cover
Contact Name
Jeki Haryanto
Contact Email
Jekiharyanto@fik.unp.ac.id
Phone
+6285274406023
Journal Mail Official
patriot@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hamka,Air Tawar, Padang, 25131,Telp. 0751/7059901
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Patriot
ISSN : 26554984     EISSN : 27146596     DOI : 10.24036
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Patriot merupakan jurnal kepelatihan olahraga yang sudah ada sejak tahun 2018 dan terus mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dibidang pendidikan kepelatihan olahraga hingga kini. Jurnal Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga yang terus aktif mengumpulkan artikel penelitian di bidang Sain Olahraga dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Ruang lingkup artikel dari ini meliputi; pengembangan teknologi pendidikan olahraga, Fisiologi Olahraga; Ilmu Gerak Olahraga/Keterampilan Motorik Olahraga; Biomekanika dan Kinesiologi; Sosiologi Olahraga, metoda latihan, giziz olahraga, dan perencanaan program latihan. Fokus Jurnal Patriot adalah pengembangan ilmu kepelatian olahraga Lingkup Jurnal Patriot: 1. Pengembangan Metoda latihan 2. Perencanaan Program Latihan 3. Perwasitan olahraga 4. Strategi pertandingan 5. Analisis Pertandingn
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 454 Documents
Analisis kematangan emosi mahasiswa pendidikan jasmani tahun ajaran 2022/2023 Insanistyo, Bayu; Sutisyana, Ari; Eko Nopiyanto, Yahya; Prabowo, Andika; Ibrahim, Ibrahim; Sari Kardi, Ipa
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.986

Abstract

Masalah: Kompleksnya berbagai permasalahan akademik yang dihadapi oleh mahasiswa membutuhkan kemampuan untuk mengelola emosi dengan baik. Tujuan: Mengungkapkan tingkat kematangan emosi mahasiswa penjas Universitas Bengkulu tahun ajaran 2022/2023. Metode: Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 87 mahasiswa aktif. Angket digunakan sebagai instrumen mengumpulkan data. Standar deviasi ideal dan nilai rerata ideal digunakan untuk menganalisis data. Hasil: Kematangan emosi mahasiswa penjas berada pada kategori sangat baik dengan frekuensi sebanyak 14 mahasiswa, baik sebanyak 47 mahasiswa, sedang 18 mahasiswa, rendah 4 mahasiswa. Kesimpulan: Kematangan emosi mahasiswa penjas tahun ajaran 2022/2023 dalam kategori baik. Kelemahan dalam penelitian ini belum mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kematangan emosi mahasiswa dan hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan di luar mahasiswa penjas. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menambah referensi bagi khasanah ilmu pengetahuan khususnya mengenai kematangan emosi pada mahasiswa penjas. Sehingga, direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji strategi untuk meningkatkan kematangan emosi maupun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kematangan emosi mahasiswa.
Analisis tingkat self-efficacy peserta ekstrakurikuler futsal Eko Nopiyanto, Yahya; Syafrial, Syafrial; Insanistyo, Bayu; Vantoria, Vantoria; Sari Kardi, Ipa; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.987

Abstract

Masalah: Kajian mengenai aspek psikologis pada peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu minim dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Tujuan: Melakukan analisis tingkat SE peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 10 peserta ekstrakurikuler futsal. Pengumpulan data menggunakan angket. Standar deviasi ideal dan nilai rerata ideal digunakan untuk menganalisis data. Hasil: Terdapat 6 peserta yang memiliki SE dalam kategori sangat tinggi, 4 peserta memiliki self-efficacy dalam kategori tinggi. Kesimpulan: Tingkat SE peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu berada pada kategori sangat tinggi. Kelemahan dalam penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan pada peserta ekstrakurikuler selain futsal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menambah referensi bagi khasanah ilmu pengetahuan khususnya mengenai SE pada atlet futsal. Sehingga, direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji strategi dalam menjaga konsistensi SE peserta ekstrakurikuler futsal di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu.
Latihan total body resistance exercise pencak silat Hidayat, Syarif; Haryanto, Arief Ibnu; Suardika, I Kadek; Nugroho, Haris
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.988

Abstract

Masalah: Total Body Resistance Exerciese merupakan latihan menggunakan alat yang dapat dimaksimalkan untuk mendorong peningkatan komponen dominan dalam suatu cabang olahraga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan Total Body Resistance Exerciese (TRX) pada cabang olahraga Pencak silat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan tahap identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, pembuatan produk, validasi ahli, revisi produk, uji coba, produk akhir. Subjek penelitian pada kelompok kecil berjumlah 15 orang dari Pesilat Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Provinsi Gorontalo dan 33 orang dari Pesilat Tapak Suci yang berlatih di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Gorontalo menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil: Penelitian ini menghasilkan sembilan model latihan TRX yang dinyatakan layak, yaitu TRX Plank, TRX Side Plank, TRX Power Low Row, TRX Power Y Fly, TRX Power Biceps Curl, TRX Power Chest Press, TRX Power One Chest Press, TRX Endurance One Chest Press, dan TRX Power Triceps Press. Kesimpulan: Peneliti merekomendasikan variasi latihan ini dilakukan secara benar guna menghindari risiko cedera. Peneliti menyarankan untuk meneliti tentang model pengembangan latihan lain guna mempermudah pelatih dalam menyiapakan menu latihan.
Peningkatan hasil belajar servis bawah bola voli melalui media pembelajaran audio-visual Marsuna, Marsuna
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.993

Abstract

Masalah: Apakah melalui media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan hasil belajar servis bawah bola voli. Tujuan: untuk mengatahui peningkatan hasil belajar servis bawah permainan bola voli melalui media pembelajaran audio-visual. Metode: Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan 2 siklus yaitu dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan tindakan. Subyek yaitu siswa SMA Negeri 3 Konawe Selatan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes hasil belajar siswa pada masing-masing siklus. Hasil: Hasil penelitian dari observasi siswa siklus I mencapai 70% dan meningkat pada siklus II menjadi 90%, dan hasil observasi guru pada siklus I mencapai 70% dan meningkat pada siklus ke II menjadi 100%, sedangkan untuk hasil belajar siswa siklus I mencapai 66,67% dan meningkat menjadi 93,33% pada siklus II. Kesimpulan: Dari hasil penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media audio-visual dapat meningkatkan hasil belajar servis bawah permainan bola voli.
Kecakapan hidup atlet softball remaja Gumilar, Agus; Ma'Mun, Amung; Nuryadi, Nuryadi; Darajat KN, Jajat; Hambali, Burhan
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1012

Abstract

Masalah: Partisipasi pemuda dalam berolahraga memiliki potensi yang sangat besar dalam perkembangan usianya. Secara umum diyakini bahwa melalui olahraga, anak-anak dan remaja belajar nilai dan keterampilan itu akan melayani mereka dengan baik ketika mereka mempersiapkan diri untuk sisa hidup mereka. Sayangnya, banyak program tidak terstruktur dengan baik atau diimplementasikan sedemikian rupa, sehingga kecakapan hidup yang bisa dipelajari dalam olahraga dipindahkan ke domain kecakapan lainnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari teamwork, social skills, goal setting, leadership, problem solving and decision making, interpersonal communication, emotional skills, dan time management dengan kecakapan hidup atlet softball. Metode: Responden terdiri dari 174 orang atlet remaja putra dan putri berusia dibawah 21 tahun di Indonesia yang aktif berlatih dan bertanding. Ini merupakan penelitian deskriftif dengan survey analisis, Instrumen yang digunakan yaitu Instrument yang digunakan untuk mengevaluasi kecakapan hidup dalam bidang olahraga ini yaitu menggunakan Life Skills Scale for Sport (LSSS) yang dikembangkan untuk menilai delapan variabel di atas. Hasil: Analisis korelasi kecakapan hidup, dalam cabang olahraga softball menunjukan terdapat dua variabel yang memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kecakapan hidup yaitu variabel kepemimpinan dan komunikasi interpersonal, lima variabel memiliki hubungan yang kuat dengan kecakapan hidup yaitu variabel kerjasama tim, goal setting, manajemen waktu, kecerdasan emosional, dan kecakapan sosial, serta varibel dengan hubungan yang cukup kuat yaitu pengambilan keputusan. Kesimpulan: Teamwork, social skills, goal setting, leadership, problem solving and decision making, interpersonal communication, emotional skills, dan time management memiliki hubungan positif dengan kecakapan hidup atlet softball.
Analisis gaya hidup sehat mahasiswa olahraga Dally Rahman
Jurnal Patriot Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i3.1018

Abstract

Masalah: Gambaran pola hidup sehat yang diterapkan oleh mahasiswa perlu dilakukan analisis, karena gaya hidup sehat merupakan suatu hal yang penting untuk menjamin kesehatan mereka selama menyelesaikan studi di kampus. Tujuan: Peneliitna ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gaya hidup sehat yang diterapkan olahe para mahasiswa olahraga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 93 orang mahasiswa sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket pola hidup sehat yang diadopsi dari penelitian sebelumnya. Analisis statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif yang akan menggambarkan tentangn rerata, standar deviasi, nilai maksimal, dan minimal, serta dijelaskan juga persentase tingkat capaian jawaban responden. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa persentase jawaban responden telah mencapai 69%, yang artinya gaya hidup sehat para mahasiswa berada pada kategori cukup. Kesimpulan: Gaya hidup sehat mahasiswa olahraga telah berada pada kategori cukup, sehingga kedepan perlu ditingkatkan lagi agar asupan gizi mereka dapat mencukupi tuntutan aktifitas mereka yang padat di kampus.
Evaluasi pembinaan olahraga Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Jembrana berdasarkan Contex, Input, Process, dan Product (CIPP) Khairi, Abu; Suratmin, Suratmin; Wijaya, Made Agus
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1023

Abstract

Masalah: Parameter pembinaan olahraga Madrasah Ibtidaiyah (MI) kabupaten Jembrana, sangat mendasar dan penting untuk dilakukan evaluasi. Evaluasi pembinaan olahraga madrasah ibtidaiyah kabupaten Jembrana, selesainya penyelenggaraan kejuaraan hanya dilaporkan hasil prestasi dan laporan keuangan, tanpa dianalisis serta dievaluasi secara kajian ilmiah. Pekan Olahraga Madrasah Ibtidaiyah (Pormi) kabupaten Jembrana sebagai parameter prestasi dan ujung tombak serta penopang prestasi pekan olahraga pondok pesantren daerah (Pospeda) provinsi Bali dan pekan olahraga pondok pesantren nasional (Pospenas). Evaluasi pembinaan olahraga MI kabupaten Jembrana atletik, bulutangkis, dan tenis meja sangat penting dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dengan kajian ilmiah. Tujuan: Tujuan penelitian adalah mengevaluasi pembinaan olahraga MI Jembrana dengan contex, input, process, product (CIPP). Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey untuk mendapatkan deskriptif pembinaan olahraga MI kabupaten Jembrana nomor atletik, bulutangkis, dan tenis meja. Sampel penelitian adalah guru olahraga (pelatih) madrasah ibtidaiyah di kabupaten Jembrana berjumlah 23 orang. Data diperoleh dengan wawancara, kuesioner, arsip, dan dokumentasi atletik, bulutangkis, dan tenis meja. Analisis data yang digunakan dengan teknik product moment dan triangulasi data. Hasil: Hasil penelitian adalah (1) evaluasi konteks: (a) menyusun panduan penyelenggaraan pembinaan olahraga MI Jembrana, (b) meningkatkan prestasi olahraga dan akademik MI kabupaten Jembrana secara seimbang, (c) mencetak atlet MI daerah khususnya atletik, bulutangkis, tenis meja, dan (d) kerjasama dengan instansi terkait. (2) evaluasi input: (a) membentuk sistem seleksi atlet MI kabupaten Jembrana, dan (b) implemenatasi intrakurikuler dan ekstrakurikuler, dan (c) kualifikasi pelatih yang memadai dan handal, (3) evaluasi proses: (a) menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan olahraga yang dilaksanakan secara bersama-sama, dan (b) meningkatkan try in, try out dan menyarankan atlet mengikuti ekstrakurikuler dan klub atletik, bulutangkis, tenis meja, dan (4) evaluasi produk: (a) meningkatkan target prestasi daerah Jembrana dan provinsi Bali, dan (b) terbentuk sistem pembinaan olahraga MI kabupaten Jembrana dengan pendekatan ilmiah dan penerapan iptek olahraga.
Pengaruh metode pelatihan cone drill dan continuous circuit untuk meningkatkan kelincahan dan daya ledak otot tungkai pada atlet kabaddi Hanggara, Rizky; Dharmadi, Made Agus; Semarayasa, I Ketut
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1029

Abstract

Masalah : Kondisi fisik atlet Kabaddi Jembrana semakin menurun dikarenakan pembinaan atlet belum memahami bahwa kondisi fisik kelincahan dan daya ledak otot tungkai sangat penting dalam olahraga khususnya Kabaddi. Sehingga Capaian prestasi kurang maksimal dikarenakan pelatihan masing terfokus kepada tehnik dan taktitk. Bisa buktikan saat Porprov Bali 2022 atlet Kabaddi Jembrana hanya bisa mendapat mendali perunggu saja. Dengan dengan memilih metode latihan untuk meningkatkan kelincahan dan daya ledak otot tungkai yang belum pernah diterapkan secara mendetail dalam melakukan pembinaan atlet di harapkan untuk pencapaian prestasi tentu akan meningkat. Tujuan : untuk mengetahui: (1) perbedaan peningkatan daya ledak otot tungkai antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (2) perbedaan peningkatan kelincahan antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (3) perbedaan pengaruh peningkatan kelincahan dan daya ledak otot tungkai antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana. Metode : Penelitian ini termasuk quasi experimental. Subyek pada penelitian ini berjumlah 45 orang, selanjutnya dilakukan tes awal atau pre-test kemudian di random dengan teknik Ordinal Pairing sehingga menjadi 3 kelompok dengan pola huruf ā€œSā€. Setelah post-test data dianalisis dengan menggunakan uji MANOVA. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa: (1) daya ledak otot tungkai atlet yang mengikuti pelatihan Continuous circuit lebih meningkat dibanding dengan kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (2) kelincahan atlet yang mengikuti pelatihan Continuous circuit lebih meningkat dibanding dengan kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (3) terdapat perbedaan pengaruh peningkatan kelincahan dan daya ledak otot tungkai antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan Continuous circuit lebih efektif digunakan untuk meingkatkan konidis fisik kelincahan dan daya ledak otot tungkai.
The influence of concentration, endurance and confidence on the shooting ability of PERBAKIN athletes Fadilla, Nailatul; Irawan, Roma; Komaini, Anton; Rasyid, Willadi
Jurnal Patriot Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v6i1.1049

Abstract

Problems: The problem of this research is the low shooting ability of pistol athletes. Low shooting ability is influenced by several factors, such as concentration, endurance and self-confidence. Purpose: This study aims to reveal the direct and indirect effects, as well as the simultaneous influence between variables. Methods: This type of research is quantitative associative with a path analysis approach. Results: The results of hypothesis testing show: (1) there is a direct effect of concentration on shooting ability (py1 = 0.334 or 11.1%), (2) there is a direct effect of endurance on shooting ability (py2 = 0.349 or 12.1%), (3 ) there is a direct effect of self-confidence on shooting ability (py3 = 0.440 or 19.3%), (4) there is an indirect effect of concentration on shooting ability through self-confidence (p31.py3 = 0.234 total effect 32.3%), (5 ) there is an indirect effect of endurance on shooting ability through self-confidence (p32.py3 = 0.272 total effect 38.6%), and (6) there is an effect of flexibility, agility and concentration simultaneously on shooting ability (Rsquare = 0.931 or 93 ,1%). Conclusion: The Ability of Table Tennis Footwork of Extracurricular Students of SMP N 2 Tungkal Ulu is influenced by the three factors that have been explained or it can be interpreted, that the ability of Table Tennis Footwork can be improved if athletes have good flexibility, agility and concentration variables. The efforts that can be made are increasing flexibility, agility and concentration by doing exercises in a planned, continuous manner and in accordance with the principles of training.
Pentingnya kebugaran jasmani bagi mahasiswa: Bagaimana dengan tingkat kebugaran mahasiswa olahraga pasca pandemi covid-19? Rahman, Dally
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1050

Abstract

Masalah: Kebugaran jasmani harus dipertahankan oleh setiap individu termasuk mahasiswa olahraga. Masih kurangnya kurang optimalnya mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan praktik memicu peneliti untuk melakukan riset terkait dengan hal tersebut. Tujuan: Peneltian ini bertujuan untuk melihat tingkat kebugaran jasmani mahasiswa departemen kepelatihan. Metode: Sebanyak 32 orang mahasiswa laki-laki ikut berpartisipasi pada Penelitian ini. Data mengenai Tingkat kebugaran mereka diambil dengan melakukan cooper test. Setelah melakukan tes tersebut dan data berhasil dikumpulkan maka dilanjutkan dengan melakukan analisis data dengan menggunakan statistic deskriptif. Hasil: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 6% mahasiswa sudah memiliki Tingkat kebugaran yang sangat baik, 38% baik, 44% cukup, 9% kurang, dan 3% masih sangat kurang. Kesimpulan: Tingkat kebugaran mahasiswa secara umum masih berada pada kategori cukup, sehingga mereka perlu untuk meningkatkannya dengan melakukan berbagai aktifitas fisik yang mereka senangi. Mahasiswa harus pandai membagi waktu untuk belajar, bermain, dan berolarhaga.