>α=0,05 pada anak usia 0-36 bulan di wilayah kerja Lawawoi Kabupaten Sidenreng Rappang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi lembaga kesehatan tentang hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian stanting pada anak usia 0-36 bulan.
Hubungan Keberadaan Anggota Keluarga yang Merokok dan Status Gizi Balita dengan Kejadian ISPA Baya, Nur
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i1.175

Abstract

Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is a disease that is common in infants and children ranging from mild to severe ISPA. Objective to determine the relationship between the existence of family members who smoke and the nutritional status of children with the incidence of ispa in the working area of ​​the Padongko Kec Health Center. barru district. new year 2019. This research uses descriptive analytic design with cross sectional approach. The population is 31 mothers who face menopause. The sample in this study were 31 people. Total sampling technique, data collection with questionnaire. Data was processed using SPSS version 20 and univariate and bivariate analysis with chi-square statistical tests and presented in the form of a frequency distribution table. There is a relationship between the presence of family members who smoke and the incidence of ARI where p-value = 0.001 is obtained, there is nutritional status of children under five with ISPA where p-value= 0.001. There is a relationship between the existence of family members who smoke and nutritional status of children with ISPA in the working area of ​​Padongko Kec. barru district. new year 2019.
Pengaruh Penggunaan Kontrasepsi Implant Terhadap Kejadian Gangguan Fungsi Seksual pada Wanita Pasangan Usia Subur Sari, Arini Purnama
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i1.176

Abstract

Masalah seksual dapat memberikan dampak negative terhadap kualitas hidup kesehatan emosional bagi seorang wanita. Kejadian gangguan fungsi seksual pada wanita dapat berdampak buruk bagi keharmonisan dan kelangsungan hidup berrumah tangga suami istri dan dapat berujung pada perceraian. Tujuan penelitian ini Untuk menganalisis pengaruh penggunaan kontrasepsi implant terhadap kejadian ganguan fungsi seksual. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor implant dan non implant yang terpilih menjadi anggota sampel yang berjumlah 83 orang. Uji analisis dengan menggunakan regresi logistic. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh umur penggunaan Kb terhadap kejadian gangguan fungsi seksual di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa dengan nilai p value sebesar 0.013. ada pengaruh metode penggunaan Kb terhadap kejadian gangguan fungsi seksual di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa dengan p-value =0.028. Ada pengaruh lama penggunaan KB terhadap kejadian gangguan fungsi seksual di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa dengan p-value=0.006. Tidak ada pengaruh paritas terhadap kejadian gangguan fungsi seksual di wilayah kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa dengan p-value =0.583. Diharapkan Perlunya masyarakat agar datang dan mencari informasi yang sejelas-jelasnya sebelum menggunakan metode Kontrasepsi sehingga dapat mengetahui risiko dan efek samping ketika memutuskan untuk memilih suatu alat kontrasepsi.
Determinan Perilaku Seks Bebas Pada Kalangan Mahasiswa/Mahasiswi Di Tempat Kos-Kosan Di Kota Makassar Farida, Farida
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Iqra
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i1.181

Abstract

Perilaku seks bebas adalah tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual yang dilakukan oleh dua orang, pria dan wanita diluar perkawinan yang sah. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara mendalam mengenai perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa dan mahasiswi yang indekos. penelitian ini adalah bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang merupakan pendekatan yang menelaah pola kehidupan nyata yang kontemporer yang akan melihat fenomena prilaku seks bebas di kalangan mahasiswa dan mahasiswi yang indekos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hal-hal yang menyebabkan terjadinya perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa dan mahasiswi kos dikelurahan antang berkaitan dengan media elektronik maupun media cetak yang memberikan pengaruh untuk melakukan seks bebas setelah melihat atau membaca.selain itu juga kurangnya pengawasan dari orang tua serta pemilik kos sehingga mahasiswa dan mahasiswi bebas untuk memanfaatkan kos terebut, dalam penelitian ini di temukan bahwa teman sebaya pun berperan dalam menjerumuskan mahasiswa dan mahasiswi dalam perilaku seks bebas, di samping itu Agama pun sangat berperan penting dalam terjerumusnya mahasiswa dan mahasiswi ke perilaku seks bebas karena kurangnya pondasi keimanan yang mereka miliki sehingga mudah untuk terpengaruh.Kesimpulan dari hasil penelitian ini di temukan bahwa pengaruh dari perhatian orang tua,medi,teman sebaya serta agama mempunyai peran penting dalam mempengaruhi mahasiswa dan mahasiswi untuk melakukan perilaku seks bebas di kos-kosan, perhatian orang tua yang terkontrol tidak menjamin anak tidak melakukan perilaku seks bebas di kos-kosan. Diharapkan semua pihak baik orang tua masyarakat ,pemilik kos-kosan ikut peduli menekan perilaku kenakalaan remaja seperti perilaku seks bebas dengan rutin melakukan razia di kos-kosan serta orang tua lebih mengontrol lagi anak-anak mereka yang tinggal jauh sehingga harus kos.
Usia Dan Jumlah Rokok Meningkatkan Tekanan Darah Widyatama, Haryo Ganeca; Kusumaningrum, Dietha; Parwanto, ML Edy; Widyasyifa, Salsabila Ayu; Rahmayanti, Dina; Gondoyuwono, Hartanto
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i2.183

Abstract

Tekanan darah merupakan hasil dari aktivitas pemompaan jantung. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi sendiri terjadi apabila tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mm Hg. prevalensi hipertensi di Kabupaten Tangerang adalah sebesar 65%. faktor, yang mempengaruhi teknanan darah antara lain umur, jenis kelamin, faktor genetik, dan faktor lingkungan yang meliputi obesitas, konsumsi rokok, konsumsi alkohol, konsumsi garam atau natrium, aktifitas fisik, dan stress. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok pada usia 35-55 tahun dengan angka kejadian hipertensi atau peningkatan tekanan darah. Rancangan penelitian menggunakan metode observational analytic dengan pendekatan cross sectional. Uji chi-square digunakan untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Lokasi penelitian berada di RW 03, Desa Pabuaran, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat hubungan antara variabel umur dengan peningkatan tekanan darah (p=0.000), sedangkan riwayat hipertensi dalam keluarga tidak berhubungan dengan peningkatan tekanan darah (p=0.12). Periode merokok berhubungan dengan peningkatan tekanan darah (p=0.028) dan juga jumlah batang rokok yang dihisap per hari berhubungan dengan peningkatan tekanan darah (p=0.004). Jenis rokok tidak ada hubungannya dengan peningkatan tekanan darah (p=0.082).
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Hiv/Aids Pada Remaja Di Desa Poyowa Besar 1 Kecamatan Kotamobagu Selatan Akbar, Hairil; Langingi, Ake Royke Calvin; Darmin, Darmin
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i2.195

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah satu perhatian dalam Sustainable Development Goals (SDGS) yang tertuang pada tujuan ke tiga. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus HIV/ AIDS yang tinggi di dunia. Tujuan pnelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Desa Poyowa Besar 1 Kecamatan Kotamobagu Selatan. Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan menggunakan desain studi cross sectional. Lokasi penelitian di Desa Poyowa Besar 1 Kecamatan Kotamobagu Selatan. Populasi semua remaja yang ada di Desa Poyowa Besar I yang berjumlah 43 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 remaja. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil yaitu pengetahuan erhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Desa Poyowa Besar 1 Kecamatan Kotamobagu Selatan (p value= 0,000). Diharapkan penelitian ini menjadi acuan bagi remaja untuk memperdalam pengetahuannya tentang pencegahan HIV/AIDS.
Infused Water Jeruk Lemon (Citrus Limon) dan Jahe Merah (Zingiber Officinale Roxb.Var. Rubrum) Munir, Nur Faidah; Munir, Nur Wahyuni
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i2.199

Abstract

Infused Water adalah air minum yang dimasukkan dengan tambahan potongan buah, sayuran atau herbal sehingga sari-sari dari buah atau sayuran, buah yang direndam dalam air putih akan keluar, yang memberikan cita rasa, dan berbagai manfaat bagi yang meminum air atau Infused Water tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama perendaman dan suhu terhadap mutu organoleptik infused water jeruk lemon (Citrus limon) dan jahe merah (Zingiber officinale Roxb.var. Rubrum). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor suhu (ruang dan refrigerator) dan lama perendaman yang terdiri dari 2, 4, 6, 10 dan 12 jam. Selanjutnya dilakukan pengamatan Uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi terbaik Infused Water jeruk lemon-jahe merah terdapat pada sampel A2B3 dengan lama perendaman 6 jam dan pada suhu refrigerator.
Pengetahuan Ibu Tentang Rampan Karies Pada Anak Balita Arsad, Arsad
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i2.202

Abstract

Karies rampan adalah istilah yang digunakan untuk mengambarkan suatu keadaan sebagian besar atau semua gigi susu yang mengalami kerusakan secara luas dan berkembang dengan cepat. Karies yang sering dijumpai pada anak-anak ialah karies rampan. Ciri-ciri khas karies rampan yaitu terjadinya sangat cepat bila dibandingkan karies gigi umumnya, penyebarannya mengenai beberapa gigi sekaligus pada gigi yang biasanya tahan terhadap karies, kavitas karies berwarna putih sampai kekuningan, jaringan karies lunak, serta sering menimbulkan rasa nyeri atau dapat terjadi pembengkakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang rampan karies pada anak balita di Desa Maddenra Kecamatan Kulo Kabuparen Sidenreng Rappang Hasil penelitian dari jumlah frekuensi 30 orang yang memiliki umur ibu dari umur 17-25 tahun 12 orang atau 40.0% dan umur 26-35 tahun 5 atau 16.7% sedangkan umur 36-45 tahun 13 orang atau 43.3% dan yang berpendidikan tingkat SD dan SMP 20 atau 66.75, tingkat SMA/SMK 8 atau 26.7% sedangkan diploma dan sarjana 2 atau 6.7%.
Status Pencabutan Gigi Molar Pertama Permanen Di Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang Ibrahim, Ibrahim
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v8i2.203

Abstract

Gigi molar pertama permanen merupakan gigi permanen pertama yang erupsi tanpa menggantikan gigi sulung. Gigi Molar pertama permanen memiliki fungsi dalam pengunyahan makanan di rongga mulut sehingga akan banyak terdapat sisa makanan apabila tidak dibersihkan dengan baik. Pencabutan gigi adalah suatu prosedur pengangkatan atau pengambilan gigi dari tempatnya dalam mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status pencabutan gigi molar pertama permanen di Puskesmas Pangkajenen Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil penelitian dari jumlah frekuensi 18 orang pasien yang melakukan pencabutan gigi M1 yaitu pada pada usia dewasa berjumlah 10 orang atau 55,6%, sedangkan berdasarkan jenis kelamin pada pasien perempuan berjumlah11 orang atau 61,1% dan berdasarkan kasus pada pasien Ganggren Radix berjumlah 11 orang atau 61,1%, sedangkan karies berjumlah 7 orang atau 38,9%. Masih terdapat keluhan gigi M1 dikalangan masyarakat, diharapkan dilakukan pengobatan sedini mungkin sehingga dapat mencegah terjadinya karies berlanjut bahkan kehilangan gigi M1.