cover
Contact Name
Harvina Sawitri
Contact Email
averrous@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
averrous@unimal.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Jl. Meunasah Uteunkot Cunda Lhokseumawe, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh
ISSN : 24775231     EISSN : 25028715     DOI : https://doi.org/10.29103/averrous
Core Subject : Health,
Averrous: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh (Averrous: Malikussaleh Journal of Medicine and Health - Averrous: MJMH*) is a peer-reviewed and open-access journal. Publishes by the Faculty of Medicine Universitas Malikussaleh in collaboration with the Institute for Research and Community Service (LPPM) Universitas Malikussaleh, which focuses on disseminating research findings that cover a wide range of subjects in medicine and health from basic medical and health sciences, applied sciences, and public health research. Original research papers, case studies, reviewed-articles are acceptable. Averrous: MJMH journals are published twice a year May and November. All research articles published in website Averrous: MJMH is free-downloaded according to the open access policy.
Articles 336 Documents
General Anestesi pada Pasien Wound Dehiscence post Mandibulectomi a/i tumor Mandibula Sinistra Susp. Ganas Anna Millizia; Muhammad Khalilul Akbar; Ridhalul Ikhsan; Arini Nashirah; Lambang Rizki Perwira
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 8 No.2 November 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i2.8922

Abstract

Setiap  tindakan  bedah  memiliki  risiko  terjadinya  komplikasi  yang  dapat  berasal dari  faktor  pasien  ataupun  faktor  kebersihan  dari  ruangan  operasi,  dan  dokter bedah  yang  dapat  menentukan  keberhasilan dalam proses  penyembuhan dari luka pasca operasi   tersebut. Mandibulektomi adalah operasi untuk membuka mandibula dengan maksud untuk mengetahui dan memperbaiki kerusakan di daerah mandibula atau rahang bawah. Pasien berusia 34 tahun didiagnosis dengan tumor mandibula sisnistra suspek ganas telah menjalani operasi mandibulektomi (pengangkatan tumor) pada tanggal 19 April 2022, 3 hari setelah operasi, luka operasi mengeluarkan nanah dan ada benang yang terlepas. Pasien juga mengeluhkan nyeri pada luka operasi dengan intensitas nyeri sedang dan dirasakan sesekali. Nyeri akan bertambah berat ketika dilakukan penekanan pada luka. Pasien dilakukan operasi ulang berupa secondary hecting menggunakan anestesi umum dengan intubasi endotrakeal tube
Gejala Gastrointestinal pada Diseksi Aorta : Tantangan Bagi Kardiolog Sibro Malisi; Novan Fachrudin; Natasha Anindhia Harsas; Hengkie Frankie Lasanudin; Sidhi Laksono
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 8 No.2 November 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i2.8356

Abstract

Latar Belakang: Diseksi aorta, pada keadaan atipikal yang jarang, gejala dan pemeriksaan fisik yang atipikal dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis dan dapat membawa risiko kematian yang lebih tinggi.Tujuan: Kami melaporkan kasus diseksi aorta tipe A dengan gejala tidak spesifik dan pemeriksaan fisik normal.Presentasi Kasus: Seorang wanita 48 tahun datang ke UGD dengan mual dan muntah, dengan riwayat hipertensi. Jantung, paru-paru, dan perut dalam kondisi fisik yang normal. Pemeriksaan fisik normal meskipun terdapat hipertensi. EKG, ekokardiografi, dan rontgen dada menunjukkan hasil yang abnormal. Terapi simtomatik dan obat hipertensi diberikan sebagai tindak lanjut. Pemeriksaan multislice computed tomography (MSCT) torakoabdominal dilakukan diikuti oleh pemeriksaan computed tomography (CT) koroner, yang mengungkapkan diseksi aorta.Kesimpulan: Presentasi diseksi aorta dapat menyerupai gejala gastrointestinal dengan temuan hipertensi urgensi. Dokter memerlukan pemeriksaan lebih lanjut jika ada faktor risiko dan hasil pemeriksaan abnormal yang diduga berhubungan dengan diseksi aorta.
Kemoterapi palliatif pada pasien kanker payudara stadium lanjut Mufrizal Mufrizal; Arini Nashirah
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 8 No.2 November 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i2.8725

Abstract

Kanker adalah sekelompok penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan yang tidak terkendali dan penyebaran sel yang tidak normal. Penyakit tidak menular seperti kanker merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama dan berkelanjutan, terhitung 60% dari kematian di Asia Tenggara. Kemoterapi paliatif, atau perawatan paliatif, adalah pengobatan yang ditujukan untuk mencegah, mengurangi, atau menghilangkan gejala atau gangguan yang disebabkan oleh penyakit tanpa mengobati penyakit itu sendiri. Tujuan terapi paliatif adalah untuk memprediksi, mencegah, mengurangi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Pasien dan keluarganya, tanpa memandang stadium penyakit atau kebutuhan akan perawatan lain. Jika gejala seperti kelelahan, nyeri, mual, muntah, diare, anoreksia, gangguan tidur, dan disfungsi seksual terjadi, terapi paliatif mendekati gejalanya. Kelelahan adalah salah satu gejala paling umum pada pasien kanker dan ditemukan pada 78% kasus. Kata kunci: kanker; kemoterapi
Cedera Kepala Sedang Ichwanuddin Ichwanuddin; Arini Nashirah
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 8 No.2 November 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i2.8726

Abstract

Cedera kepala merupakan salah satu penyebab kematian utama dikalangan usia produktif khususnya dinegara berkembang. Cedera  kepala  merupakan cedera  mekanik  yang secara langsung atau tidak langsung mengenai  kepala  yang  mengakibatkan luka kulit kepala, fraktur tulang tengkorak, robekan selaput  tengkorak,  robekan  selaput otak  dan  kerusakan  jaringan  otak  itu  sendiri serta   mengakibatkan   gangguan   neorologis. Menurut  WHO  2013 (Word  Health Organization), Kecelakaan lalu lintas mengakibatkan 33.815  korban  tewas   dikawasan  Asia  tenggara  (South  East  Asia Region) pada tahun 2010 18,5  korban    tewas  per 100.000 populasi.  setiap  tahun  di  Amerika  Serikat  hampir  1.500.000  kasus  cedera  kepala. Di Indonesia, cedera kepala Kejadian cedera kepala di Indonesia setiap tahunnya diperkirakan mencapai 500.000 kasus. Dari jumlah diatas, 10% penderita meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Dari pasien yang sampai di rumah sakit , 80% dikelompokan sebagai cedera kepala ringan, 10 % termasuk cedera sedang, dan 10 % termasuk cedera kepala berat.
The Relationship between Mother's Knowledge Level and Antibiotic Use Behavior in Toddlers Age 0-2 Years At Dewantara Health Center, North Aceh Regency Anita Syafridah
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 8 No.2 November 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i2.9014

Abstract

  Antibiotics are chemical substances derived from bacteria and fungi that have the function to kill or inhibit the growth of pathogens which are generally used for the treatment of diseases caused by bacteria and the use of antibiotics must be used appropriately and according to indications. The purpose of this study was to determine the relationship between the mother's level of knowledge and the behavior of using antibiotics. This research is an analytic study with a cross sectional approach. Sampling was done by purposive sampling method. The measuring instrument used is a questionnaire. Data analysis was carried out by Spearman analysis. The study was conducted at the Dewantara Community Health Center with a sample of 72 people. The results showed that the level of knowledge of respondents in the good knowledge category was 31.9%, the sufficient category was 48.6%, and the less category was 19.4%. The good behavior category is 26.4%, the sufficient category is 51.4%, and the less category is 22.2%. The results of the Chi-square test obtained a significance value of 0.001. The results of this study indicate that there is a relationship between the mother's level of knowledge and the behavior of using antibiotics in children aged 0-2 years at the Dewantara Public Health Center, North Aceh Regency
Patofisiologi dan Tatalaksana Sindrom Ekstrapiramidal Rahma Khairani Ramsi; Afrina Zulaikha
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 8 No.2 November 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i2.8770

Abstract

Sindrom ekstrapiramidal adalah salah satu efek samping yang sering ditimbulkan akibat penggunaan antipsikotik. Insidensi sindrom ekstrapiramidal lima kali lebih beresiko terjadi pada penggunaan antipsikotik tipikal dibandingkan atipikal. Gejalanya berupa distonia akut, parkinsonisme, akathisia dan diskinesia tardif. Kondisi ini perlu diperhatikan karena dapat mengakibatkan ketidakpatuhan untuk minum obat secara rutin yang berakibat pada frekuensi kekambuhan menjadi meningkat. Penelitian di Malang pada tahun 2019 menunjukkan 53,12% pasien skizofrenia mengalami ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi obat karena adanya efek samping yang membuat pasien tidak nyaman. Tatalaksana yang tepat perlu diberikan untuk mencegah terjadinya sindrom ekstapiramidal akibat penggunaan antipsikotik.
Kesiapsiagaan Masyarakat Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dalam Menghadapi Bencana Banjir Utariningsih, Wheny; Novalia, Vera; Qaristy, Hafiza; MZ, Dila Khairunnisa
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10963

Abstract

Bencana banjir adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia. Selain menyebabkan kerugian dan korban jiwa, banjir juga menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, masyarakat yang berhadapan langsung dengan bencana, wajib memiliki kesiapsigaan yang akan membantu masyarakat dalam menentukan tindakan ketika terjadi bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dalam menghadapi bencana banjir. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei menggunakan kuesioner tertutup. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah proportionate stratified random sampling. Teknik ini dilakukan dengan membagi populasi menurut karakteristik yaitu berdasarkan dusunnya dimana Desa Mane Kareung terdiri dari 3 dusun. Masing-masing dusun kemudian ditentukan jumlah sampel yang dibutuhkan. Data hasil survei kemudian diolah menggunkan komputer dan dianalisis dengan membuat tabel pada setiap variabel. Dalam penelitian ini, kesiapsiagaan diukur menggunakan analisis indeks kesiapsiagaan. Hasil penelitian berdasarkan analisis data yang dilakukan, didapatkan nilai indeks kesiapsiagaan 65,9 (siap) dengan rincian parameter sebagai berikut:  Pengetahuan dan Sikap (KA) masuk dalam kategori siap yaitu dengan indeks 72, Rencana Tanggap Darurat (EP) masuk dalam kategori hampir siap dengan nilai indeks 62, Sistem Peringatan Bencana (EWS) dalam kategori siap dengan nilai indeks 66, dan Mobilisasi Sumberdaya (MRC) termasuk dalam kategori kurang siap dengan nilai indeks 52. Kesimpulan penelitian ini adalah kesiapsiagaan masyarakat di Desa Mane Kareung dalam menghadapi bencana banjir tergolong siap. 
Examining acute pelvic pains among patients in two selected hospitals in in the western Region of Ghana Acquaye, Rosemary; Gyamfi, Abraham
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10949

Abstract

Pelvic pain is one of the commonest Out-Patient Department (OPD) cases in most hospital. Comparably, women experience pains in one or two parts of the body which may be due to excess stretch of the muscles, minor or major accidents and old age than men. The main objective of the study was to examine acute pelvic pains among patients in the Effia-Nkwanta and European hospitals in Takoradi. Descriptive survey was employed for the study. The population of the study comprises all patients who were undergoing pelvic ultrasound at Effia-Nkwanta and European hospitals in Takoradi as part of their management plan for pelvic disease or pain. A purposive sampling technique convenience sampling were used to select 400 patients for the study. The study employed the collection of previous pelvic ultrasound reports and reports obtained during the time of the study to obtain the data from the Radiologic Department at select hospitals with the SAL-30 A (Toshiba, Japan) and Philips Clear Vue real time ultrasound machines. The study found out that females are prone to pelvic pain than males, the most common presenting pathologies that cause pelvic pain are uterine fibroid, PID, Ectopic pregnancy, follicular cyst, BPH, Cystitis, colitis and Appendicitis and the organs that are mostly affected in cases of pelvic pain are uterus, ovaries, prostate, colon and bladder. It was therefore recommended that patients should be educated and encouraged to report to the hospital when there is any sign or symptom of pelvic pain. 
Melanocortin-4 Receptors (MC4R) Saiful, Liza Arieska; Meutia, Nuraiza
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10935

Abstract

Melanocortin 4 Receptors (MC4R) merupakan turunan senyawa G protein coupled-receptors (GPCRs). MC4R berperan dalam homeostasis energi, fungsi kardiovaskular, dan sistem reproduksi. Gen MC4R ini menyandi sekitar 332 asam amino dan terkespresi pada hipotalamus. MC4R salah satu protein transmembran dengan memiliki tujuh subtipe protein. Melanocortin-pathway berhubungan dengan pro-opiomelanocortin (POMC) dalam aktivasi leptin sehingga meningkatkan dan menurunkan nafsu makan. Mutasi yang ditemukan pada MC4R berbanding lurus dengan kejadian obesitas. Mutasi yang terjadi bisa karena munculnya defek pada struktur MC4R, ekspresi pada permukaan membran sel, ikatan dengan ligan dan jalur sinyal. POMC akan mengaktivasi atau inaktivasi MC4R sesuai dengan kebutuhan energi tubuh. MC4R akan berikatan dengan agonis α-MSH atau β-MSH dan antagonis AgRP. Kesimpulannya, pengaturan MC4R dalam tubuh meliputi fungsi kardiovaskular, aktivitas insulin dan sistem reproduksi. Sehingga saat ini menjadi target sebagai terapi antiobesitas.
Hubungan Asupan Energi dan Makronutrien dengan IMT Pegawai di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Rahmawati, Siti; Yusni, Yusni; Sary, Nirwana Lazuardi; Saminan, Saminan; Husnah, Husnah
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v9i1.9848

Abstract

Permasalah gizi ganda atau double burden malnutrition menjadi prioritas yang harus diperhatian dan segera ditangani. Pegawai merupakan pekerjaan yang memiliki prevalensi masalah gizi lebih dan obesitas yang tinggi. Asupan makanan (energi dan makronutrien) berpengaruh dan berperan penting terhadap gizi individu. Pemantauan gizi secara sederhana yang dapat dilakukan salah satunya adalah pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) sehingga secara berkala dapat terkontrol status gizi seseorang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan energi dan makronutrien yaitu karbohidrat, protein dan lemak dengan indeks massa tubuh pegawai. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Subjek berjumlah 80 pegawai yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi diambil dari tanggal 28 September-18 Oktober 2020. Asupan energi dan makronutrien diukur dengan kuesioner Semi Quatitative Food Frequency Questioner (SQ-FFQ) dan IMT dinilai dengan menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan mengunakan timbanagn injak digital dan microtoice. Analisis komponen makanan menggunakan nutrisurvey dan uji statistik menggunakan uji korelasi spearman dan uji regresi linear berganda. Terdapat hubungan asupan energi p = 0,036 dengan IMT. Terdapat hubungan makronutrien karbohidrat p = 0,034dan lemak p = 0,040 dengan IMT. Tidak ada hubungan antara asupan makronutrien (protein) dengan IMT (p = 0,135). Hasil uji t parsial menunjukkan variabel dominan yang mempengaruhi IMT yaitu energi (0,032). Terdapat hubungan signifikan antara asupan energi dan makronutrien (karbohidrat dan lemak) dengan Indeks Massa Tubuh dan energi adalah faktor yang dominan mempengaruhi IMT pegawai.