cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
fathurrohman.fai@staff.unsika.ac.id
Editorial Address
Pasca Sarjana PAI Fakultas Agama Islam UNSIKA Alamat: Jl. HS Ronggowaluyo Teluk Jambe Karawang 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 25488171     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Religion, Education,
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan diterbitkan oleh Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang dengan tujuan menampung semua hasil penelitian, ide atau gagasan inovasi pendidikan, artikel-artikel pendidikan serta kajian tentang pendidikan yang akan dipublikasikan.
Articles 84 Documents
Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Karakter Anak Generasi Alpha Di Era Metaverse Khopipatu Salisah, Siti; Darmiyanti, Astuti; Arifudin, Yadi Fahmi
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 01 (2024): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v8i01.11372

Abstract

Dunia pendidikan anak saat ini telah menghadapi tantangan yang sulit karena dihadapkan pada era digital atau era metaverse. Penelitian ini mengkaji peran orang tua dalam mengembangkan karakter anak Generasi Alpha di era metaverse menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Generasi Alpha, yang lahir antara tahun 2010 dan 2025, tumbuh dalam lingkungan yang sangat dipengaruhi oleh teknologi digital dan virtual. Metaverse, sebagai perwujudan dunia virtual yang semakin canggih, menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam pengembangan karakter anak. Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait peran orang tua dalam mendidik anak di era digital, teori perkembangan anak, serta implikasi metaverse terhadap pendidikan karakter. Hasil studi menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran krusial sebagai pendamping dan pengarah dalam penggunaan teknologi oleh anak. Orang tua perlu mengembangkan literasi digital mereka sendiri untuk dapat membimbing anak dengan efektif. Selain itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat, mengajarkan empati, kerja sama, dan tanggung jawab melalui interaksi di dunia nyata maupun virtual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara pendekatan teknologi yang bijak dan penguatan nilai-nilai tradisional merupakan kunci dalam membentuk karakter anak Generasi Alpha yang adaptif dan berintegritas di era metaverse. Kata Kunci: Era Metaverse, Generasi Alpha, Pendidikan Karakter
Problematika Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 2 Jayabakti Kabupaten Ogan Komering Ilir Harits Al Agam, Mohammad; Marlia, Ani
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 01 (2024): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v8i01.11566

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia selalu mengalami perkembangan dan pembaruan dengan segala kebijakan yang telah ditetapkan di dalamnya. Salah satunya perubahan kurikulum. Kurikulum di Indonesia sudah mengalami  beberapa kali perubahan, mulai dari tahun 1947 sampai kurikulum Merdeka belajar, Karena seringnya perubahan kurikulum, membuat guru kurang berkompeten dalam menerapkan kurikulum di sekolah sehingga terjadi problematika dalam mengimplementasikan kurikulum terbaru yakni kurikulum Merdeka belajar. Guru Pendidikan Agama Islam mempunyai peranan krusial dalam mencetak generasi yang unggul baik dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta dalam penguatan iman dan taqwa (IMTAQ) sebagai akibatnya, tujuan pendidikan khususnya PAI bisa tercapai sebagaimana mestinya. Adanya Kurikulum Merdeka yang di terapkan di SDN 2 Jayabakti saat ini, menjadi sebuah problematika khususnya bagi guru PAI pada pengimplementasian kurikulum Merdeka di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis problematika guru PAI dalam menerapkan kurikulum Merdeka saat ini. Subjek penelitian  ini yaitu, guru PAI, kepala sekolah, waka kurikulum SDN 2 Jayabakti. Hasil penelitian ditemukan bahwa problematika guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar pada perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran adalah kesulitan menganalisis, merumuskan, menyusun ATP dan Modul Ajar, menentukan metode dan strategi pembelajaran, minimnya kemampuan menggunakan teknologi, kurangnya alokasi waktu pembelajaran berbasis proyek. Siswa juga merasakan kesulitan untuk mengikuti Kurikulum Merdeka terlebih pada soal yang berbasis AKM di mana siswa dituntut untuk berfikir kritis, siswa mengalami kesulitan dalam memahami soal yang bernarasi panjang. Kata kunci: Problematika, Guru PAI, Kurikulum Merdeka
Peran Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Anak Disleksia Yuliana Putri, Diyah; Siti Lathifah, Azizah; Mukholis Aji Prasetyo, Chiryokuna; Suparmi, Suparmi
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 01 (2024): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v8i01.11578

Abstract

Disleksia adalah ketidakmampuan belajar yang mempengaruhi kemampuan membaca dan menulis akibat gangguan neurologis. Guru memiliki peran penting dalam membantu anak disleksia meningkatkan keterampilan membaca melalui metode seperti multisensori, bercerita, dan membaca nyaring. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan mencari data yang terkait dengan topik penelitian dan bersumber dari berbagai artikel ilmiah sepuluh tahun terakhir. Data diperoleh dari google schoolar dan terdapat 2.470 artikel, setelah dilakukan identifikasi diperoleh 7 artikel yang sesuai tema penelitian. Analisis data dengan disintesiskan secara naratif dengan mengelompokkan data berdasarkan metode yang digunakan guru untuk meningkatkan keterampilan membaca anak disleksia. Berdasarkan hasil analisis literatur review didapat bahwa metode belajar yang efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca melalui metode multisensori, make a match, dan fonik. Metode-multisensori memanfaatkan seluruh indra siswa, sementara make a match melibatkan siswa dalam mencocokkan kartu pertanyaan dan jawaban. Metode fonik menekankan hubungan antara huruf dan bunyi dengan strategi yang sabar dan konsisten. Kata Kunci: Peran guru; Keterampilan membaca; Disleksia
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Rancangan Understanding by Design (UbD) Terhadap Minat Belajar Siswa Ferinda, Yunika; Anggara, Baldi; Rozali, Ibnu
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 01 (2024): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v8i01.11737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis understanding by design terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MI Al-Huda Belinyu Bangka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, menggunakan desain one group pretest and pottest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa MI Al-Huda Belinyu Bangka, yang menjadi sampelnya adalah siswa kelas IV yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis data dengan uji t pada data pretest sebelum pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan understanding by design dan data posttest setelah pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan understanding by design, yaitu bahwa nilai sig. (2-tailed) > 0,05 yaitu 0,000 > 0,05 maka Ha ditolak. Jika nilai sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05 maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan understanding by design. Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi,  Understanding by Design, Minat Belajar
Karakteristik Pola Pendidikan pada Masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafa’ Ar-Rasyidin Firmansyah, Firmansyah; Fatimah, Siti; Ballianie, Novia; Hamzah, Amir
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 01 (2024): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v8i01.11742

Abstract

Penelitian ini membahas tentang karakteristik pola pendidikan pada masa Nabi Muhammad Saw dan Khulafa' Ar-Rasyidin, dengan menyoroti metode pengajaran, kurikulum, serta dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), yang menggunakan teknik dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dan selanjutnya dianalisis secara induktif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa karakteristik pola pendidikan pada masa Nabi Muhammad Saw dan Khulafa' Ar-Rasyidin menunjukkan betapa pentingnya pendidikan dalam membentuk peradaban Islam. Metode pengajaran yang bervariasi, kurikulum yang komprehensif, serta peran sentral masjid dan institusi pendidikan formal, semuanya berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan moralitas dalam masyarakat. Dampak pendidikan yang diterapkan  pada masa Nabi Muhammad Saw dan Khulafa' Ar-Rasyidin masih terasa hingga saat ini, yang menunjukkan kekuatan dan relevansi pendidikan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Kata Kunci: karakteristik pola pendidikan; pendidikan pada masa Nabi Muhammad Saw; pendidikan pada masa Khulafa' Ar-Rasyidin.
Manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam Mendukung Mutu Pendidikan Agama Islam di Madrasah Fransiska, Desvi; Arwan, Arwan; Rohman, Asep
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Manajemen Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di madrasah berkontribusi dalam mendukung peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam (PAI). Manajemen PTSP yang terencana, terarah, dan terstandar menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola administrasi yang efektif, pelayanan yang cepat dan transparan, serta kemudahan akses bagi peserta didik, guru, orang tua, dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MAN 3 Palembang melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen PTSP di MAN 3 Palembang telah berjalan cukup efektif dan memberikan dampak positif terhadap mutu PAI, terutama dalam aspek kemudahan layanan akademik keagamaan, peningkatan disiplin administrasi, kelancaran kegiatan pembelajaran, serta terbangunnya budaya pelayanan yang profesional dan berorientasi pada nilai-nilai Islami. Kendati demikian, beberapa kendala masih dihadapi, seperti kompetensi petugas yang belum merata, alur digitalisasi yang belum optimal, serta pemahaman masyarakat yang belum sepenuhnya sesuai prosedur. Oleh karena itu, penguatan manajemen PTSP diperlukan sebagai bagian strategis dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam di madrasah secara berkelanjutan.
Pelaksanaan Program Kelas Digital di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Palembang Nabila, Tazkia; Febriyanti, Febriyanti; Zulkipli, Zulkipli
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program kelas digital dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program kelas digital di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Palembang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengunakan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan utama penelitian yaitu penanggung jawab kelas sedangkan informan pendukung yaitu tim pengurus dan guru kelas digital. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwah pelaksanaan program kelas digital di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Palembang sudah berjalan dengan baik. Hasil penelitian ini dapat dilihat dalam pelaksanaan program kelas digital di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Palembang dengan adanya adanya koordinasi, pengarahan, motivasi, dan komunikasi dalam pembentukan sumberdaya kelas digital, pembinaan pelatihan, evaluasi program kelas digital serta dalam peningkatan pengetahuan penggunaan teknologi belajar.
Komunikasi Humas Dalam Membangun Citra Lembaga Di SD Islam Cendikia Faiha Palembang Akmal , Rian; Setyaningsih, Kris; Rohman, Asep
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi humas dalam membangun citra lembaga dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat komunikasi humas dalam membangun citra lembaga di SD Islam Cendikia Faiha Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi informan peneltian Waka Humas, Kepala Sekolah dan Tim Humas. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan komunikasi yang jelas menjadi landasan penting dalam setiap aktivitas humas, seperti meningkatkan pemahaman publik, membangun citra positif, dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Komunikasi humas di sekolah ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai strategi untuk menciptakan reputasi unggul sebagai lembaga pendidikan Islami. Faktor pendukung keberhasilan komunikasi meliputi perencanaan yang terstruktur, penggunaan media yang efektif, serta pembagian tugas yang jelas dalam tim humas. Namun, kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia yang menyebabkan ketidakseimbangan beban kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi humas yang efektif, dengan tujuan yang spesifik dan terukur, berkontribusi langsung pada peningkatan citra positif sekolah di mata masyarakat.
Management of development of facilities and infrastructure in the implementation of School-Based Management (Qualitative Descriptive Analysis of MAN 2 Palembang City) Mediwinata, Ahmad Fadil
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13108

Abstract

This research was conducted at MAN 2 Palembang City, which was selected purposively with the aim of analyzing the results of research findings related to planning, implementation, supervision, obstacles and efforts to overcome obstacles in the development of facilities and infrastructure in schools. In this study, the author used a descriptive analysis method that began with the stages of data collection in the form of observation, interviews and documentation. So that various types of data related to the research problem were collected, then verification of the validity of the data using triangulation techniques. Then the author conducted data analysis and interpretation to find answers to the problems raised in this study. From the results of the research conducted, the answers obtained were that: (1) School-Based Management is interpreted as the transfer of decision-making from the central level to the school level, (2) planning for the development of infrastructure facilities begins with analyzing needs, conducting surveys, selecting primary needs and developing educational specifications, (3) implementation of infrastructure development is carried out through assistance from the school committee, parents of students and the government, (4) supervision of infrastructure development is carried out through direct and indirect approaches, (5) obstacles faced in the development of facilities and infrastructure are the low involvement of business people in the educational environment, the unequal distribution of managerial skills of school committees, the unequal distribution of parent and community competencies, the low involvement of students in the process of maintaining school infrastructure facilities, (6) efforts made to overcome obstacles in the development of infrastructure facilities are personal development, improving management quality, building initial commitment from parents and prospective students, and establishing cooperation with other schools/institutions.
Fiqih Kebhinekaan : Konsep Toleransi dalam Pendidikan Islam di Sekolah Multikultural Fadhillah, Aisyah; Sa’diyah, Novi Nur; Sobirin, Mohamad
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 01 (2025): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v9i01.13109

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengkaji konsep fiqih kebhinekaan dalam Islam serta menganalisis implementasinya dalam pendidikan Islam di sekolah multikultural. Fiqih kebhinekaan dipahami sebagai respons ajaran Islam terhadap realitas pluralitas manusia yang merupakan fitrah dan rahmat. Fiqh kebhinekaan mengajarkan prinsip-prinsip toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap perbedaan, sebagaimana tercermin dalam Al-Qur'an dan Hadis. Namun, dalam praktiknya, internalisasi fiqih kebhinekaan di sekolah masih menghadapi hambatan, seperti pemahaman fiqih yang tekstualis, keterbatasan kurikulum, pengaruh lingkungan sosial, serta kurangnya keteladanan guru. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan rekonstruksi kurikulum pendidikan agama, pelatihan kompetensi multikultural bagi guru, serta pengembangan program yang mendorong interaksi harmonis di antara siswa.