cover
Contact Name
lusi marlisa
Contact Email
lusimarlisa1@gmail.com
Phone
+6281373739955
Journal Mail Official
hericahyono808@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/attajdid/pages/view/editorial-team?attajdid=Editorial+Teams
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
ISSN : 25485784     EISSN : 25492101     DOI : http://dx.doi.org/10.24127/att.v4i01
Fokus dan scope: jurnal At-Tajdid merupakan jurnal pendidikan dan pemikiran islam,yang diterbitkan dua kali dalam setahun periode januari – juni, dan juli-desember. At-Tajdid merupakan artikel hasil penelitian dalam bentuk penelitian pengembangan, kualitatif, kuantitatif, studi literatur, aplikasi teori, dan studi analisis kritis dalam bidang pendidikan agama islam yang mencakup topik : pemikiran pendidikan islam pendidikan multikultural media dan teknologi pembelajaran pengembangan kurikulum pendidikan islam manajemen pendidikan islam Artikel menganalisis isu-isu terkini, masalah, kebijakan, dan praktik, serta menawarkan kebaruan dan implikasi praktis dalam pengembangan pendidikan islam.
Articles 368 Documents
ANALISIS EFEKTIVITAS, TANTANGAN, DAN PELUANG PLATFORM EDUCATION SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PAI DEEPLEARNING Tarik, Atika Agustina; Soraya, Irma; Kurjum, Mohammad
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4141

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di SMP Panglima Sudirman, pembelajaran PAI masih mengandalkan metode tradisional yang membuat siswa kesulitan dalam memahami materi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan platform Canva for Education dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI serta untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi teknologi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis kualitatif terhadap literatur terkait pembelajaran berbasis teknologi, PAI, dan pendekatan deep learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Canva efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dengan cara memvisualisasikan konsep-konsep agama yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Selain itu, penggunaan Canva meningkatkan motivasi belajar, kreativitas, dan keterlibatan siswa. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, akses teknologi yang tidak merata, dan kurangnya pelatihan untuk guru. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.The development of information and communication technology (ICT) has driven significant transformations in the field of education, including in Islamic Religious Education (PAI). At SMP Panglima Sudirman, PAI instruction still relies on traditional methods, making it challenging for students to gain a deep understanding of the material. This study aims to evaluate the effectiveness of using the Canva for Education platform to enhance students' understanding of PAI content and identify the challenges and opportunities in implementing this technology. The research method employed is a literature review with qualitative analysis of relevant sources related to technology-based learning, PAI, and deep learning approaches. The findings indicate that the use of Canva is effective in improving students' understanding by visualizing abstract religious concepts in a more concrete and engaging manner. Furthermore, Canva enhances student motivation, creativity, and engagement. However, challenges include limited digital literacy, uneven access to technology, and the lack of teacher training. This research contributes to the development of more innovative and adaptive PAI teaching methods in response to technological advancements
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI KISAH NABI NUH DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS 1 SD ALMADANY Asfira, Milta Aza; Amirudin, Noor
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4400

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran penting dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik sejak dini. Pada jenjang pendidikan dasar, khususnya kelas I, penyampaian materi PAI harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak agar nilai-nilai moral dan agama dapat dipahami dan diterapkan dengan baik. Salah satu materi krusial adalah kisah Nabi Nuh a.s. yang mengandung pesan keimanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PAI tentang kisah Nabi Nuh a.s. dengan menggunakan video animasi pada siswa kelas I di SD Almadany Gresik, mengevaluasi keefektifan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa, serta mengetahui respon siswa terhadap penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dilaksanakan pada Juni 2025, dengan subjek 27 siswa kelas I sebagai populasi sekaligus sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterlibatan siswa. Video animasi berperan tidak hanya sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media penanaman nilai-nilai agama yang bermakna.Islamic Religious Education (PAI) is an important subject in shaping the character and morals of students from an early age. At the primary education level, especially grade I, the delivery of PAI materials must be adapted to the child's developmental stage so that moral and religious values can be understood and applied properly. One of the crucial materials is the story of Prophet Nuh a.s. which contains messages of faith, patience, and obedience to Allah SWT. This study aims to describe the implementation of PAI learning about the story of Noah a.s. using animated videos for grade I students at Almadany Gresik Elementary School, evaluate the effectiveness of the media in improving student understanding, and determine student responses to its use. The research used a qualitative approach of case study type, conducted in June 2025, with the subject of 27 grade I students as the population as well as the sample. The results showed that the use of animated video media was effective in improving students' understanding, motivation, and engagement. Animated videos act not only as a means of delivering material, but also as a medium for instilling meaningful religious values.
DIGITAL LEARNING DAN INOVASI PEDAGOGIS: IMPLEMENTASI DIGITAL PEDAGOGY DALAM MENJAWAB TUNTUTAN ERA INDUSTRI 5.0 DI SMK ISLAM AL-AMIN PASIRGOMBONG CIKARANG UTARA Sudarma, Sudarma
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4694

Abstract

Industri 5.0 menuntut sinergi antara kecerdasan buatan dan nilai-nilai kemanusiaan, sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada digitalisasi proses belajar, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kompetensi reflektif siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan digital pedagogy dalam konteks pendidikan vokasional Islam untuk mengintegrasikan aspek teknologi, pedagogi, dan nilai keislaman dalam satu kesatuan proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif melalui kajian pustaka sistematis dan observasi kontekstual di SMK Islam Al-Amin. Data diperoleh dari dokumentasi kurikulum, observasi kelas digital, dan wawancara dengan guru produktif serta kepala sekolah. Analisis dilakukan menggunakan analisis isi dan triangulasi sumber untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digital pedagogy telah menciptakan transformasi pedagogis melalui: (1) pembelajaran hybrid berbasis Learning Management System (LMS); (2) pengembangan Project-Based Learning (PjBL) digital berorientasi nilai; dan (3) penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai media refleksi dan asesmen adaptif. Inovasi ini meningkatkan kemandirian belajar siswa hingga 40%, memperkuat kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan etika digital Islami. Tantangan yang dihadapi mencakup kesenjangan kompetensi guru, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya literasi etika AI. Diperlukan pengembangan profesional guru berbasis TPACK, penerapan literasi AI sistematis, serta sinergi dengan industri untuk memperkuat relevansi pendidikan vokasional Islam di era Industri 5.0. Industry 5.0 demands synergy between artificial intelligence and human values, so that education is not only oriented towards the digitization of the learning process, but also on the formation of students' character and reflective competence. This research aims to analyze the application of digital pedagogy in the context of Islamic vocational education to integrate aspects of technology, pedagogy, and Islamic values in a unified learning process. The method used is qualitative-descriptive through systematic literature review and contextual observation at Al-Amin Islamic Vocational School. Data were obtained from curriculum documentation, digital classroom observations, and interviews with productive teachers and principals. The analysis is carried out using content analysis and source triangulation to ensure the validity of the data. The results of the study show that the implementation of digital pedagogy has created pedagogical transformation through: (1) hybrid learning based on the Learning Management System (LMS); (2) the development of value-oriented digital Project-Based Learning (PjBL); and (3) the use of Artificial Intelligence (AI) as a medium for adaptive reflection and assessment. This innovation increases students' learning independence by up to 40%, strengthening critical thinking, collaboration, and Islamic digital ethics. Challenges include teacher competency gaps, infrastructure limitations, and low ethical literacy of AI. It is necessary to develop TPACK-based teacher professionals, the application of systematic AI literacy, and synergy with industry to strengthen the relevance of Islamic vocational education in the industry 5.0 era.
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM IMAM AL-GHAZALI TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK PESERTA DIDIK DI ERA MODERN Rahmat, Acep; Nazib, Fiqra; Hamdani, Afifah
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4139

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter dan akhlak generasi muda, khususnya dalam konteks Islam. Pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai pendidikan menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, akhlak, dan spiritualitas untuk membentuk individu yang sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi pemikiran pendidikan Islam Imam Al-Ghazali dalam pembentukan akhlak peserta didik di era modern, serta tantangan dalam mengimplementasikannya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang menganalisis literatur terkait pemikiran Al-Ghazali dan penerapannya dalam konteks pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Al-Ghazali sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, yang memerlukan keseimbangan antara pengembangan pengetahuan dan pembentukan karakter. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti ketidakseimbangan antara fokus pada akademik dan moral, keterbatasan pelatihan guru, serta pengaruh teknologi dan media sosial yang mengganggu pembentukan karakter. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai moral dalam kurikulum pendidikan Islam dan memperkuat peran guru sebagai pembimbing karakter. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama di era modern.Education plays a crucial role in shaping the character and morals of the younger generation, particularly in the Islamic context. Imam Al-Ghazali's educational philosophy emphasizes the balance between knowledge, ethics, and spirituality to form a perfect individual. This study aims to explore the relevance of Imam Al-Ghazali's Islamic educational philosophy in the formation of students' character in the modern era, as well as the challenges in implementing it. The method used is a Systematic Literature Review (SLR), analyzing literature related to Al-Ghazali's philosophy and its application in the context of modern education. The findings show that Al-Ghazali's philosophy is highly relevant to the current educational needs, which require a balance between knowledge development and character formation. However, challenges in its implementation include the imbalance between academic and moral focus, lack of teacher training, and the influence of technology and social media, which disrupt character formation. This study provides recommendations for integrating moral values into the Islamic education curriculum and strengthening the role of teachers as character mentors. The contribution of this study is expected to strengthen character education based on religious values in the modern era.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI MELALUI YOUTUBE DALAM MEMBANGUN PENGUASAAN MATERI TERHADAP GEN Z DI MAN 4 PIDIE Aqil, Muhammad; Muzakir, Muzakir
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4470

Abstract

Efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap Gen Z sangat bergantung pada media pembelajaran yang digunakan. Youtube sebagai media pembelajaran dianggap sesuai dengan karakteristik Gen Z yang akrab dengan teknologi dan menyukai konten visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Youtube dalam membantu penguasaan materi PAI pada siswa kelas XI IPA di MAN 4 Pidie. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sampel sebanyak 18 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan angket, sedangkan teknik analisis data mencakup tiga tahapan: perencanaan, penerapan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai media pembelajaran PAI terbukti efektif. Video pembelajaran di Youtube mampu menyajikan materi secara menarik dan mudah dipahami. Selain itu, siswa dapat mengakses ulang video untuk memperdalam pemahaman mereka. Metode ini juga meningkatkan kepercayaan diri, motivasi belajar, serta penguasaan materi PAI. Dengan demikian, pembelajaran melalui Youtube menjadi alternatif yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21, terutama bagi generasi yang sangat dekat dengan dunia digital seperti Gen Z.The effectiveness of Islamic Education (PAI) learning for Generation Z highly depends on the media used. YouTube, as a learning medium, is considered suitable for the characteristics of Gen Z who are familiar with technology and prefer visual content. This study aims to determine the effectiveness of using YouTube in helping students master PAI material, focusing on 11th-grade science students at MAN 4 Pidie. The research employs a descriptive qualitative method, with a sample of 18 students selected through purposive sampling. Data collection techniques include observation, documentation, and questionnaires, while data analysis involves three stages: planning, implementation, and reflection. The results show that YouTube is an effective learning medium for PAI. YouTube videos present the material in an engaging and easily understandable way. Moreover, students can rewatch the videos to deepen their understanding. This method also enhances students’ confidence, motivation, and mastery of the material. Therefore, learning through YouTube proves to be a relevant and effective alternative in addressing 21st-century learning challenges, especially for a generation closely connected to the digital world like Gen Z.
PERAN OSID (ORGANISASI SANTRI INTRA DAYAH) DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI DAYAH NURUL FIKRI ACEH BESAR Ermayani, Dewi Sri; Isri, Saifullah
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4242

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Organisasi Santri Intra Dayah (OSID) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Dayah Nurul Fikri Aceh Besar. Disiplin merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keberhasilan pendidikan di lingkungan pesantren. OSID berfungsi sebagai wadah pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, dengan fokus pada pelaksanaan aturan yang telah disepakati. Melalui pendekatan pembelajaran sosial, anggota OSID diharapkan dapat menjadi teladan bagi santri lainnya, sehingga membentuk budaya disiplin kolektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan subjek anggota OSID, santri, dan pembina. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSID berperan signifikan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran, meskipun menghadapi berbagai hambatan internal dan eksternal. Program-program yang dijalankan, seperti patroli dan penyuluhan, terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan santri. Dukungan dari pembina juga sangat penting dalam memperkuat peran OSID. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan program pembinaan santri yang lebih efektif di masa mendatang, serta membentuk karakter santri yang sesuai dengan nilai-nilai Islami.This research examines the role of the Intra Dayah Santri Organization (OSID) in improving the discipline of santri at Dayah Nurul Fikri Aceh Besar. Discipline is an important aspect in character building and educational success in the pesantren environment. OSID functions as a forum for continuous supervision and coaching, focusing on the implementation of agreed rules. Through a social learning approach, OSID members are expected to be role models for other students, thus forming a culture of collective discipline. This research uses a descriptive qualitative method, with the subjects being OSID members, santri, and coaches. Data were collected through in-depth interviews and participatory observation, and analyzed using thematic analysis techniques. The results show that OSID plays a significant role in creating an environment conducive to learning, despite facing various internal and external obstacles. The programs implemented, such as patrols and counseling, have proven effective in improving santri discipline. Support from supervisors is also very important in strengthening the role of OSID. This research is expected to contribute to the development of a more effective santri coaching program in the future, as well as shaping the character of santri in accordance with Islamic values.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI SHALAT MELALUI PROGRAM DINIYAH PADA SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Munawar, Munawar; Sulaiman, Muzakir
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektivitas Program Diniyah terhadap peningkatan pemahaman siswa kelas VII di SMP Negeri 8 Banda Aceh mengenai materi shalat, mengingat pentingnya pemahaman keagamaan dalam praktik ibadah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan sepuluh siswa sebagai narasumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Diniyah berhasil meningkatkan pemahaman siswa baik secara kognitif maupun afektif. Siswa menunjukkan peningkatan dalam memahami teori dasar shalat dan kemampuan mempraktikkan ibadah dengan benar. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada perubahan sikap dan perilaku siswa dalam melaksanakan shalat. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan formal dan perlunya dukungan lingkungan belajar yang kondusif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dari Program Diniyah dapat meningkatkan efektivitasnya dalam membentuk karakter spiritual siswa. Dengan demikian, Program Diniyah tidak hanya berfungsi sebagai penguatan pemahaman keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kebiasaan ibadah yang konsisten di kalangan siswa, yang pada gilirannya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan spiritual dan moral mereka.This study aims to determine the effect and effectiveness of the Diniyah Program on improving the understanding of seventh grade students at SMP Negeri 8 Banda Aceh regarding prayer material, given the importance of religious understanding in the practice of worship. The method used was a qualitative approach with in-depth interviews with the principal and ten students as the main informants. The results showed that the Diniyah Program succeeded in improving students' understanding both cognitively and affectively. Students showed improvement in understanding the basic theory of prayer and the ability to practice worship correctly. In addition, the program also contributed to changes in students' attitudes and behaviors in performing prayers. The findings confirm the importance of integrating Islamic values in formal education and the need for a conducive learning environment. The implications of this study suggest that continuous evaluation and improvement of the Diniyah Program can increase its effectiveness in shaping students' spiritual character. Thus, the Diniyah Program serves not only as a strengthening of religious understanding, but also as a means to build consistent habits of worship among students, which in turn can have a positive impact on their spiritual and moral development
PENERAPAN METODE PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS III SD MUHAMMADIYAH ALAM KEDANYANG GRESIK Taqwa, Aqila Zahra; Basri, Hasan
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4402

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama Islam di SD Muhammadiyah Alam Kedanyang Gresik kelas III masih cenderung menggunakan metode konvensional. Kondisi ini menunjukkan perlunya metode pembelajaran inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Project Based Learning (PjBL) dan dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar PAI siswa kelas III SD Muhammadiyah Alam Kedanyang Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi partisipatif yang dilakukan langsung oleh peneliti dalam proses belajar-mengajar, dan wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Islam dan beberapa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL melalui proyek pembuatan buku mini kisah Nabi Syuaib mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif. Siswa terlibat secara penuh mulai dari tahap eksplorasi, penyusunan narasi, hingga menghasilkan karya. Hasil belajar siswa meningkat secara signifikan di tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Siswa mampu memahami dan mengingat materi lebih baik, menunjukkan antusiasme tinggi selama proses, terampil dalam mengelola alat dan bahan proyek. Temuan ini mendukung pendekatan konstruktivisme dan menunjukkan bahwa PjBL efektif untuk pembelajaran PAI di tingkat sekolah dasar.Penelitian ini mengusulkan model lanjutan berupa PjBL Naratif-Kreatif sebagai strategi pembelajaran yang mendorong refleksi nilai melalui narasi dan ekspresi kreatif siswa.Islamic Religious Education (PAI) learning in third-grade students at Muhammadiyah Kedanyang Elementary School still tends to use conventional methods. This condition indicates the need for innovative and interactive learning methods. This study aims to describe the implementation of Project Based Learning (PjBL) and its impact on improving Islamic Religious Education (PAI) learning outcomes of third-grade students at Muhammadiyah Kedanyang Elementary School. This study uses a descriptive qualitative approach with a focus on case studies. Data were collected using participatory observation techniques conducted directly by the researcher during the teaching and learning process, and in-depth interviews with the Islamic Religious Education teacher and several students. The results of the study indicate that the implementation of PjBL through a mini-book project on the story of the Prophet Shuaib was able to create more active learning. Students were fully involved from the exploration stage, compiling narratives, to producing work. Student learning outcomes improved significantly in three domains: cognitive, affective, and psychomotor. Students were able to understand and remember the material better, showed high enthusiasm during the process, and were skilled in managing project tools and materials. These findings support the constructivist approach and demonstrate that Project-Based Learning (PjBL) is effective for Islamic Religious Education (PAI) learning at the elementary school level. This study proposes a further model, Narrative-Creative PjBL, as a learning strategy that encourages value reflection through narrative and students' creative expression