cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
ALI HASJMY : TOKOH MULTI DIMENSI DAN PENGGAGAS FAKULTAS DAKWAH PERTAMA DI INDONESIA Zain, Arifin
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i2.21815

Abstract

Moehammad Ali Hasyim atau yang lebih dikenal dengan nama Ali Hasjmy merupakan salah seorang tokoh multi dimensi yang lahir dari Bumi Serambi Mekkah Aceh-Indonesia. Ketokohannya tidak hanya diakui di Aceh tapi juga di Indonesia bahkan di dunia terutama di negara-negara Melayu di Asia Tenggara. Ketokohannya dapat dilihat dari serangkaian ide, gagasan, pemikiran dan karya-karya yang tertuang dalam puluhan buku yang menginspirasi hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemikiran, ide, gagasan  dan karya Ali Hajmy dalam bidang dakwah dan bagaimana ide serta gagasan tersebut diujudkan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan analisis kualitatif dengan pendekatan studi tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Ali Hasjmy dapat dikatagorikan sebagai pemikiran dan tokoh dakwah di Aceh bahkan Indonesia. Hal ini ditandai dengan buku-bukunya tentang dakwah dan yang paling spektakuler adalah dengan mendirikan Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh yang saat ini dikenal dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry sebagai fakultas pertama di Indonesia.
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI KECANDUAN GEDGET PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN NAPAL KABUPATEN SELUMA Afifa, Ira Nur; Haryati, Asti
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.21840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget dan mengetahui kendala orang tua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget. Dalam  penelitian ini, terdapat rumusan masalah yaitu bagaimana upaya orangtua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget?, apa saja kendala orangtua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget?. Subyek dalam penelitian ini adalah orangtua di Kelurahan Napal  Kabupaten Seluma. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis data Interactive model. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak yaitu (a) pendampingan penggunaan gadget pada anak, (b) batasi penggunaan gadget pada anak, (c) pilih sesuai usia anak, (d) berikan contoh yang baik dan Kendala yang dihadapi orangtua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget yaitu (a) meliputi sebagian ibu rumah tangga dalam hal aktivitas sehari-hari, seperti mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mencuci dan beres-beres rumah, (b) kendala anak yaitu susah makan, hingga lupa waktu makan, susah tidur, anak akan cemberut hingga menangis jika tidak di pinjamkan atau di perbolehkan menggunkan gadget, selain itu anak akan rewel ketika ibu sedang melakukan pekerjaan rumah (c) kendala yang dialami sebagian orang tua yang bekerja yaitu keterbatasan waktu untuk berinteraksi dengan anak karena jarang di rumah.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DI KABUPATEN JOMBANG Mas'ulah, Siti; Widyarto, Wikan Galuh
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.22709

Abstract

Kepercayaan diri merupakan perasaan yakin yang dimiliki setiap individu agar bisa mengaktualisasikan atau meningkatkan kemampuan dalam diri. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui tingkat kepercayaan diri serta untuk mengetahui seberapa efektivitas video edukasi untuk meningkatkan kepercayaan diri anak di Desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Dalam penelitian ini menggunakan suatu metode dengan desain penelitian one group pre test post test. Sample penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang di Desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang berusia 10-11 tahun yang berjumlah 30 anak, sampel berjumlah 10 anak dengan kategori hasil angket rendah dengan kategori hasil rendah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji normalitas dan uji hipotesis. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.) Tingkat kepercayaan diri anak usia 10-11 tahun di desa Murukan, terdapat 10 anak kategori rendah, 15 anak kategori sedang, 3 anak kategori tinggi dan 2 anak kategori sangat tinggi. 2.) Penerapan media video edukasi ini dapat meningkatkan kepercayaan diri anak usia 10-11 tahun di desa Murukan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, hal ini berdasarkan pada hasil post test yang mengalami peningkatan setelah diberikan treatment. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired T test yeng bernilai Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga menunjukkan adanya perbedaan variabel awal dengan variabel akhir. Selain itu, hasil dari N-gain score menunjukkan mean 0,63 sehingga dapat di simpulakn tingkat efektivitas pada kategori tinggi.
KETAHANAN KELUARGA MASYARAKAT NAGARI LAGAN KECIL MUDIK KECAMATAN LINGGO SARI BAGANTI PESISIR SELATAN Arvilia, Vinta; Afnibar, Afnibar; Hamzah, Prima Kurniati
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.23281

Abstract

This research aims to describe the family resilience of the Nagari Lagan Kecil Mudik Community, Linggo Sari Baganti pesisir selatan. The research method used in this research is a qualitative research method. The type of qualitative research used in this research is descriptive qualitative. The research subjects in this study were housewives. Research subjects were determined using purposive sampling technique. Data collection techniques through observation and interviews. Research findings show that; Family resilience is seen from three aspects, namely a) the aspect of physical resilience, where in this aspect the eight informants' needs for food and clothing are met by the way they work, in that there is a wife who supports her husband's work. However, there is one informant who does not have a house, because they still live with their parents. b) the aspect of social resilience which can be seen from the way they gradually instill religious values in the family, namely by praying, fasting and treating other people well, c) the aspect of psychological resilience can be seen from the way they deal with problems in the family by calm yourself down first, then solve it as quickly as possible and find a solution together so that there are no misunderstandings. Always control your emotions positively by looking for something busy and not listening to bad words from other people.
IDENTIFIKASI PROKASTINASI AKADEMIK MAHASISWA DENGAN MEMBANGUN KESADARAN DIRI MELALUI KONSELING ISLAMI Sulthon, Sulthon; Munir, Muhammad Misbahul
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.23306

Abstract

Procastination is a habit that is often carried out by final year students and is detrimental to academics. This research aims to: 1) knowing the causes of academic procastination of final year students; 2) know how to overcome academic procastination in final year students by building self-awareness through Islamic counseling. The method used in this research is field research with a qualitative approach, data collection techniques using interviews, observation and documentation. Data analysis uses data display, data reduction and clarification steps. The research results show that;1) Factors that trigger academic procrastination in final year students are personality factors, namely self-interest and motivation, self-order, self-efficacy, low self-control, fear of failure, unimportant activities, lack of communication with supervisors, and cultural factors: 2) How to overcome the occurrence of student academic procastination with Islamic counseling, namely:(1) building self-awareness through 7 steps, namely repentance, wara', asceticism, qona'ah, gratitude, patience and sincerity;(2) strengthening aspects of student personality,(3) build good communication with the final assignment supervisor,(4) control the progress of the final assignment as feedback, provide humanist guidance, and strengthen awareness.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN ISLAMI DALAM MEMPROMOSIKAN KESEHATAN MENTAL Mahdi NK, Mahdi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.24973

Abstract

The high number of people suffering from mental health disorders in the current era of globalization means that every individual must increase their understanding and awareness of the importance of mental health. Individuals who have mental health will make themselves able to develop their potential to be able to solve problems faced by their environment. In efforts to promote mental health for the community, Islamic counseling guidance is very influential in providing understanding and changing behavior regarding Mental Health, apart from health workers and medical personnel. Armed with the capacity and competence of service providers in the field of guidance and counseling, counselors or people who are experts in the field of counseling are pretty capable of promoting mental health; health promotion activities for the community through Islamic Guidance are considered quite effective. Islamic counseling is an effort to internalize Islamic teachings into aspects of people's lives. Apart from this activity being reinforced by religious arguments, its implementation is also carried out at religious moments. It is not uncommon for service providers to utilize technological information in all their preaching activities, and the results are pretty effective and efficient. Apart from being given information, people also feel educated so that a culture of clean and healthy living is embedded in the community based on religion and mental health in getting closer to Allah.
KONTRIBUSI INTERAKSI TEMAN SEBAYA TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA DALAM PEMILIHAN JURUSAN Sandika, Nanang Aria
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.25294

Abstract

This research aims to find out the extent of peer interaction involvement in students' independence in choosing a major. Because many students experience difficulties such as not being able to determine their major. This research is quantitative research with descriptive correlation methods. The population of this research was 384 people and took a sample of 196 students. Based on the analysis, it is known that peer interaction is high, reaching 80%. Furthermore, the results of data analysis on student independence in choosing a major were categorized as independent (high) with a percentage of 80%. After conducting a regression analysis, it was discovered that peer interaction contributed to student independence in choosing a major (20.6%). It can be interpreted that peer interaction contributes to making students independent in determining the choice of major they will pursue. The results of this research can be a reference or consideration for students.
DUKUNGAN PEER COUNSELING DALAM PENYELESAIAN STUDI AKHIR MAHASISWA FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN AR-RANIRY Avida, Alfina Jiean; Andriyani, Juli; Nurfadilla, Nona
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.25483

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah yang di hadapi oleh mahasiswa yang menyelesaikan studi akhir di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry dan mengetahui dukungan konseling teman sebaya pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  dengan metode deskriptif. Subjek penelitian diambil menggunakan purposive sumpling, yaitu 10 mahasiswa/I Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan studi akhir di Fakultas Dakwah dan Komunikasi terdiri dari masalah akademik dan masalah sosial-pribadi, konseling teman sebaya penting dilakukan dalam upaya mahasiswa/i menyelesaikan studi akhir agar dapat memiliki keterbukaan antara sesama teman sebaya  dan memberikan kenyamanan dalam berkomunikasi dan lebih mudah menemukan support system selama mengerjakan studi akhir. Mahasiswa/i juga mengaku sangat membutuhkan layanan konseling teman sebaya pada saat mengahadapi masalah, Mahasiswa/I membutuhkan tenaga konselor untuk berbagi cerita juga mencari solusi dalam menghadapi masalah.
FAKTOR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK STUDI LANJUT PADA REMAJA DARI KELUARGA SINGLE PARENT DI GAMPONG TEUNGOH KOTA LANGSA Rinaldi, Muhammad; Wan, Chalidaziah; Marimbun, Marimbun
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.26334

Abstract

Setiap orang dalam hidupnya pasti pernah berada difase harus menentukan pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan adalah sebuah tindakan yang diambil untuk pemecahan masalah yang ada dalam kehidupannya. Salah satu contoh pengambilan keputusan adalah pengambilan keputusan studi lanjut yang dilakukan oleh remaja. Pengambilan keputusan ini terjadi karena pengaruh dari faktor internal dan eksternal (orang tua), tetapi dalam hal itu terdapat juga seorang remaja yang berasal dari keluarga Single Parent atau memiliki orang tua tunggal, dimana bisa dikatakan remaja tersebut kurang salah satu peran orang tua. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor pengambilan keputusan studi lanjut pada remaja dari keluarga Single Parent di Gampong Teungoh Kota Langsa dan untuk mengetahui gambaran pengambilan keputusan untuk studi lanjut pada remaja dari keluarga Single Parent di Gampong  Teungoh Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian menggunakan teknik sampling purposive. Sehingga mendapatkan 10 narasumber di Gampong Teungoh Kota Langsa. Adapun hasil penelitian ialah faktor pengambilan keputusan sesuai dengan minat, bakat, dan potensi diri yang bertujuan untuk mengapai sebuah cita-cita, serta keputusan untuk pengambilan keputusan studi lanjut bagi remaja di Gampong Teungoh. Walaupun berasal dari keluarga Single Parent tetap mendapatkan dukungan penuh dari orang tua tunggalnya. Dalam hal ini proses pengambilan keputusan hasil dari diskusi antara remaja dari keluarga Single Parent dengan orang tua tunggalnya. Dimana untuk penunjang kebutuhan untuk studi lanjut remaja dari keluarga Single Parent juga berasal dari pensiunan orang tua, beasiswa serta ada juga yang bekerja.
BIMBINGAN DAN KONSELING KARIR ISLAMI TERHADAP LANSIA DALAM MENGHADAPI MASA PENSIUN Agustin, Debi; Wardiansyah, Jumi Adela
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.27803

Abstract

Lansia mengalami penuaan yang mengakibatkan perubahan secara fisiologis. Kemampuan fisik lansia mengalami penurunan dan produktivitas mereka pun menurun yang mengakibatkan mereka berhenti bekerja dan menjadi pensiun. Perubahan-perubahan tersebut tentunya memunculkan berbagai permasalahan bagi lansia. Lansia menjadi kehilangan pekerjaan, penurunan karir, merasa tidak berdaya, tidak bermanfaat, menyesali kehidupan mereka terdahulu, dan tentunya kehilangan tujuan dan makna hidup. Bimbingan dan konseling karir Islami berfungsi untuk mengatasi problematika yang terjadi pada lansia terkait masa karir dan pasca karir. Bimbingan dan konseling membimbing lansia untuk menerima kondisi tersebut serta menyesuaikan diri. Pada masa tua-awal, lansia memungkinkan untuk melakukan tiga hal terkait perencanaan karir. Pertama, lansia dapat tetap berkarir sesuai dengan jalur karir mereka. Kedua, lansia juga dapat mencoba karir baru di luar karir awal. Ketiga, lansia dapat menikmati hari-hari tua dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti berkumpul bersama keluarga, beribadah, serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Pada masa tua-akhir, bimbingan pasca karir lansia berfokus pada persiapan untuk menghadapi kematian, yaitu membimbing lansia agar dapat melaksanakan ibadah-ibadah serta memperdalam ilmu agama. Untuk menunjang hal tersebut, bimbingan dan konseling tersebut dapat dilakukan dengan membentuk suatu komunitas atau perkumpulan lansia yang nantinya dapat memotivasi antara satu lansia dengan lansia lainnya dalam rangka meningkatkan ibadah sehingga para lansia dapat memprioritaskan yang terpenting untuk memaksimalkan pasca karir serta kehidupan yang bermakna.