cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PENGGUNAAN COMPLAINT BOX TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA PEGAWAI KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI BANJARMASIN Dhea Puspita; Vivi Listia; Shanty Komalasari; Musfichin
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26227

Abstract

Institutional policies that are not in accordance with the needs and work expectations of employees will have a negative impact on employee work attitudes and make employees lose commitment to their work. Without commitment, there will be no consistency within the employee. To overcome this problem, it is necessary to have good work commitment and communication between employees and employees between leaders so that they can be considered regarding follow-up through their leaders. Because if employees have complaints that are not conveyed, then this can be one of the factors that results in decreased work engagement and also affects the work environment so that it makes employees have indifference, indifference and even apathy. The aim of the community service activity is the installation of a complaint box located at the TPI Banjarmasin Class I Immigration Office which is carried out to create a comfortable and prosperous working atmosphere for workers within the TPI Banjarmasin Class I Immigration Office. This is of course useful for making employees aware in the office environment to always increase their commitment to work and at the same time be a concern for leaders to continue paying attention to employees who have problems both internal and external. That commitment is very important for someone to have by submitting complaints through the complaint box. And it is hoped that it will be useful for users of the complaint box so that they can create a communicative and conducive work environment, so that it can produce good performance productivity. ABSTRAK Kebijakan institusi yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan harapan kerja pegawai akan berdampak buruk pada sikap kerja pegawai dan membuat pegawai kehilangan komitmen pada kerjanya. Tanpa komitmen, tidak akan konsistensi dalam diri pegawai tersebut. Untuk mengatasi permasalahan ini, maka diperlukan adanya komitmen kerja dan komunikasi yang baik pegawai antar pegawai maupun pegawai antar pimpinan agar dapat dipertimbangkan terkait tindak lanjut melalui pimpinan mereka. Dikarenakan apabila pegawai memiliki keluhan yang tidak tersampaikan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor menurunnya komitmen kerja (work engagement) dan juga berpengaruh terhadap lingkungan kerjanya sehingga membuat pegawai memiliki sifat masa bodoh, acuh tak acuh bahkan apatis. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pemasangan sarana kotak pengaduan bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin yang dilakukan demi terciptanya suasana kerja yang nyaman dan sejahtera bagi para pekerja yang berada di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin. Hal ini tentunya berguna untuk menyadarkan para pegawai di lingkungan kantor agar senantiasa meningkatkan komitmen terhadap kerjanya dan sekaligus menjadi perhatian bagi para pimpinan untuk tetap memperhatikan para pegawai yang memiliki masalah baik internal maupun eksternal. Bahwa komitmen sangat penting untuk dimiliki oleh seseorang dengan menyampaikan keluhan melalui sarana kotak pengaduan. Dan diharapkan dapat bermanfaat bagi para pengguna kotak pengaduan tersebut agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang komunikatif dan kondusif, sehingga dapat menghasilkan produktivitas kinerja yang baik
PENERAPAN MATRIKS IFE DAN EFE GUNA MENINGKATKAN JUMLAH PESERTA DIDIK DI MA AL-HUSNA CISALAK Dimas Mukhlis Hidayat Fathurohman; Intan Novita Dewi; Tulus Martua Sihombing; Adang Haryaman; Louise Kezia Theresa Hutapea
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.26274

Abstract

Education is very important to improve the quality of human resources (HR) in a country. As one of the mostcomplex and dif erent formal educational institutions, Madrasah Aliyah (MA) focuses on religious learning inaddition to general learning. Competition between schools is getting tougher for both public and private schools.The challenge of running private schools today is that school managers must be able to quickly respond to the needsof their schools with superior quality and service. Madrasah Aliyah Al-Husna Education Institute For the last fewyears, the number of new students at MA Al-Husna has decreased. MA Al-Husna needs to adopt a fresh strategy toattract more students. Finding internal strengths and weaknesses using the internal factor evaluation matrix (IFE),external opportunities and threats using the external factor evaluation matrix (EFE), and determining the strategicposition of the school using the internal-external factor matrix are the main goals of this research. The results showthat the total score of the IFE matrix is 2.30, which indicates that the internal factors at MA Al-Husna are still weakbecause they are below average. Meanwhile, the total score of the EFE matrix is 2.52, which means that the strategycurrently used by MA Al-Husna has not been able to take advantage of opportunities properly and minimize existingthreats. Furthermore, the IFE and EFE scores are plotted onto the IE matrix; the point in quadrant V indicates thecurrent strategic position is defend and defend. The strategy that can be carried out by MA Al-Husna in accordancewith quadrant V in the IE matrix is to expand the range of new student admissions to outside Cisalak District. ABSTRAK Pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada suatu negara. Sebagaisalah satu institusi pendidikan formal yang paling rumit dan berbeda, Madrasah Aliyah (MA) berfokus padapembelajaran agama selain pembelajaran umum. Kompetisi persaingan antar sekolah semakin ketat bagi sekolahnegeri maupun swasta. Tantangan penyelenggaraan sekolah swasta saat ini adalah pengelola sekolah harus dapatdengan cepat menjawab kebutuhan sekolahnya dengan keunggulan mutu dan layanannya. Lembaga PendidikanMadrasah Aliyah Al-Husna selama beberapa tahun terakhir, jumlah siswa baru di MA Al-Husna mengalaminpenurunan. MA Al-Husna membutuhkan pendekatan baru untuk meningkatkan jumlah siswanya. Fokus utamapenelitian ini adalah menemukan kekuatan dan kelemahan internal melalui matriks faktor internal evaluasi (IFE),peluang dan ancaman eksternal melalui matriks faktor eksternal evaluasi (EFE), dan menentukan posisi strategissekolah melalui matriks faktor internal-eksternal. Penelitian memberikan hasil keseluruhan matriks IFE diperolehsebanyak 2,30, hal tersebut menunjukkan jika aspek internal di MA AL-Husna masih lemah karena hasilkeseluruhnya di bawah hasil pada umumnya. Sementara itu hasil kseluruhan matriks EFE sebesar 2,52 yangartinya strategi yang digunakan oleh MA Al-Husna saat ini belum bisa memanfaatkan peluang dengan baik danmeminimasi ancaman yang ada. Selanjutnya, skor IFE dan EFE diplot ke matriks IE; titik pada kuadran Vmemperlihatkan bahwa posisi strategi saat ini adalah bertahan dan mempertahankan. Strategi yang dapatdilakukan oleh MA Al-Husna yang sesuai dengan kuadran V pada matriks IE adalah dengan memperluasjangkauan penerimaan siswa baru sampai diluar Kecamatan Cisalak.
SOSIALISASI PAJAK NATURA BAGI KARYAWAN INDUSTRIAL AND COMMERCIAL BANK OF CHINA Lukman, Hendro; Wijaya, Purnamawati Heln; Young, Amanda
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.26275

Abstract

Natura is a reward or enjoyment given by an employer to its employees not in the form of money. Intrinsically, receiving rewards can increase the economic capabilities of the recipient. However, not all in kind provided by the company can be a burden for the company. The regulation of giving in kind has been regulated by tax law since the tax reform was carried out in 1983, but looking at its implementation there is still uncertainty. In line with the increase in state income, Minister of Finance Regulation (PMK) Number 66 of 2023 concerning Natura Tax was issued. This PMK aims to provide certainty in Natura tax arrangements for companies and employees. The new PMK will be issued at the end of June 2023. The Community Service Team for the Undergraduate Accounting Study Program provides outreach to stakeholders, one of which is the Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) Central Park branch. This Community Service method is to provide socialization. The purpose of this socialization is so that employees know the Natura rules well, and prepare annual tax return  (SPT) for year 2023. The socialization was carried out at partner offices and was attended by 11 participants. This socialization was considered to have gone well and provided participants with a better understanding. This can be seen from the results of the evaluation carried out at the end of the socialization. This activity is a community outreach activity for stakeholders, including foreign companies operating in Indonesia by Tarumanagara University. ABSTRAK Natura merupakan suatu imbalan atau kenikmatan yang diberikan pemberi kerja kepada pekerjanya tidak dalam bentuk uang. Secara intrinsik, penerimaan imbalan dapat meningkatkan kemampuan ekonomis bagi penerimanya. Namun tidak semua natura yang diberikan perusahaan dapat menjadi beban bagi perusahaan. Pengaturan pemberian natura ini sudah diatur oleh undang-undang perpajakan sejak dilakukannya reformasi perpajakan tahun 1983, namun melihat implementasinya masih terdapat ketidakjelasan. Seiring dengan peningkatan pendapatan negara, maka dikeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 66 tahun 2023 tentang Pajak Natura. PMK ini bertujuan memberikan kepastian pengaturan perpajakan Natura bagi perusahaan dan karyawan. PMK yang baru dikeluarkan akhir Juni 2023. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi S1 Akuntansi memberikan sosialisasi kepada pemangku kepentingan, salah satunya kepada Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) cabang Central Park. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi.  Tujuan sosialisasi ini adalah agar karyawan mengetahui aturan Natura dengan baik, dan menyiapkan laporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan tahun 2023 dengan benar. Sosialisasi dilakukan di kantor mitra yang diikuti oleh 11 peserta. Sosialisasi ini dinilai berjalan dengan baik dan telah memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta. Ini terlihat dari hasil evaluasi yang dilakukan di akhir sosialisasi. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada pemangku kepentingan, termasuk perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia oleh Universitas Tarumanagara.
PENGENALAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PROMOSI PRODUK PELAKU USAHA UMKM BINAAN DIKOPUKM KOTA BANDUNG Shinta Hartini Putri
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.26407

Abstract

Along with the development of technology and information, the resulting impact is a positive impact on the business world, one of which is the field of marketing. There are many applications that can be used to market a product, one of which is the TikTok application. TikTok applications can be used for business people. Unfortunately, MSME actors at Bandung City Cooperatives and Small and Medium Enterprises Department (DiskopUKM) still do not understand the use of TikTok as a medium for promoting their products. Therefore, MSME people at the Bandung City DiskopUKM need training and an introduction to the TikTok application as a promotional medium through digital platforms. The aim of implementing this community service program is to carry out a presentation regarding the introduction of the TikTok application as a medium for promoting MSME products in the interest of increasing understanding, knowledge, and experience for MSME actors in the Bandung City DiskopUKM, in particular in Batununggal, Bojongloa Kidul, and Cidadap Districts. The choice of partners as the object of implementing community service was due to the request to be trained on the TikTok application as a medium for selling and marketing products. The implementation method uses 4 stages, namely the brainstorming stage, material delivery, discussion, question and answer, and evaluation. The results show that the participants were able to understand the use of the TikTok application. Apart from that, participants through direct practice can improve their ability to use social media in the business ABSTRAK Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi dampak yang ditimbulkan adalah dampak positif di dunia usaha, salah satunya adalah bidang pemasaran. Banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk pemasaran suatu produk, salah satunya adalah aplikasi Tik Tok.  Kini aplikasi TikTok sudah bisa dimanfaatkan untuk berbisnis oleh para pelaku usaha. Namun sayangnya, pelaku UMKM di DiskopUKM Kota Bandung masih belum terlalu memahami penggunaan TikTok sebagai media promosi produknya. Karenanya, pelaku UMKM di DiskopUKM Kota Bandung membutuhkan pelatihan dan pengenalan aplikasi TikTok sebagai media promosi melalui platform digital. Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melaksanakan pemaparan tentang pengenalan aplikasi TikTok sebagai media promosi produk UMKM dalam kepentingannya untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan pengalaman bagi para pelaku UMKM di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Kota Bandung, khususnya di Kecamatan Batununggal, Bojongloa Kidul, dan Cidadap. Pemilihan mitra sebagai objek pelaksana pengabdian kepada masyarakat dikarenakan permintaan mitra untuk mendapatkan pelatihan mengenai aplikasi TikTok sebagai media berjualan dan memasarkan produk. Adapun metode pelaksanaan menggunakan 4 tahap, yaitu tahap brainstorming, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa para peserta mampu memahami penggunaan aplikasi TikTok. Selain itu, para peserta melalui praktik langsung dapat meningkatkan kemampuan bermedia sosial dalam pemanfaatannya di dunia bisnis.
PEMBUATAN PRODUK OLAHAN SELAI KUNYIT ASAM DAN CEK KESEHATAN GRATIS Jubaidah, Siti; Derius, Rivaldo; Kavung, Clara Agatha; Saputro, Joko Suryo; Pratama, Muhammad Riyadi; Pratama, Stevfanye; Lestyorini, Vina
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.26455

Abstract

This community service aims to promote the use of turmeric tamarind as a raw material in making delicious and nutritious jam. Through training and mentoring to local communities, we teach simple and economical techniques of making turmeric tamarind jam followed by free health checks. The result of this service is an increase in community knowledge about the benefits of turmeric tamarind as well as diversification of local products that can increase their income. In addition, this initiative also contributes to the preservation of traditional culinary heritage and local economic empowerment. Based on the results, it can be concluded that after participating in this product preparation activity, participants felt an increase in knowledge and skills in making tamarind turmeric jam properly and could provide ideas, especially to the Dasawisma member mothers who had attended to make/process tamarind turmeric jam products as a new product in increasing MSMEs in the community. And the results of the health checks carried out show that the residents of Lempake Village have a high number of people with hypertension. The results of this activity showed that the participants were very enthusiastic in the activity because many considered the tamarind turmeric jam product as a new and unique innovative product and there was an increase in understandingin the participants. The assessment of these activities is very useful to determine the health condition of RT 08 residents of Lempake village, so that it is expected to improve the health status of the local community. ABSTRAK: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mempromosikan penggunaan kunyit asam sebagai bahan baku dalam pembuatan selai yang lezat dan bergizi. Melalui pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat lokal, kami mengajarkan teknik pembuatan selai kunyit asem yang sederhana dan ekonomis dilanjutkan dengan pengecekan Kesehatan gratis. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat kunyit asem serta diversifikasi produk lokal yang dapat meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, inisiatif ini juga berkontribusi pada pelestarian warisan kuliner tradisional dan pemberdayaan ekonomi lokal. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan setelah mengikuti kegiatan pembuatan olahan produk ini partisipan merasakan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan olahan selai kunyit asem dengan benar dan dapat memberikan ide khususnya kepada ibu-ibu anggota Dasawisma yang telah hadir untuk membuat/mengolah produk selai kunyit asam sebagai produk baru dalam peningkatan UMKM di masyarakat. Dan hasil dari pengecekan kesehatan yang dilakukan menunjukkan bahwa warga masyarakat Kelurahan Lempake memiliki angka penderita Hipertensi yang tinggi. Hasil kegiatan ini menunjukkan para partisipan terlihat sangat antusias dalam kegiatan tersebut karenabanyak yang menilai produk selai kunyit asem adalah produk inovatif yang baru dan unik serta adanya peningkatan pemahaman pada para partisipan. Penilaian dari kegiatan tersebut sangat bermanfaat guna mengetahui kondisi kesehatan warga RT 08 kelurahan Lempake, sehingga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat.
EKSPLORASI KREATIVITAS DAN JIWA ENTREPRENEURIAL SISWA MELALUI WORKSHOP SENI TIE DYE Soelaiman, Lydiawati; Dyah Larasati, Annita; Ratna Sari, Vinnetti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.26497

Abstract

The cultivation of an entrepreneurial mindset needs to be nurtured from an early age so that children always think and act entrepreneurially in their daily lives. Entrepreneurship education not only aims to change a person's attitude to meet entrepreneurial criteria, but entrepreneurship education can also improve a person's soft skills and hard skills in entrepreneurship. Building an entrepreneurial spirit is not just about educating children to become entrepreneurs, but also about developing character traits that draw strength from entrepreneurial elements, such as maintaining self-quality to work hard, taking risks, perseverance, being honest, and being creative. This community service activity was conducted with the theme of exploring creativity and entrepreneurial spirit through tie-dye art. The event took place at a private school in Central Jakarta. The activity was designed to be relevant with students’ learning activities and to have educational, creative, and enjoyable values. The method used to deliver this program involved seminars and workshops on tie-dye shirts and tote bags. Tie-dye art can enhance students' creativity and also provide ideas for potential businesses from simple creations. Participants responded positively to this activity both in the seminar and creativity workshop sessions. It is hoped that through this activity, students' creativity and entrepreneurial spirit will be further honed ABSTRAK Penanaman jiwa kewirausahaan perlu ditumbuhkan sejak usia dini agar anak selalu berpikir dan bertindak entrepreneurial dalam kesehariannya. Pendidikan kewirausahaan tidak hanya bertujuan mengubah sikap seseorang agar memenuhi kriteria kewirausahaan namun pendidikan kewirausahaan juga dapat meningkatkan soft skill dan hard skill seseorang dalam berwirausaha. Membangun jiwa kewirausahaan bukan dimaknai hanya mendidik anak menjadi wirausaha tetapi membangun karakter yang memiliki kekuatan dari unsur kewirausahaan seperti menjaga kualitas diri agar selalu bekerja keras, berani mengambil resiko, pantang menyerah, kejujuran, dan kreatif. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini mengangkat tema kegiatan untuk mengeksplorasi kreativitas dan jiwa entrepreneurial melalui seni tie dye. Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu sekolah swasta di Jakarta Pusat. Kegiatan dirancang agar relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa serta memiliki manfaat dan bernilai edukatif, kreatif, serta menyenangkan. Metode yang digunakan untuk menyampaikan program ini menggunakan seminar dan workshop pembuatan kaos dan tas tie dye. Seni tie dye dapat mengembangkan kreativitas siswa dan juga memberi ide peluang usaha dari hasil karya yang sederhana. Para peserta merespon dengan positif kegiatan ini baik dalam sesi seminar maupun workshop kreativitas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa tetapi juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa sebagai tim PKM untuk mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki di bangku kuliah untuk diterapkan di Masyarakat.
PROGRAM PELATIHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH INKLUSI DI SDN KARAWACI 3 TANGERANG Yunita, Intan; Jessica, Madeline; Utami, Sylvia Dwi; handayani, penny
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26517

Abstract

SDN 3 Karawaci Tangerang is one of the schools designated as an inclusive school. Based on the results of theneeds analysis conducted using observation, study of school documents, interviews, and FGDs with teachers,principals, education personnel, students, and parents, it was found that one of the main challenges at SDNKarawaci 3 is the unpreparedness in accommodating the needs of students with disabilities in inclusive schools. Thismain problem is caused by dif iculties in identifying students with disabilities in the classroom, teachers' lack ofcompetence in teaching students with disabilities, inadequate facilities to accommodate students with disabilities,inef ective communication within the school ecosystem and a lack of discipline consistently applied by the school..The training program provided aims to improve teachers' competence in teaching in inclusive schools, with thetheme "Introduction to Characteristics, How to Communicate, and Learning Programs for Students with SpecialNeeds".. The implementation of this training consists of three main sessions, namely Session I discusses thecharacteristics of students with disabilities in inclusive schools, Session II discusses ef ective communicationstrategies between teachers and the school ecosystem, and Session III discusses how to prepare an IndividualLearning Program (IEP). The training evaluation was reviewed from two aspects, namely evaluation of trainingactivities and evaluation of the achievement of objectives. In evaluating the achievement of objectives, the facilitatorteam looked at the achievement of objectives for each session based on participants' responses during discussionsand the pre-test and post-test results. As a result, some participants experienced an increase in the average score onthe post-test in each session, although the results were not significant. ABSTRAK: SDN 3 Karawaci Tangerang adalah salah satu sekolah dasar yang mendapatkan penunjukan sebagai sekolah inklusi.Berdasarkan hasil needs analisis yang dilakukan dengan metode observasi studi dokumen sekolah, wawancara, danFGD kepada guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, siswa dan orangtua siswa, ditemukan bahwa salah satutantangan utama di SDN Karawaci 3 ialah ketidaksiapan dalam mengakomodasi kebutuhan peserta didikberkebutuhan khusus (PDBK) di sekolah inklusi. Masalah utama ini disebabkan oleh kesulitan identifikasi PDBK didalam kelas, kurangnya kompetensi guru dalam mengajar PDBK, fasilitas yang kurang memadai untukmengakomodasi PDBK, komunikasi yang tidak efektif di dalam ekosistem sekolah, dan kedisiplinan yang kurangditerapkan secara konsisten oleh sekolah. Program pelatihan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkankompetensi guru dalam mengajar di sekolah inklusi, dengan tema “Pengenalan Karakteristik, Cara Berkomunikasi,dan Program Pembelajaran untuk Siswa Berkebutuhan Khusus”. Adapun pelaksanaan pelatihan ini terdiri dari tigasesi utama yaitu Sesi I membahas mengenai karakteristik PDBK di sekolah Inklusi, Sesi II membahas mengenaistrategi Komunikasi yang efektif antara Guru dengan Ekosistem Sekolah, dan Sesi III membahas mengenai carapenyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI). Evaluasi terhadap pelatihan ditinjau dari dua aspek, yaituevaluasi kegiatan pelatihan dan evaluasi pencapaian tujuan. Dalam evaluasi pencapaian tujuan, tim fasilitatormelihat pencapaian tujuan setiap sesi berdasarkan tanggapan peserta saat berdiskusi, dan hasil dari pre-test sertapost-test. Hasilnya beberapa peserta mengalami peningkatan rata-rata skor pada post test dalam setiap sesi,walaupun hasilnya belum signifikan.
PEMBUATAN DAN PEMASARAN YOGHURT PIDADA BAGI KELOMPOK INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA MUARAGEMBONG BEKASI Setiyaningrum, Ari; Lestari, Diana; Wijayanti, Sri Hapsari; Natalie, Nicole; Wijaya, Angel Pho; Limanjaya, Stella; Mandy, Maryjeane
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26528

Abstract

Kelompok Senturi is a home industry group in Muaragembong Bekasi which focuses its efforts on making processed pidada fruit products which are typical Muaragembong food souvenirs such as dodol, candy, syrup and pidada jam. The Covid-19 pandemic has had an impact on decreasing sales of processed pidada fruit products produced by Kelompok Senturi. Kelompok Senturi needs to innovate by creating new products that offer health benefits due to the emergence of healthy living trends in society during the pandemic and post-pandemic. The pidada fruit yoghurt product is a new product that will be developed by Kelompok Senturi. Pidada fruit yoghurt is a healthy drink product that is rich in antioxidants and contains many vitamins, so it has great potential to be marketed in the current post-pandemic era. The problems faced by Kelompok Senturi as the partner in this community service include problems in the field of production and marketing of pidada fruit yoghurt products. This community service activity aims to increase the knowledge and abilities of partners in making and marketing pidada fruit yoghurt as a new product. Training, practical, and mentoring methods in making and marketing pidada fruit yoghurt products were carried out for members of Kelompok Senturi for four months. The results obtained from this community service activity are increased knowledge and ability of partners in making pidada yoghurt drink products and increased knowledge and ability of partners in designing marketing strategies and marketing mixes for pidada fruit yoghurt products as well as designing social media marketing for pidada fruit yoghurt drink products. and other processed pidada fruit products ABSTRAK Kelompok Senturi merupakan kelompok industri rumah tangga di Desa Muaragembong Bekasi yang memfokuskan usahanya untuk membuat produk-produk olahan buah pidada yang menjadi oleh-oleh khas Muaragembong seperti dodol, permen, sirup, dan selai pidada. Adanya pandemi covid-19 berdampak pada penurunan penjualan produk olahan buah pidada yang diproduksi oleh Kelompok Senturi. Kelompok Senturi perlu melakukan inovasi dengan membuat produk baru yang menawarkan manfaat kesehatan karena munculnya tren hidup sehat di masyarakat pada masa pandemi dan pasca pandemi. Produk yoghurt buah pidada menjadi produk baru yang akan dikembangkan oleh Kelompok Senturi. Yoghurt buah pidada merupakan produk minuman sehat yang kaya antioksidan dan mengandung banyak vitamin sehingga sangat potensial untuk dipasarkan di masa pasca pandemi seperti saat ini. Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Senturi selaku mitra pengabdian mencakup permasalahan di bidang produksi dan bidang pemasaran produk yoghurt buah pidada. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mitra dalam membuat dan memasarkan yoghurt buah pidada sebagai produk baru. Metode pelatihan, praktik, dan pendampingan dalam pembuatan dan pemasaran produk yoghurt buah pidada dilakukan pada anggota Kelompok Senturi selama empat bulan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam membuat produk minuman yoghurt pidada dan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan mitra dalam merancang strategi pemasaran dan bauran pemasaran dari produk yoghurt buah pidada serta merancang pemasaran media sosial untuk produk minuman yoghurt buah pidada dan produk olahan buah pidada lainnya
KOMPETISI DAN WORKSHOP METAVERSE UNTUK SMA/SMK DI JABODETABEK Haris., M.TI, Darius Andana; Setiawan, Jerry; Cuang, Edgar Johan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26529

Abstract

The development of information technology makes it mandatory for the young generation in Indonesia to be digitaltechnology literate. Digital literacy, especially in the use of various technological devices, is not only the domain ofadults. The concept of the Metaverse has moved closer to reality thanks to recent technological advances. Within theMetaverse, individuals can engage in the digital environment in a more immersive and unified way. One of the keyelements of the Metaverse concept is interconnectedness, where multiple digital platforms and environments canconnect seamlessly, facilitating an individual's seamless movement from one experience to another. In line withtechnological developments, the interests of the younger generation in Indonesia need to be utilized. As a form ofeffort to address partners' concerns about the lack of young people interested in VR, this competition and workshopwas held. The Metaverse competition and workshop are community service activities carried out by the GameDevelopment Lab from the Faculty of Information Technology, Tarumanagara University (FTI UNTAR). The targetsof this activity are high school/vocational school students in the Jabodetabek area. This activity was carried out over2 days, where the first was an introduction and training on Metaverse content creation and the second day was aMetaverse competition. Each participant created Metaverse content and is assessed by a team of judges who comefrom partners who have collaborated, in this case OmniVR. Participants compete in groups consisting of 3 people. Atotal of 11 groups from 8 schools competed and have produced their own metaverse products. The winner has beendetermined and the PKM implementation is running smoothly. ABSTRAK: Perkembangan teknologi informasi menjadikan generasi muda di Indonesia wajib melek teknologi digital. Literasidigital, terutama dalam pemanfaatan berbagai perangkat teknologi, tidak hanya menjadi domain orang dewasa.Konsep Metaverse telah semakin mendekati realitas berkat kemajuan teknologi baru-baru ini. Di dalam Metaverse,individu dapat terlibat dalam lingkungan digital secara lebih mendalam dan menyatu. Salah satu elemen kunci darikonsep Metaverse adalah saling terhubung, di mana berbagai platform dan lingkungan digital dapat terhubungdengan mulus, memfasilitasi perpindahan individu dari satu pengalaman ke pengalaman lain tanpa hambatan.Sejalan dengan perkembangan teknologi, minat generasi muda di Indonesia perlu digunakan. Sebagai salah satubentuk upaya menangani keresahan mitra dengan kurangnya generasi muda yang tertarik kearah VR, diadakanlahkompetisi dan workshop ini. Kompetisi dan workshop Metaverse merupakan kegiatan pengabdian kepadamasyarakat yang dilaksanakan oleh Lab Game Development dari Fakultas Teknologi Informasi UniversitasTarumanagara (FTI UNTAR). Sasaran dari kegiatan tersebut yaitu siswa SMA/SMK di wilayah Jabodetabek.Kegiatan ini telah dilaksanakan dalam waktu 2 hari di mana pertama merupakan pengenalan dan pelatihanpembuatan konten Metaverse dan hari kedua adalah kompetisi Metaverse. Setiap peserta membuat kontenMetaverse dan dinilai oleh tim juri yang berasal dari mitra yang telah bekerja sama, dalam hal ini adalah OmniVR.Peserta berlomba dalam bentuk kelompok yang terdiri dari 3 orang. Sebanyak 11 kelompok dari 8 sekolah berlombadan telah menghasilkan produk metaversenya sendiri. Pemenang telah ditentukan dan pelaksanaan PKM berjalanlancar.
PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA DI SMA SANTO KRISTOFORUS 1 Wirianata, Henny; Sari, Vinnetta Ratna; Patricia, Virginia; Lie, Irene Kim; Widjaja, Karen
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26530

Abstract

Today's young generation needs to have financial literacy from an early age, one of which is about preparingfinancial reports. Understanding the preparation of financial reports can help awaken the entrepreneurial spirit inhigh school students. SMA Santo Kristoforus 1 has provided accounting lessons but is limited to grade 12 studentsonly. Based on an agreement with partners, UNTAR Community Service (CS) Team will provide accounting training,especially on how to prepare financial statements for service companies at SMA Santo Kristoforus 1. The trainingwill be conducted of line in 2 sessions with a duration of 2 hours from 14.45-16.45. The first session was held onFriday, 8 September 2023 and the second session was held on Wednesday, 13 September 2023. The trainingparticipants were students of SMA Santo Kristoforus I grades 10 to 12. The training was given in the form ofpresentation of material, practice questions, and quizzes so that participants can understand deeply about thematerial presented. Based on the results of the questionnaire, it can be concluded that the training activities havegone well and the participants were very enthusiastic about taking part in the training held by the UNTAR CS Team.The results of the questionnaire showed that there was an increase in the understanding of the training participantsas seen from the average answer score of 3.91 out of 5 before participating in the training and after participating inthe training it became 4.25 out of 5. The ef ect of this significant increase occurred shows the success of the UNTARCS Team in carrying out training. It is hoped that this training will increase the attractiveness of Santo Kristoforus IHigh School students to study accounting more deeply and be interested in continuing to higher education in theaccounting study program. ABSTRAK: Generasi muda saat ini perlu memiliki literasi keuangan sejak dini, salah satunya adalah tentang penyusunan laporankeuangan. Dengan memahami penyusunan laporan keuangan dapat membantu membangkitkan jiwa kewirausahaanpada siswa/i SMA. SMA Santo Kristoforus 1 telah memberikan pelajaran akuntansi tetapi terbatas pada siswa/ikelas 12 saja. Berdasarkan kesepakatan dengan pihak mitra, Tim PKM UNTAR akan memberikan pelatihanakuntansi khususnya tentang cara penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa di SMA Santo Kristoforus 1.Pelatihan dilakukan secara tatap muka sebanyak 2 pertemuan dengan durasi 2 jam dari pukul 14.45-16.45.Pertemuan pertama dilakukan pada hari Jumat, 8 September 2023 dan pertemuan kedua dilakukan pada hari Rabu,13 September 2023. Peserta pelatihan adalah siswa/i SMA Santo Kristoforus I kelas 10 sampai 12. Pelatihandiberikan dalam bentuk pemaparan materi, latihan soal, dan kuis agar peserta dapat memahami materi yangdisampaikan. Berdasarkan hasil kuesioner dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan telah berjalan dengan baikdan peserta pun sangat antusias mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Tim PKM UNTAR. Hasil dari kuesionermenunjukan bahwa adanya peningkatan pemahaman dari peserta pelatihan yang dilihat dari dari rata-rata nilaijawaban sebesar 3,91 dari 5 sebelum mengikuti pelatihan dan setelah mengikuti pelatihan menjadi 4,25 dari 5.Pengaruh peningkatan yang cukup signifikan terjadi menunjukkan keberhasilan Tim PKM UNTAR dalammenjalankan pelatihan. Dengan pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan daya tarik para siswa/i SMA SantoKristoforus I untuk mempelajari akuntansi lebih dalam dan tertarik untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi diprogram studi akuntansi.