Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year. Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ). It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles
420 Documents
PENGARUH AKTIVITAS KERJA DAN BEBAN ANGKAT TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS)
SAFITHRY, CINDY YUNIKA;
NISYA, KHOIRUN;
FADHILAH, NAHIDATUL;
SHAKILA, RIFA;
HARAHAP, RIZKI ALYA;
HASANAH, WIRDATUN
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5099
Berat beban yang diangkut akan menimbulkan kelelahan dan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan keluhan pada bagian-bagian otot skeletal mulai dari keluhan ringan hingga sangat sakit. Beban statis yang yang diterima pekerja secara terus-menerus dan dalam durasi lama dapat menyebabkan keluhan berupa kerusakan pada ligament, sendi dan tendon. Tujuan literatur ini yaitu mengetahui Pengaruh Aktivitas Kerja Dan Beban Angkat Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk Literature Riview. Hasil dari kajian literatur yaitu Penyebab terjadinya musculoskeletal adalah Pengerahan Tenaga Otot berlebihan, sikap kerja yang tidak alamiah, serta pekerjaan berulang yang mengakibatkan pembebanan yang terus menerus menekan tulang, ligamen dan sendi. Kesimpulan dari kajian literatur yaitu adanya pengaruh aktivitas kerja dan beban angkat terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs).
EFEKTIVITAS KEGIATAN RELAWAN CONTACT TRACER COVID-19
PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI;
FEBRIAWATI, HENNI;
OKTAVIDIATI, EVA;
YANUARTI, RISKA;
ANGRAINI, WULAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5159
Pendahuluan: Covid-19 merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona (SARS-COV2) yang banyak merenggut nyawa masyarakat terutama petugas Kesehatan. Dengan meningkatnya penyebaran Kasus Covid-19 yang meresahkan masyarakat, maka diperlukan upaya penanganan yang bertujuan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah membuat program kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dengan cara merekrut tenaga Relawan dari berbagai daerah, yang akan bekerja sama dengan Recon dan Kemenkes untuk memutus rantai penularan dan menurunkan angka kasus Konfirmasi Positif Covid-19. Penelitian ini dirancang dengan metode Kualitatif dan data yang digunakan adalah data Retrospektif dari hasil catatan kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 yang dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus tahun 2021 di Puskesmas Tais, Kabupaten Seluma. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan program 3T (Testing, Tracing, Treatment). Hasil Kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan 3T yang dilakukan Efektif. Dilihat dari Kualitas, Kuantitas dan Waktu, kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dikatakan efektif karena telah mencapai target yang diinginkan. Hambatan yang ditemukan saat dilapangan yaitu tidak dilakukannya penggunaan APD (Alat pelindung diri) yang lengkap sesuai dengan ketentuan Kemenkes RI tahun 2020. Untuk itu diharapkan Pihak Puskesmas Tais dapat melakukan penyempurnaan APD lengkap agar para petugas dapat bekerja lebih Optimal.
PENGETAHUAN FAKTOR RESIKO PENYAKIT JANTUNG DAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN JANTUNG
KHOIRINI, FATIMAH;
BAKARA, DERISON MARSINOVA;
ALMAINI, ALMAINI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5162
Pendahuluan: Peningkatan kasus penyakit jantung setiap tahunnya dapat dikontrol dari faktor resiko yang dapat dimodifikasi. Faktor pendorong melakukan perubahan prilaku salah satunya dengan pengetahuan dan merupakan kunci dalam meningkatkan kesadaran menjalankan prilaku hidup sehat. Ketakutan dan kecemasan dialami oleh keluarga jika ada anggota keluarganya yang masuk rumah sakit. Jika keluarga yang mengalami kecemasan tentunya tidak dapat berpikir jernih, tidak dapat memberikan perawatan yang maksimal dan tidak dapat memberikan semangat bagi pasien jantung untuk menjalani perawatan Metode: Penelitian deskripsi korelasi dengan metode cross sectional untuk hubungan pengetahuan keluarga tentang resiko penyakit jantung dan tingkat kecemasan keluarga pasien jantung. Sampel merupakan keluarga pasien jantung yang mengantar berobat pasien ke Rumah Sakit. Sampel berjumlah 58 responden dengan tehnik accidental sampling. Pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas, sedangkan mengukur tingkat kecemasan keluarga pasien jantung dengan menggunakan modifikasi lembar checklist cemas HARS. Analisis bivariat menggunakani uji chi square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara kecemasan keluarga pasien jantung dengan jenis kelamin. Sebagian besar pengetahuan keluarga tentang risiko penyakit jantung termasuk dalam kategori berpengetahuan baik. Sebagian kecil keluarga pasien jantung mengalami kecemasan. Tidak ada hubungan pengetahuan keluarga tentang risiko penyakit jantung dengan tingkat kecemasan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan pengetahuan keluarga tentang risiko penyakit jantung dengan tingkat kecemasan. Hendaknya pihak rumah sakit dapat memberikan tindakan keperawatan misalnya pendidikan kesehatan tentang risiko penyakit jantung kepada keluarga pasien jantung terutama kepada keluarga yang tingkat pengetahuannya rendah serta dapat memberikan tindakan keperawatan pada keluarga pasien yang mengalami kecemasan.
ASUPAN KALSIUM DAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 02 KOTA BENGKULU TAHUN 2023
SARI, GEBI PRANSISKA;
JUMIYATI, JUMIYATI;
OKFRIANTI, YENNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5163
Pendahuluan: Masa remaja atau masa adolecent merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa muda yang mengalami perubahan-perubahan dalam proses pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial, terutama pada remaja putri akan mengalami menstruasi (dismenore). Dismenore merupakan keluhan ginekologis akibat ketidak seimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri dan yang paling sering terjadi pada wanita dan mengalami dismenore memproduksi prostaglandin 10 kali lebih banyak dari wanita yang tidak dismenore, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asupan kalsium dan zat besi pada remaja putri di Smpn 02 Kota Bengkulu. Metode: Metode penelitian dilakukan secara observasional dengan rancangan case control pada remaja putri kelas viii. Sebanyak 38 remaja putri tidak dismenore primer dan 25 remaja putri dismenore primer. Remaja putri dengan kategori asupan kalsium 1200 mg/hari, magnesium 200-250 mg, dan zat besi 26 mg. Analisis data statistik dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil dan Pembahasan: menunjukkan bahwa kejadian dismenore primer pada remaja putri di Smpn 02 Kota Bengkulu sebesar 39,7% atau 25 remaja putri dan 60,3% remaja putri atau 38 remaja putri tidak dismenore. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa asupan kalsium dan magnesium berhubungan dengan kejadian dismenore primer.
ASUHAN KEPERAWATAN MANAJEMEN PENGENDALIAN MARAH PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUANG INAP MURAI RSKJ SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU TAHUN 2023
GIBBRAN, MUHAMAD;
RIYADI, AGUNG;
PARDOSI, S.
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5164
Menurut World Health Organization (WHO), (2018) prevalensi penderita skizofrenia yaitu lebih dari 20 juta jiwa terkena skizofrenia. Setiap tahunnya lebih dari 1,6 juta orang meninggal dunia akibat perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran Asuhan Keperawatan Manajemen Pengendalian Marah Pada Pasien Gangguan Jiwa dengan Resiko Perilaku Kekerasan di RSKJ Soeprapto Kota Bengkulu. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah. Studi kasus ini dilakukan di ruang Murai B RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu Pada Bulan 13 April s/d 18 april 2023. Metode dan instrument studi kasus adalah observasi, wawancaradan studi dokumentasi. Evaluasi keperawatan pada responden I dan responden II dilakukan pada tanggal 19 April 2023 Tn.p dan Tn.k masih mengingat perawat, mengerti bahwa tindakan meluapkan emosi dengan cara memukul orang lain tidak baik, dan pada Tn.I menyadari bahwa perawatan diri penting untuk kesehatan dirinya, sedangkan pada Tn.k memahami bahwa perasaannya curiga berlebihan adalah efek waham dari penyakit skizofrenai yang pasien derita. Responden I dan responden II mampu melakukan tindakan pengendalian marah dengan cara memukul bantal dan berdziki. Sehingga dapat dianalisis masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan pada TN.p dan Tn. K teratasi, Evaluasi sudah dilakukan penulis sesuai keadaan pasien. Pada data subjektif Tn.P mengatakan sudah jarang merasakan emosi dan keinginan untuk memukul orang tidak ada.
REBUSAN BAWANG PUTIH DAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
EFENDI, PAUZAN;
BUSTON, ERNI;
JUMARTA, HERZA;
BUSTON, NONI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5165
Hipertensi merupakan salah satu penyakit pada sistem kardiovaskuler yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh rebusan bawang putih dan terapi relaksasi nafas dalam pada tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Desain penelitian adalah quasi experiment dengan prepost test design with control group. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling sampling dengan populasi 545. Jumlah responden 36 orang yang terdiri dari 18 responden setiap kelompok. Penelitian ini dilakukan selama 4 hari dengan durasi setiap tindakan pemberian air rebusan bawang putih dan terapi relaksasi nafas dalam selama 10 menit setiap hari. Pada kelompok kontrol diberikan nafas dalam dilakukan selama 4 hari dengan durasi setiap tindakan selama 10 menit setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rerata tekanan darah antar kelompok tekanan darah sistol 11.61 mmHg dan tekanan darah diastol 3.05 mmHg. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan penurunan rata-rata tekanan darah sistol dan diastol antar kelompok dengan p value 0.044 (p value ≤ 0,05). Kesimpulan rebusan bawang putih dan terapi relaksasi nafas dalam terhadap tekanan darah yang merupakan terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi angka kejadian hipertensi di masyarakat untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
FAKTOR PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RS X
HILHAMI, HILHAMI;
HOSIZAH, HOSIZAH;
JUS’AT, IDRUS
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5166
Pendahuluan: Penggunaan rekam medis elektronik di fasilitas kesehatan Indonesia tidak merata. Menurut data Badan Layanan Kesehatan Rujukan (2020), baru 74 dari 575 RS Indonesia yang telah mengintegrasikan rekam medis elektronik. Penggunaan rekam medis elektronik juga terhambat oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai, seperti koneksi jaringan yang tidak stabil yang dapat memperlambat kerja pengguna, informasi yang tidak sepenuhnya akurat, dan banyaknya langkah dan tahap dalam pengisian rekam medis elektronik. Melihat kendala-kendala tersebut di atas, diperlukan evaluasi yang menyeluruh, terutama mengenai manfaat yang seharusnya dirasakan oleh rumah sakit dan pelanggan jika penggunaan rekam medis elektronik berjalan lancar dan menghasilkan citra positif bagi rumah sakit dalam konteks persaingan pelanggan. Metode: Penelitian ini termasuk kedalam penulisan kausalitas yang berfungsi untuk meneliti apakah ada hubungan sebab akibat antara dua peristiwa yang terpisah. Hasil dan pembahasan: penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh teknologi, dan komitmen organisasi terhadap penggunaan RME yang di mediasi oleh budaya kerja. Kesimplan: Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh teknologi, budaya kerja terhadap penggunaan rekam medis elektronik. Pada variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penggunaan rekam medis elektronik. Teknologi diukur dengan pendekatan lima aspek yaitu content, accuray, format, ease for use dan timeless.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PEDICULOSIS CAPITIS PADA SANTRIWATI SMP ISLAM TERPADU PONDOK PESANTREN RAUDHATUL ULUM SAKATIGA
SARI, INTAN PERMATA;
SUNARSIH, ELVI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5167
Pendahuluan: Pediculus humanus dikenal sebagai kutu kepala merupakan agen penyebab Pedikulosis capitis paling umum di dunia, Prevalensi infeksi kutu rambut masih cukup tinggi Yordania, 26,6%,Tidak banyak perbedaan di Malaysia dalam hal etnis: India 28,3% dan Melayu 18,9%, Cina 4,6%, Bangkok Timur 23,32% anak perempuan 47,12% anak laki-laki.Tujuan Penelitian untuk memastikan hubungan antara kebersihan diri dan prevalensi pedikulosis capitis pada siswi di SMPIT Raudhatul Ulum Sakatiga Raudhatul Ulum Sakatiga Metode:Jenis penelitian ini yaitu menggunakan metode deskripsi analitik dengan pendekatan Cross sectional, yaitu suatu penelitian yang dilakukan satu waktu dan tidak menggunakan intervensi.Hasil: penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kejadian pediculosis capitis, tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kejadian pediculosis capitis, serta ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian (lingkungan) dengan kejadian pediculosis capitis.Kesimpulan:Yang mempengaruhi kejadian Pediculosis capitis di SMP Islam Terpadu Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga adalah faktor lingkungan yaitu kepadatan hunian.
PENGARUH KECEMASAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENGELUARAN ASI DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) DI KOTA BENGKULU
ANNURIL, KHELI FITRIA;
WIJAYA, ANDRA SAFERI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5168
Pendahuluan: Pandemi Covid 19 di berbagai wilayah menimbulkan banyak dampak bagi kehidupan manusia, diantaranya jumlah korban jiwa yang meningkat setiap hari, kerugian harta benda serta kerugian lainnya. Kesehatan mental ibu selama kehamilan yang dapat mempengaruhi kondisi psikologis, emosional, serta perkembangan sosial bagi ibu dan bayinya terutama di saat pandemi. Kecemasan yang berlebihan bisa menyebabkan terjadinya peningkatan kortisol yang mengakibatkan terhambatnya transportasi hormon oksitosin dan akibatnya pengeluaran ASI ibu bisa terhambat. Metode: penelitian ini ialah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di BPM Hermanelis dan BPM Susi Di Kota Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan bulan Agustus-September 2022. Subjek penelitian ini adalah ibu postpartum di BPM di Kota Bengkulu dengan perkiraan melahirkan selama Bulan Agustus-September Tahun 2022 yang diambil secara accidental sampling. Hasil dan Pembahasan: Analisis univariat digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel penelitian, yaitu karakteristik (umur, jumlah anak, tingkat kecemasan). dari jumlah sampel sebanyak 124 orang dapat diketahui bahwa, sebagian besar umur responden sebagian besar berusia >20 tahun (79%), dengan jumlah anak responden sebagian besar ≥ 1 Kelahiran (56,5%), tingkat kecemasan responden sebagian besar rendah (62,1%). jumlah sampel sebanyak 124 orang dapat diketahui bahwa tingkat pengeluaran ASI dengan kategori belum keluar 87,1%. Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square diperoleh nilai p value 0,003 (P<0,05) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara antara tingkat kecemasan dengan pengeluaran ASI selama pandemi. Kesimpulan: Ibu Hamil di Kota Bengkulu mengalami tingkat kecemasan yang rendah selama masa pandemi coronavirus (COVID-19), namun hal ini berpengaruh pada pengeluaran ASI di hari pertama.
HUBUNGAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DENGAN AROMATERAPI MINYAK ATSIRI JERUK KALAMANSI (CITROFORTUNELLA MICROCARPA) TERHADAP DISMENORE PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI VOKASI KESEHATAN FMIPA UNIVERSITAS BENGKULU
RAHAYU, MARSHELLA SRI;
PURNAMA, YETTI;
RAHMAWATI, SUCI;
DEWIANI, KURNIA;
IKHSAN, IKHSAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5170
Pendahuluan: Dismenore merupakan nyeri saat menstruasi, dengan rasa kram dan terpusat di abdomen bawah. Salah satu upaya untuk mengatasi Dismenore dengan metode non farmakologi yaitu teknik relaksasi napas dalam dengan pemberian aromaterapi minyak atsiri Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa). Minyak atsiri Jeruk Kalamansi mengandung decanal yang berfungsi sebagai penenang (sedatif alami) yang dapat menstabilkan sitem saraf sehingga menimbulkan efek tenang dan rileks bagi siapapun yang menghirupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik relaksasi napas dalam dengan aromaterapi minyak atsiri Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa) terhadap dismenore pada mahasiswi Program Studi Vokasi Kesehatan FMIPA Universitas Bengkulu. Pengukuran tingkat nyeri dismenore menggunakan skala Visual Analog Scale (VAS) kombinasi. Metode: Metode penelitian menggunakan Quasy exsperiment design dengan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 15 responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil dan Pembahasan: Sebelum diberi teknik relaksasi napas dalam dengan minyak atsiri Jeruk Kalamansi rata-rata tingkat nyeri dismenore adalah 5.73 dan setelah diberi teknik relaksasi napas dalam dengan aromaterapi minyak atsiri Jeruk Kalamansi rata-rata tingkat nyeri dismenore menjadi 4.40. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa nilai ρ-value = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam dengan aromaterapi minyak atsiri Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa) dapat mengurangi Dismenore.