cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 6,990 Documents
STRUKTUR DAN RAGAM KALIMAT PADA TUTURAN DWIBAHASAWAN SISWA SMK MUTIARA CENDIKIA Maulana, Irpan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.693 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i1.38

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai struktur kalimat yang difokuskan kepada kelengkapan unsur pembentuk kalimat yang terdapat pada tuturan. Selain itu, pada penelitian ini juga membahas ragam kalimat yang didasarkan pada modus kalimatnya, serta mendeskripsikan prinsip berbicara yang dilakukan oleh siswa penutur dwibahasawan. Dalam penelitian ini, digunakan jenis penelitian kualitatif. Jenis penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus (case study). Deskripsi dan analisis data penelitian disesuaikan dengan tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan bentuk tuturan siswa berdasarkan struktur dan ragam kalimat SMK Mutiara Cendikia. Data diperoleh dari hasil observasi berupa rekaman dan didokumentasikan kedalam bentuk transkripsi.Kata kunci: struktur, ragam, kalimat.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELALUI METODE NLP (PEMOGRAMAN NEUROLINGUISTIK) DENGAN TEKNIK VAKOT (VISUAL, AUDIO, KINESTETIK, OLFAKTORI, DAN RASA) PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 6 BANDUNG Julianto, Julianto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.537 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i1.39

Abstract

Menulis teks anekdot termasuk ke dalam jenis karangan narasi, tetapi belum banyak orang yang mengenalnya dengan baik. Dapat dikatakan dalam menulis karangan narasi dengan desain anekdot ini sangatlah kurang atau jarang.Pada kurikulum 2013 teks anekdot muncul pada kelas X SMA/SMK/MA dalam pelajaran bahasa Indonesia. Munculnya teks anekdot didasari oleh tantangan eksternal tentang fenomena-fenomena negatif yang dilakukan masyarakat. Fenomena negatif tersebut dapat mengakibatkan kehidupan masyarakat yang penuh dengan kesemrawutan dan meningkatnya indeks stres semakin tinggi. Anekdot merupakan sejenis cerita pendek, baik itu cerita nonfiksi maupun fiksi yang menceritakan tentang pengalaman pribadi maupun orang lain yang berisi sindiran atau kritikan yang bersifat humor, serta mengandung rasa kepedulian terhadap sebuah krisis fenomena di masyarakat untuk mengubah sebuah perilaku. NLP merupakan strategi untuk menumbuhkan hubungan interaksi sosial dan keselarasan komunikasi antara pengajar dan peserta didik dalam mencapai rasa percaya diri, pemahaman, dan kompetensi, maka NLP modal penting untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran menulis teks anekdot. Keberhasilan sebuah metode NLP dalam pembelajaran menulis teks anekdot, tentunya tidak lepas dari penggalian sebuah pengalaman yang bermanfaat dan menarik dari apa yang dilihat, didengar, dirasa, dicium, dan dikecap. Jadi, metode NLP mempunyai hubungan yang erat dengan teknik VAKOT. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen.Bentuk desain ini merupakan pengembangan dari true-experiment. Desain ini mempunyai kelas kontrol. Penelitian ini diujicobakan terhadap populasi kelas X di SMA Negeri 6 Bandung dengan sampel kelas X-IPA 3 sebagai kelas kontrol dan kelas X IPA-5 sebagai kelas eksperimen. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan metode NLP dengan teknik VAKOT. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapatkan uji efek perlakuan dengan nilai 0.2414 yang termasuk ke dalam kriteria efek perlakuan yang sedang. Jadi, perlakuan metode NLP dengan teknik VAKOT dapat memengaruhi teks anekdot dengan kategori sedang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF-KOOPERATIF TIPE LSA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA SUBKONSEP SISTEM IMUN MANUSIA Ernawati, Reni; Toharudin, Uus; Ibrahim, Yusuf; Yayu Nurul Hizqiyah``, Ida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.027 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa SMA dengan menerapkan model pembelajaran aktif-kooperatif tipe Listen-Say-Arrange (LSA) pada subkonsep sistem imun manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Experimental dengan desain penelitian Static Group Pretest-Posttest Design, melalui pengadaan kelas kontrol. Populasi dari penelitian ini adalah kelas XI IPA SMA Negeri 10 Bandung, dengan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas XI IPA 1 (sebagai kelas kontrol) dan XI IPA 2 (sebagai kelas eksperimen). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes objektif yang mengukur ranah kognitif dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang diberikan melalui pretest dan posttest. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata (x ?) pretest kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional (ceramah) sebesar 52,62 dan nilai rata-rata (x ?) posttest sebesar 68,91. Sedangkan pada kelas eskperimen yang menggunakan model pembelajaran aktif-kooperatif tipe LSA, diperoleh nilai rata-rata (x ?) pretest sebesar 56,58 dan nilai rata-rata (x ?) posttest sebesar 77,58. Setelah diketahui hasil pretest dan posttest tiap kelas maka dilakukan uji-t, kemudian diperoleh hasil uji-t nilai pretest dan posttest kelas kontrol dengan thitung (4,85) > t0,01 (66) (2,66) yang berbeda secara signifikan, serta pada hasil uji-t nilai pretest dan posttest kelas eksperimen dengan thitung (8,54) > t0,01 (72) (2,65) yang berarti berbeda secara signifikan pula. Pengujian dilanjutkan dengan perhitungan N-Gain, dimana kelas kontrol memperoleh N-Gain sebesar 0,34 dan kelas eksperimen memperoleh N-gain sebesar 0,48. Kriteria nilai N-Gain pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sama-sama termasuk dalam kategori sedang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran aktif-kooperatif tipe LSA pada subkonsep sistem imun manusia dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES-TOURNAMENTS UNTUK PENCAPAIAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Taufik Maulidin, Muhamad
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.211 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i1.41

Abstract

Kemampuan komunikasi sangat penting dalam pembelajaran, yaitu pertama matematika pada dasarnya adalah bahasa, artinya matematika bukan sekedar alat bantu berpikir, alat untuk menemukan pola, menyelesaikan masalah atau mengambil kesimpulan akan tetapi matematika merupakan pangkat yang tidak dapat dinilai, karena dapat mengkomunikasikan berbagai jenis ide secara jelas dan ringkas. Kedua belajar matematika merupakan bentuk kegiatan sosial, artinya sebagai aktivitas sosial dalam pembelajaran matematika sehingga tercipta wahana interaksi antar siswa dan juga komunikasi antar guru dengan siswa. Rendahnya komunikasi matematis salah satunya disebabkan oleh faktor siswa-siswa dalam pembelajaran identik hanya melihat dan mengikuti temannya yang dianggap baik di dalam kelas dan metode yang digunakan guru dalam pembelajaran terkesan kurang menyenangkan bahkan membosankan. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments siswa diharapkan siswa terlibat aktif dalam proses belajar, mereka akan lebih mampu membangun gagasan, ide, konsep matematika dan komunikasi matematis. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: 1) mengetahui pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa setelah menggunakan kooperatif tipe TGT lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran cara konvensional, 2) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta. Dengan sampel penelitian siswa kelas VIII SMPN 5 Purwakarta yang dipilih dua dari sembilan kelas secara acak. Dua kelas tersebut adalah kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan dari tes kemampuan komunikasi matematis siswa berupa soal uraian dan angket siswa. Angket diberikan kepada seluruh siswa kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Postes-Control group design.. Dari hasil analisis data dengan taraf signifikan ? = 0,05 menunjukan bahwa pencapaian kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan kooperatif tipe TGT lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe TGT menunjukan bahwa siswa bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan kooperatif tipe TGT.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER ( NHT ) PADA PEMBELAJARAN IPS Karlina, Karlina; Roni Hamdani, Acep
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.199 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i1.42

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap mata pelajaran IPS pada sub pokok peta lingkungan setempat. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang tidak mencapai KKM sesuai dengan target yang diharapkan yaitu 70, dan dapat dilihat pula dari proses pembelajaran yang cenderung teacher center, serta guru kurang terampil dalam menggunakan model pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut maka ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui pemahaman siswa sebelum pembelajaran dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe NHT pada sub pokok bahasan peta lingkungan setempat 2) Untuk mengetahui proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe NHT 3) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa sesudah menerapkan model Cooperative Learning tipe NHT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan 2 siklus. Hasil penelitian dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe NHT pada materi peta lingkungan setempat menunjukan adanya peningkatan. Sebelum menggunakan model Cooperative Learning tipe NHT atau data awal nilai rata-rata siswa hanya mencapai 69,15 atau sebanyak 35% siswa yang mencapai KKM. Pada siklus I saat proses pembelajaran masih banyak siswa yang ribut dan mengobrol dengan temannya, dan nilai rata-rata siswa hanya mencapai 73 atau sebanyak 65% yang mencapai KKM. Pada siklus II dalam proses pembelajaran ini terlihat siswa mulai berani mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dari guru, nilai rata-rata siswa mencapai 81 atau sebanyak 85% yang mencapai KKM. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe NHT dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam mata pelajaran IPS pada sub pokok bahasan peta lingkungan setempat di kelas IV SDN Parapatan kecamatan Purwadadi kabupaten Subang.
PENGGUNAAN METODE INKUIRI DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA PERKEMBANGBIAKAN HEWAN DAN TUMBUHAN SUBTEMA PERKEMBANGBIAKAN DAN DAUR HIDUP HEWAN Afifah, Nur; Mumin Saud, Abdul
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.563 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i1.43

Abstract

Penelitian yang berjudul ?Penggunaan Metode Inkuiri Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Tema Perkembangbiakan Hewan Dan Tumbuhan Subtema Perkembangbiakan Dan Daur Hidup Hewan? Siswa Kelas III SDN Tilil I dilatarbelakangi karena adanya permasalahan di lapangan mengenai hasil belajar siswa yang sebagian besar belum mencapai ketuntasan serta kurangnya motivasi atau semangat siswa selama proses pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor dari guru yang tidak menggunakan metode yang bervariatif dan faktor dari siswa itu sendiri yang masih belum aktif dan kurang terlibat dalam pembelajaran. Metode inkuiri adalah strategi pembelajaran inkuiri, yakni rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berfikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari beberapa tindakan, perencanaan, pelaksanaan, analisis, dan refleksi. Hasil dari penelitian siklus I menunjukan motivasi siswa mencapai hasil yang diinginkan sebesar 58% pada siklus ini dikategorikan pada kategori (cukup baik). Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 87% pada siklus II ini dikategorikan pada kategori (sangat baik). Adapun hasil dari penelitian siklus I menunjukan hasil belajar siswa mencapai presentase ketuntasan sebesar 58% pada siklus ini dikategorikan pada kategori (cukup baik). Sedangkan siklus II yang merupakan perbaikan dari siklus I mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 94% pada siklus II ini dikategorikan pada kategori (sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode inkuiri dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas III SDN Tilil I pada tema perkembangbiakan hewan dan tumbuhan subtema perkembangbiakan dan daur hidup hewan. Dengan demikian, metode inkuiri dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran untuk diterapkan pada pembelajaran tematik.
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERORIENTASI MAJAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE CREATIVE LEARNING PADA SISWA KELAS X SMA AL-HIDAYAH CIPARAY KABUPATEN BANDUNG Nugraha, Eggie; Priatna, Asep
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.731 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i2.44

Abstract

Today the development of Indonesian literature is growing rapidly. One effort to encourage the advancement of Indonesian literature is to improve the teaching of literary appreciation at every level of school. In order for students interested in learning to write poetry so as to develop creations and imagination. Based on the above background, the author is interested in conducting research on "Writing Poetry Oriented Learning Method Using Majas with Creative Learning in Class X SMA Al-Hidayah Ciparay. This study aims to determine the success of the author in implementing learning to write poetry oriented figure of speech with a method of creative learning in class X SMA Al-Hidayah Ciparay, determine the ability of class X SMA Al-Hidayah Ciparay in writing poetry oriented figure of speech with a method of creative learning and knowing ketefektipan creative learning methods used in learning to write poetry oriented figure of speech in class X SMA Al-Hidayah Ciparay. Writer formulated hypotheses are: (1) The authors were able to carry out the figure of speech-oriented learning to write poetry using creative methods of learning in class X SMA Al-Hidayah Ciparay; (2) Grade X SMA Al-Hidayah Ciparay able to write poetry using a figure of speech-oriented creative methods of learning; (3) The method of creative learning is effectively used in learning to write poetry using a figure of speech-oriented creative methods of learning in class X SMA Al-Hidayah Ciparay. Research method that writer use is quasi-experiment method with research technique of literature study, trial, test and analysis.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS DI MTS YAPITA TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Bashori, Bashori
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.044 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i2.45

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs PP. YAPITA Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Time Token Arends pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX yang berjumlah 24 orang yang terdiri dari 14 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan tes hasil belajar. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IX. Aktivitas belajar siswa kelas IX mengalami peningkatan dari 53,13% pada sebelum tindakan menjadi 71,88% pada siklus I dan akhirnya mencapai 87,50% pada siklus II. Sementara rata-rata hasil belajar siswa kelas IX mengalami peningkatan dari 65,83 pada sebelum tindakan menjadi 72,08 pada siklus I dan akhirnya mencapai 80,63 pada siklus II. Demikian juga dengan ketuntasan kelas (klasikal) mengalami peningkatan dari 37,50% pada sebelum tindakan, menjadi 70,83% pada siklus I dan akhirnya mencapai 100% pada siklus II.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM UNTUK MEMBINA SIKAP DAN PENGAMALAN KEAGAMAAN SISWA DI KELAS V DAN VI SD PLUS AL-ISLAM KECAMATAN WANAYASA KABUPATEN PURWAKARTA Hamdani, Hilman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.886 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i2.46

Abstract

This study was conducted based on the low of religious practice of students which is the implementation of the learning outcomes of religious knowledge obtained anywhere, especially in SD Plus Al-Islam. Therefore, in the implementation of the school should be able to realize the management of education well, because the success of learning is strongly influenced by management effectiveness formulated. Islamic religious material in SD Plus Al-Islam is a distinctive feature that distinguishes it from other elementary schools. Therefore, the school should really be able to streamline the management of education in Islamic learning to improve the quality or quality of education, especially in religious practice. This study, included in qualitative descriptive research. The author collects data using observation, interview, and documentation methods. The results of research on the effectiveness of management education in Islamic learning to foster attitudes and religious practices of students, especially in performing prayers sunnah duha every morning, reading or memorizing Al-Quran, charity, and say hello. The overall management implementation process includes organizing, implementing and valuing systems. While the religious practice of the students is very diverse, in addition to the school management that must be considered, motivation, coaching, supervision of teachers, and environmental factors must also be considered. So the effectiveness of management in SD Plus Al-Islam Wanayasa Purwakarta was effective and can improve the attitude of religious practice of students.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SUBTEMA PERUBAHAN LINGKUNGAN Mumin Saud, Abdul; Zahra Azhari, Fatimah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.316 KB) | DOI: 10.36989/didaktik.v2i2.47

Abstract

This study was conducted based on the low of religious practice of students which is the implementation of the learning outcomes of religious knowledge obtained anywhere, especially in SD Plus Al-Islam. Therefore, in the implementation of the school should be able to realize the management of education well, because the success of learning is strongly influenced by management effectiveness formulated. Islamic religious material in SD Plus Al-Islam is a distinctive feature that distinguishes it from other elementary schools. Therefore, the school should really be able to streamline the management of education in Islamic learning to improve the quality or quality of education, especially in religious practice. This study, included in qualitative descriptive research. The author collects data using observation, interview, and documentation methods. The results of research on the effectiveness of management education in Islamic learning to foster attitudes and religious practices of students, especially in performing prayers sunnah duha every morning, reading or memorizing Al-Quran, charity, and say hello. The overall management implementation process includes organizing, implementing and valuing systems. While the religious practice of the students is very diverse, in addition to the school management that must be considered, motivation, coaching, supervision of teachers, and environmental factors must also be considered. So the effectiveness of management in SD Plus Al-Islam Wanayasa Purwakarta was effective and can improve the attitude of religious practice of students.

Page 4 of 699 | Total Record : 6990


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue