cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
fathurrohman.fai@staff.unsika.ac.id
Editorial Address
Pasca Sarjana PAI Fakultas Agama Islam UNSIKA Alamat: Jl. HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Karawang 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 25488171     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Religion, Education,
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan diterbitkan oleh Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang dengan tujuan menampung semua hasil penelitian, ide atau gagasan inovasi pendidikan, artikel-artikel pendidikan serta kajian tentang pendidikan yang akan dipublikasikan.
Articles 83 Documents
Pemahaman dan Praktik Guru dalam Melaksanakan Penilaian Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs As’adiyah Uloe Ahmad Syafi'i Syafi'i; Akmal Akmal; Sahri Bulan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.8923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman dan praktik guru dalam melaksanakan penilaian mata pelajaran PAI di MTs As’adiyah Uloe. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Metode yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen pedoman observasi, pedoman wawancara, dan list dokumentasi. Prosedur analisis data ialah data dikumpulkan, direduksi, disajikan, lalu ditarik kesimpulan. Data diuji keabsahannya menggunakan triangulasi. Penelitian ini mengkaji bagaimana pemahaman dan praktik, faktor pendukung dan penghambat, serta solusi guru mengatasi hambatan dalam melaksanakan penilaian mata pelajaran PAI di MTs As’adiyah Uloe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Teori, guru telah memahami dengan baik terkait definisi penilaian, pentingnya dilakukan penilaian, dan perolehan informasi atau pengetahuan terkait sistematika dalam melakukan penilaian. 2) Praktik, guru telah melaksanakan penilaian dengan baik pula dalam pembelajaran. 3) Faktor pendukung ialah sistem ujian berbasis android, media, jaringan, sarana prasarana, kecakapan guru dalam mengajar, dan keaktifan siswa. Penghambatnya ialah kesibukan guru, sarana dan prasarana, media, sukarnya menghadapi siswa slow learner, guru dilema meneruskan materi atau membimbing siswa, dan guru berbeda persepsi. 4) Solusinya ialah merampungkan buku-buku yang dibutuhkan, jaringan tidak lancar dan listrik kurang memadai, perlunya workshop evaluasi pembelajaran, kapabilitas guru dalam mengolah data, guru tidak boleh merangkap, serta guru seyogyanya yang bersertifikat pendidik.
Tadabur Al-Qur'an Sebagai Upaya Literasi Beragama di Era Digital Iwan Hermawan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.8998

Abstract

Selain mempunyai banyak nama, Al-Qur’an adalah pedoman hidup pertama bagi ummat Islam selain sunnah Rasulullah SAW dan ijtihadnya para ulama. Untuk menjadikannya sebuah pedoman dan penuntun hidup, maka sudah selayaknya ummat Islam memahami isinya bukan hanya sebatas membaca dan dilombakan. Dalam Al-Qur’an, selain istilah tafsir terdapat istilah tadabbur yang belum banyak dikaji dan diamalkan. Maka dalam penelitian ini akan berusaha diungkap 1) Apa yang dimasksud dengan tadabbur Al-Qur’an?, 2) Bagaimana hubungan antara tadabbur Al-Qur’an dengan literasi beragama?, dan 3) Bagaimana menerapkan literasi beragama di era digital?. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penulis berusaha menggali jawaban dari tiga pertanyaan tersebut dari referensi-referensi berupa kajian tafsir, pendapat para ahli dan artikel-artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan fokus penelitian ini. Dan hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Tadabbur Al-Qur’an merupakan sebuah upaya literasi beragama dimulai dari membaca, menyatukan pikiran dan hati, serta mengamalkan sikap amanah, profesional, dan proporsional agar terhindar dari dampak era digital berupa Disruption VUCA, dan Nomophobia. Kata Kunci : Tadabbur Al-Qur’an; Literasi Beragama; Era Digital
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di SD Negeri 157 Palembang Sasti Regina; Shofta Rizana; Ade Akhmad Saputra
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.9217

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di SD Negeri 157 Palembang. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terkait penelitian ini peneliti menemukan bahwa tingkat kedisiplinan peserta didik di SD Negeri 157 Palembang masih rendah, hal ini dapat terlihat dari beberapa peserta didik yang sering telat datang ke sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya kepala sekolah sebagai seorang pemimpin di suatu lembaga pendidikan harus memiliki pengaruh bagi para bawahannya, karena kedisiplinan seringkali menjadi standar kesuksesan seorang kepala sekolah dalam memimpin sekolah, untuk mencapai kesuksesan tersebut diperlukan strategi-strategi yang dilaksanakan kepala sekolah bersama para guru sebagai orang tua peserta didik di sekolah. Dalam hal ini kepala sekolah SD Negeri 157 Palembang mengupayakan berbagai macam cara atau strategi untuk membentuk karakter disiplin peserta didik seperti: (1) keteladanan atau contoh, (2) teguran atau nasihat dan motivasi, (3) kegiatan rutin atau pembiasaan, dan (4) pendampingan dan pengawasan.
KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN TAHFIDZ AL-QUR'AN DI MADRASAH ALIYAH AL-FATAH PALEMBANG Tias Riandini; Sindy Fatika Sari; Ade Akhmad Saputra
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.9227

Abstract

Kepemimpinan Kepala Sekolah merupakan faktor penting dalam keberhasilan lembaga pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam pembelajaran. Dengan adanya kepemimpinan yang efektif, maka ada program Tahfidz al-Qur'an yang dapat mendorong perkembangan dan kemajuan kegiatan sekolah. Disinilah diperlukan bimbingan utama dalam program Tahfidz al-Qur'an di MA Al – Fatah Palembang. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji kepemimpinan pengarah program Thfidz al-Qur’an di MA Al – Fatah Palembang. Rumusan masalah yang dikemukakan penulis adalah: “Bagaimana keterlibatan Kepala Sekolah dalam menggerakkan, memimpin, menciptakan dan mendorong program Tahfidz al-Qur’an di MA Al – Fatah Palembang dalam pengelolaan Tahfidz al-Qur’an?" Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan peran kepemimpinan direktur dalam pengelolaan program Tahfidz al-Qur'an di MA Al – Fatah Palembang. Sebagai teknik pengumpulan data digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informasi diperoleh langsung dari responden kepala madrasah, melalui analisis data. Dalam pengujian keabsahan data dilakukan melalui observasi dan triangulasi. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber atau metode. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan Direktur Program Tahfidz al- MA Al – Fatah Palembang telah dilaksanakan yang dibuktikan dengan menggerakkan, membimbing, menciptakan komunikasi dan motivasi bagi guru, pembina Tahfidz serta santri dalam kelancaran pelaksanaan program Tahfidz. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepemimpinan Kepala Sekolah dalam pengelolaan program Tahfidz Al-Qur’an di MA Al – Fatah Palembang di bawah arahan Kepala Sekolah yang selalu menggerakkan, membimbing, menjalin hubungan dan juga memotivasi guru-guru Tahfidz juga bagi pembina dan siswa sesuai dengan tujuan program Tahfidz sekolah ini untuk mewujudkan visi dan misi Kata kunci : Kepemimpinan, kepala sekolah, tahfidz Al-Qur’an
KEMAJUAN PERADABAN ISLAM DI ERA SOCIETY 5.0 Junita Putri; Ferianto Ferianto
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.9241

Abstract

Peradaban Islam menjadi sebuah perjalanan mengenai kapasitas umat Islam dalam menerima dan memahami perkembangannya. Islam merupakan agama yang memberikan dampak besar dalam kehidupan society 5.0. Utamanya adalah bagaimana Islam dapat membentuk sebuah solusi dalam permasalahan yang berdasarkan pada tingkat kemajuan teknologi dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kemajuan Islam di era society 5.0. Artikel ini berupaya memahami ajaran Islam dengan berpijak pada sumber utama umat Islam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Artikel ini juga mencoba mengkaji dengan metode studi pustaka dengan merancang penjelasannya dengan penjabaran berdasarkan fakta dan sumber-sumber yang mendukung permasalahan sebagai aspek untuk mengulas kemajuan peradaban Islam. Maka, sesuai dengan sumbernya kita dapat memahami bahwa peradaban Islam dibentuk untuk menjalankan proses terutama dalam segi ilmu pengetahuan, sosial, budaya sebagai contoh kemajuan masyarakat Islam terhadap ajaran agama Islam dan pemanfaatan teknologinya. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa peradaban Islam adalah fenomena sosial-keagamaan yang tidak ada hanya ada saat ini, tetapi mereka sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad (SAW) menerima nilai-nilai peradaban Islam yang ada universal, rahmat bagi alam semesta, melampaui waktu dan tempat, adalah tiga pilar yang dibangun yaitu iman, ketaatan, dan keikhlasan (akhlak/tasawuf) dengan dibantu pada kemajuan teknologi di era society 5.0.
Instrumen Penilaian Sikap Sosial untuk Siswa SMK Nia Karnia; Nurhasan Nurhasan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.9366

Abstract

Peningkatan kualitas layanan pendidikan merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan pendidikan nasional tahun 2015-2019 sebagaimana telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019. Di samping tersedianya kurikulum yang handal, salah satu aspek terpenting dalam upaya penjaminan kualitas layanan pendidikan adalah melalui penyediaan sistem penilaian yang komprehensif sesuai dendan syandar nasional pendidikan yang telah ditetapkan. Dalam hal penilaian, salah satu aspek yang dinilai dari peserta didik ialah penilaian sikap sosial. Penilaian sikap sosial dilakukan untuk mengetahui perkembangan sikap sosial siswa dalam menghargai, menghayati, dan berperilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya. Teknik yang digunakan dalam pembuatan instrumen penilaian sikap ini ialah menggunakan teknik observasi, penilaian diri atau menilai diri sendiri, dan penilaian antar teman. Dari masing-masing tekink dibuat instrumen penilaian sikapnya yang berisi in dikator, penilaian sikap, skala penilaian, dan tara-rata nilai sikap yang mencakup sikap jujur, sikap percaya diri, sikap toleransi, sikap gotong royong, sikap disiplin, sikap tanggung jawab, dan sikap sopan santun. Kata kunci: instrumen penilaian, sikap sosial, SMK
Implementasi Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran PAI di Kelas V SD Negeri Duren IV Klari Widhyanti Altobelli Trapsilo, Sheva Rizky; Wibowo Alsalim, Satrio; Mulia , Vina
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 7 No 02 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i02.9503

Abstract

Pembahasan tentang pendidikan tidak pernah jauh jauh dari seorang guru. Guru adalah sebutan bagi mereka para pendidik yang mengajar di sekolah. Guru merupakan profesi untuk mengajar, melatih, membimbing, mengarahkan, menilai, dan mengevaluasi para siswa di pendidikan formal seperti di SD, SMP, SMA dan sekolah pendidikan formal lainnya. Sehingga dalam hal ini kita tahu bahwa tugas guru memiliki andil yang cukup besar dalam menyukseskan sebuah pembelajaran. Dalam penyuksesan sebuah pembelajaran di kelas, seorang guru harus mampu mengkoordinir, mengelola, dan mengatur kelas sehingga kelas yang dipakai menjadi nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Tujuan dari laporan observasi ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana bentuk pengelolaan kelas di kelas V SDN DUREN IV KLARI. Metode yang digunakan dalam hal penelitian ini dengan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari laporan ini berupa informasi mengenai bagaiman pengelolan kelas di kelas V SDN DUREN IV KLARI.
Metode Pembelajaran Guru Aqidah Akhlak : (Penelitian di Kelas XI IPS 2 MA Ar Rosyidiyah Bandung) Farida, Nur Aini; Nurhasan, Nurhasan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 7 No 02 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i02.9512

Abstract

This study intends to find out the actual nature of the Aqidah Akhlak learning technique, find the issues associated with applying learning methods in Aqidah Akhlak subjects, and find solutions to these issues. An observation-based qualitative method of data collecting was employed in the development of this study. The results of the analysis show that the reality of the teacher uses the learning method from the learning method carried out by Dra. Wiwi Marwiyah, M.Pd.I in the subject of Aqidah Akhlak with hypocrisy and ghadab material is to use lecture, question and answer and discussion methods. In the learning process, the teacher comes in and starts it in a timely, informative, and interactive manner. As for the problems with using the learning method, there are still students chatting when the teacher explains using the lecture method, and the teacher has not succeeded in getting students to appear in front of them to re-present the material that has been delivered. Thus, hypocritical and ghadab material is not compatible with the lecture method, so CTL (contextual teaching and learning) and PBL (problem-based learning) methods must be used.
Peran Kampus sebagai Wadah Pencetak Generasi Moderasi Beragama Aini, Huril; Munir, Misbachol; Munafiah, Nida'ul
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 7 No 02 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i02.10056

Abstract

Moderasi beragama sejatinya adalah menciptakan insan-insan yang memahami agama secara baik, mendalam, dan mengimplementasikan dengan cara yang baik. Kampus tidak hanya menjadi tempat pendidikan formal, tetapi juga dapat dijadikan wadah yang mempromosikan pemahaman agama yang moderat dan kerjasama antaragama. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), yaitu pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan merkontruksi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan riset-riset yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan membahas bagaimana peran kampus dalam menanamkan moderasi beragama kepada generasi muda. Hasil penelitian menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan konsep yang mengacu pada sikap, pemahaman, dan praktik keagamaan yang seimbang, toleran, dan menghormati perbedaan dalam hal keyakinan agama dan spiritualitas. Kampus sebagai lembaga pendidikan dapat menjadi salah satu wadah yang mampu mencetak generasi penerus yang memiliki jiwa moderat melalui pembentukan lingkungan, pendidikan yang toleran, kurikulum yang mendukung moderasi beragama, kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri.
Optimalisasi Pembelajaran PAI Berbasis Literasi Digital di SD IT Plus Qurthuba Makassar Tahir, Muhammad Sakti; Aswan, Aswan; Makbul, M.
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 01 (2024): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v8i01.11366

Abstract

Dunia pendidikan anak saat ini telah menghadapi tantangan yang sulit karena dihadapkan pada era digital atau era metaverse. Penelitian ini mengkaji peran orang tua dalam mengembangkan karakter anak Generasi Alpha di era metaverse menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Generasi Alpha, yang lahir antara tahun 2010 dan 2025, tumbuh dalam lingkungan yang sangat dipengaruhi oleh teknologi digital dan virtual. Metaverse, sebagai perwujudan dunia virtual yang semakin canggih, menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam pengembangan karakter anak. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait peran orang tua dalam mendidik anak di era digital, teori perkembangan anak, serta implikasi metaverse terhadap pendidikan karakter. Hasil studi menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran krusial sebagai pendamping dan pengarah dalam penggunaan teknologi oleh anak. Orang tua perlu mengembangkan literasi digital mereka sendiri untuk dapat membimbing anak dengan efektif. Selain itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat, mengajarkan empati, kerja sama, dan tanggung jawab melalui interaksi di dunia nyata maupun virtual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara pendekatan teknologi yang bijak dan penguatan nilai-nilai tradisional merupakan kunci dalam membentuk karakter anak Generasi Alpha yang adaptif dan berintegritas di era metaverse. Kata Kunci: Era Metaverse, Generasi Alpha, Pendidikan Karakter, Peserta didik