cover
Contact Name
pakar_pendidikan
Contact Email
pakar.pendidikan@ppj.unp.ac.id
Phone
+6282170743613
Journal Mail Official
pakar.pendidikan@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Gedung Student Center Lantai 2, Universitas Negeri Padang, Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, 25131.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
PAKAR Pendidikan
ISSN : 16932226     EISSN : 23032219     DOI : https://doi.org/10.24036/pakar
Core Subject : Science, Education,
Jurnal PAKAR (Penelitian Aktual dan Kajian Analisis Reformasi) Pendidikan merupakan jurnal yang membahas isu-isu pendidikan baik secara teori, konsep, dan praktik yang berkaitan dengan kurikulum, media, model, instrumen, pengembangan, dan evaluasi pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 294 Documents
Pendidikan Karakter Melalui Islamic Boarding School di SMP Plus Ar-Rahmat Bojonegoro A. Fikri Amiruddin Ihsani; Novi Febriyanti
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i2.187

Abstract

This research discusses character education in the Middle School Plus Ar-Rahmat Bojonegoro. There are two issues to be discussed, how the character education process through Islamic Boarding School and how the role of each school member in character education through Islamic Boarding School. This research uses qualitative methods with descriptive analysis through observation, interview and documentation. The research showed; (1) the process of character education from within the classroom adopts the values of character education from the Ministry of Education and Culture. From outside the classroom, students are provided with religious values, good social environment, instilling disciplined and independent values, maximizing communication among students, caring for friday activities, helping fellow students, and establishing friendships. (2) the role of each school member in character education consists of; the principal acts as a role model, social control, and mobilizer. The curriculum has the role of integrating religious science and general science. The chaplain/teacher acts as a companion and an example. And students play a role in the success of character education by actively participating and raising awareness. Islamic Boarding School is present as a solution to the many new cultures that enter the era of digitalization.
Menyoal Metode Perkuliahan Daring, Transfer Nilai Pendidikan atau Presensi Kehadiran Belaka? Ahmad Riyadh Maulidi; Surawardi Surawardi
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i1.190

Abstract

Lecture is one form of the education process. The most important thing in an education is the change in behavior gained from the transfer of values ​​or morals. The Covid-19 pandemic which had already spread to Indonesia made the lecture system, which was initially conducted face-to-face, be changed to an online system. When this system was implemented it turned out that the essence of education began to be set aside. Lectures are only seen as a formality. In fact, someone can already be considered learning if he has filled in the presence in the online lecture application comment column. It is interesting for researchers to discuss the phenomenon as an effect caused during a pandemic. The method used is the method of observation and the method of literature by finding sources of reference related to educational theories. The results of this study indicate that the online lecture method already shows symptoms of ignoring transfer of values ​​or morals. So cooperation is needed from various parties so that the meaning of learning with this online system remains conveyed.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Bebas Dengan Model Pembelajaran NHTW Berbasis Aplikasi STORYBOARD Elvi Handayani; A. M. Irfan Taufan Asfar; A. M. Iqbal Akbar Asfar; A. Nurannisa F.A
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i2.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis puisi bebas dengan model pembelajaran NHTW melalui media storyboard . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan metode tersebut penulis berupaya untuk mengetahui kemampuan siswa dalam materi menulis puisi serta pemahaman siswa tentang model dan media pembelajaran. Desain yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan model desain kontrol prates dan pascates (matching pretest-posttest control group desain). Pemilihan sampel dilakukan secara random dengan mengacak kelas. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes Kemampuan Menulis Puisi siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 1 Kahu kelas VII.C terdiri atas dua kelas, masing-masing berjumlah 32 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t sampel berpasangan. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan antara kemampuan menulis puisi menggunakan model dan media pembelajaran perbandingan pada peserta didik kelas eksperimen sebelum dan setelah perlakuan. Begitu pula terdapat perbedaan yang signifikan antara berpikir kreatif pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil ini menunjukkan bahwa media storyboard memberikan pengaruh terhadap kemampuan menulis puisi bebas menggunakan model pembelajaran NHTW perbandingan dan berpikir kreatif pada peserta didik kelas VII.D SMP Negeri 1 Kahu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbedaan kemampuan menulis puisi antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHTW (A1) dan siswa yang dibelajarkan dengan media pembelajaran storyboard (A2), dengan menerapkan model pembelajaran NHTW (Numbered, Head, Together, Write) dan media storyboard dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa kelas VII.C SMP Negeri 1 Kahu.
Konsep Pendidikan Ki Hajar Dawantara Dan Paulo Freire Sebagai Praktik Pendidikan Yang Memerdekakan Aziz - Fauzi
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i1.193

Abstract

Kajian ini membahas tentang pemikiran kedua tokoh pendidikan , yaitu Ki Hajar Dewantrara dan Faulo Freire. Pandangan kedua tokoh tersebut akan peneliti kolaborasikan menjadi langkah-langkah untuk mencapai pendidikan yang memerdekakan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan tiga teknik pengumpulan data penelitian, yaitu teknik analisis isi dokumen, teknik wawancara, dan teknik catat. Hasil penelitian ini adalah: (1) penjelaskan tiga pusat aktivitas pendidikan; (2) Lima Prinsip Pendidikan (Panca Darma); (3) konsep pendidikan hadap masalah sebagai upaya pendidikan kritis; dan (4) tingkatan kesadaran masyarakat sebagai tolak ukur pendidikan yang memerdekakan. Hasil penelitian ini harapannya dapat memberikan pemahaman kepada siswa bahwa pendidikan akan membentuk kita sebagai manusia yang merdeka. Manusia merdeka yang dimaksud adalah manusia yang dapat menggunakan kesadaran dan pikiran kritisnya untuk memberikan perubahan bagi sekitarnya.
Dukungan Sosial & Student Well-Being pada Siswa yang Menghadapi Pembelajaran Jarak Jauh Rifky Ilham Pratama
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i2.196

Abstract

Situasi pandemi covid-19 telah memaksa adanya peralihan proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah ke proses pembelajaran jarak jauh di rumah. situasi tersebut memberi dampak negatif bagi kesejahteraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan student well-being pada siswa yang menghadapi pembelajaran jarak jauh. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Subjek terdiri atas 55 siswa sekolah menengah atas dan sederajat yang menghadapi pembelajaran jarak jauh. pengumpulan data menggunakan skala multidimensional scale of perceived social support (MSPSS) dan skala kesejahteraan siswa. Hasil analisis data menggunakan pearson product moment menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,081 (p > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial terhadap student well-being pada siswa yang menghadapi pembelajaran jarak jauh. namun, pada aspek dukungan sosial yang bersumber dari keluarga, diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga terhadap student well-being pada siswa yang menghadapi pembelajaran jarak jauh. sedangkan pada aspek dukungan sosial dari teman dan signicant others tidak terdapat hubungan yang signifikan.
Hubungan Strategi Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMP IT Al-Husnayain Novebri Novebri
PAKAR Pendidikan Vol 19 No 1 (2021): Published in January 2021
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i2.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel diambil dari peserta didik kelas VII pada mata pelajaran fiqih yang berjumlah 76 orang peserta didik. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket. Seluruh data penelitian dianalisis menggunakan software SPSS 20.0 dengan teknik korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAIKEM secara nyata berdampak pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih, hal tersebut dibuktikan dengan skor 29,1% dengan koefisien determinasi 0,291 dan level signifikansi (ρ) 0,000. PAIKEM adalah suatu strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, menggali kreativitas peserta didik melalui inovasi pembelajaran, menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif sebagaimana yang tertuang dalam kurikulum. Penggunaan strategi pembelajaran PAIKEM yang optimal diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih. Kata Kunci : strategi pembelajaran, PAIKEM, hasil belajar This study aims to investigate the correlation between PAIKEM learning strategy (active learning, innovative, creative, effective, and fun) and students’ learning outcome in the subject of fiqih. To achieve the objective, the study utilized quantitative method under the frame of correlational design involving 76 seventh grade students who took fiqih subject. To collect the data, the study utilized questionnaires. The obtain data were then analyzed by using correlation analysis technique through SPPS 20.0 software. The results showed that the learning strategy has a significant correlation with the students’ learning outcome in the subject of fiqih. It is evidenced in the results of analysis that the two variables were correlated around 29,1% with a determination coefficient of 0.291 and a significance level (ρ) of 0.000. PAIKEM learning strategy is a strategy of student-centered learning, growing student’s creativity with learning innovation, creating the interesting learning process to achieve effective learning goals in the curriculum. It is hoped that implementing PAIKEM learning strategy optimally can improve students’ learning outcome in the subject of fiqih. Key words: PAIKEM learning strategy, students’ learning outcome
Pengembangan E-MODUL Fisika Dasar untuk Pembelajaran Online Berbasis Android Mobile Rindi Wulandari
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 2 (2020): Published in July 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i2.198

Abstract

WHO (The World Health Organization) has declared Covid-19 a pandemic that has posed a contemporary threat to humans. This pandemic has succeeded in making mass decommissioning of activities, including activities in the field of education, this has led to a massive transition in the world of higher education to promote online education. Module is one of the teaching materials that can be used in learning and can support the effectiveness of the learning process. The purpose of this research is to create basic physics e-modules in order to access learning materials easily, efficiently, and fun based on android. This stage of research is preliminary study, desaign development, and testing. The results of this study in the form of e-modules and feasibility test surveys on a limited scale, e-modules that have been made show a fairly good feasibility results.
Peran Self-Efficacy Terhadap Self-Regulation Siswa pada Pembelajaran Jarak Jauh di SMA 2 Bukittinggi Firdaus Zul
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i1.201

Abstract

Pembelajaran jarak jauh dapat mempengaruhi siswa dalam mengikuti proses pendidikan. Regulasi diri siswa dalam belajar adalah salah satu cara siswa untuk mengelola strategi belajarnya. Didukung juga oleh efikasi diri yang bisa meningkatkan kualitas pembelajaran siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui peran efikasi diri terhadap regulasi diri siswa pada pembelajaran jarak jauh di SMA 2 Bukittinggi. Subjek dalam Penelitian ini sejumlah 359 siswa dari kelas 10,11 dan 12. Alat pengumpulan data menggunakan skala Likert yang terdiri dari skala efikasi diri dan skala regulasi diri. Teknik analisa data yang digunakan yaitu korelasi analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 16.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh (r) = 0,824 dengan taraf p = 0,000 (p<0,05). Pengaruh signifikan dari efikasi diri terhadap regulasi diri sebesar r2 = 67,9% sedangkan 32,1% regulasi diri ditentukan oleh faktor lain seperti pengetahuan, motivasi dan kemauan diri. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara peran efikasi diri dengan regulasi diri siswa pada pembelajaran jarak jauh di SMA 2 Bukittinggi.
Kajian PBL Terhadap Keterampilan Berfikir Kritis Sebagai Upaya Pencegahan Hoaks Era VUCA Via Aini
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i1.204

Abstract

Abstrak Dunia di abad 21 menghadapi era VUCA yang merupakan singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. Salah satu contoh dari ambiguity dan uncertainty ada dalam bidang teknologi informasi, khususnya media sosial yang banyak dimanfaatkan orang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita bohong (hoaks) yang kerap kali diteruskan tanpa mengecek terlebih dahulu kebenaranya. Pelajar sebagai pengguna sosial media juga bisa menjadi korban bahkan pelaku penyebaran hoaks. Salah satu cara untuk menghadapi hoaks adalah dengan berpikir kritis. Berpikir kritis dapat dilatih di sekolah dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan PBL terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP dan SMA dari sudut pandang mata pelajaran IPA sebagai upaya pencegahan hoaks di era VUCA. Metode yang digunakan yaitu Systematic Literature Review (SLR) untuk mengkaji dan menafsirkan jurnal yang relevan dengan tujuan penelitian dan didapatkan 10 jurnal utama dan beberapa jurnal pendukung. Hasil analisis dan sintesis literatur didapatkan 7 Jurnal penelitian yang menyatakan PBL lebih efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan hasil N-gain kategori sedang (0,3-0,7). Serta 3 jurnal lain menyatakan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis dengan model PBL dilihat dari perbedaan rata-rata total skor kelompok PBL dan skor kelompok non PBL. Keterampilan berpikir kritis yang dimiliki siswa membuat mereka mampu menganalisis dan membedakan fakta dan hoaks dari sebuah informasi. Hal ini sangat membantu mereka dalam menghadapi ambiguity dan uncertainty dalam bidang teknologi informasi, khususnya media sosial di era VUCA. Kata Kunci: PBL, Keterampilan Berpikir Kritis, Hoaks, VUCA. Abstract 21st century is facing the VUCA era which stands for Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity. One example of ambiguity and uncertainty exists in the information technology, especially social media, which is widely used by people who are not responsible for sharing hoakses which are often forwarded without checking the truth. Students as social media users can also become victims and even the spreader of hoax. One way to deal with hoakses is to think critically. Critical thinking can improve in schools by applying the Problem Based Learning (PBL) model studying. This study aims to examine the application of PBL to the critical thinking skills of junior and senior high school students from the point of view of science subjects as hoaks prevention in the VUCA era. The method used in this study is Systematic Literature Review (SLR) to review and interpret articles that are relevant to the research objectives. Obtained 10 main journals and several supporting journals that were reviewed. The results of the analysis and synthesis of the literature found that 7 research journals which used PBL was more effective in improving critical thinking skills with moderate N-gain results (0.3-0.7). As well as 3 other journals result that there was an increase in thinking skills with the PBL model with proof from the total score of the PBL group and the score of the non-PBL group. Students critical thinking skills are able to made them analyze and differentiate facts and hoakses from an information.This is very helpful for them in dealing with uncertainty and uncertainty in the field of information technology, especially social media in the VUCA era. Keywords: PBL, Critical Thinking Skills, Hoaks, VUCA
Internalisasi Nilai Kebudayaan Lokal Bugis (Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge) Vikriatuz Zahro; Reni Putri Anggraeni; Vicko Taniady
PAKAR Pendidikan Vol 18 No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v18i1.217

Abstract

Character education is the primary weapon to form good quality students. However, the digital era's entry does not always have a positive impact, especially for students in Indonesia. The growth of individualistic attitudes, bullying behavior, lack of manners, and so on positively impact creating ethical and moral young generations. This is an urgency that must be addressed wisely in education to form a new character education model for students in Indonesia. Internalization of local-Bugis cultural values ​​is an urgency that must apply in the world of character education in Indonesia. The research method used in this research is a qualitative descriptive method using secondary data and a case study approach to the adverse effects of the digital era for students in Indonesia. This study's results indicate that the local value of Bugis, which is reflected through Sipakatau, Sipakalebbi, and Sipakainge, will positively impact the character development of students in Indonesia. So that in the end, based on these local Bugis values, it is hoped that students will be able to improve ethics and other behaviors for the better.