cover
Contact Name
Eko Sumartono
Contact Email
ekosumartono@relawanjurnal.id
Phone
+6282138129668
Journal Mail Official
ekosumartono@relawanjurnal.id
Editorial Address
Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu Jl. Merapi Raya No.Kel, Kebun Tebeng, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 38226
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
ISSN : 23387033     EISSN : 27220613     DOI : https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1
Core Subject : Health,
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year.  Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ).  It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles 420 Documents
ANALISIS KUALITAS DAN PERUMUSAN STRATEGI PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR SUNGAI BANGKAHULU BENGKULU GAZALI, MOH.; WIDADA, AGUS
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air sungai dipengaruhi oleh kualitas pasokan air yang berasal dari daerah tangkapan sedangkan kualitas pasokan air dari daerah tangkapan berkaitan dengan aktifitas manusia yang ada didalamnya (Wiwoho, 2005). Peenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai Bangkahalu dengan parameter COD, BOD, TSS, pH dan E.Coli dibandingkan dengan baku mutu limbah cair golongan sungai kelas I (satu) yang ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 dengan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indek pencemaran (IP) air sungai Bangkahulu berada pada tingkat cemaran sedang dengan nilai IP berkisar 5,22 – 6,51. Kandungan TSS dan kadar pH masih dibawah baku mutu, sedangkan kandungan BOD, COD, dan E.coli di atas baku mutu. Status sungai Bangkahulu berada pada cemaran sedang dan tidak bisa dijadikan air baku untuk pengolahan air bersih PDAM, bila dipaksakan membutuhkan biaya yang mahal. Untuk memperbaiki kualitas air sungai Bangkahulu yaitu melakukan pengawasan dan pemantauan air sungai bangkahulu secara rutin, sosialisasi dan penegakan hukum pada pengusaha industri, pertambangan, perkebunan dan masyarakat.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN CENGKEH (SYZIGIUM AROMATICUM) DALAM MEMATIKAN LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA) GUSTINA, MELY; ALI, HAIDINA; KURNIAWAN, YUNUS
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat rumah adalah salah satu jenis serangga pengganggu dan sekaligus sebagai penular penyakit terhadap kesehatan manusia yang dapat menyebarkan penyakit kholera, thypus, disentri dan penyakit perut lainnya. Upaya pengendalian dan pemberantasan vektor penyakit perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggunakan insektisida nabati. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun cengkeh (Syzigium aromaticum) dalam mematikan lalat rumah (Musca domestica). Desain penelitian adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian Post-Test with Control Design. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova dan diteruskan dengan uji Benferroni. Hasil Penelitian menggunakan ekstrak daun cengkeh dengan konsentrasi 20%, 25% dan 30% mampu membunuh lalat rumah rata-rata sebanyak 2,67 ekor (12%), 3,67 ekor (14,66%), 7,67 ekor (30,66%). Hasil Uji One Way Anova menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05. Aritnya ada perbedaan jumlah kematian lalat rumah dengan pemberian berbagai variasi konsentrasi ekstrak daun cengkeh dalam mematikan lalat rumah. Jumlah persentase kematian lalat pada konsentrasi 20% sebesar (12%), 25% sebesar (14,66%), dan 30% sebesar (30, 66%). Perlakuan yang paling efektif dalam mematikan lalat rumah (Musca domestica). Diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan kepada masyarakat luas tentang manfaat ekstrak daun cengkeh yang dapat digunakan sebagai insektisida alami dengan harapan dapat mengendalikan lalat rumah secara mandiri.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA LAS LISTRIK MUALIM, MUALIM
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja umumnya disebabkan cara memakai alat yang salah, pemakaian alat pelindung yang kurang baik dan kesalahan lain. Berdasarkan observasi masih banyak pekerja pengelasan tidak menggunakan APD saat bekerja dan kurang memahami pentingnya APD. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja las listrik. Jenis penelitian diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah total sampel, sebanyak 56 pekerja las listrik. Analisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil Penelitian 80,4% pekerja memiliki pengetahuan yang kurang, 78,6% memiliki sikap tidak mendukung, 69,6% pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri tidak lengkap dan diperoleh nilai ρ = 0,002 untuk hubungan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja las listrik dan diperoleh nilai ρ = 0,029 untuk hubungan pengetahuan dan penggunaan APD pada pekerja las listrik. Disimpulkan bahwa sebagian besar pengetahuan dan sikap pekerja las listrik tidak mendukung dan lebih dari sebagian pekerja tidak lengkap menggunakan APD serta ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan penggunaan APD pada pekerja las listrik. Disarankan bengkel las menyediakan APD yang lengkap, dan instansi terkait mensosialisasikan pentingnya APD dan ditingkatkan pengawasan bagi usaha-usaha kecil menengah khususnya dibengkel las.
VARIASI WAKTU PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS SUNITA, RADEN
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui perbedaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada penderita DM dengan variasi waktu pemeriksaan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah GDP penderita DM yang diperiksa bervariasi menurut waktu pemeriksaan. Hasil: Hasil penelitian kepada 30 responden tidak didapatkan perbedaan kadar glukosa darah puasa secara signifikan karena didapatkan nilai sig (2-tailed) atau p 0,286 berarti p > 0,05. Nilai rata-rata kadar GDP yang diperiksa secara langsung adalah 183,77 mg/dL, sedangkan rata kadar GDP yang ditunda 2 jam adalah 169,63 mg/dL, dan nilai rata-rata kadar GDP yang ditunda 4 jam adalah 157,03 mg/dL. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka tidak didapatkan adanya perbedaan GDP yang signifikan pada penderita DM yang diperiksa dengan variasi waktu.
VARIASI KOMBINASI KETEBALAN CANGKANG  BINTARO DAN BIJI KAPUK DALAM PENURUNAN TINGKAT BESI (FE) DI SUMUR GALI WARGA RAWA MAKMUR, KOTA BENGKULU ADEKO, RIANG; JUBAIDI, JUBAIDI
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya serta fungsinya dalam kehidupan tidak akan dapat digantikan oleh senyawa lainnya. Hampir semua kegiatan yang dilakukan manusia membutuhkan air. Oleh karena itu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi permukiman menjadi salah satu persyaratan. Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada tanggal 13 Februari 2020 kondisi air sumur gali warga RT 13 RW 03 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muara Bangkahulu setelah dilakukan pengukuran diperoleh hasil kekeruhan 113 NTU, Ph 6,50 ; Besi (Fe) 4.830 mg/l; Mangan (Mn) 1.824 mg/l dan kesadahan 1,02 mg/L. Dari hasil pengukuran pada survey awal diketahui bahwa air sumur gali warga RT 13 RW 03 Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu masih melebihi ambang batas yag dipersyaratkan oleh Permenkes RI No.32 tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar Fe sebelum dan sesudah perlakuan dengan menggunakan variasi ketebalan kombinasi cangkang bintaro dan biji kapuk 20 cm, 30 cm, dan 50 cm serta untuk mengetahui variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar besi (Fe). Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain post test only control group design, yaitu penelitian dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Kemudian dicari perbedaan antara pengukuran dari keduanya dan perbedaan ini dianggap sebagai akibat perlakuan. Hasil penelitian diperoleh variasi ketebalan paling efektif untuk menurunkan kadar besi (Fe) adalah dengan ketebalan 50 cm yang dapat menurunkan kadar besi (Fe) hingga 67,74 % .Hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tebal adsorben maka semakin efektif penurunannya.
KEJADIAN MEROKOK PADA REMAJA PERTENGAHAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA HANDAYANI, TITA SEPTI
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Perilaku merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, bahkan orang mulai merokok ketika dia masih remaja (Fikriyah, 2012). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Stress, Pola Asuh Orang Tua dan Mekanisme Koping Dengan Kejadian Merokok Pada Remaja Pertengahan Di SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan Cross Sectional. sampel diambil menggunakan teknik proportion stratified random samplin gberjumlah 53 siswa. Pengumpulan data menggunakan data primer. Data yang diperoleh, diolah dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden (67,9%) dengan perilaku stress sangat berat, hampir sebagian besar responden (66,0%) pola asuh orang tua dengan ototriter, hampir sebagian besar responden (69,8%) mekanisme koping focusedcoping < skormotion, dan hampir sebagian besar responden (64,2%) yang merokok pada remaja. Sedangkan hasil bivariat adalah ada hubungan yang bermakna antara tress, Pola Asuh Orang Tua dan Mekanisme Koping Dengan Kejadian Merokok Pada Remaja Pertengahan Di SMA Negeri 5 Lubuklinggau Tahun 2018 dengan p value=0,028, 0.003, 0.028. Kesimpulan: Diharapkan kepada pihak Sekolah untuk menerapkan peraturan mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di semua Sekolah dan menerapkan sanksi yang tegas bagi yang melanggar peraturan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN STBM PILAR STOP BABS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG LEAK KABUPATEN LEBONG WULANDARI, WULANDARI; DARMAWANSYAH, DARMAWANSYAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah sebuah pendekatan dan paradigma baru untuk pembangunan sanitasi di Indonesia yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan perubahan perilaku.Buang air besar di tempat terbuka merupakan masalah kesehatan dan sosial yang perlu mendapatkan perhatian.Penduduk dengan kepemilikan jamban sehat sebesar 58,7% di Kabupaten lebong. Hal ini masih jauh dari target pembangunan nasional sebesar 80%. Data menunjukkan sebesar 77% masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Talang Leak melakukan Buang Air Besar Sembarangan di sungai dan parit,dan hasil survey pendahuluan menunukkan dari 10 responden sebanyak (70%) responden yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) melakukan BABs di sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan kepala keluarga dengan keberhasilan STBM Pilar Stop BABs di Puskesmas Talang Leak Kabupaten Lebong.Desain penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatancross sectional, jumlah sampel sebanyak 95 kepala Keluarga dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan hampir sebagian responden (38,9%) dengan pengetahuan cukup dan sebagian besar responden (65,3%) tidak berhasil melakukan STBM Pilar Stop BABs.Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kepala keluarga dengan keberhasilan STBM Pilar Stop BABs. Diharapkan hasil penelitian dapat menambah pengetahuan kepala keluarga terkait dengan STBM Pilar STOP BABs agar terhindar dari penyakit berbasis lingkungan seperti diare.
EDUKASI GIZI DALAM  PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN KELUARGA PADA BADUTA STUNTING HIDAYAT, YANCE
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kurang yang kronis. Praktik pemberian makan merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian stunting, sehingga diperlukan adanya edukasi gizi mengenai praktik pemberian makan. Tujuan dilakukannya penelitian adalah mengetahui pengaruh intervensi edukasi gizi terhadap praktik pemberian makan ibu yang memiliki baduta stunting. Desain penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pre-post test two group design. Lokasi penelitian adalah 2 puskesmas di Kabupaten Bengkulu Utara yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Jumlah subjek penelitian penelitian pada kelompok satu dan dua masing-masing adalah 40 orang dengan kriteria inklusi meliputi ibu memiliki anak balita stunting usia 7-24 bulan saat penelitian berlangsung, anak tidak cacat, ibu dapat diajak berkomunikasi, bersedia menjadi subjek penelitian. Intervensi berupa edukasi gizi menggunakan booklet, dan contoh hidangan yang diberikan 3 kali dengan selang waktu 1 minggu. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji paired sampel t test dan uji t-independent. Hasil uji dependent terdapat perbedaan rata-rata praktik pemberian makan antara kelompok kontrol dan intervensi dengan nilai p value 0,000 dan 0,168, dan uji independen antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol 0,000. Edukasi gizi sebagai program unggulan sehingga dapat meningkatkan praktik pemberian makan keluarga terhadap anak stunting.
PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MELALUI PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK SUTRIYAWAN, AGUNG
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan masalah kesehatan terutama di negara yang beriklim tropis yang ditularkan melalui nyamuk aedes aegypti betina. Upaya pencegahan DBD di Indonesia ditekankan pada pemberantasan sarang nyamuk. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan tindakan PSN 3M Plus terhadap kejadian DBD sebagai upaya pencegahan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus control. Sampel kasus sebanyak 55 responden dan sampel control sebanyak 55 responden. Pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-squre. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku PSN 3M Plus yang berhubungan dengan kejadian DBD adalah menguras (0,002) dan OR 95%CI = 3,877 (1,711-8,783), menutup (0,046) dan OR 95%CI = 2,440 (1,090-5,465), menggunakan obat anti nyamuk (0,001) dan OR 95%CI = 3,946 (1,779-8,753), meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup (0,033) dan OR 95%CI = 2,493 (1,144-5,435), memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi (0,000) dan OR 95%CI = 5,053 (2,241-11,392), menabur larvasida (0,012) dan OR 95%CI = 2,887 (1,321-6,309). Sedangkan perilaku PSN 3M Plus yang tidak berhubungan dengan kejadian DBD adalah mendaur ulang barang bekas, memelihara ikan pemakan jentik, gotong royong membersikan lingkungan, memeriksa tempat-tempat penampungan air, memperbaiki saluran dan talang yang tidak lancer, dan menanam tanaman pengusir nyamuk. Kesimpulan: Perlu dilakukan penyuluhan kesehatan tentang PSN-DBD kepada masyarakat terutama kepada kepala keluarga untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya melakukan PSN 3M plus serta mau mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
USIA MENARCHE DAN LAMANYA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN  DISMENORE  PRIMER  PADA  SISWI  KELAS X DI SMK KESEHATAN BHAKTI KENCANA SUBANG INDARNA, ASEP AEP
Journal of Nursing and Public Health Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Dismenore dapat menimbulkan dampak bagi kegiatan atau aktivitas para wanita khususnya remaja. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan kepada 15 orang remaja putri kelas X di SMK Kesehatan Bhakti Kencana Subang yang telah mengalami menstruasi mengenai dismenore didapatkan hasil, 10 orang selalu mengalami nyeri saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia menarche dan lamanya menstruasi dengan kejadian dismenore primer pada siswi kelas X di SMK Kesehatan Bhakti Kencana Subang. Metode: Metode Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yakni menghubungkan antara usia menarche dan lamanya menstruasi dengan kejadian dismenore primer. Populasi sebanyak 278 orang. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 74 orang dengan pengolahan data menggunakan distribusi frekuensi dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian didapatkan bahwa Kejadian dismenore lebih dari setengahnya mengalami dismenore sebanyak 40 orang (54,1%), usia menarche lebih dari setengahnya ≥ 12 tahun sebanyak 43 orang (58,1%) dan lamanya menstruasi responden sebagian besar ≤ 7 hari sebanyak 59 orang (79,7%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia menarche dengan kejadian dismenore. Terdapat hubungan antara lama menstruasi dengan kejadian dismenore. Saran bagi pihak sekolah perlu adanya pemberian informasi kepada siswi mengenai dismenore supaya siswi dapat memahami mengenai penanganan dismenore.