cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
editor.jp2@undiksha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
ISSN : 26143909     EISSN : 26143895     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jp2
Core Subject : Education,
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 585 Documents
Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Angga, I Made Dwi; Wiyasa, I Komang Ngurah
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32309

Abstract

Menurunya kualitas kinerja guru sangat mempengaruhi proses pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru adalah kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini berjenis penelitian ex-post facto dengan jumlah populasi sekaligus menjadi sampel sebanyak 34 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kinerja guru, kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik inferensial melalui uji-regresi sederhana dan uji-regresi ganda. Sebelum dilakukanya uji-regresi sederhana dan uji-regresi ganda dilakukan terlebih dahulu uji prasyarat yaitu, uji normalitas, uji linieritas, uji multikolonieritas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian yaitu, 1) Kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi sebesar 43,95% terhadap kinerja guru, 2) Iklim kerja berkontribusi sebesar 33,49% terhadap kinerja guru, 3) Kepemimpinan kepala sekolah dan iklim kerja berkontribusi terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 77,44%. Jadi, kinerja guru dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim tempat kerja.
Meta Analisis Komparasi Efektivitas Model Pembelajaran Jigsaw dan Two Stay Two Stray (TSTS) Ditinjau dari Hasil Belajar Pembelajaran Tematik Siswa SD Sari, Chintia Wahyuni Puspita; Indarini, Endang
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.33251

Abstract

Proses pembelajaran yang masih di dominasi oleh guru yang bersifat konvensional menyebabkan rendahnya hasil belajar tematik siswa SD karena siswa kurang memahami materi dan kurang termotivasi pada saat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji komparasi efektivitas model pembelajaran Jigsaw dan Two Stay Two Stray untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD dari penelitian eksperimen yang dipublikasikan menggunakan metode meta-analisis. Teknik pengumpulan data dengan mencari jurnal yang relevan dengan judul agar lebih mudah untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Berdasarkan penelusuran diperoleh 16 jurnal yang sesuai dengan judul penelitian. Teknik analisis data menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis terbukti bahwa model pembelajaran jigsaw dan Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar pembelajaran tematik siswa SD. Dilihat dari hasil analisis menggunakan uji ancova diperoleh hasil rata-rata nilai Posstest menggunakan model pembelajaran jigsaw sebesar 79,5450 dan peningkatan hasil belajar sebesar 23,59, sedangkan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) mendapatkan hasil skor posttest sebesar 79,5588 dan peningkatan hasil belajar sebesar 28,835. Sedangkan pada uji efek size dilihat dari Partial Eta Squared menunjukkan hasil 0,423 dan nilai signifikasinya yaitu sebesar 0,042. Dari hasil uji efek size menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw dan Two Stay Two Stray (TSTS) berpengaruh sedang terhadap hasil belajar pembelajaran tematik siswa SD.
Pengembangan E-Modul Berbasis Web Pada Mata Pelajaran Pembuatan Busana Industri Kelas XI SMK Dermawan, Dermawan; Fahmi, Rizal
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i3.29123

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan karena kurangnya media pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa dalam belajar sehingga siswa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul berbasis WEB pada mata pelajaran pembuatan busana industry kelas XI SMK. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembanagan Four-D dalam mengembangkan E-modul. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan Tata Busana. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif statistik kualitatif dan deskriptif statistik kuantitatif. Hasil penelitian yaitu validitas E-modul berbasis web dinyatakan valid dengan nilai 0,84 > 0,67, Praktikalitas E-modul berbasis web dinyatakan sangat praktis dengan nilai rata-rata 88 dan berdasarkan respon siswa E-modul dinyatakan sangat praktis dengan nilai rata-rata 84. Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa E-modul berbasis web dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan efektif meningkatkan aspek pengetahuan siswa dilihat dari hasil tugas pembuatan busana rumah anak yang dihasilkan.
Kontribusi Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Mulyani, Ni Made Heny; Wiarta, I Wayan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.32117

Abstract

Cara menggukur keberhasilan kerja guru serta hasil kerja guru yaitu dengan melihat kinerja guru. Faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru, besarnya kontribusi motivasi kerja terhadap kinerja guru, dan besarnya kontribusi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi dari penelitian ini sebanyak 32 orang guru. Sampel ditetapkan dari populasi menggunakan teknik sampling total. Banyak sampel pada penelitian ini adalah 32 orang guru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non tes yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner untuk variabel gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja dan pencatatan dokumen untuk variabel kinerja guru. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda setelah semua uji prasyarat terpenuhi. Berdasarkan hasil analisis yang terlah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa, terdapat kontribusi yang signifikan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 33,51%, selanjutnya terdapat kontribusi motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 35,51%, dan terdapat kontribusi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 69,02%.
Model Pembelajaran Problem Based Learning, Inkuiri Terbimbing, dan Learing Creativity Berpengaruh Terhadap Prestasi Belajar Matematika Winarti, Tutut; Fatirul, Achmad Noor; Hartono, Hartono
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i3.29063

Abstract

Hasil penilaian akhir semester 2, menunjukkan bahwa 30% peserta didik yang mendapatkan nilai di atas kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan, yaitu 75, sedangkan 70% peserta didik mendapatkan nilai di bawah kriteria ketuntasan belajar, hal ini disebabkan karena metode serta model pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik masih didominasi ceramah dan latihan soal. Adapun tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengkaji hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika dengan mencari pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Guided inquiry, dan kreativitas terhadap prestasi belajar matematika. Jenis penelitian ini yakni kuasi eksperimen (Quasi-Experimentation) dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA yang tersebar dalam 5 kelas paralel berjumlah 170 siswa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data nilai tes yang diperoleh melalui tes prestasi belajar dan tes kreativitas siswa. Hasil penelitian ini memperoleh skor rata-rata pada kelas Problem-based learning sebesar 76,84 dan skor rata-rata prestasi belajar pada kelas Inkuiri terbimbing sebesar 70,96. Hal ini terjadi karena PBL mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan signifikansi prestasi belajar matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL dan kelompok yang dibelajarkan dengan model Guided Inquiry, terdapat perbedaan signifikansi prestasi belajar matematika antara kelompok yang memiliki kreativitas tinggi dan kelompok yang memiki kreativitas rendah, serta terdapat Interaksi yang signifikansi antara model pembelajaran (PBL dan Guided Inquiry) dan kreativitas belajar terhadap prestasi belajar matematika.
Pengembangan Media Stagame Berbasis PC Game Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Statistika Zuliani, Rina Narisa; Koeswanti, Henny Dewi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.33049

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji media pembelajaran berbasis PC Game untuk pembelajaran matematika materi statistika dilaksanakan. Media yang dikembangkan yaitu Stagame merupakan akronim dari kata Statistika Game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini model pengembangan ASSURE yang terdiri dari 6 tahapan yaitu (1) Analyze Learner;(2) State Objective; (3) Select Methods, Media, and Materials; (4) Utilize Media and Materials; (5) Required Learner Participation; dan (6) Evaluate and revise. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner yang digunakan untuk mengukur validitas media dari aspek isi dan aspek media. Digunakan 1 orang pakar materi dan pakar media. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa validitas stagame dari aspek materi adalah 78% dan validitas dari aspek media adalah 81,5% dengan kategori valid.
Model Circuit Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Taryunita, Desak Anom; Japa, I Gusti Ngurah
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i3.25584

Abstract

Hasil kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V masih tergolong rendah berdasarkan pencatatan dokumen siswa yang belum mencapai KKM lebih besar di bandingkan siswa yang sudah mencapai KKM yakni dari 122 siswa, 84 siswa tidak mencapai KKM atau persentase keseluruhan siswa yang belum mencapai KKM yaitu 69% dan siswa yang sudah mencapai KKM 38 siswa atau presentase siswa yang telah mencapai KKM yaitu 31%. Hal tersebut terjadi dikarenakan kurang adanya variasi dalam penggunaan model serta media pembelajaran dan kurangnya suasana belajar yang kondusif. Signifikan atau tidaknya Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantuan Media Audio Visual Tarhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD menjadi tujuan dalam penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 122 siswa, teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data kompetensi pengetahuan IPS adalah tes, dengan jenis tes objektif dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir. Data yang dikumpulkan yaitu data kompetensi pengetahuan IPS yang dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian setelah diberikan perlakuan yaitu mendapatkan rata-rata hasil post-test pada kelompok eksperimen sebesar 20,38 dan pada kelompok kontrol sebesar 17,35 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh thitung sebesar (4,59) dan ttabel sebesar (2,01). Karena rata-rata hasil kompetensi pengetahuan pada kelompok eksperimen lebih besar dari pada kelompok kontrol dan diperoleh hasil perhitungan thitung > ttabel berarti dapat ditarik simpulan model pembelajaran Circuit Learning berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Pemecahan Masalah Kontekstual Materi Masalah Sosial Kelas IV SD Wiranata, Rai Aditya; Sujana, I Wayan
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.31926

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilaksanakan berdasarkan kesulitan guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang membuat peserta didik sulit belajar secara aktif dan mandiri dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan LKPD berbasis pemecahan masalah kontekstual pada muatan materi masalah sosial kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu: metode observasi, wawancara, dan angket. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 2 orang pakar, 3 orang pada tahap uji perorangan dan 12 orang pada tahap uji kelompok kecil. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan LKPD dari aspek isi mata pelajaran memperoleh persentase 93,33% dengan kualifikasi sangat baik, pada aspek desain pembelajaran memperoleh persentase 95,00% dengan kualifikasi sangat baik, pada aspek media pembelajaran memperoleh persentase 89,58% dengan kualifikasi baik. Pada uji coba perorangan diperoleh sebesar 92,50% dengan kualifikasi sangat baik dan uji coba kelompok kecil sebesar 90,83% dengan kualifikasi sangat baik. Dengan demikian, LKPD memiliki kelayakan dari aspek isi, desain, media, serta uji coba pengguna.
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Sosial Aspek Tanggung Jawab Pembelajaran Tematik Terpadu Siswa Kelas 4 SD Safitri, Khanifatul; Harjono, Nyoto
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i1.33352

Abstract

Pada Kurikulum 2013 penilaian dalam pembelajaran sekolah dasar mencakup tiga ranah pembelajaran yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Fokus pada penilaian sikap pada pembelajaran yang dirasa masih kurang tepat. Hal tersebut dapat diketahui berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan selama penelitian bahwa guru dalam melakukan penilaian sikap hanya melalui observasi selama proses pembelajaran. Untuk itu instrumen penilaian sikap perlu dikembangkan. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan instrument penilaian sikap sosial yang valid khususnya pada aspek tanggung jawab. Produk ini penting untuk dikembangkan supaya dapat mengetahui tingkat perkembangan sikap tanggung jawab peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian RND (Research and Development) dengan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluation). Sample dalam penelitian ini menggunakan subjek peserta didik kelas 4 yang secara keseluruhan berjumlah 15 responden.  Dari uji coba terbatas didapatkan bahwa dari 40 butir pernyataan yang diujicobakan, 12 (30%) butir pernyataan memiliki tingkat validitas sangat tinggi, 14 (35%) butir pernyataan memiliki tingkat validitas tinggi, 12 (32,5%) butir pernyataan memiliki tingkat validitas cukup, 1 (27,5%) butir pernyataan memiliki tingkat validitas rendah dan memiliki rata-rata rhitung sebesar 0,671 ≥ 0,20 maka instrumen dinyatakan valid. Sedangkan reliabilitas pada uji terbatas diperoleh α sebesar 0.970 dengan kriteria sangat reliabel. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa instrument penilaian sikap sosial aspek tanggung jawab pada pembelajaran tematik terpadu kelas 4 layak untuk digunakan.
Pengembangan Media Video untuk Pengenalan Karir di Taman Kanak-Kanak Saputra, Agus; Filahanasari, Eka
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v3i3.29110

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengunaan media pembelajaran yang digunakan guru TK saat pembelajaran membuat siswa kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Selain itu guru juga dominan menggunakan model pembelajaran konvensional sehingga siswa merasa bosan dalam belajar. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah mengembangkan media video untuk pengenalan karir di taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall yang terdiri dari lima tahap yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji lapangan utama, dam revisi produk. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi , wawancara, dan studi kepustakaan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian pengembangan video pengenalan karir terdiri analisis data kualitatif dan data persentase. Hasil penelitian yaitu berdasarkan hasil uji validitas, ahli materi pembelajaran, dan ahli validasi calon pengguna dinyatakan bahwa media video pengenalan karir TK dikategorikan sangat baik, dan tidak perlu direvisi. Media video pengenalan karir telah memenuhi kriteria aspek kelayakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Media video pengenalan karir dapat diterapkan untuk proses pembelajaran.