cover
Contact Name
Eko Sumartono
Contact Email
ekosumartono@relawanjurnal.id
Phone
+6282138129668
Journal Mail Official
ekosumartono@relawanjurnal.id
Editorial Address
Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu Jl. Merapi Raya No.Kel, Kebun Tebeng, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 38226
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
ISSN : 23387033     EISSN : 27220613     DOI : https://doi.org/10.37676/jnph.v8i1
Core Subject : Health,
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year.  Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ).  It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles 420 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DZAKIA, MASITA AQLA; AZIZ, ARI RAHMAT; ARNELIWATI, ARNELIWATI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5171

Abstract

Pendahuluan: Remaja berada pada periode ingin tahu dan ingin mencoba sehingga remaja rentan terlibat pada perilaku seksual berisiko. Perilaku seksual yang sering terjadi pada remaja terdiri dari perilaku seksual tidak berisiko dan perilaku seksual berisiko. Peranan orang tua diperlukan untuk memberikan pendidikan seksual yang bagik bagi remaja dan menjalin komunikasi terbuka pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deksripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 252 siswa di salah satu sekolah yang ada di pekanbaru, sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil dan Pembahasan: Mayoritas usia responden pada penelitian ini yaitu 17 tahun, jenis kelamin paling banyak ialah perempuan, mayoritas remaja memperoleh pola asuh demokratis dan sebagian besar remaja memiliki perilaku seksual berisiko rendah. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja dengan nilai p value=0,017 atau < alpha 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan pengetahuan baru dalam memberikan asuhan keperawatan yang berfokus pada pola asuh untuk menjadi salah satu alternatif dalam menangani perilaku seksual berisiko pada remaja.
PENGETAHUAN DALAM PERILAKU KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK TAHUN 2023 ALIYAH, NURUL; KRIANTO, TRI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5173

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi anemia pada remaja yang terjadi di negara maju yaitu sebesar 6%. dan di negara berkembang yaitu sebesar 27%. Tren kasus anemia pada proporsi anemia pada kelompok remaja putri usia 15-24 tahun mengalami peningkatan, yaitu 37,1% pada tahun 2013, 48,9% pada tahun 2018. Program pendistribusian tablet tambah darah untuk remaja putri telah dilaksanakan kembali dengan capaian nasional. Remaja putri diberikan tablet tambah darah dengan dosis preventif, yaitu seminggu satu kali dan sehari satu kali saat menstruasi. Akan tetapi, fakta di lapangan pemberian tablet tambah darah hanya berkisar pada ibu hamil, sedangkan untuk remaja putri belum secara optimal dilakukan. Metode: Penelitian kualitatif menggunakan FGD dan Wawancara Mendalam. Sebanyak 19 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan metode triangulasi data. Hasil dan Pembahasan: Sebagian besar remaja putri memiliki perilaku dan pengetahuan yang tidak baik dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Kesimpulan: Perilaku konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri di Kecamatan Cimanggis Kota Depok belum sesuai dengan jumlah TTD dan jadwal konsumsi TTD, perlu dilakukan pemantauan pemberian TTD dari guru ke remaja putri serta konsumsi TTD oleh remaja putri.
HAMBATAN PENERIMAAN REKAP MEDIS ELEKTRONIK CATATAN OLEH DOKTER: TINJAUAN SISTEMATIS SUNDARI, RETNO; MINARTI, MISNA; SUNARSIH, ELVI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5174

Abstract

Rekam Medis Elektronik (EMR) terkomputerisasi sistem informasi medis yang mengumpulkan, menyimpan, dan menampilkan informasi pasien. Bertujuan untuk mengidentifikasi semua hambatan yang dihasilkan pada dokter yang menunjukkan resistensi terhadap EMR pencarian literatur yang sistematis dari empat database yang relevan ("Web of Science", "Science Direx", "PubMed" dan "The Cochrane Library, google scholer")Dengan menerapkan strategi pencarian basis data yang berbeda, 1671 artikel diidentifikasi (termasuk beberapa duplikat artikel yang muncul di lebih dari satu basis data)Tinjauan artikel yang diidentifikasi menunjukkan berbagai kemungkinan hambatan untuk menerapkan EMR, dan menyediakan wawasan tentang hubungan antara hambatan. ategori tertentu (A-Financial, B-Technical, dan C-Time) lebih sering diidentifikasi sebagai hambatan untuk adopsi EMR daripada yang lain (proses D-Psikologis, E-Sosial, FLegal, G-Organisasi, dan H-Change).
FAKTOR-FAKTOR EKTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANTI AGUNG KABUPATEN KEPAHIANG HIDAYAT, RIZKY; HANDAYANI, TITA SEPTI; RUSTANDI, HANDI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5175

Abstract

Pendahuluan: Imunisasi merupakan salah satu cara preventif untuk mencegah penyakit melalui pemberian kekebalan tubuh yang yang harus diberikan secara terus- menerus, menyeluruh dan dilaksanakan sesuai standar sehingga mampu memberi perlindungan kesehatan dan memutus mata rantai penularan. Banyak hal yang harus diperhatikan oleh para orangtua agar tumbuh kembang anak tidak terganggu. Hal ini perlu dicermati adalah kesehatan anak, salah satu cara yang tepat dengan pemberian imunisasi secara lengkap dan sesuai jadwal bukan hanya bermanfaat untuk menghasilkan kekebalan tubuh terhadap penyakit, melainkan juga mencegah penularan penyakit atau wabah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Ektrinsik Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Nanti Agung, Kabupaten Kepahiang Tahun 2023. Metode: Desain pada penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling, sampel yang berjumlah 58 responden adalah ibu yang mempunyai bayi yang telah mencapai umur 10 bulan hingga 2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Nanti Agung. Variabel independent dalam penelitian ini adalah Persepsi, Dukungan Keluarga dan Dukungan Petugas Kesehatan, sedangkan variabel dependentnya adalah Kelengkapan Imunisasi Dasar. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan Analisa univariat dan bivariat uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Sebagian besar dari responden 69 % memiliki Persepsi Positif, Hampir seluruh dari responden 86,2 % memiliki dukungan Keluarga, Sebagian besar dari responden 72,4 % memiliki dukungan petugas kesehatan dan Sebagian besar dari responden 75,9 % memiliki imunisasi lengkap. Dari hasil Analisa bivariat diketahui adanya ada Hubungan antara Persepsi Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi dengan nilai p value 0,002 < α = 0,05, ada Hubungan antara Dukungan Keluarga Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi dengan nilai p value 0,006 < α = 0,05, dan ada hubungan antara Dukungan Petugas Kesehatan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi dengan nilai p value 0,031 < α = 0,05. Kesimpulan: Diharapkan tenaga kesehatan dapat menerapakan pendidikan kesehatan kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan KIA dan taraf kesehatan bagi anak dan anggota keluarga dapat memenuhi imunisasi dasar lengkap dan tepat waktu untuk menghindarkan anak pada penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI PANTI TRESNA WERDHA BENGKULU PARDOSI, SARIMAN; BUSTON, ERNI; NUGROHO, NEHRU; DONSU, JENITA DT; EKWANTINI, ROSA DELIMA
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5177

Abstract

Pendahuluan: Menurut World Health Organization (WHO, 2001), jumlah orang yang menderita kecemasan ada 5% dari jumlah penduduk Indonesia. Eric j. Lenze, MD di University of Pittsburg School of Medicine, Menunjukkan bahwa gangguan kecemasan lebih umum pada orang tua, dengan menunjukkan kecemasan 7% terjadi pada lanjut usia. Menurut World Health Organization (WHO, 2001), jumlah orang yang menderita kecemasan ada 5% dari jumlah penduduk Indonesia. Salah satu upaya non farmakologis untuk mengatasi kecemasan adalah dengan teknik relaksasi salah satunya relaksasi benson dan relaksasi nafas dalam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap perubahan kecemasan lansia. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pre-post test with control group design. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah responden 40 responden yang terdiri dari 20 responden untuk kelompok intrvensi dan 20 responden untuk kelompok kontrol. Instrument penelitian yang digunakan berupa modul/SOP relaksasi benson, dan untuk menilai skor kecemasan digunakan Hamilton Anxiety Rate Scale (HARS). Hasil dan Pembahasan: Analisis menggunakan Wilcoxon dengan hasil p-value 0.000 < 0.05 yang berarti ada perbedaan rata-rata skor kecemasan sesudah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan ha diterima yang berarti ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap perubahan tingkat kecemasan lansia di Panti Tresna Werdha. Kesimpulan: Terapi benson efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha propinsi Bengkulu.
APLIKASI PSIKOLOGI KESEHATAN KOMUNITAS SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 NASUTION, SRI MULYANI; UTAMA, MUKTI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5180

Abstract

Pendahuluan: Dalam situasi pandemi peran Psikologi Kesehatan semakin meningkat secara signifikan, terutama dalam membangun kesehatan masyarakat, baik fisik maupun mental. Butuh waktu lama untuk meyakinkan publik dan profesional untuk menerima bahwa kondisi psikologis memiliki peran besar dalam kesehatan fisik. Dalam upaya membatasi penyebaran wabah COVID-19 dan penyusunan langkah-langkah yang ketat untuk menahan penyebaran infeksi. Pelaksana academic di institusi-institusi pendidikan bisa jadi adalah yang paling banyak mengalami stres. Beban kerja akademik, terpisah secara psikologis dari sekolah, dan ketakutan akan penularan berhubungan positif dengan stres sekaligus dengan kesehatan fisik dan psikologis. Metode Semua persoalan tersebut dibahas melalui kajian literatur. Hasil dan Pembahasan: Artikel ini membahas mulai dari definisi psikologi Kesehatan; fenomena pandemi di Indonesia, seperti masalah yang terkait dengan vaksinasi (cakupan yang tidak memadai, keterlambatan, dan ketidakstabilan vaksinasi); fungsi pendekatan komunitas; sampai keterkaitan psikologi kesehatan dengan pandemi COVID-19. Kesimpulan: Perubahan perilaku menuju perilaku sehat, masifnya informasi melalui media sosial rupanya telah membuka pemahaman masyarakat akan pentingnya kesejahteraan psikologis untuk meningkatkan imunitas.
IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RUMAH SAKIT KELAS D, KABUPATEN SERANG, PROVINSI BANTEN: PENDEKATAN PATH ANALYSIS MAGFIROH, UYUN; ARROZI, M. F.; P. WEKADIGUNAWAN, C. S.
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5182

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Covid-19 mendorong akses pelayanan kesehatan dengan pengembangan transformasi digital kesehatan. Sehingga, penting untuk penerapan sumber daya manusia dan digitalisasi kesehatan berkaitan dengan rekam medis elektronik (RME). Isu penelitian mengkaji kesiapan rumah sakit untuk transformasi rekam medis digital dengan implementasi RME. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kausalitas eksplanatori dengan pendekatan survei, dan data primer dengan sampel berjumlah 76. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Horizon waktu dengan cross-sectional. Unit analisis adalah individu manajer dan karyawan rumah sakit yang menggunakan rekam medis. Analisis data menggunakan path analysis. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, efikasi diri, dan kesadaran teknologi RME, melalui niat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan implementasi RME; persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap niat; persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap kesiapan implementasi RME; efikasi diri tidak berpengaruh terhadap niat; efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap kesiapan implementasi RME; kesadaran teknologi tidak berpengaruh terhadap niat; kesadaran teknologi RME tidak berpengaruh terhadap kesiapan implementasi RME; niat berpengaruh signifikan terhadap kesiapan implementasi RME. Niat untuk menggunakan RME tidak memediasi variabel eksogen ke variabel endogen. Kesimpulan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen rumah sakit melakukan penundaan implementasi RME meskipun memiliki kesiapan untuk mengimplementasikan RME, tidak sadar dalam proses penggunaan RME, meskipun memiliki keyakinan untuk dapat menggunakan RME.
HUBUNGAN ANTARA DURASI PENGGUNAAN ALAT ELEKTRONIK (GADGET), POLA KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI MTSN 2 KOTA BENGKULU TAHUN 2023 OKTAVIOLA, WAHYUNI; RIZAL, AHMAD; SARI, AYU PRAVITA
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5183

Abstract

Masa remaja periode pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. faktor yang mempengaruhi status gizi remaja langsung Pola makan, jenis makanan, frekuensi makan, dan penyakit infeksi. Dan faktor penyebab tidak langsung terdiri dari faktor individu seperti, durasi penggunaan alat elektronik gadget, faktor keluarga (ekonomi), lingkungan sekolah dan teman sebaya, dan media massa. Rekomendasikan durasi gadget sebanyak ≤2,5 jam/hari pada remaja. Tingginya durasi penggunaan gadget mempengaruhi status gizi. Kebiasaan makan yang sering terlihat pada remaja antara lain makan cemilan, melewatkan waktu makan terutama sarapan pagi, waktu makan tidak teratur, sering makan fast food, jarang mengkonsumsi sayur dan buah serta pengontrolan berat badan yang salah pada remaja. Asupan makanan tidak sesuai kebutuhan dan gizi seimbang mengakibatkan gizi kurang atau lebih. Desain Penelitian menggunakan deskriftif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dimana semua variabel diukur pada waktu yang sama dengan variabel independen yaitu durasi penggunaan gadget, pola konsusmsi sedangkan variabel dependen adalah status gizi.hasil penelitian ini menunjukan dari 32 responden terdapat dengan durasi penggunaan alat elektronik gadget normal 40,6% , pola konsumsi baik 65,6%, status gizi normal 56,3%. hasil uji chi-square menunjukan ada hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik gadget, pola konsumsi dengan status gizi remaja dengan nilai (p=<0,05).ada hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik gadget, pola konsumsi dengan status gizi remaja.
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI BIDAN-KU BERBASIS ANDROID TERHADAP KESIAPAN IBU HAMIL UNTUK BERSALIN DI PMB KOTA BENGKULU SAVITRI, WEWET; BASKAH, DWIE YUNITA; NUGRAHENI, DIAH EKA
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5184

Abstract

Pendahuluan: Kematian ibu masih cukup Tinggi terjadi sampai saat ini. The World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 300 juta wanita di negara berkembang menderita akibat morbiditas jangka pendek maupun morbiditas jangka panjang dikarenakan kehamilan dan. Menurut Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 angka kematian ibu (AKI) sebenarnya telah mengalami penurunan yaitu dari 346 kematian menjadi 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Angka Kematian Ibu di Indonesia saat ini masih jauh dari target Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Salah satu penyebabnya adalah kurang pengetahuan ibu tentang risiko tinggi pada kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Aplikasi Bidan-Ku terhadap Kesiapan Ibu Hamil Untuk Bersalin di Kota Bengkulu Tahun 2022.. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen with control group, Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel adalah 60 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi terdiri dari 30 orang sebagai kelompok intervensi dan 30 sebagai kelompok pembanding. Analisis data yang digunakan univariat, bivariat uji Wilcoxon dan Mann Whitney, Hasil Penelitian variabel pengetahuan ada perbedaan mean rank sebelum 0.00 dan sesudah 15.00, nilai p = 0.000. Variabel Sikap mean rank sebelum 0.00 dan sesudah 15.50 nilai p = 0.000. Variabel Praktik mean rank sebelum 0.00 dan sesudah 15.00, nilai p = 0.000. Ada pengaruh yang signifikan dari variabel Independen intervensi Aplikasi Bidan-Ku terhadap Pengetahuan, sikap dan praktik dengan nilai p Value (0.000) sedangkan variabel kovariat tidak mempengaruhi dengan p Value yang lebih besar dari α =0.05. Kesimpulan: aplikasi Bidan-Ku berpengengaruh terhadap kesiapan ibu hamil untuk bersalin Perlu pendampingan secara berkelanjutan untuk dapat memotivasi ibu hamil dalam deteksi dini komplikasi selama kehamilan dan persalinan.
POLA ASUH, POLA MAKAN DAN KONDISI LINGKUNGAN FISIK DENGAN KEJADIAN STUNTING ANGRAINI, WULAN; FIRDAUS, FITRIANA; PRATIWI, BINTANG AGUSTINA; OKTARIANITA, OKTARIANITA; FEBRIAWATI, HENNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5186

Abstract

Pendahuluan: Balita di Indonesia angka prevalensi stunting pada angka 36,8%,, pada tahun 2013 menningkat kembali pada angka 37,2% serta meningkat kembali pada tahun 2016 27,5% dan pada tahun 2017 meningkat kembali menjadi 29,6%. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya pola asuh, pola makan, dan kondisi lingkungan fisik dengan kejadian stunting Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: penelitian dengan metode analitik pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 73 sampel. Penarikan sampel dengan simple random sampling. Analisis data secara univariat dan bivariate menggunakan chi-square. Hasil dan Pembahasan: analisis bivariat menunjukan ada hubungan variabel pola asuh (p value = 0,024), kondisi lingkungan fisik (kelembaban) (pvalue =0,024), kondisi lingkungan fisik (kepadatan hunian) dengan kejadian stunting (pvalue=0,046). Sedangkan tidak ada hubungan Pola makan (p value = 0,067), kondisi lingkungan fisik (pencahayaan) (pvalue = 0,072), kondisi lingkungan fisik (ventilasi) (pvalue = 0,118) dengan stunting. Kesimpulan: Ada hubungan pola asuh, konsisi lingkungan fisik (kelembaban, kepadatan hunian) dengan stunting sedangkan pola makan kondisi fisik (pencahayaan dan ventilasi) tidak ada berhubungan dengan stunting. Peningkatan pemahaman dalam pola asuh, menjaga lingkungan fisik dari segi kelembaban dan kepadatan hunian menjadi faktor pendukung dalam mencegah kejadian stunting.