cover
Contact Name
Thomas Joni Verawanto Aristo
Contact Email
thomaspaoh@gmail.com
Phone
+6285245229150
Journal Mail Official
jurnal.pengabdian2020@gmail.com
Editorial Address
STIKP Persada Khatulistiwa Sintang LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jln. Pertamina Km. 4 Sintang 78614 Kalimantan Barat,
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa
ISSN : -     EISSN : 26205300     DOI : 10.31932
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa adalah jurnal untuk publikasi artikel hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan pendidikan, ilmu sosial, ilmu alam, dan ilmu terapan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023): APRIL" : 9 Documents clear
MEWUJUDKAN SITUBONDO INKLUSI: PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG WACANA DISABILITAS MELALUI PRODUKSI FILM Rijadi, Arief; Hidayatullah, Panakajaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.1758

Abstract

ABSTRACTThis community service activity aims to support the creation of Situbondo Regency as an inclusion city. The service team of Jember University collaborated with the disability pillar care Program implemented by PPDi Situbondo. The concrete steps of this service activity include (1) reviewing the development of disability issues and discourses to make it into a film Concept, (2) realizing the concept into a fiction film script with the theme of disability. The implementation method is carried out in three stages, namely the preparatory stage, the mentoring and production stage, the evaluation stage. The results of the implementation of this service have realized two stages, namely the first, building a commitment with partners (PPDi Situbondo) through FGD activities. FGD results have been obtained information that there are still various problems in realizing Situbondo as a disability-friendly city. The results of the FGD were finally focused on the field of Education. This is in accordance with the results of the FGD that PPDiS partners prefer to direct disability-friendly environmental education programs to the people of Situbondo Regency. The second stage is to socialize the draft of the disability fiction film script through FGD with partners. The second phase of the FGD focused on discussing the draft script for disability fiction films by discussing characters and character figures. It also discusses the scenario of disability fiction films. The results of the FGD have produced several characters and characters consisting of six characters and a fictional disability film scenario.Keywords: Situbondo inclusion, fiction film, disabilityABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung terciptanya Kabupaten Situbondo sebagai kota inklusi. Tim pengabdian Universitas Jember berkolaborasi dengan Program Peduli Pilar Disabilitas yang dilaksanakan oleh PPDi Situbondo. Langkah–langkah konkret kegiatan pengabdian ini antara lain, (1) penelaahan perkembangan isu dan wacana disabilitas untuk mewujudkannya ke dalam konsep film, (2) merealisasikan konsep menjadi naskah film fiksi bertema disabilitas. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pendampingan dan produksi, tahap evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian ini telah mewujudkan dua tahap yaitu pertama, membangun komitmen dengan mitra (PPDIS Situbondo) melalui kegiatan FGD. Hasil FGD telah diperoleh informasi bahwa masih ditemukan berbagai masalah dalam mewujudkan Situbondo sebagai kota ramah disabilitas. Hasil FGD tersebut akhirnya difokuskan pada bidang pendidikan. Hal ini sesuai dengan hasil FGD bahwa mitra PPDIS lebih mengarahkan program pendidikan lingkungan ramah disabilitas kepada masyarakat Kabupaten Situbondo. Tahap kedua, melakukan sosialisasi draf naskah film fiksi disabilitas melalui FGD dengan pihak mitra. FGD tahap kedua difokuskan pada pembahasan draf naskah film fiksi disabilitas dengan mendiskusikan tokoh dan karakter tokoh. Selain itu juga membahas skenario film fiksi disabilitas. Hasil FGD telah menghasilkan beberapa tokoh dan karakternya yang terdiri atas enam tokoh serta skenario film fiksi disabilitas.Kata Kunci: Situbondo inklusi, film fiksi, disabilitas
PENGENALAN EYD V DALAM RANGKA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA BAGI TIM LAYAR BACA Kurniati, Yusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.2063

Abstract

ABSTRACTThis Community Service activity aims to introduce EYD V to develop the Indonesian language skills of the Layar Baca team, which is one of the online media. The partner in this activity is a team from online media called layar Baca. This activity was carried out through Google Meet. The method used is lectures combined with discussions, questions and answers, and tests. The 9 Screen Baca team participated in this activity. This activity was carried out in three sessions, namely the pretest session, material presentation, and posttest session. From the comparison of the pretest and posttest results, it was found that there was an increase in the average score, from 48.34 to 61.67.Keywords: Indonesian spelling, EYD V, online mediaABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan EYD V dalam rangka mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia tim Layar Baca yang merupakan salah satu media online. Mitra dalam kegiatan ini adalah tim dari media online bernama Layar Baca. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Google Meet. Metode yang digunakan adalah ceramah yang dipadukan dengan diskusi, tanya jawab, dan tes. Kegiatan ini diikuti oleh 9 orang tim Layar Baca. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga sesi yaitu sesi prettest, pemaparan materi, dan sesi posttest.  Dari perbandingan hasil prettest dan posttest didapat bahwa adanya peningkatan nilai rata-rata yaitu dari dari 48,34 menjadi 61,67.Kata Kunci: Ejaan Bahasa Indonesia, EYD V, media online
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN BANTURUNG DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI TUMBUHAN OBAT LOKAL BERBASIS “ETNOFARMASI” Paramawidhita, Risqika Yulia Tantri; Suryadini, Halida; Fauzia, Husna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.1981

Abstract

ABSTRACTThe lack of knowledge of the local community in Banturung Village Bukit Batu District is one of the things that has encouraged us to carry out this action by providing education and training related to how to document the use of medicinal plants. In order to develop the potential use of medicinal plants in the Banturung Village Bukit Batu District and the ability to train skills, a problem-solving framework is implemented which includes four things. Firstly documentation of the use of medicinal plants, secondly providing a place for inventory of local plants that they will use, thirdly providing empirical comparison information and literature on the potential of medicinal plants used, and fourthly organizing special activities in the community in the form of education and training which can be connected in a bond cooperation. Providing training on documentation and inventory of medicinal plants can be a skill for them to be continued and useful for the community.Keywords: Community empowerment, Local plants, EtnopharmacyABSTRAKMinimnya pengetahuan masyarakat lokal di Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu menjadi salah satu hal yang mendorong kami untuk melaksanakan kegiatan ini yakni dengan memberikan edukasi dan pelatihan terkait cara dokumentasi penggunaan tumbuhan obat. Dalam rangka mengembangkan potensi penggunaan tumbuhan obat di daerah Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu dan kemampuan dalam melatih keterampilan, maka dilaksanakan kerangka pemecahan masalah yang meliputi empat hal. pertama dokumentasi penggunaan tumbuhan obat, kedua menyediakan wadah untuk inventaris tumbuhan lokal yang akan mereka gunakan, dan ketiga memberikan informasi perbandingan secara empiris dan literatur potensi tumbuhan obat yang digunakan, keempat menyelenggarakan kegiatan khusus dalam komunitas yang berupa edukasi serta pelatihan, yang dapat terhubung dalam ikatan kerjasama. Pemberian pelatihan dokuementasi dan inventarisasi tumbuhan obat dapat menjadi suatu keterampilan bagi mereka untuk dapat dilanjutkan dan berguna bagi masyarakat.Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, Tumbuhan lokal, Etnofarmasi
BINA DESA: PENINGKATAN LITERASI BISNIS DENGAN MODAL DIBAWAH SEPULUH JUTA BAGI MASYARAKAT DESA CIKANDE Simatupang, Apriani; Panjaitan, Andry; Puspitasari, Veny Anindya; Solihin, Riyad; Naibaho, Eduard Ary Binsar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.1954

Abstract

ABSTRACTThis activity provides solutions to the problems of the Cikande village communit. These problems include several communities affected by Covid 19 in terms of termination of employment (PHK). Another problem is that in one family, the breadwinner is only the head of the family. This results in a lack of residents' income to meet household consumption. If the source of income is only the head of the family and has an income below or equal to the UMR (Regional Minimum Wage), then the income is not enough to meet the needs of each family. Therefore, this activity is carried out to increase community business literacy so that homewives who do not work can increase family income. This activity is carried out in the form of counseling by providing business ideas that homewives can run with a business capital of less than Rp. 10,000,000.00. The benefits of this activity add to the public's insight into running a business that can be done with capital that is not too large. 31  housewives participated in this activity, and 6 fathers took part. Of all participants, 58% run a business from the business idea submitted. Business ideas run mostly as Dropshippers.sKeywords: Business idea, dropshipper, business, welfareABSTRAKKegiatan ini memberikan solusi atas permasalahan masyarakat desa Cikande. Permasalahan tersebut antara lain: beberapa masyarakat terkena dampak Covid 19 dalam hal pemutusan hubungan kerja (PHK). Permasalahan lain, dalam satu keluarga pencari nafkah hanya kepala keluarga. Hal ini mengakibatkan kurangnya pendapatan warga dalam memenuhi konsumsi rumah tangga.  Jika sumber pendapatan hanya kepala keluarga dan memiliki pendapatan dibawah atau setara dengan UMR (Upah Minimum Regional) maka pendapatan yang dimiliki kurang untuk memenuhi kebutuhan setiap keluarga. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan literasi bisnis masyarakat sehingga ibu-ibu rumah tangga yang tidak bekerja dapat mengambil bagian dalam menambah pendapatan keluarga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan, dengan memberikan ide-ide bisnis yang dapat dijalankan ibu rumah tangga dengan modal bisnis dibawah Rp 10.000.000,00. Manfaat kegiatan ini menambah wawasan masyarakat untuk menjalankan bisnis yang dapat dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Ibu rumah tangga yang menjadi peserta dalam kegiatan ini ada 31 orang dan ada 6 bapak-bapak yang ikut serta. Dari seluruh peserta 58% yang menjalankan bisnis dari ide bisnis yang disampaikan. Ide bisnis yang dijalankan sebagian besar sebagai Dropshipper.Kata Kunci:  Ide bisnis, dropshipper, bisnis, sejahtera.
STIMULASI KEMAMPUAN BERBICARA, KECAKAPAN SOSIAL DAN EMOSIONAL SISWA DIMASA PANDEMI DI SD BETHEL SUNGAI SAWAK
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.2022

Abstract

ABSTRACTThis PkM activity was carried out with the aim of providing options in helping Classroom Teachers to be able to stimulate children's speaking skills, social and emotional skills after experiencing school for some time during a pandemic. so that the Class Teacher has an idea of how to stimulate these three developments in children. Based on this, it is hoped that Classroom Teachers can apply ways to stimulate speaking skills, social and emotional skills in daily activities at school because the main expertise is at school so that children's speaking skills, social and emotional skills can be optimized from an early age.Keywords: Speaking skill, Social, Emotinal Skill ABSTRAKKegiatan PkM ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan opsi dalam membantu Guru Kelas agar dapat menstimulasi kemampuan berbicara, kecakapan sosial dan emosional anak setelah beberapa lama mengalami masa sekolah dalam masa pandemi. sehingga Guru Kelas tersebut mempunyai gambaran bagaimana cara menstimulasi ke tiga perkembangan tersebut pada anak. Berdasarkan hal tersebut maka diharapkan para Guru Kelas dapat menerapkan cara menstimulasi kemampuan berbicara, kecakapan sosial dan emosional dalam kegiatan sehari-hari di sekolah karena keahlian yang utama adalah di sekolah sehingga kemampuan berbicara, kecakapan sosial dan emosional pada anak dapat dioptimalkan sejak usia dini.Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, Kecakapan  Sosial, Emosional
PELATIHAN DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS POWTOON DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN 3 MENGANTI Attalina, Syailin Nichla Choirin; Efendi, Abdullah; Fasya, Natasya Arieni; Nailufar, Daniela Arnesti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.2034

Abstract

ABSTRACTThe stage of cognitive development of young learner is a concrete operational stage where they have not been able to solve problems logically and think abstractly, so in the implementation of learning strategies are needed, appropriate learning methods and media so that the material provided by the teacher can be understood properly. The learning problem that is often found today is that teachers dominate using the lecture method so that many students feel bored and unmotivated in following the learning process. It can be caused the students to understand the material and cause the results of achieving low learning achievement. By using the right learning media, it will be easier for teachers to transfer knowledge to their learner where in the delivery of learning material must be appropriate with concrete or real objects. In this millennial era, we are confronted with a learning situation that is carried out in a hybrid learning manner, so a learning media that attracts children's attention is needed, namely technology-based learning media, especially in thematic learning. So far, Thematic learning in the third students of SDN 03 Menganti  is still conventional learning, that in the material delivery there are many limitations. The teachers is more active than learner during learning activities (teacher centered learning). It makes the learner passive so that learning purposes are not optimal. Therefore, the purpose of this community partnership program is to increase teacher creativity by creating interactive digital learning media based on powtoon to optimize learning, especially Thematic learning at SDN 3 Menganti.Keywords: Learning Media,Powtoon-Based Interactive Digital,Thematic Learning ABSTRAKTahap perkembangan kognitif anak usia SD (7th-11th) merupakan tahap operasional konkret yang mana mereka belum bisa memecahkan masalah secara logis dan berfikir abstrak sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran dibutuhkan strategi, metode dan media pembelajaran yang tepat supaya materi yang diberikan oleh guru dapat dipahami dengan baik. Permasalahan pembelajaran yang sering ditemukan saat ini adalah guru lebih mendominasi menggunakan metode ceramah sehingga banyak siswa yang merasa bosan dan tidak termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran yang dilaksanakan. Hal ini dapat menyebabkan keterbatasan siswa dalam menerima materi dan menyebabkan hasil pencapainnya prestasi belajarnya rendah. Dengan menggunakan media, maka seorang guru akan lebih mudah mentransfer ilmu pengetahuan kepada anak didiknya, di mana dalam penyampaian materi pembelajaran harus dikaitkan dengan objek yang konkret/nyata. Di era millenial seperti ini dihadapkan pada situasi yang mana pembelajaran dilakukan secara hybrid learning diperlukan media pembelajaran yang menarik perhatian anak yaitu media pembelajaran berbasis teknologi khususnya pada pembelajaran Tematik. Selama ini, pembelajaran Tematik di kelas III SDN 03 Menganti masih bersifat konvensional bahwa dalam penyampain materi masih banyak keterbatasan di era saat ini. Peran guru lebih aktif dibandingkan siswa pada saat kegiatan pembelajaran (student centered learning). Hal ini membuat siswa menjadi pasif sehingga mengakibatkan hasil belajar Tematik menjadi rendah. Oleh karena itu tujuan program kemitraan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas guru dalam menghadapi keterbatasan-keterbatasan tersebut dengan  membuat media pembelajaran digital interaktif berbasis powtoon untuk mengoptimalkan pembelajaran, khusunya pembelajaran Tematik di SDN 3 Menganti.  Kata Kunci: Media Pembelajaran,Digital Interaktif Berbasis Powtoon,Pembelajaran Tematik
PKM PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN EDUKATIF BERBASIS DIGITAL (POWTOON DAN PREZI) DI SDIU FADLUN NAFIS BANGSRI Sutriyani, Wulan; Wiranti, Dwiana Asih; Fauziah, Syifa; Faizah, Alia Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.1988

Abstract

ABSTRACTThis mathematics subject is considered a difficult subject by students at SDIU Fadlun Nafis because teachers experience various difficulties in making interesting mathematics learning media for students. This mentoring activity is carried out to train teachers' skills in creating digital-based educational learning media using applications such as Powtoon and Prezi. This service activity was carried out in several stages, namely the socialization stage, training on the application of digital technology, mentoring and evaluation (sustainability). The results obtained are that through this activity the SDIU Fadlun Nafis Bangsri teachers are motivated to create learning media using powtoon and prezi applications. Teachers are motivated to improve their competence in making digital-based learning media. Teachers understand that digital powtoon and prezi media can be used as a means to attract students' interest in learning because they are animative media.Keywords: Learning Media, Powtoon, Prezi ABSTRAKMata pelajaran matematika ini dianggap menjadi mata pelajaran yang sulit oleh peserta didik di SDIU Fadlun Nafis karena guru mengalami berbagai kesulitan dalam membuat media pembelajaran matematika yang menarik bagi peserta didik. Kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk melatih keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran edukatif berbasis digital menggunakan aplikasi seperti Powtoon dan Prezi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan beberapa tahap, yaitu tahap sosialisasi, pelatihan penerapan teknologi digital, pendampingan dan evaluasi (keberlanjutan). Hasil yang diperoleh yaitu melalui kegiatan ini para Guru SDIU Fadlun Nafis Bangsri termotivasi untuk membuat media pembelajaran menggunakan aplikasi powtoon dan prezi. Guru termotivasi untuk meningkatkan kompetensinya dalam membuat media pembelajaran berbasis digital. Para guru memahami bahwa media digital powtoon dan prezi bisa dijadikan sarana untuk menarik minat siswa untuk belajar karena media yang animatif.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Powtoon, Prezi 
STIMULASI KEMAMPUAN BERBICARA, KECAKAPAN SOSIAL DAN EMOSIONAL SISWA DIMASA PANDEMI DI SD BETHEL SUNGAI SAWAK Aristo, Thomas Joni Verawanto; Seran, Eliana Yunitha; Riberu, Evansius Dimas Hendro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.2688

Abstract

ABSTRACTThis PkM activity was carried out with the aim of providing options in helping Classroom Teachers to be able to stimulate children's speaking skills, social and emotional skills after experiencing school for some time during a pandemic. so that the Class Teacher has an idea of how to stimulate these three developments in children. Based on this, it is hoped that Classroom Teachers can apply ways to stimulate speaking skills, social and emotional skills in daily activities at school because the main expertise is at school so that children's speaking skills, social and emotional skills can be optimized from an early age.Keywords: Speaking skill, Social, Emotinal Skill ABSTRAKKegiatan PkM ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan opsi dalam membantu Guru Kelas agar dapat menstimulasi kemampuan berbicara, kecakapan sosial dan emosional anak setelah beberapa lama mengalami masa sekolah dalam masa pandemi. sehingga Guru Kelas tersebut mempunyai gambaran bagaimana cara menstimulasi ke tiga perkembangan tersebut pada anak. Berdasarkan hal tersebut maka diharapkan para Guru Kelas dapat menerapkan cara menstimulasi kemampuan berbicara, kecakapan sosial dan emosional dalam kegiatan sehari-hari di sekolah karena keahlian yang utama adalah di sekolah sehingga kemampuan berbicara, kecakapan sosial dan emosional pada anak dapat dioptimalkan sejak usia dini.Kata Kunci: Kemampuan Berbicara, Kecakapan  Sosial, Emosional
SOSIALISASI TINGGALAN SRIWIJAYA DI KOTA PALEMBANG BAGI GURU MATA PELAJARAN SEJARAH TINGKAT SMA Se-KOTA PALEMBANG Pahlevi, Muhammad Reza; Hudaidah, Hudaidah; Yusuf, Syafruddin; Syarifuddin, Syarifuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.3434

Abstract

ABSTRACTThis activity was carried out by the Service Team for the History Education Study Program, FKIP Sriwijaya University in 2022 using the Zoom Meeting application. The urgency behind the implementation of this activity is the lack of optimal learning of local history in high schools in Palembang and its surroundings. The socialization of the preservation of Sriwijaya heritage in the city of Palembang is one of the many local histories found in the province of South Sumatra, precisely in the city of Palembang. So far, teachers have only focused on national history materials contained in government textbooks. In fact, the material in government textbooks is far from the reality and circumstances that surround students. The method used in this activity is the lecture method which is varied with discussion and question and answer, as well as assignments made by participants. This activity can be said to be successfully carried out with indicators of an increase in the understanding of teachers regarding the socialization of the Sriwijaya heritage in Palembang City with an average pre-test score of 40 and an average post-test score of 90. This figure shows a difference of 50 which means there is increasing understanding of the socialization of the remains of Sriwijaya in Palembang City by carrying out community service activities in the form of socializing local history materials.Keywords: Material socialization, Sriwijaya's legacy in Palembang City, Local history learning, History teacher throughout Palembang City. ABSTRAKKegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya tahun 2022 dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Adapun urgensi yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan ini adalah kurang optimalnya pembelajaran sejarah lokal di SMA yang ada di Palembang dan sekitarnya. Sosialisi pelestarian peninggalan Sriwijaya Di kota Palembang merupakan salah satu dari sekian banyak sejarah lokal yang terdapat di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Kota Palembang. Selama ini para guru hanya berfokus pada materi sejarah nasional yang terdapat di dalam buku teks pemerintah. Padahal, materi yang ada di dalam buku-buku teks pemerintah jauh dari realitas dan keadaan yang ada di sekitar peserta didik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah yang divariasikan dengan diskusi dan tanya-jawab, serta penugasan yang dilakukan oleh peserta. Kegiatan ini dapat dikatakan berhasil dilaksanakan dengan indikator terjadinya peningkatan pemahaman para guru mengenai sosialisasi tinggalan Sriwijaya di Kota Palembang dengan skor rata-rata pre-test sebesar 40 dan skor rata-rata post-test sebesar 90. Angka tersebut menunjukkan selisih sebesar 50 yang berarti terdapat peningkatan pemahaman terhadap sosialisasi tinggalan Sriwijaya di Kota Palembang dengan dilakukannya kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk sosialisasi materi sejarah lokal.Kata Kunci: Sosialisasi materi, Tinggalan Sriwijaya di Kota Palembang, Pembelajaran sejarah lokal, Guru sejarah se-Kota Palembang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9