cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PELATIHAN TABLE MANNER KELURAHAN DWIKORA KECAMATAN MEDAN HELVETIA Mulyani, Sri; Amri, Syaiful; Nurhayati, Nurhayati; Sunarto, Sunarto
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.662

Abstract

Table Manner merupakan istilah dari etika makan dan aturan dalam sopan santun pada saat di meja makan dan bagaimana cara duduk, makan, minum dan menggunakan alat–alat makan yang benar, serta meningalkan meja makan. Sedikit kasus yang ditemui tentang table manner kurangnya pemahaman masyarakat dalam tata cara makan dan minum yang benar di meja makan dalam acara jamuan makan secara resmi. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk mempelajari etika di meja makan, secara resmi maupun tidak resmi dengan memperkenalkan kegiatan table manner. Table manner perlu diperkenalkan kepada Kepala Lingkungan dan Anggota PKK agar dapat memahami apa itu table manner. Karena dalam membentuk etika yang baik di meja makan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam kalangan masyarakat dengan status ekonomi yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dengan Lurah Kelurahan Dwikora masih banyak Kepala Lingkungan dan Anggota PKK yang belum memahami apa itu table manner yang merupakan etika di meja makan. Dari evaluasi yang dilakukan selama pelatihan table manner dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa perguruan tinggi telah mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dalam melakukan pelatihan table manner khususnya Kepala Lingkungan dan Anggota PKK Kelurahan Dwikora yang menjadi sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan yang dilakukan yaitu dengan melakukan pelatihan table manner kepada kepala lingkungan dan anggota PKK Kelurahan Dwikora sehingga dapat memahami dan mengikuti acara pelatihan dengan baik serta memahami bagaimana etika makan yang baik pada saat dimeja makan atau yang biasa disebut dengan table manner.
PENDAMPINGAN PEMASARAN DAN PENJUALAN PRODUK ANYAMAN RUMBAI UMKM RUMPUN MAS, DESA SIDANG EMAS, KABUPATEN BANYUASIN Mayreista, Dita; Santoso, Budi; Prihatini, Lishapsari
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1152

Abstract

Rumbai adalah jenis tanaman air yang banyak tumbuh di wilayah Desa Sidang Emas, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Tanaman ini lazimnya digunakan sebagai bahan dasar produk anyaman seperti atap, tikar, bakul, dan tas. Namun ternyata, para perajin Desa Sidang Emas yang tergabung dalam UMKM Rumpun Mas belum mendapatkan manfaat ekonomi lebih dari produk yang dihasilkan. Hasil dari observasi dan diskusi kelompok terarah menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi oleh perajin dan UMKM Rumpun Mas terletak pada terbatasnya diversifikasi produk dan metode pemasaran serta penjualan yang pasif. Berdasarkan hal tersebut, maka tim pengabdian melakukan kegiatan pendampingan untuk meningkatkan inovasi produk termasuk pembuatan dan maksimalisasi media sosial dan aplikasi e-commerce. Pemilihan media sosial dan aplikasi e-commerce sebagai metode pemasaran dan penjualan berdasarkan pada realitas pertumbuhan media internet dan kuantitas pengguna yang semakin tinggi sehingga potensi untuk mempromosikan produk anyaman rumbai semakin luas. Pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa perajin mendapatkan pengetahuan baru terkait jenis dan model anyaman serta metode pemasaran. Satu produk baru yang dibuat adalah topi wisuda. Kemudian, selain tetap melaksanakan penjualan langsung, perajin dapat mempromosikan dan memasarkan produk mereka melalui media sosial Facebook dan Instagram serta beberapa aplikasi e-commerce. Dengan demikian, diharapkan penjualan produk anyaman para perajin dan UMKM Rumpun Mas semakin meningkat sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyakarat Desa Sidang Emas pada umumnya
INTRODUKSI DASAR HUKUM PARIWISATA DAN NEW NORMAL DALAM PENGELOLAAN DESA PARIWISATA BULUH CINA, KAMPAR Harimurti, Dwi Anindya; Sari, Maya Rizki; Miranda, Putri; Isabela, Tiwi Putriana; Purba, Sri Wahyuni; Sari, Nadia Rahma
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1600

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan ilmu mengenai hukum Pariwisata dan aturan new normal yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau dalam menjalankan kegiatan sehari-hari dimasa pandemi Covid 19. Desa Buluh Cina memiliki potensi alam yang besar dan menunggu pengelolaan yang tepat, baik oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Masyarakat desa Buluh Cina sudah mengelola hutan alam menjadi tempat wisata alam. Permasalahan yang ada pada mitra adalah kurangnya kesadaran pemandu wisata dalam menerapkan aturan protokol kesehatan dan tingkat keamanan bagi pengunjung pada saat berwisata didaerah tersebut. Hal ini tentu saja berdampak pada rendahnya minat wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Buluh cina. Tujuan yang hendak dicapai untuk memberikan penyuluhan mengenai hukum pariwisata serta kondisi new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan dapat menjalankanya sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan pendekatan kualitatif berupa observasi secara langsung kepada pemandu wisata desa buluh cina tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut masih banyak dari pemandu wisata disana yang tidak mengikuti aturan keamanan wahana wisata serta tidak melakukan aturan new normal sebagai mana mestinya. Dengan tidak menggunakan jaket pelampung saat mengarungi danau, tidak menggunakan tali pengaman saat menunggang gajah dan tidak mematuhi protokol 5M 
MEMBANGUN DESA MELALUI BUDAYA LITERASI DESA NGAYUNG KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN Miftah, Zaini; Suttrisno, Suttrisno; Rozi, Fahru
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1850

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini untuk mengkampanyekan dan meningkatkan budaya literasi kepada warga masyarakat pedesaan, yaitu masyarakat Desa Ngayung, Kecamatan Maduran setempat baik melalui Kepala Desa, Kepala Sekolah yang ada di desa yakni Kepala Sekolah TK, dan PAUD, SD dan MI, serta beberapa warga. Pengukuran keberhasilan kegiatan menggunakan riset pemberian kuesioner dan wawancara. Dikarenakan wabah Covid-19 yang mengharuskan adanya pembatasan seluruh kegiatan atau biasa disebut PPKM termasuk di lokasi pengabdian ini, maka akhirnya undangan pada kegiatan ini dibatasi. Kemudian masalah kedua adalah karena acara dilaksanakan saat jam kerja sehingga banyak tokoh masyarakat yang berhalangan hadir dan diwakili oleh kerabat atau pihak terkait. Sebagai indikator ketercapaian dalam kegiatan membangun literasi masyarakat, adanya hasil akhir penilaian kinerja yaitu ketepatan program sebesar 75% dengan kategori baik, partisipasi masyarakat sebesar 85% dengan kategori sangat baik, pola komunikasi dan tahapan kegiatan sebesar 70% dan 72% dengan kategori baik, kerjasama dan metode yang digunakan sebesar 69 dan 51 dengan kategori cukup, efektifitas dan efesiensi kegiatan sebesar 66% dan 82% dengan kategori baik sedangkan yang terakhir adalah ketercapaian kegiatan sebesar 78% dengan kategori baik dan produk luarasan pojok baca sebesar 77% dengan kategori baik. Berdasarkan.hasil tersebut.dapat ditarik kesimpulan bahwa program membangun desa melalui literasi telah tercapai/berhasil
PENYULUHAN MENUMBUHKAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA BAGI PENERIMA BANTUAN SOSIAL DI LUBUK MINTURUN DI MASA PANDEMI COVID-19 Egim, Ash Shadiq; Rahman, Lisa Fitriani; Fermayani, Riche; Harahap, Romi Rianto; Atsarina, Alyani
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1942

Abstract

Pada masa pandemic Covid-19 ini banyak pengusahan kecil/mikro yang gulung tikar dan tidak bisa melanjutkan usahanya dikarenakan penurunan omset penjualan. Hal tersebut berdampak dengan bertambahnya pengangguran khususnya di daerah Lubuk Minturun Koto Tangah, Padang. Berwirusaha merupakan bentuk kemandirian seseorang dalam bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semakin banyaknya masyarakat yang berwirausaha akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Indonesia khususnya pada masyarakat golongan menengah ke bawah yang terdampak pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman pentingnya berwirausaha dan bagaimana cara beriwirausaha dimasa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah sharing pengetahuan, pembahasan, diskusi tentang permasalahan yang terjadi. Dapat terlihat perkembangan pemahaman peserta selama proses kegiatan PKM ini, mereka sudah bisa memahami pentingnya berwirausaha dan bagaimana cara berwirausaha dimasa pandemi Covid-19. Dari kegiatan ini diharapkan menjadi solusi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi masayarakat dengan semakin banyaknya yang termotivasi dalam beriwirausaha
MANAJEMEN DIGITALALISASI ARSIP DAN DOKUMEN DI SMAN 4 PEKANBARU Amelia, Vita; Hakim, Triono Dul; Monika, Winda
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2178

Abstract

Pengelolaan arsip yang baik bagi sebuah institusi tentunya menjadi nilai tambah bagi sebuah institusi, baik negeri maupun swasta. Selain itu, terwujudnya UU No. 43 tahun 2009 tentang kearsipan tentunya merupakan impian sebuah organisasi / institusi karena penting bagi sebuah intitusi atau organisasi memiliki arsip yang terkelola dan terpelihara dengan baik. Pengelolan arsip pada zaman sekarang tentunya sudah mengarah pada penggunaan teknologi digital. SMAN 4 Pekanbaru merupakan salah satu institusi yang belum memiliki manajemen pengelolaan arsip dan dokumen yang baik dalam bentuk digital, sehingga dirasa perlu untuk melakukan pembenahan manajemen arsip dan dokumen sekolah. Mitra pengabdian ini adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 4 yang berlokasi di jalan Adi Sucipto no. 67 Pekanbaru. Tujuan akhir dari pelaksana kegiata ini yakni pustakawan, arsiparis dan tenaga administrasi di SMAN 4 Pekanbaru terlatih kemampuannya tentang bagaimana mengelola arsip dan dokumen sekolah yang baik dan terdigitalisasi. Selain itu luaran lain yang dapat diwujudkan dari kegiatan ini artikel ilmiah dan menjadi bagian dari bahan ajar khususnya pada bagian digitalisasi arsip di mata kuliah Keamanan Arsip. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara memberi penyuluhan, pelatihan dan praktek. Pemberian materi dan sekaligus pelatihan dilakukan oleh tim pengusul kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan mengacu pada indikator capaian luaran. Target dari luaran pengabdian ini adalah adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan dalam melakukan proses pendigitalisasian dan pengklasifikasian arsip dan dokumen di lingkungan sekolah
PELATIHAN PERENCANAAN STRATEGIK KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Hanim, Zaenab; Julaiha, Siti; Roesminingsih, Erny; Sanda, Yustinus; Yau, Lita; Pitriyani, Agustina; Yesepa, Yesepa; Kristianus, Kristianus; Subqi, M Aris; Fatcholis, Fatcholis
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2394

Abstract

Perencanaan strategik dalam organisasi pendidikan sangat diperlukan dan bermanfaat untuk menentukan arah dan tujuan lembaga pendidikan ke arah yang lebih baik di masa depan. Program pendampingan bagi lembaga pendidikan dalam menyusun perencanaan strategik merupakan hal yang sangat diperlukan. Pendampingan dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang salah satunya program pengabdian kepada masyarakat (PkM). Oleh karena itu program pengabdian ini bertujuan untuk membantu sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pelatihan penyusunan perencanaan strategik. Sasaran PkM ini adalah kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Samarinda. PkM dilakukan dalam bentuk pelatihan/workshop. Hasil dari kegiatan PkM adalah memberikan manfaat bagi peserta dalam mengatasi masalah yang ditemui ketika menyusun perencanaan strategik kepemimpinan, kegiatan PkM mampu meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kompetensi kepala sekolah, para guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembuatan perencanaan yang strategik, serta PkM ini menghasilkan program perencanaan strategik untuk meningkatkan mutu pendidikan yang akan diimplementasikan
PEMBENAHAN MANAJEMEN DAN TATA KELOLA PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Zahri, Cut; Nasution, Umar Hamdan; Sopang, Fandi Iskandar; Junaidi, Listya Devi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2535

Abstract

Pembenahan manajemen dan tata kelola penyelenggaraan pendidikan di RA. Raudhatul Jannah, yang kendala sangat berarti di RA. Raudhatul Jannah dimasa Pandemi Covid 19 adanya pembatasan kerumunan orang. Mengingat pendapatan Madrasah bersumber dari pembayaran uang sekolah dari wali murid oleh karena adanya aturan tersebut menyebabkan pendapatan Madrasah menurun sampai 50 % pada tahun pelajaran 2021-2022. Penurunan pendapatan tersebut menyebabkan madrasah merasa kurang dapat memenuhi kewajibannya antara lain sarana dan prasarana di madrasah berkurang. Fungsi manajemen madrasah merupakan alat untuk menyatukan peran semua sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan. Temuan dari berbagai negara menunjukkan bahwa penerapan manajemen pendidikan yang benar dan konsisten dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak secara signifikan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pembenahan manajemen, pembenahan tata kelola di RA. Raudhatul Jannah, meningkatkan tata laksana penyusunan laporan keuangan. Pelaksanaan kegiatan PKM harus memberikan kontribusi untuk   sekolah berpikir tentang bagaimana mengelola sekolah secara efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah yang memuaskan semua pemangku kepentingan. Pelatihan dan pendampingan merupakan cara untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan menunjukkan bahwa kepala sekolah telah memenuhi peran dan fungsi kepemimpinannya, termasuk manajemen kepemimpinan sekolah yang diterapkan untuk melaksanakan manajemen sekolah dan menciptakan sekolah yang efektif. Program, anggaran dan prosedur, sarana dan prasarana, lingkungan pendidik dan murid. Kepala sekolah menggunakan beberapa strategi untuk mengefisienkan sekolahnya, antara lain: menyangkut-nyangkutkan karyawan bagian dalam keputusan dan pengajaran penting, berbagi tanggung jawab dengan benar di antara staf sekolah, memberikan otonomi kepada guru dalam mengajar, mengkomunikasikan tuntutan kinerja tinggi kepada murid. Manajemen sekolah adalah suatu rangkaian kegiatan yang menggunakan seluruh komponen sekolah, baik manusia maupun bukan manusia, untuk mencapai sasaran yang berdaya guna. Jika suatu lembaga pendidikan berhasil menemukan tujuan yang telah ditetapkan, cerita dikatakan sekolah membantu dan mengarahkan pada sejauh mana mampu merengkuh tujuan yang telah ditetapkan
PELATIHAN MS.EXCEL UNTUK PENGOLAHAN NILAI BAGI GURU–GURU SD AL FITHRIAH MEDAN JOHOR Mulyani, Sri; Sepriawan, M Reza; Anan, Malesa
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2530

Abstract

Pengolahan penilaian hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru-guru SD AL-FITHRIAH telah menggunakan media komputerisasi, hanya saja para guru belum mengupdate pengetahuan tentang pengunaaan Ms.Excel terbaru 2021, karena terbatasnya pengetahuan dan informasi, untuk itu guru–guru SD AL-FITHRIAH membutuhkan suatu pelatihan tambahan tentang bagaimana pengolahan nilai siswa dengan menggunakan Ms.Excel yang terbaru. Masih banyak guru–guru yang belum paham dalam melakukan pengolahan data menggunakan Ms.Excel sehingga diperlukan pelatihan dalam pengolahan nilai dengan menggunakan Ms.Excel. Evalusi yang didapat dari kegiatan pelatihan ini dengan melakukan peningkatan daya kompetensi oleh guru–guru agar dapat mengelola MS. Excel. Dalam pelatihan ini manfaat yang di dapat terlihat dari adanya respon yang sangat baik dan antusias dari peserta yang aktif dalam mengikuti kegiatan ini dari awal kegiatan hingga akhir kegiatan berjalan. Para peserta bisa melakukan pelatihan dengan sangat baik dan dengan waktu yang tepat, terlihat para peserta dapat memahami seluruh paparan materi yang diberikan oleh instruktur. Dari pengetahuan yang di dapat dalam pengelolaan MS. Excel sangat bermanfaat bagi guru–guru agar dapat mempermudah guru–guru dalam melakukan pengerjaan penginputan nilai dan dapat mempermudah kebutuhan dalam administrasi guru
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK WAJIK TAPAI MELAYU UNTUK MENEMBUS PASAR EKSPOR Maryanti, Sri; Sudiar, Nining; Suci, Afred; Hardi, Hardi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3091

Abstract

Fokus utama dari kegiatan ini adalah bagaimana membantu UMKM Wajik tapai Melayu agar dapat memasarkan produknya menembus pasar ekspor. Pengabdian ini dilaksanakan di kediaman UMKM yang beralamatkan di Jl. Muslimin Desa Pandau Jaya, Riau. Adapun permasalahan mitra ada pada kualitas dan ketahan produk yaitu tekstur produk yang cepat mengeras sebelum habis masa kadaluarsa serta proses produksi yang cukup lama. Cara yang digunakan dalam mengatasi permasalahan tersebut berupa pedampingan mulai dari diskusi dan menemukan referensi, pelatihan peningkatan kualitas produk, pelatihan efesiensi proses produksi, dan mengevaluasi. Kegiatan ini melibatkan 10 orang yang terdiri dari pemilik UMKM, pegawai, dan tenaga ahli pangan dengan lama nya waktu pengabdian lebih kurang 12 bulan. Hasil dari kegiatan yaitu setelah penggunaan Stabilex BR maka produk dapat bertahan hingga 1 tahun serta memiliki tekstur yang lembut. Pengguaan mesin Crystallization Evaporator mampu menghemat waktu 2 hingga 3 jam serta mampu mengoplah 50 kilogram adonan dan menghasilkan 125 kotak wajik tapai dengan berat bersih 400 gram per kotak. Artinya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi mitra karena dapat meningkatkan kualitas produknya untuk menuju pasar ekspor. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan dapat membantu mitra untuk menuju pasar ekspor dan secarar tidak langsung meningkatkan pendapatan mitra