cover
Contact Name
Harvina Sawitri
Contact Email
averrous@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
averrous@unimal.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Jl. Meunasah Uteunkot Cunda Lhokseumawe, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh
ISSN : 24775231     EISSN : 25028715     DOI : https://doi.org/10.29103/averrous
Core Subject : Health,
Averrous: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh (Averrous: Malikussaleh Journal of Medicine and Health - Averrous: MJMH*) is a peer-reviewed and open-access journal. Publishes by the Faculty of Medicine Universitas Malikussaleh in collaboration with the Institute for Research and Community Service (LPPM) Universitas Malikussaleh, which focuses on disseminating research findings that cover a wide range of subjects in medicine and health from basic medical and health sciences, applied sciences, and public health research. Original research papers, case studies, reviewed-articles are acceptable. Averrous: MJMH journals are published twice a year May and November. All research articles published in website Averrous: MJMH is free-downloaded according to the open access policy.
Articles 336 Documents
HUBUNGAN TINGGI BADAN IBU, SOSIAL EKONOMI DAN ASUPAN SUMBER ZINC DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM Ramadhan, Muhammad Haris; Salawati, Liza; Yusuf, Sulaiman
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.6 : No.1 (Mei, 2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v6i1.2661

Abstract

Stunting merupakan status gizi masa lalu yang kurang baik akibat asupan gizi kurang, baik kualitas maupun kuantitas sehingga tinggi badan tidak sesuai dengan umur. Banyak faktor yang dapat menyebabkan stunting antara lain: defisiensi gizi makro dan mikro, genetik, sosial ekonomi, penyakit infeksi, pemberian air susu ibu ekslusif dan berat badan lahir rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tinggi badan ibu, sosial ekonomi dan asupan sumber zinc dengan stunting pada anak usia 3-5 tahun di Puskesmas Kopelma Darussalam Banda Aceh. Jenis penelitian analitik observasional dengan design cross sectional. Pengambilan sampel tanggal 14 September sampai 14 November 2017 di 5 posyandu Puskesmas Kopelma Darussalam secara non probability sampling dengan metode accidental sampling. Penilaian tinggi badan ibu dan stunting dengan mengukur tinggi badan menggunakan mikrotoa, sosial ekonomi dan asupan sumber zinc diukur menggunakan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 46 ibu dan anak yang memenuhi kriteria inklusi. Anak usia 3-5 tahun stunting (pendek atau sangat pendek) sebesar 41,3%, tinggi badan ibu pendek 50%, sosial ekonomi rendah 52,2% dan asupan sumber zinc kurang 50%. Uji analisis Spearman terdapat hubungan antara tinggi badan ibu dengan stunting nilai p = 0,000 (p<0,05) dan r = 0,529 kekuatan hubungan kuat. Tidak terdapat hubungan sosial ekonomi dengan stunting nilai p = 0,930 (p>0,05) dan terdapat hubungan asupan sumber zinc dengan stunting nilai p = 0,016 (p<0,05) dan r = 0,352 kekuatan hubungan sedang. Kesimpulannya, tinggi badan ibu dan asupan sumber zinc berhubungan dengan stunting dan tidak terdapat hubungan antara sosial ekonomi dengan stunting.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM KADMIUM (Cd) DALAM AIR MINUM ISI ULANG (AMIU) DI KOTA LHOKSEUMAWE, ACEH Ahmad Fikri Pulungan; Sri Wahyuni
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous Vol. 7 : No. 1 (Mei, 2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v7i1.3666

Abstract

AbstrakAir minum sangat penting untuk kesehatan manusia karena berhubungan langsung dengan proses biologis tubuh. Depot air minum isi ulang adalah usaha pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dan dijual langsung kepada konsumen. Air Minum Isi Ulang (AMIU) dapat terkontaminasi oleh logam berat seperti kadmium akibat dari aktivitas manusia dan proses alami lingkungan. Kadmium adalah logam berat yang berbahaya karena bersifat non-degradable dalam tubuh organisme hidup dan memiliki efek toksik bagi tubuh walau dalam kadar yang sangat rendah. Akumulasi kronis Cd dapat mengakibatkan kerusakan tubular ginjal dan kanker. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan uji laboratorium. Kandungan Cd diukur dengan Atomic Absorption Spectrophotometry melalui metode SSA-Flame. Sebanyak 46 sampel air diambil dari depot yang tersebar di 4 Kecamatan di Kota Lhokseumawe. Data kadar Cd dibandingkan dengan Permenkes RI No. 492/Menkes/Per/IV/2010 (< 0,003 mg/l). Nilai maksimum kadar Cd adalah 0,004 mg/l serta nilai minimum yang didapat adalah 0,001 mg/l. Rerata kadar Cd adalah 0,0019 ± 0,00072 mg/l dan masih dalam batas yang ditetapkan. Namun, terdapat 1 (satu) AMIU melebihi ambang batas kadar kadmium yaitu 0,004 mg/l. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rerata kadar masih dalam batas yang ditetapkan.
PENDEKATAN KUALITATIF DALAM PENELITIAN KESEHATAN Rahmi Surayya
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 1: No. 2 (November, 2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v1i2.415

Abstract

Penelitian kualitatif relatif masih baru di Indonesia. Hal ini terlihat dari sebagian besar penelitian di Indonesia yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam hal ini, masih terdapat kesimpangsiuran pemahaman tentang penelitian kualitatif. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi sumbangsih untuk mengenal penelitian kualitatif lebih lanjut sehingga dapat diterapkan dalam bidang kesehatan secara luas.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN USIA MENARCHE PADA SISWI SMP DI KOTA LHOKSEUMAWE Julia Fitriany; Fury Maulina; Cut Ela Witanti
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 4: No. 1 (Mei, 2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v4i1.802

Abstract

Menarche adalah periode menstruasi pertama dalam kehidupan seorang wanita dan merupakan penanda akhir perkembangan pubertas di sekitar usia 12-14 tahun. Menarche dini berhubungan dengan beberapa faktor yang meliputi  keadaan  gizi,  genetik,  sosioekonomi,  hormonal,  dan  keterpaparan  media  massa  orang  dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan usia menarche pada siswi SMP di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional survey yang diadakan pada 55 siswi yang mengalami menarche dalam Januari 2018, dengan menggunakan uji kolmogorov smirnov. Responden paling banyak didapatkan dari Kecamatan Banda Sakti, usia paling banyak adalah usia 13 tahun dan diantaranya adalah kelas VII. Responden yang paling banyak didapatkan adalah IMT normal dan usia menarche dalam batas normal. Berdasarkan uji kolmogorov smirnov, didapatkan nilai p=0,992 pada hubungan IMT dengan usia menarche. Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan IMT dengan usia menarche pada siswi SMP di Kota Lhokseumawe.
KANKER KOLOREKTAL Muhammad Sayuti; Nouva Nouva
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol. 5: No. 2 (November, 2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v5i2.2082

Abstract

Kanker kolorektal adalah suatu tumor maligna yang muncul dari jaringan epitel dari kolon atau rektum. Kanker kolorektal ditujukan pada tumor ganas yang ditemukan di kolon dan rektum. Diagnosis kanker kolorektal dapat dilakukan secara bertahap, antara lain melalui anamnesis yang tepat, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium, baik dari laboratorium klinik maupun laboratorium patologi anatomi. Etiologi kanker kolorektal hingga saat ini masih belum diketahui
ASMA BRONKIAL EKSASERBASI RINGAN-SEDANG PADA PASIEN PEREMPUAN USIA 46 TAHUN Puspa Rosfadilla; Ayu Permata Sari
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.8 : No.1 (Mei 2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i1.7115

Abstract

Asma bronkial adalah gangguan inflamasi kronik pada saluran nafas. Asma bertanggung jawab atas 21,6 juta DALYs (Disability-Adjusted Life Year) pada tahun 2019, yang merupakan 20,8% dari total DALYs dari penyakit pernapasan kronis. Berdasarkan hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2017, asma merupakan penyebab kematian (mortalitas) keempat di Indonesia atau sebesar 5,6%. Laporan kasus ini didapatkan dari data primer melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pasien mengeluh sesak nafas ketika malam hari dengan nafas berbunyi. Sesak bersifat terus-menerus dan memberat. Sebelumnya sesak sudah pernah muncul ketika terhirup asap dan cuaca dingin. Pemeriksaan laboratorium darah didapatkan peningkatan nilai kadar eosinofil. Pada pasien ini dilakukan penanganan berupa penatalaksanaan non farmakologi dan farmakologi berupa nebulisasi kortikosteroid dengan long acting bronchodilator (LABA).
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KELULUSAN COMPUTER BASED TEST UJI KOMPETENSI MAHASIWA PROGRAM PROFESI DOKTER Jihan Nabila; Mulyati Sri Rahayu; Zubir Zubir
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.8 : No.1 (Mei 2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i1.6816

Abstract

Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan syarat untuk menyelesaikan program profesi dokter dan mendapatkan sertifikat profesi. Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) di Indonesia memiliki angka ketidaklulusan yang cukup tinggi. Motivasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara motivasi  belajar terhadap kelulusan Computer Based Test UKMPPD mahasiswa Fakultas Kedokteran di provinsi Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan  cross sectional. Responden adalah  115 mahasiswa dari  fakultas kedokteran di Aceh yang mengikuti ujian  CBT periode februari 2021. Penilaian motivasi belajar menggunakan  MSLQ (Motivated Strategies for Learning Quesstionnaire) dan nilai kelulusan CBT periode februari 2021. Hasil penelitian menunjukkan  motivasi belajar kategori tinggi sebanyak 55,7% dan kelulusan CBT sebanyak 58,3%. uji Chi Square didapatkan hubungan antara motivasi terhadap kelulusan ujian CBT UKMPPD mahasiwa kedokteran (p value =0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara motivasi terhadap kelulusan ujian CBT UKMPPD mahasiwa kedokteranKata kunci : UKMPPD, kelulusan, motivasi belajar
ASBESTOS, RADON DAN POLUSI UDARA SEBAGAI FAKTOR RESIKO KANKER PARU PADA PEREMPUAN BUKAN PEROKOK Indra Buana; Dwi Agustian Harahap
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.8 : No.1 (Mei 2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i1.7088

Abstract

Kanker paru merupakan suatu keganasan pada paru yang disebabkan oleh perubahan genetika pada sel epitel saluran nafas, sehingga terjadi proliferasi sel yang tidak terkendali. Keganasan ini dapat berasal dari organ paru itu sendiri (primer) maupun yang berasal dari luar paru (metastasis). Menurut data WHO menyebutkan bahwa Penyebab paling umum kematian akibat kanker pada tahun 2020 adalah kanker paru dengan jumlah sebanyak 1,80 juta kematian. Risiko terkena kanker  paru meningkat seiring bertambahnya usia. Lebih dari setengah kasus kanker paru yang baru didiagnosis terjadi pada orang berusia 60 tahun atau lebih. Menurut perkiraan American Cancer Society untuk kanker paru di Amerika Serikat pada tahun 2022 adalah sekitar 236.740 kasus baru kanker paru dimana 117.910 pada pria dan 118.830 pada perempuan dan sekitar 130.180 kematian akibat kanker paru dimana 68.820 pada pria dan 61.360 pada perempuan. Beberapa faktor resiko yang dapat menjadi penyebab kanker paru pada orang yang tidak merokok diantaranya asbestos, radon dan polusi udara. Asbes atau asbestos merupakan salah satu bahan tambang yang terdiri dari Magnesium-Calsium-Silikat yang berbentuk serat yang bersifat karsinogenik bagi manusia. Radon adalah gas radioaktif yang tidak berwarna, tidak berbau yang terbentuk secara alami dari penguraian unsur-unsur radioaktif. Polusi udara adalah kontaminasi lingkungan dalam atau luar ruangan oleh agen kimia, fisik, atau biologis apa pun yang mengubah karakteristik alami atmosfer
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI 2 RUMAH SAKIT SWASTA KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2020 Muhammad Iqbal Maulana; Mauliza Mauliza; Mardiati Mardiati; Noviana Zara; Teuku Yudhi Iqbal
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.8 : No.1 (Mei 2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i1.7172

Abstract

Low birth weight (LBW) is a infant whose weight is less than 2500 grams. Internationally, LBW is still seen as a health problem that is quite prominent because it has a high enough risk to experience death in the neonatal period, which is 40 times greater than babies born with normal weight. Data from the WHO in 2018, the prevalence of babies with LBW in the world is 15.5% or about 20 million babies born every year, of which about 96.5% of them occur in developing countries. Based on the results of Riskesdas in 2018, one of the most common causes of infant mortality in Indonesia is LBW, which is 34%. The birth rate of babies with LBW in Indonesia reaches 350,000 every year where the prevalence of LBW in Indonesia is 6.2%. One of the causes of LBW is the poor nutritional status of the mother, one of which is anemia. The purpose of this study was to determine the relationship between anemia in pregnant women and the incidence of low birth weight (LBW) in 2 private hospitals in Lhokseumawe. This research is an analytic observational study with a cross sectional study approach. The sampling technique used is total sampling with a total of 154 respondents. The data used is secondary data derived from medical records. Data analysis was performed using Chi-square’s test. The results showed is no relationship between maternal anemia and the incidence of LBW.
GIANT KONDILOMA AKUMINATA ANAL PADA SEORANG PRIA HOMOSEKSUAL YANG MENDERITA HIV Wizar Putri Mellaratna; Kristina Nadeak; Yuziani Yuziani
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.8 : No.1 (Mei 2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v8i1.7245

Abstract

Pendahuluan : Giant kondiloma akuminata sering dikaitkan dengan HPV tipe 6 dan 11, namun memiliki perbedaan dengan kondiloma anal pada umumnya, seperti papilomatosis yang berbatas tegas, akantosis, rete ridges yang memanjang, dan meningkatnya aktivitas mitosis. Kasus: Pria, umur 33 tahun, dengan keluhan muncul benjolan yang menyerupai kembang kol di sekitar lubang dubur yang terasa gatal sejak 1 tahun yang lalu.  Pemeriksaan status venereologis didapatkan nodul vegetasi, berukuran 8x5x1 cm3, multipel, berbentuk seperti kembang kol, permukaan verokosa, batas tegas, berkelompok, konsistensi padat, warna hiperpigmentasi, tidak dapat digerakkan dan nyeri jika ditekan pada area perianal. Lesi tersebut tidak mudah berdarah. Pasien sudah mendapatkan penotolan TCA (50%) sebanyak tujuh kali namun belum tampak perbaikan, sehingga selanjutnya dilakukan eksisi lesi oleh dokter bedah. Setelah dilakukan pembedahan tampak ada perbaikan lesi. Diskusi: giant kondiloma akuminata merupakan massa eksofitik yang berukuran besar, dapat disertai dengan keluhan gatal, nyeri, perdarahan dan fistel pada lesi. pemeriksaan histopatologi kondiloma akuminata dan giant kondiloma akuminata sangat sulit dibedakan. Mikroskopis giant kondiloma akuminata menunjukkan epitel skuamous berlapis yang mengalami hiperkeratosis, parakeratosis, akantosis dan papilomatosis dengan sedikit sel-sel atypia. Pada epitel juga ditemukan koilositosis. Pada jaringan fibrokolagen didapatkan infiltrat inflamasi kronik. bedah eksisi merupakan terapi lini pertama untuk giant kondiloma akuminata, dengan tingkat kesuksesan mencapai (63-91%) diikuti tingkat relaps yang rendah. Kesimpulan : giant kondiloma akuminata (Buschke-Löwenstein) merupakan penyakit yang sering mengenai kelompok imunosupresif. Giant kondiloma akuminata dapat merupakan prekursor karsinoma sel skuamosa sehingga harus didiagnosis secara tepat dan segera diterapi. Terapi eksisi merupakan terapi lini pertama untuk giant kondiloma akuminata.