BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
342 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 4 (2023)"
:
342 Documents
clear
Program Kemitraan Masyarakat Pada Kelompok Petani Buah Lemon Di Desa Sulangai, Petang – Badung
Ida Ayu Agung Idawati;
N. Paramananda;
A.A Ngrh Mayun Narindra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6645
Kelompok petani lemon di Desa Sulangai adalah kelompok petani yang melakukan budidaya lemon organik yang merupakan mitra pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pemahaman mitra tentang cara memasarkan produk secara online, mitra juga belum memahami pentingnya pengelolaan sisa lemon menjadi produk yang bermanfaat, serta mitra belum mampu melakukan pencatatan keuangan usahanya secara detail dan terperinci. Kegiatan PKM ini difokuskan dalam mengatasi masalah mitra, yaitu memberikan pengarahan mengenai cara memasarkan produk secara online, memberikan sosialisasi terkait manfaat produk sisa dan memberikan pelatihan mengenai pembuatan laporan keuangan. Metode yang digunakan pada PKM ini adalah focus group discussion, pelatihan penggunaan media sosial sebagai media pemasaran digital dan penyuluhan tentang pengembangan usaha serta pelatihan pembuatan laporan keuangan. PKM ini juga menggunakan instrument berupa test yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pemaparan materi. Hasil pretest dan posttest menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman dan pengetahuan mitra terkait materi yang diberikan, dari nilai rata-rata 65 poin menjadi 95 poin. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah mitra mampu memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran digital dengan baik, dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan produk sisa untuk pengembangan usaha, mitra juga mampu membuat pembukuan arus kas dan laporan keuangan dengan baik.
Pengembangan UMKM Industri Pengolahan Pasir (Produksi Batako) di Desa Muncan Kabupaten Karangasem
Putu Ngurah Suyatna Yasa;
Putu Indah Hapsari;
I Putu Iwan Pramana Putra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6663
Pertambangan salah satu komoditi UMKM yang bisa dikembangkan yaitu industri pengolahan pasir (produksi batako). Desa muncan yang memiliki akses cukup dekat dengan Galian C untuk pertambangan pasir di Desa sebudi dan Desa Pura sehingga pemenuhan bahan baku pasir mudah didapat. Salah satu penggiat industri rumah tangga ini adalah I Made Suara spesifikasi produk adalah Penjualan Pasir dan Batako Press. Terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pengelolaan dari usaha tersebut, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, peralatan produksi yang masih harus dilengkapi dan belum memiliki media sosial. Jenis kegiatan yang sudah dilakukan untuk membantu adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana, pengadaan beberapa peralatan produksi dan penggunaan media sosial. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha, peralatan produksi yang dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi usahanya dan penggunaan media sosial yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan jumlah penjualan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja. Target luaran yang ingin dicapai adalah: peningkatan daya saing, peningkatan omset dan edded value UKM, peningkatan produksi, publikasi pada jurnal Nasional/Internasional, Publikasi Media Cetak online, Mengunggah video di youtube.
Pengembangan UMKM Ternak Ayam Potong Sebagai Bentuk Usaha Ekonomi Produktif di Desa Muncan Kabupaten Karangasem
Putu Indah Hapsari;
Putu Ngurah Suyatna Yasa;
I Putu Iwan Pramana Putra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6670
Kondisi pandemic covid 19 memberikan benturan salah satunya dari sektor ekonomi, UMKM menjadikan solusi untuk mendapatkan penghasilan. Peternakan salah satu komoditi UMKM yang bisa dikembangkan yaitu usaha penjualan daging ayam (ayam potong). Desa muncan dengan topografi sejuk dan merupakan area pedesaan keberadaan peternakan sangat mendukung dengan situasi seperti ini. Salah satu penggiat industri rumah tangga ini adalah I Wayan Rudi spesifikasi produk adalah ayam potong dan ayam panggang. Terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pengelolaan dari usaha tersebut, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, peralatan produksi yang belum mencukupi dan belum memiliki media sosial. Jenis kegiatan yang perlu dilakukan untuk membantu adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana, pengadaan beberapa peralatan produksi dan penggunaan media sosial. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha, peralatan produksi yang dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi usahanya dan penggunaan media sosial yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan jumlah penjualan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja. Target luaran yang ingin dicapai adalah: peningkatan daya saing, peningkatan omset dan edded value UKM, peningkatan produksi, publikasi pada jurnal Nasional/Internasional, Publikasi Media Cetak online, Mengunggah video di youtube.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak pada Ibu di Posyandu Melati 6 Desa Precet
kartika pibriyanti;
Lulu' Luthfiya;
Nur Amala;
Ayu Puspitarini;
Ririn Madyaning Yudhawati;
Hikma Syafa;
Jihan Fauziyah;
Kamilia Ramanda;
Lusiana Suryadie;
Marvela Qolbi Naura;
Nadhifa Daumi;
Ruzaina Munibah;
Sahla Rizkia;
Shalihah Sekar;
Silviana Wijayanti;
Syazda Syafa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6674
Praktik pemberian makan yang tidak benar merupakan penyebab utama awal terjadinya masalah gizi pada bayi dan balita. Strategi Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yaitu Inisiasi Menyusu Dini (IMD), memberikan ASI Eksklusif sejak bayi lahir sampai berusia 6 bulan, memberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) mulai usia 6 bulan, dan melanjutkan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun atau lebih. Kekurangan gizi usia dini berdampak serius terhadap kualitas SDM di masa depan. Anak dapat mengalami kegagalan pertumbuhan sehingga mengakibatkan berat badan lahir rendah, pendek, kurus, serta daya tahan tubuh yang rendah serta berisiko mengalami hambatan perkembangan otak/kognitif. Tujuan kegiatan menganalisis karakteristik ibu bayi balita di Posyandu Melati 6 Desa Precet, dan menganalisis efektifitas pemberian edukasi pemberian makan bayi dan anak di Posyandu Melati 6 Desa Precet. Metode pemberian edukasi menggunakan media lembar balik. Ada 23 ibu yang terlbat dalam kegiatan. Sebelum mendapatkan edukasi ibu diukur tingkat pengetahuan dengan menjawab 15 pertanyaan terkait PMBA, dan setelah mendapat intervensi edukasi, ibu kembali diberi pertanyaan yang sama untuk mendapatkan nilai posttest. Hasil kegiatan diperoleh rerata nilai sebelum edukasi 67.7 dan meningkat menjadi 80.87 setelah mendapat edukasi. Simpulan edukasi PMBA efektif dalam meningkatkan pengetahuan pada Ibu di Posyandu Melati 6 Desa Precet sebagai upaya pencegahan stunting.
Pengenalan Alat Core Flooding pada Siswa Program Studi Teknik Pemboran Minyak SMK Bina Harapan Yogyakarta
Lia Yunita;
HB. Sukarjo;
Sari Wulandari Hafsari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6717
Proses pembelajaran di SMK program studi Teknik pemboran diperkenalkan alat Core Flooding dalam upaya peningkatan pemahaman mengenai sifat fisik batuan reservoir yang berkaitan dengan Enhached Oil Recovery (EOR). EOR merupakan perolehan minyak tahap lanjut dengan cara menginjeksikan suatu zat yang berasal dari salah satu atau beberapa metode pengurasan yang menggunakan energi luar reservoir. Pengertian Core adalah sampel atau contoh batuan yang diambil dari bawah permukaan. Kegiatan pengambilan core dilakukan pada saat pemboran. Tujuan pengabdian adalah memberikan pelatihan kepada siwa SMK program studi Teknik Pemboran dengan memberikan gambaran mengenai mekanisme pendesakan didalam batuan reservoir pada proses injeksi fluida di Enhached Oil Recovery. Metode yang digunakan dengan melakukan pelatihan dengan alat core flooding. Evaluasi keberhasilan program dilakukan dengan mengadakan pretes dan posttes adanya alat core flooding. Sasaran pengabdian yaitu SMK Bina Harapan Prodi Teknik Pemboran Minyak dan Gas Bumi kelas XI dan XII semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Pemahaman siswa meningkat dari sebelum pelatihan alat core flooding yaitu 5 siswa (29,4 %) meningkat menjadi 16 siswa (94 %) dari 17 siswa setelah adanya pelatihan alat core flooding.
Sosialisasi Optimasi Persediaan Barang “Multi Item” dengan Kendala Modal Kerja di Bumdes Bersama Kecamatan Sukahaji Majalengka
Sutarman Sutarman;
Sri Widiyanesti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6725
Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) adalah salah satu badan usaha yang memiliki peran penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, terutama untuk pertumbuhan ekonomi desa. Agar mampu berperan dalam menopang pertumbuhan ekonomi desa, terlebih dahulu Bumdes harus menjadi badan usaha yang sehat, terutama mampu menjalankan usahanya secara efisien, dalam melaksanakan kegiatan manajemen fungsionalnya. Salah satu upaya meningkatkan efisiensi adalah harus senantiasa konsisten dalam kegiatan manajerial mulai dari perencanaan hingga pengendalian, antara lain pengendalian persediaan. Bumdes “Bersama” di Sukahaji Majalengka bergerak dalam kegiatan niaga ritel berbentuk mini market, terdapat 19 jenis item barang yang memiliki prioritas untuk dikendalikan secara ketat, mulai dari menentukan jumlah pemesanan ekonomis agar tidak terjadi kekurangan atau pun kelebihan persediaan barang untuk melayani pelanggannya. Karena Bumdes sering mengalami kekurangan modal kerja saat melakukan pemesanan yang jumlahnya sudah ditentukan secara optimal, maka harus dilakukan proses optimasi ulang dengan mempertimbangkan modal kerja tersedia, dengan proses tersebut berdampak terhadap meningkatnya biaya persediaan, karena jumlah pemesanan optimum menjadi berkurang, frekuensi pemesanan yang menjadi lebih sering. Namun permintaan pelanggan tetap terpenuhi, dengan modal kerja yang lebih kecil.
Sosialisasi Penyuluhan Hukum Bagi Peternak Di Wilayah Desa Gunung Kaler
Muhammad Rizqi Fadhlillah;
Hendra Sudrajat;
Yusmedi Yusuf;
Retno Susilowati;
Lily Kalyana;
Gisye Gestiarini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6762
Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru akan segera disahkan untuk menggantikan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang lama. Salah satu aturan dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana baru yang menjadi sorotan yaitu terkait kepemilikan hewan unggas yang masuk pekarangan orang lain akan dikenakan pidana denda. Namun hal ini belum diketahui secara luas oleh Masyarakat khususnya Masyarakat di Desa Gunung Kaler. Banyak warga desa Gunung Kaler memiliki hewan ternak yang dilepas begitu saja tanpa diberi kandang yang layak. Hal itu berpotensi menimbulkan permasalahan di masa yang akan datang terkait banyak hewan ternak yang bebas masuk pekarangan warga bersiko terkena pidana denda dari aturan baru yang akan segera disahkan dalam waktu mendekat. Kegiatan Kuliah Kerja Kemasyarakatan Kelompok 12 Desa Gunung Kaler membuat program penyuluhan hukum Sosialisasi Peluang Dan Tantangan Bisnis Peternakan Serta Perlindungan Hukum Bagi Peternak agar warga memahami ada potensi permasalahan pidana terkait hewan ternak masuk pekarangan warga tidak terjadi pada warga desa Gunung Kaler.
Sosialisasi Kualitas Air Di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo Desa Taji Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan
Eko Sulistiono;
Nur Lathifah Syakbanah;
Rizky Rahadian Wicaksono;
Gading Wilda Aniriani;
Mohammad Hanif;
Denaya Andrya Prasidya;
Marsha Savira Agatha Putri;
Vena Nur Auliya;
Sameida Rizky
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6768
Tujuan pengabdian ini adalah untuk menganalisis kualitas air sungai dan status mutu air Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo di Desa Taji, Kabupaten Lamongan, serta mensosialisasikan kepada masyarakat. Pengambilan sampel dilakukan pada satu titik pantau sepanjang Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Lamongan. Parameter yang diukur adalah pH, TSS, TDS, DO, BOD, E-Coli yang selanjutnya dibandingkan dengan kriteria baku mutu air sungai menurut Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil analisis menunjukkan nilai BOD sampel air tidak memenuhi syarat sehingga tidak disarankan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku air minum dan aktivitas sanitasi masyarakat kecuali dilakukan program pengabdian lanjutan untuk pengolahan air tersebut.
PELATIHAN PELAKSANAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI TINGKAT DUSUN DAN PENYUSUNAN DOKUMEN RPJM DESA KEPADA PERANGKAT DESA, BPD DAN TIM PENYUSUN RPJM DESA (Di Lingkungan Pemerintahan Desa Kulur)
Haris Fauzi;
Asep Qustolani;
R. Neny Kusumadewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6802
Abstract The Village Medium-Term Development Plan (RPJMDes) is an elaboration of the vision and mission for the village in the welfare of village communities. The Government of Kulur Village, Majalengka sub-district, Majalengka Regency experienced problems in implementing planning meetings at the hamlet level as a reference for planning at the Village level. Other problems in preparing the RPJMDes were due to the unavailability of up-to-date village profile data and a lack of awareness of the importance of the planning document and the insufficient capacity of the tools villages in preparing the RPJMDes. This community service program aims to strengthen the capacity of the village government, BPD and the drafters of the Kulur Village RPJMDes through training in the implementation of development planning and training in preparing the Village RPJMDes. This program is carried out in the form of training and mentoring. The result of this activity is an increase in the understanding of village officials, the BPD and the RPJMDesa drafting team in carrying out planning at the hamlet level and also in preparing the RPJMDes. The target achievement of this activity is the realization of the independence of village officials, the BPD and the RPJMDesa drafting team in carrying out planning and preparing the RPJMDesa in the future. Keywords: village development plan; preparation of RPJMDesa. Abstrak Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) merupakan penjabaran visi dan misi kepada desa dalam mensejahterakan masyarakat desa. Pemerintah Desa Kulur kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka mengalami permasalahan dalam pelaksanaan musyawarah perencanaan di tingkat dusun sebagai acuan untuk perencanaan di tingkat Desa, Permasalahan lainnya dalam penyusunan RPJMDes karena tidak tersedianya data profil desa terkini dan kurangnya kesadaran betapa pentingnya dokumen perencanaan tersebut dan kurang memadainya kemampuan perangkat desa dalam menyusun RPJMDes. Program pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas pemerintahan Desa, BPD dan Penyusun RPJMDesaKulur melalui pelatihan pelaksanaan perencanaan pembangunandan pelatihan penyusunan RPJMDes. Program ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan ini berupa meningkatnya pemahaman perangkat desa, BPD dan Tim penyusun RPJMDesa dalam melaksanakan perencanaan di tingkat dusun dan juga penyusunan RPJMDes. Target capaian kegiatan ini adalah terwujudnya kemandirian perangkat desa, BPD dan Tim penyusun RPJMDesa dalam melaksanakan perencanaan dan menyusun RPJMDesa di masa yang akan datang. Kata Kunci:rencana pembangunan desa; penyusunan RPJMDesa.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan PIRT Hasil Produk Olahan Kelompok Wanita Tani Melati di Desa Suranadi
Rifani Nur Sindy Setiawan;
Anna Apriana Hidayanti;
Sri Mulyawati;
Eka Nurminda Dewi Mandalika;
Ni Made Nike Zeamita Widiyanti;
Muhammad Nursan;
Wirajaya Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v4i4.6804
Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) adalah salah satu bentuk legalitas usaha yang perlu dimiliki oleh kelompok industri rumahan. Beberapa home industry yang ada di Suranadi sudah memiliki izin PIRT yang didapatkan dari Dinas Koperasi saat membuka usahanya. Namun, saat PIRT sudah kadaluarsa mereka tidak memiliki pengetahuan untuk memperpanjang ataupun membuat PIRT baru. Begitu pula dengan KWT Melati saat diadakan kunjungan, mereka mengungkapkan bahwa kendala yang sedang dihadapi adalah beberapa produk izin PIRT nya sudah kadaluarsa. Sehingga, kegiatan ini bertujuan untuk memberi Sosialisasi serta Pelatihan Pembuatan PIRT Hasil Produk Olahan KWT Melati. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri tahap Persiapan, Sosialisasi dan Pelatihan, serta Evaluasi. Tahap persiapan berupa survey lokasi serta diskusi tentang potensi dan kendala yang dimiliki oleh KWT Melati. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada para anggota KWT Melati yang bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang pentingnya izin PIRT dan pelatihan cara pembuatan PIRT. Tahap ketiga yaitu Evaluasi yang dilakukan untuk melihat respon dan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Beberapa hasil dari kegiatan ini adalah : (1) Meningkatkan pemahaman peserta tentang prosedur pembuatan, berkas kelengkapan, kebermanfaatan, serta Pengajuan dan Pembuatan PIRT. (2) Pihak KWT Melati berharap terdapat kegiatan pendampingan pembuatan PIRT sebagai keberlanjutan dari kegiatan Pengabdian ini.