cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
fathurrohman.fai@staff.unsika.ac.id
Editorial Address
Pasca Sarjana PAI Fakultas Agama Islam UNSIKA Alamat: Jl. HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Karawang 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 25488171     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Religion, Education,
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan diterbitkan oleh Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang dengan tujuan menampung semua hasil penelitian, ide atau gagasan inovasi pendidikan, artikel-artikel pendidikan serta kajian tentang pendidikan yang akan dipublikasikan.
Articles 84 Documents
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Puspita Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Ghassani , Firda Fadila; Setyaningsih, Kris; Safitri, Dian
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13110

Abstract

Kepemimpinan transformasional merupakan pendekatan kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan dan peningkatan kualitas kinerja organisasi melalui inspirasi, motivasi, dan pemberdayaan sumber daya manusia. SMA Puspita Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dipilih sebagai lokasi penelitian karena kepala sekolah di sana telah menerapkan model kepemimpinan ini, meskipun masih terdapat tantangan seperti kurangnya kreativitas guru dan pemanfaatan teknologi. Selain itu, beberapa prestasi siswa mencerminkan hasil positif dari pendekatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMA Puspita Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin. Kepemimpinan transformasional dianggap mampu memberikan pengaruh signifikan dalam peningkatan kualitas pembelajaran, motivasi guru, dan prestasi siswa melalui pendekatan visioner dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan budaya kerja yang positif melalui visi yang jelas, komunikasi terbuka, dan pelatihan profesional. Faktor pendukung meliputi kerja sama tim, ketersediaan teknologi, dan dukungan dari pihak sekolah. Namun, ditemukan pula hambatan seperti keterbatasan pemahaman teknologi oleh beberapa guru senior, kurangnya inovasi dalam strategi pembelajaran dan resistensi perubahan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan transformasional, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Peran Inovasi Pendidikan pada Pembelajaran Berbasis Teknologi di Era Digital Oktavia, Lidia
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13111

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam metode dan strategi pembelajaran. Inovasi pendidikan menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis digital untuk menjawab tantangan era revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran inovasi pendidikan dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi pendidikan, seperti penggunaan platform pembelajaran daring, media interaktif, dan kecerdasan buatan, dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperluas akses informasi, serta mendorong pembelajaran yang lebih personal dan fleksibel. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, kesiapan pendidik, dan infrastruktur teknologi masih perlu mendapatkan perhatian serius. Kesimpulannya, inovasi pendidikan memainkan peran strategis dalam mendukung transformasi pembelajaran digital yang berkelanjutan dan inklusif.
Peran Ekstrakurikuler Diniyah dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Siswa di SD Muhammadiyah 18 Palembang Febianti, Aisyah; Romli, Romli; Satra, Alihan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 02 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i02.13114

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter religius, toleran, dan moderat. SD Muhammadiyah 18 Palembang menyelenggarakan ekstrakurikuler diniyah sebagai salah satu program unggulan untuk memperkuat pemahaman keagamaan siswa sekaligus menanamkan nilai moderasi beragama. Kegiatan ini meliputi pembelajaran iqra’ dan Al-Qur’an, hafalan doa, hadits, praktik shalat, hingga tahfidz, yang dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan lokasi penelitian di SD Muhammadiyah 18 Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler diniyah memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan sikap moderasi beragama siswa. Hal ini tercermin dalam empat aspek utama: komitmen kebangsaan melalui keterlibatan rutin dalam upacara bendera, sikap toleransi terhadap perbedaan pada bacaan kegiatan shalat, latar belakang dan kemampuan teman, penolakan terhadap kekerasan dengan penyelesaian konflik secara damai, serta sikap akomodatif terhadap kebudayaan lokal melalui kegiatan Jumat bersih dan gotong royong. Selain itu, pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode membaca, sima’i (mendengarkan), tahsin tilawah, dan menulis terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa sekaligus membiasakan sikap disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan program ini antara lain dukungan penuh dari pihak sekolah, fasilitas yang memadai, serta antusiasme tinggi dari siswa dan orang tua. Namun demikian, hambatan tetap dijumpai, di antaranya benturan jadwal dengan kegiatan bimbingan belajar di luar sekolah dan keterbatasan waktu akibat padatnya kurikulum. Kesimpulannya, ekstrakurikuler diniyah berperan strategis sebagai sarana pembinaan keagamaan sekaligus penguatan moderasi beragama di tingkat sekolah dasar. Program ini terbukti mampu membentuk generasi muda yang religius, toleran, anti kekerasan, serta berkarakter kebangsaan, sehingga layak dikembangkan lebih luas sebagai model pendidikan moderasi beragama di Indonesia.
Peran Guru Pai dalam Mengembangkan Seni Budaya Islam di Kalangan Remaja Muslim Widhiastuti, Luthfi Hutami; Auliani, Kayla Putri; Barokah, Jamilah Tul; Yudistira, Muhamad Bambang; Azis, Abdul
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 02 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i02.13313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan seni budaya Islam sebagai sarana pembentukan karakter religius dan penguatan identitas keislaman remaja. Dengan menggunakan metode studi literatur dan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini mengkaji beragam sumber ilmiah terkait integrasi seni Islami seperti kaligrafi, teater dakwah, hadrah, dan syair religi dalam pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, dan fasilitator kreatif yang menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan ekspresi seni sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan perkembangan budaya remaja. Seni budaya Islam juga berkontribusi dalam menanamkan nilai moderasi beragama, membentuk karakter, serta memperkuat budaya religius di sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi pedagogis berbasis seni budaya sebagai upaya menghadapi tantangan globalisasi dalam pendidikan Islam.