Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
69 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2022)"
:
69 Documents
clear
BIMBINGAN IMPLEMENTASI SERVANT LEADERSHIP PADA IBU-IBU PKK RW O3 KELURAHAN KETAWANGGEDE MALANG
Masreviastuti Masreviastuti;
Mahmudatul Himmah;
Abdullah Helmy;
Lilies Nur Aini;
Fauziah Fauziah;
Fullchis Nurtjahjani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.48 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1224
Pemimpin memiliki peran kunci dalam menjaga kelangsungan organisasi melalui upaya menggerakkan segenap personil sesuai tanggungjawab yang diemban, terlebih ketika diperhadapkan pada kemajuan dan perubahan dewasa ini semakin memposisikan pentingnya pemimpin. Konstribusi dari masing-masing anggota dapat dipicu oleh peran pemimpin dan kesadaran dari setiap anggota. RW 03 Kelurahan Ketawang Gede jumlah anggota PKK yang terdiri dari Ibu-ibu yang jumlahnya 30 orang dengan profesi 90%: wirausaha, 10% Karyawan Swasta dan PNS usia antara 25-50 tahun dimana mereka harus berperan aktif dalam pelaksanaan program PKK. Oleh karena itu perlu adanya bekal Ilmu Pengetahuan dan Ketrampilan Kepemimpinan bagi PKK RW 03 Kelurahan Ketawang Gede Kel Lowokwaru untuk dapat membentuk dan memiliki jiwa servant leadership. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian Bimbingan dan Pelatihan Tentang Implementasi Servant Leadership untuk Pemberdayaan PKK RW 03 Kelurahan Ketawang Gede Kecamatan Lowokwaru di Kota Malang telah berhasil dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan presentase peringkat 1 sebelum dan sesudah pemberian materi yang meningkat dari 19% menjadi 63%, dimana peringkat 1 berarti peserta memiliki pengetahuan lebih tentang servant leadership. Selanjutnya terjadi penurunan presentase pada peringkat 2 dan peringkat 3 dimana dalam hal ini hanya tersisa 22% dan 14% peserta yang memiliki pengetahuan rata-rata dan pengetahuan rendah tentang servant leadership
INTRODUKSI DASAR HUKUM PARIWISATA DAN NEW NORMAL DALAM PENGELOLAAN DESA PARIWISATA BULUH CINA, KAMPAR
Dwi Anindya Harimurti;
Maya Rizki Sari;
Putri Miranda;
Tiwi Putriana Isabela;
Sri Wahyuni Purba;
Nadia Rahma Sari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.539 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1600
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan ilmu mengenai hukum Pariwisata dan aturan new normal yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau dalam menjalankan kegiatan sehari-hari dimasa pandemi Covid 19. Desa Buluh Cina memiliki potensi alam yang besar dan menunggu pengelolaan yang tepat, baik oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Masyarakat desa Buluh Cina sudah mengelola hutan alam menjadi tempat wisata alam. Permasalahan yang ada pada mitra adalah kurangnya kesadaran pemandu wisata dalam menerapkan aturan protokol kesehatan dan tingkat keamanan bagi pengunjung pada saat berwisata didaerah tersebut. Hal ini tentu saja berdampak pada rendahnya minat wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Buluh cina. Tujuan yang hendak dicapai untuk memberikan penyuluhan mengenai hukum pariwisata serta kondisi new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan dapat menjalankanya sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan pendekatan kualitatif berupa observasi secara langsung kepada pemandu wisata desa buluh cina tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut masih banyak dari pemandu wisata disana yang tidak mengikuti aturan keamanan wahana wisata serta tidak melakukan aturan new normal sebagai mana mestinya. Dengan tidak menggunakan jaket pelampung saat mengarungi danau, tidak menggunakan tali pengaman saat menunggang gajah dan tidak mematuhi protokol 5M
PENDAMPINGAN KOMPUTERISASI LAPORAN KEUANGAN MASJID AL AMIN DI KOTA MAGELANG
Anita Damajanti;
Rosyati Rosyati
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.291 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1411
Masjid Al Amin adalah organisasi nirlaba yang dikelola oleh Yayasan Al Amin Bumi Prayudan di Kota Magelang. Sumber dana yang diperoleh masjid Al Amin berasal dari donasi masyarakat. Dana donasi masyarakat harus dapat dipertanggungjawabkan dan dilaporkan penggunaannya dalam bentuk laporan keuangan. Permasalahan yang dihadapi oleh pengurus masjid yaitu keterbatasan waktu dalam menyelesaikan administrasi laporan keuangan. Pengetikan catatan keuangan pada aplikasi Microsoft Excel yang digunakan oleh pengurus masjid saat ini tidak mengoptimalkan fungsi yang sudah disediakan. Hal ini berakibat proses entry data memakan waktu lebih lama dan berpotensi terdapat kesalahan manusia (human error). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan dirancang menggunakan formula dan fungsi Excel agar lebih mudah ditelusuri jika terjadi kesalahan dan lebih hemat waktu dalam proses entry data. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode yaitu (1) metode diskusi membahas format laporan keuangan, (2) penerapan ipteks dilakukan dengan merancang softcopy aplikasi laporan keuangan menggunakan Excel, dan (3) metode pendampingan dan tutorial dalam proses entry data laporan keuangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan luaran berupa softcopy laporan keuangan yang dapat digunakan setiap bulan. Kegiatan ini juga mendampingi proses entry data mulai bulan September 2020 sampai Mei 2021. Berdasarkan hasil diskusi dan tanya jawab dengan pengurus masjid diketahui bahwa softcopy laporan keuangan menggunakan formula dan fungsi Excel tersebut mudah dipahami dan tampilan lebih informatif
SOSIALISASI PJJ MATERI MENULIS BERBASIS ICT BAGI GURU BAHASA INDONESIA SMP DI KABUPATEN MUARO JAMBI
Albertus Sinaga;
Akhyaruddin Akhyaruddin;
Larlen Larlen;
Rasdawita Rasdawita;
Hilman Yusra
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.765 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1563
Pembelajaran jarak jauh merupakan alternatif model pembelajaran yang tepat dimasa pandemi covid-19. Mengingat model pembelajaran yang masih bersifat baru sehingga perlu adanya sosialisasi maupun pemberian pelatihan untuk guru terutama guru di Sekolah Menengah Pertama. Oleh karena itu, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan, yakni di Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Muaro Jambi yang di bawah lindungan Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi. Di dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat dikhususkan untuk guru Bahasa Indonesia dengan pemahaman materi menulis. Ini dilakukan agar proses pembelajaran materi menulis di Sekolah Menengah Pertama masa Pandemi covid 19 tidak menjadi persoalan, mengingat materi menulis merupakan bentuk keterampilan produktif dalam bahasa Indonesia yang harus dibimbing dan dimonitoring selama pertemuan berlangsung. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan, guru diberikan pemahaman terhadap konsep pembelajaran jarak jauh dan menerima situasi pembelajaran Information and Communication Technology (ICT) hal ini dilakukan agar guru-guru mampu beradaptasi dalam melakukan pembelajaran di masa pandemi covid-19. Sebagai tindak lanjutnya diharapkan kepada pemangku kebijakan untuk ikut ambil bagian dalam melakukan kegiatan pendamping dan dukungan terhadap guru yang mengelola pembelajaran termasuk juga memonitoring dan mengevaluasi proses pembelajarannya di masa pandemi covid-19
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH DESA CILEUYA YANG BERDAMPAK LANGSUNG SECARA LINGKUNGAN DAN KEUANGAN
Yasir Maulana;
Rina Masruroh;
Wachjuni Wachjuni;
Pitriani Pitriani;
Bunga Azzarri
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.244 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1671
Desa Cileuya merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan. Desa Cileuya terdiri dari lima dusun, sembilan RW, dan empatpuluh RT. Jumlah penduduk sebanyak 5.320 jiwa dengan total 1.871 kepala keluarga 1.871. Masing-masing KK per hari rata-rata menghasilkan sampah 0,4 kg, sehingga sampah yang dihasilkan adalah 748 kg sampah per hari. Namun sampah tersebut belum terkelola dengan baik, masih dibuang sembarangan dan belum dimanfaatkan sama sekali, sehingga cenderung menyebabkan pencemaran lingkungan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dilakukan kegiatan pendampingan terutama kepada Desa Cileuya yang bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah desa. Pelaksanaan pendampingan dengan menggunakan metode workshop dan FGD. Hasil kegiatan pendampingan ini adalah pelatihan pengelolaan sampah, perencanaan pembangunan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir dan bank sampah
PENGENALAN PUBLIC SPEAKING PADA PENDAMPING PKH KOTA DEPOK
Edo Galasro Limbong;
Dian Handayani;
Rina Wahyu Winarni
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.46 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1529
Komunikasi merupakan hal mudah secara teori, namun prakteknya tidak mudah, terutama dalam hal public speaking. Seseorang harus melakukan persiapan secara maksimal. Bila maksimal dalam persiapannya, maka hasil yang diharapkan pun akan maksimal. Persiapan yang maksimal pun perlu dilakukan karena akan memberikan pengaruh bagi komunikannya. Hal ini lah yang perlu dilakukan oleh para pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) kota Depok, Jawa Barat. Para pendamping sering menganggap remeh persiapan ketika mereka akan memaparkan materi. Sehingga komunikannya sering salah paham terhadap program PKH tersebut. Oleh sebab itu, dalam pelaksanaan kegiatan ini metode yang digunakan melalui ceramah hingga simulasi. Dari hasil kegiatan ini, terlihat para peserta menyadari kesalahan yang selama ini dilakukan berkaitan dengan public speaking. Selain itu, para peserta pun semakin percaya diri untuk praktik langsung pada saat menjalankan tugas sebagai pendamping PKH.
INTEGRATED HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DALAM PENGELOLAAN DESA PARIWISATA BULUH CINA
Maya Rizki Sari;
Dwi Anindya Harimurti;
Putri Miranda;
Sri Wahyuni Purba;
Tiwi Putriana Isabela;
Nadia Rahma Sari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.501 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1651
Buluh Cina memiliki potensi alam yang besar dan menunggu pengelolaan yang tepat. Masyarakat desa Buluh Cina sudah mengelola hutan alam menjadi tempat wisata alam. Lahan hutan dikelola dengan baik tanpa merusak ekosistem hutan alam. Wisata alam Buluh Cina sudah mulai berkembang dan menuntut peran pemerintah yang tepat untuk perkembangan lebih lanjut. Salah satunya adalah pengelolaan pada SDM yang ada. Namun, Kurangnya keahlian pemandu wisata dalam bidang public speaking membuat mereka kurang percaya diri untuk memberikan informasi atau menjelaskan mengenai jenis wisata yang terdapat di desa tersebut. Keterbiasaan menggunakan bahasa daerah juga membuat para pemandu wisata kesulitan untuk berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Ditambah lagi dengan pengelolaan SDM yang masih terbatas disebabkan minimnya pengetahuan tentang Human Resource Management. Hal ini lah mendorong tim untuk melakukan pengabdian di Desa Pariwisata Buluh Cina. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan metode partisipatif dimana tim PkM ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, kemudian proses pengambilan data dilakukan melalui observasi secara langsung kepada pemandu wisata Desa Buluh Cina tersebut. Lokasi kegiatan ini berada di Desa Pariwisata Buluh Cina, yang di pusatkan di Valasta (Variasi alam semesta) Buluh Cina dengan pemandu wisata dari IP2ABC (Ikatan Pemuda Pencinta Alam). Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan lahirnya pemandu wisata yang terlatih sehingga dapat menghasilkan pelayanan mutu pariwisata sehingga dapat menunjang pengembangan desa pariwisata buluh cina.
PENGUATAN DAKWAH KEBANGSAAN IMAM MASJID RIJALI DI AMBON
Ismail Tuanany;
Mahdi Malawat;
Syarifudin Syarifudin
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1539.463 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1237
Pengabdian ini mendeskripsikan rendahnya penghargaan masyarakat terhadap Imam masjid yang dilakukan pada masjid Imam Rijali IAIN Ambon. Metode pengabdian bentuk Community Based Research. Teknik Pengumpulan data menggunakan model FGD, dan Wawancara mendalam. Rumusan masalah terdiri dari dua aspek yakni; mendeskripsikan kondisi realitas tata kelola masjid Imam Rijali IAIN Ambon dan konsep pengkaderan imam masjid untuk mencegah penyuburan paham bermasalah di tengah masyarakat. Tujuan pengabdian ini untuk mendapatkan standarisasi model pengkaderan imam masjid sebagai solusi pencegahan paham radikalisme bermasalah yang ada di masjid. Kajian ini menemukan standarisasi pengkaderan dakwah kebangsaan pada Imam Masjid yang profesional dengan kualitas bacaan Al-Quran yang fasih sesuai dengan ilmu tajwid. Teknik analisis data menggunakan teori konstruksi sosial untuk menganalisis fakta sosial realitas rendahnya penghargaan profesi Imam masjid sebagai tokoh edukasi rohani kebangsaan pada masjid Imam Rijali IAIN Ambon. Kajian ini menunjukkan bahwa ada tiga aspek temuan antara lain; 1) Diduga kuat peran kolonial Belanda ikut campur terhadap tata kelola masjid yang terjadi pada tahun 1943 yang mengakibatkan dua tradisi pemahaman yakni pemahaman Imam masjid tak perlu digaji dan imam perlu dihargai sebagai tokoh spiritual di masjid desa adat dan masjid kota; 2) Adanya konstruksi sosial yang terbentuk di tengah masyarakat terkait profesi imam yang sudah disepakati sebagai tradisi; 3) Peran masjid sebagai pusat edukasi rohani kebangsaan belum aktif secara baik. Perlu adanya akademi pengkaderan Imam di masjid sebagai pencetak sumber daya rohani dakwah kebangsaan di masjid sebagai solusi penyiapan kader dakwah kebangsaan. Bila pengkaderan imam masjid dibentuk secara profesional maka peran imam masjid sebagai bintang utama penguatan rohani kebangsaan mampu mencegah paham bermasalah di tengah masyarakat. Kajian ini memberikan dampak positif pada masjid untuk menemukan model pengkaderan imam masjid yang memiliki wawasan dakwah kebangsaan untuk menjaga stabilitas sosial persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat majemuk.
MENINGKATKAN CITRA BUAH KESEMEK MENJADI BUAH LAYAK SUPERMARKET
Peter R Y Pasla;
Stefanus Y M Taneo;
Chatif Kunjaya;
Soetam Rizky Wicaksono
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1605
Buah kesemek memiliki kandungan gizi yang tinggi serta kaya akan vitamin dan zat-zat lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Rasa buah kesemek yang matang sebenarnya manis sekali, lebih manis dari apel, namun buah ini getahnya terasa lengket dan sangat mengganggu di mulut. Untuk menetralkan getah kesemek, para petani memeramnya di dalam air kapur selama beberapa hari. Ketika diangkat dari air kapur, sisa kapur mengering di kulit buah membuat kesemek nampak seperti dilapisi bedak putih. Karena bedaknya itu, kesemek terkesan kotor sehingga dijual dengan harga murah di pasar tradisional. Program ini bertujuan meningkatkan citra buah kesemek menjadi buah layak supermarket dengan cara menghapuskan kesan kotor buah kesemek karena penggunaan kapur. Dengan menggunakan gas CO2 sebagai ganti air kapur dihasilkan buah kesemek yang bersih, higienis dan layak dipasarkan di super-market dengan harga yang bersaing dengan harga buah-buahan modern lainnya. Buah kesemek diuji-pasarkan di tiga supermarket yang berbeda dengan perlakuan yang berbeda dengan harga 2 kali lipat harga kesemek yang dijual di pasar tradisional. Di supermarket pertama buah kesemek dijual dengan menyediakan gerai khusus dengan dilayani langsung oleh tim yang aktif mempromosikan buah kesemek tersebut kepada pengunjung super-market menggunakan brosur dan personal selling. Di supermarket kedua, buah kesemek dijual tanpa perlakuan khusus dan diletakkan bercampur dengan buah-buah lain di lokasi penjualan buah tanpa upaya promosi namun tetap ditempatkan beberapa anggota tim untuk melayani pengunjung. Di supermarket ketiga buah kesemek dijual tanpa didampingi tim dan upaya promosi. Hasilnya adalah di supermarket pertama dalam jangka 1 minggu buah kesemek sebanyak 100 Kg terjual habis. Di supermarket kedua buah kesemek sebanyak 50 Kg selama 1 minggu terjual 30 Kg. Di supermarket ketiga buah kesemek sebanyak 10 Kg tidak dapat terjual.Kata Kunci: Kesemek, Kapur, Gas CO2, supermarket
PENYULUHAN SERTA PEMBAGIAN MASKER DI MASA PANDEMI COVID-19 KEPADA PARA PEDAGANG PASAR DI DESA DURIN TONGGAL SUMATERA UTARA
Fahmi, Aliyah;
Sitompul, Hamela
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1466.039 KB)
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.922
Kegiatan pengabdian masyarakat di tengah pandemi corona virus disease-19 (COVID-19) sepatutnya di lakukan secara luas, mengingat masih banyak masyarakat yang kurang mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19. Pemerintah Indonesia telah menetapkan langkah-langkah dan upaya pencegahan pandemi COVID-19, salah satunya adalah dengan mensosialisasikan gerakan memakai masker terutama jika berada di tempat umum. Salah satu tempat umum yang berpotensi dalam penyebaran COVID 19 ini adalah pasar dimana di pasar berkumpul masyarakat dari latar belakang yang berbeda-beda dengan kondisi kesehatan yang kita belum ketahui secara pasti. Pasar merupakan tempat untuk melakukan transaksi jual beli dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi untuk pencegahan dengan menggunakan masker bagi pedagang maupun pembeli yang melakukan transaksi jual beli tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan COVID-19 di Pasar Desa Durin Tonggal. Pengabdian pada Masyarakat dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan penggunaan masker sekaligus membagikan masker secara gratis kepada pedagang pasar. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah edukasi kepada pedagang pasar dengan menghimbau pentingnya menggunakan masker. Setelah diberikan edukasi dan pembagian masker, pedagang sudah mulai sadar pentingnya penggunaan masker di Pasar