cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PELATIHAN PENYUSUNAN NERACA LAJUR BAGI SISWA KELAS X SMA KATOLIK RICCI I Sriwati; Alika Laksa Kirana; Cilvia Cahyani Putri; Intan Safira
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.23758

Abstract

The number of new businesses that continue to grow in Indonesia indirectly makes accounting even more necessary. This is because every business activity requires accounting records to produce financial reports. However, not everyone can understand the preparation of financial statements because they do not have the chances to study accounting. In high school, accounting lessons are only obtained by class XII students majoring in social studies. A lot of accounting material that requires high accuracy certainly requires more time to study it. The worksheet is one of the accounting materials. Worksheets are made before financial reports so that it can be useful in reducing errors when preparing financial reports. Therefore, training on preparing worksheets for class X students of SMA Katolik Ricci I is needed so that more people will gain knowledge about accounting, especially preparing worksheets. In addition, it is also hoped that when these training participants are in class XII majoring in Social Sciences, they can more easily understand accounting lessons. Training activities for preparing work sheets for class X students of SMA Katolik Ricci I were carried out online in March 2023. The training went well and smoothly. Furthermore, it is hoped that training related to accounting can be carried out in other schools so that more and more people have knowledge related to accounting. ABSTRAK Jumlah usaha atau bisnis baru yang terus bertambah di Indonesia secara tidak langsung menjadikan akuntansi semakin diperlukan. Karena setiap kegiatan bisnis memerlukan pencatatan akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan. Namun, tidak semua orang paham mengenai penyusunan laporan keuangan karena tidak semua orang berkesempatan untuk mempelajari akuntansi. Pada sekolah menengah atas, pelajaran akuntansi pun hanya diperoleh oleh murid kelas XII jurusan IPS. Materi pelajaran akuntansi yang banyak serta memerlukan ketelitian yang tinggi tentunya memerlukan waktu yang lebih banyak juga untuk mempelajarinya. Neraca lajur merupakan salah satu materi pelajaran akuntansi. Neraca lajur dibuat sebelum laporan keuangan sehingga bermanfaat untuk mengurangi kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan. Oleh sebab itu, kegiatan pelatihan mengenai penyusunan neraca lajur pada siswa kelas X SMA Katolik Ricci I diperlukan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh pengetahuan mengenai akuntansi terutama penyusunan neraca lajur. Selain itu, diharapkan juga ketika peserta pelatihan ini naik ke kelas XII jurusan IPS, mereka dapat lebih mudah memahami pelajaran akuntansi. Kegiatan pelatihan penyusunan neraca lajur pada siswa kelas X SMA Katolik Ricci I telah dilaksanakan pada bulan Maret 2023 secara daring. Pelatihan ini berjalan dengan baik dan lancar. Selanjutnya diharapkan agar pelatihan terkait dengan akuntansi dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah lainnya agar semakin bertambah masyarakat yang memiliki pengetahuan terkait akuntansi.
PELATIHAN PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI KUE KERING UMKM MIKKOOKIES Rousilita Suhendah; kelvin; Callista Vieoletta
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.23759

Abstract

The home industry of pastries as part of micro, small, and medium enterprises is in more demand today because it can increase income for them because many people have liked pastry as a snack or dish for some time. However, many MSME owners do not understand the calculation and determination of the cost of production for each cookie they produce. They only set the manufacturing cost based on more money spent buying raw materials. This results in manufacturing costs and the cost of goods manufactured set to be lower than the calculation of production costs and cost of goods manufactured according to cost accounting. The imposition of a low cost of production can result in calculating profits that are too large. Some MSMEs may think they can earn large profits, but it is false. If this continues to happen, it could disrupt the continuity of themselves. The training on determining the cost of production carried out by the Community Service team at UMKM Mikkookies in Bogor found differences in the manufacturing costs according to MSME and cost accounting. MSMEs set the cost of production of pastries per jar at IDR 39,375, whereas according to accounting, the cost of production should have been IDR. 51,844. This difference occurs because the calculation of production costs does not include labor costs and factory overhead costs. After this training, MSME owners can calculate the cost of good manufacture so that our team of Community Service can carry out properly. ABSTRAK Home industri kue kering sebagai bagian dari usaha mikro kecil dan menengah banyak diminati saat ini karena usaha ini dapat meningkatkan pendapatan bagi pemilik usahanya karena banyak orang menyukai kue kering sebagai kudapan atau hidangan untuk saat-saat tertentu. Namun banyak pemilik UMKM ini yang belum memahami perhitungan dan penetapan harga pokok produksi untuk setiap kue kering yang diproduksinya. Pemilik UMKM ini hanya menetapkan harga pokok produksi berdasarkan jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku kue. Ini mengakibatkan biaya produksi dan harga pokok produksi yang ditetapkan menjadi lebih rendah, daripada perhitungan biaya produksi dan harga pokok produksi menurut akuntansi biaya. Pembebanan harga pokok produksi yang rendah ini dapat mengakibatkan perhitungan laba yang terlalu besar. Sebagian UMKM  mungkin beranggapan bahwa UMKM dapat memperoleh laba yang besar, namun kenyataannya berkebalikan dengan yang sebenarnya terjadi. Jika ini terus terjadi maka di masa depan dapat mengganggu kelangsungan UMKM itu sendiri. Pelatihan penetapan harga pokok produksi yang dilakukan oleh tim PKM di UMKM Mikkookies di Bogor menemukan ada perbedaan dalam perhitungan biaya produksi menurut akuntansi dan perhitungan UMKM. UMKM menetapkan harga pokok produksi kue kering per toples sebesar Rp.39.375, sedangkan menurut akuntansi seharusnya harga pokok produksi sebesar Rp. 51.844. Perbedaan ini terjadi karena perhitungan biaya produksi tidak memasukkan biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik. Setelah dilakukannya pelatihan ini, maka pemilik UMKM dapat mengerti perhitungan harga pokok produksi yang benar sehingga tujuan pelaksanaan kegiatan PKM pun dapat terlaksana dengan baik.
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS PADA ANAK DI RUANG LINGKUP RPTRA X DENGAN MEDIA BARANG BEKAS Frederik, Kimberly Angela Imanuela; Agustina, Agustina; Yusuf, Dania Aulia; Rahmadina, Dhea Fadhila
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.23788

Abstract

Creativity is an important aspect in children's development. If creativity in children does not develop, it will have an impact on the child's abilities, intelligence and fluency of thinking. Therefore, there are many things that can be done to hone children's creativity, one of which is by using used media as an effort to recycle used goods into useful items. In this regard, activities were carried out to analyze and improve aspects of creativity in children at RPTRA X in the context of implementing one of the MBKM programs, namely the Humanitarian Project. The subjects involved in this activity included seven girls aged around 7-12 years. Activities are carried out through three activities. Activity 1 was carried out using used plastic bottles as the main material for making works of art, in activity 2 it was carried out using used cardboard as the main material, while in activity 3, works of art were made using used paper made into pulp as the main material. Based on the results of the observation assessment of the seven subjects at RPTRA aspects of creativity in children at RPTRA X through 3 activities. Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak. Apabila kreativitas pada anak tidak berkembang, maka akan berdampak pada kemampuan, kecerdasan, dan kelancaran berfikir anak. Oleh karena itu banyak hal yang bisa dilakukan dalam mengasah kreativitas anak, salah satunya dengan memanfaatkan media barang bekas pakai sebagai upaya pendauran ulang barang bekas menjadi barang yang bermanfaat. Terkait dengan hal itu, maka dilakukan kegiatan untuk menganalisis serta meningkatkan aspek kreativitas pada anak-anak di RPTRA X dalam rangka penerapan salah satu program MBKM yaitu Proyek Kemanusiaan. Subjek yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi tujuh anak perempuan dengan usia sekitar 7-12 tahun. Adapun kegiatan dilakukan sebanyak tiga kali. Kegiatan 1 dilakukan dengan botol plastik bekas sebagai bahan utama pembuatan karya seni, pada kegiatan 2 dilakukan dengan bahan utama kardus bekas, sedangkan pada kegiatan 3 dilakukan pembuatan karya seni dengan kertas bekas yang dijadikan bubur kertas sebagai bahan utama. Berdasarkan hasil penilaian observasi ketujuh subjek di RPTRA X, diketahui bahwa sebagian besar subjek mengalami peningkatan nilai kemampuan kreativitas dari kegiatan 1 ke kegiatan 2, serta dari kegiatan 2 lalu menuju kegiatan 3. Hasil ini menunjukkan bahwa media barang bekas dapat digunakan untuk meningkatkan nilai kemampuan atau aspek kreativitas pada anak-anak di RPTRA X melalui 3 rangkaian kegiatan
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI MARKETPLACE UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN BAGI PELAKU UMKM KULINER JAKARTA PUSAT Turangan, Joyce
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25047

Abstract

Pendampingan penggunaan aplikasi marketplace untuk meningkatkan omset penjualan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Jakarta Pusat merupakan upaya yang bertujuan untuk membantu UMKM kuliner memanfaatkan platform digital guna meningkatkan penjualan dan daya saing mereka. Melalui metode pelatihan, pendampingan langsung, dan penyusunan strategi pemasaran, para pelaku UMKM kuliner diberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi marketplace. Hasil pendampingan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan, perluasan jangkauan pasar, peningkatan omset penjualan, dan efisiensi operasional pelaku UMKM kuliner. Dalam kesimpulannya, pendampingan penggunaan aplikasi marketplace berperan penting dalam membantu UMKM kuliner meningkatkan omset penjualan mereka, berkontribusi pada pertumbuhan sektor UMKM kuliner, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta Pusat.
PELAYANAN SKRINING PENERAPAN ATURAN MAKAN (FEEDING RULES) DAN STATUS GIZI SISWA TK BUNDA MULIA SCHOOL Fransiska Farah Farah; Hansen; Rafennia Kakalang
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25049

Abstract

Inappropriate feeding rules become one of the cause of child malnutrition in Indonesia. Appropriate feeding rules recommendation (Bernard-Bonnin, 2016) are 1) having regular mealtime, eat duration no more than 30 minutes, only consume water between the meal time 2) feeding without force, no distraction, not giving food as a gift and 3) procedure: eat without help. The University of Tarumanagara Environmental Community Service  (PKM) activity on March 2023 was provided  to screen the implementation of feeding rules among students of TK Bunda Mulia School (BMS) and their nutritional status.   The screening involved clerkship students of the Resident Program for  anthropometry examination at school and with parents filled the google-form on implementation of feeding rules at home. There were 54 (100%) students  age- range from 57-61 months. Fifty-two students (96,3%) have regular mealtime, eat no more than 30 minutes (n=33;61,1%), feed without force (n=39;72,2%), no distraction during feeding (n=26;48,1%), thirty students (59,3%)  eat without help but there were still given the food as a gift and consume food beside water outside the mealtime. Forty six students are well-nourished (n=46;85,2%), no undernourished or severe malnourished, 6 with overweight(11,1%)  and 2 obese(3,7%). Fifty two students have normal height (96,3%), and one with stunting (1,9%). The feeding rules has not been properly implemented and malnutrition is still found among TK BMS students. ABSTRAK Aturan makan (feeding rules) yang tidak benar merupakan salah satu penyebab malnutrisi anak di Indonesia pada semua lapisan masyarakat. Penerapan feeding rules (Bernard-Bonnin, A(2006) meliputi 1)Jadwal makan, makan maksimal 30 menit, hanya mengkonsumsi air putih diluar waktu makan; 2)makan tidak dipaksa, tidak ada distraksi, makan tidak ditawarkan sebagai hadiah dan 3) Prosedur: anak terbiasa makan sendiri tanpa dibantu. Pelayanan skrining ini merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara di bulan Maret 2023 untuk mengetahui penerapan feeding rules dan status gizi siswa TK Bunda Mulia School (BMS). Skrining melibatkan mahasiswa kepaniteraan Program studi Profesi Dokter untuk mengukur antropometri siswa TK BMS di sekolah dan orangtua bekerjasama mengisi  kuesioner google form mengenai penerapan feeding rules di rumah. Hasil skrining menunjukkan 54 (100%) siswa dengan rentang usia 57-61 bulan. Limapuluh dua siswa (96,3%) mempunyai jadwal makan, makan maksimal 30 menit (n=33;61,1%), makan tidak dipaksa (n=39;72,2%), tidak ada distraksi saat makan (n=26;48,1%), 30  siswa (59,3%) sudah terbiasa makan sendiri namun masih ada siswa yang diberikan makanan sebagai hadiah dan mengkonsumsi makanan selain air putih diluar waktu makan. Empat puluh enam siswa mempunyai status gizi baik (85,2%), tidak ada siswa dengan status gizi kurang atau gizi buruk, 6 gizi lebih/overweight (11,1%) dan 2 obese (3,7%). Terdapat 52 siswa mempunyai tinggi badan normal (96,3%) dan 1 pendek (1,9%). Penerapan aturan makan belum sepenuhnya diterapkan dengan baik dan masih didapatkan malnutrisi pada siswa TK BMS.
PENDAMPINGAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MELAPORKAN SURAT PEMBERITAHUAN TAHUNAN DENGAN E-FILING Hendro Lukman; Clarra Kezia; Esperansya Desmonda Woe; Irene Kim Lie
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25481

Abstract

ABSTRACT The tax ratio is needed to predict state revenue. Increasing the tax ratio is highly dependent on the compliance of taxpayers who report their taxes. The factor affecting Reporting is the ease of submitting Annual Tax Returns (SPT). The government through the Directorate General of Taxes (DGT) has reformed the SPT reporting system from paper to digital form by creating an e-filing application. E-filing was introduced several years ago, but until 2023 not all taxpayers can use it properly, especially Individual Taxpayers (WPOP). The huge of WPOP and the limited number of tax personnel, then the DGT has formed a Tax Volunteer (RP) to assist (WPOP in reporting SPT.  The Universitas Tarumanagara Tax Volunter Team (RP) in 2023 assists the West Jakarta Regional Office DGT assisting WPOP at the Tambora and Taman Sari Primary Tax Service Offices (KPP). The  method is carried out face-to-face  to the WPOP using a laptop provided by the KPP which before being assigned is equipped with tax knowledge, the technical use of e-filing, and the code of ethics and communication. Debriefing and good cooperation with the Tax Service Office, RP has completed the task well, as evidenced by the assessment of the WPOP served on Attitude, Knowledge and Communication. Effective RP provides benefits and makes DGT's work easier, for students as a place for technical practical training and soft skill development, as well as for institutions as media for promotion. So, RP activities need to be carried out in the coming years. ABSTRAK Rasio pajak diperlukan untuk memprediksi penerimaan negara. Peningkatan rasio pajak sangat tergantung pada kepatuhan wajib pajak yang melaporkan pajaknya. Faktor yang mempengaruhi pelaporan adalah kemudahan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah melakukan reformasi sistem pelaporan SPT dari kertas ke bentuk digital dengan membuat aplikasi e-filing. E-filing sudah diperkenalkan beberapa tahun lalu, namun hingga tahun 2023 belum semua wajib pajak dapat menggunakannya dengan baik, khususnya Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP). Besarnya WPOP dan keterbatasan jumlah pegawai pajak, maka DJP telah membentuk Relawan Pajak (RP) untuk membantu (WPOP dalam melaporkan SPT. Tim Relawan Pajak (RP) Universitas Tarumanagara tahun 2023 membantu Kanwil DJP Jakarta Barat mendampingi WPOP di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tambora dan Taman Sari. Metode dilakukan dengan tatap muka WPOP menggunakan laptop yang disediakan KPP yang sebelum ditugaskan dilengkapi dengan pengetahuan perpajakan, teknis penggunaan e -filing, dan kode etik dan komunikasi. Pembekalan dan kerjasama yang baik dengan KPP, RP telah menyelesaikan tugas dengan baik, dibuktikan dengan penilaian WPOP yang bertugas pada Attitude, Knowledge and Communication. Kontribusi kegiatan ini bagi Pekerjaan DJP lebih mudah, bagi mahasiswa sebagai tempat pelatihan praktek teknis dan pengembangan softskill, serta bagi institusi sebagai media promosi, sehingga kegiatan RP perlu dilakukan di tahun-tahun mendatang.
ASISTENSI PELAPORAN SURAT PEMBERITAHUAN TAHUNAN DENGAN E-FILING UNTUK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI BAGI CIVITAS TARUMANAGARA Felix Juan; Hendro Lukman
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25483

Abstract

Annual Tax Return (SPT) on income tax is one of the obligations that must be carried out by taxpayers (WP) as a consequence of the self-assessment system. This obligation also applies to individual taxpayers (WPOP), both those who have income from a business or from an employer. One of the WPOP who has income from employers is the lecturers and university employees. The activity which was carried out from 13-17 March 2023 was attended by 18 lecturers and members of the Civitas of Tarumanagara. From the evaluation results, WPOP was satisfied with this activity which was assessed by three aspects, namely Attitude, Knowledge and Communication. The benefit of this activity is that WPOP has reported correctly and on time. This activity can reduce the workload of the Directorate General of tax counseling section. Furthermore, for students this activity can increase knowledge and skills in personal tax matters as well as improve soft skills. Finally, for higher education institutions, this activity is a form of Higher Education Tridharma and supports the Independent Learning - Freedom Campus as Humanity Project activities ABSTRAK Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahuan (SPT Tahunan) atas pajak penghasilan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak (WP) sebagai konsekuensi dari sistem self assessment. Kewajiban ini juga berlaku bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) baik yang memiliki penghasilan dari usaha maupun dari pemberi kerja. Salah WPOP yang memiliki penghasilan dari pemberi kerja adalah profesi dosen dan karyawan perguruan tinggi. Untuk memfasilitasi dosen dan karyawan Universitas Tarumanagara untuk melaporan SPT Tahunan dengan menggunakan e-filing, telah dilakukan kegiatan Asistensi Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan di Kampus Universitas Tarumanagara. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 13-17 Maret 2023 diikuit oleh 18 dosen dan karyawan sivitas Tarumanagara. Dari hasil evalusi, WPOP merasa puas atas kegiatan ini yang dinilai dengan tiga aspek, yaitu Sikap, Pengetahuan dan Komunikasi. Manfaat dari kegiatan ini, bagi WPOP telah melakukan pelaporan dengan benar dan tepat waktu. Kegiatan ini dapat meringankan beban kerja bagian penyuluhan Direktorat Jendral pajak, Lebih lanjut, bagi mahasiswa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam hal pajak orang pribadi serta meningkatkan soft skill. Terakhir bagi perguruan tinggi, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dan mendukung kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka sebagai kegiatan Proyek Kemanusiaan
PENGADAAN RUANG INTERAKSI SOSIAL UNTUK WARGA PERUMAHAN Yunita Ardianti Sabtalistia; Chelsy Vania; Grisella
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25908

Abstract

The social interaction space functions as a place for social interaction so that residents can foster a sense of brotherhood, create harmony, and increase environmental security. Banten Indah Permai Housing (BIP) is a housing complex in Unyur, Serang, Banten. When the survey was carried out in June 2023, the housing still had no space for social interaction. Residents usually interact socially in front of people's houses or when watching football matches. Based on these problems, the PKM team submitted a proposal in the form of a social interaction space design. The implementation method is carried out in 3 stages over 6 months. The first stage is to conduct a field survey and coordinate with PKM partners regarding the concept of social interaction space that will be developed. The second stage is submitting designs in the form of block plan drawings, site plans, floor plans, cuts and 3D perspectives to partners. The third stage is submitting the design to PKM partners. The results of PKM activities are 2 social interaction model designs. Both models of social interaction have the same type of material, only the circulation pattern and gazebo model are different. The social interaction space consists of a gazebo, garden, natural stone path, garden lights and trash cans. The next suggestion is that one of the selected social interaction space design models be immediately built so that it is useful for the social interaction activities of BIP housing residents. ABSTRAK Ruang interaksi sosial berfungsi sebagai tempat interaksi sosial agar warga bisa memupuk rasa persaudaraan, menciptakan kerukunan, dan meningkatkan keamanan lingkungan. Perumahan Banten Indah Permai (BIP) merupakan perumahan yang ada di Unyur, Serang, Banten. Saat dilakukan survei di bulan Juni 2023, perumahan tersebut masih belum ada ruang interaksi sosial. Warga biasanya berinteraksi sosial di depan rumah-rumah warga atau pada saat menonton pertandingan sepak bola. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tim PKM mengajukan usulan berupa desain ruang interaksi sosial dengan berbagai fasilitas berupa gazebo (ruang duduk), ruang baca, dan taman. Metode pelaksanaan dilakukan dalam 3 tahap selama 6 bulan. Tahap pertama adalah melakukan survei lapangan dan berkoordinasi dengan mitra PKM mengenai konsep ruang interaksi sosial yang akan dikembangkan. Tahap kedua adalah pengajuan desain berupa gambar block plan, site plan, denah, potongan, dan perspektif 3D kepada mitra. Tahap ketiga adalah penyerahan desain kepada mitra PKM. Hasil kegiatan PKM berupa 2 desain model interaksi sosial. Kedua model interaksi sosial mempunyai persamaan jenis material, hanya pola sirkulasi dan model gazebo yang membedakan. Ruang interaksi sosial terdiri dari gazebo, taman, jalan batu alam, lampu taman, dan tong sampah. Saran selanjutnya satu model desain ruang interaksi sosial yang terpilih segera dibangun sehingga bermanfaat untuk kegiatan interaksi sosial warga perumahan BIP
MEMBANGUN POTENSI INOVASI DIGITAL MELALUI INISIASI PELATIHAN DESAIN GRAFIS DI LINGKUNGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rizky Yanuarti; Indah Ibanah; Lenny Luthfiyah; Laily Mutmainnah; Restiani Sih Harsanti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25991

Abstract

In the era of rapid digital technology development, profound changes are taking place in culture, business, and education. The digital innovation era demands individuals to possess skills that align with the needs of the time, and Vocational High Schools (SMK) play a crucial role in preparing the younger generation to face the challenges of a complex job market. Graphic design skills are becoming increasingly crucial in an environment inundated with digital devices and evolving applications. Despite the rising demands of industries, there remains a gap between educational curricula and market requirements. Therefore, the initiation of graphic design training in SMK becomes a pivotal step in bridging this gap, enabling students to develop digital skills and comprehend the value of technology. Graphic design skills play a central role in visual communication and various industries. This training imparts the usage of software like Adobe Photoshop and CorelDRAW, along with fundamental design principles. Through final projects, students can apply skills in original design, with their resulting works showcasing inspiring transformations of creativity. This training initiative also holds the potential to foster students' interest in the field of graphic design and alter their perceptions of learning. This program reflects educational adaptation to technological advancements, equipping students with skills relevant to industry demands. Thus, graphic design training at SMK Nurul Yaqin significantly contributes to nurturing students' digital innovation potential for an increasingly digital and creative future ABSTRAK Pada era perkembangan teknologi digital yang pesat, perubahan mendalam terjadi dalam budaya, bisnis, dan pendidikan. Era inovasi digital menuntut individu memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memegang peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja yang kompleks. Keterampilan desain grafis menjadi semakin krusial dalam lingkungan yang dibanjiri perangkat digital dan aplikasi yang berkembang. Meskipun tuntutan industri meningkat, kesenjangan antara kurikulum pendidikan dan tuntutan pasar masih ada. Oleh karena itu, inisiasi pelatihan desain grafis di SMK menjadi langkah penting untuk mengisi kesenjangan tersebut, memungkinkan siswa mengembangkan keterampilan digital dan memahami nilai teknologi. Keterampilan desain grafis memainkan peran sentral dalam komunikasi visual dan berbagai industri. Pelatihan ini mengajarkan penggunaan perangkat lunak seperti Adobe Photoshop dan CorelDRAW serta prinsip dasar desain. Melalui proyek akhir, siswa dapat menerapkan keterampilan dalam desain orisinal, sementara hasil karya mereka membuktikan transformasi kreativitas yang menginspirasi. Inisiasi pelatihan ini juga memiliki potensi untuk mendorong minat siswa dalam bidang desain grafis dan mengubah persepsi mereka terhadap pembelajaran. Program ini mencerminkan adaptasi pendidikan terhadap perkembangan teknologi, membekali siswa dengan keterampilan yang relevan dengan tuntutan industri. Dengan demikian, pelatihan desain grafis di SMK Nurul Yaqin memberikan kontribusi nyata dalam membangun potensi inovasi digital siswa untuk masa depan yang semakin digital dan kreati
PELATIHAN TEORI HIMPUNAN DAN RANGKAIAN LOGIKA DALAM APLIKASI RANGKAIAN LISTRIK DI SMA TRI RATNA Joni Fat; Elbert; Tyven Christopher Gilbert; Cahyo Yoga Adhitama; Akhmad Sabillah
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.26084

Abstract

Set Theory and Mathematical Logic is one of the subjects taught to students in Mathematics and Information Technology subjects. Students have adequate theoretical knowledge of the subject, but students do not have information on the application of the subject in real applications such as in computing, telecommunications and programming. Through the implementation of this Community Service (PKM) activity, students will be given applicable knowledge regarding the benefits of this subject in its implementation in electrical circuits. Students will know that this subject is an applicable thing in the form of an integrated circuit (IC) which can be assembled to actually perform certain functions. This training was held at Tri Ratna School, which is one of the private schools in Jakarta. Schools request training in the form of applicable and implementable activities so that students gain insight and skills in the field of electronics. Training is carried out in group form, with one group consisting of 4-5 students (20 groups). Before the training begins, a pre-test is carried out to determine students' mastery of the training material. From these results, it is known that only one student has heard of anything related to Integrated Circuits (IC). After the training, a post-test was carried out and the results showed that all students knew the IC components. Of the 20 groups, there were 6 groups that successfully completed the training material very well. This training received good appreciation from the school, the results of the training are planned to be exhibited in other school activities. ABSTRAK Teori Himpunan dan Logika Matematika merupakan salah satu subjek yang diajarkan pada Siswa dalam mata pelajaran Matematika dan Teknologi Informasi. Siswa memiliki pengetahuan teoritis yang memadai terhadap subjek tersebut, tetapi siswa tidak memiliki informasi penerapan subjek tersebut dalam aplikasi nyata seperti dalam komputerisasi, telekomunikasi dan pemrograman. Melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, siswa akan diberikan pengetahuan aplikatif mengenai manfaat subjek tersebut dalam perwujudan di rangkaian listrik. Siswa akan mengetahui bahwa subjek tersebut merupakan hal yang aplikatif dalam bentuk integrated circuit (IC) yang dapat dirangkai untuk melakukan fungsi tertentu secara nyata. Pelatihan ini diadakan di Sekolah Tri Ratna yang merupakan salah satu sekolah swasta di Jakarta. Sekolah meminta pelatihan dalam bentuk kegiatan yang bersifat aplikatif dan implementatif sehingga siswa mendapatkan wawasan dan keterampilan di bidang elektronika. Pelatihan dilakukan dalam bentuk kelompok, dengan satu kelompok terdiri dari 4-5 orang siswa (20 kelompok). Sebelum pelatihan dimulai dilakukan pre-test untuk mengetahui penguasaan siswa terhadap materi pelatihan. Dari hasil ini, diketahui hanya satu orang siswa yang pernah mendengar perihal terkait Integrated Circuit (IC). Setelah pelatihan, dilakukan post-test dan didapatkan hasil bahwa seluruh siswa mengenal komponen IC. Dari 20 kelompok, ada 6 kelompok yang berhasil menyelesaikan materi pelatihan dengan sangat baik. Pelatihan ini mendapatkan apresiasi baik dari pihak sekolah, hasil pelatihan direncanakan untuk dipamerkan dalam kegiatan sekolah lainnya.