cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 312 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024)" : 312 Documents clear
Pengelolaan limbah Plastik dengan Eco Brick di Desa Ciomas Yanneri Elfa; Dede Djuniardi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7331

Abstract

Permasalahan pengendalian sampah plastik pada masyarakat masih belum teratasi hingga saat ini. Kesadaran mendaur ulang sampah masih cukup rendah dikalangan masyarakat. Pemanfaatan limbah plastik dengan metode Eco Brickdapat menjadi salah satu metode pengendalian sampah plastik.kesadaran masyarakat yang masih rendah akan daur ulang sampah plastik ini mendorong kami untuk pemberikan penyuluhan pada desa Ciomas Kecamatan Ciawi Gebang Kabupaten Kuningan. Program ini dilakukan dengan tema “Pengelolaan limbah dengan Eco Brick”. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu, mengkampanyekan pentingnya pengelolaan limbah sampah dan sosialisasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan pada bulan Oktober 2023. Eco Brick, atau disebut juga dengan briket ramah lingkungan, adalah bahan bangunan yang terbuat dari plastik daur ulang dan bahan non-organik lainnya. Penggunaan Eco Brickmemiliki berbagai kepentingan dan manfaat yang signifikan dalam konteks keberlanjutan lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat Tentang Usaha Budidaya Ikan Lele Dalam Meningkatkan Nilai Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan M Saleh Malawat; Rumondang Rumondang; Normansyah Normansyah; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; Nisfu Fhitri; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Abd Khauf Pase; Indah Sibuea; Darma `Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7342

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian warga Desa Bunut Seberang dengan mengembangkan budidaya  ikan lele . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif . Kegiatan ini melibatkan komunitas sebagai mitra dan subjek penelitian. . Kajian ini meliputi langkah-langkah: sosialisasi, pelatihan, pendampingan,  evaluasi, dan penguatan. Data dikumpulkan melalui data sekunder, observasi langsung, wawancara terhadap informan kunci, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui  pengembangan budidaya ikan lele telah berhasil meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, aspek ekonomi dan sosial  masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi  keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah dukungan  dan partisipasi aktif  masyarakat, dukungan dan  kerjasama pemangku kepentingan, ketersediaan dan  kelayakan sumber daya, serta penerapan metode  partisipatif. Dampak jangka panjang dari pemberdayaan komunitas adalah sebagai berikut: komunitas dapat mengembangkan usaha budidaya ikan lele yang mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing, masyarakat mampu meningkatkan kualitas  hidup, kemandirian, dan kesejahteraan; masyarakat dapat berkontribusi dalam pengembangan wilayah  khususnya di  bidang perikanan.
Nilai Kearifan Lokal Melayu Dalam Penggunaan Media Sosial Sebagai Sumber Informasi Pembelajaran Siswa Dafrizal Samsudin; Marhamah Ahmad; Hamsal Kamar; Al Sukri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7349

Abstract

Kehadiran media sosial era digital ini telah membawa dampak terhadap kemudahan pencarian berbagai informasi, termasuk informasi pendidikan yang diakses oleh ramai siswa-siswi untuk menunjang kebutuhan akademik. Bagaimanapun juga, antara isu masalah yang timbul adalah bahwa media sosial juga membawa dampak negatif melalui konten-konten yang tidak layak dikonsumsi oles siswa sekolah. Sebagai upaya solusi dari isu masalah tersebut, maka kegiatan pengabdian masyarakat membawa tema pemberdayaan nilai kearifan lokal dalam memanfaatkan media sosial sebagai sumber informasi pendidikan bagi siswa SMAN 1 Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan penyuluhan tentang nilai-nilai kearifan lokal budaya melayu terhadap siswa SMAN 1 Siak Kecil dalam penerapan pencarian informasi pendidikan melalui media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan yang terdiri dari kegiatan penyampaian materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab. Kandungan materi yang disampaikan yaitu pengenalan dan penerapan nilai-nilai asas budaya Melayu dalam penggunaan media sosial sebagai sumber informasi pendidikan. Hasil kegiatan pengabdian yaitu secara kualitatif,  para siswa peseta pengabadian dapat mengetahui dan memahami yaitu 1) dampak positif dan negatif media sosial, 2) falsafah dan prinsip nilai-nilai pendidikan kearifan lokal adat resam Melayu, 3) kebijaksanaan dan adab menuntut ilmu dalam budaya Melayu.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desain dan Model Rehabilitasi Mangrove di Pantai Sejarah Kabupaten Batu Bara Amir Hamzah; Rumondang Rumondang; Sutriono Sutriono; Harry sambayu; Hamidah Sidabalok; Heni Subagiharti; Derliana Derliana; Nurhadi Nurhadi; Umaiyu Siregar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7351

Abstract

Kecamatan Talawi adalah salah satu Kecamatan yang memiliki kawasan hutan mangrove. Untuk meningkatkan keberlanjutan ekosistem mangrove di pesisir Kecamatan Talawi, maka diperlukan strategi optimasi pengelolaan ekosistem mangrove. Strategi pengelolaan yang optimal diharapkan dapat memberikan keberlanjutan ekosistem mangrove sehingga mampu memberikan jasa ekosistem bagi masyarakat. Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini seperti bibit mangrove, tongkat bambu dengan panjang sekitar 100 cm dan tali rafia, serta batang kayu. Selanjutnya dalam artikel ini tidak hanya memaparkan hasil kegiatan pengabdian rehabilitasi mangrove, tetapi juga mengeveluasinya kegiatan penanaman yang sudah dilakukan sejak tahun 2004 melalui perubahan luasan hutan mangrove. Kegiatan rehabilitasi melalui penanaman mangrove di Kabupaten Batu Bara berjalan dengan baik. Kegiatan serupa secara konsisten telah dilakukan melalui kelompok pencinta Mangrove yang di Ketuai oleh Pak Azizi, selain itu beberapa organisasi kemahasiswaan, Lembaga Swadaya Masyarakat serta perusahaan melalui CSR seperti Inalum juga rutin menanam mangrove di Kabupaen Batu Bara.
Pengaruh Kelompok Belajar Inklusi Guna Meningkatkan Angka Melek Huruf di SMP Negeri 2 Petir Arga Satrio Prabowo; Ariska Kiyawati; Denfiet Tanjungsari; Faira Agustina Maharani; Entis Saefullah; Dwita Ramdhini Ayu Putri; Siti Roziah; Nur Fitri Amalia; Aby Taufiq Hizri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7352

Abstract

Pengaruh kelompok belajar inklusi guna meningkatkan angka melek huruf di SMP NEGERI 2 PETIR Kegiatan kelompok belajar inklusi dilakukan selama kurang lebih 1 bulan dari 13 sepetember – 13 oktober. Dalam pengajarannya satu mahasiswa mengajar 1 peserta didik inklusi dengan menggunakan pendekatan pengajaran interaksional yang menekankan pada proses dialogis dalam penyampaian materi. Tujuan utama pengajaran dalam konteks ini adalah mengembangkan dan mengungkapkan potensi siswa melalui menciptakan kondisi yang mendorong interaksi antara guru dan siswa. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan kelompok belajar inklusi secara terjadwal dilakukan setiap harinya sesuai dengan waktu yang ditentukan. Definisi Kelompok belajar Inklusi adalah sebuah inisiatif pendidikan yang bertujuan untuk mempromosikan inklusi pendidikan. Inklusi pendidikan adalah konsep yang menekankan pentingnya menyediakan akses dan kesempatan pendidikan yang sama untuk semua individu, termasuk mereka yang mungkin memiliki kebutuhan pendidikan khusus atau berkebutuhan khusus. Dalam konteks kelompok belajar inklusi, tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan di mana individu dengan berbagai latar belakang, kemampuan, dan kebutuhan dapat belajar bersama. Kelompok belajar inklusi dapat diimplementasikan di berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, yang memberikan kesempatan bagi semua individu untuk belajar bersama dan saling mendukung dalam mencapai tujuan pendidikan mereka.
Peningkatan Pengetahuan Orangtua Tentang Komunikasi Efektif pada Anak dalam Mencegah Kenakalan Remaja Zurriyatun Thoyibah; Zuhratul Hajri; Haryani Haryani; Henny Yolanda; Melati Inayati Albayani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7369

Abstract

Permasalahan kenakalan remaja di Indonesia merupakan masalah penting yang perlu perhatian dan menjadi tanggungjawab semua pihak. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja baik dari sisi internal dari remaja itu sendiri maupun sisi eksternal antara lain pola komunikasi orangtua dengan anak remajanya. Komunikasi orang tua dan remaja yang bermasalah secara konsisten dikaitkan dengan perilaku kenakalan remaja. Oleh karena itu, dengan adanya peningkatan jumlah kasus kenakalan remaja di Indonesia, perlu peningkatan pengetahuan orang tua tentang komunikasi efektif pada anak dan remaja sehingga dapat membantu dalam pencegahan maupun penanganan kenakalan remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah disertai dengan pemberian leaflet. Setelah diberikan pengetahuan tentang kenakalan remaja dan komunikasi efektif, didapatkan hasil sebanyak 17% orangtua memiliki tingkat pengetahuan kurang, 40% memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan sebanyak 43% memiliki tingkat pengetahuan baik, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 23% menjadi 43%. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan orangtua melalui ceramah disertai leaflet berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan orangtua. Program pendidikan kesehatan tentang komunikasi efektif pada remaja untuk mencegah kenakalan remaja harus terus dikembagkan dengan berbagai metode, tidak hanya dengan ceramah, tetapi perlu ditingkatkan dengan memberikan pelatihan secara khusus dan melibatkan pihak terkait yang kompeten dalam bidang komunikasi dan perilaku anak
Penanganan Stunting Melalui Pendekatan Paud Hi Sebagai Upaya Mewujudkan Anaku Sehat Anakku Cerdas Di Desa Oeltuah Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Agustina Setia; Asmulyati S Saleh; Tobianus Hasan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7375

Abstract

Stunting adalah kegagalan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi kronis. Desa Oeltuah sebagai salah satu desa di Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, merupakan desa penyumbang angka stunting di Kabupaten Kupang, memiliki PAUD yang belum pernah dilakukan pendampingan secara intensif dalam bidang gizi dan kesehatan. Berdasarkan permasalahan tersebut, bidang gizi mendorong untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran anak PAUD stunting yang harus ditangani secara serius agar kedepannya tidak menjadi generasi yang tidak produktif. Tujuan pengabdian ini bermanfaat bagi pengelola PAUD dan orang tua dalam penanganan masalah gizi anak usia dini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dan orang tua untuk mengukur antropometri dan menilai perkembangan anak PAUD, sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan guru untuk menilai perkembangan anak. Jika kegiatan ini dilakukan secara intensif, maka anak-anak PAUD akan diketahui lebih dini masalah gizi stunting dan hambatan perkembangan sesuai kelompok umur. Dari hasil pemantauan tumbuh kembang, diketahui 16 orang mengalami stunting dan 18 orang mengalami hambatan perkembangan berdasarkan kelompok usia.
Pemberian Makanan Tambahan dan Edukasi Gizi dalam Upaya Penanganan Stunting di Kelurahan Oesapa Selatan Kota Kupang Maria F Vinsensia D P Kewa Niron; Christina R Nenotek
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7376

Abstract

Masalah kesehatan yang perlu diwaspadai di Indonesia salah satunya adalah kasus stunting pada anak Balita. Kategori stunting pada Balita merupakan Balita dengan PB/U atau TB/U berada di bawah minus dua standar deviasi (< -2 SD) (Kemenkes RI, 2020). Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2019 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,7% sedangkan tahun 2021 sedikit menurun mencapai 24,4% dan prevalensi di NTT mencapai 37,8% (Kemenkes RI, 2021). Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) merupakan salah satu alternatif intervensi gizi spesifik yang dapat dilakukan untuk menanggulangi kejadian stunting (Infodatin, 2016). PMBA dengan bantuan kader Posyandu bertujuan untuk mengatasi masalah gizi khususnya stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2023 di Kelurahan Oesapa Selatan Kota Kupang. Sasaran kegiatan ini adalah kader posyandu berjumlah 40 orang dan balita stunting sebanyak 2 orang. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode praktek demo pengolahan PMT dan pemberian makan dilakukan selama 90 hari. Hasil pelaksanaan kegiatan antara lain: adanya peningkatan status gizi berdasarkan indikator PB,TB/U 1 (satu) orang balita stunting melalui pemberian makan selama 90 (Sembilan puluh) hari dan adanya peningkatan keterampilan kader dalam mengolah menu PMT melalui pelatihan pembuatan menu PMT Kata Kunci: Pemberian PMT, Edukasi Gizi, Pelatihan Kader, Balita Stunting
Peran Mahasiswa Dan Dosen Program Studi Manajemen Dalam meningkatkan Kepedulian Pada Anak Yatim Nelva Siskawati; Widyawati Widyawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7381

Abstract

Anak – anak Indonesia merupakan generasi penerus bangsa yang harus di berikan kualitas makanan,minuman,pakaian pendidikan dan kesehatan yang terbaik agar dapat menjadi anak-anak yang cerdas dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Walaupun setiap anak memiliki hak untuk di lindungi oleh negara yang di nyatakan pada Pasal 34 UUD 1945 bahwa fakir miskin dan anak –anak terlantar di pelihara oleh negara. Namun  masih banyak data anak –anak terlantar yang ditemui di Indonesia sampai saat ini. Hal ini dikarenakan sumber daya yang dimiliki tidak cukup untuk memelihara anak –anak terlantar tersebut. Oleh karena itu dengan adanya sukarelawan yang membangun rumah tempat berkumpulnya anak –anak tersebut seperti halnya panti asuhan sehingga dapat membantu negara dalam mengayomi dan membimbing anak-anak tersebut khususnya anak-anak yang tidak lagi memiliki orangtua ataupun keluarga. Salah satu tujuan kegiatan pengabdian di panti asuhan ini adalah sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama terutama anak – anak tanpa kasih sayang orangtua. Anak – anak Panti merasa sangat antusias dan bersemangat  atas kunjungan kami perwakilan dari Dosen dan Mahasiswa/i Program studi Manajemen Universitas Islam Indragiri
Implementasi teknologi rumah pengering hybrid untuk mendukung proses pengeringan ikan di Desa Terapung, Buton Tengah Reza Abdu Rahman; Dwi Rahmalina; Agri Suwandi; Nia Rachmawati; Aulia Keiko Hubbansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7386

Abstract

Potensi tangkapan ikan teri di Indonesia sangat tinggi. Salah satu sentra produksi ikan teri ada di wilayah Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara. Namun demikian, model pengeringan yang dilakukan masih menggunakan metode pengering terbuka (jemur langsung). Peningkatan proses pengeringan dapat dilakukan melalui teknologi rumah pengering hybrid. Kegiatan implementasi model rumah pengering ikan dilakukan dengan maksud untuk transfer teknologi yang dapat mendukung kegiatan masyarakat setempat. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah mendukung proses transisi energi melalui penerapan teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) yang dapat mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah rumah pengering hybrid dengan kapasitas 8,64 kWpthermal (ekuivalensi pv) yang dilengkapi dengan baterai termal kapasitas 3.800 Wh dan panel surya dengan kapasitas 900 Wp.