Journal of Midwifery
The Journal of Midwifery is a peer reviewed free open access Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia. Midwifery publishes the latest peer reviewed international research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journals publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems. This professional journal provides a venue for the publication of research relevant to midwifery and reproductive health practice by specialists and researchers in various disciplines including midwifery, reproductive health, maternal and child health, obstetrics and gynecology, sexual health promotion, womens health and nursing. It publishes quantitative and qualitative original articles, review articles, short communications, case reports and letters to the editor in a broad range of clinical and interdisciplinary topics including sexual and reproductive health, maternal and child health, safe pregnancy and normal childbirth, adolescent health, family planning, menopause, screening of gynecological cancers, infertility holistic care, womens mental health, psychosocial and ethical aspects of womens health, counseling and educational interventions in reproductive health and midwifery, womens empowerment and reproductive rights. The journal welcomes the highest quality scholarly research that employs rigorous methodology. Midwifery is a leading international journal in midwifery and maternal health and employs a double blind peer review process.
Articles
201 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DALAM PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CURUP SELATAN TAHUN 2022
DIOSI APRIANTI;
EVA SUSANTI;
KURNIYATI KURNIYATI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4188
Pendahuluan: Selama masa nifas ibu memasuki peran dan perubahan menjadi orang tua, banyak permasalahan yang ditemukan. Dimana ibu belum mengetahui cara perawatan bayi yang baik dan benar. Tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir yang baik akan mengakibatkan ibu berperilaku dengan benar, sebaliknya pengetahuan ibu yang kurang menyebabkan ibu tidak dapat melakukan perawatan bayi baru lahir dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Curup Selatan. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif, sampel 59 orang ibu nifas. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Hasil penelitian bahwa sebagian ibu nifas memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang perawatan tali pusat (91,5%), personal hygiene( 94,9%), memandikan bayi (100%). Ibu memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang imunisasi (35,6%) dan ibu nifas memiliki pengetahuan yang kurang dalam menyusui bayi baru lahir (64,4%). Kesimpulan: Diharapkan bidan dapat dijadikan sebagai masukan dalam memotivasi ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir secara baik dan benar.
EFEKTIVITAS GUIDED IMAGERY KOMBINASI AROMA TERAPI LEMONGRASS TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN KALA 1 FASE LATEN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUNAS HARAPAN TAHUN 2022
EVA SUSANTI;
MARWANI DESTIA RIZKI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4190
Pendahuluan: Persalinan akan menyebabkan gangguan psikologi berupa kecemasan yang dapat mengakibatkan penurunan aliran darah yang membawa oksigen ke rahim dan janin sehingga dapat terjadi hal-hal yang merugikan bagi ibu dan janin. Salah satu cara dalam menurunkan kecemasan ialah dengan menggunakan terapi Guide Imagery kombinasi aromaterapi lemongrass. Penelitian kulitatif ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas guided imagery kombinasi aromaterapi lemongrass terhadap kecemasan ibu bersalin kala 1 fase laten di wilayah kerja Puskesmas Tunas Harapan Tahun 2022. Metode: Tekhnik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan 18 responden. Instrument yang digunakan untuk menilai kecemasan adalah State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Data hasil penelitian dianalisis dengan uji statistic yaitu uji mc nemar. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan tekhnik Guide Imagery kombinasi aromaterapi lemongrass efektif dalam menurunkan kecemasan pada ibu bersalin kala I fase laten dengan nilai (p=0,000) <0,05 dengan tingkat kecemasan yang menurun dari sebelum intervensi dan setelah intervensi. Kesimpulan: Pemberian Guided Imagery Kombinasi Aromaterapi Lemongrass efektif dalam menurunkan kecemasan ibu bersalin kala 1 fase laten.
PENGARUH RASA CEMAS DAN PENGALAMAN KEHAMILAN DI MASA PANDEMI COVID 19 TERHADAP KESEHATAN MENTAL WANITA HAMIL
HANI SUTIANINGSIH;
ISMIYATI ISMIYATI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4192
Pendahuluan: Kesehatan psikologis merupakan factor yang sangat penting dalam kesehatan maternal dan perkembangan janin yang dipengaruhi oleh rasa cemas dan pengalaman wanita selama hamil. Idealnya setiap wanita hamil memiliki pengalaman kehamilan yang positif yang diartikan sebagai memiliki normalitas fisik dan sosial budaya, memiliki kehamilan yang sehat untuk ibu dan bayi, mengalami transisi yang efektif ke fase persalinan dan kelahiran yang positif, dan mencapai peran ibu yang positif.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rasa cemas wanita hamil terhadap COVID 19 dan pengalaman wanita hamil selama menjalani kehamilan di masa pandemi COVID 19 terhadap kondisi kesehatan mental wanita hamil. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sebanyak 50 wanita hamil berpartisipasi dalam penelitian ini. Data informasi berupa karakteristik wanita hamil, keterpaparan informasi Covid 19 dan pelaksanaan protocol kesehatan serta data rasa cemas, pengalaman selama hamil dan keluhan kesehatan mental. Instrumen dalam penelitian ini diambil dari Coronavirus Anxiety Scale, Pregnancy experience Scale dan Depression Anxiety and Stress Scale- 21. Data dianalisis melalui Uji statistic Chi Kuadrat. Hasil dan Pembahasan: Hasil Uji statistic menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara pengalaman wanita hamil selama hamil dengan keluhan kesehatan mental (p<0,05) dengan nilai OR 7,9, namun untuk rasa cemas hasil uji statistic tidak memperlihatkan adanya pengaruh antara rasa cemas dengan keluhan kesehatan mental wanita hamil. Kesimpulan: Pengalaman wanita hamil selama hamil perlu diperhatikan agar keberadaan keluhan kesehatan mental dapat dideteksi secara dini dan pelaksanaan pemberian layanan kesehatan pada wanita hamil perlu merujuk pada prinsip “positive pregnancy experience” seperti yang direkomendasikan WHO.
PENGARUH BERMAIN KONSTRUKSI (LEGO) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN
INTAN SUNDARI;
YENNI PUSPITA;
WENNY INDAH PURNAMA EKA SARI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4194
Pendahuluan: Usia prasekolah bagi anak merupakan periode penting dalam masa perkembangannya. Anak usia 4-5 tahun memiliki potensi besar dalam berkembangnya motorik halus. Perkembangan motorik halus anak dapat dilalui dengan baik karena akan dapat mempengaruhi perkembangan kognitif anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bermain konstruksi (lego) terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pra Experimental dengan desain One Group Pretest-posttest Design. Penilaian motorik halus dilakukan sebelum (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Intervensi bermain konstruksi (lego) selama 3 hari berturut-turut waktu 15 menit tiap kali pertemuan. Sampel penelitian adalah anak usia 4-5 tahun yang mengalami keterlambatan perkembangan motorik halus sejumlah 36 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji Mc. Nemar, tingkat kepercayaan ditentukan α = 0,05 dan confidence interval 95%. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakteristik responden penelitian, hampir Sebagian responden (55,6%) berjenis kelamin laki-laki. Hasil analisa statistic dengan menggunakan uji Mc Nemar diperoleh p value sebesar 0,000 <0,05 artinya ada pengaruh yang bermakna sehingga ada pengaruh pemberian terapi bermain konstruksi lego terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Kesimpulan: Pentingnya memberikan stimulasi pada anak untuk meningkatkan perkembangan anak, sehingga para guru dapat bekerja sama dengan orang tua dalam memberikan stimulasi pada anak agar perkembangan anak tidak mengalami keterlambatan. Terapi bermain kontruksi lego dapat menjadi alternatif untuk mengatasi keterlambatan motoric halus pada anak balita.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PRILAKU PENCEGAHAN COVID 19 DI ERA NEW NORMAL DI BPM NETTY HERAWATI, SST
MEPI SULASTRI;
YATRI HILINTI;
DESI AULIA UMAMI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4196
Pendahuluan: Kasus positif Covid 19 bertambah sebanyak 2.090. Sehingga jumlahnya saat ini menjadi 151.498 orang. Sementara, untuk kasus sembuh ada penambahan sebanyak 2.207 orang. Penambahan itu sekaligus menjadikan total pasien yang telah sembuh menjadi 105.198 orang.Dalam situasi normal, kematian ibu dan kematian neonatal di Indonesia masih menjadi tantangan besar, apalagi pada saat situasi bencana. Saat ini, Indonesia sedang menghadapi bencana nasional non alam Covid-19 sehingga pelayanan kesehatan maternal dan neonatal menjadi salah satu layanan yang terkena dampak baik secara akses. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Peneliti akan melakukan pengukuran variabel independen dan dependen, kemudian akan menganalisa data yang terkumpul untuk mencari pengaruh antara variabel. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional untuk melihat adanya Pengetahuan terhadap pencegahan Covid 19 di era New Normal di BPM Netty Herawati, SST Hasil dan Pembahasan: Hasil uji Hasil penelitian didapat hasil bahwa ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik memiliki prilaku mencegah covid-19 14 orang (93,3%), pengetahuan cukup memiliki prilaku mencegah covid-19 sebanyak 17 orang (70,8%) dan ibu hamil yang memiliki kurang melakukan memiliki prilaku mencegah covid-19 sebanyak sebanyak 2 orang (12,5%) yang sama dengan temuan pada kegiatan ini dilaporkan bahwa ada perubahan pengetahuan, sikap dan ketrampilan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan (Kapti et al., 2019). Penulis menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan Covid-19, maka ibu hamil akan semakin terhindar dari penularan Covid-19. Kesimpulan: Sebagai upaya preventif bidan dapat meningkatkan penyuluhan atau pendidikan kesehatan mengenai pencegahan penularan Covid-19 khususnya bagi ibu hamil dan sebaiknya bidan melakukan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara ketat termasuk menggunakan APD yang sesuai standar pada saat memberikan pelayanan.
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL TENTANG PORNOGRAFI DENGAN PERILAKU SEKS PADA REMAJA SMA DI PURWAKARTA TAHUN 2022
RANI SUMARNI;
RIKA NURHASANAH;
MAYA ANJANI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4198
Pendahuluan: Dampak media sosial terhadap kehidupan remaja yaitu arus informasi yang sulit dikontrol yang cenderung membentuk perilaku seks pada remaja yang berpacaran. Dari total remaja umur 15-17 tahun di Indonesia tercatat 80% wanita dan 84% laki-laki mengaku pernah berpacaran. Remaja mengaku telah melakukan pegangan tangan, ciuman bibir, dan meraba. KPAI menyatakan meningkatnya fenomena kasus hubungan seksual dikalangan remaja Indonesia akibat perkembangan pesat teknologi melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan media sosial tentang pornografi dengan perilaku seks pada remaja SMAN 1 di Purwakarta Babakancikao. Metode: Desain penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan didapat sampel sebanyak 92 siswa/I dengan teknik probability sampling melalui pendekatan cluster rundom sampling. Variabel Independen adalah intensitas penggunaan media sosial, Variabel Dependen adalah perilaku seksual. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data demografi menggunakan Spearman Rho Corelations. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengahnya responden menggunakan media sosial dengan kategori cukup sebanyak 61 (66.3%) responden, sebagian besar responden memiliki perilaku seks beresiko dengan kategori cukup sebanyak 80 (87%) responden. Berdasarkan hasil uji menggunakan Spearman Rho terdapat hubungan media sosial tentang pornografi dengan perilaku seks pada remaja SMAN 1 Purwakarta Babakanciako dengan nilai p-value 0,001 (p<ɑ=0,05). Kesimpulan: penelitian ini yaitu ada hubungan media sosial dengan perilaku seks pada remaja SMA. Saran penelitian ini untuk meminimalisir perilaku seksual melalui meningkatkan peran orang tua dalam memantau, membimbing putra-putrinya agar tidak terjerumus ke hal-hal yang dapat merusak masa depan, penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, dan penggunaan media sosial dengan bijak.
PENGARUH EDUKASI DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEKURANGAN ENERGI KRONIS DI PUSKESMAS SEKAYUN KABUPATEN BENGKULU TENGAH
SUHITA TRI OKLAINI;
RURI MAISEPTYA SARI;
DEWI APRILIA NINGSIH;
RIFDA NENI;
WAYTHERLIS APRIANI;
MITA HERAWATI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4202
Asupan energi dan protein kurang baik dan kurang memenuhi selama kehamilan akan mengakibatkan energi dalam tubuh ibu selama hamil kurang yang berlangsung lama, maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh edukasi dengan pengetahuan ibu hamil tentang kekurangan energi kronis di puskesmas Sekayun Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre-post test. Populasi penelitian ini adalah ini seluruh ibu hamil KEK di wilayah kerja puskesmas Sekayun Kabupaten Bengkulu Tengah bulan Juni sampai Juli 2021. Sampel diperoleh sebanyak 30 orang diambil secara total sampling. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji normalita data,analisis deskriptif dan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan: (1) Rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan edukasi kesehatan adalah sebesar 7,55; (2) Rata-rata pengetahuan setelah dilakukan edukasi kesehatan adalah sebesar 9,35 dan (3) Terdapat Pengaruh Edukasi Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kekurangan Energi Kronis Di Puskesmas Sekayun Kabupaten Bengkulu Tengah. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks didapat nilai Z = -3.760 dengan nilai p-value = 0,000<0,05. Diharapkan pada pihak pihak Puskesmas agar dapat dilakukan edukasi kesehatan kesehatan pada ibu hamil tentang kekurangan energi kronis baik melalui penyuluhan maupun menggunakan media aplikasi Hp sehingga pengetahuan ibu hamil meningkat dan dapat mengurangi jumlah ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR KEPAHIANG TAHUN 2020
TUTI HERMIATI;
FARIDA ESMIANTI;
YUSNIARITA YUSNIARITA
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4205
Kematian bayi di Indonesia secara statistik menunjukkan 90% kejadianBerat Badan Lahir Rendah (BBLR). BBLR adalah suatu keadaan dimana berat badan bayi saat lahir kurang dari 2500 gram. Faktor resiko kematian bayi dikaitkan dengan faktor dari bayi, ibu, dan kehamilan. Di kabupaten Kepahiang tahun 2018 terdapat 112 (5,1%) bayi BBLR dari 2.517 bayi lahir hidup. BBLR dapat terjadi dan dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti penyakit ibu yang berhubungan langsung dengan kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR.Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Deskriptif Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini systematic sampling yaitu ibu bersalin berjumlah 99 ibu di wilayah kerja Puskesmas Pasar Kepahiang tahun 2019. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu berusia 20-35 tahun, sebagian besar ibu paritas 2-4 kali, sebagian besar ibu dengan LILA ≥ 23,5cm dan sebagian besar ibu dengan Hb ≥ 11 gr%, serta sebagian besar ibu melahirkan bayi dengan BB normal. Ada hubungan antara Usia, Paritas, LILA dan Hb ibu dengan kejadian BBLR. Saran untuk Puskesmas Pasar Kepahiang untuk dapat meningkatkan lagi upaya pemantauan kesehatan ibu dan anak. Khususnya kesehatan ibu hamil dengan memberikan penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan, gizi ibu hamil, dan lain-lain. Serta dapat meningkatkan kualitas tenaga kesehatan melalui pelatihan-pelatihan.
BUDAYA PANTANGAN MEMPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI PMB “M” KOTA BENGKULU
DITA SELVIANTI;
SARI WIDYANINGSIH
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4207
Pendahuluan Masa nifas menyumbang 50% penyebab Kematian Ibu. Masa nifas adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, plasenta, yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Pada masa nifas terjadi proses penyembuhan luka perenium dan proses involusi uterus. Status gizi yang baik pada ibu nifas diperlukan dalam proses penyembuhan luka perenium dan involusi uterus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran budaya terhadap penyembuhan luka perineum ibu nifas di PMB “M” Kota Bengkulu. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas hari ke 7 dengan luka jahitan perineum yang kontrol di PMB “M” periode Januari – Maret 2023 sebanyak 20 orang. Alat ukur untuk variabel budaya dan keyakinan (pantang makan) adalah kuesioner, sedangkan proses penyembuhan luka episiotomi adalah lembar observasi Reeda scale ceklist. Analisa data menggunakan uji chi square dengan menggunakan level of significance (α : alpha) sebesar 5% (0,05). Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian pada 20 orang ibu nifas hari ke 7, didapatkan ibu nifas yang melakukan pantang mayoritas luka perineum tidak sembuh yaitu sebanyak 8 orang (66,7%). Kesimpulan: bahwa penyembuhan luka perineum dapat dipengaruhi oleh budaya pantangan. Oleh karena itu, pemberian informasi yamg baik dan benar oleh petugas kesehatan tentang perawatan luka perineum akan mempengaruhi keberhasilan proses penyembuhan luka perineum.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL DI BPM WILAYAH KERJA KOTA BENGKULU
RISMAYANI RISMAYANI;
NURUL MAULANI
Journal Of Midwifery Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jm.v11i1.4209
Pendahuluan: Anemia merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan kurangnya jumlah sel darah merah dalam darah, penyebab utama terjadinya anemia adalah kekurangan zat besi. Sari kurma merupakan kurma yang dihaluskan dan diambil sarinya, yang mengandung zat mineral yaitu besi yang essensial bagi pembentukan hemoglobin untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian menggunakan studi intervensi dengan metode one group pretest – posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan anemia. Besar sampel adalah 30 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji T-Paired. Penelitian ini dilaksanakan di BPM wilayah kerja Kota Bengkulu. Hasil dan Pembahasan: kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan intervensi terendah yaitu 9.0 gr% dan tertinggi yaitu 11.gr%, kemudian sesudah diberikan intervensi, kadar hemoglobin terendah pada ibu Hamil yaitu 11.5 gr% dan tertinggi yaitu 12.7gr%. Pada uji T, didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 atau p- value < α (0,005), ini menunjukkan bahwa ada pengaruh atau efektivitas sebelum dan sesudah pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di BPM Kota Bengkulu. Kesimpulan: beradasarkan hasil penelitian tentang kadar HB setelah konsumsi sari kurma pada ibu hamil Terdapat efektivitas sebelum dan sesudah pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di BPM Kota bengkulu.