cover
Contact Name
Titik Respati
Contact Email
jiks.unisba@gmail.com
Phone
081312135687
Journal Mail Official
jiks.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jalan Hariangbanga No. 2, Tamansari, Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
ISSN : "_"     EISSN : 26568438     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains (JIKS) adalah jurnal yang memublikasikan artikel ilmiah kedokteran dan kesehatan yang terbit setiap 6 (enam) bulan. Artikel berupa penelitian asli, laporan kasus, studi kasus, dan kajian pustaka yang perlu disebarluaskan dan ditulis dalam bahasa Indonesia dengan memperhatikan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains (JIKS) ini merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba) selain Global Medical & Health Communication yang telah bereputasi nasional dan internasional.
Articles 211 Documents
Korelasi Persentase Hematokrit dan Jumlah Trombosit dengan Tingkat Keparahan Pasien Dewasa Demam Berdarah Dengue di RSUD Cibabat Kota Cimahi Tahun 2022 Andromeda, Andromeda; Palembang, Nur Nazila Fajriani; Ewangga, Bayu
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.13042

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4 yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Angka kejadian kasus DBD di Indonesia masih cenderung tinggi, yakni sebanyak 143.266 kasus dengan 1.237 kematian pada tahun 2022. Parameter laboratorium yang penting dalam menentukan tingkat keparahan DBD antara lain persentase hematokrit dan jumlah trombosit. Peningkatan kadar hematokrit dapat mengindikasikan hemokonsentrasi akibat penurunan volume cairan dan peningkatan persentase sel darah merah. Trombositopenia disebabkan oleh reaksi silang protein NS1 dan supresi megakariosit di sumsum tulang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis korelasi persentase hematokrit dan jumlah trombosit dengan tingkat keparahan pasien dewasa demam berdarah dengue di RSUD Cibabat Kota Cimahi selama Agustus–September 2023. Metode pada penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode observasional deskriptif analitik dengan desain potong lintang. Analisis korelasi dilakukan dengan menggunakan uji Spearman. Data penelitian yang mencakup diagnosis pasien dan hasil laboratorium diambil dari data rekam medis RSUD Cibabat Kota Cimahi dengan jumlah sampel sebanyak 102 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keparahan yang paling banyak diderita pasien adalah DBD derajat I. Hasil menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara persentase hematokrit (p=0,000; r=0,412) dan jumlah trombosit (p=0,000;r=-0,788) dengan tingkat keparahan DBD. Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan persentase hematokrit dan penurunan jumlah trombosit meningkatkan keparahan pasien dewasa yang didiagnosis DBD di RSUD Cibabat Kota Cimahi. AbstractDengue hemorrhagic fever (DHF) is a disease caused by DENV-1, DENV-2, DENV-3 and DENV-4 which is transmitted through the bite of Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. The incidence of DHF cases in Indonesia is known to be high, with 143,266 cases and 1,237 deaths in 2022. Cimahi is a DHF endemic area. Laboratory parameters that are important in determining the severity of DHF include the percentage of hematocrit and platelet count. Increased hematocrit levels may indicate hemoconcentration due to decreased fluid volume and increased red blood cell percentage. Thrombocytopenia caused by NS1 protein cross-reaction and suppression of megakaryocytes in the bone marrow. This study purposed to analyze the correlation of hematocrit percentage and platelet count with the severity of adult patients with dengue hemorrhagic fever at Cibabat Hospital, Cimahi City during August–September 2023. This study was observational analytic with Cross-sectional design. Data analysis used Spearman test. The research data which included patient diagnosis and laboratory results were taken from the medical record data of RSUD Cibabat Cimahi City with a total sample of 102 patients. The results showed that the most common severity level suffered by patients was first-degree DHF. The results showed that there was a significant correlation between hematocrit percentage (p=0.000; r=0.412) and platelets count (p=0.000; r=-0.788) with the severity of DHF. It can be concluded that an increase in hematocrit percentage and a decrease in platelet count increase the severity of adult patients diagnosed with DHF at Cibabat Hospital, Cimahi City.
Review Article: Karakteristik Terbaik Nanopartikel Emas Hasil Green Synthesis Menggunakan Ekstrak Tumbuhan sebagai Bioreduktor Lestari, Sepiyani Ayu; Nihan, Yumareta Anggun; Windari, Welly; Salsabila, Isyana
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i2.13727

Abstract

AbstrakPendekatan nanopartikel dengan menggunakan prinsip Green synthesis semakin diminati dan menjadi alternatif dari metode kimia dan fisika karena menggunakan bahan alami yang aman, ramah lingkungan, bebas polusi, tidak toksik, hemat biaya, dan lebih berkelanjutan. Selain itu, nanopartikel yang diproduksi menggunakan metode green chemistry relatif lebih aman dan stabil apabila dibanding dengan nanopartikel yang diproduksi dengan menggunakan metode konvensional. Bahan utama yang digunakan sebagai zat pereduksi dan penstabil dalam proses sintesis nanopartikel emas adalah ekstrak dari berbagai seperti alga dan beberapa mikroorganisme (bakteri, jamur, dan ragi). Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik terbaik nanopartikel emas menggunakan metode green synthesis dengan berbagai ekstrak tumbuhan sebagai bioreduktor. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan literature review dengan mengumpulkan beberapa hasil penelitian, yaitu berupa artikel yang kredibel serta lengkap yang digunakan dalam penelusuran literatur seperti Google Scholar dan ScienceDirect dengan kata kunci Karakterisasi Nanopartikel Emas, Nanopartikel Emas, Green Synthesis, dan Ekstrak Tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ekstrak tumbuhan sebagai agen pereduksi sekaligus penstabil pada sintesis nanopartikel emas telah berhasil dilakukan dengan ditunjukkan karakteristik yang baik dan memenuhi standar dari hasil nanopartikel emas karena ada komponen fitokimia yang terkandung di dalam ekstrak tumbuhan, salah satunya adalah gugus hidroksil (−OH) yang berasal dari senyawa fenolik.The Best Characteristics of Gold Nanoparticles Resulting from Green Synthesis Using Plant Extracts as BioreductantsAbstractThe approach of nanoparticles using the principles of Green synthesis is increasingly in demand. It is an alternative to chemical and physical methods because it uses natural materials that are safe, environmentally friendly, pollution-free, non-toxic, cost-effective, and more sustainable. In addition, nanoparticles produced using green chemistry methods are relatively safer and more stable than nanoparticles produced using conventional methods. The primary materials used as reducing agents and stabilizers in the synthesis process of gold nanoparticles are extracts from various plants, such as algae and some microorganisms (bacteria, fungi, and yeast). This study aims to compare the best characteristics of gold nanoparticles using the green synthesis method with various plant extracts as bioreductors. This research uses the literature review method by collecting several research results, namely in the form of credible and complete articles used in literature searches such as Google Scholar and ScienceDirect with keywords Characterization of Gold Nanoparticles, Gold Nanoparticles, Green Synthesis, and Plant Extracts. The results showed that the use of plant extracts as reducing agents as well as stabilizers in the synthesis of gold nanoparticles had been successfully carried out with good characteristics and meeting the standards of gold nanoparticle results due to the phytochemical components contained in plant extracts, one of which is the hydroxyl group (-OH) derived from phenolic compounds.
Analisis Strategi Segmenting, Targeting, Positioning, dan Pengaruh Marketing Mix terhadap Keputusan Kunjungan Pasien di Bandung Dental Center Sadida, Zayyana Jasmine; Muhardi, Muhardi; Prawiradilaga, Rizky Suganda
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.13033

Abstract

Penyedia layanan kesehatan terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan tersebut menyebabkan kompetisi antara penyedia layanan kesehatan meliputi klinik gigi. Sebagai klinik gigi yang memiliki konsep baru dibanding dengan praktik dokter gigi konvensional, klinik gigi seperti Bandung Dental Center memerlukan strategi pemasaran yang tepat agar pasien mau berkunjung dan melakukan perawatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi segmentasi, target, dan posisi (STP) Bandung Dental Center serta pengaruh marketing mix atau bauran pemasaran yang meliputi product, place, price, ­dan promotion yang telah diterapkan terhadap keputusan kunjungan pasien di Bandung Dental Center. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang mencakup 95 pasien sebagai sampel dilakukan pada periode awal 2023. Berdasarkan analisis STP didapatkan bahwa pasien mayoritas berjenis kelamin perempuan, berusia remaja hingga dewasa, bekerja sebagai pelajar, mahasiswa, serta karyawan BUMN/swasta yang bertempat tinggal di Kota Bandung. Hasil penelitian juga ditemukan bahwa dari empat variabel yang diuji hanya variabel product dan price memiliki hasil T-statistik >1,96 dan nilai-p 0 sehingga kedua variabel tersebut diangggap berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan pasien di Bandung Dental Center.AbstractHealthcare providers continually undergo growth and evolution over time, leading to increased competition among them, including dental clinics. Bandung Dental Center (BDC), positioned as a comprehensive dental service clinic catering to individuals seeking aesthetic dental services and specialized care for children and adolescents, operates amidst this competitive landscape. In order to attract and retain patients in the face of this competition, BDC requires an effective marketing strategy. The objective of this research was to assess the effectiveness of BDC's STP strategy (segmenting, targeting, and positioning) and examine how the marketing mix elements (product, place, price, and promotion) influence patients' decisions to visit and receive treatment at BDC during carried out in the early 2023 period. The study, conducted as a descriptive quantitative analysis with a sample size of 95 patients, revealed that the majority of patients were female, adolescents to adults, and were engaged as students, university students, or employed in BUMN/private sectors, residing in the city of Bandung. The research findings indicated that among the tested variables, only the product and price variables demonstrated T-Statistic results > 1.96 and P-Value 0, signifying a positive and significant impact on patients' decisions to visit the Bandung Dental Center
Kelayakan Rancangan Media Buku Saku Manajemen ASI Perah pada Ibu Bekerja di Wilayah Kecamatan Ciawi Muttaqin, Mira Shaumi; Gantini, Dede; Rismawati, Sariestya
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.12430

Abstract

Anak mendapatkan banyak manfaat dari ASI eksklusif untuk pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Dampak pemberian ASI yang tidak eksklusif tidak hanya terjadi saat bayi, tetapi juga terbawa sampai dengan dewasa. Salah satu alasan mengapa ibu tidak dapat memberikan ASI perah secara eksklusif adalah karena mereka sibuk bekerja atau tidak tahu cara menjalankan ASI perah dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ibu bekerja di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya periode 2022–2023 dapat menggunakan buku saku yang dibuat khusus untuk manajemen ASI perah sebagai alat pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D). Metode ini digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, kemudian menguji kelayakan produk tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan hasil dari uji validasi ahli materi mendapat nilai 80% termasuk kategori layak. Hasil dari uji validasi ahli media memperoleh nilai 86,6% termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba pada skala kecil memperoleh nilai 83% termasuk kategori sangat layak dan hasil uji coba pada skala besar mendapat nilai 94% termasuk kategori sangat layak. Diharapkan dengan buku saku manajemen ASI perah pada ibu bekerja dapat mempermudah ibu menyusui dalam memperoleh informasi manajemen ASI perah untuk menunjang keberhasilan cara pemberian ASI yang dilakukan secara eksklusif. AbstractThe children get many benefits from exclusive breastfeeding for their growth and immune system. The impact of non- exclusive breastfeeding does not only occur during infancy, but also carries over into adulthood. One of the reasons why mothers cannot give expressed breast milk exclusively is because they are busy working or don't know how to breastfeed properly. The aim of this research is to find out whether working mothers in Ciawi District, Tasikmalaya during 2022–2023 Regency can use a pocket book made specifically for expressed breast milk management as an educational tool. This research uses the Research and Development (R & D) method. This method is used to produce a certain product, then test the suitability of the product. Data was collected using a questionnaire, and the results of the material expert validation test received a score of 80%, including the appropriate category. The results of the media expert validation test obtained a score of 86.6%, including the very feasible category. The results of trials on a small scale received a score of 83%, including the very feasible category, and the results of trials on a large scale received a score of 94%, including the very feasible category. It is hoped that the existence of a pocket book on expressed breast milk management for working mothers will make it easier for breastfeeding mothers to obtain information on expressed breast milk management to support the success of exclusive breastfeeding.
Pengaruh Tingkat Aktivitas Fisik terhadap Status Kebugaran Fisik Pekerja Laki-laki PT X Rosady, Dony Septriana; Kusmiati, Mia; Dananjaya, Rio
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i2.13475

Abstract

AbstrakAktivitas fisik yang rendah menjadi salah satu penyebab terjadi kondisi tidak bugar yang dapat berdampak terhadap kinerja dan produktivitas kerja. PT X sebagai salah satu institusi pendidikan dan pelatihan perlu didukung oleh personil satuan pengamanan yang memiliki status kebugaran yang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik pekerja laki-laki dengan status kebugaran fisik selama periode September 2023. Disain penelitian potong lintang dengan analisis Fisher exact untuk melihat hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan kebugaran fisik. Subjek seluruhnya adalah pekerja laki-laki yang bertugas di PT X. Penilaian tingkat aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionairre. Metode YMCA-3 minute step test digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran fisik. Subjek penelitian adalah 82 orang pekerja laki-laki usia 18–45 tahun. Sebanyak 61 orang (74%) bugar dan 21 orang (26%) tidak bugar. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara statitik tidak terdapat hubungan aktivitas fisik ringan (nilai p 0,584), aktivitas fisik sedang (nilai p 0,827), maupun aktivitas fisik berat dengan status kebugaran fisik pada pekerja laki-laki. Terdapat banyak faktor yang dapat memengaruhi kebugaran fisik selain aktivitas fisik. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan faktor-faktor lainnya yang dapat memengaruhi kebugaran fisik pada pekerja laki-laki.Effects of Physical Activity Level on Physical Fitness Status in PT X Male WorkersAbstractLow physical activity is one of the causes of conditional disorders that can affect performance and productivity. PT.X. is an educational and training institution that requires the support of security unit personnel who maintain good fitness levels. The study aims to determine the relationship between the level of physical activity of male workers in the security unit and their fitness status. We devised a comprehensive study using an exact Fisher analysis to examine the correlation between physical activity levels and fitness during September 2023. The subject of the study was a male worker employed at PT.X. The Global Physical Activity Questionnaire assessed the subject's physical activity levels. We used the YMCA- 3-minute-step test method to measure physical fitness. The study involved 82 male workers between the ages of 18 and 45. Sixty-one people (74%) were in good shape, and 21 (26%) were not. The analysis results showed no statistical association between mild physical activity (p-value 0.584), moderate physical activity, or heavy physical activity and the physical fitness status of male workers. Aside from physical activity, many other factors can affect physical fitness. Other factors that can affect the physical fitness of male workers require further research.
TINJAUAN PUSTAKA: “ANALISIS PROSES ISOLASI LIMONEN DARI MINYAK ATSIRI MENGGUNAKAN BERBAGAI TEKNIK DISTILASI” Alfiyah, Mutiara; Rahman, Imam Fathur
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i2.13746

Abstract

AbstrakMinyak atsiri merupakan minyak yang mudah menguap yang dapat ditemukan di berbagai tanaman. Dalam literatur review ini, kami mengeksplorasi efisiensi isolasi minyak atsiri dari berbagai tanaman dengan menggunakan berbagai metode. Pada literatur review ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik dan kualitas beberapa metode yang digunakan pada sampel dalam proses isolasi senyawa limonen. Artikel ini juga berfungsi sebagai referensi bagi pembaca dan peneliti selanjutnya. Selain itu, artikel ini dapat membantu memudahkan pengembangan isolasi senyawa limonen sebab sumber dan referensi mengenai senyawa ini masih terbatas. Metodologi artikel tinjauan melibatkan pencarian di Google Scholar dan pubmed untuk artikel yang relevan, meninjau 20 makalah terkait, dan memilih lima yang paling sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil literatur review ini, yaitu metode yang sering digunakan untuk mengisolasi senyawa minyak atsiri adalah metode distilasi uap-air. Literature Review: Analysis of Limonene Isolation Process from Essential Oils Using Various Distillation TechniquesAbstractEssential oils are volatile oils that can be found in various plants. This literature review uses multiple methods to explore the efficiency of critical oil isolation from different plants. This literature review aims to identify the characteristics and quality of several techniques used in the isolation process of the compound limonene. The article also serves as a reference for readers and future researchers. Additionally, this article can help facilitate the development of limonene isolation since sources and references about this compound still need to be improved. The review methodology involves searching Google Scholar and PubMed for relevant articles, reviewing 20 related papers, and selecting the five most appropriate to the discussed topic. The results of this literature review indicate that the steam-water distillation method is frequently used to isolate essential oil compounds.
Hubungan Tingkat Olahraga dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bandung Khoerunnisa, Silvia; Resmana, Rika; Noviani, Lola; Iryanti, Iryanti
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.13020

Abstract

Siklus menstruasi idealnya dapat teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21–35 hari setiap kali periode menstruasi. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat menyebabkan infertilitas atau gangguan kesuburan. Siklus menstruasi dapat dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah olahraga berat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat olahraga dengan siklus menstruasi. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh mahasiswi kebidanan Poltekkes Kemenkes Bandung jurusan Kebidanan yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–April 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sejumlah sampel sebanyak 45 mahasiswi. Variabel independen tingkat olahraga dan variabel dependen siklus menstruasi. Pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner baecke dan kalender menstruasi. Uji analisis univariat menggunakan statistik deskriptik untuk melihat distribusi dan frekuensi tingkat olahrada dan siklus menstruasi. Teknik analisis menggunakan chi square untuk melihat hubungan antara tingkat olahraga dan siklus menstruasi. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar aktivitas fisik mahasiswa pada kategori rendah sebanyak 44% dan siklus menstruasi mahasiswa sebagian besar mengalami keteraturan siklus sebanyak 56%. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p 0,702. Tidak terdapat hubungan antara tingkat olahraga dan siklus menstruasi pada mahasiswa kebidanan Poltekkes Kemenkes Bandung. Sebaiknya melakukan olahraga sesuai dengan kemampuan tubuh agar tidak terjadi peningkatan intensitas yang telalu tinggi yang dapat mengakibatkan peubahan siklus menstruasi. Diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini dengan menambahkan variabel faktor-faktor yang memengaruhi siklus menstruasi dengan metode yang berbeda.The Relationship between Exercise Level and Menstrual Cycle in Midwifery Students of Poltekkes Kemenkes BandungAbstractThe menstrual cycle is ordinarily regular every month, ranging from 21 to 35 days per menstrual period. Irregular menstrual cycles can cause infertility or impaired fertility The menstrual cycle can be affected by various things, including heavy exercise. This study is to determine the relationship between exercise level and menstrual cycle. This research design was analytic with a cross sectional approach. The population was all midwifery Poltekkes Kemenkes Bandung students majoring in Midwifery Bandung who participated in extracurricular sports activities This research was carried out in January–April 2023. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 45 female students. The independent variable was exercise level, and the dependent variable was a menstrual cycle. The data was collected by interview by using the Baecke questionnaire and menstrual calendar. Univariate analysis test using descriptive statistics to see the distribution and frequency of exercise levels and menstrual cycles. Bivariate analysis test using Chi Square analysis to see the relationship between the level of exercise and the menstrual cycle. The results of the univariate analysis showed that most of the students' physical activity was in the low category, as many as 44% and the menstrual cycles of students mostly experienced cycle regularity, as many as 56%. The results of bivariate analysis using the chi-square test showed a value of p=0.702. There is no relationship between the level of exercise and the menstrual cycle in midwifery students at the Poltekkes Kemenkes Bandung. It is better to do sports according to the body's ability so that there is no increase in intensity that is too high which can result in changes in the menstrual cycle.It is hoped that this research can be continued by adding variables to the factors that affect the menstrual cycle with different methods.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Rumah Sakit terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung Wicaksono, Anugerah Fikri; Tresnati, Ratih; Kesumah, Nirmala
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i2.13517

Abstract

AbstrakKualitas pelayanan rumah sakit yang semakin baik akan menyebabkan kepuasan pasien semakin meningkat sehingga citra rumah sakit menjadi positif, optimalisasi ketiga variabel tersebut akan menyebabkan loyalitas pasien semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis gambaran kualitas pelayanan, citra rumah sakit, loyalitas pasien dan besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien, citra rumah sakit terhadap loyalitas pasien, serta kualitas pelayanan dan citra rumah sakit terhadap loyalitas pasien di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan kuantitatif serta desain potong lintang dan level analisis mikro pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung pada Agustus tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner skala Likert dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengacu pada indikator variabel penelitian, yaitu kualitas pelayanan, citra rumah sakit, dan loyalitas pasien. Sebanyak 101 sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis uji T dan uji F menunjukkan penilaian responden pada variabel kualitas pelayanan termasuk kategori tinggi. Penilaian responden pada variabel citra rumah sakit termasuk kategori tinggi. Penilaian responden pada variabel loyalitas pasien termasuk kategori tinggi. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan dan loyalitas pasien rawat jalan serta pengaruh positif dan signifikan antara citra rumah sakit dan loyalitas pasien rawat jalan. Simpulan, kualitas pelayanan dan citra rumah sakit secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang positif terhadap loyalitas pasien.The Influence of Service Quality and Hospital Image on Outpatient Loyalty at Cicendo Eye Hospital BandungAbstractThe better quality of hospital services will cause patient satisfaction to increase so that the hospital image becomes positive; optimizing these three variables will lead to higher patient loyalty. This research aims to determine and analyze the description of service quality, hospital image, and patient loyalty and the magnitude of the influence of service quality on patient loyalty, hospital image on patient loyalty and service quality, and hospital image on patient loyalty at Cicendo Eye Hospital Bandung. This type of research is analytical with a quantitative approach, a cross-sectional design, and a micro level of analysis in outpatients at the Cicendo Eye Hospital in Bandung in August 2023. Data collection uses a Likert scale questionnaire instrument with questions that refer to the variable indicators in the research, namely quality: service, hospital image, and patient loyalty. A total of 101 samples were determined using the purposive sampling technique. The T and F Test analysis shows that the respondent’s assessment of the service quality variable is in the high category. The respondent’s evaluation of the hospital image variable is high. The respondent’s assessment of the patient loyalty variable is in the high category. There is a positive and significant influence between service quality and outpatient loyalty, as well as a positive and significant influence between hospital image and outpatient loyalty. In conclusion, service quality and hospital image positively influence patient loyalty.
Gambaran Klinis dan Histopatologis Pasien Limfadenopati Granulomatosa yang Berobat di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Widiyastuti, Ermina; Ismawati, Ismawati; Rachmawati, Meike
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.13370

Abstract

Limfadenopati granulomatosa memiliki beragam etiologi yang mendasarinya. Secara garis besar dapat diklasifikasikan karena infeksi dan non infeksi. Gambaran histopatologi limfadenitis granulomatosa membentuk struktur khusus seperti sel epiteloid disertai dengan sebukan sel radang, namun tidak spesifik. Limfadenitis tuberkulosis merupakan penyebab tersering limfadenopati di daerah endemis tuberkulosis seperti di Indonesia. Karakteristik klinis dan penunjang seperti pemeriksaan rontgen dapat membantu mendiagnosis penyakit yang mendasari lesi ini. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran klinis dan histopatologis limfadenitis granulomatosa di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung yang diharapkan dapat membantu mengarahkan diagnosis. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif yang diambil dari data rekam medis 40 pasien limfadenopati granulomatosa di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung periode Januari–Desember 2022. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 52% adalah perempuan, terbanyak di rentang usia 22–31 tahun (30%). Lesi terbanyak ditemukan di daerah leher kanan (35%) dengan gejala penyerta terbanyak adalah nyeri (20%). Hasil rontgen normal (23%) ditemukan lebih banyak dibanding dengan yang disertai kelainan. Karakteristik gambaran distribusi histopatologis paling banyak adalah sel radang limfosit (100%), histiosit (95%), dan sel epiteloid (92%), sedangkan paling sedikit adalah datia benda asing (20%). Limfadenitis tuberkulosis merupakan penyakit tersering yang mengakibatkan benjolan di leher dan menimbulkan gambaran histopatologi berupa granuloma yang beragam mulai dari granuloma bernekrosis, granuloma non nekrosis, dan granuloma supuratif. Pada penelitian ini didapatkan ketiga gambaran granuloma tersebut. Meskipun tempat penelitian ini di Indonesia merupakan endemi tuberkulosis, namun tetap perlu dipikirkan diagnosis banding lain yang harus disingkirkan sebelum menegakkan diagnosis yang tepat.AbstractGranulomatous limphadenopaty has various underlying etiologies. In general granulomatous lymphadenopathy can be classified as infectious and non-infectious. The histopathologic features of granulomatous lymphadenopathy creates a special structure with epitheloid cells surrounded by inflammatory cells, however these are not spesific. Tuberculous lymphadenitis is the frequent cause for lymphadenopathy in endemic area for tuberculosis as Indonesia. The clinical features and chest X-ray examination can be helpful for establishing the underlying diagnosis for the lesion. The aim of this research is to determine the clinical and histopathological features of granulomatous limphadenopaty at the Muhammadiyah Bandung Hospital for the period January–December 2022 which is expected to help in directing the diagnosis later. This study is a quantitative descriptional study from medical records of 40 patients with granulomatous lymphadenopathy admitted to Muhammadiyah Hospital in periode of January–December 2022. The results showed 52% patients were female, mostly in age group of 22–31 years old (30%). Most lesions located at right neck (35%), with pain as most frequent accompanied symptom (20%). Normal chest X-rays were more frequent than those with abnormal findings. The histopathologic features of the lesion showed the most histopathological distribution is lymphocyte inflammatory cells (100%), histiocytes (95%), and epithelioid cells (92%), while the least is foreign body datia (20%). Tuberculous lymphadenitis is the commonest etiology for diseases presenting with cervical adenopathy with histopatologic features of granuloma ranging from necrotizing, non necrotizing and suppurative granuloma. The three types of granulomas were found in this study. Despite that Indonesia the endemic area for tuberculosis, other differential diagnosis still needed to be eliminated before appropriate diagnosis can be made.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kebugaran Fisik pada Petugas Keamanan di Institusi Pendidikan Rosady, Dony Septriana; Zulfa, Nysa Ro Aina
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.12709

Abstract

Indeks massa tubuh (IMT) merupakan salah satu indikator status gizi. Indeks massa tubuh menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kebugaran fisik. Kelompok pekerjaan petugas keamanan membutuhkan kondisi kebugaran fisik yang baik. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui indeks massa tubuh, kebugaran fisik, dan hubungan indeks massa tubuh dengan kebugaran fisik pada petugas keamanan di institusi pendidikan. Penelitian dilakukan dengan desain potong lintang. Penelitian dilakukan pada bulan April 2023. Data diperoleh dari data sekunder institusi dengan jumlah responden sebanyak 81 orang. Data indeks massa tubuh diperoleh dengan membagi berat badan (kg) dengan tinggi badan dikuadratkan (m2). Kebugaran fisik diukur dengan metode Cooper Test. Data dianalisis dengan uji fisher-exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52 orang responden memiliki indeks massa tubuh berisiko (64,2%) dan 72 orang responden memiliki kebugaran fisik tidak baik (88,9%). Terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dan kebugaran fisik petugas keamanan di institusi pendidikan (p<0,05). Berdasarkan data hasil penelitian tersebut maka disarankan upaya institusi menurunkan indeks massa tubuh dan meningkatkan kebugaran fisik para pertugas keamanan melalui program latihan fisik yang terstruktur selain diimbangi dengan asupan nutrisi yang bergizi dan seimbang. AbstractBody mass indeks (BMI) is an indeks of nutritional status. Body mass indeks is one of the factors that influences physical fitness. The security officer job group requires good physical fitness. The research was conducted with the aim of determining body mass indeks, physical fitness, and the relationship between body mass indeks and physical fitness among security officers in educational institutions. The research was conducted with a cross-sectional design. The research was conducted in April 2023. Data was obtained from institutional secondary data with a total of 81 respondents. Body mass indeks data is obtained by dividing body weight (kg) by body height squared (m2). Physical fitness was measured using the Cooper Test method. Data were analyzed using the Fisher-Exact test. The results showed that 52 respondents had a risky body mass indeks (64.2%) and 72 respondents had poor physical fitness (88.9%). There is a significant relationship between body mass indeks and physical fitness of security officers in educational institutions (p<0.05). Based on the research data, tis recommended that institutional efforts be made to reduce body mass indeks and increase the physical fitness of security officers through a structured physical exercise program in addition to being balanced with nutritious and balanced nutritional intake.