cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PENGENALAN TEKNIK FOTOGRAFI UNTUK MEDIA SOSIAL WIRAUSAHA PADA SISWA SMP TARSISIUS I Puspitowati, Ida
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26532

Abstract

The contribution of entrepreneurship to the economy has a big role. To increase the role of entrepreneurship ineconomic growth, it is necessary to introduce entrepreneurial activities from an early age. Tarsisius 1 MiddleSchool, West Jakarta introduces entrepreneurial activities to students through extracurricular activities or throughintra-curricular activities such as arts/crafts subjects, where the results of crafts can be directed into entrepreneurialactivities. Social media currently plays a very important role in entrepreneurial activities, to introduce products toconsumers, in line with the development of digitalization in the economy. Efforts to increase the role of social medianeed to be supported by displaying product photos so that they can attract potential buyers to the goods produced.The aim of understanding in increasing the role of social media in young entrepreneurs, at junior high school level,can be done by providing an introduction to techniques for taking product photos to attract potential buyers, throughbroadcasts on students' social media. Assistance to partners through the introduction of photography techniques iscarried out by the Abdimas team by providing an understanding of the importance of promotion via social media bydisplaying product photos that are more attractive to potential consumers. The appearance of photos on socialmedia will be more attractive by using appropriate photography techniques according to product promotionalpurposes. Apart from understanding the importance of promotion on social media using photography techniques,creativity is needed to support promotion. As a result of the introduction to photography techniques provided,through short practice and encouraging students to keep trying, Tarsisius I Middle School students were able to takebetter photos for later use in product promotion via social media. By using simple tools that students have,smartphones or simple cameras that they have, photo displays can be created attractively through the use ofappropriate photography techniques. The Undergraduate Management Study Program and the Institute for Researchand Community Service at Universitas Tarumanagara are collaborating with Tarsisius 1 Middle School, WestJakarta, to carry out activities to introduce photography techniques for social media, entrepreneurial activities forTarsisius 1 Middle School students, in order to stimulate creativity in displaying products and at the same timesupport them in carrying out entrepreneurial activities. ABSTRAKKontribusi wirausaha pada perekonomian memiliki peran yang besar. Untuk meningkatkan peran wirausaha dalampertumbuhan ekonomi diperlukan pengenalan kegiatan wirausaha sejak dini. SMP Tarsisius 1 Jakarta Baratmemperkenalkan kegiatan wirausaha pada siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler ataupun melalui kegiatan intrakurikuler seperti mata pelajaran seni/ prakarya. Media sosial saat ini sangat berperan penting dalam kegiatanwirausaha, untuk memperkenalkan produk bagi konsumen, sejalan dengan perkembangan digitalisasi dalamperekonomian. Tujuan pemahaman dalam peningkatan peran media sosial pada wirausaha muda, jenjang SMP, dapatdilakukan dengan memberikan pengenalan teknik pengambilan foto produk agar menarik calon pembeli, melaluitayangan pada media sosial yang dimiliki oleh siswa. Pendampingan kepada mitra melalui pengenalan teknikfotografi dilakukan oleh tim Abdimas dengan memberikan pemahaman pentingnya promosi melalui media sosialdengan cara menampilkan foto produk lebih menarik bagi calon konsumen. Disamping pemahaman pentingnyapromosi di media sosial dengan teknik fotografi, perlu adanya kreativitas untuk mendukung promosi. Hasil daripengenalan teknik fotografi yang diberikan, melalui praktek singkat serta dorongan siswa untuk terus mencoba,siswa SMP Tarsisius I dapat melakukan pengambilan foto lebih baik untuk selanjutnya digunakan dalam promosihasil produk melalui media sosial. Dengan menggunakan alat sederhana yang dimiliki siswa, smartphone ataupunkamera sederhana yang dimiliki, tampilan foto dapat dibuat dengan menarik. Program Studi Sarjana Manajemen danLembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tarumanagara bekerja sama dengan Sekolah MenengahPertama Tarsisius 1 Jakarta Barat untuk melakukan kegiatan pengenalan teknik fotografi untuk media sosial kegiatanwirausaha Siswa SMP Tarsisius 1, agar dapat merangsang kreativitas dalam menampilkan produk dan sekaligusmendukung dalam melakukan kegiatan kewirausahaan.
PELATIHAN PHOTOSHOP DALAM PENGOLAHAN DATA GAMBAR UNTUK PEMBUATAN FLYER DI SMA TARSISIUS II JAKARTA Wulandari, Meirista; Sembiring, Julius; Suraidi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26546

Abstract

Extracurricular is an extra activity that is held by schools. It is an opportunity for students to develop themselvesoutside of the academic field. Opportunities for self-development are provided so that students can have the skills toenter the world of work. Various extracurricular activities are provided by the school in various fields such assports, arts and technology. One area of skills that combines art and technology is processing two-dimensionalimage data using Adobe Photoshop computer software. Photoshop software is software that facilitates users to becreative in presenting data in two dimensions such as images, posters and so on. Creation of data in images is verynecessary, especially in today's digital world with the proliferation of image-based social media. Various messagescan be conveyed through visible images. Images with good visualization can increase the reader's attention, it ishoped that the message conveyed can be well received and understood. The aim of this activity is to visualize a gooddesign using Adobe Photoshop software skills. An example of processing this data is making flyers. When making aflyer, the theme and colors used need to be adjusted to the purpose of making the flyer. The themes and contentsincluded in the flyer contain interesting information from senior high school, SMA Tarsisius II. The results of thisactivity were 15 examples of flyers from extracurricular activity participants. The flyer design extracurricularactivity is quite easy to be understand. This is shown by the quite high value of answer number 3, with the totalnumber of value is 55.6%. ABSTRAK: Kegiatan Ekstrakurikuler yang diadakan sekolah merupakan suatu kesempatan bagi para siswa dan siswi untukmengembangkan diri di luar bidang akademik. Kesempatan mengembangkan diri diberikan agar para siswa dansiswi dapat mempunyai bekal ketrampilan dalam memasuki dunia pekerjaan. Berbagai kegiatan ekstrakurikulerdisediakan oleh sekolah dalam berbagai bidang seperti dalam bidang olahraga, seni dan teknologi. Salah satubidang keterampilan yang memadukan antara seni dan teknologi adalah pengolahan data gambar dua dimensimenggunakan perangkat lunak komputer adobe photoshop. Software photoshop merupakan perangkat lunak yangmemfasilitasi pengguna untuk berkreasi terhadap penyajian data dalam dua dimensi seperti gambar, poster dansebagainya. Kreasi terhadap suatu data dalam gambar sangat diperlukan terutama dunia digital sekarang inidengan semaraknya media sosial berbasis gambar. Berbagai pesan dapat disampaikan melalui gambar yangterlihat. Gambar dengan visualisasi yang baik dapat meningkatkan perhatian pembaca, diharapkan pesan yangdisampaikan dapat diterima dengan baik dan dimengerti. Tujuan kegiatan ini adalah memvisualisasikan hasildesain yang baik dengan keterampilan software adobe photoshop. Sebagai contoh dalam pengolahan data iniadalah pembuatan flyer. Dalam pembuatan flyer, tema dan warna yang digunakan perlu disesuaikan dengan tujuanpembuatan flyer. Tema dan isi yang dicantumkan dalam flyer mengandung informasi menarik dari sekolah SMATarsisius II. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah 15 karya contoh flyer dari peserta kegiatan ekskul. Pelatihandesain flyer yang disampaikan cukup mudah dipahami. Hal ini ditunjukkan dengan cukup tingginya nilai jawabanangka 3 yaitu 55,6%.
PERAN KECERDASAN BUATAN DALAM PENCIPTAAN KONTEN MEDIA SOSIAL SALAD BOZ Cokki, Cokki; Putri, Angely Olivia; Tiffany, Fransisca; Wijaya, Santrista; Natalya, Yenny
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26549

Abstract

Digital transformation changed the way marketers conduct marketing activities, namely social media content thatcreated using artificial intelligence. The collaboration between artificial intelligence and humans bringsopportunities for business owners to optimize their digital presence.Consequently, this community service activity isconducted with aim to improve our partner’s social media content management, Salad Boz, a culinary businessfocused on healthy food. Through observation, the partner’s social media content is still disorganized, the concept isnot optimal, and lacks consistency, making it less ef ective for promotion. Therefore, the community service activityteam collaborates and works together with the business owner to create more ef ective, organized, and consistentsocial media content by utilizing artificial intelligence. The utilization of artificial intelligence includes ideaplanning, content creation, photo editing, and creating captions for Instagram posts. The community service activityteam successfully assists the partner with consistent and engaging content posts. Even though, the content creationstill requires human contribution, but the presence of artificial intelligence enhances the ef iciency of the creationprocess, ensuring the quality of content uploaded on social media. The community service team also providessuggestions to partners in the form of actionable steps to ensure that future marketing content management can bemaximized by the partner itself. ABSTRAK: Transformasi digital mengubah cara pemasar dalam melaksanakan aktivitas pemasaran, salah satunya melalui kontenmedia sosial yang diciptakan menggunakan kecerdasan buatan. Kolaborasi antara kecerdasan buatan dan manusiamembawa peluang bagi pemilik usaha untuk mengoptimalisasi kehadiran digital. Dengan demikian, PKM inidilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan konten media sosial mitra, yaitu Salad Boz,sebuah usaha kuliner yang terfokus pada makanan sehat. Melalui pengamatan, konten media sosial Salad Boz belumterorganisir, konsep belum maksimal dan kurang konsisten sehingga kurang efektif untuk promosi. Oleh karena itu,tim PKM berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemilik usaha untuk menciptakan konten media sosial yang lebihefektif, teratur, dan konsisten melalui pemanfaatan kecerdasan buatan. Penciptaan konten menggunakan kecerdasanbuatan meliputi, perencanaan ide, penciptaan konten, pengeditan gambar, serta pembuatan caption untuk unggahan diInstagram. Tim PKM berhasil membantu mitra dengan unggahan konten yang konsisten dan menarik. Pembuatankonten ini tetap membutuhkan kontribusi dari manusia, namun dengan adanya kecerdasan buatan dapat meningkatkanefisiensi waktu pembuatan dengan kualitas konten yang akan diunggah pada media sosial. Tim PKM turutmemberikan saran kepada mitra dalam bentuk langkah-langkah yang dapat diterapkan agar pengelolaan kontenpemasaran kedepannya dapat dilakukan secara maksimal oleh mitra sendiri.
INTERVENSI PENYEBAB COUNTERPRODUCTIVE WORK BEHAVIOR PADA PENGASUH PANTI ASUHAN XYZ Riyadi, Astri; Gracious, Levi; Dewanto, Hajar; Savitry S Pandia, Weny; Maysha, Linda
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26551

Abstract

XYZ Foundation is an orphanage specifically for children with special needs who need more intensive services thantypical children. From the initial meeting with XYZ Orphanage, complaints were made about CounterproductiveWork Behavior (CWB) problems in caregivers. CWB itself is defined as a form of dysfunctional behavior anddetrimental to both individuals and organizations. CWB that appears to caregivers is that some caregivers seemnegligent in doing tasks and lack enthusiasm in working. Caregivers also seem to lack information related to therules that have been set so that caregivers often violate the rules. In addition, some caregivers are also found tooften talk about superiors and there are feelings of mutual dislike which are often caused by misunderstandingsbetween caregivers. In the end, the atmosphere in the caregiver group environment seemed negative so that thecaregivers did not help each other, and the caregiver's work was heavy. Poor caregiver performance causes childrennot to get maximum care and can have an impact on child development. The emergence of counterproductivebehavior in XYZ Orphanage is caused by problems in task preparation, job related information, organizationalinjustice, and less positive group dynamics that have an impact on the emergence of counterproductive workbehavior (CWB) in the caregiver group. Thus, interventions are made on these aspects so that XYZ Orphanagecaregivers can work more optimally. Interventions made are training and team building to cope with problems intask preparation and group dynamics, also compiled a standard operational procedure of caregiver to solve problemin job related information. Some suggestions also given to help the orphanage manage key performance indicatorsto cope with organizational injustice. ABSTRAK: Yayasan XYZ merupakan panti asuhan yang dikhususkan untuk anak berkebutuhan khusus yang membutuhkanpelayanan yang lebih intensif dibandingkan anak tipikal. Dari pertemuan awal dengan pihak Panti XYZ, dikeluhkanadanya permasalahan Counterproductive Work Behavior (CWB) yang ada pada pengasuh. CWB sendirididefinisikan sebagai bentuk perilaku disfungsional dan merugikan baik bagi individu maupun organisasi. CWByang tampak pada pengasuh adalah beberapa pengasuh tampak lalai dalam mengerjakan tugas dan kurangbersemangat dalam bekerja. Pengasuh juga tampak kurang mengetahui informasi terkait peraturan yang sudahditetapkan sehingga pengasuh seringkali melanggar peraturan. Selain itu beberapa pengasuh juga didapati seringmembicarakan atasan dan adanya perasaan saling tidak suka yang seringkali disebabkan oleh kesalahpahaman antarpengasuh. Pada akhirnya, suasana di lingkungan kelompok pengasuh tampak negatif sehingga pengasuh tidak salingmembantu dan pekerjaan pengasuh terasa berat. Performa pengasuh yang kurang baik menyebabkan anak-anak tidakmendapatkan pengasuhan yang maksimal dan dapat berdampak pada perkembangan anak. Timbulnyacounterproductive behavior di Panti Asuhan XYZ diakibatkan oleh permasalahan pada task preparation, job relatedinformation, adanya organizational injustice, dan dinamika kelompok yang kurang positif sehingga berdampak padatimbulnya perilaku counterproductive work behavior (CWB) pada kelompok pengasuh. Dengan demikian,dilakukan intervensi pada aspek-aspek tersebut agar pengasuh panti asuhan XYZ dapat bekerja lebih optimal.Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan dan team building untuk mengatasi masalah dalam task preparation dandinamika kelompok. Peneliti juga menyusun prosedur operasional standar pengasuh untuk memecahkan masalahdalam job related information. Beberapa saran juga diberikan untuk membantu panti asuhan mengelola indikatorkinerja utama untuk mengatasi organizational injustice.
PELATIHAN MANAJEMEN KELAS PADA GURU MADRASAH ALIYAH CC JAKARTA Thifaalya, Diandra; Vyandri, Sasabela Abdun; Purwanti, Margaretha
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26552

Abstract

The teachers of Madrasah Aliyah (MA) CC have three main functions, among them are pedagogue, educationalist, and school management. The three functions show that the teachers in MA CC do not only teach, but also manage the school as an institution, thus they have their own challenges in their job. These days, the teachers' performance is considered not optimal. This condition is characterized by the difficulty in developing teaching materials and methods that are considered creative, identifying students characteristics, enforcing discipline, and managing time. The difficulties the teachers are facing affect the implementation of classroom management, thus the learning process in the classroom becomes ineffective. Things that cause difficulties for teachers in designing creative learning methods include teachers' limited teaching experience and lack of start in developing professionalism. A training is conducted to help the teachers overcome the difficulties they are facing in implementing effective classroom management. The training aims to increase the teachers knowledge about strategies in managing time and identifying students characteristics. The training was conducted for 13 teachers of MA CC. The training was carried out by presenting material regarding time management strategies, recognizing student characteristics, and several case studies to apply the strategies presented. The result of pre-test and post-test shows that the purpose of the training is achieved and the teachers gain knowledge about the strategies they could use to manage time and identify students characteristics ABSTRAK Guru Madrasah Aliyah (MA) CC memiliki tiga fungsi utama, yaitu sebagai pengajar, pendidik, dan pengelola sekolah. Adanya ketiga fungsi tersebut menunjukkan bahwa guru di MA CC tidak hanya mengampu tugas sebagai seorang pengajar, tetapi juga memiliki tambahan sebagai pengelola institusi, sehingga mereka memiliki tantangan pekerjaan tersendiri. Saat ini, performa kinerja guru MA CC dinilai belum optimal. Kondisi ini ditandai oleh kesulitan dalam menyusun rencana pembelajaran dengan metode yang kreatif, mengenali karakteristik siswa, menegakkan disiplin, dan manajemen waktu. Kesulitan yang dihadapi berdampak pada implementasi manajemen kelas yang belum efektif, sehingga proses belajar mengajar di kelas menjadi belum optimal, baik bagi guru maupun siswa. Hal yang menyebabkan guru kesulitan dalam merancang metode pembelajaran yang kreatif diantaranya adalah pengalaman mengajar bagi guru yang masih terbatas dan kurangnya inisiatif dalam mengembangkan profesionalitas. Untuk mengatasi permasalahan manajemen kelas yang dihadapi, maka dilaksanakan pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para guru MA CC terkait strategi dalam manajemen waktu dan mengenali karakteristik siswa. Pelatihan dilaksanakan bersama 13 guru MA CC. Pelatihan dilaksanakan dengan memaparkan materi mengenai strategi manajemen waktu, mengenali karakteristik siswa, dan juga beberapa studi kasus untuk menerapkan strategi yang disampaikan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa tujuan pelatihan tercapai dan para guru di MA CC mengetahui berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk membantu dirinya dalam memanajemen waktu dan mengenali karakteristik siswa untuk mengoptimalkan manajemen kelas
DIVERSIFIKASI KERIPIK TEMPE PONDOK PESANTREN SIRAJUSSAADAH DEPOK ilmi, ibnu malkan bakhrul; Sofianita, Nur Intania; Arini, Firlia Ayu; Anwar, Khoirul
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26587

Abstract

The Sirajussa'adah Islamic Boarding School implements entrepreneurial activities for teenage students studying atthe Islamic boarding school in order to improve the skills of the students and instill an entrepreneurial spirit in theirstudents in carrying out tempe processing business activities called "tempa santri SS". Tempe Santri SS is a santribusiness created in order to help the community get hygienic and premium quality tempeh so that it can be enjoyedby the community. However, there are problems experienced by Islamic boarding schools, including the price ofsoybeans which continues to increase, there is still tempeh which is not sold every day, due to lack of marketing andthis has an impact on reducing product profits. The solution provided for community service activities is to diversifytempeh products by making tempeh with the addition of sago flour. Tempeh with the addition of sago will improvethe taste, reduce the use of soybeans and can be processed into tempeh chips, and can extend the product's shelf life.In this activity, training was carried out regarding the proper way to make tempeh chips, sanitation and hygiene offood managers/handlers at the production site and the practice of making tempeh chips. The data collected wasprocessed using the t test (SPSS). This activity, which was attended by 14 Islamic boarding school students andfemale students, showed an increase in the participants' knowledge, as shown by the increase in the average scorebefore and after the training with a value of (P=0.037) and the participants succeeded in making tempeh chipsindependently as a result of practical training in making tempeh chips. ABSTRAK Pondok Pesantren Sirajussa’adah menerapkan kegiatan kewirausahaan bagi para santri remaja yang bersekolah dipesantren agar dapat meningkatkan keterampilan santri dan menanamkan jiwa kewirausahaan pada santrinya dalammelaksanakan kegiatan usaha pengolahan tempe yang diberi nama “tempa santri SS”. Tempe Santri SS merupakanusaha santri yang dibuat dalam rangka membantu masyarakat agar mendapat tempe yang higienis dan berkualitaspremium hingga dapat dinikmati oleh masyarakat. Namun terdapat permasalahan yang dialami oleh pondokpesantren antara lain harga kedelai yang terus meningkat, masih terdapat tempe yang tidak laku terjual setiap harinya, karena kurangnya pemasaran dan hal ini berdampak pada berkurangnya keuntungan produk. Solusi yangdiberikan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah diversifikasi produk tempe melalui pembuatan tempe denganpenambahan tepung sagu. Tempe dengan penambahan sagu akan meningkatkan cita rasa, mengurangi penggunaankedelai dan dapat diolah menjadi keripik tempe, serta dapat memperpanjang masa simpan produk. Pada kegiatan inidilakukan pelatihan terkait cara pembuatan keripik tempe yang baik, sanitasi dan higienitas pengelola/penjamahmakanan yang berada di tempat produksi dan praktek pembuatan keripik tempe. Data hasil pengumpulan diolahmenggunakan uji t test (SPSS). Kegiatan yang diikuti oleh 14 santri dan santriwati ini menunjukkan adanyapeningkatan pengetahuan peserta ditunjukkan dari peningkatan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan dengannilai sebesar (P=0,037) dan peserta berhasil membuat keripik tempe secara mandiri sebagai hasil pelatihan praktikpembuatan keripik tempe.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN APLIKASI CANVA UNTUK MENDESAIN LABEL KEMASAN PRODUK BAGI WARGA DESA SIMPANGAN CIKARANG UTARA Juwariyah, Tatik; Arifudin Lukmana, Muhammad; M.B Wadu, Ruth
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26589

Abstract

Product packaging design is one of the important variables in marketing field. Products that are packaged nicely and attractively will certainly attract consumers. In the industrial era 4.0, the ability to design packaging is a skill that every entrepreneur needs to master. Meanwhile, residents of Simpangan Village, especially RT 02/RW014, have home businesses which they regularly sell. So far, sales are still on a home scale where the products sold do not have labels or logos. Home product marketing efforts are still very conventional through word of mouth. There is no strategy for marketing their product yet. Therefore, they need education on how to make product packaging, even if in a simple design. This article explains the strategy to empower people through training on Canva software as a design software that can be used to design product logos. Education was carried out in two stages, the first starting with providing material related to the Canva application as one of the popular design software. In the second stage, direct training was carried out by accompanying each participant on how to use the Canva application on their smartphones. Every three participants are accompanied by an instructor so that the training can run effectively. Each participant designs their own logo, such as culinary and fashion product logos. From each design produced, the resulting design is then given comments by other participants. Comments given include whether the design colour is suitable or not according to the theme or product being advertised. From the results of these comments, data was obtained that several designs, especially regarding colour, were appropriated. For example, yellow, orange or red for culinary logos. Based on data collection, it was found that 90% of participants succeeded in practicing simple logo designs using the Canva application and as many as 90% of participants satisfied with the training. Globally, the results of this activity can help solve the advertising problems faced by residents of RT 02/RW014 Simpangan Village, North Cikarang. ABSTRAK Desain kemasan produk merupakan salah satu variabel penting di bidang pemasaran barang. Produk yang dikemas  secara apik dan menarik tentunya akan memikat pihak konsumen. Di era industri 4.0 ini mendesain kemasan produk merupakan sebuah keterampilan yang perlu dikuasai oleh semua kalangan. Sementara itu, warga masyarakat Desa Simpangan Cikarang Utara khususnya RT 02/RW014 memiliki usaha rumahan yang secara rutin dijual. Sejauh ini penjualan masih skala rumahan dimana produk yang dijual tidak diberi label atau logo. Usaha pemasaran produk rumahan juga masih dari mulut ke mulut. Belum ada strategi dalam melakukan pemasaran produk. Oleh karena itu,  masyarakat Desa Simpangan membutuhkan edukasi bagaimana membuat logo kemasan produk meski sederhana. Artikel ini menjelaskan tentang salah satu strategi memberdayakan masyarakat melalui pelatihan software Canva sebagai salah satu software desain yang dapat digunakan untuk mendesain logo produk. Edukasi dilakukan melalui dua tahap, pertama dimulai dengan pemberian materi terkait aplikasi Canva sebagai salah satu software desain yang populer. Tahap kedua dilakukan pelatihan langsung dengan cara mendampingi setiap peserta cara menggunakan aplikasi Canva di handphone masing-masing. Setiap tiga peserta didampingi satu instruktur agar pelatihan dapat berjalan secara efektif. Setiap peserta mendesain logo masing-masing seperti logo produk kuliner dan fashion. Dari masing-masing desain yang dihasilkan selanjutnya desain hasil diberikan komentar oleh peserta lainnya. Komentar yang diberikan seperti warna desain yang cocok sesuai atau tidak dengan tema atau produk yang diiklankan. Dari hasil komentar tersebut diperoleh data beberapa desain khususnya terkait warna telah sesuai. Sebagai contoh warna kuning, orange atau merah untuk logo kuliner. Berdasarkan pengambilan data diperoleh 90% peserta berhasil mempraktekkan desain logo sederhana dengan aplikasi Canva dan sebanyak 90% peserta menyatakan puas terhadap pelatihan.  Secara global hasil kegiatan ini dapat membantu menyelesaikan masalah periklanan yang dihadapi warga RT 02/RW014 Desa  Simpangan, Cikarang Utara
PELATIHAN KETERAMPILAN AKUNTANSI BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK SISWA SMA KEMURNIAN II : MENYONGSONG MASA DEPAN DENGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Ekadjaja, Agustin; Cecilia Dintia; Jayanti Hung Dharma Putri
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26598

Abstract

Technological advances are growing and affecting every aspect including accounting. Artificial Intelligence (AI) is one of the technological developments that will also affect accounting activities in the future. The application of artificial intelligence will change the accounting process into something new and make accounting activities more automated. Future accountants must adapt to these technological advances to increase effectiveness and transparency in the modern accounting world. Technology-based accounting skills training for students of SMA Kemurnian II aims to equip students to prepare themselves for the future. Activities are carried out by applying the knowledge taught by Tarumanagara University lecturers and active student participation as a form of community service. PKM activities began with an initial meeting with the school to jointly identify the needs and interests of the school related to this collaboration. After getting a positive response, we submitted a proposal for this event to LPPM Tarumanagara University with the chosen theme being technological developments that support the work of accountants with the application of Artificial Intelligence technology. Artificial Intelligence is expected to spread further as technology develops, revolutionizing entire sectors of the economy. The material presented focused on the challenges often faced by the younger generation in transitioning to a technology-based world and how to overcome these challenges. The results of this activity include scientific publications in proceedings, modules and article publications. We submit a report on the results of the implementation of this activity to LPPM Untar as a form of responsibility ABSTRAK Kemajuan teknologi semakin berkembang dan mempengaruhi setiap aspek termasuk akuntansi. Kecerdasan buatan atau Aritificial Intelligence (AI) menjadi salah satu pengembangan teknologi yang juga akan mempengaruhi kegiatan akuntansi di masa mendatang. Pengaplikasian kecerdasan buatan akan mengubah proses akuntansi menjadi suatu hal yang baru dan membuat kegiatan akuntansi semakin terotomatisasi. Akuntan-akuntan mendatang di masa depan harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi ini untuk tetap meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam dunia akuntansi modern. Pelatihan keterampilan akuntansi berbasis teknologi untuk siswa SMA Kemurnian II bertujuan untuk membekali siswa-siswi dalam mempersiapkan diri di masa depan. Kegiatan dilakukan dengan mengaplikasikan pengetahuan yang diajarkan oleh dosen Universitas Tarumanagara serta partisipasi mahasiswa aktif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan PKM dimulai dengan pertemuan awal bersama pihak sekolah untuk bersama-sama mengidentifikasi kebutuhan dan minat sekolah terkait kerjasama ini. Setelah mendapatkan tanggapan positif, kami mengajukan proposal acara ini ke LPPM Universitas Tarumanagara dengan tema yang dipilih adalah perkembangan teknologi yang mendukung pekerjaan akuntan dengan penerapan teknologi Artificial Intelligence. Artificial Intelligence diperkirakan akan semakin menyebar seiring berkembangnya teknologi, merevolusi seluruh sektor perekonomian. Materi yang disampaikan berfokus pada tantangan-tantangan yang sering dihadapi oleh generasi muda dalam peralihan ke duna berbasis teknologi dan bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut. Hasil dari kegiatan ini mencakup publikasi ilmiah dalam prosiding, modul dan publikasi artikel. Kami menyampaikan laporan hasil pelaksanaan kegiatan ini kepada LPPM Untar sebagai bentuk tanggung jawab
EDUKASI PEMORSIAN PIRING MAKAN UNTUK PENCEGAHAN OBESITAS PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) PUSKESMAS CISALAK PASAR Nuchar, Regina Ekidika; ilmi, ibnu malkan bakhrul; Wibowo, Aprilian Tri Wibowo
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26606

Abstract

Nutritional problems that occur in reproductive-age women consist of anemia, chronic energy deficiency,hypertension and obesity. Obesity is a major problem with a prevalence in the city of Depok of 35.69% in womenaged over 18 years. Reproductive-age women who are obese can cause hypertension, diabetes mellitus, and if thisoccurs during pregnancy it can have a negative impact on the pregnancy. Obesity is the accumulation of fat thatoccurs due to an imbalance between energy intake and energy used over a long period of time. One way to reduceweight in obese people is to control food intake according to recommendations. Recommended food portions areregulated in balanced nutrition guidelines. The form of application of balanced nutrition guidelines is to make aportioning plate called "fill my plate". Therefore, intervention activities were carried out for reproductive-agewomen 20-49 years in the UPTD of the Cisalak Pasar Health Center in the form of door to door educationaloutreach using posters and educational props in the form of food portioning plates. Based on the results of theWilcoxon Test, it was found that Asymp. Sig (2-tailed) is 0.00, which means there is a significant dif erence betweenthe pre-test and post-test scores and shows that there is an ef ect of providing intervention on knowledge aboutobesity and managing food portions according to recommendations in reproductive-age women aged 20-20. 49years old in the Cisalak Pasar Health Center Working Area. ABSTRAK: Masalah gizi yang terjadi pada Wanita Usia Subur terdiri dari anemia, kekurangan energi kronik, hipertensi danobesitas. Obesitas merupakan masalah utama dengan prevalensi di kota Depok sebesar 35,69% pada wanita berusialebih dari 18 tahun. Wanita Usia Subur yang mengalami obesitas dapat menimbulkan terjadinya penyakit hipertensi,diabetes mellitus, serta jika terjadi pada masa kehamilan dapat berdampak buruk bagi kehamilannya. Obesitasmerupakan penumpukan lemak yang terjadi akibat ketidakseimbangan asupan energi dengan energi yang digunakandalam jangka waktu lama. Salah satu cara menurunkan berat badan pada orang obesitas adalah dengan mengontrolasupan makanan sesuai anjuran. Anjuran porsi makan sudah diatur dalam pedoman gizi seimbang. Bentuk aplikasipedoman gizi seimbang yaitu dibuat piring pemorsian yang bernama “isi piringku”. Pada kegiatan abdimas inidilakukan kegiatan intervensi untuk Wanita Usia Subur berusia 20-49 tahun di Wilayah Kerja UPTD PuskesmasCisalak Pasar berupa penyuluhan edukasi secara door to door menggunakan poster dan alat peraga edukatif berupapiring pemorsian makan. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah edukasi. Data diolah menggunakanSPSS versi 23. Dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan terdapat peningkatanpengetahuan dengan rata rata sebelum edukasi sebesar 5,9 dan setelah edukasi menjadi sebesar 9,3. Secara statistikmenunjukkan perbedaan secara signifikan (p<0,05). Kesimpulan menunjukkan edukasi menggunakan poster dan alatperaga edukatif berupa piring pemorsian makan dapat meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur.
PELATIHAN STRATEGI MARKETING LIVE STREAMING UNTUK MENDORONG PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK UMKM Natsir, Khairina; Bangun, Nurainun
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.26619

Abstract

MSME businesses in Kelapadua Subdistrict, Tangerang are currently experiencing increasing growth because many new business people are entering the MSME business sector after experiencing a loss of income sources during the Covid-19 pandemic crisis. Many new businesses are emerging, such as culinary businesses, crafts, home industry, fashion, and others. But from the sales side it has not experienced significant growth. This is because marketing methods have not yet been developed and adequate marketing strategies have not been implemented. Most still use conventional marketing methods. There are also those who already use social media but are still limited to small group environments. After making observations, it is known that there are limitations in human resource capabilities, namely that they are still weak in mastering technology, so that the majority of these business actors have not utilized technology and e-commerce platforms in marketing the products they produce, so the sales achieved are still very limited. On the occasion of this community service activity, the community service team take part to provide training on using the Shopee Live Streaming feature to market products from Tangerang MSMEs, especially to the Kelapadua Village MSME group. The consideration is because Shopee is currently a leading E-commerce platform with a very wide reach in Indonesia. Apart from that, Shopee has a Shopee Live feature which its users can use to market products directly in real time, where this condition will increase consumer confidence because they can see and choose for themselves directly from the products offered. From the experience of MSME players and their testimonies, it is proven that the marketing strategy using the live streaming model is very significant in encouraging increased sales. The training was held on September 2 2023, attended by 20 culinary MSME participants. ABSTRAK  Usaha UMKM di Kelurahan Kelapadua, Tangerang saat ini semakin mengalami pertumbuhan karena banyaknya pebisnis baru yang terjun ke bidang usaha UMKM setelah mengalami kehilangan sumber penghasilan diwaktu krisis pandemi covid-19. Banyak usaha-usaha baru yang bermunculan seperti bisnis kuliner, kerajinan, home industry, fashion, dan lainnya. Tetapi dari sisi penjualan belum mengalami pertumbuhan yang berarti. Hal ini disebabkan karena metode pemasaran yang belum berkembang dan belum mengimplementasikan strategi marketing yang mumpuni. Kebanyakan masih menggunakan metode pemasaran konvensional. Ada juga yang sudah menggunakan sosial media tetapi masih terbatas pada lingkungan grup-grup kecil. Setelah melakukan observasi diketahui bahwa terdapat keterbatasan pada kemampuan sumber daya manusianya, yaitu masih lemah dalam penguasaan teknologi, sehingga sebagian besar dari pelaku usaha ini belum memanfaatkan teknologi dan platform e-commerce dalam memasarkan produk yang dihasilkan, sehingga penjualan yang dicapai masih sangat terbatas.  Dalam kesempatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim abdimas berkontribusi memberikan pelatihan penggunaan fitur Shopee Live Streaming untuk memasarkan produk dari UMKM Tangerang, khususnya pada kelompok UMKM Kelurahan Kelapadua. Pertimbangannya adalah karena Shopee saat ini merupakan platform E-commerce terkemuka yang jangkauannya sudah sangat luas di Indonesia. Selain itu Shopee mempunyai fitur Shopee Live yang dapat dimanfaatkan oleh para penggunanya untuk memasarkan produk secara langsung dan real time, dimana kondisi ini akan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen karena dapat melihat dan memilih sendiri secara langsung dari produk yang ditawarkan. Dari pengalaman para pelaku UMKM dan testimoni mereka terbukti bahwa strategi marketing dengan model live streaming sangat signifikan dalam mendorong peningkatan penjualan.Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 2 September 2023 diikuti oleh 20 peserta pelaku UMKM.