cover
Contact Name
Yasinta Embu Ika
Contact Email
sinta83ika@gmail.com
Phone
+6281238607106
Journal Mail Official
melkycitra15@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sam Ratulangi Kampus 1 Universitas Flores Kel. Paupire Kec. Ende Tengah Kab. Ende Propinsi NTT Telp. (0381) 21094 Fax. (0381) 21536
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Optika : Jurnal Pendidikan Fisika
Published by Universitas Flores
ISSN : 27158063     EISSN : 27162729     DOI : https://doi.org/10.37478/optika
Core Subject : Science, Education,
OPTIKA adalah jurnal yang mengkomunikasikan kemajuan ilmiah di bidang pendidikan fisika dan ilmu fisika. OPTIKA juga melaporkan temuan baru yang signifikan terkait dengan pendidikan sains (IPA) pada tingkat dasar dan menengah, termasuk: pengembangan media pembelajaran, pengembangan metode pembelajaran, penerapan metode pembelajaran, dan beberapa aplikasi fisika.
Articles 243 Documents
VERIFIKASI PRODUK ESTIMASI CURAH HUJAN GSMAP, GPM-IMERG, DAN HIMAWARI-8 PADA WILAYAH SERANG, PEKANBARU, DAN AMBON Sulistiyono, Wahyu; Fadli, Muhammad
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3119

Abstract

Penggunaan produk satelit GSMaP, GPM-IMERG, dan Himawari-8 dalam mengestimasi nilai curah hujan dapat mengatasi keterbatasan data curah hujan secara spasial maupun temporal. Namun, hasil estimasi curah hujan perlu dilakukan verifikasi terlebih dahulu untuk mengetahui performa produk satelit dalam mengestimasi curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji performa produk satelit GSMaP, GPM-IMERG, dan Himawari-8 pada wilayah Serang, Pekanbaru, dan Ambon. Metode verifikasi yang digunakan terdiri atas metode dikotomi untuk mengetahui kemampuan prakiraan kejadian hujan dan metode verifikasi kontinu untuk mengetahui kemampuan estimasi produk curah hujan satelit. Penelitian dilakukan pada periode Januari-Desember 2019 dengan pembagian waktu berdasarkan periode bulanan. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan, produk satelit GPM-IMERG dan GSMaP menunjukkan performa yang lebih unggul daripada Himawari-8. Pada lokasi Serang, ketiga produk satelit cenderung menunjukkan kemampuan prakiraan kejadian hujan paling baik pada periode Januari-April dengan nilai POD diatas 0,6 dan CSI diatas 0,45 tetapi memiliki hasil estimasi curah hujan yang kurang baik pada periode tersebut ditandai dengan nilai RMSE sebesar 10,0-29,0 mm/hari. Pada lokasi Pekanbaru, produk GPM-IMERG dan GSMaP memiliki kemampuan prakiraan kejadian hujan yang lebih unggul diantara kedua produk lainnya. Produk GSMaP dan GPM-IMERG pada wilayah Pekanbaru memiliki nilai POD diatas 0,7 dan nilai CSI diatas 0,4 untuk periode terbaik dari kedua satelit tersebut. Namun, untuk kemampuan estimasi curah hujan produk GSMaP memiliki performa lebih baik, meskipun secara keseluruhan nilai RMSE menunjukkan galat sebesar 5-20 mm/hari. Pada lokasi Ambon, produk GPM-IMERG menunjukkan performa lebih unggul pada prakiraan kejadian hujan daripada kedua produk satelit yang lain. Hasil deteksi produk satelit GPM-IMERG pada wilayah Ambon memiliki nilai POD diatas 0,5 dan CSI diatas 0,4 untuk seluruh periode kecuali bulan Juli. Produk estimasi curah hujan terbaik untuk wilayah Ambon dihasilkan oleh produk GSMaP berdasarkan verifikasi hasil estimasi curah hujan.
PERBANDINGAN MODEL FLIPPED CLASSROOM DENGAN MODEL DIRECT INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SMA Putri, Nurulita Purnama
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3126

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk: Untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep fisika yang diajarkan dengan menggunakan model Flipped Classroom pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Cijeruk. 2) Untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep fisika yang diajarkan dengan menggunakan model Direct instruction pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Cijeruk.3) Untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemehaman konsep peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model Flipped Classroom dan model Direct Instruction pada peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Cijeruk.  Adapun desain dalam penelitian ini adalah True Experimantal Design dengan menggunakan pre-test-post-testt control group design. Dimana akan diambil dua kelas untuk diteliti, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang keduanya dipilih secara acak (random). Populasi target dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Cijeruk. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah kelas X MIPA 1 dengan jumlah 35 siswa, X MIPA 2 berjumlah 36 siswa, dan kelas X MIPA 3 berjumlah 35 siswa dan total seluruhnya yaitu 106 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling. Pengumpulan data diambil dengan tes dalam bentuk essay. Teknik analisi data menggunakan Uji normalitas yang digunakan adalah uji Chi Square, Uji homogenitas yang digunakan adalah uji Fisher, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Cijeruk dengan menggunakan model Flipped Classroom nilai rata-rata pre-test (26.04) dan nilai rata-rata post-test (73.79) Kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Cijeruk dengan menggunakan model Direct instruction nilai rata-rata pre-test (25.64) dan nilai rata-rata post-test (65.90). 2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep fisika menggunakan model Flipped Classroom dan model Direct instruction, berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t terhadap hasil Post-test, hasilnya t_hitung sebesar 2,48 dan nilai t tabel sebesar 2.00. 3) Berdasarkan hasil perhitungan t_hitung > t_tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Maka, kesimpulan yang didapatkan menunjukan bahwa penerapan model Flipped Classroom lebih efektif dibandingkan dengan model Direct instruction dilihat dari kemampuan pemahaman konsep setelah diberi perlakuan.  
IDENTIFIKASI MESOSCALE CONVECTIVE COMPLEX (MCC) BERBASIS DATA SATELIT HIMAWARI-8 DI PULAU PAPUA DAN SEKITARNYA DESEMBER 2021-NOVEMBER 2022 Febrizky, Liza; Fadli, Muhammad; Wiliam, Wiliam
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3132

Abstract

Mesoscale Convective Complex (MCC) adalah sistem konvektif terbesar bertipe circular dan memiliki masa hidup yang panjang serta mampu menyebabkan terjadinya cuaca buruk. Penelitian ini mengidentifikasi fenomena MCC yang terjadi di Pulau Papua dan sekitarnya pada Desember 2021-November 2022 dengan menggunakan kriteria MCC berdasarkan teori Maddox (1980). Fenomena MCC diidentifikasi berupa distribusi spasial periode musiman dan temporal dengan menggunakan data suhu puncak awan dari Satelit Himawari-8 kanal 13 serta intensitas curah hujan dari data GSMaP. Hasil penelitian menunjukkan pada distribusi spasial terdapat 10 kejadian dengan 5 kejadian di darat dan 5 kejadian di laut. Luasan awan terbesar terjadi di laut mencapai 507.000 km2 yang terjadi pada bulan Maret dan rata-rata nilai eksentrisitas adalah 0.97. Distribusi temporal MCC tergolong aktif di malam hari, matang pada tengah malam hingga meluruh pada pagi hari dengan masa hidup selama 8-14 jam. Hasil pengolahan data dari GSMaP menunjukkan nilai curah hujan yang terjadi mencapai 64.1 mm/jam. Intensitas curah hujan yang terjadi di darat tergolong sedang hingga sangat lebat, sedangkan yang terjadi di laut tergolong sedang hingga ekstrem.
KAJIAN KONDISI ATMOSFER TERKAIT BANJIR DAN LONGSOR DI MALANG (STUDI KASUS : 17 OKTOBER 2022) Ayasha, Nadine
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3134

Abstract

Pada tanggal 18 Oktober 2022, banjir dan tanah longsor terjadi di Malang. Fenomena ini terjadi karena hujan ekstrem yang terjadi pada hari sebelumnya, yaitu pada tanggal 17 Oktober 2022. Akibatnya, 8 kecamatan terdampak oleh fenomena ini, yaitu Kecamatan Tirtoyudo, Ampelgading, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Pagak dan Donomulyo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab terjadinya hujan ekstrem yang terjadi di Malang menggunakan data reanalisis ERA-5 (relative humidity lapisan 850 dan 700 mb, pola angin lapisan 3000 ft, vertical velocity dan total precipitation) dan data NOAA (Anomali Suhu Permukaan Laut (SPL) dan Outgoing Longwave Radiation (OLR)). Kemudian, data reanalisis tersebut dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelembapan udara pada lapisan 850 dan 700 mb basah dan lembap yang berkisar antara 80-95%. Selain itu, pola angin 3000 ft menunjukan bahwa terdapat sirkulasi siklonik dan konvergensi pada pukul 06.00 UTC. Nilai vertical velocity negatif terjadi di 8 kecamatan dan berkisar antara -0.5 – (-0.1) Pa/s, dimana hal ini mengindikasikan gerakan massa udara yang bergerak menuju atmosfer. Selanjutnya, anomali SST berkisar antara 0.2 – 0.60C dan menunjukan adanya peningkatan temperatur dari normalnya. Sementara itu, hasil data OLR berkisar antara 160-170 W/m2 dan mengindikasikan adanya tutupan awan konvektif yang luas di Malang selama hujan ekstrem terjadi. Seluruh hasil tersebut di atas mendukung pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan ekstrem di Malang. Namun, hasil analisis total rainfall tidak mampu untuk menangkap kejadian hujan ekstrem tersebut.
PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATERI PENGUKURAN FISIKA KELAS X SMAN 1 TARIK SIDOARJO: ANALISIS HASIL IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Bin Amiruddin, Mohd Zaidi; Samsudin, Achmad; Suliyanah, Suliyanah; Sunarti, Titin; Safitri, Afaurina Indriana
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3148

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka saat ini menjadi salah satu yang sangat diperhatikan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan begitu penting untuk membahas kondisi yang terjadi di lapangan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil pembelajaran peserta didik berdasarkan kegiatan belajar mengajar yang telah dilakukan selama kegiatan PLP mahasiswa di SMAN 1 Tarik Sidoarjo khususnya pada pembelajaran fisika dan umumnya pada seluruh kelas X.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan wawancara. Data penelitian dideskripsikan berdasarkan hasil belajar peserta didik dan hasil wawancara pada bapak/ibu guru dan mahasiswa. Data dianalisis dengan tahapan, (1) reduksi data, (2) display data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan, (1) pembelajaran dengan memberi kebebasan pada peserta didik dapat memberi pengalaman belajar yang lebih bermakna, (2) kesiapan SMAN 1 Tarik masih belum maksimal dalam penerapan pembelajaran menggunakan Kurikulum Merdeka terkhusus pada SDM guru, (3) SMA 1 Tarik terus mengembangkan dan menginovasi pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Kedepannya, penting sekali untuk mempersiapkan baik secara SDM guru maupun kesiapan sekolah untuk Implementasi Kurikulum Merdeka.
PEMANFAATAN MENTIMETER DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Alhasan, Faiz
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3212

Abstract

Learning Management System (LMS) merupakan salah satu inovasi di bidang pendidikan yang memanfaatkan kemajuan teknologi masa kini. Pengguna LMS dapat menyiapkan berbagai konten pada LMS seperti halnya media pembelajaran Mentimeter yang sebelumnya disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, kemahiran guru maupun penerimaan dari siswa. Pada penelitian ini dilakukan penelitian untuk melihat respon siswa setelah menggunakan media pembelajaran Mentimeter dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X (Fase E) SMAIT Abu Bakar Yogyakarta pada mata pelajaran fisika. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan instrumen berupa angket khusus yang dibuat menggunakan skala Likert berskala 4. Butir-butir pernyataan pada angket terbagi ke dalam 4 aspek berupa usefulness, easy to use, easy to learn dan satisfaction. Jawaban yang pada angket dibuat dengan gradasi mulai dari sangat tidak setuju (STS), tidak setuju  (TS), setuju (S), dan sangat setuju (SS). Analisa data berdasarkan angket yang sudah diisi oleh siswa memberikan hasil berupa mentimeter yang digunakan memberikan manfaat 96%, mudah digunakan 86%, mudah dipelajari 92% dan memuaskan 95%. Dalam pembelajaran, mentimeter ini membuat pembelajaran berlangsung interaktif dengan memanfaatkan berbagai macam fitur menarik yang ada pada mentimeter.
ANALISIS EFISIENSI KENDARAAN LISTRIK SEBAGAI SALAH SATU TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN PENGUKURAN EMISI KARBON Ferlia, Seka Arum; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3282

Abstract

Polusi udara merupakan salah satu masalah yang sudah ada di Indonesia sejak lama, terlebih lagi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Emisi gas buang dari kendaraan bermotor yang menyumbang paling banyak sumber polusi, yaitu berkisar 60-70%. Kendaraan listrik telah muncul sebagai solusi yang menjanjikan untuk mengurangi polusi udara. Tujuan dari pembuatan artikel ini yaitu, untuk mengetahui seberapa efisiensi kendaraan listrik sebagai Upaya pengurangan emisi karbon di Indonesia. Dalam artikel ini, analisis deskriptif terhadap berbagai referensi jurnal, buku, laporan, internet, dan sumber-sumber lain digunakan sebagai pendekatan pengumpulan data. Teknik ini menggunakan Teknik kajian Pustaka berupa mereview berbagai artikel atau buku yang ada di internet. Alat yang digunakan untuk mencari data/ dokumen yang digunakan yaitu Google Scholar, ResearchGate, dan mendeley. Hasil data yang didapat yaitu 60-70% polusi udara disebabkan oleh gas emisi buang dari kendaraan bermotor. Oleh karena itu dibutuhkan suatu upaya untuk mengurangi emisi karbon salah satunya menggunakan kendaraan listrik.
KAJIAN PERUBAHAN IKLIM TERHADAP EFISIENSI PANEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI INDONESIA Nurhasanah, Ainun Fitriya; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3284

Abstract

Energi surya adalah salah satu solusi yang paling menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan energi dan meminimalisir dampak buruk terhadap perubahan iklim dan lingkungan, karena Indonesia telah membuat kemajuan yang luar biasa dalam pencarian energi yang berkelanjutan untuk menjamin keamanan jangka panjang dari pasokan energi didalam negeri. Namun, nyatanya dalam iklim di Indonesia memiliki pengaruh yang besar pada efisiensi panel surya. Dengan isu tersebut dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan mengetahui serta memahami mengenai perubahan iklim yang ada di Indonesia sehingga dapat berdampak terhadap efisiensi penggunaan panel surya. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam pengambilan data adalah penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka. Dimana peneliti memperoleh data dari berbagai artikel ilmiah yang telah terpublikasi sebelumnya. Hal ini didasarkan pada survei penelitian berbasis tinjauan literatur dan panduan energi terbarukan dari beberapa sumber. Hasil penelitian yang diperoleh dari bulan April sampai Oktober adalah musim kemarau. Nilai solar panel surya akan meningkat selama musim kemarau Juli hingga Oktober, sedangkan musim hujan Desember hingga Januari akan memiliki nilai terendah. Selain itu, kapasitas produksi panel surya sangat bervariasi tergantung pada musim yang terjadi. Selain elemen utama radiasi matahari, suhu lingkungan adalah aspek lain yang berdampak pada efisiensi panel surya.
Mekanisme dan Penerapan Refuse Derived Fuel (RDF)di Industri Pembangkit Listrik sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Ariyani, Dinda Tri; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.3285

Abstract

Refuse Derived Fuel adalah bahan bakar dengan nilai kalori tinggi yang berasal dari sampah yang telah dipilah dan diproses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji mekanisme dan penerapan RDF dalam industri pembangkit listrik sebagai alternatif dari pengelolaan sampah. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sebagai pendekatannya, sehingga hasilnya berupa deskripsi kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu mekanisme pengelolaan sampah menjadi RDF melalui beberapa tahap antara lain tahap pengumpulan sampah, pemilahan sampah, pengeringan, penghancuran, dan pembentukan. Teknologi RDF ini telah diterapkan pada beberapa industri pembangkit listrik diataranya PLTU Suralaya, PLTU Tarahan, PT Pembangkit Jawa Bali, PLTU Saguling, dan PLTU Cilacap. Kualitas RDF (Refuse Derived Fuel) merupakan ukuran nilai kalor, kadar air, kadar abu, kandungan komponen volatil, dan kandungan karbon terikat pada bahan bakar dari sampah. Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas RDF, antara lain kandungan limbah, durasi pengeringan, dan penambahan bahan kimia. Kualitas RDF yang baik adalah yang memiliki nilai kalor yang tinggi, kandungan air yang rendah sekitar 4,68%, kandungan abu yang rendah sekitar 11,64%, kandungan zat mudah menguap yang tinggi, dan kandungan karbon terikat yang tinggi sekitar 75,87%.
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII MATA PELAJARAN IPA SMPS KATOLIK CHRISTO REGI ENDE Nona, Evidiana
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2022): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v6i2.3286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA materi sistem pencernaan kelas VIII SMPS Katolik Christo Regi Ende. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: apakah penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA kelas VIII SMPS Katolik Christo Regi Ende? Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Clasroom Action Research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik peserta didik kelas VIII SMPS Katolik Christo Regi Ende yang berjumlah 20 orang terdiri dari 7 laki-laki dan 13 perempuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran pada kegiatan pra siklus prestasi belajar peserta didik mencapai ketuntasan sebesar 20% dengan kategori cukup. Sementara kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah adalah 75. Setelah dilakukan tindakan perbaikan dengan menerapkan metode demonstrasi pada siklus pertama ketuntasan preastasi belajar peserta didik mencapai 40% dengan kategori cukup, pada siklus kedua prestasi belajar peserta didik mengalami peningkatan mencapai 100%. Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA materi sistem pencernaan.