Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Enrekang. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian tentang kependidikan dasaran dengan berbagai topik kajian (sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy).
Articles
193 Documents
Literature Study: Analysis of the Use of E-Module Based on Corn -Oriented Social Skill in Elementary Science Learning
Ayik Fena Emilda;
M. Fadlillah
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/mgr.v4i2.6697
Technological progress is something that we cannot avoid in today's life, basically technological progress will go according to the progress of science. Every innovation is created to provide positive benefits for human life. Humanizing humans is very important in social life. The purpose of this study was to find out how to use corn-based skill-based e-modules in elementary science learning. By using the research method of literature study. This technique can be used by reading various literary works related to the problem under study, this strategy is used to gather basic information and points of view in writing. The use of e-modules is said to be more effective, efficient and practical if you have to use printed modules with indicators of social care. The two types of learning modules have differences with reinforcement using the t test that has been carried out, where the sig obtained is smaller than 0.05, so there is a difference between the two. The use of e-modules by integrating social skills with local corn wisdom in elementary science learning can maintain traditional knowledge and cultural empathy by understanding the perspectives and values attached to the importance of corn in the lives of people in the surrounding environment.
Peran Guru dalam Menanamkan Sikap Spritual Siswa di Mis Al Wasliyah Pantai Labu
Arlina Arlina;
Nur Fauziah Harahap;
Siti Saydariyah Hasibuan;
Nur Risma Sari;
Leli Suharti
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran guru PAI dalam menanamkan sikap spritual terhadap siswa sangat penting. Mengingat guru PAI memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan spritual siswa. Bukan hanya memberikan teori, namun harus bisa merubah sikap siswa tersebut kepada yang lebih baik. Dalam jurnal ini akan membahas mengenai Peran Guru PAI Dalam Menanamkan Sikap Spritual Siswa Di MIS Al-Wasliyah Pantai Labu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersipat deskriptif, dan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi dan wawancara. Setelah dilakukan observasi dan wawancara, di MIS Al-Wasliyah dalam menanamkan sikap spritual dengan menggunakan pembelajaran BTQ serta setiap jum’at siswa ditunjuk secara bergiliran berpidato berdasarkan judul yang sudah disiapkan masing-masing.
Rasa Minat Membaca Siswa/i Kelas 1 di SD Negeri 060932 Bangun Mulia
Dewi Dini Ananda;
Fajar Utama Ritonga
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk mencari alternatif upaya meningkatkan minat baca siswa siswi sekolah dasar di SD Negeri 060932. Minat baca merupakan suatu pengaruh yang besar bagi siswa siswi SD Negeri 060932 . Meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar menjadi tanggung jawab bersama, antara siswa, guru maupun orang tua. Rendahnya minat baca siswa di sekolah dasar menjadi salah satu hambatan, kurangnya keinginan dan kemauan dari siswa itu sendiri, walaupun guru juga mengharuskan siswa untuk membaca buku saat pembelajarn yang diajarkan kepada siswa. Dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar sebaiknya siswa siswi diberi dukungan agar minat baca ini muncul dari diri siswa itu sendiri dan siswa dikenalkan dengan bahan bacaan supaya siswa tersebut terbiasa membaca, maka dari itu kebiasaan membaca siswa dimasa duduk di bangku sekolah dasar akan menumbuhkan minat baca yang tinggi hingga siswa tumbuh dewasa.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Anak Sekolah Dasar Menggunakan Program Mobile Teaching
Floren Br. Barus;
Fajar Utama Ritonga;
Bengkel Ginting
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The ability to read in children is an ability that is very necessary because reading ability is an initial ability that greatly influences skills, where if reading ability is not strong then other skills will also be difficult to manage. So that this is a matter that really needs to be considered by educators or the board of teachers and even parents to find ways to overcome the problems of children who have difficulty reading. In this case creativity is needed as well as inspiration for educators to maximize innovative efforts so that children can improve their reading skills. So an innovative program was formed which is expected to achieve a goal in the form of increasing reading skills in children. The program in question is the Mobile Teaching program which is an educator program in which an educator goes directly to help students understand the lesson. The Mobile Teaching technique is a technique that is carried out by means of educators trying to teach more closely to students, and going around to find out the situation of the class and students while studying. With these efforts it is hoped that children can feel more intense in learning with educators so that they can ask questions directly without hesitation to educators. This is expected to increase the effectiveness of teaching and learning activities. In solving this problem the program implementation method is also collaborated with social work methods starting from the assessment stage to termination.
Analisis Kecemasan Siswa Sekolah Dasar Terhadap Pembelajaran Matematika
Anggraini Anggraini
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suatu data berupa kecemasan siswa-siswi SD negeri 111 Pekanbaru. Yang mana data tersebut diperoleh dari hasil angket yang dibagikan oleh peneliti. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Vyang berjumlah 32 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian mengenai minat belajar matematika pada proses pembelajaran dengan cara pengumpulan data melalui koesioner (angket), wawancara dari guru dan siswa, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian ini diketahui bahwasannya tingkat kecemasan siswa-siswi sangat tinggi saat ada pembelajaran matematika.
Meningkatkan Literasi dan Numerasi Pada Siswa Kelas 4 UPT SD Negeri 060843 Medan Barat
Hoki Diana Siregar;
Alwi Dahlan Ritonga
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
MBKM merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset,dan Teknologi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa/i untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat.MBKM bertujuan untuk mendorong mahasiswa supaya memperoleh pengalaman belajar dengan berbagai kompetensi tambahan di luar program studi maupun di luar kampus.Penulis melakukan PKL 1 di UPT SDN 060843.PKL 1 kali ini pelaksanaannya bersamaan dengan Program Kampus Mengajar yang merupakan bagian dari program MBKM yang digagas oleh mitra USU yang bekerjasama sama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan.Pada PKL 1 ini dilakukan dengan metode intervensi mikro (casework) melalui tahap intervensi secara umum atau general yang terdiri dari Engagement,Intake,Contract, Assesment, Planning/Perencana, Intervensi, Evaluasi, dan Terminasi.Setelah melakukan semua tahapan casework, adapun hasil yang diharapkan untuk dapat meningkatkan serta memberi edukasi bahwa literasi dan numerasi sangat penting ditanamkan pada siswa kelas 4 UPT SDN 060843.
Pengaruh Kegiatan Literasi terhadap Minat Baca pada Siswa/l Kelas 2 di SDN 060857 Jl. Durung No. 130 Medan
Solatiah Lintang;
Hairani Siregar
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengetahui berbagai program gerakan literasi sekolah dalam menumbuhkan minat baca siswa SDN 06 0857 Jl. Durung No. 130 Medan. Membaca merupakan suatu hal yang seharusnya dikembangkan sejak dini. Rendahnya tingkat literasi di Indonesia menjadi hal yang mendasari tumbuhnya kesadaran tersebut. Literasi atau kemilekan adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan literasi di sekolah dasar ini bertujuan menumbuhkan budi pekerti melalui pembudayaan ekosistem literasi di sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Memperkenalkan kebiasaan membaca sejak dini akan membantu siswa menjadi lebih terbiasa membaca dan memperluas wawasan mereka. Adapun cara yang dapat dilakukan agar Siswa lebih mudah membaca yaitu dengan membuat jadwal rutin untuk membaca, membuat dinding motivasi dan membaca buku pelajaran dan buku non pelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca peserta didik agar pengetahuan dapat dikuasai secara baik.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Anak Melalui Pengembangan Kreativitas di SD Negeri 064984
Manik Manik;
Rina Ursulla;
Berlianti Berlianti
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan merupakan usaha secara sadar untuk mewujudkan sesuatu pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Pendidikan diwujudkan dengan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Kreativitas merupakan ciri keberanian manusia yang menggemakan siapa dirinya dan apa menjadi apa manusia tersebut di kemudian hari. Di dalam setiap tindakan kreativitas, individu merasakan terjalinnya hubungan yang baik antara diri sendiri dengan orang lain. Ketika moment tersebut terjadi, orang yang berfikir kreatif akan memandang dirinya sebagai individiu yang diliputi rasa senang, imajinasi yang luar biasa, dan pemberdayaan diri yang lebih baik tanpa ada rasa takut terhadap hal yang mebatasi dirinya. Sikap-sikap itulah yang membawa dirinya untuk terus membangkitkan gairah-gairah kreatif. Kreativitas memang bukan salah faktor utama dalam pendidikan tapi pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu menstimulus siswanya untuk mengembangkan kreativitasnya. Kreativitas merupakan ciri keberanian manusia yang menggemakan siapa dirinya dan apa menjadi apa manusia tersebut di kemudian hari. Kreativitas berakar dalam rasa keingintahuan dan keterbukaan alamiah individu ketika menjelajahi dunia sekelilingnya dan mencari tahu tentang dirinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas terhadap kecerdasan anak di SD Negeri 064984.
Pengaruh Lingkungan Belajar di Sekolah Dasar
Annisa Fadhira Rifly
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Lingkungan belajar di sekolah dasar memegang peran penting dalam membentuk pengalaman dan hasil pendidikan siswa. Penelitian ini menginvestigasi dampak lingkungan belajar di sekolah dasar terhadap kinerja, perilaku, dan keterlibatan siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data dari 30 siswa sekolah dasar yang mengisi kuesioner terbuka. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap lingkungan belajar dan kinerja akademik, perilaku, serta tingkat keterlibatan siswa. Ketika siswa melaporkan lingkungan belajar yang positif, terlihat peningkatan yang signifikan dalam pencapaian akademik mereka, serta perilaku dan tingkat keterlibatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini juga menekankan pentingnya berbagai faktor dalam lingkungan belajar, seperti desain ruang kelas, interaksi antara guru dan siswa, metode pengajaran, dan kondisi fisik ruang belajar. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif adalah kunci untuk membentuk pengalaman positif siswa dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam proses pendidikan.
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas VI dI SDN 016 SITUGAL
Destri Pajrya
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2023): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Every element of research undoubtedly includes goals and objectives. This experimental study aims to find out how teacher professional competence influences students' interest in learning in mathematics subjects. A "quantitative" approach is used in descriptive research methods. Purposive sampling was the method employed in the sample, and there were 22 participants in all. technique of gathering information using surveys. The data analysis method involves descriptive analysis, but the calculation makes use of percentages. The information produced by this study serves as a benchmark for discussing additional observational findings