Journal of Midwifery
The Journal of Midwifery is a peer reviewed free open access Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia. Midwifery publishes the latest peer reviewed international research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journals publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems. This professional journal provides a venue for the publication of research relevant to midwifery and reproductive health practice by specialists and researchers in various disciplines including midwifery, reproductive health, maternal and child health, obstetrics and gynecology, sexual health promotion, womens health and nursing. It publishes quantitative and qualitative original articles, review articles, short communications, case reports and letters to the editor in a broad range of clinical and interdisciplinary topics including sexual and reproductive health, maternal and child health, safe pregnancy and normal childbirth, adolescent health, family planning, menopause, screening of gynecological cancers, infertility holistic care, womens mental health, psychosocial and ethical aspects of womens health, counseling and educational interventions in reproductive health and midwifery, womens empowerment and reproductive rights. The journal welcomes the highest quality scholarly research that employs rigorous methodology. Midwifery is a leading international journal in midwifery and maternal health and employs a double blind peer review process.
Articles
201 Documents
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL ANAK USIA 3-5 TAHUN PUSKESMAS SIKAP DALAM KABUPATEN EMPAT LAWANG TAHUN 2022
WULAN DARI ARPAN;
YENNI PUSPITA;
LYDIA FEBRINA;
INDAH FITRI ANDINI;
KURNIYATI KURNIYATI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Pada tahun 2019 gangguan perkembangan anak di dunia sebanyak 5-25% anak yang menderita gangguan perkembangan tergolong dalam masalah kesehatan yang tinggi. Gangguan perkembangan di Indonesia sebanyak 0,4 juta (16%) sedangkan menurut riset kesehatan dasar (RISKESDAS) tahun 2018 melaporkan perkembangan sosial emosional anak pada usia 36-59 bulan Indonesia meningkat menjadi 69,9%. Tujuan Penelitian ini untuk melihat pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan personal sosial anak usia 3-5 tahun Puskesmas Sikap dalam Kabupaten Empat Lawang Tahun 2022. Metode:Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan rancangan pre-test-post-test, Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 36 orang anakyang terdiri dari 18 kelompokintervensidan 18 kelompokkontrol. Penilaian dengan menggunakan lembar instrumen DENVER II yang diambil aspek pengukuran personal sosial. Untuk mengetahui perbedaan perkembangan personal sosial pre dan post test menggunakan uji wilcoxon, untuk melihat pengaruh padakelompokintervensipuzzleterhadapperkembangan personal sosialdengan menggunakan uji man whitney tidak berpasangan. Hasil pembahasan: setelah dilakukan analisa statistik diperoleh ρ value sebesar 0,000 (ρ<0.05) artinya ada pengaruh puzzle terhadap perkembangan personal sosial anak usia 3-5 tahun. Kesimpulan: Kesimpulan pada peneltian ini ada peningkatan perkembangan personal sosial anak setelah diberikan intervensi permainan puzzle.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL MENJELANG PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAR KEPAHIANG TAHUN 2022
EVA SUSANTI;
ATANIYALLAHUHAIR ATANIYALLAHUHAIR;
LYDIA FEBRINA
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan bagi seorang wanita adalah hal yang menyenangkan dan menjengkelkan karena sarat dengan perasaan takut dan gelisah tentang hal-hal yang dapat terjadi padanya, kecenderungan perasaan khawatir, stres tentang masa depan atau tentang sesuatu. Kecemasan pada ibu hamil akan meningkatkan resiko ketidakseimbangan emosional ibu setelah melahirkan, kecemasan juga terkait dengan depresi postpartum dan lemahnya ikatan (bonding) dengan bayi. Kecemasan adalah respon umum untuk setiap situasi stres. Wanita hamil lebih mungkin terkena penyakit virus, dan Coronavirus dapat menyebabkan stres dan kecemasan pada wanita hamil di berbagai belahan dunia.Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yaitu dengan cara pendekatan, pengumpulan data sekaligus pada waktu yang sama. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil TM III usia kehamilan 28-40 minggu, sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Pengumpulan data primer dengan menggunakan lembar kuesioner PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale) untuk menilai tingkat kecemasan. Hasil penelitian ini menggambarkan hampir seluruh responden mengalami kecemasan baik ringan, sedang dan berat pada masa pandemic covid ini. Dan hanya sebagian kecil responden yang tidak ada gejala kecemasan. Hasil pengamatan dan asumsi peneliti, upaya menjaga kesehatan diri dan bayinya selama menjelang persalinan agar terhindar dari Virus Covid 19 menjadi ancaman bagi ibu. Ancaman ini menjadi pemicu kecemasan bagi ibu ditambah dengan kecemasan normal menjelang persalinan, sehingga kondisi ini meningkatkan kecemasan ibu selama menjelang persainan.
PENGARUH MASSAGE PREGNANCY TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III
RIZKI YUNIATI;
WENNY INDAH PURNAMA EKA SARI;
ALMAINI ALMAINI;
INDAH FITRI ANDINI;
EVA SUSANTI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Penurunan durasi tidur dalam kehamilan meningkat pada trimester III. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas tidur ibu hamil trimester III yaitu nyeri pada punggung dan badan terasa pegal-pegal. Penurunan durasi tidur pada ibu hamil membuat kondisi ibu hamil menurun, mudah lelah, dan cenderung emosional. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat meningkatkan kualitas tidur ibu hamil adalah massage pregnancy / pijat kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh massage pregnancy terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Pra Experiment dengan desain One Group Pretest-posttest Design. Peneliti memberikan perlakukan pada kelompok studi yang sebelumnya dilakukan pretest dan setelah intervensi dilakukan posttest. Intervensi massage pregnancy diberikan dengan berdurasi 45 menit, dengan frekuensi 4 kali selama 1 bulan. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III yang mengalami gangguan tidur sejumlah 20 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon ,tingkat kepercayaan ditentukan α = 0,05 dan confidence interval 95%. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakteristik responden penelitian, hampir seluruh responden berusia 20-35 tahun (80%) dan sebagian besar responden tidak bekerja (60%). Rata-rata skor kualitas tidur ibu hamil sebelum intervensi 14,95 dan rata-rata skor kualitas tidur ibu hamil setelah intervensi 23,35. Terdapat perbedaan skor rata-rata kualitas tidur ibu hamil sebelum dan setelah intervensi massage pregnancy dengan selisih 8,4. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon diperoleh nilai p<0,005. Kesimpulan: Terdapat pengaruh massage pregnancy terhadap kualitas tidur ibu hamil. Ibu hamil trimester III yang diberikan massage pregnancy 4 kali selama 1 bulan mengalami peningkatan kualitas tidur.
EFEKTIFITAS DIAPHRAGM BREATHING EXERCISE KOMBINASI AROMATERAPI MAWAR TERHADAP SKOR KECEMASAN MENJELANG PERSALINAN PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DURIAN DEPUN TAHUN 2022
SRI HERMAYATI;
KURNIYATI KURNIYATI;
EVA SUSANTI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan memberikan perubahan fisik, psikis dan stressor bagi wanita. Sejak awal kehamilan, wanita hamil mulai mengalami kegelisahan dan kecemasan, kondisi ini merupakan kejadian yang tidak terelakkan dan selalu menyertai kehamilan karena adanya perubahan fisik dan psikologis. Kecemasan dalam kehamilan dan persalinan akan memberikan dampak pada ibu dan bayi dalam proses kehamilan dan persalinan. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengurangi kecemasan selama kehamilan yaitu dengan menggunakan metode diaphragm breathing exercise kombinasi aromaterapi mawar. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Eksperimental, dengan pre test and post test design with control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida TM III usia kehamilan 36 minggu yang mengalami kecemasan, sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang, yang terdiri dari 18 orang kelompok intervensi dan 18 orang kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan metode diaphragm breathing exercise kombinasi aromaterapi mawar sedangkan kelompok kontrol diberikan aromaterapi mawar saja. Pengumpulan data primer dengan menggunakan lembar kuesioner PRAQ-R2 (Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised) untuk menilai tingkat kecemasan. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Test dan Mann Whitney test. Hasil analisis skala nyeri di dapatkan nilai p-value 0.794 (>0.05) artinya tidak terdapat perbedaan hasil skor kecemasan antara kelompok intervensi metode diaphragm breathing exercise kombinasi aromaterapi mawar dan kelompok kontrol metode aromaterapi mawar saja. Saran bagi bidan agar dapat menerapkan metode diaphragm breathing exercise kombinasi aromaterapi mawar sebagai alternatif untuk mengurangi kecemasan ibu hamil menjelang persalinan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PARITAS DENGAN KUNJUNGAN KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA KELINGI KABUPATEN MUSI RAWAS
SUHITA TRI OKLAINI;
RIFDA NENI;
RURI MAISEPTYA SARI;
DEWI APRILIA NENGSIH;
WAYTHERLIS APRIANI;
TUTIK ISMIYATI BR SIREGAR
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kelas Ibu Hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 20 minggu s/d 36 minggu (menjelang persalinan) dengan jumlah peserta maksimal 10 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pengetahuan dan paritas dengan kunjungan kelas ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di wilayah kerja puskesmas Muara Kelingi sebanyak 38 responden. Responden diambil dengan cara total sampling. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2), Uji Contingency Coefficient (C) dan Ratio Prevalen (RP). Hasil penelitian didapatkan: Dari 38 responden kunjungan kelas ibu hamil < 4 kali berjumlah 12 responden dan ≥ 4 kali berjumlah 26 responden; pengetahuan kurang berjumlah 6 responden, pengetahuan cukup berjumlah 16 responden dan pengetahuan baik berjumlah 16 responden; parita grandemultipara berjumlah 5 responden, multipara berjumlah 27 responden dan primipara berjumlah 6 responden; Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kunjungan kelas ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan erat dan Ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kunjungan kelas ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pada pihak puskesmas untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya kunjungan kelas ibu hamil selama kehamilan baik dengan melakukan seminar, penyuluhan dan pembagian sebebaran yang dilakukan baik di Puskesmas, Posyandu maupun kelas ibu hamil.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI INISIASI MENYUSU DINI (IMD) PADA PERSALINAN
LIYA LUGITA SARI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Inisiasi Menyusu Dini (IMB) merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian neonatus. Semakin terlambat Inisiasi Menyusu Dini, semakin tinggi risiko kematian neonatus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-analitik dengan menggunakan pendekatan distribusi frekuensi dan tabulasi silang (cross sectional), dengan jumlah sampel bidan sebanyak 18 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner.Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 13 Bidan (72,2%), sebagian besar responden yang mendukung pelaksanaan IMD sebanyak 13 Bidan (72,2%), sebagian besar responden pernah mengikuti pelatihan terkait IMD yaitu sebanyak 13 Bidan (72,2%), sebagian besar responden melakukan IMD sebanyak 14 Bidan (77,8%).Ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan bidan (2.345), dukungan bidan (2.345) dan pelatihan bidan (2.345) terhadap pelaksanaan IMD di Wilayah Puskesmas Seginim Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan bidan, dukungan bidan dan pelatihan bidan terhadap implementasi IMB.
TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN (PMB) MARIANI KOTA BENGKULU
YUSINTA DAMAYANTI;
ASMARIYAH ASMARIYAH;
DARA HIMALAYA;
LINDA YUSANTI;
DENI MARYANI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Masa pandemi COVID-19 menyebabkan efek psikologis pada ibu hamil yang memiliki resiko tinggi tertular virus corona. Kecemasan dapat berdampak buruk terhadap kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan ibu hamil pada masa pandemi COVID-19 di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Mariani kota Bengkulu. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik. Sebanyak 48 responden terlibat dalam penelitian ini berasal dari ibu hamil di PMB Mariani. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling non-probability dengan metode sampling accidental. Data dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif untuk melihat gambaran dan banyaknya tingkat kecemasan pada ibu hamil. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil mengalami kecemasan ringan 47,91%, kecemasan sedang 37,5%, kecemasan berat 4,16%, dan 10,41% tidak mengalami kecemasan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian mengenai tingkat kecemasan ibu hamil pada masa pandemic COVID-19 di PMB Mariani Kota Bengkulu dapat disimpulkan bahwa Ibu hamil yang mendapat pelayanan kesehatan kehamilan mayoritas mengalami kecemasan ringan sebanyak 23 orang (47,91%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGINE SAAT MENSTRUASI MENGGUNAKAN REBUSAN DAUN SIRIH PADA REMAJA PUTRI DI MA AL-QURANIYAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN
YESI PUTRI;
TAUFIANIE ROSSITA;
LIYA LUGITA SARI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengetahuan manusia didasari oleh rasa ingin tahu, usaha dalam mencari tahu, dan dari pengalaman yang dimilik. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju ke dewasa, bukan hanya dalam arti psikologis tetapi juga dalam arti fisik. Kebersihan organ reproduksi pada wanita harus dijaga khususnya remaja, karena merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap keputihan. Pengetahuan dan perawatan yang baik dalam menjaga kebersihan organ reproduksi dapat memelihara kesehatan reproduksi. Organ reproduksi wanita merupakan daerah tertutup dan berlipat, sehingga apabila tidak menjaga kebersihannya maka akan lebih mudah untuk berkeringat, lembab dan kotor. Tujuan Penelitian : Hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygine saat menstruasi menggunakan rebusan daun sirih pada remaja putri di MA Al-Quraniyah Kabupaten Bengkulu Selatan. Desain Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional. Hasil Penelitian: Hasil Penelitian berdasarkan diperoleh p=0.001. Kesimpulan : Terdapat Hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygine saat menstruasi menggunakan rebusan daun sirih pada remaja putri di MA Al-Quraniyah Kabupaten Bengkulu Selatan.
ANEMIA PADA IBU HAMIL BERDASARKAN UMUR, PENGETAHUAN, DAN STATUS GIZI
DIAN SOEKMAWATY RIEZQY ARIENDHA;
IRNI SETYAWATI;
KUSNIYATI UTAMI;
HARDANIYATI HARDANIYATI
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Anemia dan banyak masalah serius lainnya dapat diakibatkan oleh kekurangan zat besi, zat gizi mikro yang mutlak diperlukan untuk kesehatan manusia. Anemia defisiensi besi (IDA), yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, terutama ibu hamil, disebabkan oleh asupan zat besi yang tidak memadai atau malabsorpsi. Wanita hamil dianggap sebagai kelompok yang paling berisiko untuk IDA karena peningkatan kebutuhan zat besi yang mereka alami selama kehamilan. Health Organization (WHO) memperkirakan 38% ibu hamil mengalami anemi. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian observasional analitik atau survei analitik. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 93 ibu hamil Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan yang signifikan antara usia kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil p-value = 0,001 (<0,05), ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil p-value = 0,004 (< 0,05 dan ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil p-value = 0,018) (< 0,05). Kesimpulan: Sebagai upaya preventif terhadap anemia pada kehamilan, ibu hamil perlu meningkatkan pengetahuan tentang usia saat kehamilan, pengetahuan tentang anemia, dan meningkatkan status gizi pada ibu hamil.
PERNIKAHAN MENURUT REMAJA PEREMPUAN
IRNI SETYAWATI;
KUSNIYATI UTAMI;
DIAN SOEKMAWATY RIEZQY ARIENDHA;
SRI HANDAYANI;
SUFIYANA SUFIYANA
Journal Of Midwifery Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendahuluan: Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal menurut Allah SWT. Masa remaja merupakan masa seorang individu yang mempunyai tugas untuk mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya, mencapai peran sosial seorang laki-laki atau perempuan, dan mulai muncul ketertarikan menjalin ikatan dengan lawan jenis. Pada masa ini diharapkan remaja dapat mengetahui kriteria calon pasangan suami atau istri sesuai syariat Islam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa aktif semester 2 dan 4 yang berjenis kelamin perempuan di program studi kebidanan program sarjana dan keperawatan jenjang diploma 3 tahun akademik 2021/2022. Tehnik sampling menggunakan total populasi sampling dengan jumlah 106 orang. Data dianalisis secara univariat. Hasil dan Pembahasan: Seluruh responden setuju dengan pengertian pernikahan, sebagian besar responden setuju dengan usia minimal 21 tahun dan setuju dengan larangan menikahi laki-laki yang mempunyai hubungan saudara karena nasab, musaharah dan rada’ah. Kesimpulan: Sebagian besar mahasiswi setuju pengertian menikah, usia minimal menikah, larangan menikahi laki-laki berdasarkan hubungan, namun masih ditemukan yang tidak setuju. Diharapkan adanya edukasi tentang larangan menikahi laki-laki karena hubungan nasab, musaharah dan rada’ah oleh dosen kepada mahasiswi.