cover
Contact Name
Nining Fitrianingsih
Contact Email
wijayahusada8@gmail.com
Phone
+62812 9581 9088
Journal Mail Official
wijayahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ibrahim Adjie No. 180, Sindang Barang, Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Wijaya
Published by STIKes Wijaya Husada
ISSN : 23014113     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.46508/jiw.v11i2
Core Subject : Health,
Focus & Scope The scope of this journal includes studies that intend to examine and understand nursing health care interventions and health policies that utilize advanced health research. This journal is also committed to enhancing high quality research by publishing analytic techniques, steps, and research methods no exception to systematic review papers. The policy issues for this journal are as follows: 1. Nursing health research: Fundamentals of Nursing, Nursing Management, Medical-Surgical Care, Critical Care Nursing, Emergency and Trauma Care, Community Health Care, Mental Health Care, Geriatric Care, Family Care, Maternity Care, Child Care, and Nursing Education 2. Public Health research: Epidemiology and Biostatistic, Health service effectiveness, management and re-design, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health, Maternal and child health.
Articles 161 Documents
GANGGUAN PERTUKARAN GAS PADA PASIEN PPOK EKSASERBASI Djanatunisah, Aat; Risdianti, Helza; Astuti, Widia; ST Fatimah; Tania, Sara
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PPOK biasanya berhubungan dengan respons inflamasi abnormal paru terhadap partikel berbahaya dalamudara. PPOK merupakan suatu penyakit multikomponen yang dicirikan oleh terjadinya hipersekresi mukus,penyempitan jalan napas, dan kerusakan alveoli paru-paru. Ketidakseimbangan ventilasi dan perfusi akibatterjadinya kerusakan struktur dan faal paru dapat mengakibatkan terjadinya masalah keperawatan gangguanpertukaran gas. Tujuan dari case report ini adalah untuk melaporkan asuhan keperawatan pada pasien PPOKeksaserbasi dengan masalah keperawatan gangguan pertukaran gas. Intervensi keperawatan yang diberikan digawat darurat diantaranya mengatur posisi tripod, beri oksigen sesuai program, memonitor frekuensi, irama,kedalaman dan upaya bernapas, monitor kemampuan batuk efektif, monitor tekanan darah, nadi, pernapasandan suhu, monitor saturasi oksigen, asukultasi bunyi napas, dan menilai hasil AGD. Hasil yang didapatkansetelah dilakukan intervensi diadapatkan pada pasien sesak napas berkurang,, irama pernapasa teratur, saturasioksigen meningkat, dan batuk berkurang.
PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF FINGER PAINTING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH Girsang, Elpinaria; Husada, Yuliana; Ginting, Salsalina Yuniarty
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil survey Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 hampir 11,7% anak usia 36-59 bulan mengalami gangguan perkembangan dimana provinsi Bogor menyumbang pravelensi balita usia 36- 59 bulan yang mengalami gangguan perkembangan sebesar 8,3%. Anak usia prasekolah adalah mereka yang berusia 4-5 tahun. Kemampuan motorik halus diperlukan dalam kehidupan sehari-hari anak. Keterlambatan motorik halus dapat mempengaruhi aspek perkembangan lainnya, sehingga perlu upaya untuk mengoptimalkanperkembangan motorik halus melalui pemberian stimulasi sejak dini. Anak merupakan dambaan setiap keluarga. Selain itu setiap keluarga juga mengharapkan anaknya kelak bertumbuh kembang secara optimal, untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus melalui pemberian stimulasi sejak dini. Salah satu kegiatan yang untuk menstimulasi perkembangan motorik halus adalah finger painting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan edukatif finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-5 tahun di TK Mekarwangi. Jenis penelitian yaitu Eksperimen, dengan desain riset Pra-Eksperimen Design yaitu One-Group Pretest-Posttest. Besar sampel dalam penelitian ini 16 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi modifikasi Denver II. Penelitian ini menggunakan analisa data yaitu analisa univariate dan analisa bivariat dengan uji prasyarat yang terbagi menjadi uji paired-test didapatkan nilai dengan taraf signifikan p=0,05 didapatkan (p) adalah 0,014 yang menunjukan bahwa p<0,05 (0,014<0,05), artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Yang artinya ada pengaruh permainan edukatif finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-5 tahun. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberian permainan edukatif finger painting ini dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah usia 4-5 tahun di TK Mekarwangi karena mainan edukatif seperti finger paintingterdiri dari cat air, kertas dan melibatkan otot-otot tangan atau jari yang dapat memacu kreativitas, konsentrasi dan mengembangkan ekspresi. Saran penelitian ini agar dapat lebih memanfaatkan media finger painting untuk meningkatkan atau menstimulasi perkembangan motorik halus anak prasekolah.
PENGARUH PENGGUNAAN APE PEABODY TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Sulistyaningsih, Rizka; Yuliana; Siswanti, Reny
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 14 No. 2 (2022): Volume 14 Number 2 Tahun 2022
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization melaporkan bahwa 5-25% dari anak-anak usia prasekolah menderita disfungsi otak minor, termasuk gangguan perkembangan motorik halus. Di Indonesia jumlah balita pada tahun 2012 sebanyak ±31,8 juta jiwa dari jumlah penduduk 250 juta jiwa atau sebesar 12,72%. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Penggunaan APE terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun Di Paud Kenanga Tahun 2022. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 31-7 September Di Sukaraja Desa Cikeas Tahun 2022. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimen one group pretest posttest design Jumlah sampel sebanyak 15 anak usia 36-48 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan observasi. Analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat (uji normalitas, uji homogenitas dan uji wilcoxon). Hasil uji prasyarat, hasil penelitian pretest menunjukkan 14 orang (93,3,3%) mengalami perkembangan motorik halus yang meragukan. Sedangkan post test menunjukkan sebagian besar 14 orang (93,3%) mempunyai perkembangan motorik halus yang sesuai. Hasil Uji Prasyarat Hasil Uji Saphiro-wilk test. diatas diketahui bahwa Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank didapatkan nilai Sig (2-tailed) yaitu 0,000 dimana dapat diartikan bahwa P Value < 0,05 (H0 ditolak, Ha diterima). Kesimpulan penelitian ini menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest sehingga adanya pengaruh penggunaan APE peabody terhadap perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun di Paud Kenanga Kabupaten Bogor Tahun 2022.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI KEHAMILAN TERHADAP PEMELIHARAAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL Suryaman, Ratih; Wibawati, Fitria Hari; Dorlan Natalina Purba; Ayusitha, Faldisa; Mely Nurlaila Sari; Siti Salwa Azzahro
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v16i2.268

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) berdasarkan “Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mencatat bahwa sekitar 830 wanita diseluruh dunia meninggal setiap harinya akibat komplikasi yang terkait dengan kehamilan maupun persalinan dan sebanyak 99% diantaranya terdapat pada negara berkembang. Hipertensi kehamilan, salah satu komplikasi dalam kehamilan, yang menjadi lima penyebab kematian ibu terbesar di Indonesia. Menurut perincian secara matematis AKI (Angka Kematian Ibu) Kabupaten Bogor bahwa di tahun 2017 kembali mengalami peningkatan menjadi 48,59 per 100.000 Kelahiran Hidup. Komplikasi Hipertensi dalam kehamilan, menjadi penyebab kedua terbanyak kematian ibu hamil sebanyak 27,12% berdasarkan Laporan Puskesmas di Kabupaten Bogor. Penanganan hipertensi memerlukan intervensi yang teratur dan berkelanjutan serta waktu yang lama bahkan seumur hidup. Intervensi mudah yang dapat dilakukan salah satunya melalui pendidikan kesehatan. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hamil. Jenis riset yaitu Experiment atau percobaan, dengan desain riset Pre-Experimental Designs yaitu Rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Sampel riset sebesar 35 responden ibu hamil usia kehamilan > 20 minggu digunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian berupa angket. Analisa Univariat dan Bivariat dengan uji Prasyarat yang terbagi menjadi Uji Homogenitas, Uji Normalitas dan Uji Hipotesis. Hasil riset didapatkan jika hasil Uji Hipotesis Parametric T-Test yaitu 0,000. Maka P value < 0,05 (Ho ditolak, Ha diterima) berarti terdapat hubungan terhadap pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi kehamilan terhadap pemeliharaan tekanan darah ibu hamil. Peneliti berharap riset ini dapat memberikan gambaran dan acuan agar adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pada Ibu hamil dalam melakukan Pemeliharan Tekanan darah Ibu hamil guna mencegah terjadinya hipertensi dalam Kehamilan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU MALADAPTIF PADA SISWA Tisna Yanti; Bustomi; Sri Redjeki; Yunita; Siti Mulyani; Bunga Rania Eka Putri; Ali Imron; Siti Salwa Azzahro
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v17i2.269

Abstract

Perilaku maladaptif pada remaja adalah ketidakmampuan remaja dalam menyesuaikan diri terhadap aturan yang berlaku di lingkungan sosial seperti membolos, tawuran, dan sulit diatur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan optimalisasi dukungan keluarga dengan perilaku maladaptif pada siswa. Metode yang digunakan desain deskriptif korelasi dengan dengan metode cross sectional, besar sampel 291responden dipilih secara simple random sampling. Pengambilan data 2 minggu dengan google formulir. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Dukungan Keluarga ‘Baik’ memiliki Perilaku Maladaptif ‘Negatif’ sebanyak 52.2%. Kesulitan keluarga memberikan dukungan adalah remaja sulit menjalin komunikasi terbuka terhadap keluarga. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan optimalisasi dukungan keluarga dengan perilaku maladaptif pada siswa (ρ value 0.993). Remaja hendaknya lebih terbuka terhadap masalah yang sedang dialami untuk melaksanakan dukungan keluarga yang lebih optimal.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK Irianto Honest; Devi Irawan; Agus Triwinarto; Muhammad Dinden Hernawan; Rifa Febriyana
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v17i2.270

Abstract

Stunting / kerdil adalah kondisi dimana anak memiliki tinggi badan dan berat badan yang tidak sesuai dengan umur nya. Kondisi ini diukur dengan tinggi badan dan berat badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Kejadian stunting di Kabupaten Bogor tahun 2019 mencapai 39,2 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian stunting di SDN Neglasari 04 Dramaga Kabupaten Bogor.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden dari 256 responden yang di ambil dengan cara teknik sampling non random sampling. Variabel yang diikuti meliputi riwayat BBLR, pendidikan orang tua, status ekonomi, dan pola pemberian makan. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat menggunakan uji chi square dan kendal tau, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik.Hasil penelitian yang didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah riwayat BBLR dengan p-value 0,066, pendidikan orang tua dengan p-value 0,064, status ekonomi dengan p- value 0,00, dan pola pemberian makan dengan p-value 0,090. Hasil analisis multivariat variabel status ekonomi yang paling dominan mempengaruhi kejadian stunting dengan nilai p=0,000 dan nilai Exp(B) tertinggi yaitu 3,777. Dan faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian stunting adalah status ekonomi.
PENGARUH PATH SPACE MAINAN EDUKASI ENGKLEK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD PUSPA BANGSA Elpinaria Girsang; Reni Siswanty; Rizka Sulistyaningsih; Fira Ratnadila
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v16i2.271

Abstract

Motorik kasar adalah kemampuan yang memerlukan koordinasi pada tubuh anak, berkaitandengan otot besar seperti otot kaki, dan otot tangan. Berdasarkan World Health Organization(WHO), ditemukan masih tingginya gangguan perkembangan motorik kasar hingga 28,5%,khususnya pada usia prasekolah sekitar 21,6% di dunia yang terjadi gangguan perkembanganmotorik kasar. Tujuan penelitian penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Path SpaceMainan Edukasi Engklek Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia 4-5 Tahun.Metode Penelitian ini merupakan Eksperimen dengan desain riset Pra-Eksperimen Designyaitu One-Group PreTest-PostTest. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan totalsamplswing. Instrument yang digunakan adalah KPSP (Kuesioner Pra - Skrining Perkembangan). Penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan nilai dengantarif signifikan bahwa p,0,05 (0,034<0,05) yang artinya Ha diterima H0 ditolak. Kesimpulandalam penelitian adanya Pengaruh Pathspace Permainan Engklek Terhadap PerkembnaganMotorik Kasar Pada Anak Usia 4- 5 Tahun. Disarankan bagi orang tua untuk lebih memperhatikan lagi mengnai perkembangan anak untuk diberikan stimulasi saat anak berada dirumahagar perkembangan anak lebih optimal.
PERBEDAAN TEKNIK RELAKSASI DAN EFFLEURAGE MASSAGE TERHADAP TINGKAT NYERI PADA IBU BERSALIN Elpinaria Girsang; Rizka sulistyaningsih; Taichiana Gita Putri
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v17i2.272

Abstract

Latar belakang : Pusat Data Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia menjelaskan bahwa 15%ibu di Indonesia mengalami komplikasi persalinan dan 21% menyatakan bahwa persalinan yangdialami merupakan persalinan yang menyakitkan karena merasakan nyeri. Penanganan nyeri nonfarmakologis dapat diterapkan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan, salah satunya denganmelakukan relaksasi dan massage effleurage. Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh PerbedaanTeknik Relaksasi dan Effleurage Massage terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin di PuskesmasCiampea Bogor Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi seluruh ibu bersalin April-Juni 2025 di PKM ciampea. Penleitian eksperimen dengan sampel sebanyak 40 ibu bersalin. 20 sampel perlakuan tehnik relaksasi dan 20 sampel perlakuan massage effleurage, instrumentyang digunakan adalah lembar kuesioner dan skala nyeri. Analisa data yang digunakan pada penelitianadalah univariat Hasil : Setelah mengunakan tehnik massage effleurage penurunan nyeri sedang(90%), Tehnik Relaksasi Penurunan Nyeri sedang(50%). Kesimpulan Berdasarkan hasilpenelitian adanya pengaruh sebelum diberi perlakuan dan setelah diberi perlakuan memiliki perubahan Nyeri pada ibu bersalin yang cukup signifikan. Lebih efektif mengunakan tehnik massage effleurage di bandingkan thenik Relaksasi.
PENGARUH ALAT PER MAINAN EDUKASI BUSY JAR TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH USIA 4 – 5 TAHUN DI PAUD CAHAYA HATIDESA NEGLASARI KABUPATEN BOGOR Yuliana; Salsalina Yuniarty; Magdalena Agu Yosali; Fira Ratnadila; Nazwa Nurfarha
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v16i2.273

Abstract

Latar Belakang. Menurut World Health Organitation (WHO) melaporkan bahwa 5- 25% anak usia prasekolahmenderita disfungsi otak minor, termasuk gangguan perkembangan motorik halus. Terbawanya sensori motorikanak secara langsung, diharapkan dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi anak, sehingga anak tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang didapatkan nantinya. Penelitian ini bertujuan menganalisisPengaruh permainan edukasi Busy Jar terhadap perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah usia 4-5 tahun di PAUD Cahaya Hati Desa Neglasari Kabupaten Bogor. Metode Penelitian ini merupakan Eksperimendengan desain riset Pra-Eksperimen Design yaitu One-Group PreTest-PostTest. Pengambilan sampel penelitianini menggunakan total samplswing. Instrument yang digunakan adalah KPSP (Kuesioner Pra - Skrining Perkembangan). Penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil Penelitian Berdasarkan DistribusiFrekuensi Kemampuan Perkembangan Motorik Halus sebelum diberikan permainan edukasi Busy Jar, dari 42responden terdapat 29 (69.0%) responden dengan hasil sesuai. Dan berdasarkan Distribusi Frekuensi Kemampuan Perkembangan Motorik Halus setelah diberikan permainan edukasi Busy Jar dari 42 responden terdapat 42(100%) responden mampu melakukan permainan edukasi Busy Jar dengan hasil sesuai. Kesimpulan pemberianpermainan edukasi Busy Jar ini dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia pra sekolahusia 4-5 tahun di PAUD Cahaya Hati Desa Neglasari Kabupaten Bogor
ANALISIS PENGGUNAAN FRUITY CARD MATCHING TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK PRA SEKOLAH Reny siswanti; Rizka Sulistyaningsih; Desika; Dede Asti
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v17i2.274

Abstract

Latar Belakang dari penelitian ini adalah perkembangan kognitif anak usia dini merupakan aspek fundamental yang memerlukan stimulasi yang tepat dan menarik. Media pembelajaran interaktif seperti fruitycard matching dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak prasekolah. Tujuannya untuk menganalisis penggunaan fruity card matching terhadap perkembangan anak prasekolah usia 4-5 tahun di PAUD Al Ikhlas. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimendengan pendekatan pre-test dan post-test. Sampel penelitian adalah 20 anak usia 4-5 tahun di PAUD AlIkhlas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa penggunaan media fruity cardmatching diberikan sebanyak 10 kali pertemuan dengan durasi 45 menit per sesi. Instrumen yang digunakanadalah Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) anak usia 48 bulan dan lembar observasi perkembangan kognitif. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05.Hasil pre-test menunjukkan 45% anak memiliki perkembangan kognitif dalam kategori meragukan, 35%mengalami penyimpangan, dan 20% sesuai usia dengan rata-rata skor 6,25±1,67. Setelah intervensi, hasilpost-test menunjukkan 80% anak memiliki perkembangan sesuai usia, 20% meragukan, dan 0% penyimpangan dengan rata-rata skor 9,15±0,75. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai t=8,924 dengan signifikansip=0,000 (p<0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan fruity card matching terhadapperkembangan anak pra sekolah usia 4-5 tahun. Seluruh responden mengalami peningkatan skor KPSPdengan rata-rata peningkatan 2,90 poin. Media fruity card matching terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak usia prasekolah.