AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh
Averrous: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh (Averrous: Malikussaleh Journal of Medicine and Health - Averrous: MJMH*) is a peer-reviewed and open-access journal. Publishes by the Faculty of Medicine Universitas Malikussaleh in collaboration with the Institute for Research and Community Service (LPPM) Universitas Malikussaleh, which focuses on disseminating research findings that cover a wide range of subjects in medicine and health from basic medical and health sciences, applied sciences, and public health research. Original research papers, case studies, reviewed-articles are acceptable. Averrous: MJMH journals are published twice a year May and November. All research articles published in website Averrous: MJMH is free-downloaded according to the open access policy.
Articles
336 Documents
Pengaruh Pemberian Suplemen Vitamin D Terhadap Jumlah dan Morfologi Sperma Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Wistar Jantan yang dipapari Asap Rokok
Iskandar, Iskandar;
yuziani, yuziani;
Ula, Annisaul
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10873
Infertilitas adalah masalah kesehatan global yang mempengaruhi jutaan orang usia reproduksi diseluruh dunia. Salah satu faktor penyebab infertilitas pada pria adalah rokok. Rokok mengandung zat-zat berbahaya yang dapat meningkatkan radikal bebas didalam tubuh yang akan menyebabkan penurunan jumlah spermatozoa. Radikal bebas tersebut bisa dinetralkan dengan antioksidan. Vitamin D3 diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan memiliki peran penting dalam reproduksi pria Karena enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme vitamin D terekspresi pada saluran reproduksi pria. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh pemberian suplemen vitamin D terhadap peningkatan jumlah sperma tikus putih (Rattus Norvegicus) galur wistar yang dipapari asap rokok. Penelitian ini menggunakan metode posttest only control group design. Perlakuan dibagi menjadi 4 kelompok secara acak dengan jumlah 5 ekor tikus pada setiap kelompok. Kelompok K1 sebagai kontrol negatif hanya diberi pakan dan air. Kelompok K2 sebagai kontrol positif diberi paparan asap rokok 4 batang/hari. Kelompok P1, diberi vitamin D 0,2 µg/ekor. Kelompok P2, dipapari asap rokok 4 batang/hari dan vitamin D 0,2 µg/ekor. Data dianalisis dengan uji one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) untuk melihat perbedaan bermakna antar kelompok. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan bahwa pemberian vitamin D berpengaruh signifikan pada jumlah sperma tikus putih(p<0,05), Uji BNT didapatkan perbedaan bermakna antara K2 dengan K1, P2 dan P3. Dari hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa pemberian suplemen vitamin D berpengaruh terhadap peningkatan jumlah sperma tikus yang dipapari asap rokok.
Hubungan Perilaku Merokok Terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
Fazmi, Tatu Indira Khairunnisa;
Artanti, Kurnia Dwi;
Setiawan, Herley Windo
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i1.11036
COPD mengacu pada serangkaian gangguan di mana aliran udara terbatas karena kelainan saluran napas atau alveolar dan di mana gejala pernapasan bertahan dari waktu ke waktu. Penyakit ini hasil dari kontak yang terlalu lama dengan zat beracun. Ketika peradangan terus-menerus hadir, saluran udara menyempit, mengurangi recoil paru. Berkurangnya partisipasi dalam aktivitas sehari-hari dikaitkan dengan kualitas hidup yang lebih rendah bagi penderita COPD, dan kondisi yang disebutkan di atas dapat berkontribusi pada hal ini. Para peneliti di Rumah Sakit Universitas Airlangga ingin mengetahui seberapa besar dampak merokok terhadap kualitas hidup pasien PPOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian analitik observasional cross-sectional. Pengambilan sampel berturut-turut digunakan untuk memilih 90 peserta yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Data sekunder dikumpulkan dari rekam medis, sedangkan data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada pasien di Klinik Paru RSUA. Dalam penelitian ini, kebiasaan merokok partisipan dijadikan sebagai variabel bebas. Sementara kualitas hidup menjadi fokus penelitian ini yang merupakan variabel dependen. Uji chi-square dilakukan pada data. Di Rumah Sakit Universitas Airlangga, pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik memiliki kualitas hidup yang lebih buruk secara signifikan jika mereka merokok (p=0,023). Oleh karena itu, kecenderungan seseorang untuk merokok berpotensi berdampak negatif pada kualitas hidup mereka jika mereka menderita PPOK. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan kepada pasien PPOK terkait dengan akibat perilaku merokok kepada kualitas hidup.
Polimorfisme Gen Leptin -2548G>A (Rs7799039) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2
Lewis, Edwin -;
Machrina, Yetty
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10799
Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik dengan penyebab multifaktorial dari akibat pengaruh lingkungan berupa gaya hidup, pola makan yang salah, kurangnya berolahraga, pekerjaan dan baru-baru ini ditemukan adanya variasi gen atau polimorfisme gen yang bertanggung-jawab dalam peningkatan faktor resiko terjadinya Diabetes Mellitus Tipe 2 yaitu polimorfisme gen leptin -2548G>A (rs7799039). Tujuan literrature review ini untuk mengetahui polimorfisme gen leptin -2548G>A (rs7799039) pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah metode electronical database yaitu pencarian jurnal menggunakan Google scholar, Research gate, Science direct, Pubmed pada 5 tahun terakhir dari tahun 2018 sampai tahun 2023 dengan kata kunci bahasa Indonesia diabetes mellitus tipe 2, gen leptin -2548G>A, polimorfisme, teknik PCR-RFLP. Dari pencarian jurnal didapati ada 6 artikel yang sesuai dengan tujuan literrature review dan memenuhi kriteria inklusi yaitu penderita DM tipe 2 terkontrol, berumur 35-60 tahun, tanpa komplikasi. Untuk menganalisa polimorfisme gen leptin -2548G>A digunakan teknik PCR-RFLP. Hasil: adanya polimorfisme gen leptin -2548G>A pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dimana allel A yang terdapat pada genotype AA dan GA dihubungkan dengan terjadinya polimorfisme gen leptin -2548G>A pada penderita diabetes. Diskusi: kami menemukan adanya artikel yang menyatakan tidak adanya hubungan yang signifikan polimorfisme gen leptin -2548G>A pada penderita diabetes yang disebabkan adanya perbedaan etnis atau ras yang diperiksa. Perlu adanya penelitian pada populasi masyarakat yang lebih luas dengan banyak sampel penderita diabetes.
Analisis Program Keluarga Berencana (KB) dalam Lamanya Pemakaian Alat Kontrasepsi di Masyarakat Tapanuli Tengah
Della, Silvana;
Ayu, Delfriana
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10931
Program keluarga berencana telah diakui sebagai faktor paling efektif dalam intervensi masalah kesehatan secara global. Permasalahan terbesar Indonesia adalah kepadatan penduduk. Dalam hal ini, program KB telah menunjukkan hasil dengan terjadinya penurunan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) dan Total Fertility Rate (TFR), sedangkan tingkat penggunaan kontrasepsi atau Contraseptive Prevelance Rate (CPR) mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis program KB dalam lamanya pemakaian alat kontrasepsi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah program keluarga berencana (KB) mempengaruhi lamanya pemakaian alat kontarsepsi. Sebanyak 37% masyarakat memilih jangka waktu paling lama pemakaian alat kontrasepsi adalah 3 tahun. Kesimpulannya masyarakat yang mengetahui dan mengikuti program KB akan memilih alat kontrasepsi suntik
Potensi Pegagan (Centella asiatica) terhadap Fungsi Kognitif Lanjut Usia
Siregar, Sarah Rahmayani;
Widyawati, Tri;
Ichwan, M
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10772
Jumlah penduduk lanjut usia (lansia) yang semakin meningkat dapat menambah beban ekonomi negara jika lansia memiliki masalah gangguan kognitif akibat proses penuaan. Stres oksidatif menyebabkan kerusakan neuron pada lansia. Centella asiatica adalah salah satu tanaman herbal yang banyak dikaji efek neuroprotektifnya. Tujuan dari telaah singkat ini untuk menyajikan semua bukti mengenai manfaat C.asiatica terhadap fungsi kognitif lansia. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Scince Direct, Google Scholar dan Springer Link pada topik pengaruh C.asiatica terhadap fungsi kognitif. Bukti dan informasi yang diperoleh disajikan dalam bentuk narasi. Hasil telaah menunjukkan penelitian eksperimental mengenai efek C.asiatica terhadap fungsi kognitif telah dilaporkan.Berdasarkan bukti yang ada, C.asiatica berpotensi sebagai neuroprotektor, antioksidan dan antiinflamantori karena mengandung banyak senyawa bioaktif seperti triterpenoid dan flavonoid. Kesimpulannya bahwa C.asiatica dapat meningkatkan fungsi kognitif.
Efek Hepatoprotektor Ekstrak Etanol Kulit Melinjo terhadap Ekspresi Gen Alanine Aminotransferase 1 Hepar pada Kondisi Hiperurisemia
Mentari, Cindy;
Machrina, Yetty
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.1 Mei 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i1.10936
Hiperurisemia dapat menginduksi disfungsionalitas pertukaran natrium dan kalsium dalam mitokondria yang akan menyebabkan produksi reactive oxygen species (ROS). Stres oksidatif berperan dalam penuaan, kerusakan DNA, oksidasi, produksi sitokin inflamasi, dan apoptosis sel. Metabolisme asam urat dikatalisis oleh xhantine oxidase (XO) menghasilkan hydrogen peroxide (H2O2) yang dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada hepar. Alanine amniotransferase (ALT) dikodekan oleh gen ALT1/GPT yang diekspresikan oleh sel endotel, Kuffer dan hepatosit. Overekspresi gen ALT1 berkontribusi dalam meningkatkan kadar enzim ALT sebagai marker yang sensitif dan spesifik adanya injuri atau kerusakan hepar. Tujuan menilai efek hepatoprotektor ekstrak etanol kulit melinjo terhadap ekspresi gen alanine aminotransferase 1 hepar pada kondisi hiperurisemia. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan metode telaah literature. Data dan informasi dikumpulkan dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Hasil ekstrak etanol kulit melinjo mengandung flavonoid sebagai antioksidan, efek hepatoprotektor ekstrak etanol kulit melinjo terbukti dengan menurunkan stress oksidatif dan biomarker inflamasi melalui mekanisme inhibitor terhadap pembentukan XO dan adenosine deaminase (ADA) sehingga menyebabkan penurunan kadar dari asam urat dan melalui penghambatan terhadap terbentuknya XO akan menyebabkan pembentukan ROS menjadi terhambat sehingga kerusakan hepar dapat diminimalisir dan tidak terjadi overekspresi gen ALT1 pada hepar. Kesimpulan kandungan flavonoid pada ekstrak kulit melinjo terbukti berpotensi sebagai hepatoprotektor, dengan menimimalisir kadar enzim ALT akibat tidak terjadinya peningkatan ekspresi gen ALT1, flavonoid dapat memodulasi ROS dan reaksi inflamasi sehingga hepar lebih terproteksi dari kerusakan akibat keadaan hiperurisemia.
Peripheral Blood Smear Eosinophil Differential Count Comparison in Patients with Skabies and After One Week Recovered from Scabies
Patriyuni, Tri;
Nasution, Sri Wahyuni;
Chiuman, Linda
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.2 November 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i2.12416
Scabies is a skin infection disease caused by infestation and sensitization of the mite Sarcoptes scabiei, easily transmitted from person to person. Immune response has a crucial role in secondary complications and morbidity of individuals with scabies. Eosinophil is essential in defense against parasites but also contribute to tissue dysfunction and damage in allergic diseases. The purpose of this study was to compare the peripheral blood eosinophils differential count of patients while suffering from scabies and one week after recovered from scabies. This is an analytic comparative study with a cohort design. Sample size of 30 subjects calculated with sample size formula for paired categorical-numeric analytic research. Wilcoxon test was performed for data analysis due to the data not normally distributed. The result of this study showed the mean peripheral blood differential eosinophil count of patients while suffering from scabies was 3,6% (3% - 5%) whereas one week after recovered from scabies was 2,37% (2% - 3%). There was signicant difference in the peripheral blood differential eosinophils count between patients while suffering from scabies and one week after recovered from scabies with a p value <0.05.
The Relationship between Work Motivation and Nurse Performance at RSU Royal Prima Medan In 2023
Utami, Sherlinda Putri;
Ginting, Chirmis Novalinda;
Chiuman, Linda
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.10 No.1 Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v10i1.13438
Motivation is an internal impulse that determines what a person does and the enthusiasm for doing it. Motivation itself consists of two types, namely internal and external motivation, internal motivation subvariables which have the strongest relationship with nurse performance in the form of recognition, achievement and development while external motivation subvariables which have the strongest relationship with nurse performance are working conditions, organizational policies, salary/ wages.. Objective: The aim of this research is to determine the relationship between work motivation and nurse performance at RSU Royal Prima Medan in 2023. The type of research used in this research is quantitative research with a cross-sectional design. The population used in this research were 349 nurses at RSU Royal Prima Medan in 2023. Sampling used the Slovin formula with a total sample of 78 samples. The research data used is primary data with the research instrument used, namely a questionnaire. Data analysis in this study used univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of the analysis show that the majority of respondents' internal motivation in this study is high and there is a relationship between internal motivation and nurse performance at RSU Royal Prima Medan in 2023 p-value of 0.000 < 0.05. The majority of respondents' external motivation in this study was high and there was a relationship between external motivation and nurse performance at RSU Royal Prima Medan in 2023 p-value of 0.000 < 0.05. The independent variable that has the most influence on the dependent variable is the external motivation variable. There is a relationship between external motivation and the performance of nurses at RSU Royal Prima Medan.
The Knowledge and Attitude of The Fishermen of Ujong Blang About the First Aid of Drowning Victims
Rizka, Adi;
Millizia, Anna;
Moulidiya, Elvina
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.9 No.2 November 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v9i2.10932
Drowning is a respiratory disorder due to being submerged in liquid, this condition can cause loss of life if the victim is not immediately given help. First aid in drowning victims is essential to avoid disability and death. Currently, public knowledge of the first handling of drowning victims is still low. Therefore, health counseling is one way that can be done to improve public knowledge and attitudes in providing first aid to drowning victims. This study aims to determine the effect of counseling on the initial handling of drowning victims at sea on the knowledge and attitudes of fishermen in Ujong Blang Village, Lhokseumawe City, Aceh Province, Indonesia. This study involved 75 fishermen from Ujong Blang village as respondents. Respondent is taken by purposive random sampling technique. Measurement of knowledge and attitudes is carried out before and after counseling. The results of this study showed that the majority of respondents before being given education had an average knowledge of the good category of 40%, then increased to 92% after being given counseling. The attitude of respondents before being given counseling was the majority in the good category as much as 66.7%, then increased after being given counseling to 89.3%. The results of statistical analysis obtained p value <0.05, it was concluded that there was an influence of health counseling on the first handling of seawater drowning victims on the knowledge and attitudes of fishermen in Ujong Blang village, where respondents' knowledge and attitudes increased after counseling.
Correlation Between Alvarado Score with Surgical Findings in Acute Appendicitis Patients at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate
A. Mustafa, Fitria Anggaina;
Hidayat, Ferdian;
M. Selomo, Prita Aulia
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.10 No.1 Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/averrous.v10i1.15689
Acute appendicitis is the most common cause of emergency surgery in the world. Patients who need immediate surgery compared to patients under active observation often difficult to identified, so several system scores have been found including Alvarado score which based on clinical findings. Delayed of surgical treatment results in the progression of this disease. Perforation were mostly found at higher Alvarado scores. This study aims to determine the correlation between the Alvarado score with surgical findings of acute appendicitis patients at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. This research is an observational analytical study with a cross-sectional design using secondary data in the form of medical record data of acute appendicitis patients who underwent surgery at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate during 2020-2022 period who met the inclusion and exclusion criteria amounted to 49 samples. Data taken included age, gender, Alvarado score and surgical findings. The samples were then analyzed univariately and bivariately using Spearman's correlation. Characteristics of acute appendicitis patients were the majority in the age group 17-25 years (46.9%), male (63.3%), Alvarado score group 7-10 (55.1%) and surgical findings of perforation (65, 3%). Based on bivariate analysis, p = 0.019 (p<0.05) was obtained, which means there was a significant relationship between the Alvarado score and the surgical findings of acute appendicitis patients at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate.